Beranda blog Halaman 432

Program Rehabilitasi Irigasi D.I Air Dukung Swasembada Pangan dan Dorong Ekonomi Warga Lebong

0

Program Rehabilitasi Irigasi D.I Air Dukung Swasembada Pangan dan Dorong Ekonomi Warga Lebong

 

Lebong, Redaksi.co 22 Oktober 2025 — Pemerintah melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII kembali mengontrol proyek rehabilitasi saluran irigasi Daerah Irigasi (D.I) Air Ketahun di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu. Program ini merupakan bagian dari agenda besar Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.

 

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BWS Sumatera VII, Fitriadi, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur ini menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut menjaga hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

0-0x0-0-0#

“Ini adalah program Presiden Prabowo terkait Asta Cita terkhusus program swasembada pangan untuk menunjang ekonomi masyarakat. Oleh karena itu kami mohon dukungan masyarakat terhadap pembangunan rehabilitasi saluran irigasi D.I Air Ketahun ini. Kami berharap agar masyarakat merasa memiliki infrastruktur ini, sehingga bisa sama-sama menjaga agar dapat digunakan dalam waktu yang cukup lama,” ujar Fitriadi pada Rabu (22/10).

 

Pihak desa pun turut memberikan apresiasi tinggi atas realisasi program ini. Pjs Kepala Desa Ujung Tanjung 1, Tuti Maryani, S.Pd, mengungkapkan rasa terima kasih mewakili masyarakat desanya kepada Presiden Prabowo dan jajaran BWS Sumatera VII. Menurutnya, proyek irigasi dan pembangunan jalan usaha tani sangat membantu warga desa dalam mendukung aktivitas pertanian mereka.

 

“Atas nama pemerintah Desa Ujung Tanjung 1, kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Balai Wilayah Sungai Sumatera VII yang telah merealisasikan program swasembada pangan di Kabupaten Lebong. Program rehabilitasi irigasi D.I Air Ketahun ini pasti akan meningkatkan perekonomian masyarakat,” tutur Tuti.

 

Ia juga menambahkan bahwa selama ini masyarakat kesulitan mengangkut hasil panen karena keterbatasan akses jalan. Dengan pembangunan jalan usaha tani yang juga termasuk dalam program ini, masyarakat akan lebih mudah dalam mendistribusikan hasil pertanian mereka.

 

“Sebelumnya masyarakat mengangkut hasil panen menggunakan ojek motor. Tapi ke depan bisa menggunakan mobil, dan ini pasti akan lebih ekonomis serta efisien,” jelasnya.

 

Dukungan juga datang dari masyarakat penerima manfaat langsung. Eryantoni, salah satu warga yang terlibat dalam proyek ini, menyampaikan terima kasih kepada pihak BWS Sumatera VII dan Kementerian PUPR atas program yang tidak hanya berdampak pada sektor pertanian tetapi juga membuka lapangan kerja bagi warga lokal.

 

“Saya atas nama masyarakat pemanfaat program rehabilitasi irigasi D.I Air Ketahun mengucapkan terima kasih kepada Balai Wilayah Sungai Sumatera VII dan Kementerian PUPR selaku perpanjangan tangan program swasembada pangan Presiden Prabowo,” ucap Eryantoni.

 

Ia menambahkan, program ini telah menyerap ratusan tenaga kerja dari Kabupaten Lebong, yang turut serta dalam proses pembangunan irigasi tersebut. Hal ini memberikan pengaruh positif terhadap penghasilan warga selama proyek berlangsung.

 

“Kami berharap semua masyarakat Lebong mendukung program ini. Jangan malah diganggu, demi kenyamanan kontraktor yang sedang membangun desa kita. Jika masih ada masyarakat yang coba-coba mengganggu, apalagi orang dari luar Kabupaten Lebong, maka saya akan berada paling depan,” tegasnya.

 

Dengan dimulainya rehabilitasi irigasi dan pembangunan jalan usaha tani ini, harapan besar mengemuka dari seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Lebong. Mereka menyambut baik langkah pemerintah pusat dalam mendorong swasembada pangan yang berpihak pada petani dan masyarakat desa.

Red Cikak S.A

Viral Pria Bergaya Kemayu di Tapsel Diduga Ejek Profesi Wartawan, Warganet Geram

0

Tapanuli Selatan – Dunia maya kembali digemparkan oleh beredarnya sebuah video viral di platform TikTok yang menampilkan seorang pria asal Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, dengan gaya kemayu atau banci. Pria tersebut diduga melontarkan ejekan terhadap profesi wartawan, sehingga menuai reaksi keras dari publik, terutama kalangan jurnalis.

