Redaksi.co – Batam | Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV menerima Kunjungan Silaturahmi SKK Migas yang dipimpin oleh Penasihat Ahli Kepala SKK Migas Bidang Kemaritiman Laksda TNI Retiono Kunto, S.E., M.A.P., CRMP beserta rombongan, dalam rangka Senin (08/12/25), siang beberapa hari lalu.
Wadan Kodaeral IV Laksma TNI Ketut Budiantara, S.E., M.Han, beserta PJU Kodaeral IV enyambut hangat Courtesycall dari delegasi SKK Migas beserta rombongan.
Dalam kesempatan tersebut, Laksda Retiono mengucapkan terima kasih telah disambut dengan hangat dan memaparkan tujuan kedatangannya dalam upaya menjalin hubungan silaturahmi dan komunikasi yang baik serta mempererat koordinasi dan sinergi pengamanan sektor hulu migas di wilayah perairan Indonesia, khususnya kawasan Kepriyang berada di wilayah kerja Kodaeral IV.
Wadan Kodaeral IV menyampaikan bahwa Kodaeral IV selalu siap bersinergi dengan instansi terkait dalam menjaga stabilitas keamanan laut, khususnya di wilayah yang menjadi jalur penting distribusi dan eksplorasi migas nasional.
Kunjungan ini menjadi momentum positif dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara TNI AL dan SKK Migas, sekaligus mewujudkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan maritim demi kepentingan nasional.
Turut mendampingi Kapoksahli Kodaeral IV, Asrena, Asintel, Aspers Dankodaeral IV, Dansatrol, Danden Intel, Kadiskum, serta Pabandya Pullahta Sops Kodaeral IV. (Dispen Kodaeral IV)
.
Aceh Barat.Redaksi.co
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Meureubo Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat meraih prestasi cukup membanggakan di moment upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) kemaren
Puskesmas Meureubo di bawah pimpinan Erna winta S.Tr.Keb ini dinobatkan sebagai Juara 1 Puskesmas Terbersih se-Aceh Barat sebuah prestasi yang patut dibanggakan dan tidak hanya berhenti sampai disitu saja, hari ini Puskesmas Meureubo juga menerima plakat dan piagam penghargaan dari BPJS Kesehatan sebagai Puskesmas terbaik dan berkomitmen dalam pelayanan dan edukasi kepada masyarakat.
Kepala Puskesmas Meureubo, Erna Winta, S.Tr.Keb., kepada media ini Jum’at (12/12/2025) menyampaikan apresiasi dan rasa syukur mendalam atas pencapaian yang diterima ini.
” Saya sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi atas dedikasi serta kerja keras seluruh staf dalam mendukung program ini. Tanpa dukungan dan kerjasama serta soliditas bersama secara tim, tidaklah mungkin kita meraih hasil seperti ini.karena itu mari kita sama sama mempertahankan dan mari kita lebih meningkatkan lagi, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan melalui sosialisasi pemilahan sampah ramah lingkungan,” Ujarnya.
Penghargaan yang di dapatkan ini menjadi bukti komitmen nyata dari seluruh pegawai/staf Puskesmas Meureubo dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungannya .
Tentu dengan pencapaian yang telah di raih ini, Puskesmas Meureubo telah menunjukkan perannya kepada masyarakat sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dan memberikan edukasi publik di Aceh Barat, serta menjadi teladan bagi puskesmas lain dalam hal kebersihan demi memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat luas.****
Redaksi.co, Sukabumi || BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sukabumi. Kegiatan penyerahan santunan secara simbolis tersebut berlangsung di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Jumat 12/12/2025.
Penyerahan secara simbolis santunan JKM tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Kepala Bidang Kepesertaan Khusus dan Keagenan serta jajaran, Ketua dan pengurus PWI Kabupaten/Kota Sukabumi, serta ahli waris dari Alm. Mulya Hermawan.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi yang diwakili oleh Kepala Bidang Kepesertaan Khusus dan Keagenan, Supriatna, menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini menjadi bagian dari komitmen lembaganya dalam meningkatkan kesadaran pekerja sektor formal maupun informal mengenai pentingnya jaminan sosial. Ia menilai, masih banyak pekerja khususnya di sektor informal yang rentan terhadap risiko kerja namun belum terlindungi oleh program jaminan ketenagakerjaan.
