Beranda blog Halaman 431

Dari Jurnalis untuk Alam, GWI Jember Tebar Ribuan Ikan di Sungai tengah Sumberketangi

0

JEMBER, Redaksi.co – Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Jember bersama Dinas Perikanan Kabupaten Jember, Forkopimca Bangsalsari, serta Kepala Desa Tugusari melakukan aksi nyata pelestarian lingkungan dengan menebar ribuan benih ikan di aliran Sungai Bendungan, Kamis (23/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam, khususnya ekosistem perairan, agar tetap asri dan berkelanjutan.

Alam yang menjadi tempat hidup manusia, tumbuhan, dan hewan kini mulai terdegradasi akibat perkembangan yang tidak seimbang. Pertumbuhan penduduk yang pesat membuat kebutuhan ruang semakin meningkat hutan ditebang, lahan baru dibuka, dan keseimbangan lingkungan terganggu. Akibatnya, ekosistem sungai di daerah hilir pun ikut rusak: saat kemarau air menyusut, sementara di musim hujan air meluap, bahkan ikan-ikan yang dahulu hidup melimpah kini mulai menghilang.

Melihat kondisi tersebut, GWI Jember terpanggil untuk berbuat nyata. “Kami ingin menunjukkan bahwa wartawan tidak hanya berperan dalam menyampaikan berita, tetapi juga ikut menjaga alam yang menjadi sumber kehidupan,” ujar Ketua GWI Jember, Ahmadi alias Madek, sebelum melepas ribuan benih ikan tawes ke sungai.

Kepedulian itu mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Jember, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Poerwahjudi.
“Teman-teman dari GWI mengajukan permohonan benih ikan untuk ditebar di sungai. Kami sangat mendukung langkah positif ini karena bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” ucapnya.

Poerwahjudi juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai. “Kami sering mendapat keluhan dari warga pesisir yang mengeluhkan banyaknya sampah dari hulu hingga sampai ke laut. Akibatnya, mereka lebih sering mendapatkan sampah daripada ikan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tugusari, Ahmad Khoiri, menyampaikan rasa syukur desanya terpilih menjadi lokasi kegiatan. “Kami beruntung menjadi tuan rumah penebaran benih ini. Daerah kami merupakan bagian hulu sungai yang cocok untuk pelepasan ikan. Semoga beberapa bulan ke depan hasilnya bisa dinikmati masyarakat sekitar,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bangsalsari Bambang Erwin Setyono, Babinsa Desa Abdul Rohim, tokoh masyarakat setempat, mahasiswa KKN, serta penyuluh perikanan dari Dinas Perikanan Jember.
Aksi sosial ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, media, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan — demi mengembalikan kehidupan alami habitat air di Jember.

Reporter: Sofyan

Kades di Paluta Ditangkap karena Korupsi Dana Desa Rp 536 Juta, Dipakai untuk Usaha Istri Muda

0

Tapanuli Selatan – Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Tapanuli Selatan berhasil mengungkap kasus korupsi dana desa yang mencengangkan.
Seorang kepala desa (Kades) di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) berinisial IJH (44), Kepala Desa Batang Onang Baru, Kecamatan Batang Onang, diduga menyelewengkan uang negara sebesar Rp 536.388.897.

Dana tersebut seharusnya digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat desa, namun justru dialihkan untuk membiayai usaha kantin milik istri mudanya di Kota Medan.

Kasus ini terungkap berkat penyelidikan intensif yang dilakukan oleh Unit Tipidkor Satreskrim Polres Tapanuli Selatan di bawah pimpinan Ipda Saad Mardian Harahap, S.H., M.H.
Setelah melalui proses penyelidikan mendalam, polisi akhirnya menetapkan dan menahan IJH sebagai tersangka tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2023.

Kapolres Tapanuli Selatan melalui Kasat Reskrim AKP Hardiyanto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan dana desa oleh oknum kepala desa tersebut.

“Setelah menerima laporan, Kanit Tipidkor Ipda Saad Mardian Harahap, S.H., M.H. bersama tim segera melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan APIP Inspektorat Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara. Dari hasil audit, ditemukan adanya indikasi kerugian keuangan negara,” ungkap AKP Hardiyanto, Rabu (22/10/2025).



