Rabu, April 1, 2026
Beranda blog Halaman 126

Azwir Kerahkan Alat Berat Bantu Bersihkan Pemukiman Warga Terdampak Banjir di Aceh Barat

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pasca banjir yang terjadi di Aceh Barat beberapa pekan lalu yang ikut merusak berbagai fasilitas membuat pemerintah kabupaten bersama pihak pihak terkait lainnya bahu membahu secara cepat membantu masyarakat yang terdampak dalam musibah tersebut.

Anggota sekaligus wakil ketua DPRK dari Fraksi Partai Aceh ( PA) Azwir.SP turut bersinergi bersama untuk ikut membantu meringankan masyarakat korban banjir di daerah Gampong Lawet dan Canggai, politisi partai Aceh ini ikut membantu mengirim alat berat Eksavator guna memudahkan warga dalam membersihkan timbunan lumpur tebal yang menutupi jalan,lahan pertanian dan pemukiman warga di wilayah itu.

Hal ini di sampaikan oleh Azwir.SP ketika dikonfirmasi media ini Sabtu 20/12/2025.

Menurutnya sudah dua hari ini ia mengirimkan Alat berat Eksavator guna membantu membersihkan lumpur yang menutupi badan jalan, pemukiman warga dan parit pertanian juga di bersihkan.

“Sudah dua hari alat berat saya kirimkan ke Gampong Lawet untuk membantu warga membersihkan sisa lumpur di pemukimannya,juga untuk mempermudah membersihkan parit pertanian dan jalan yang tertimbun akibat banjir semua kita bersihkan ” ujar Azwir.

Lebih lanjut dikatakannya pembersihan dengan alat berat ini diharapkan selesai dalam dua hari kedepan dan akan di lanjutkan ke lokasi lainnya.

“Insya Allah harapan kita dua hari kedepan ini pembersihan di pemukiman warga Lawet bisa selesai ” Ujarnya

Ia juga menambahkan upaya pembersihan ini dapat meringankan beban warga untuk cepat pulih kondisinya dan kembali beraktivitas.

” Kita berharap selesai dengan cepat di Gampong Lawet,dan setelah itu kami akan lanjutkan membantu warga di Gampong Canggai dengan kegiatan yang sama membantu membersihkan sisa sisa lumpur di pemukiman warga “Pungkasnya.

Pasca banjir besar yang merusak berbagai fasilitas dan pemukiman warga di berbagai tempat di Aceh Barat, pemerintah kabupaten bekerja sama dengan pihak terkait lainnya bersama bersinergi dalam memberikan bantuan pasca banjir dan pemulihan dari dampak musibah banjir yang di rasakan guna meringankan beban hidup masyarakat agar kembali bangkit seperti sedia kala ****

Tiket Terintegrasi Papuma – Watu Ulo Jadi Gerbang Ekonomi Baru Jember

0

JEMBER – redaksi.co Setelah bertahun-tahun hanya menjadi wacana, penyatuan tiket masuk Pantai Papuma dan Watu Ulo akhirnya terwujud di era kepemimpinan Bupati Jember Muhammad Fawait. Kebijakan ini menandai komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Jember dalam membangun sektor pariwisata yang ramah wisatawan sekaligus berdampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Kebijakan tiket terintegrasi tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait pada Jumat (19/12/2025). Langkah ini tidak sekadar memudahkan akses wisata, tetapi juga diproyeksikan menjadi gerbang ekonomi baru Kabupaten Jember, khususnya di kawasan pesisir selatan.

Dengan satu tiket, wisatawan kini dapat menikmati dua destinasi unggulan sekaligus, yakni Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo, yang selama ini dikelola secara terpisah. Kemudahan ini diyakini akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, memperpanjang lama tinggal, serta mempercepat perputaran ekonomi lokal.

Dampak berantai (multiplier effect) dari kebijakan tersebut diharapkan dapat dirasakan langsung oleh berbagai sektor, mulai dari pelaku UMKM, pedagang, nelayan, jasa transportasi, hingga industri perhotelan dan kuliner.

Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa integrasi tiket merupakan langkah strategis dalam menjadikan pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi daerah.

“Papuma–Watu Ulo kami dorong menjadi gerbang ekonomi baru Jember. Ketika pariwisata tumbuh, sektor-sektor lain akan ikut bergerak dan masyarakat akan merasakan manfaatnya,” ujar Gus Fawait.

Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jember, Perhutani, dan PT Perhutani Alam Resource (Palawi) juga dipandang sebagai model kolaborasi yang efektif dalam pengelolaan destinasi wisata berbasis alam secara profesional dan berkelanjutan.

Ketua PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Jember, Tegoeh Soeprajitno, menyambut positif kebijakan tersebut. Menurutnya, harga tiket yang lebih terjangkau akan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan sekaligus berdampak pada tingkat hunian penginapan.

“Jika wisatawan datang lebih banyak dan tinggal lebih lama, maka dampak ekonominya akan sangat signifikan bagi Jember,” katanya.

Dengan keunggulan panorama alam berupa pasir putih, gugusan pulau karang, serta keunikan menikmati matahari terbit (sunrise) dan matahari terbenam (sunset) dalam satu kawasan, Pantai Papuma dan Watu Ulo diyakini mampu menjadi ikon wisata yang mengangkat citra Jember di tingkat regional hingga nasional.

Pemberlakuan tiket terintegrasi yang direncanakan mulai 1 Januari 2026, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kabupaten Jember ke-97, diharapkan menjadi penanda dimulainya babak baru pembangunan ekonomi berbasis pariwisata di Kabupaten Jember.

Reporter: Sofyan

Warga Bakar Kantor Polsek Muara Batang Gadis, Diduga Dipicu Pelepasan Terduga Bandar Sabu

0

Mandailing Natal  – Amarah warga Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, memuncak hingga berujung aksi pembakaran Kantor Polsek Muara Batang Gadis, Sabtu (20/12/2025). Aksi anarkis tersebut diduga dipicu kekecewaan masyarakat atas pelepasan seorang pria yang disebut-sebut sebagai terduga bandar narkoba jenis sabu.


Massa yang berasal dari Desa Singkuang I dan Desa Singkuang II melakukan aksi protes besar-besaran setelah beredar informasi bahwa terduga pelaku narkoba yang sebelumnya diamankan warga justru dilepaskan oleh pihak kepolisian setelah diserahkan ke Mapolsek Muara Batang Gadis.


Menurut keterangan sejumlah warga, penangkapan terhadap pria tersebut dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, termasuk melibatkan para emak-emak, lantaran warga sudah lama resah dengan maraknya peredaran narkoba di wilayah mereka. Terduga pelaku kemudian diserahkan ke pihak kepolisian dengan harapan diproses sesuai hukum.


Namun, harapan tersebut berubah menjadi kemarahan setelah warga mengetahui bahwa terduga bandar sabu itu tidak ditahan. Kabar pelepasan itu dengan cepat menyebar dan memicu reaksi spontan massa yang kemudian mendatangi Mapolsek Muara Batang Gadis.
Situasi semakin tak terkendali ketika massa melakukan pembakaran terhadap kantor Polsek. Aksi tersebut menyebabkan ketegangan dan kepanikan di sekitar lokasi kejadian. Aparat keamanan akhirnya dikerahkan untuk mengamankan situasi dan mencegah meluasnya kericuhan.


Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait alasan pelepasan terduga pelaku narkoba maupun langkah hukum atas aksi pembakaran kantor Polsek tersebut. Aparat masih melakukan pengamanan dan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan kondisi tetap kondusif.

Sekda Kab.Sukabumi Hadiri Rakor Persiapan Pembangunan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi

0

Redaksi.Co || Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, SH.,MM. menghadiri rapat koordinasi persiapan pembangunan jalan tol Ciawi-Sukabumi. Bertempat di Kantor Waskita Bocimi 3B, Cibatu, Kecamatan Cisaat, Jumat (19/12/2025).

Rakor ini dilakukan untuk membahas rencana konstruksi pada bidang tanah dan gedung milik Universitas Nusa Putra yang masuk dalam area Program Strategis Nasional (PSN). Selain pihak kampus, rapat juga dihadiri perwakilan Kementerian PU, PT Waskita, PT Trans Jabar Tol, serta dinas terkait.

Perwakilan Kementerian PU, Yudhi Ardiansyah, menjelaskan bahwa secara keseluruhan pengadaan lahan jalan tol Ciawi-Sukabumi sudah mencapai 95 persen. Namun, saat ini masih berproses tambahan lahan seluas 17 hektare atau sekitar 1.123 bidang di Pemerintah Provinsi Jawa Barat, termasuk di antaranya area Universitas Nusa Putra. Menurutnya, terdapat tiga bidang tanah berupa halaman dan sebagian gedung kampus yang sangat dibutuhkan segera untuk percepatan konstruksi.