“Dengan menjadi peserta aktif, mereka akan mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketika terjadi risiko kerja, seperti yang dialami oleh Almarhum Bapak Mulya Hermawan,” ungkap Supriatna.
“Kebetulan beliau memiliki dua kepesertaan, pertama peserta PU sebagai Karyawan di PT. Media Bisnis Network sebagai Pimpinan Redaksi, yang kedua beliau aktif sebagai kepesertaan BPU, tercatat sebagai jurnalis/wartawan. Jadi, ahli waris menerima santunannya sebesar Rp74 juta rupiah,” tambahnya.
Supriatna berharap agar para pekerja lain selain profesi wartawan di semua sektor, dapat tergerak untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan demi mendapatkan perlindungan yang layak.
“Kami ingin semua pekerja di semua sektor, khususnya yang informal memiliki rasa aman dan terlindungi saat bekerja. Program BPJS Ketenagakerjaan adalah hak yang perlu mereka dapatkan,” harap Supriatna.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap ada peningkatan partisipasi pekerja informal khususnya di sektor-sektor yang rentan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan, PWI Kabupaten dan Kota Sukabumi, serta para pemangku kepentingan diharapkan bisa memperkuat upaya perlindungan bagi pekerja yang memiliki risiko tinggi dalam aktivitas sehari-hari.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai manfaat program jaminan sosial. BPJS Ketenagakerjaan menekankan bahwa perlindungan ketenagakerjaan merupakan kebutuhan mendasar bagi seluruh pekerja, baik yang bekerja di sektor formal maupun informal.
Upaya edukasi dan sosialisasi akan terus dilakukan agar semakin banyak pekerja yang memahami pentingnya perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja, kematian, dan berbagai kondisi lain yang dapat mengancam keberlangsungan hidup keluarga pekerja.
“Melalui kegiatan seperti ini, BPJS Ketenagakerjaan ingin memastikan bahwa tidak ada pekerja yang berjuang sendirian ketika menghadapi risiko dalam pekerjaan mereka,” tegasnya.
“Ke depan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, berkomitmen melanjutkan sinergi dengan berbagai pihak di sektor apapun. Kita berharap peningkatan kepesertaan dari sektor informal dapat terus berjalan sehingga lebih banyak pekerja yang mendapat perlindungan yang layak dan berkelanjutan,” pungkas Supriatna.***
Redaksi.Co, Sukabumi || Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di Aceh melalui Relawan Jampang Peduli (Jampe). Bantuan logistik tersebut akan diberangkatkan pada Sabtu, 13 Desember.
Pertemuan koordinasi dilakukan di Pendopo Sukabumi, Kamis (11/12/2025), dipimpin langsung Bupati Sukabumi H Asep Japar bersama Wakil Bupati Andreas, Sekretaris Daerah Ade Suryaman, dan unsur Forkopimda.
Dalam pertemuan itu, Pemkab. Sukabumi memberikan dukungan penuh terhadap misi kemanusiaan tersebut.
Bupati H Asep Japar mengapresiasi langkah cepat para relawan dalam merespons kondisi darurat di Aceh.
“Mudah-mudahan ikhtiar baik ini diberikan kelancaran dalam perjalanan,” ujar Bupati.
Ketua Relawan Jampe, Eka Widiaman, menjelaskan bahwa bantuan akan disalurkan ke wilayah Aceh Tengah. Dari total enam kwintal logistik, lima kwintal di antaranya berupa karpet, sajadah, mukena, perlengkapan ibadah. Sisanya panel surya.
Relawan juga akan membuka dapur umum dan menyediakan makanan siap saji bagi warga terdampak.
“Ada empat relawan yang kami tugaskan. Durasi penugasan belum bisa ditentukan karena situasi di lapangan sangat dinamis,” katanya.
Eka turut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang mendukung penuh keberangkatan mereka, termasuk bantuan pengiriman satu tenaga perawat. Eka menyebut kebutuhan panel surya sebanyak 30 unit telah terpenuhi berkat dukungan berbagai pihak.
“Terima kasih Pemkab Sukabumi atas dukungan untuk misi kemanusiaan ini. Insyaallah hari Sabtu kami berangkat pukul 11.00 WIB,” pungkasnya.