Dari hasil audit Inspektorat Padang Lawas Utara, diketahui terdapat perbedaan signifikan antara jumlah dana yang diterima dan realisasi penggunaan di lapangan.

“Total dana desa yang diterima pada tahun 2023 mencapai lebih dari Rp 1,15 miliar. Namun, realisasi belanja yang dapat dipertanggungjawabkan hanya sekitar Rp 622 juta. Selisih itulah yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 536 juta,” jelasnya.



Polisi kini menahan tersangka IJH dan melanjutkan proses hukum sesuai peraturan yang berlaku. Aparat juga menegaskan komitmen mereka untuk menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan dana desa yang merugikan masyarakat. (E.R)

Bupati Aceh Barat Tarmizi Tinjau Warga Terdampak Banjir Di Arongan Lambalek Dan Woyla

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP,MM bersama Kepala BPBD, Kadis PUPR dan Kadis Sosial meninjau langsung warga yang terdampak banjir di Kecamatan Arongan Lambalek dan Kecamatan Woyla pada Kamis 23/10/2025

Saat melintasi Jalan Ateung Teupat, bupati bersama rombongan yang hendak meninjau dan memeri bantuan kepada warga terdampak banjir terpaksa menaiki ojek becak yang telah dimodifikasi, karena jalan tersebut masih terendam air dan sulit dilalui oleh kendaraan biasa pada umumnya.

Tarmizi mengatakan, Kecamatan Arongan Lambalek dan Woyla merupakan daerah langganan banjir, bahkan dalam setahun wilayah tersebut bisa dilanda banjir sampai 5 kali terutama saat memasuki musim penghujan.

“Kalau di Arongan Lambalek tadi kita ke Desa Gunong Pulo, kita melihat alhamdulillah air nya cepat surut karena tidak ada hujan deras di daerah kampung. Cuma karena hujan deras di daerah tetangga Pidie sehingga terjadinya banjir akibat air kiriman,” kata Tarmizi

Terkait dengah Jalan Ateung Teupat kata Tarmizi, setelah meninjau langsung kondisi jalan tersebut nantinya dia akan kembali menjumpai Menteri Pekerjaan Umum (PU) untuk mencari solusi penanganan jalan rawan banjir di Aceh Barat itu.

“Banjir yang kali ini tidak parah, karena hujan derasnya tidak lama dan airnya cepat surut insyaallah sore nanti sudah bisa dilalui oleh masyarakat. Kita tadi naik becak kendaraan alternatif bagi masyarakat melintasi banjir,” katanya.

Padahal kata Tarmizi, Pemkab Aceh Barat juga sudah mencarikan solusi bagi masyarakat pengendara roda dua dan empat saat jalan Ateung Teupat banjir dapat melintasi jalan alternatif yang telah dibuat.

“Untuk masyarakat dan pengendara pengendara roda dua dan empat ada jalan alternatif di Bubon yang akan kami cek ke sana apa kendalanya,” ujar Tarmizi.

Adapun bantuan Sembako yang diserahkan oleh Tarmizi kepada masyarakat yang terdampak banjir pada hari ini berupa beras, mie, hegenet kit, aqua, matras, sarden, selimut, kain sarung dan telor ****

Tumpukan Sampah Di Jembatan Leuhan,Bukti Kurang Kesadaran Warga & Lemahnya Pengawasan Pihak DLHK

0

Aceh Barat.Redaksi.Co
Tumpukan sampah yang mengendap diatas besi leges jembatan penghubung Gampong Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan dengan Gampong Ranto Panyang Barat Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat,menjadi pemandangan yang memprihatinkan. Fenomena ini seolah menjadi potret nyata lemahnya kesadaran warga dalam membuang sampah sembarangan maupun lemahnya pengawasan dan penegakan aturan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Barat dalam mengatasi penomena ini

Dari Pantauan media ini pada Kamis (23/10/2025), terlihat sampah rumah tangga menumpuk di sekitar besi leges jembatan. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu estetika lingkungan, tetapi juga berpotensi membahayakan konstruksi jembatan akibat karat dan penumpukan material organik yang terus dibiarkan tanpa solusi nyata untuk mengatasinya.

Seorang warga Gampong Leuhan yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, tumpukan sampah itu bukan hal baru. Ia mengaku, hampir setiap hari melihat warga dari gampong sekitar membuang sampah langsung ke sungai.