Pada kesempatan itu Sekda mengatakan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh penyelesaian jalan tol ini karena sudah menjadi kebutuhan masyarakat Sukabumi, Sebagaimana direncanakan tuntas pada April mendatang agar bisa segera fungsional.

Sekda berharap segala kendala di lapangan dapat segera dikomunikasikan agar proses konstruksi tidak lagi terhambat, mengingat pemenuhan hak atas lahan sudah diselesaikan sejak 2023.

“Kita ingin proyek ini cepat selesai karena masyarakat sudah sangat mendukung. Saya harap semua kendala teknis bisa segera dikomunikasikan agar target fungsional di bulan April nanti bisa tercapai,” pungkasnya.

Sementara itu pihak Universitas Nusa Putra menyatakan dukungannya terhadap pembangunan jalan tol. Meski demikian, pihak kampus mengusulkan penyesuaian desain agar area universitas tetap menyatu dalam satu hamparan karena berkaitan dengan akses gerbang utama kampus.

“Pada prinsipnya kami sangat mendukung. Kami hanya mengusulkan penyesuaian desain agar wilayah kampus tidak terpisah dan tetap dalam satu hamparan, namun jika harus dibongkar besok pun kami siap,” jelasnya.***

Editor : AS

Dugaan Kriminalisasi Kembali Mencuat,Pemilik Tanah sah Justru di Dakwa Oleh PT. Hungarindo Persada (PT. BGA) 

0

Dugaan Kriminalisasi Kembali Mencuat, Pemilik Tanah sah Justru di Dakwa Oleh PT. Hungarindo Persada (PT. BGA) 

KETAPANG — Kasus hukum yang menimpa Pak Halim, pemilik sah sebidang tanah di Kabupaten Ketapang, kini memasuki fase yang semakin mengkhawatirkan. Alih-alih memperoleh perlindungan hukum atas hak kepemilikan yang sah, klien kami justru ditetapkan sebagai terdakwa setelah dilaporkan oleh PT Hungarindo Persada ke Polres Ketapang. Langkah ini kuat diduga sebagai bentuk kriminalisasi terhadap warga pemilik tanah yang sah, serta cerminan tumpulnya keadilan di hadapan kepentingan korporasi.

DPD Rumah Hukum Indonesia (RHI) Kabupaten Ketapang selaku kuasa hukum Pak Halim menegaskan bahwa klien kami memiliki alas hak yang resmi, lengkap, dan diakui secara hukum. Fakta ini diperkuat dengan dua surat resmi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, yakni:

1. Surat No. HAM.2-HA.01.01-96 tanggal 04 Februari 2020, yang secara tegas menyatakan bahwa Surat Keterangan Tanah Nomor 594/41-PEM tanggal 23 Juni 1999 atas nama Isa, yang terletak di Dusun Kemuning Biutak, Desa Pesaguan Kanan, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, dengan luas ±19.000 hektare, sah secara hukum. Surat tersebut diterbitkan oleh Kepala Desa Pesaguan Kanan Syahran A. Razak dan diketahui oleh Camat Matan Hilir Selatan Hamizar Yahya, B.A.

2. Surat No. HAM.2-HA.01.01-258 tanggal 25 Juni 2020, yang ditujukan kepada Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Barat. Pada poin 11, surat tersebut menyimpulkan adanya indikasi persekongkolan dan praktik mafia tanah, yang melibatkan oknum Notaris/PPAT, Camat, serta pejabat lainnya.

Selain itu klien kami juga diperkuat dengan

persetujuan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang untuk kegiatan berusaha (PKKPR) dengan No. 20032510216104038 atas nama koperasi Produsen Pangkat Longka Ketapang Sejahtera, hal tersebut menunjukan bahwa PT Hungarindo Persada sama sekali tidak memiliki alashak apapun di objek yang dipermasalahkan oleh klien kami

DPD RHI menilai penetapan Pak Halim sebagai terdakwa bukan didasarkan pada kebenaran hukum, melainkan akibat pemaksaan instrumen pidana terhadap perkara yang sejatinya bersifat perdata. Klien kami dilaporkan oleh PT Hungarindo Persada karena mempertahankan hak atas tanah miliknya sendiri, sebuah tindakan yang justru dilindungi oleh konstitusi dan hukum agraria.