Warga Tanjung Bungai 2 Antusias Sambut Pembangunan SPAL Desa dari Dana Desa 2025
Lebong Redaksi.co 12-12-2025 Tanjung Bungai 2 – Pembangunan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) di Desa Tanjung Bungai 2 melalui Program Dana Desa Tahun 2025 disambut antusias oleh masyarakat. Proyek yang tengah berjalan ini berlangsung kondusif dan menjadi perhatian positif berbagai kalangan warga.
Tokoh-tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa atas realisasi pembangunan yang dinilai sangat dibutuhkan. Selama bertahun-tahun, warga harus berhadapan dengan air comberan yang kerap meluber dan menimbulkan bau tidak sedap di lingkungan permukiman.
“Dengan adanya SPAL ini, kami sangat terbantu. Lingkungan jadi bersih, tidak bau, dan jalan pun lebih nyaman dilewati,” ujar salah satu tokoh masyarakat.
Pembangunan SPAL dipandang sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat desa. Warga menilai kegiatan ini bukan hanya sekadar pekerjaan fisik, tetapi juga upaya nyata pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan yang lebih layak huni.
Pemerintah desa berkomitmen melanjutkan program pembangunan berbasis kebutuhan prioritas masyarakat, termasuk infrastruktur yang menunjang kebersihan dan kenyamanan sehari-hari. Warga berharap proyek SPAL ini selesai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Tanjung Bungai 2.
JEMBER, redaksi.co – Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Cabang Jember kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui penyaluran 30 paket beras ukuran 5 kilogram kepada warga dhuafa di Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Jumat (12/12/2025).
Bantuan tersebut dibagikan dengan cara door to door. Para pengurus GWI mengetuk satu per satu pintu rumah warga kurang mampu, memastikan setiap paket benar-benar tiba di tangan mereka yang paling membutuhkan. Suasana hangat dan penuh keakraban terasa dalam setiap pertemuan singkat antara wartawan dan masyarakat.
Holiyadi, Divisi Ekonomi GWI Cabang Jember, menuturkan bahwa kegiatan ini lahir dari keprihatinan dan empati para wartawan terhadap kondisi sosial masyarakat.
“Kami tidak hanya ingin menyampaikan suara masyarakat melalui berita, tetapi juga hadir langsung membawa sedikit keringanan. Datang ke rumah mereka membuat kami lebih dekat, lebih memahami apa yang sedang mereka hadapi,” ujarnya dengan nada haru.
Ia menyampaikan bahwa GWI Jember akan terus menghadirkan kegiatan sosial di berbagai wilayah. Ke depan, organisasi ini tengah menyiapkan rangkaian program lain, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis hingga santunan bagi anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian.
Bagi warga penerima manfaat, kehadiran GWI di depan pintu rumah mereka bagaikan angin sejuk di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Banyak di antara mereka yang tidak kuasa menyembunyikan rasa syukur dan terima kasih.
“Beras ini sangat berarti bagi kami. Semoga kebaikan ini mendapat balasan yang berlipat,” ungkap seorang warga dengan mata berkaca-kaca.
Melalui kegiatan ini, GWI Jember berharap kedekatan antara wartawan dan masyarakat semakin erat bukan hanya sebagai pihak yang meliput dan memberitakan, tetapi sebagai sesama manusia yang saling peduli dan menguatkan.
FATONI ABDUL AZIZ KELUHKAN PASOKAN AYAM SERET DAN MINTA PEMERINTAH STABILKAN HARGA
Lombok Barat-Redaksi.co Kelangkaan pasokan ayam potong kembali menjadi keluhan para pedagang di pasar tradisional. Kondisi ini diduga berkaitan dengan meningkatnya penyerapan ayam untuk kebutuhan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang menyebabkan suplai ke pasar semakin terbatas dan harga di tingkat pemasok kian merangkak naik.
Fatoni Abdul Aziz, pedagang ayam potong di Pasar ACC Ampenan, mengaku semakin kesulitan mendapatkan stok dalam jumlah cukup. “Sekarang ayam makin sulit masuk ke pasar. Banyak yang habis duluan karena kebutuhan program MBG, sementara harga naik terus. Kami pedagang kecil yang paling terasa dampaknya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi ini membuat mereka tidak mampu memenuhi permintaan pelanggan setiap hari. “Kadang kami hanya bisa jual sedikit. Pelanggan datang, tapi barang tidak ada. Itu sangat mengganggu usaha kami,” kata Fatoni.