Video berdurasi singkat itu pertama kali diunggah oleh akun @InfoSumutViral, dan dengan cepat menyebar luas di media sosial. Dalam tayangan tersebut, sang Tiktokers terlihat bergaya berlebihan sambil melontarkan sejumlah kalimat yang dinilai melecehkan profesi jurnalis.

Tulisan di video itu menampilkan kalimat, “Kangkung comut mamak bere menghina wartawan desa,” yang semakin memperkuat dugaan bahwa isi ucapannya bernada merendahkan dan menghina wartawan.

Unggahan tersebut sontak mengundang hujan komentar dari para warganet. Banyak di antaranya menyayangkan tindakan sang Tiktokers yang dianggap tidak etis dan tidak menghargai profesi wartawan sebagai pilar keempat demokrasi.

Sejumlah jurnalis di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) juga menyuarakan kekecewaannya. Mereka menilai tindakan itu sebagai bentuk pelecehan terhadap profesi wartawan yang selama ini bekerja menyampaikan informasi kepada publik dengan penuh tanggung jawab.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai identitas pria dalam video tersebut maupun motif di balik ucapannya. Namun, banyak pihak berharap agar kejadian ini menjadi pelajaran agar masyarakat lebih bijak dalam bermedia sosial dan tidak menggunakan platform digital untuk menyebarkan ujaran yang bersifat menghina atau merendahkan profesi tertentu. (E.R)

Kapolres Jember Serahkan Dua Traktor untuk Dukung Ketahanan Pangan

0

JEMBER, redaksi.co – Sebagai wujud nyata dukungan terhadap program Swasembada Pangan Nasional 2025, Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menyerahkan dua unit alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor kepada dua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Jember.

Bantuan tersebut diberikan kepada Gapoktan Sumber Hasil dari Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, dan Gapoktan Tani Makmur dari Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger. Masing-masing kelompok menerima satu unit traktor yang diserahkan langsung oleh Kapolres Jember usai apel pagi di halaman Mapolres Jember, Senin (20/10/2025).

Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada Sholeh selaku Ketua Gapoktan Sumber Hasil dan Hendra dari Gapoktan Tani Makmur. Keduanya menyambut dengan penuh antusias, berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas pertanian di wilayah masing-masing.

Dalam sambutannya, AKBP Bobby A. Condroputra menyampaikan apresiasi kepada para petani dan Gapoktan di Kabupaten Jember yang terus berperan aktif mendukung program ketahanan pangan, khususnya pada komoditas jagung.

“Terima kasih kepada seluruh Gapoktan yang telah berkontribusi dalam mendukung program Swasembada Pangan yang dicanangkan oleh Bapak Presiden RI Prabowo Subianto. Secara khusus, kami berikan apresiasi kepada Gapoktan Sumber Hasil dan Tani Makmur atas dedikasi dan kerja kerasnya di lapangan,” ujar Kapolres.

Ia menegaskan, bantuan dua unit traktor tersebut diharapkan mampu mendorong percepatan pengolahan lahan, meningkatkan hasil panen, serta mendukung kesejahteraan petani di Jember.

“Semoga alat ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung produktivitas pertanian, terutama jagung, agar Jember semakin mandiri dan berdaulat pangan,” tambahnya.

Sementara itu, Sholeh dan Hendra, selaku perwakilan penerima bantuan, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Polres Jember terhadap sektor pertanian.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran. Bantuan ini sangat membantu kami untuk meningkatkan hasil pertanian serta efisiensi kerja di lapangan,” ujar keduanya kompak.

Melalui langkah ini, Polres Jember menegaskan bahwa peran kepolisian tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut berkontribusi dalam pembangunan nasional, khususnya dalam penguatan sektor ketahanan pangan — fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Kita jaga keamanan, kita dukung pangan, dan kita bangun masa depan bersama — karena petani kuat, negara pun hebat,” tutup Kapolres Jember penuh semangat (Sofyan).

