PURWOREJO (ℝ𝔼𝔻𝔸𝕂𝕊𝕀.ℂ𝕆) – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Purworejo menggelar kegiatan sosial donor darah yang berlangsung khidmat dan humanis di Auditorium Tri Brata Mapolres Purworejo, Rabu (10/06/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB ini dibuka langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra. Menggandeng Tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Purworejo serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purworejo, aksi kemanusiaan ini berhasil mengumpulkan puluhan kantong darah untuk membantu ketersediaan stok darah di wilayah Purworejo.
Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa donor darah ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap aspek kesehatan masyarakat.
“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin memberikan kontribusi yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Setetes darah yang kita donasikan hari ini adalah harapan besar bagi keselamatan sesama,” ujar AKBP Windy Syafutra
Pantauan di lokasi menunjukkan tingginya sinergisitas antar-instansi. Aksi ini tidak hanya diikuti oleh internal Polres Purworejo dan Bhayangkari, namun juga melibatkan jajaran TNI dari Kodim 0708 Purworejo, Yonif Mekanis Raider 412/BES, Satbrimob Kutoarjo, hingga elemen masyarakat umum.
Dari total 144 peserta yang mendaftarkan diri, sebanyak 125 orang dinyatakan memenuhi syarat medis untuk mendonorkan darahnya setelah melalui skrining ketat. Adapun rincian perolehan kantong darah berdasarkan golongan darah adalah: Golongan A sebanyak 30 kantong, Golongan O sebanyak 49 kantong, Golongan B sebanyak 34 kantong, dan Golongan AB sebanyak 12 kantong. Sisa peserta lainnya terpaksa ditunda karena faktor teknis medis seperti kendala hemoglobin (Hb) maupun tekanan darah. (*/Rico)
Redaksi.co, JAKARTA | PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) melaporkan pertumbuhan laba bersih sebesar 72 persen sepanjang tahun buku 2025 dalam Paparan Publik yang digelar di Gedung Gozco, Jakarta, Rabu (10/6).
Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp107,6 miliar, meningkat dibanding tahun 2024 yang sebesar Rp62,4 miliar. Penjualan juga naik menjadi Rp872,99 miliar dari Rp804,65 miliar pada tahun sebelumnya.
Presiden Direktur PT Gozco Plantations Tbk, Kreisna Dewantara Gozali, mengatakan peningkatan kinerja didukung kenaikan harga jual minyak sawit mentah (CPO) dan pengendalian biaya operasional.
“Harga jual CPO rata-rata per ton yang bisa direalisasi Perseroan di tahun 2025 sebesar Rp14,43 juta, atau naik sekitar 10 persen dibanding harga rata-rata satu tahun sebelumnya,” ujar Kreisna.
Selain laba bersih, Perseroan membukukan EBITDA sebesar Rp271 miliar dan laba kotor Rp226 miliar. Pada saat yang sama, total liabilitas turun menjadi Rp960 miliar dari Rp1,09 triliun pada tahun sebelumnya.
Manajemen menilai perbaikan struktur keuangan tersebut memperkuat fundamental perusahaan di tengah dinamika industri sawit nasional.
“Sehatnya struktur pendanaan ini mengindikasikan kelangsungan usaha Perseroan yang baik,” kata Kreisna.
Paparan publik juga menyampaikan bahwa Perseroan tetap mempertahankan target operasional secara konservatif untuk 2026 dengan fokus pada efisiensi dan optimalisasi aset perkebunan.
Redaksi.co Ngawi. Pemerintah Desa Pucangan Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi laksanakan kegiatan kesehatan masyarakat dengan kegiatan posyandu ibu dan balita di Bulan Juni ini yang bertempat di Gedung Aula Desa Pucangan dalam 4 hari kegiatan mulai dari Hari Senin/08-06-2026 sampai Kamis/ 11-06-2026.Dengan peserta ibu dan balitanya sesuai jadwal setiap kegiatan posyandu Bidan Desa dengan dibantu oleh Kader kader dan petugas dari Puskesmas Ngrambe.
Kepala Desa Pucangan,Agung Suprapto menjelaskan bahwa “Pelaksanaan kegiatan posyandu itu telah diserahkan kepada Bidan Desa Pucangan (Nur Isrofiah) dalam sektor ibu hamil, balita beserta pemeriksaan kesehatan lansia.”terang Kades Pucangan
“Program kesehatan masyarakat salah satu prioritas Dana Desa seperti dari tahun -tahun sebelumnya.Kita laksanakan sesuai alokasi yang sudah di Musyawarah kan bersama sesuai anggaran yang ada.”lanjutnya
“Semoga bisa terus berjalan sehingga pencegah terhadap stunting atau gizi buruk tidak terjadi terhadap ibu hamil dan balitanya , Selain memberikan informasi kesehatan terhadap masyarakat Desa Pucangan.”tandasnya
Bidan Desa Pucangan,Nur Isrofiah dalam pengalaman nya tentu bisa dan sudah terbukti menjadi pertolongan pertama di wilayah Desa Pucangan,Beliau juga sebagai monitoring bagi ibu hamil,balita beserta lansia di Desa Pucangan
.