“Sampah yang dibuang ke sungai sering kali tersangkut di besi bawah jembatan. Kalau dibiarkan, lama-lama bisa bikin besi jembatan berkarat dan keropos. Ini berbahaya untuk jangka panjang,” ujarnya dengan nada prihatin.

Warga lainnya juga menilai, DLHK Aceh Barat selaku pihak kebersihan terkesan lamban dan tidak tanggap terhadap kondisi ini.

“Armada kebersihan lewat setiap hari di atas jembatan, tapi seolah tidak peduli. Seharusnya dinas memasang tanda larangan membuang sampah atau sesekali menurunkan petugas untuk membersihkan area bawah jembatan,” ungkap salah seorang warga setempat.

Fenomena tersebut memperlihatkan dua persoalan utama yang saling berkaitan: rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan kurangnya tindakan pengawasan serta penegakan aturan dari instansi terkait.

Ketika dikonfirmasi media terkait persoalan penumpukan sampah di leges jembatan,Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Barat, Bhukari, mengaku akan segera meninjau lokasi untuk menindaklanjuti laporan warga.

“Terkait persoalan sampah di bantaran leges jembatan, akan kami cek besok. Kami berterima kasih atas laporan masyarakat yang peduli terhadap lingkungan ini. Besok akan kami tangani,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Meski begitu, warga berharap tindakan DLHK tidak hanya sebatas peninjauan sesaat, melainkan disertai langkah nyata seperti pembersihan rutin, penegakan sanksi terhadap pembuang sampah sembarangan, serta edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.

Persoalan tumpukan sampah di Jembatan penghubung Leuhan -Ranto panyang ini bukan hanya sekadar masalah estetika, tetapi juga menyangkut keselamatan infrastruktur dan kesehatan lingkungan. Lemahnya pengawasan dan minimnya kesadaran warga menjadikan persoalan ini ibarat PR klasik yang tak kunjung selesai ****

Pemda Fakfak Jalin Kerja Sama Strategis dengan UGM di Bidang Pendidikan dan Penelitian.

0

YOGYAKARTA, Redaksi.co — Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu pagi, 22 Oktober 2025, bertempat di Auditorium Lantai II Kampus UGM, Yogyakarta.

Kerja sama tersebut meliputi penyelenggaraan dan pengembangan di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Fakfak.

Penandatanganan dilakukan oleh Bupati Fakfak Samaun Dahlan, didampingi Kepala Bappeda dan Litbang Fakfak Abdul Razak Ibrahim Rengen, Staf Ahli Bupati Charles Kambu dan Nasrun P. Elake, serta Plt. Kadis Pendidikan Mansur Ali.

Sementara dari pihak UGM hadir Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama Dr. Danang Sri Hadmoko, S.Si., M.Sc., beserta civitas akademika UGM.

Usai penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran video singkat tentang Kabupaten Fakfak, menyoroti dua program unggulan pemerintah daerah yakni pendidikan gratis dan kesehatan gratis. Civitas Akademika UGM mengaku kagum atas kebijakan tersebut, karena menjadi contoh nyata pemerataan layanan publik di daerah.

Bupati Samaun Dahlan dalam sambutannya menjelaskan, program pendidikan gratis di Fakfak tidak membedakan antara sekolah negeri dan swasta. Semua siswa memperoleh fasilitas seragam dan biaya sekolah secara gratis tanpa terkecuali.

Menurutnya, pendidikan memang membutuhkan biaya besar, namun pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan semua anak dapat bersekolah tanpa beban ekonomi.

“Selama pemerintah bisa membuat kebijakan yang berpihak kepada rakyat, kenapa tidak? Ini untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Fakfak,” ujar Samaun.

Selain pendidikan, program kesehatan gratis juga menjadi kebijakan prioritas. Pemerintah Kabupaten Fakfak menanggung seluruh biaya pengobatan, termasuk obat-obatan, bahkan menyediakan makanan gratis bagi dua anggota keluarga yang menjaga pasien di rumah sakit.

Program ini, kata Bupati, dirancang agar masyarakat tidak lagi terbebani biaya ketika membutuhkan layanan kesehatan.