Keluhan serupa juga disampaikan istrinya, Dian Huswatun Hasanah, yang turut membantu mengelola lapak ayam mereka. Menurutnya, kelangkaan dan tingginya harga ayam membuat pedagang tertekan dari berbagai sisi. “Kami ingin semua berjalan normal kembali. Stok lancar, harga wajar. Ini kebutuhan pokok masyarakat,” ujarnya.
Pasangan ini berharap pemerintah, khususnya Disperindag provinsi serta kabupaten/kota, segera turun tangan mencarikan solusi agar tata niaga ayam kembali stabil. Menurut mereka, pedagang tidak mungkin bertahan lama jika harga dan pasokan terus bergejolak.
Di sisi lain, hari ini di Jakarta berlangsung aksi besar-besaran oleh para pengusaha dan pedagang ayam potong dari berbagai daerah. Mereka menuntut pemerintah pusat memperbaiki tata niaga dan stabilisasi harga ayam boiler agar tidak terus memberatkan para pelaku usaha.
Para pedagang di pasar daerah berharap langkah pemerintah pusat dan daerah bisa membawa penyelesaian nyata agar harga kembali terkendali dan pasokan ayam potong kembali normal.
Pemdes Gunung Alam Gelar MUSRENBANGDes Desa TA 2026 Berjalan dengan sukses
Lebong-Redaksi.co Pemerintah Desa gunung alam (Pemdes) , Kecamatan tubei Kabupaten Lebong bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), secara resmi menggelar Musyawarah Desa (Musdes) yang berfokus pada Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa, Tahun Anggaran 2026. Acara penting ini dilangsungkan di Balai Desa gunung alam.
MusrembangDes ini menjadi forum strategis yang melibatkan berbagai pihak. Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan kecamatan tubei,tenaga ahli, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, perwakilan dari BUMDes, serta sejumlah Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan, Tokoh Agama, dan di Hadirkan langsung Oleh,Babinsa, dan Kehadiran seluruh elemen ini menunjukkan komitmen bersama dalam merencanakan masa depan desa.
Kepala desa Gunung Alam”BUDI menjelaskan bahwa Musdes ini merupakan tahapan krusial dalam perencanaan pembangunan desa.
“Tujuan Musdes ini adalah untuk menentukan arah kebijakan Pemerintah Desa, baik dalam sektor pembangunan, pembinaan, pemberdayaan, ataupun penyelenggaraan pemerintahan yang akan dilaksanakan tahun 2026,ungkap kades gunung alam
Ia juga menyatakan kegembiraannya melihat antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir. kepala desa menambahkan, dalam forum tersebut, perwakilan masyarakat dari setiap dusun di Desa gunung alam secara aktif menyampaikan berbagai usulan dan kebutuhan desa untuk tahun 2026 mendatang”
“Usulan-usulan tersebut mencakup sektor pembangunan, pembinaan, pemberdayaan, kesehatan, pengembangan ekonomi desa, hingga bidang pendidikan seperti pembentukan yg lain-lain, ataupun penyelenggaraan pemerintah,” paparnya.””
Lebih lanjut kepala desa gunung alam menjelaskan bahwa pelaksanaan Musdes ini berlandaskan pada regulasi yang berlaku, yaitu Permendagri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pembangunan Desa dan Permendesa PDTT Nomor 16 Tahun 2019 tentang Musyawarah Desa. Musdes ini diharapkan dapat menjaring aspirasi dan menyusun skala prioritas program pembangunan yang selaras dengan visi dan misi Desa gunung alam, serta potensi dan kebutuhan masyarakat.
Pemdes gunung alam sangat menekankan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat dalam proses perencanaan ini. Harapannya, hasil pembangunan akan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh warga.
Melalui Musdes ini, Pemdes gunung alam menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan desa yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Semua aspirasi yang terkumpul akan menjadi landasan kuat untuk menentukan arah pembangunan di tahun 2026, demi Desa gunung alam yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Terpantau, jalannya Musdes berlangsung lancar, diwarnai dengan interaksi komunikasi, diskusi, dan pertukaran ide yang konstruktif di antara para peserta musyawarah,,
Redaksi.Co, Sukabumi || Pemerintah Kabupaten Sukabumi berikan penghargaan kepada 112 orang dalam acara Sukabumi Award 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar di Aula PKK Pendopo Sukabumi, Kamis (11/12/2025).