“Kegiatan posyandu Balita ini berjalan mulai bulan Januari sampai bulan Juni ini dengan sasaran bayi umur 24-36 bulan sesuai jadwal untuk setiap pelaksanaannya.Ada 13 peserta Ibu dan balitanya di Desa Pucangan untuk hari ini.Dan dibulan ini mulai hari Senin 07 -06-2026 kemarin sudah dilaksanakan Kegiatan Posyandu Ibu dan Balita sampai hari Kamis 11-06-2026.4 hari kegiatan ini sesuai jadwal untuk Desa Pucangan,yang dalam kegiatan itu memberikan materi asupan makanan bergizi juga pemeriksaan kesehatan ibu dan balitanya.Juga pengecekan Buku KIA agar terus dapat diperhatikan setiap catatan kesehatan dari setiap balitanya”terang Bidan
“Kami lakukan kegiatan ini secara berkala dan kegiatan lainnya yang harus diperhatikan ibu ibu terhadap pertumbuhan balitanya.yang masih menyusui dan makanan sehat bergizi untuk anak anaknya ada 3 petugas dari Puskesmas Ngrambe dan 2 kader yang membantu kegiatan Posyandu ibu dan balita di hari ini.Semoga kami selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan setiap tugas untuk melayani kesehatan masyarakat Desa Pucangan ini.”tandasnya
Ibu ibu balita,mereka semua mengaku sangat terbantu atas kinerja Bidan Desa Pucangan bersama Kader kadernya yang menjadi tumpuan akan kesehatan, pertumbuhan anak sampai pertolongan pertama disaat akan melahirkan juga selalu memberikan pelayanan dan informasi kesehatan bagi masyarakat Desa Pucangan. (Agus Supriyoko)
Redaksi.Co, Palangga – Camat Palangga, Sudarsono, SE , menghadiri dan mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung di wilayah Kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe Selatan, sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan, lingkungan hidup, dan pendidikan.
Kegiatan diawali dengan senam sehat bersama masyarakat yang dilanjutkan dengan tatap muka bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Pemerintah Desa Alakaya, serta masyarakat setempat . Kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Setelah kegiatan tatap muka, Camat Palangga menghadiri pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan oleh Puskesmas Palangga . Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala dan deteksi dini berbagai penyakit.
Dalam kesempatan tersebut, Sudarsono mengapresiasi jajaran tenaga kesehatan yang terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kualitas hidup dan produktivitas masyarakat.
Usai menghadiri kegiatan CKG, Camat Palangga melanjutkan agenda dengan meninjau lokasi persemaian di Desa Alakaya. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan persemaian yang diharapkan dapat mendukung program penghijauan, pelestarian lingkungan, serta penyediaan bibit tanaman bagi masyarakat.
Selanjutnya, Camat Palangga bersama Kapolsek Palangga mendampingi Tim Pembangunan Sekolah Rakyat yang melakukan survei dan peninjauan lokasi pembangunan di Desa Anggondara, Kecamatan Palangga. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan lokasi serta berbagai aspek pendukung lainnya guna mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai salah satu program pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat.
Sudarsono menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan Palangga akan terus mendukung berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik di bidang kesehatan, pendidikan maupun lingkungan hidup.
“Melalui kebersamaan dan sinergi antara pemerintah, Forkopimcam, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kita berharap seluruh program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Palangga,”ujar Sudarsono.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kecamatan Palangga dalam mengawal berbagai program strategis demi mewujudkan masyarakat yang sehat, lingkungan yang lestari, serta akses pendidikan yang semakin baik bagi seluruh warga.
Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM diwakili oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kurdi, melantik ratusan Tuha Peut Gampong di halaman depan kantor bupati setempat pada Rabu 10/6/2026
Dalam sambutannya, Kurdi mengatakan, total ada sebanyak 263 orang Tuha Peut yang berasal dari 50 gampong dan 11 kecamatan yang dilantik pada hari ini di halaman kantor Bupati Aceh Barat.
“Atas nama Pemkab Aceh Barat kami mengucapkan selamat kepada saudara semuanya, dan semoga amanah serta tugas yang dipercayakan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” kata Kurdi.
Dikatakan Kurdi, perlu kita pahami bersama bahwa pelantikan bukan hanya sekedar seremonial administratif saja, melainkan momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan terutama tata kelola pemerintahan gampong.
“Sebagai salah satu lembaga penting dalam struktur pemerintahan gampong di Aceh, Tuha Peut memiliki peran strategis sebagai lembaga permusyawaratan yang menjadi mitra kerja Keuchik dalam penyelenggaraan pemerintahan gampong,” katanya.
Selain itu kata dia, Tuha Peut juga memiliki peran dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, membahas dan menyepakati rancangan Qanun atau peraturan gampong bersama Keuchik serta melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintah gampong.
“Kita ketahui bersama kemajuan Kabupaten Aceh Barat hari ini sangat ditentukan oleh kemajuan gampong, namun saat ini tantangan pembangunan gampong semakin besar ditengah efisiensi anggaran, pengurangan dana transfer dari pusat dan minimnya anggaran APBK dan APBG,” ujar Kurdi.