Alih-alih menguji terlebih dahulu keabsahan klaim perusahaan, proses hukum justru diarahkan kepada Pak Halim sebagai pihak yang diposisikan bersalah. Padahal hingga kini, dasar klaim PT Hungarindo Persada atas lahan tersebut tidak pernah dibuka secara transparan kepada publik. Situasi ini menimbulkan dugaan kuat bahwa hukum telah digunakan sebagai alat tekanan dan pembungkaman terhadap warga, demi melanggengkan kepentingan korporasi.

DPD RHI menilai proses hukum ini sarat kepentingan, mengandung indikasi pembiaran terhadap praktik perampasan tanah, serta berpotensi menjadi legitimasi hukum bagi mafia tanah. Ketika pemilik sah justru duduk di kursi terdakwa, sementara dugaan persekongkolan pejabat dan korporasi tidak disentuh, maka yang dipertaruhkan adalah wibawa hukum itu sendiri.

DPD Rumah Hukum Indonesia Kabupaten Ketapang mendesak aparat penegak hukum dan Pengadilan Negeri Ketapang untuk:

Menghentikan segala bentuk kriminalisasi terhadap Pak Halim

Membuka secara terang-benderang dasar hukum dan status objek sengketa

Menjamin proses hukum yang objektif, profesional, dan berkeadilan

DPD RHI menegaskan tidak akan tinggal diam. Seluruh upaya hukum akan ditempuh, termasuk pelaporan balik, hingga pengaduan ke lembaga pengawas, apabila proses hukum ini terus dipaksakan tanpa dasar hukum yang sah.

Kasus Pak Halim bukan sekadar perkara individu, melainkan ujian nyata bagi penegakan hukum agraria di Indonesia: apakah hukum masih berpihak pada rakyat, atau justru tunduk pada kekuatan modal.

Awal Tahun 2026 BIONS Studios Hadir Menghangatkan Penonton Dengan Film Suka Duka Tawa Di Bioskop Indonesia

0

Jakarta,Redaksi.Co-Sebuah Rumah Produksi BION Studios dan Spasi Moving Image siap menghadirkan dilayar Bioskop Indonesia, Peluncuran Film rersebut ditayangkan perdana melalui Press Screening & Press Conference bertempat di XXI Plaza Senayan Jakarta Selatan Jumat (19/12/2025), Kisah Drama Komedi keluarga lewat Film “Suka Duka Tawa”sebuah film yang didebut Sutradara Aco Tenriyagelli,di Produseri oleh Tersi Eva Ranti,Ajish Dibyo serta Ajeng Parameswari, Film tersebut dibintangi oleh para aktor dan aktris ternama seperti Rachel Amanda berperan sebagai (Tawa),Marissa Anita (Ibu Cantik),Teuku Rifnu Wikana (Keset),Enzy Storia (Adin),serta dari dunia Stand-up Comedy seperti Bintang Emon (Iyas),Arif Brata (Nasi), Gilang Bhaskara (Fachri),Nuansa Film tersebut tambah berwarna Komedi dengan hadirnya Abdel Achrian,Nazira C.Noer dan Mang Saswi.

Sebelum Melangkah ketahun yang baru para penonton akan merasakan ruang refleksi dengan menertawakan luka-luka yang belum selesai,Film ini menunjukkan kepekaannya dalam bercerita memberi ruang bagi penonton untuk tertawa, terharu serta merefleksikan luka masing-masing,ini Film perdana panjangnya Aco Tenriyagelli setelah mengeluarkan rekam lewat Film Pedek, video music, hingga serial menunjukkan karakter karyanya yang kuat dan berbeda,”Ujar Producer Eksekutif Tersi Eva Ranti.

Suasana Reflektif dan nostalgia dalam film ini menghadirkan pengalaman emosional yang kuat dengan hadirnya kembali Music Soundtrack karya The Adams dilayar lebar serta deretan Soundtrack lain yang turut membangun, semua ini mencerminkan kedekatannya Aco Tenriyagelli dengan Music.

