Beranda blog Halaman 136

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Purworejo Bersama TNI dan PMI Kumpulkan 125 Kantong Darah

0

 

PURWOREJO ( ℝ𝔼𝔻𝔸𝕂𝕊𝕀.ℂ𝕆 ) – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Kepolisian Resor (Polres) Purworejo menggelar kegiatan sosial donor darah yang berlangsung khidmat dan humanis di Auditorium Tri Brata Mapolres Purworejo, Rabu (10/06/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 hingga 12.00 WIB ini dibuka langsung oleh Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra. Menggandeng Tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Purworejo serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Purworejo, aksi kemanusiaan ini berhasil mengumpulkan puluhan kantong darah untuk membantu ketersediaan stok darah di wilayah Purworejo.

Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa donor darah ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap aspek kesehatan masyarakat.

  • “Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin memberikan kontribusi yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Setetes darah yang kita donasikan hari ini adalah harapan besar bagi keselamatan sesama,” ujar AKBP Windy Syafutra

Pantauan di lokasi menunjukkan tingginya sinergisitas antar-instansi. Aksi ini tidak hanya diikuti oleh internal Polres Purworejo dan Bhayangkari, namun juga melibatkan jajaran TNI dari Kodim 0708 Purworejo, Yonif Mekanis Raider 412/BES, Satbrimob Kutoarjo, hingga elemen masyarakat umum.

Dari total 144 peserta yang mendaftarkan diri, sebanyak 125 orang dinyatakan memenuhi syarat medis untuk mendonorkan darahnya setelah melalui skrining ketat. Adapun rincian perolehan kantong darah berdasarkan golongan darah adalah: Golongan A sebanyak 30 kantong, Golongan O sebanyak 49 kantong, Golongan B sebanyak 34 kantong, dan Golongan AB sebanyak 12 kantong. Sisa peserta lainnya terpaksa ditunda karena faktor teknis medis seperti kendala hemoglobin (Hb) maupun tekanan darah. (*/Rico)

Public Expose 2026: Gozco Bukukan Laba Bersih Rp107,6 Miliar, Tumbuh 72 Persen pada 2025

0

Redaksi.co, JAKARTA | PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) melaporkan pertumbuhan laba bersih sebesar 72 persen sepanjang tahun buku 2025 dalam Paparan Publik yang digelar di Gedung Gozco, Jakarta, Rabu (10/6).

Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp107,6 miliar, meningkat dibanding tahun 2024 yang sebesar Rp62,4 miliar. Penjualan juga naik menjadi Rp872,99 miliar dari Rp804,65 miliar pada tahun sebelumnya.

Presiden Direktur PT Gozco Plantations Tbk, Kreisna Dewantara Gozali, mengatakan peningkatan kinerja didukung kenaikan harga jual minyak sawit mentah (CPO) dan pengendalian biaya operasional.

“Harga jual CPO rata-rata per ton yang bisa direalisasi Perseroan di tahun 2025 sebesar Rp14,43 juta, atau naik sekitar 10 persen dibanding harga rata-rata satu tahun sebelumnya,” ujar Kreisna.

Selain laba bersih, Perseroan membukukan EBITDA sebesar Rp271 miliar dan laba kotor Rp226 miliar. Pada saat yang sama, total liabilitas turun menjadi Rp960 miliar dari Rp1,09 triliun pada tahun sebelumnya.

Manajemen menilai perbaikan struktur keuangan tersebut memperkuat fundamental perusahaan di tengah dinamika industri sawit nasional.

“Sehatnya struktur pendanaan ini mengindikasikan kelangsungan usaha Perseroan yang baik,” kata Kreisna.

Paparan publik juga menyampaikan bahwa Perseroan tetap mempertahankan target operasional secara konservatif untuk 2026 dengan fokus pada efisiensi dan optimalisasi aset perkebunan.

Pemerintah Desa Pucangan Laksanakan Kegiatan Kesehatan Masyarakat Dengan Program Posyandu Ibu dan Balita

0

Redaksi.co Ngawi. Pemerintah Desa Pucangan Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi laksanakan kegiatan kesehatan masyarakat dengan kegiatan posyandu ibu dan balita di Bulan Juni ini yang bertempat di Gedung Aula Desa Pucangan dalam 4 hari kegiatan mulai dari Hari Senin/08-06-2026 sampai Kamis/ 11-06-2026.Dengan peserta ibu dan balitanya sesuai jadwal setiap kegiatan posyandu Bidan Desa dengan dibantu oleh Kader kader dan petugas dari Puskesmas Ngrambe.

 

Kepala Desa Pucangan,Agung Suprapto menjelaskan bahwa “Pelaksanaan kegiatan posyandu itu telah diserahkan kepada Bidan Desa Pucangan (Nur Isrofiah) dalam sektor ibu hamil, balita beserta pemeriksaan kesehatan lansia.”terang Kades Pucangan

 

“Program kesehatan masyarakat salah satu prioritas Dana Desa seperti dari tahun -tahun sebelumnya.Kita laksanakan sesuai alokasi yang sudah di Musyawarah kan bersama sesuai anggaran yang ada.”lanjutnya

 

“Semoga bisa terus berjalan sehingga pencegah terhadap stunting atau gizi buruk tidak terjadi terhadap ibu hamil dan balitanya , Selain memberikan informasi kesehatan terhadap masyarakat Desa Pucangan.”tandasnya

 

Bidan Desa Pucangan,Nur Isrofiah dalam pengalaman nya tentu bisa dan sudah terbukti menjadi pertolongan pertama di wilayah Desa Pucangan,Beliau juga sebagai monitoring bagi ibu hamil,balita beserta lansia di Desa Pucangan

.