Samaun menjelaskan bahwa gagasan dua program unggulan tersebut berawal dari pengalamannya saat masih menjabat Kepala Dinas PUPR Fakfak. Ketika itu, ia sering menjumpai masyarakat yang kesulitan membayar biaya sekolah dan pengobatan.

“Keluhan itu harus segera dipangkas. Setelah terpilih menjadi Bupati bersama Wakil Bupati Donatus Nimbitkendik, kami masukkan program ini ke dalam dokumen anggaran tahun pertama pemerintahan,” jelasnya.

Melalui MoU dengan UGM, Bupati berharap agar putra-putri Fakfak dapat memperoleh kesempatan kuliah di universitas ternama tersebut, terutama di bidang-bidang strategis seperti kedokteran dan energi. Ia menegaskan, Pemda akan memprioritaskan anak-anak asli Fakfak untuk mendapatkan dukungan penuh.

“Kami ingin kerja sama ini ditingkatkan, agar anak-anak Fakfak bisa berkuliah di UGM. Ke depan kami butuh banyak tenaga dokter, baik umum maupun spesialis,” ungkapnya.

Selain pendidikan, kerja sama ini juga dipandang penting untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) menghadapi pengembangan industri minyak dan gas di Fakfak. Pemerintah ingin memastikan masyarakat setempat memiliki kompetensi sesuai kebutuhan sektor tersebut.

Bupati juga menyebutkan, data menunjukkan bahwa Yogyakarta merupakan kota studi dengan jumlah mahasiswa asal Fakfak terbanyak dibanding daerah lain seperti Manado, Surabaya, atau Jayapura.

Karena itu, Pemda menilai kerja sama dengan UGM akan semakin memperkuat kualitas SDM Fakfak di masa depan.

Menanggapi hal itu, Wakil Rektor UGM Danang Sri Hadmoko menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Pemda Fakfak.

Menurutnya, kebijakan pendidikan dan kesehatan gratis yang disampaikan Bupati merupakan terobosan luar biasa yang jarang ditemui di daerah lain.

UGM, katanya, siap mendukung peningkatan SDM Fakfak melalui berbagai program kolaboratif lintas fakultas.

“UGM memiliki 18 fakultas dan siap membantu Pemda Fakfak dalam mendorong peningkatan kualitas SDM. Permintaan Bupati akan kami tindaklanjuti melalui pembentukan Pokja Papua sebagai bentuk perhatian khusus terhadap pengembangan SDM di kawasan timur Indonesia,” tutur Danang.

Ketua PCNU Aceh Barat, Santri Memiliki Peranan Penting Sebagai Pengawal Akidah Umat

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pada acara peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2025, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Aceh Barat Dr. Tgk. H. Khairul Azhar, S.Ag, MA menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis sebagai pengawal akidah umat dan penjaga nilai-nilai keislaman di tengah arus perkembangan serta perubahan zaman.

Ketua PCNU Aceh Barat ini mengatakan bahwa menurutnya, semangat santri tidak hanya tercermin dalam perjuangan masa lalu seperti Resolusi Jihad tahun 1945, tetapi juga dalam komitmen mereka menjaga kemurnian ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama’ah di era modern saat ini.
“Santri harus menjadi benteng utama dalam menjaga akidah umat dari berbagai pengaruh paham yang menyesatkan.

Di tengah derasnya arus globalisasi dan teknologi, santri dituntut memiliki wawasan keilmuan yang luas, namun tetap kokoh dalam keyakinan dan tradisi keislaman yang moderat,” ujar Ketua PCNU Aceh Barat ini

Ia juga menambahkan, dayah-dayah di Aceh Barat memiliki peran penting dalam membentuk karakter santri yang berilmu, berakhlak, dan cinta tanah air. Tradisi keilmuan yang diwariskan oleh para ulama dayah merupakan benteng moral masyarakat Aceh yang tidak boleh luntur di gerus oleh perkembangan zaman.

“Dayah bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga pusat pembinaan akhlak dan perjuangan umat. Santri harus siap menjadi pelanjut dakwah ulama serta menjadi teladan dalam masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua PCNU juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk terus memperkuat sinergi dalam pemberdayaan dayah dan santri agar mampu berperan lebih luas di bidang sosial, pendidikan, dan pembangunan bangsa.