Acara Sukabumi Award 2025 dihadiri pula oleh Forkopimda Kabupaten dan Kota Sukabumi, Wakil Bupati H. Andreas dan Sekda Kab. Sukabumi H. Ade Suryaman, SH ,MM. Serta Kepala Perangkat Daerah Se – Kabupaten Sukabumi.
Dalam laporannya Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Sukabumi, Abdul Naafi AR, S.STP.MP. dalam laporannya menjelaskan bahwa acara penganugerahan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-155 Kabupaten Sukabumi (HJKS).
Ia menyampaikan, penghargaan ini diberikan kepada 112 penerima yang terdiri dari pegawai, masyarakat, pelajar, atlet, hingga perusahaan yang berprestasi.
“Maksud dilaksanakannya pemberian penghargaan ini adalah menunjukkan kecintaan, kepedulian, perhatian, dan penghargaan dari Pemda Kabupaten Sukabumi kepada pegawai dan masyarakat yang berkarya, berprestasi,” ujarnya.
Sementara itu, bupati dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para penerima penghargaan. Ia menyebut acara ini merupakan momentum penting dalam rangkaian HJKS ke-155.
Bupati mengatakan, penghargaan ini adalah wujud nyata pengakuan pemerintah atas dedikasi, inovasi, dan kontribusi seluruh pihak dalam memajukan daerah.
“Penghargaan ini bukanlah sekadar seremoni, melainkan wujud nyata dari pengakuan Pemerintah Kabupaten Sukabumi atas kontribusi Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian dalam memajukan daerah,” ungkapnya
Ia berharap para penerima penghargaan menjadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus berkarya, berinovasi, dan menginspirasi orang lain. Bupati juga mendorong agar kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha terus diperkuat demi pembangunan yang berkelanjutan.
REDAKSI.CO, KEDIRI KOTA – Peningkatan pekerjaan pembangunan jalan kini tengah gencar dilakukan oleh Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Bina Marga dan Dinas PUPR Kota Kediri Seperti hal nya yang terpantau oleh media ini di wilayah Betet hingga Kleco kec.Pesantren kota Kediri.
Peningkatan pembangunan Jalan dalam proses pengerjaan peningkatan jalan tersebut, pihak pemerintah dan PUPR dalam hal ini melakukan pemadatannya pun tidak dibuat secara sembarangan namun dibutuhkan beberapa pemadatan terlebih dahulu dengan membuat tes CBR untuk mencapai nilai kepadatan tanah sesuai spesifikasi dalam RAB dan KAK (kerangka acuan kerja) yang ada. dilanjutkan dengan metode pemadatan menggunakan alat berat seperti Vibro 12 ton.
Namun karena faktor cuaca, ikut menjadi pengaruh besar dalam proses pengerjaan pemadatan tersebut, akibatnya pemadatan jalan yang dilakukan pada saat hujan kemarin, dihentikan sementara untuk dilakukan perbaikan pada sub base course. Karena hujan deras yang terjadi selama hampir menggenangi jalannya pemadatan.. sempat membuat jalur jalan yang sudah dipadati tersebut di hentikan.
Peningkatan dalam pemadatan jalan Betet – Kleco Kecamatan Pesantren guna mendukung kelancaran arus lalu Lintas.
Karena dalam wilayah tersebut ada pusat pendidikan SMPN 6 dan SMPN 9, maka kami lakukan lebih mengedepankan keamanan dan kelancaran, Selain itu juga jalanan tersebut sebagai jalan alternatif menuju RS Gambiran2 dan pasar Grosir Ngronggo.
Dalam hal ini Pekerjaan dikerjakan oleh CV BELVIEN KATYA UTAMA dan dimulai tgl 2 September 2025 hingga selesai di sebutkan tanggal 20 Desember 2025.
Untuk pelaksanaan pengaspalan jalan masih ada kekurangan, dan masih butuh waktu, karena masih terkendala produksi di AMP nya.
Penjelasan darı Narto
Selaku pelaksana di lapangan kepada media.
Harapannya semoga bisa lebih memperlancar lalu lintas dan walaupun ada sedikit keterlambatan..dan bisa tepat waktu dalam penyelesaian.