Jumat, April 3, 2026
Beranda blog Halaman 138

Pemerhati Listrik Di Aceh Barat Minta PLN Adil Dalam Pengaturan Pemadaman,Jangan Pilih Kasih, Kami Kecewa

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Aktivis dan pemerhati listrik di Aceh Barat, Antarizal, menuding PT PLN (Persero) tidak adil dalam menyuplai arus listrik di daerah itu. Hal ini terkait jadwal pemadaman listrik pascabanjir yang dianggap tidak teratur.
Dirinya mengaku prihatin dengan kondisi seperti, menurutnya kalau untuk Aceh Barat yang sebenarnya bisa di berlakukan pemadaman bergilir dengan memperhatikan kondisi dilapangan,jangan terkesan asal asalan saja,ada yg kebagian satu hari hidup lima hari atau seminggu mati,ini menurut dia percuma saja karena tidak pasti

“Jadwal pemadaman listrik di Aceh Barat sangat amburadul. Ada yang hidup satu hari, matinya seminggu. Ada juga yang hidup setengah hari, matinya seminggu. Ini tidak adil dan terkesan anak tiri dan anak kandung,” kata Antarizal.

Lebih lanjut, sebagai seorang yang berprofesi di bidang kelistrikan di Aceh Barat,ia menyarankan,aturlah yg terbaik,kalau memang tempat yang pasilitas listriknya rusak parah, menurut ia lebih baik diputus total untuk lebih fokus kepada perbaikan hingga tuntas dikerjakan ,baru dialiri arus.

Sebagai praktisi kelistrikan di Aceh Barat ia menyarankan agar PLN mempercepat proses pekerjaan dengan menghidupkan listrik pada siang hari, karena bukan jam beban puncak.

“Kalau mau cepat, hidupkan listrik siang hari saja secara bergiliran pada pagi hingga sore. Bukan jam beban puncak, jadi jika mengejar target,saya rasa bekerja juga bisa malam,jadi tidak akan terlalu memberatkan,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan kenapa ia menyarankan agar hidup siang hari,karena menurut dia,dengan hidup pagi sampai sore hari,itu menurutnya tidak terlalu membebani masyarakat umum ,semua kegiatan,mulai dari instansi pemerintah sampai dunia usaha dan rumah tangga memerlukan listrik untuk berbagai kebutuhan dan di matikan pada jam 5 sore karena pada malam hari aktivitas tidak sesibuk siang.

“Saran saya,pihak management PLN peka terhadap kondisi masyarakat,kalau perlu PLTU 3-4 fokus pada barat Selatan dulu sambil menunggu jalur transmisi selesai,saya yakin bisa,kalau perlu saya mau berdebat di ruangan umum,kalau PLTU 3 -4 yang ada itu kalau fokus sementara ke barat Selatan cukup distribusi arus tanpa harus bergiliran dengan cara seperti ini,ada yang 1 hari hidup matinya seminggu,dengan model seperti ini,sama saja dengan mematikan semua usaha dan aktivitas warga, “Ujarnya

Kepada pihak PLN dia berharap kondisi seperti ini di pikirkan secara matang dan pola hidup listrik anak tiri dan anak kandung segera di hentikan agar tidak menambah beban masyarakat luas

“Kami minta PLN menjelaskan kebijakan mereka. Apakah ini karena kurangnya sumber daya atau bagaimana? Kami ingin keadilan dalam pelayanan listrik,” Pungkasnya.

Ada Apa Massa Koalisi Mata Publik Unjuk Rasa di Kejati Sumsel, Ini Penjelasnya !!!

0

Redaksi.co | Palembang, – Ratusan massa yang tergabung dalam Koalisi Mata Publik, bersama gabungan ormas, lembaga, mahasiswa, dan beberapa media, menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan, Senin (15/12/25).

Aksi tersebut dikomandoi oleh Ramogers, S.H., dengan Riski Saputra selaku koordinator dan koordinator lapangan. Aksi juga didampingi oleh Mukri AS, S.Sos., I., M.Si. selaku Ketua DPW MSK Indonesia dan FPMP, Soeharto dari Rajawali Grup, Dasri Nurhamidi, S.Sos., I., M.Si. Ketua Galaksi, Suryadi Media Tipikor Investegasi, Suoeno LAPSI, Pasaribu, M.Amin, Harris, Ambon, Simon AB serta ratusan massa aksi lainnya.