“Peringatan Hari Santri hendaknya bukan hanya seremonial, tetapi menjadi momentum kebangkitan semangat perjuangan dan pengabdian santri untuk agama, bangsa, dan negara,” tutupnya ****

Perayaan HUT Humas Polri ke 74, Polres Aceh Barat Sumbang Darah Untuk Negeri

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Dalam rangka memperingati Hari Jadi Humas Polri ke-74 tahun 2025, Polres Aceh Barat melaksanakan kegiatan donor darah di Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien Meulaboh, Rabu 22/10/2025

Kegiatan sosial kemanusiaan tersebut diikuti oleh Wakapolres Aceh Barat, Kasi Humas Polres Aceh Barat beserta anggota, Kasi Dokkes dan personel Urkes Polres Aceh Barat, anggota Satpropam, serta masyarakat dari berbagai kalangan.

Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 WIB dan berlangsung lancar hingga selesai. Dari total 28 peserta, terkumpul 25 kantong darah dengan rincian golongan darah A sebanyak 9 kantong, B sebanyak 7 kantong, dan O sebanyak 9 kantong, sementara golongan AB nihil.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Humas Polres Aceh Barat IPTU Rahmad Qaswany, S.Psi., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk kepedulian nyata Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan darah serta wujud sinergi antara Polres Aceh Barat dan pihak rumah sakit.

“Donor darah ini bukan hanya seremonial dalam rangka Hari Jadi Humas Polri, tetapi juga bentuk nyata kepedulian kami kepada sesama. Setetes darah yang diberikan hari ini bisa menjadi harapan hidup bagi orang lain,” ujar IPTU Rahmat Qaswany.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut mencerminkan semangat Polisi Humanis dan mendukung tema peringatan tahun ini, yakni ‘Humas Kuat, Polri Hebat’.

“Lewat momentum ini, kami ingin menunjukkan bahwa fungsi Humas Polri tidak hanya sebatas penyampaian informasi, tetapi juga menjadi jembatan kemanusiaan antara Polri dan masyarakat. Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri semakin meningkat,” tambahnya.

Lebih lanjut, IPTU Rahmad menjelaskan bahwa kegiatan donor darah akan terus menjadi agenda rutin yang digalakkan oleh Polres Aceh Barat sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami berharap semangat berbagi ini bisa menular, tidak hanya di lingkungan kepolisian, tetapi juga di tengah masyarakat luas. Karena sejatinya, keamanan dan kemanusiaan harus berjalan beriringan,” pungkasnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan penuh keakraban antara personel Polri dan masyarakat ****

Turunnya Harga Pupuk Subsidi, Bukti Nyata Kepedulian Pemerintah terhadap Petani

0

JEMBER, Redaksi.co – Pemerintah resmi melakukan aksi tindak lanjut penurunan harga pupuk subsidi mulai 22 Oktober 2025, sebagai bentuk respon atas keluhan petani terkait mahalnya harga pupuk di lapangan. Dalam surat edaran terbaru, seluruh PUD (Penyalur Utama Daerah) dan PPTS (Penyalur Pupuk Tingkat Sub) diwajibkan mencatat serta mendokumentasikan stok fisik pupuk subsidi per tanggal 22 Oktober 2025 di masing-masing gudang.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan transparansi dan akurasi data distribusi pupuk, sekaligus menjadi evidence dalam perhitungan kompensasi serta objek audit pemeriksaan.
Pihak PUD dan PPTS juga diminta bertanggung jawab penuh terhadap data yang disampaikan kepada pihak pelaksana instruksi (PI).

Kebijakan ini disambut positif oleh kalangan petani dan para pemerhati sektor pertanian, terutama karena selama ini harga pupuk kerap menjadi persoalan klasik yang menekan biaya produksi para petani di Kabupaten Jember.

Salah satu sosok yang turut berperan dalam mendorong kebijakan penurunan harga pupuk ini adalah Anggota DPRD Kabupaten Jember dari Komisi B Dapil 6, Bapak Khoirul Fatoni.
Sejak awal, beliau aktif memperjuangkan hak-hak petani agar dapat membeli pupuk sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Menurut Khoirul Fatoni, atau biasa di sapa cak Toni, perjuangan ini bukan semata langkah politik, tetapi merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat yang menampung aspirasi masyarakat Jember, daerah yang sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai petani.