Wabup Aceh Barat Said Fadheil Hadiri Rapat Paripurna DPRK,Bahas KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH, menghadiri pembukaan Rapat Paripurna ke-VIII Masa Sidang ke-III DPRK Aceh Barat dalam rangka pembahasan dan penetapan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Kabupaten Aceh Barat Tahun Anggaran 2026, bertempat di Ruang Sidang Utama DPRK Aceh Barat, Selasa 21/10/2025

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Said Fadheil menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Badan Anggaran DPRK serta Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten Aceh Barat yang telah bekerja keras menyusun dokumen perencanaan keuangan tersebut.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mencurahkan pikiran dan tenaga, sehingga agenda penting ini dapat terselesaikan dengan baik, sesuai mekanisme dan jadwal yang disepakati bersama,” ujar Said Fadheil.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyerahkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) kepada DPRK, yang kemudian mendapat respons positif sebagai pedoman dalam penyusunan APBK Aceh Barat Tahun 2026.

Said menyampaikan proyeksi keuangan daerah, Pendapatan Daerah diproyeksikan sebesar Rp1.319.521.132.468, Belanja Daerah diproyeksikan sebesar Rp1.381.095.435.980, Pembiayaan Daerah sebesar Rp61.574.303.512

Said menjelaskan, asumsi dasar pembangunan tersebut diarahkan pada penguatan sektor-sektor produktif yang mampu meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), menciptakan lapangan kerja, serta menurunkan tingkat kemiskinan.

Lebih lanjut Said menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menargetkan sejumlah capaian pada tahun 2026, di antaranya: Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,10–6,00%, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) ditekan hingga 5,00–5,30%, Indeks Gini berada di kisaran 0,220–0,230, sebagai upaya pemerataan pendapatan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditargetkan mencapai 76,17–76,90, Tingkat kemiskinan diharapkan turun ke sekitar 15%, Laju inflasi dijaga stabil pada 2,5–3,5%

Said menegaskan bahwa arah kebijakan pembangunan tahun depan difokuskan pada peningkatan produktivitas di berbagai sektor unggulan seperti pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan, yang memiliki potensi besar dalam menggerakkan ekonomi rakyat.

“Kami optimistis dengan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRK, arah pembangunan 2026 dapat berjalan efektif, berkeadilan, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat Aceh Barat,” tutup Said Fadheil ****

Plt Sekda Aceh Barat- PPN/Bappenas Rapat Koordinasi Bahas Pembangunan

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat, Dr. Ir. Kurdi, ST, MT, MH., IPM, ASEAN. Eng membuka rapat koordinasi terkait rancangan pembangunan proyek infrastruktur bersama Kementerian PPN/Bappenas RI.

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan di ruang rapat Cut Nyak Dhien Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Barat pada Selasa ,21/10/2025

Kurdi mengatakan, ada sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten yang akan diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk dilakukan peningkatan atau perbaikan.

“Kita sudah mengidentifikasi mulai dari ruas jalan nasional penghubung antara Dunia Barusa sampai dengan Gunong Kleng kemudian ke Terminal Tipe A, juga beberapa ruas jalan lain yaitu Ateung Teupat dan seterusnya,” kata Kurdi.

Selain itu kata Kurdi, Pemkab Aceh Barat juga berupaya mendorong perbaikan atau peningkatan terhadap Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di kota Meulaboh.

“Dan yang paling penting prioritas sebagaimana yang disampaikan oleh bupati pada saat menjumpai pak menteri terkait dengan Irigasi Lhok Guci, penanganan banjir serta tebing di Krueng Meureubo dan Krueng Woyla,” ujar Kurdi

Kodaeral IV Tegaskan Dukungan Rakornas Percepatan Realisasi Belanja Dan Pengendalian Harga Beras

0

 

Redaksi.co | Batam –  Wakil Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IV Laksma TNI Ketut Budiantara, S.E., M.Han., didampingi Asisten Teritorial (Aster) Dankodaeral IV, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Realisasi Belanja untuk Menjaga Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Harga Beras, yang digelar secara virtual conference dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, bertempat di Aula Engku Hamidah, Lantai IV Kantor Walikota Batam, Senin (20/10/25).

 

Rakor ini diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, instansi vertikal, serta perwakilan TNI–Polri di wilayah Kota Batam. Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergitas lintas sektor dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, khususnya menghadapi dinamika harga bahan pokok dan mempercepat serapan anggaran pemerintah.

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri RI menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta instansi terkait untuk memastikan realisasi belanja berjalan optimal sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, pengendalian harga beras mendapat perhatian khusus mengingat perannya sebagai kebutuhan pokok yang berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat.