Ditengah keterbatasan tersebut kata dia, semua dituntut untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian, ketahanan sosial serta memperkuat implementasi syariat islam dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kami ingatkan bahwa hubungan antara Keuchik dan Tuha Peut adalah hubungan kemitraan yang saling melengkapi, pengawasan yang dilakukan Tuha Peut haris didukung dan dimaknai sebagai upaya bersama untuk mewujudkan pemerintahan gampong yang transparan, akuntabel dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
,****
PURWOREJO ( 𝗥𝗲𝗱𝗮𝗸𝘀𝗶.𝗰𝗼 )– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purworejo menggelar acara sarasehan bersama organisasi kemasyarakatan (ormas) lintas sektor di wilayah Kabupaten Purworejo pada Rabu (10/6/2026). Mengangkat tema “Menjaga Purworejo Tetap Guyub Rukun”, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat demi menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.
Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri langsung oleh Bupati Purworejo, Hj. 𝗬𝘂𝗹𝗶 𝗛𝗮𝘀𝘁𝘂𝘁𝗶, 𝗦.𝗛. Turut hadir sebagai narasumber dan undangan VIP, antara lain:
Dalam sambutannya, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran dan komitmen seluruh pengurus ormas yang ada di Purworejo. Menurutnya, ormas memiliki peran yang sangat vital sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
”Organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” ujar 𝗛𝗷. 𝗬𝘂𝗹𝗶 𝗛𝗮𝘀𝘁𝘂𝘁𝗶.
Bupati juga berharap agar seluruh ormas di Kabupaten Purworejo dapat terus aktif bergerak dan menjalankan program kerja yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat, sesuai dengan bidang dan keahliannya masing-masing.
Lebih lanjut, Hj. Yuli Hastuti menekankan bahwa keberagaman yang ada di Purworejo merupakan sebuah kekayaan yang harus dirawat dengan semangat guyub rukun. Kerukunan dan kebersamaan dinilai sebagai modal sosial paling utama dalam menyukseskan pembangunan daerah.
Melalui sarasehan ini, diharapkan tercipta ruang komunikasi yang sehat dan kolaboratif. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan ormas, segala potensi konflik atau tantangan sosial di masyarakat akan lebih mudah dideteksi dan diselesaikan secara damai.
“Sejalan dengan visi Purworejo Berseri, semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong perlu terus kita pelihara sebagai modal sosial untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya saing, sejahtera, religius, dan inovatif,” pungkas Bupati mengakhiri sambutannya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif antara pengurus ormas dengan jajaran Forkopimda dan Kesbangpol, guna menyerap aspirasi serta merumuskan langkah taktis bersama dalam menjaga kedamaian di Kabupaten Purworejo. (Wahid)
Singkawang – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mewujudkan rekrutmen yang bersih dan modern terus diperkuat. Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., memimpin langsung Sidang Penerimaan Calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 Sub Panitia Pusat (Sub Panpus) Kodam XII/Tpr di Rindam XII/Tpr, Selasa (9/6/2026).
Sidang pemilihan tingkat pusat ini diikuti oleh 210 peserta. Tahapan ini menjadi penentu untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan objektif, transparan dan akuntabel demi menjaring calon prajurit masa depan yang berkualitas.
Dalam amanat tertulis Aspers Kasad Mayjen TNI I Wayan Suarjana, S.E., M.M., yang dibacakan oleh Pangdam, ditegaskan bahwa TNI AD tengah masif beradaptasi dengan tantangan era modern melalui pembenahan sistem rekrutmen.
“Digitalisasi dan transparansi kini menjadi fokus utama kami. Mulai dari pengunggahan hasil seleksi secara langsung real-time ke server Panitia Pusat, hingga penerapan sistem Computer Assisted Test (CAT) pada tes psikologi,” ujar Pangdam menyampaikan amanat Aspers Kasad.
Langkah progresif ini diambil untuk menutup celah kecurangan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses penerimaan prajurit.
Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito mengingatkan seluruh tim penguji agar setiap keputusan kelulusan murni didasarkan pada data hasil seleksi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. TNI AD tidak hanya mencari calon yang unggul secara fisik dan akademik tetapi juga yang berkarakter.
“Calon yang terpilih harus memiliki karakter tangguh, loyalitas tinggi serta kesiapan mental untuk mengabdi. Saya minta seluruh panitia menjaga ketelitian administrasi dan patuh pada prosedur,” tegas Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito.
Sebagai informasi, hasil sidang di tingkat Sub Panpus ini belum bersifat final karena masih harus melewati tahapan verifikasi akhir di tingkat Panitia Pusat (Panpus). Oleh karena itu, seluruh pihak yang terlibat dihimbau untuk menjaga kerahasiaan hasil seleksi hingga pengumuman resmi dirilis.
Melalui sistem seleksi yang semakin profesional dan berbasis teknologi ini, Kodam XII/Tpr bersama TNI AD berkomitmen melahirkan prajurit-prajurit terbaik yang siap menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Pendam XII/Tpr)