“Kegiatan posyandu Balita ini berjalan mulai bulan Januari sampai bulan Juni ini dengan sasaran bayi umur 24-36 bulan sesuai jadwal untuk setiap pelaksanaannya.Ada 13 peserta Ibu dan balitanya di Desa Pucangan untuk hari ini.Dan dibulan ini mulai hari Senin 07 -06-2026 kemarin sudah dilaksanakan Kegiatan Posyandu Ibu dan Balita sampai hari Kamis 11-06-2026.4 hari kegiatan ini sesuai jadwal untuk Desa Pucangan,yang dalam kegiatan itu memberikan materi asupan makanan bergizi juga pemeriksaan kesehatan ibu dan balitanya.Juga pengecekan Buku KIA agar terus dapat diperhatikan setiap catatan kesehatan dari setiap balitanya”terang Bidan

 

“Kami lakukan kegiatan ini secara berkala dan kegiatan lainnya yang harus diperhatikan ibu ibu terhadap pertumbuhan balitanya.yang masih menyusui dan makanan sehat bergizi untuk anak anaknya ada 3 petugas dari Puskesmas Ngrambe dan 2 kader yang membantu kegiatan Posyandu ibu dan balita di hari ini.Semoga kami selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan setiap tugas untuk melayani kesehatan masyarakat Desa Pucangan ini.”tandasnya

 

Ibu ibu balita,mereka semua mengaku sangat terbantu atas kinerja Bidan Desa Pucangan bersama Kader kadernya yang menjadi tumpuan akan kesehatan, pertumbuhan anak sampai pertolongan pertama disaat akan melahirkan juga selalu memberikan pelayanan dan informasi kesehatan bagi masyarakat Desa Pucangan. (Agus Supriyoko)

Polres Purwakarta Dukung Penataan KJA untuk Kelestarian Waduk Jatiluhur

0

 

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 ( ℝ𝔼𝔻𝔸𝕂𝕊𝕀.ℂ𝕆 ) – 𝚄𝚙𝚊𝚢𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗 𝙺𝚎𝚛𝚊𝚖𝚋𝚊 𝙹𝚊𝚛𝚒𝚗𝚐 𝙰𝚙𝚞𝚗𝚐 (𝙺𝙹𝙰) 𝚍𝚒 𝚆𝚊𝚍𝚞𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚑𝚊𝚝𝚒𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚙𝚒𝚑𝚊𝚔 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚜𝚝𝚛𝚊𝚝𝚎𝚐𝚒𝚜 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚕𝚎𝚜𝚝𝚊𝚛𝚒𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚒𝚛𝚊𝚗, 𝚔𝚎𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚞𝚖𝚋𝚎𝚛 𝚍𝚊𝚢𝚊 𝚊𝚒𝚛, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚠𝚊𝚍𝚞𝚔 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚝𝚎𝚛𝚝𝚊𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚗𝚝𝚞𝚊𝚗. 

𝚄𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚜𝚒𝚗𝚎𝚛𝚐𝚒 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚒𝚗𝚜𝚝𝚊𝚗𝚜𝚒, 𝙿𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑 𝙳𝚊𝚎𝚛𝚊𝚑 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚐𝚎𝚕𝚊𝚛 𝚁𝚊𝚙𝚊𝚝 𝙺𝚘𝚘𝚛𝚍𝚒𝚗𝚊𝚜𝚒 𝙿𝚎𝚗𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗 𝙺𝚎𝚛𝚊𝚖𝚋𝚊 𝙹𝚊𝚛𝚒𝚗𝚐 𝙰𝚙𝚞𝚗𝚐 (𝙺𝙹𝙰) 𝚍𝚒 𝚆𝚊𝚍𝚞𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛 𝚃𝚊𝚑𝚞𝚗 2026 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚍𝚒 𝙰𝚞𝚕𝚊 𝙹𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊 𝙿𝚎𝚖𝚍𝚊 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚁𝚊𝚋𝚞 (10/6/2026).

𝚁𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚔𝚘𝚘𝚛𝚍𝚒𝚗𝚊𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚜𝚎𝚓𝚞𝚖𝚕𝚊𝚑 𝚙𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚔𝚞 𝚔𝚎𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗, 𝚍𝚒 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊𝚗𝚢𝚊 𝙺𝚎𝚙𝚊𝚕𝚊 𝙱𝚊𝚕𝚊𝚒 𝙱𝚎𝚜𝚊𝚛 𝚆𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑 𝚂𝚞𝚗𝚐𝚊𝚒 (𝙱𝙱𝚆𝚂) 𝙲𝚒𝚝𝚊𝚛𝚞𝚖, 𝙺𝚎𝚙𝚊𝚕𝚊 𝙱𝚊𝚙𝚙𝚎𝚍𝚊 𝙿𝚛𝚘𝚟𝚒𝚗𝚜𝚒 𝙹𝚊𝚠𝚊 𝙱𝚊𝚛𝚊𝚝, 𝙺𝚎𝚙𝚊𝚕𝚊 𝙳𝚒𝚗𝚊𝚜 𝙺𝚎𝚕𝚊𝚞𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝙿𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗 𝙿𝚛𝚘𝚟𝚒𝚗𝚜𝚒 𝙹𝚊𝚠𝚊 𝙱𝚊𝚛𝚊𝚝, 𝙳𝚒𝚛𝚎𝚔𝚝𝚞𝚛 𝚄𝚝𝚊𝚖𝚊 𝙿𝚎𝚛𝚞𝚖 𝙹𝚊𝚜𝚊 𝚃𝚒𝚛𝚝𝚊 𝙸𝙸, 𝙶𝚎𝚗𝚎𝚛𝚊𝚕 𝙼𝚊𝚗𝚊𝚐𝚎𝚛 𝚄𝚗𝚒𝚝 𝙸𝚅 𝙿𝙹𝚃 𝙸𝙸, 𝚓𝚊𝚓𝚊𝚛𝚊𝚗 𝚂𝚊𝚝𝚐𝚊𝚜 𝙲𝚒𝚝𝚊𝚛𝚞𝚖 𝙷𝚊𝚛𝚞𝚖, 𝚞𝚗𝚜𝚞𝚛 𝚃𝙽𝙸-𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒, 𝙿𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚊𝚗𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝 𝚕𝚊𝚒𝚗𝚗𝚢𝚊.

𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗝𝗨𝗚𝗔 : Pastikan Keamanan Penumpang, Kapolres Purwakarta Tinjau Stasiun Kereta Api

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊, 𝚝𝚞𝚛𝚞𝚝 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚆𝚊𝚍𝚞𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚙𝚊𝚍𝚞 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚎𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚊𝚗.

𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚛𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚋𝚊𝚑𝚊𝚜 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚜𝚝𝚛𝚊𝚝𝚎𝚐𝚒𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗 𝙺𝙹𝙰 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚝𝚊𝚑𝚞𝚗 2026. 𝚃𝚒𝚖 𝚐𝚊𝚋𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 37 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚞𝚗𝚜𝚞𝚛, 𝚝𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔 𝚃𝙽𝙸, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒, 𝙿𝙹𝚃 𝙸𝙸, 𝚍𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚊𝚗𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝, 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗 𝙺𝙹𝙰 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊 20 𝚑𝚊𝚛𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚛𝚐𝚎𝚝 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚗𝚢𝚊𝚔 125 𝚙𝚎𝚝𝚊𝚔 𝚙𝚎𝚛 𝚑𝚊𝚛𝚒.

𝚂𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚍𝚎𝚙𝚊𝚗𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚑𝚞𝚖𝚊𝚗𝚒𝚜, 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚞𝚊𝚜𝚒𝚏, 𝚍𝚊𝚗 𝚎𝚍𝚞𝚔𝚊𝚝𝚒𝚏, 𝚜𝚎𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚑𝚊𝚖𝚒 𝚝𝚞𝚓𝚞𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚖𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚏𝚞𝚗𝚐𝚜𝚒 𝚠𝚊𝚍𝚞𝚔 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚜𝚞𝚖𝚋𝚎𝚛 𝚍𝚊𝚢𝚊 𝚊𝚒𝚛 𝚜𝚝𝚛𝚊𝚝𝚎𝚐𝚒𝚜 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕.

𝚂𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚑𝚊𝚜 𝚝𝚎𝚔𝚗𝚒𝚜 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗, 𝚛𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚘𝚛𝚘𝚝𝚒 𝚊𝚜𝚙𝚎𝚔 𝚙𝚎𝚛𝚒𝚣𝚒𝚗𝚊𝚗 𝙺𝙹𝙰 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚑𝚊𝚝𝚒𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊. 𝚂𝚎𝚓𝚞𝚖𝚕𝚊𝚑 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚊𝚗𝚜𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚒𝚗𝚔𝚛𝚘𝚗𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚛𝚎𝚐𝚞𝚕𝚊𝚜𝚒 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑 𝚙𝚞𝚜𝚊𝚝, 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑 𝚍𝚊𝚎𝚛𝚊𝚑, 𝙺𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚎𝚛𝚒𝚊𝚗 𝙺𝚎𝚕𝚊𝚞𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝙿𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗, 𝙱𝙱𝚆𝚂 𝙲𝚒𝚝𝚊𝚛𝚞𝚖, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚜𝚒𝚜𝚝𝚎𝚖 𝚙𝚎𝚛𝚒𝚣𝚒𝚗𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚞𝚜𝚊𝚑𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚜𝚒𝚜 𝙾𝚂𝚂 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚎𝚕𝚘𝚕𝚊𝚊𝚗 𝙺𝙹𝙰 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚗𝚝𝚞𝚊𝚗.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜, 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒, 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚜𝚒𝚊𝚙 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚝𝚊𝚑𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗 𝙺𝙹𝙰 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑 𝚍𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚊𝚗𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝.

  • “𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑-𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗 𝙺𝙹𝙰 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚙𝚊𝚍𝚞 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚍𝚎𝚙𝚊𝚗𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚑𝚞𝚖𝚊𝚗𝚒𝚜 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚞𝚊𝚜𝚒𝚏. 𝙺𝚎𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚞𝚓𝚞𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚜𝚒𝚝𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚞𝚜𝚒𝚏, 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚊𝚑𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚗𝚊𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚕𝚎𝚜𝚝𝚊𝚛𝚒𝚊𝚗 𝚆𝚊𝚍𝚞𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚊𝚜𝚎𝚝 𝚜𝚝𝚛𝚊𝚝𝚎𝚐𝚒𝚜 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔𝚒 𝚏𝚞𝚗𝚐𝚜𝚒 𝚟𝚒𝚝𝚊𝚕 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚔𝚎𝚑𝚒𝚍𝚞𝚙𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒.

𝙸𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚒𝚗𝚎𝚛𝚐𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚜𝚝𝚊𝚗𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚜𝚌𝚊-𝚙𝚎𝚗𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗 𝚐𝚞𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚎𝚐𝚊𝚑 𝚖𝚞𝚗𝚌𝚞𝚕𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚕𝚒 𝙺𝙹𝙰 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚗𝚝𝚞𝚊𝚗.