Dunia Stand-up Comedy film panjang ini terasa Refresentatif bagaimana luka bisa diolah lewat komedi dimana Tawa mewakili banyak anak yang tumbuh dengan kehilangan sosok ayah, saya berharap film ini bisa menghadirkan momen yang personal membuat penonton tertawa dan terharu disaat yang bersamaan, banyak penonton merasakan dekat dengan perjalanan Tawa yang diperankan oleh Rachel Amanda yang harus menghadapi luka masa kecilnya saat beranjak dewasa serta penonton dapat merefleksikan arti memaafkan dan tumbuh bersama luka yang pernah dialami,”jelas Aco Tenriyagelli selaku sutradara.

Film Suka Duka Tawa mendapatkan respon positif dari Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF), serta antusias tinggi penonton saat mendadak screening di Depok.

Dalam Film ini aku bisa berempati dengan apa yang dialami Tawa tetapi aku juga memahami posisi ayahnya,Keset,” diperankan oelh Teuku Rifnu Wikana , dalam film ini semua karakter membawa emosi yang sangat manusiawi,dari marah,kecewa,dendam, sampai ketitik mencoba membuka pintu maaf, aku berharap penonton tidak hanya terhibur tetapi dapat juga merasakan yang berbeda setelah menonton,”ujar Rachel Amanda selaku pemeran Tawa.

Ajish Dibyo selaku Produser Eksekutif mengatakan”saya sudah lama berkolaborasi dengan Aco dan sangat senang dapat bekerjasama kembali didalam film panjang pertamanya dengan dukungan BIONS Studios,ini menjadi milestone penting bukan hanya bagi Aco tapi juga bagi saya,sejak awal berproses kami memimpikan debut film Suka Duka Tawa,Aco menunjukkan pendewasaan yang kuat dalam film ini,”ujarnya.

Jangan lewatkan iya dan tonton segera penayangannya mulai 8 Januari 2026 di Bioskop Indonesia Film Suka Duka Tawa Persembahan BIONS Studios dan Spasi Moving Image melalui akun-akun Media Sosial Resmi.

Tim Futsal Putra Indonesia Sukses Raih Emas SEA Games Thailand 2025 Usai Taklukan Tuan Rumah 6-1

0

Redaksi.Co || Tim nasional futsal putra Indonesia sukses meraih medali emas SEA Games Thailand 2025 usai menaklukkan tuan rumah Thailand dengan skor telak 6-1 pada laga final yang berlangsung Jum’at, 19 Desember 2025 malam WIB, di Nonthaburi, Thailand.

Kemenangan bersejarah ini diraih Indonesia berkat permainan solid dan dominasi sejak awal laga. Pada babak pertama, Timnas Indonesia unggul 2-0 melalui gol Firman Adriansyah lewat titik penalti dan Syauqi Lubis yang mencetak gol hasil kerja sama tim yang apik.

Memasuki babak kedua, tekanan Indonesia semakin meningkat. Gol tambahan dicetak oleh Samuel Eko, Dewa Rizki, dan Ardiansyah Nur. Thailand hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Krit Aransanyalak. Menjelang pertandingan berakhir, Ardiansyah Nur kembali mencetak gol pada satu menit terakhir, sekaligus memastikan kemenangan telak Indonesia 6-1.

Berkat penampilan gemilangnya dengan dua gol serta kontribusi besar dalam permainan, Ardiansyah Nur dinobatkan sebagai Player of the Match pada laga final tersebut. Prestasi ini semakin melengkapi keberhasilan Timnas Futsal Indonesia yang tampil impresif sepanjang turnamen.

Hasil ini memastikan Indonesia keluar sebagai juara SEA Games 2025 cabang olahraga futsal putra, sekaligus mempersembahkan medali emas yang membanggakan bagi Tanah Air di ajang olahraga Asia Tenggara. (YS)***

Editor : AS

RSBP Batam Dikukuhkan Sebagai RS Pioner Pertama Menjadi Pusat Fellowship Kardiologi Intervensi Di Indonesia

0

 

Redaksi.co – Batam | RSBP Batam (Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam) telah resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah untuk menjadi penyelenggara program Fellowship Kardiologi Intervensi, pada Kamis (18/12/2025) siang.

Bertempat di Marketing Centre BP Batam, RSBP Batam resmi dikukuhkan sebagai Rumah Sakit Pioner Pertama di Provinsi Kepulauan Riau yang menjadi salah satu pusat Fellowship Kardiologi Intervensi di Indonesia.