Dalam orasinya, Koalisi Mata Publik menegaskan bahwa penyalahgunaan jabatan dan wewenang serta praktik kolusi dan nepotisme merupakan kejahatan luar biasa yang berdampak luas. Tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merusak harapan terwujudnya birokrasi yang bersih hingga ke tingkat desa.

“Pemerintah pusat telah menganggarkan Dana Desa melalui APBN untuk mendorong pembangunan berbasis desa, baik dari sisi aparatur maupun infrastruktur. Namun saat ini justru marak terjadi abuse of power dalam realisasi penggunaan Dana Desa,” ungkap salah satu orator,”ucapnya

Koalisi Mata Publik menilai perbuatan tersebut mengarah pada tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Pasal 12 huruf g Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, yakni dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum melalui penyalahgunaan kekuasaan.

Dalam aksi tersebut, Koalisi Mata Publik Sumatera Selatan yang terdiri dari ormas, lembaga, mahasiswa, dan beberapa media, menyampaikan tuntutan dan pernyataan sikap terkait dugaan penyalahgunaan wewenang (abuse of power) dan indikasi korupsi dalam realisasi penggunaan Dana Desa Tanjung Lago, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Seltan pada tahun anggaran 2021 hingga 2025 ;

Mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan membentuk tim khusus untuk memanggil dan memeriksa Kepala Desa Tanjung Lago beserta perangkatnya.
Meminta Kejati Sumsel melakukan audit menyeluruh terhadap Dana Desa Tanjung Lago tahun 2021–2025.
Meminta Kejati Sumsel bekerja secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu, serta bertindak berdasarkan hukum, bukan atas pesanan pihak tertentu.
Koalisi Mata Publik juga menyoroti besaran Dana Desa yang diterima Desa Tanjung Lago, yakni:

– Tahun 2021: Rp1.697.354.000
– Tahun 2022: Rp1.550.434.000
– Tahun 2023: Rp1.706.839.000
– Tahun 2024: Rp1.730.989.000
– Tahun 2025: Rp1.353.620.000 (baru terealisasi Rp895.510.000 untuk tahap I dan II, sementara tahap III masih tertahan)

Menurut massa aksi, meskipun Dana Desa mencapai miliaran rupiah setiap tahun, namun tidak terlihat perkembangan signifikan dalam pembangunan desa, BUMDes, serta kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat. Mereka menduga dana tersebut dinikmati oleh kroni-kroni tertentu.

Selain itu, Koalisi Mata Publik juga mendesak Kejati Sumsel mengusut tuntas dugaan penguasaan lahan plasma seluas 93 hektar yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat Desa Tanjung Lago. Lahan tersebut diduga dikuasai atas nama pribadi dan keluarga Kepala Desa

Aksi massa Koalisi Mata Publik di Terima Oleh Kajati Sumsel yang di Wakili oleh oleh Vanny Yulia Eka Sari, S.H., M.H., sebagai Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) di Bidang Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) mengatakan, terima kasih kepada Koalisi Mata Publik yang telah aksi hari ini yang mata Koalisi Mata Publik merupakan Mitra kami dalam hal pengawasan, berhubung ini laporan pertama kali silahkan Koalisi Mata Publik masukan ke PTSP dan akan di terima bidang Pidsus dan Minta Tanda Terimanya,

*Puluhan Miras Diamankan Polisi Saat Operasi Pekat*

0

REDAKSI.CO-Personel yang tergabung dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) kembali berhasil mengamankan puluhan minuman keras saat melaksanakan kegiatan penertiban di wilayah Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan. Minggu. (14/12).

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan 25 minuman keras di Cafe yang berada di Desa Kusu, Kecamatan Oba Utara.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan terdiri dari 15 kaleng bir Bintang Putih, 8 botol bir hitam merek Guinness, serta 2 kantong minuman keras tradisional jenis cap tikus.