Kodaeral IV menegaskan komitmennya mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dan daerah, terutama dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Keterlibatan Kodaeral IV dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata peran TNI Angkatan Laut yang tidak hanya berfokus pada pertahanan maritim, tetapi juga aktif mendukung program-program pemerintah di bidang ekonomi dan sosial kemasyarakatan, demi terciptanya kesejahteraan rakyat dan ketahanan nasional yang berkelanjutan. (Redaksi/Dispen Kodareal IV)

Ungkap Rahasia di Balik Internet Rp100 Rb: Gratis Modem, Unlimited, & Bantu Pendidikan Anak Bangsa

0

redaksi,co, Jakarta | Presiden Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge), Yune Marketatmo, mengatakan bahwa program layanan internet nirkabel (5G FWA WiFi) dengan tarif Rp100.000 per bulan bukan semata-mata langkah bisnis, melainkan bagian dari misi sosial perusahaan untuk membuka akses digital bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Dalam wawancara di InterContinental Pondok Indah, Jakarta, Selasa (21/10), Yune menerangkan bahwa layanan tersebut tidak mengharuskan pelanggan membeli perangkat modem, karena perusahaan meminjamkannya secara gratis.

“Jadi modemnya dipinjam, bukan dibeli. Satu alat untuk satu rumah, dan bisa digunakan oleh hingga 32 perangkat sekaligus,” ujarnya.

Menurutnya, konsep ini berbeda dari penyedia layanan lain yang masih membebani pelanggan dengan biaya perangkat dan sistem kuota terbatas.

“Kita ini unlimited, tidak ada kuota. Modem pun kita pinjamkan tanpa biaya. Masyarakat cukup bayar Rp100 ribu sebulan,” jelas Yune.

Ia menambahkan, harga tersebut ditetapkan berdasarkan hasil kajian kemampuan daya beli masyarakat dan hasil studi dari Bank Dunia yang menunjukkan bahwa setiap kenaikan 10 persen penetrasi internet dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 1,4 persen.

“Kalau GDP kita sekarang sudah besar, kenaikan 1,4 persen itu sangat signifikan. Ini dampaknya bukan hanya untuk industri, tapi untuk ekonomi rakyat juga,” katanya.

Namun, di balik perhitungan ekonomi itu, Yune menerangkan bahwa tujuan utama program ini adalah membangun fondasi pendidikan yang lebih merata. Ia menyoroti rendahnya indeks kecerdasan (IQ) Indonesia di kawasan ASEAN yang menurutnya berkaitan erat dengan akses pendidikan dan gizi.

“Pendidikan itu kuncinya. Dengan internet yang terjangkau, anak-anak dari Sabang sampai Merauke bisa belajar dari guru-guru terbaik UI, ITB, UGM, ITS, tanpa perlu pindah kota atau keluar biaya besar. Ini cara kita menyetarakan kualitas pendidikan,” paparnya.

Yune menutup pembicaraan bahwa perusahaan berkomitmen menjalankan bisnis yang inklusif, tidak hanya menguntungkan pemegang saham, tetapi juga memberi nilai tambah bagi masyarakat luas.

“Kami percaya konektivitas adalah hak dasar. Internet cepat dan murah bukan kemewahan, tapi kebutuhan untuk memajukan bangsa,” ujarnya.

Ungkap Rahasia di Balik Internet Rp. 100rb: Gratis Modem, Unlimited, & Bantu Pendidikan Anak Bangsa

0

Presdir PT Solusi Sinergi Digital Tbk Ungkap Misi Sosial di Balik Program Internet Rp100 Ribu

Yune Marketatmo Ungkap Rahasia di Balik Internet Rp100 Ribu: Gratis Modem, Unlimited, dan Bantu Pendidikan Anak Bangsa

Jakarta — Presiden Direktur PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge), Yune Marketatmo, menegaskan bahwa program layanan internet nirkabel (5G FWA WiFi) dengan tarif Rp100.000 per bulan bukan semata-mata langkah bisnis, melainkan bagian dari misi sosial perusahaan untuk membuka akses digital bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Dalam wawancara di InterContinental Pondok Indah, Jakarta, Selasa (21/10), Yune menerangkan bahwa layanan tersebut tidak mengharuskan pelanggan membeli perangkat modem, karena perusahaan meminjamkannya secara gratis.