𝚂𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚒𝚝𝚞, 𝙺𝚊𝚜𝚊𝚝 𝙿𝚘𝚕𝚊𝚒𝚛𝚞𝚍 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙿 𝙹𝚊𝚖𝚊𝚕 𝙽𝚊𝚜𝚒𝚛, 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚐𝚊𝚜𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚘𝚕𝚊𝚋𝚘𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚒𝚑𝚊𝚔 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚊𝚗 𝚎𝚔𝚘𝚜𝚒𝚜𝚝𝚎𝚖 𝚆𝚊𝚍𝚞𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛. 𝙼𝚎𝚗𝚞𝚛𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊, 𝚞𝚙𝚊𝚢𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚏𝚘𝚔𝚞𝚜 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚞𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚓𝚞𝚖𝚕𝚊𝚑 𝙺𝙹𝙰, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚞𝚓𝚞𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚞𝚊𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚒𝚛𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚠𝚊𝚍𝚞𝚔 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋.

  • “𝙺𝚎 𝚍𝚎𝚙𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚙𝚎𝚛𝚕𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚘𝚙𝚝𝚒𝚖𝚊𝚕. 𝙿𝚘𝚕𝚊𝚒𝚛𝚞𝚍 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚜𝚒𝚊𝚙 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑-𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚝𝚛𝚘𝚕𝚒 𝚍𝚒 𝚔𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚒𝚛𝚊𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗,” 𝚞𝚗𝚐𝚔𝚊𝚙 𝙰𝙺𝙿 𝙹𝚊𝚖𝚊𝚕 𝙽𝚊𝚜𝚒𝚛.

𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚛𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚔𝚘𝚘𝚛𝚍𝚒𝚗𝚊𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝, 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚌𝚒𝚙𝚝𝚊 𝚔𝚎𝚜𝚊𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚎𝚙𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚜𝚝𝚛𝚊𝚝𝚎𝚐𝚒𝚜 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚒𝚗𝚜𝚝𝚊𝚗𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚠𝚞𝚓𝚞𝚍𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗 𝙺𝙹𝙰 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚎𝚏𝚎𝚔𝚝𝚒𝚏, 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚎𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚜𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚜𝚙𝚎𝚔 𝚔𝚎𝚕𝚎𝚜𝚝𝚊𝚛𝚒𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚏𝚞𝚗𝚐𝚜𝚒 𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊 𝚆𝚊𝚍𝚞𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚜𝚞𝚖𝚋𝚎𝚛 𝚍𝚊𝚢𝚊 𝚊𝚒𝚛 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕. (*/𝚂𝙺)

𝚂𝚞𝚖𝚋𝚎𝚛 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Camat Palangga Hadiri CKG, Tinjau Persemaian dan Dampingi Tim Pembangunan Sekolah Rakyat

0

Redaksi.Co, Palangga – Camat Palangga, Sudarsono, SE , menghadiri dan mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung di wilayah Kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe Selatan, sebagai bentuk dukungan terhadap program kesehatan, lingkungan hidup, dan pendidikan.

Kegiatan diawali dengan senam sehat bersama masyarakat yang dilanjutkan dengan tatap muka bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Pemerintah Desa Alakaya, serta masyarakat setempat . Kegiatan tersebut menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Setelah kegiatan tatap muka, Camat Palangga menghadiri pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan oleh Puskesmas Palangga . Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala dan deteksi dini berbagai penyakit.

Dalam kesempatan tersebut, Sudarsono mengapresiasi jajaran tenaga kesehatan yang terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kualitas hidup dan produktivitas masyarakat.

Usai menghadiri kegiatan CKG, Camat Palangga melanjutkan agenda dengan meninjau lokasi persemaian di Desa Alakaya. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan persemaian yang diharapkan dapat mendukung program penghijauan, pelestarian lingkungan, serta penyediaan bibit tanaman bagi masyarakat.

Selanjutnya, Camat Palangga bersama Kapolsek Palangga mendampingi Tim Pembangunan Sekolah Rakyat yang melakukan survei dan peninjauan lokasi pembangunan di Desa Anggondara, Kecamatan Palangga. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan lokasi serta berbagai aspek pendukung lainnya guna mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai salah satu program pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat.

Sudarsono menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan Palangga akan terus mendukung berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik di bidang kesehatan, pendidikan maupun lingkungan hidup.

“Melalui kebersamaan dan sinergi antara pemerintah, Forkopimcam, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kita berharap seluruh program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Palangga,”ujar Sudarsono.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kecamatan Palangga dalam mengawal berbagai program strategis demi mewujudkan masyarakat yang sehat, lingkungan yang lestari, serta akses pendidikan yang semakin baik bagi seluruh warga.

Polres Purwakarta Ikuti Penelitian Puslitbang Polri Terkait Kamtibmas dan Swasembada Pangan (

0

 

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 ( ℝ𝔼𝔻𝔸𝕂𝕊𝕀.ℂ𝕆 ) – 𝙳𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑 𝚝𝚊𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚍𝚒𝚗𝚊𝚖𝚒𝚜 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚞𝚗𝚝𝚞𝚝𝚊𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚜𝚝𝚛𝚊𝚝𝚎𝚐𝚒𝚜 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚎𝚟𝚊𝚕𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚙𝚊𝚜𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚘𝚛𝚐𝚊𝚗𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚒𝚕𝚖𝚒𝚊𝚑 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚜𝚒𝚜 𝚛𝚒𝚜𝚎𝚝. 