Seluruh barang bukti tersebut selanjutnya diamankan oleh petugas untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan Operasi Pekat ini merupakan langkah tegas kepolisian dalam menekan peredaran minuman keras ilegal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Operasi Pekat terus kami lakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polda Maluku Utara dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya dengan menekan peredaran miras yang kerap menjadi pemicu tindak kriminal,” ujar kabid humas.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pelaku usaha hiburan malam agar mematuhi peraturan yang berlaku serta tidak menjual maupun mengedarkan minuman keras tanpa izin resmi.

Polda Maluku Utara memastikan Operasi Pekat akan terus digelar secara rutin guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

 

WAKETUM DPP KNPI TEGASKAN DAUD AZHARI SAH KETUA KNPI NTB

0

WAKETUM DPP KNPI TEGASKAN DAUD AZHARI SAH KETUA KNPI NTB

Mataram — Redaksi.co  Wakil Ketua Umum (Waketum) Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Rindawanto Evendi, menegaskan bahwa hasil Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Nusa Tenggara Barat (NTB) yang telah menetapkan Daud Azhari sebagai Ketua KNPI NTB adalah sah dan mengikat secara organisatoris.

Rindawanto Evendi yang akrab disapa Rindhot menyatakan, tidak ada ruang tafsir lain terhadap hasil Musda definitif tersebut. Ia menegaskan hanya mengakui kepemimpinan Daud Azhari sebagai Ketua DPD KNPI NTB periode 2025–2028.

Apa lagi yang dipersoalkan? Ketua Umum Ali Hanafiah, Sekjen Guntur, Bendahara Umum, Ketua Harian, para Wakil Ketua, ketua demisioner, hingga Haerunnisa menyaksikan langsung proses itu. Tapi justru muncul hal-hal aneh. Intinya, Daud Azhari clear and clean terpilih sebagai Ketua KNPI NTB,” tegas Rindhot kepada media.

Menurut Rindhot, Musda KNPI NTB telah ditutup secara resmi dan menghasilkan keputusan sah yang wajib dihormati oleh seluruh elemen organisasi. Oleh karena itu, pelaksanaan Musda Lanjutan setelah forum utama dinyatakan selesai dinilai tidak memiliki dasar organisatoris yang kuat serta bertentangan dengan mekanisme organisasi KNPI.

Ia menilai, keberadaan Musda Lanjutan justru memperkeruh suasana dan menghambat konsolidasi kepemudaan di NTB. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dualisme kepemimpinan yang dapat merugikan marwah organisasi.

KNPI harus berjalan berdasarkan keputusan forum tertinggi yang sah. Musda Lanjutan tidak bisa dijadikan rujukan kepemimpinan,” tegasnya.

Rindhot menambahkan, pihaknya berkomitmen menjaga marwah organisasi dengan tetap berpegang pada aturan dan hasil Musda yang telah ditetapkan. Ia juga mengajak seluruh elemen KNPI di NTB untuk mengakhiri polemik dan kembali fokus menjalankan peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah.

Sikap ini kami tegaskan agar KNPI tetap menjadi wadah pemersatu pemuda, bukan arena konflik kepentingan,” pungkasnya.

 

Reporter : Abach Uhel

Sumber : Redaksi.co – Media Nasional Investigasi

 

Terima Penghargaan KPK,Sachrudin Tegaskan Intergritas dan Kualitas Pelayanan Pemkot Tangerang

0

Terima Penghargaan dari KPK, Sachrudin:

Terus Jaga Integritas dan Kualitas Pelayanan

 

Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam upaya pemberantasan korupsi kembali mendapat pengakuan nasional. Pemkot Tangerang berhasil meraih Peringkat III Pemerintah Kota Terbaik dalam Pencegahan Korupsi melalui Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Tahun 2025 dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

 

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kasatgas Wilayah II.2 Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK kepada Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, pada apel pegawai yang digelar di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (15/12/2025).

 

Dalam amanatnya, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar simbol atau piagam, melainkan bentuk kepercayaan sekaligus pengingat agar tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel terus dijaga dalam setiap proses kerja.

 

“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras, konsistensi, dan komitmen bersama. Bukan kerja satu orang atau satu dinas, melainkan kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kota Tangerang,” ujar Sachrudin.

 

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN dan pegawai di lingkungan Pemkot Tangerang yang selama ini terus menjaga integritas serta berupaya melakukan perbaikan berkelanjutan dalam pelayanan publik.

