Redaksi.co, JAKARTA | PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) melaporkan pertumbuhan laba bersih sebesar 72 persen sepanjang tahun buku 2025 dalam Paparan Publik yang digelar di Gedung Gozco, Jakarta, Rabu (10/6).

Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp107,6 miliar, meningkat dibanding tahun 2024 yang sebesar Rp62,4 miliar. Penjualan juga naik menjadi Rp872,99 miliar dari Rp804,65 miliar pada tahun sebelumnya.

Presiden Direktur PT Gozco Plantations Tbk, Kreisna Dewantara Gozali, mengatakan peningkatan kinerja didukung kenaikan harga jual minyak sawit mentah (CPO) dan pengendalian biaya operasional.

“Harga jual CPO rata-rata per ton yang bisa direalisasi Perseroan di tahun 2025 sebesar Rp14,43 juta, atau naik sekitar 10 persen dibanding harga rata-rata satu tahun sebelumnya,” ujar Kreisna.

Selain laba bersih, Perseroan membukukan EBITDA sebesar Rp271 miliar dan laba kotor Rp226 miliar. Pada saat yang sama, total liabilitas turun menjadi Rp960 miliar dari Rp1,09 triliun pada tahun sebelumnya.

Manajemen menilai perbaikan struktur keuangan tersebut memperkuat fundamental perusahaan di tengah dinamika industri sawit nasional.

“Sehatnya struktur pendanaan ini mengindikasikan kelangsungan usaha Perseroan yang baik,” kata Kreisna.

Paparan publik juga menyampaikan bahwa Perseroan tetap mempertahankan target operasional secara konservatif untuk 2026 dengan fokus pada efisiensi dan optimalisasi aset perkebunan.