“Petani adalah tulang punggung ketahanan pangan. Ketika harga pupuk turun sesuai HET, itu artinya kita sedang membantu mereka untuk tetap produktif dan sejahtera,” ujar Khoirul Fatoni.

Dengan kebijakan baru ini, diharapkan distribusi pupuk subsidi semakin tertib, terpantau, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para petani di lapangan l.

Reporter: Sofyan

Dirjen SDA Kementrian PU Akan Lakukan Pengerjaan Sejumlah Ruas Lahan Di Irigasi Lhok Guci

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Republik Indonesia, Dwi Purwanto mengatakan pihaknya akan melakukan pengerjaan sejumlah ruas lahan di Irigasi Lhok Guci.

Kepastian itu dikatakan langsung oleh Dirjen SDA Kementerian PU, Dwi Purwanto saat meninjau langsung kondisi Irigasi Lhok Guci didampingi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat pada Rabu 22/10/2025)

“Hari ini kita akan menyelesaikan tiga ruas yaitu sebelah kanan, bawah dan kiri. Kita akan pilih daerah irigasi yang benar – benar daerah permukaan berada di bukan daerah rawa,” kata Dwi.

Total luas lahan irigasi Lhok Guci di Kabupaten Aceh Barat yang akan dikerjakan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian PU pada tahun 2026 – 2027 nanti kata Dwi mencapai sekitar 1.100 hektar.

“Setelah itu akan kita lanjutkan ke sisi sebelah kiri, kurang lebih sekitar 3000 sampai 4000 hektar. Jadi harapan kami, kita membangun itu sekarang output dan outcome nya juga akan kelihatan,” katanya.

Sementara untuk, rencana pembangunan kolam retensi kata Dwi, ke depan pihaknya akan menurunkan tim teknis khusus untuk mereview desain kolam retensi di Kabupaten Aceh Barat.

“Desainnya memang masih dasar, kami harus melakukan review lagi karena ini hubungannya dengan pantai maupun sungai, jadi nanti akan melibatkan dari balai pantai dan sungai,” ujar Dwi.

Selain itu, dia juga meminta Bupati Aceh Barat dan juga unsur terkait lainnya untuk melihat langsung hasil pengerjaan kolam retensi di Jogja yang telah dibuat oleh pemerintah.

Dengan adanya Irigasi Lhok Guci dan kolam retensi di Aceh Barat kata Dwi, pemerintah berharap nantinya dapat membawa dampak positif bagi petani dan masyarakat Aceh Barat terutama dalam peningkatan hasil pertanian dan mencegah banjir ****

Peduli Penderitaan Warga Palestina, Bupati Tarmizi Sumbangkan Satu Bulan Gaji Di Momen Hari Santri

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP MM di hadapan ribuan santri, unsur Forkopimda, dan ulama tamu asal Palestina, Syeikh Saib Halles, mengajak seluruh masyarakat untuk membuka hati dan berdonasi membantu saudara-saudara di Palestina, pada momen peringatan Hari Santri Nasional 2025 di masjid Agung,Rabu 22/10/2025

Bupati Tarmizi menyampaikan bahwa solidaritas terhadap Palestina bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga wujud nyata dari ajaran Islam tentang persaudaraan sesama umat.

“Saya awali dari diri saya sendiri. Bismillah, satu bulan gaji saya sumbangkan untuk saudara-saudara kita di Palestina,” ujar Tarmizi

Ia mengajak seluruh masyarakat Aceh Barat untuk turut serta dalam gerakan sedekah tersebut, dengan harapan dapat meringankan beban rakyat Palestina yang terus menghadapi penderitaan akibat konflik berkepanjangan.

“Mari dengan ikhlas hati, kita berbagi rezeki dan menunjukkan bahwa Aceh Barat selalu hadir untuk Palestina,” tambahnya.

Kehadiran Syeikh Saib Halles dari Palestina pada acara tersebut semakin menambah kekhusyukan suasana. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan haru atas perhatian besar rakyat Aceh terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Semangat solidaritas yang digaungkan Bupati Tarmizi menjadi simbol kepedulian umat Islam di Aceh Barat, sekaligus bukti bahwa nilai-nilai kepesantrenan terus hidup dan berdenyut di tengah masyarakat ****