 

Namun demikian, Sachrudin mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat jajaran pemerintah berpuas diri. Menurutnya, tantangan ke depan justru semakin kompleks seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, mudah, ramah, dan pasti.

 

“Integritas harus berjalan seiring dengan kualitas pelayanan. Pelayanan yang bersih tetapi tidak responsif tidak akan dirasakan manfaatnya. Sebaliknya, pelayanan yang cepat tetapi tidak berintegritas akan merusak kepercayaan publik,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya kehadiran ASN yang mampu memberikan solusi nyata di setiap lini pelayanan, mulai dari kantor pelayanan, kelurahan, kecamatan, rumah sakit, sekolah, hingga di lapangan. Pelayanan, kata dia, harus dilandasi hati, empati, dan tanggung jawab.

 

Selain isu pelayanan, Sachrudin juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang akhir tahun. Meningkatnya curah hujan berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir, genangan, dan gangguan lingkungan.

 

“Saat ini Kota Tangerang berada dalam kondisi siaga darurat bencana. Ini bukan hanya tugas BPBD atau dinas teknis, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

 

Ia meminta seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan kesiapsiagaan, serta memastikan respons cepat dalam menghadapi kondisi darurat. Pemerintah, menurutnya, harus hadir lebih dulu sebelum masyarakat mengeluh dan bergerak sebelum persoalan membesar.

 

Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Tangerang juga memberikan apresiasi berupa uang pembinaan kepada sekolah-sekolah peraih penghargaan Adiwiyata, yang terdiri dari 6 sekolah penerima Adiwiyata Mandiri dan 13 sekolah penerima Adiwiyata Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

 

“Menjaga dan merawat lingkungan di tengah pesatnya pembangunan menjadi hal yang sangat penting. Kesadaran dan wawasan menjaga kelestarian lingkungan harus terus ditanamkan sejak dini, dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu sekolah,

” pungkas Sachrudin.(*/red)

 

PKC PMII Bali–Nusra Dukung Daud Azhari Pimpin KNPI NTB, Tolak Musda Lanjutan

0

PKC PMII Bali–Nusra Dukung Daud Azhari Pimpin KNPI NTB, Tolak Musda Lanjutan

Mataram – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Bali–Nusa Tenggara menyatakan dukungan penuh kepada Daud Azhari sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Nusa Tenggara Barat periode 2025–2028.

 

Dukungan tersebut diberikan atas hasil Musyawarah Daerah (Musda) KNPI NTB yang telah dilaksanakan di Mandalika, Lombok Tengah, dan dinilai sah secara organisasi serta sesuai dengan prinsip demokrasi dan konstitusi KNPI.

 

Ketua PKC PMII Bali–Nusra, Ahmad Muzakkir, menegaskan bahwa seluruh tahapan Musda KNPI NTB telah berjalan sesuai aturan organisasi. Oleh karena itu, keputusan yang dihasilkan memiliki legitimasi kuat dan mengikat bagi seluruh elemen kepemudaan di NTB.

 

“Kami menilai Daud Azhari merupakan figur yang memiliki legitimasi organisatoris, kapasitas kepemimpinan, serta komitmen kebangsaan yang jelas untuk memimpin KNPI NTB ke depan. PKC PMII Bali–Nusra menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan beliau,” tegas Ahmad Muzakkir.

 

Sejalan dengan pernyataan tersebut, PKC PMII Bali–Nusra secara tegas menolak wacana dan upaya pelaksanaan Musda lanjutan KNPI NTB. Menurutnya, Musda lanjutan berpotensi mencederai nilai demokrasi organisasi, memicu dualisme kepemimpinan, serta mengganggu persatuan pemuda di Nusa Tenggara Barat.

 

“Musda bukan agenda yang bisa diulang berdasarkan kepentingan kelompok tertentu. Musda lanjutan hanya akan memperkeruh suasana dan berpotensi menimbulkan konflik horizontal di kalangan pemuda,” lanjutnya.

 

PKC PMII Bali–Nusra menilai, saat ini pemuda NTB justru membutuhkan stabilitas kepemimpinan dan konsolidasi gerakan kepemudaan agar KNPI dapat menjalankan perannya secara optimal sebagai rumah besar organisasi pemuda.