𝚂𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚝𝚞 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚠𝚞𝚓𝚞𝚍𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚕𝚒𝚝𝚒𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚐𝚎𝚕𝚊𝚛 𝙿𝚞𝚜𝚊𝚝 𝙿𝚎𝚗𝚎𝚕𝚒𝚝𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝙿𝚎𝚗𝚐𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 (𝙿𝚞𝚜𝚕𝚒𝚝𝚋𝚊𝚗𝚐) 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒, 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚋𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚓𝚞𝚖𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚝𝚞𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑𝚊𝚗, 𝚝𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

𝙱𝚎𝚛𝚝𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚍𝚒 𝙰𝚞𝚕𝚊 𝚃𝚊𝚝𝚑𝚢𝚊 𝙳𝚑𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙺𝚊𝚛𝚊𝚠𝚊𝚗𝚐, 𝚁𝚊𝚋𝚞 (10/6/2026), 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚕𝚒𝚝𝚒𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚊𝚓𝚞𝚔 “𝙾𝚙𝚝𝚒𝚖𝚊𝚕𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝙰𝚕𝚊𝚝 𝙼𝚊𝚝𝚎𝚛𝚒𝚊𝚕 𝙺𝚑𝚞𝚜𝚞𝚜 (𝙰𝚕𝚖𝚊𝚝𝚜𝚞𝚜) 𝙳𝚊𝚕𝚖𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝙶𝚞𝚗𝚊 𝙿𝚎𝚗𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚄𝚗𝚓𝚞𝚔 𝚁𝚊𝚜𝚊 𝙱𝚎𝚛𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝙺𝚘𝚗𝚏𝚕𝚒𝚔 𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚁𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊 𝙼𝚎𝚠𝚞𝚓𝚞𝚍𝚔𝚊𝚗 𝙷𝚊𝚛𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝙿𝚎𝚛𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝙼𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝙿𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝙺𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝙿𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙶𝚞𝚗𝚊 𝙼𝚎𝚠𝚞𝚓𝚞𝚍𝚔𝚊𝚗 𝚂𝚠𝚊𝚜𝚎𝚖𝚋𝚊𝚍𝚊 𝙿𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗.

𝔹𝔸ℂ𝔸 𝕁𝕌𝔾𝔸Bekali Calon Keluarga Bhayangkara, Polres Purwakarta Gelar Sidang Pra-Nikah BP4R

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚕𝚒𝚝𝚒𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚏𝚘𝚛𝚞𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚒𝚖𝚙𝚞𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔𝚊𝚗, 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚕𝚊𝚖𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚎𝚟𝚊𝚕𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚜𝚊𝚝𝚞𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝 𝚎𝚏𝚎𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚛𝚊𝚗𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚊𝚜𝚊𝚛𝚊𝚗𝚊 𝙳𝚊𝚕𝚖𝚊𝚜 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙𝚒 𝚍𝚒𝚗𝚊𝚖𝚒𝚔𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚍𝚒 𝚖𝚞𝚔𝚊 𝚞𝚖𝚞𝚖 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚖𝚋𝚞𝚕𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚏𝚕𝚒𝚔.

𝚂𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚒𝚝𝚞, 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚕𝚒𝚝𝚒𝚊𝚗 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚔𝚊𝚓𝚒 𝚔𝚘𝚗𝚝𝚛𝚒𝚋𝚞𝚜𝚒 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚍𝚊𝚢𝚊𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚝𝚘𝚛 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚒𝚊𝚗.

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚙𝚒𝚖𝚙𝚒𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝙺𝚎𝚝𝚞𝚊 𝚃𝚒𝚖 𝙿𝚞𝚜𝚕𝚒𝚝𝚋𝚊𝚗𝚐 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝙺𝚘𝚖𝚋𝚎𝚜 𝙿𝚘𝚕. 𝙶𝚞𝚗𝚘 𝙿𝚒𝚝𝚘𝚢𝚘 𝚍𝚒𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚒 𝚝𝚒𝚖 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚕𝚒𝚝𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚗𝚊𝚛𝚊𝚜𝚞𝚖𝚋𝚎𝚛 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝙱𝚊𝚍𝚊𝚗 𝚁𝚒𝚜𝚎𝚝 𝚍𝚊𝚗 𝙸𝚗𝚘𝚟𝚊𝚜𝚒 𝙽𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕 (𝙱𝚁𝙸𝙽). 𝙷𝚊𝚍𝚒𝚛 𝚙𝚞𝚕𝚊 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝚓𝚊𝚓𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝚢𝚊𝚔𝚗𝚒 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙺𝚊𝚛𝚊𝚠𝚊𝚗𝚐, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝚂𝚞𝚋𝚊𝚗𝚐, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚍𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙸𝚗𝚍𝚛𝚊𝚖𝚊𝚢𝚞 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝙺𝚊𝚋𝚊𝚐 𝚂𝙳𝙼, 𝚘𝚙𝚎𝚛𝚊𝚝𝚘𝚛, 𝙺𝚊𝚜𝚊𝚝 𝙱𝚒𝚗𝚖𝚊𝚜, 𝙺𝚊𝚜𝚊𝚝 𝚁𝚎𝚜𝚔𝚛𝚒𝚖, 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜, 𝚔𝚎𝚕𝚘𝚖𝚙𝚘𝚔 𝚝𝚊𝚗𝚒, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚞𝚕𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚒𝚊𝚗.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜, 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒, 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚕𝚒𝚝𝚒𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚜𝚝𝚛𝚊𝚝𝚎𝚐𝚒𝚜 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚔𝚞𝚊𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚏𝚎𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕, 𝚖𝚘𝚍𝚎𝚛𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚜𝚒𝚜 𝚔𝚎𝚋𝚞𝚝𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗.