“Jadi modem-nya dipinjam, bukan dibeli. Satu alat untuk satu rumah, dan bisa digunakan oleh hingga 32 perangkat sekaligus,” ujarnya.

Menurutnya, konsep ini berbeda dari penyedia layanan lain yang masih membebani pelanggan dengan biaya perangkat dan sistem kuota terbatas.

“Kita ini unlimited, tidak ada kuota. Modem pun kita pinjamkan tanpa biaya. Masyarakat cukup bayar Rp100 ribu sebulan,” jelas Yune.

Ia menambahkan, harga tersebut ditetapkan berdasarkan hasil kajian kemampuan daya beli masyarakat dan hasil studi dari Bank Dunia yang menunjukkan bahwa setiap kenaikan 10 persen penetrasi internet dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 1,4 persen.

“Kalau GDP kita sekarang sudah besar, kenaikan 1,4 persen itu sangat signifikan. Ini dampaknya bukan hanya untuk industri, tapi untuk ekonomi rakyat juga,” katanya.

Namun, di balik perhitungan ekonomi itu, Yune menerangkan bahwa tujuan utama program ini adalah membangun fondasi pendidikan yang lebih merata. Ia menyoroti rendahnya indeks kecerdasan (IQ) Indonesia di kawasan ASEAN yang menurutnya berkaitan erat dengan akses pendidikan dan gizi.

“Pendidikan itu kuncinya. Dengan internet yang terjangkau, anak-anak dari Sabang sampai Merauke bisa belajar dari guru-guru terbaik UI, ITB, UGM, ITS, tanpa perlu pindah kota atau keluar biaya besar. Ini cara kita menyetarakan kualitas pendidikan,” paparnya.

Yune menutup pembicaraan bahwa perusahaan berkomitmen menjalankan bisnis yang inklusif, tidak hanya menguntungkan pemegang saham, tetapi juga memberi nilai tambah bagi masyarakat luas.

“Kami percaya konektivitas adalah hak dasar. Internet cepat dan murah bukan kemewahan, tapi kebutuhan untuk memajukan bangsa,” ujarnya.

“Shannedy Ong: 5G FWA Akan Bawa Internet Super Cepat ke Rumah Rumah Indonesia”

0

redaksi,co, Jakarta | PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) memaparkan rencana eksekusi 5G Fixed Wireless Access (FWA) dalam acara Public Expose di Hotel InterContinental Pondok Indah, Jakarta, Selasa (21/10). Presentasi disampaikan oleh Shannedy Ong, Director PT WIFI, yang menegaskan kesiapan perusahaan memasuki fase baru penggelaran jaringan 5G FWA di Indonesia.

Dalam pemaparannya, Shannedy mengatakan bahwa hasil riset Eloit Consulting menunjukkan potensi pasar fixed broadband Indonesia akan melonjak tajam dalam lima tahun ke depan, didorong oleh layanan internet terjangkau dan pengembangan teknologi 5G FWA.

“Pertumbuhan FWA diproyeksikan mencapai 57% hingga tahun 2030, dengan potensi 40 juta pelanggan rumah tangga,” ujarnya.

WIFI akan memanfaatkan kemenangan tender frekuensi 1,4 GHz di Region 1 meliputi Jawa, Papua, dan Maluku yang mencakup sekitar 61% dari total rumah tangga di Indonesia.

“Ini adalah golden zone. Dengan dukungan lebih dari 50 ribu menara eksisting milik Tower Bersama Group dan Sentra Tama, kami siap melakukan penggelaran secara cepat,” tambah Shannedy.

Ia juga mengatakan bahwa ekosistem 5G FWA yang dikembangkan WIFI merupakan hasil kolaborasi global dengan mitra teknologi seperti Nokia, Huawei, Orexai, Qualcomm, dan WeWin.

“Kita menjadi yang pertama di dunia mengembangkan ekosistem 5G pada frekuensi 1,4 GHz. Semua perangkat radio sudah siap untuk deployment akhir tahun ini,” ujarnya.

Selain memaparkan rencana FWA, WIFI juga melaporkan perkembangan bisnis FTTH (Fiber to the Home) yang telah mencapai 1,5 juta home pass dan 830 ribu home connect, dengan target 2,5 juta home pass hingga akhir 2025. WIFI juga baru meluncurkan layanan WiFi 7 berkecepatan 2 Gbps di Bali dengan harga terjangkau Rp299 ribu.