 

Atas dasar itu, PKC PMII Bali–Nusra mendesak seluruh pihak untuk menghormati dan menerima hasil Musda KNPI NTB di Mandalika, mengakui kepemimpinan Daud Azhari sebagai Ketua DPD I KNPI NTB periode 2025–2028, serta menghentikan segala bentuk upaya Musda lanjutan yang tidak memiliki dasar konstitusional.

 

Sebagai organisasi kaderisasi, PKC PMII Bali–Nusra juga menyatakan komitmennya untuk mengawal proses konsolidasi KNPI NTB di bawah kepemimpinan Daud Azhari, demi terwujudnya gerakan pemuda yang inklusif, progresif, dan berorientasi pada kemajuan daerah.

 

Reporter: Abach Uhel

Sumber: Media Nasional Investigasi – Redaksi.co

Kepala Kampung Otoweri Bantah Isu Penebangan 300 Pohon oleh Pupuk Kaltim.

0

FAKFAK, Redaksi.co – Kepala Kampung Otoweri, Distrik Tomage, Kabupaten Fakfak, Daing Kutanggas, menepis tudingan yang menyebut PT Pupuk Kaltim telah menebang ratusan pohon tanpa izin dalam kegiatan survei di wilayah adat setempat.

Klarifikasi tersebut disampaikan Daing Kutanggas saat menggelar konferensi pers bersama awak media di Kantor Dewan Adat Mbaham Matta, Kabupaten Fakfak, Minggu (14/12/2025).

Ia menegaskan bahwa informasi yang disampaikan oleh kepala suku kembaran terkait penebangan 300 pohon tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Kami merasa perlu meluruskan pemberitaan yang beredar. Tuduhan tersebut tidak benar dan menyesatkan,” ujar Daing Kutanggas.

Menurutnya, sejak awal pelaksanaan survei oleh PT Pupuk Kaltim, seluruh tahapan telah dilakukan secara terbuka dan melalui koordinasi yang jelas dengan pemerintah kampung, tokoh adat, serta masyarakat di Kampung Otoweri dan Kampung Wamosan.

Ia menyebutkan bahwa sebelum kegiatan survei dimulai, telah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat adat. Dalam pertemuan tersebut, semua pihak menyatakan kesepakatan dan dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Pupuk Fakfak.

“Kami duduk bersama, membahas secara terbuka, dan sepakat mendukung program pemerintah,” jelasnya.

Terkait penebangan pohon, Daing Kutanggas tidak menampik adanya pengambilan kayu oleh pihak perusahaan. Namun, jumlahnya jauh lebih sedikit dari yang diberitakan dan dilakukan atas persetujuan masyarakat.

“Kayu yang diambil sekitar 110 batang, dan totalnya tidak lebih dari 130 batang. Itu pun digunakan untuk pembuatan rakit dan para-para di laut dalam rangka pengambilan sampel,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa tidak ada penebangan liar maupun aktivitas sepihak. Seluruh proses kegiatan survei dilakukan dengan pengawasan lintas sektor dan melibatkan masyarakat setempat.

Bahkan, kayu yang digunakan oleh vendor PT Pupuk Kaltim, kata dia, dikembalikan kembali kepada masyarakat setelah kegiatan selesai.

“Semua proses terbuka dan terdokumentasi. Kami punya bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan,” tutup Daing Kutanggas.

Babak Akhir Turnamen Fakfak Membara Futsal Cup: Duel Sengit Menuju Gelar Juara

0

FAKFAK | REDAKSI.co – Turnamen Fakfak Membara Futsal Cup yang digelar di Kabupaten Fakfak memasuki fase akhir dengan agenda Babak Perebutan Juara III dan Babak Final yang dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 17 Desember 2025. Sejumlah laga krusial dipastikan menyuguhkan persaingan sengit, baik di kategori putri maupun putra.

Pada Senin, 15 Desember 2025, pertandingan Perebutan Juara III akan membuka rangkaian laga penentuan.

Di kategori putri, duel menarik mempertemukan ARUI FC melawan YUDISTIRA FEMINI FC yang dijadwalkan berlangsung pukul 15.00–16.00 WIT. Kedua tim dipastikan tampil maksimal demi mengamankan posisi ketiga terbaik.