  • “𝙿𝚎𝚗𝚎𝚕𝚒𝚝𝚒𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝙿𝚞𝚜𝚕𝚒𝚝𝚋𝚊𝚗𝚐 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚛𝚊𝚗𝚊 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚒𝚖𝚙𝚞𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚜𝚊𝚝𝚞𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝 𝚘𝚙𝚝𝚒𝚖𝚊𝚕𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚊𝚊𝚗 𝙰𝚕𝚖𝚊𝚝𝚜𝚞𝚜 𝙳𝚊𝚕𝚖𝚊𝚜 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚜𝚒𝚝𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝, 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚟𝚊𝚕𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚔𝚘𝚗𝚝𝚛𝚒𝚋𝚞𝚜𝚒 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝚃𝚒𝚗𝚒. 

𝕊𝕀𝕄𝕀𝕃𝕃𝔸ℝ ℙ𝕆𝕊𝕋 : Polres Purwakarta Hadiri Technical Meeting Peresmian Islamic Boarding School Internasional di Darangdan

𝙼𝚎𝚗𝚞𝚛𝚞𝚝𝚗𝚢𝚊, 𝚔𝚎𝚋𝚎𝚛𝚊𝚍𝚊𝚊𝚗 𝙰𝚕𝚖𝚊𝚝𝚜𝚞𝚜 𝙳𝚊𝚕𝚖𝚊𝚜 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚍𝚊𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒 𝚔𝚎𝚋𝚞𝚝𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚘𝚙𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕 𝚜𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚜𝚒 𝚞𝚗𝚓𝚞𝚔 𝚛𝚊𝚜𝚊 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚑𝚞𝚖𝚊𝚗𝚒𝚜, 𝚙𝚛𝚘𝚏𝚎𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕, 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒 𝚜𝚝𝚊𝚗𝚍𝚊𝚛 𝚘𝚙𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚍𝚞𝚛, 𝚜𝚎𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚑𝚊𝚔 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚖𝚒𝚗 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚐𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞 𝚜𝚝𝚊𝚋𝚒𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗.

𝙳𝚒 𝚜𝚒𝚜𝚒 𝚕𝚊𝚒𝚗, 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚒𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚋𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝. 𝙷𝚊𝚕 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚜𝚎𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚖𝚒𝚝𝚛𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗𝚊𝚗 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕.

  • “𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚕𝚒𝚝𝚒𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕𝚔𝚊𝚗 𝚛𝚎𝚔𝚘𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚖𝚋𝚒𝚕𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚋𝚒𝚓𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚙𝚞𝚜𝚊𝚝, 𝚜𝚎𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚘𝚙𝚝𝚒𝚖𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚕𝚒𝚑𝚊𝚛𝚊𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑, 𝚝𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚠𝚞𝚓𝚞𝚍𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚠𝚊𝚜𝚎𝚖𝚋𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚝𝚞 𝚙𝚛𝚒𝚘𝚛𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕,” 𝚝𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒.

𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚕𝚒𝚝𝚒𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚗𝚓𝚞𝚔𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗𝚗𝚢𝚊 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚘𝚛𝚐𝚊𝚗𝚒𝚜𝚊𝚜𝚒 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚊𝚍𝚊𝚙𝚝𝚒𝚏 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚝𝚊𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚣𝚊𝚖𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚜𝚒𝚗𝚎𝚛𝚐𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗, 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕. (*/𝚂𝙺)

𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Bupati Aceh Barat di Wakili Plt Sekda Lantik Ratusan Anggota Tuha Peut, Dr.Kurdi, Selamat Semoga Amanah

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM diwakili oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kurdi, melantik ratusan Tuha Peut Gampong di halaman depan kantor bupati setempat pada Rabu 10/6/2026

Dalam sambutannya, Kurdi mengatakan, total ada sebanyak 263 orang Tuha Peut yang berasal dari 50 gampong dan 11 kecamatan yang dilantik pada hari ini di halaman kantor Bupati Aceh Barat.

“Atas nama Pemkab Aceh Barat kami mengucapkan selamat kepada saudara semuanya, dan semoga amanah serta tugas yang dipercayakan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” kata Kurdi.

Dikatakan Kurdi, perlu kita pahami bersama bahwa pelantikan bukan hanya sekedar seremonial administratif saja, melainkan momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan terutama tata kelola pemerintahan gampong.

“Sebagai salah satu lembaga penting dalam struktur pemerintahan gampong di Aceh, Tuha Peut memiliki peran strategis sebagai lembaga permusyawaratan yang menjadi mitra kerja Keuchik dalam penyelenggaraan pemerintahan gampong,” katanya.

Selain itu kata dia, Tuha Peut juga memiliki peran dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, membahas dan menyepakati rancangan Qanun atau peraturan gampong bersama Keuchik serta melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintah gampong.

“Kita ketahui bersama kemajuan Kabupaten Aceh Barat hari ini sangat ditentukan oleh kemajuan gampong, namun saat ini tantangan pembangunan gampong semakin besar ditengah efisiensi anggaran, pengurangan dana transfer dari pusat dan minimnya anggaran APBK dan APBG,” ujar Kurdi.