Sementara itu, di kategori putra, laga perebutan juara III akan mempertemukan SIRIKAR FC kontra WARNING FC pada pukul 19.00–20.00 WIT. Pertandingan ini diprediksi berlangsung keras dan penuh tensi, mengingat kedua tim sama-sama memiliki ambisi menutup turnamen dengan kemenangan.

Selanjutnya, Babak Final akan digelar pada Selasa, 16 Desember 2025 untuk kategori putri. Partai puncak akan mempertemukan NURI ANGELS FC menghadapi SRIKANDI FC pada pukul 15.00–16.00 WIT. Laga ini menjadi penentuan tim terbaik di sektor putri yang sepanjang turnamen tampil konsisten dan kompetitif.

Puncak turnamen akan berlangsung pada Rabu, 17 Desember 2025, melalui Final kategori putra yang mempertemukan VICTORIA FC melawan TRIBUANA FC. Pertandingan ini dijadwalkan kick-off pukul 17.00–19.00 WIT dan dipastikan menjadi laga yang paling dinanti oleh para pecinta futsal di Fakfak.

Panitia pelaksana mengajak seluruh masyarakat dan pendukung masing-masing tim untuk hadir langsung menyaksikan pertandingan, sekaligus menjaga sportivitas dan ketertiban demi suksesnya penyelenggaraan turnamen hingga laga terakhir.

PEKAN OLAHRAGA SENI DAN RELIGIUS SMP NEGERI 41 KONSEL DI BUKA HARI INI

0

Andoolo Barat, 15 Desember 2025 – Kegiatan Pekan Olahraga, Seni, dan Religi (PORSELA & RELIGI) SMP Negeri 41 KONSEL telah diresmikan pembukaannya hari ini, Senin (15/12/25), di kawasan Andoolo Barat. Acara yang dihadiri oleh seluruh siswa, guru, dan panitia dilangsungkan meriah di lapangan sekolah.

Pembukaan acara dilakukan langsung oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 41 KONSEL, Sarpin, S.Pd., M.Pd. Dalam amanatnya, beliau menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai landasan untuk meraih keberhasilan, baik dalam perlombaan maupun kehidupan sehari-hari. “Kita harus menjunjung tinggi nilai sportifitas – menang dengan hormat, kalah dengan penuh kehormatan. Itu yang akan membuat acara ini bermanfaat dan bermakna,” ujar Sarpin.

Beliau juga menyampaikan harapan agar ajang PORSELA & RELIGI ini tidak hanya menjadi ajang bertanding, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi di antara siswa dari berbagai kelas dan latar belakang. “Semoga melalui olahraga, seni, dan kegiatan religius, kita lebih dekat dan saling menghargai,” tambahnya.

Acara pembukaan diisi dengan parade peserta, pertunjukan senam massa, dan tampilan tari tradisional oleh ekstrakurikuler tari siswa, yang membuat suasana semakin meriah dan penuh semangat. Perlombaan akan berlangsung selama 3 hari ke depan dengan berbagai cabang olahraga, seni, dan kegiatan keagamaan.

Klub sepakbola Asal unaaha Resmi bergabung di liga IV

0

Konawe – Klub sepak bola anyar asal Sulawesi Tenggara, Unaaha FC, resmi ambil bagian dalam kompetisi Liga 4 Nusantara musim ini. Kehadiran Unaaha FC menjadi angin segar bagi perkembangan sepak bola di Kabupaten Konawe dan Sultra secara umum, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, Minggu (14/12/2025). 

Mengusung semangat kebangkitan sepak bola daerah, Unaaha FC diperkuat sejumlah pemain muda potensial serta beberapa nama berpengalaman yang siap menjadi tulang punggung tim. Manajemen klub menargetkan penampilan kompetitif dan berjuang maksimal di setiap pertandingan Liga 4.

Dalam rilis visual yang beredar di media sosial para pemain Unaaha FC tampak percaya diri mengenakan jersey kebanggaan berwarna biru toska dengan latar lambang Kabupaten Konawe. Klub ini juga mendapat dukungan sponsor lokal sebagai bentuk komitmen membangun sepak bola daerah secara berkelanjutan.

Dengan semangat juang dan dukungan penuh suporter, Unaaha FC diharapkan mampu memberikan kejutan serta menjadi kekuatan baru di kompetisi Liga 4 Nusantara musim ini.