Ditengah keterbatasan tersebut kata dia, semua dituntut untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian, ketahanan sosial serta memperkuat implementasi syariat islam dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kami ingatkan bahwa hubungan antara Keuchik dan Tuha Peut adalah hubungan kemitraan yang saling melengkapi, pengawasan yang dilakukan Tuha Peut haris didukung dan dimaknai sebagai upaya bersama untuk mewujudkan pemerintahan gampong yang transparan, akuntabel dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
,****

Pastikan Keamanan Penumpang, Kapolres Purwakarta Tinjau Stasiun Kereta Api

0

 

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 ( ℝ𝔼𝔻𝔸𝕂𝕊𝕀.ℂ𝕆 )– 𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚞𝚙𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚒𝚝𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚞𝚜𝚒𝚏 𝚍𝚒 𝚔𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚘𝚛𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚙𝚞𝚋𝚕𝚒𝚔, 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊, 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚒𝚗𝚓𝚊𝚞𝚊𝚗 𝚔𝚎 𝚂𝚝𝚊𝚜𝚒𝚞𝚗 𝙺𝚎𝚛𝚎𝚝𝚊 𝙰𝚙𝚒 𝙽𝚊𝚐𝚛𝚒 𝚃𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑, 𝙺𝚎𝚌𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙿𝚛𝚘𝚟𝚒𝚗𝚜𝚒 𝙹𝚊𝚠𝚊 𝙱𝚊𝚛𝚊𝚝.

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 09.00 𝚆𝙸𝙱 (8/6/2026) 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚝𝚞𝚛𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚒 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝙰𝚒𝚙𝚍𝚊 𝙰𝚐𝚞𝚜 𝚈𝚊𝚑𝚢𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚙𝚎𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚜𝚝𝚊𝚜𝚒𝚞𝚗 𝚔𝚎𝚛𝚎𝚝𝚊 𝚊𝚙𝚒 𝚜𝚎𝚝𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝.

𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗝𝗨𝗚𝗔 : Bekali Calon Keluarga Bhayangkara, Polres Purwakarta Gelar Sidang Pra-Nikah BP4R

𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚞𝚗𝚓𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊, 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚎𝚌𝚎𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚜𝚒𝚝𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚝𝚊𝚜𝚒𝚞𝚗 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚗𝚝𝚊𝚞 𝚊𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚙𝚎𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝙿𝚃 𝙺𝙰𝙸.

𝚂𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚒𝚜𝚒 𝚜𝚝𝚊𝚜𝚒𝚞𝚗 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚊𝚍𝚊𝚊𝚗 𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋, 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚛𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚎𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚜𝚎𝚗𝚊𝚗𝚝𝚒𝚊𝚜𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚠𝚊𝚜𝚙𝚊𝚍𝚊𝚊𝚗, 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚓𝚊𝚖-𝚓𝚊𝚖 𝚛𝚊𝚠𝚊𝚗.

𝗦𝗜𝗠𝗜𝗟𝗟𝗔𝗥 𝗣𝗢𝗦𝗧 : Kapolres Purwakarta Pantau Langsung Kawasan Industri PT HIM: Pastikan Keamanan Investasi dan Ribuan Pekerja

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚔𝚊𝚗𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚒𝚗𝚎𝚛𝚐𝚒 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚜𝚝𝚊𝚜𝚒𝚞𝚗 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗𝚝𝚒𝚜𝚒𝚙𝚊𝚜𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚐𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜, 𝚔𝚑𝚞𝚜𝚞𝚜𝚗𝚢𝚊 𝚝𝚒𝚗𝚍𝚊𝚔 𝚙𝚒𝚍𝚊𝚗𝚊 𝙲3 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚙𝚞𝚝𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚌𝚞𝚛𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚔𝚎𝚛𝚊𝚜𝚊𝚗 (𝚌𝚞𝚛𝚊𝚜), 𝚙𝚎𝚗𝚌𝚞𝚛𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚊𝚝𝚊𝚗 (𝚌𝚞𝚛𝚊𝚝), 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚌𝚞𝚛𝚒𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚗𝚍𝚊𝚛𝚊𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚖𝚘𝚝𝚘𝚛 (𝚌𝚞𝚛𝚊𝚗𝚖𝚘𝚛).

𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚜𝚊 𝚝𝚛𝚊𝚗𝚜𝚙𝚘𝚛𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚛𝚎𝚝𝚊 𝚊𝚙𝚒 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚛𝚊𝚜𝚊 𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚗𝚢𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗𝚊𝚗.

𝚂𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚒𝚝𝚞, 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚘𝚗𝚒𝚝𝚘𝚛𝚒𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚘𝚋𝚓𝚎𝚔 𝚟𝚒𝚝𝚊𝚕 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚏𝚊𝚜𝚒𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚙𝚞𝚋𝚕𝚒𝚔 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚊𝚕𝚊 𝚐𝚞𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚛𝚊𝚜𝚊 𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

“𝙺𝚊𝚖𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚘𝚛𝚍𝚒𝚗𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚜𝚝𝚊𝚔𝚎𝚑𝚘𝚕𝚍𝚎𝚛 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝, 𝚝𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔 𝚙𝚎𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚜𝚝𝚊𝚜𝚒𝚞𝚗 𝚔𝚎𝚛𝚎𝚝𝚊 𝚊𝚙𝚒, 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚐𝚊. 𝙺𝚎𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚔𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚕𝚒𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗, 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚢𝚘𝚖𝚊𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚊𝚒𝚔, 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚎𝚐𝚊𝚑 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚍𝚒𝚗𝚢𝚊 𝚐𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜, 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚝𝚊𝚖𝚊 𝚍𝚒 𝚕𝚘𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚙𝚞𝚜𝚊𝚝 𝚊𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝,” 𝚙𝚞𝚗𝚐𝚔𝚊𝚜 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚝𝚞𝚙 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊.

𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚒𝚝𝚞, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚓𝚊𝚔 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚝𝚞𝚛𝚞𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚙𝚎𝚛𝚊𝚗 𝚊𝚔𝚝𝚒𝚏 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚐𝚎𝚛𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚙𝚘𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚎𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚊𝚙𝚊𝚋𝚒𝚕𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚖𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚕-𝚑𝚊𝚕 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚞𝚛𝚒𝚐𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚖𝚋𝚞𝚕𝚔𝚊𝚗 𝚐𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜. (*/𝚂𝙺)

𝚂𝚞𝚖𝚋𝚎𝚛 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Jaga Kondusivitas Daerah, Kesbangpol Purworejo Gandeng Ormas Wujudkan Semangat “Guyub Rukun”

0

PURWOREJO ( 𝗥𝗲𝗱𝗮𝗸𝘀𝗶.𝗰𝗼 )– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purworejo menggelar acara sarasehan bersama organisasi kemasyarakatan (ormas) lintas sektor di wilayah Kabupaten Purworejo pada Rabu (10/6/2026). Mengangkat tema “Menjaga Purworejo Tetap Guyub Rukun”, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat demi menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.

​Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri langsung oleh Bupati Purworejo, Hj. 𝗬𝘂𝗹𝗶 𝗛𝗮𝘀𝘁𝘂𝘁𝗶, 𝗦.𝗛. Turut hadir sebagai narasumber dan undangan VIP, antara lain:

  • Budi Sunaryo, S.Sos. (Komisi 1 DPRD Purworejo)
  • Toto (Kasi Intel Kejaksaan Negeri Purworejo)
  • AKP Setyo Raharjo (Kasat Intelkam Polres Purworejo)
  • Puguh Trihatmoko (Kepala Kesbangpol Purworejo)
  • Agus Lepot (Kabid Kesbangpol Purworejo)

𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗝𝗨𝗚𝗔 : Sempat Hanyut, Jembatan di Kebongunung Purworejo Kini Berdiri Megah Berkat Polres dan Warga

Dalam sambutannya, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran dan komitmen seluruh pengurus ormas yang ada di Purworejo. Menurutnya, ormas memiliki peran yang sangat vital sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

​”Organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” ujar 𝗛𝗷. 𝗬𝘂𝗹𝗶 𝗛𝗮𝘀𝘁𝘂𝘁𝗶.

​Bupati juga berharap agar seluruh ormas di Kabupaten Purworejo dapat terus aktif bergerak dan menjalankan program kerja yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat, sesuai dengan bidang dan keahliannya masing-masing.

​Lebih lanjut, Hj. Yuli Hastuti menekankan bahwa keberagaman yang ada di Purworejo merupakan sebuah kekayaan yang harus dirawat dengan semangat guyub rukun. Kerukunan dan kebersamaan dinilai sebagai modal sosial paling utama dalam menyukseskan pembangunan daerah.

​Melalui sarasehan ini, diharapkan tercipta ruang komunikasi yang sehat dan kolaboratif. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan ormas, segala potensi konflik atau tantangan sosial di masyarakat akan lebih mudah dideteksi dan diselesaikan secara damai.

  • “Sejalan dengan visi Purworejo Berseri, semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong perlu terus kita pelihara sebagai modal sosial untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya saing, sejahtera, religius, dan inovatif,” pungkas Bupati mengakhiri sambutannya.

​Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif antara pengurus ormas dengan jajaran Forkopimda dan Kesbangpol, guna menyerap aspirasi serta merumuskan langkah taktis bersama dalam menjaga kedamaian di Kabupaten Purworejo. (Wahid)

Pangdam XII/Tpr Pimpin Seleksi Caba PK TNI AD Gel II Anggaran 2026

0

 

Singkawang – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mewujudkan rekrutmen yang bersih dan modern terus diperkuat. Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., memimpin langsung Sidang Penerimaan Calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 Sub Panitia Pusat (Sub Panpus) Kodam XII/Tpr di Rindam XII/Tpr, Selasa (9/6/2026).

Sidang pemilihan tingkat pusat ini diikuti oleh 210 peserta. Tahapan ini menjadi penentu untuk memastikan seluruh proses seleksi berjalan objektif, transparan dan akuntabel demi menjaring calon prajurit masa depan yang berkualitas.

Dalam amanat tertulis Aspers Kasad Mayjen TNI I Wayan Suarjana, S.E., M.M., yang dibacakan oleh Pangdam, ditegaskan bahwa TNI AD tengah masif beradaptasi dengan tantangan era modern melalui pembenahan sistem rekrutmen.

“Digitalisasi dan transparansi kini menjadi fokus utama kami. Mulai dari pengunggahan hasil seleksi secara langsung real-time ke server Panitia Pusat, hingga penerapan sistem Computer Assisted Test (CAT) pada tes psikologi,” ujar Pangdam menyampaikan amanat Aspers Kasad.

Langkah progresif ini diambil untuk menutup celah kecurangan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses penerimaan prajurit.

Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito mengingatkan seluruh tim penguji agar setiap keputusan kelulusan murni didasarkan pada data hasil seleksi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. TNI AD tidak hanya mencari calon yang unggul secara fisik dan akademik tetapi juga yang berkarakter.

“Calon yang terpilih harus memiliki karakter tangguh, loyalitas tinggi serta kesiapan mental untuk mengabdi. Saya minta seluruh panitia menjaga ketelitian administrasi dan patuh pada prosedur,” tegas Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito.

Sebagai informasi, hasil sidang di tingkat Sub Panpus ini belum bersifat final karena masih harus melewati tahapan verifikasi akhir di tingkat Panitia Pusat (Panpus). Oleh karena itu, seluruh pihak yang terlibat dihimbau untuk menjaga kerahasiaan hasil seleksi hingga pengumuman resmi dirilis.

Melalui sistem seleksi yang semakin profesional dan berbasis teknologi ini, Kodam XII/Tpr bersama TNI AD berkomitmen melahirkan prajurit-prajurit terbaik yang siap menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Pendam XII/Tpr)