Fellowship Kardiologi Intervensi adalah program pelatihan subspesialisasi bagi dokter spesialis jantung dan pembuluh darah (Sp.JP) untuk menguasai prosedur invasif minimal berbasis kateter dalam menangani penyakit jantung dan pembuluh darah.

Program fellowship Kardiologi Intervensi di Indonesia merupakan bagian strategis dari transformasi kesehatan di Indonesia untuk mempercepat pemenuhan tenaga medis ahli di seluruh wilayah.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Penyelenggaraan Fellowship Kardiologi Intervensi ini dilakukan oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait dan Ketua Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah Dr. dr. Renan Sukmawan, ST, Sp.JP (K).

Kegiatan dihadiri oleh Direktur RS BP Batam dr. Tanto Budiharto, Direktorat Mutu SDM Kesehatan Kemenkes RI Dr. Yudhi Pramono, MARS, Dr. Afdhalun A Hakim Sp.JP (K), Ikatan Dokter Indonesia, Perkumpulan Kardiologi Indonesia, Direktur RSUD Embung Fatimah Drg. RR. Sri Wijayanti, Akademisi, jajaran BP Batam dan Kementerian Kesehatan RI.

“kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah atas pendampingan dan kerja sama yang telah terjalin hingga terlaksananya penandatanganan Nota Kesepahaman ini.” Kata Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait.

Ariastuty mengatakan pihaknya memandang kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan, khususnya melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang kardiologi intervensi.

“Program fellowship ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan tenaga medis yang kompeten dan berdaya saing, sejalan dengan kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang.” Lanjut Tuty.

Dalam hal ini, RS BP Batam akan berperan sebagai bagian dari jejaring penyelenggaraan fellowship, dilaksanakan secara bertahap dengan tetap mengedepankan mutu dan akuntabilitas.

Ketua Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah Dr. dr. Renan Sukmawan, ST, Sp.JP (K). mengatakan bahwa program Fellowship Kardiologi Intervensi merupakan target pemerintah dalam rangka Pemerataan Layanan khususnya pelayanan jantung.

“Berbicara Kardiologi Intervensi, 650.000 orang tercatat dengan kelainan jantung memiliki angka kematian 350.000. Angka antrian untuk mendapat tindakan juga sangat banyak.

Untuk itu Pemerintah dalam hal ini Kemenkes, ingin memperbanyak para ahli yang bisa pasang ring. Sehingga tidak lagi banyak pasien yang meninggal akibat serangan jantung dan kita minimalisir.” Kata Dr. dr. Renan Sukmawan.

Upaya Nasional ini juga dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga medis di rumah sakit jejaring nasional, meningkatkan kemampuan dokter spesialis melalui teknologi medis terbaru, hingga Transformasi Layanan Rujukan guna memastikan setiap provinsi memiliki minimal satu rumah sakit yang mampu melakukan intervensi jantung tingkat lanjut.

“Salah satu yang memenuhi syarat adalah RSBP Batam sebagai Rumah Sakit pionior di Kota Batam. Kerja sama ini merupakan langkah baik dalam Misi Pendidikan, Misi Kemanusiaan serta Investasi Jangka Panjang bagi RSBP Batam.” Imbuhnya.

Direktorat Mutu SDM Kesehatan Kemenkes RI Dr. Yudhi Pramono, MARS menambahkan bahwa sudah ada 18 Rumah Sakit di Indonesia yang menjadi pusat Fellowship Kardiologi Intervensi.

“Secara Nasional kita sudah 18. Untuk Kepri baru RSBP Batam yang bekerja sama dengan Kolegium. RSBP Batam menambah Center baru akan menambah cakupan untuk Indonesia.” Katanya.

“Hal ini tentu mendukung pencapaian target pemerintah bahwa pada tahun 2027, 547 kabupaten/kota akan terlayani oleh dokter Jantung Kardiologi.” Pungkas Dr. Yudhi Pramono. (Redaksi)

 

Opik S.Pd Ketum GPI Sukabumi Desak Pendekatan Holistik: Doa dan Sains Harus Berdampingan Hadapi Bencana

0

Redaksi.Co || Ketua Umum Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kabupaten Sukabumi, Opik, menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam merespons rentetan bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sukabumi di penghujung tahun 2025.

Ia menegaskan bahwa upaya spiritual melalui doa harus berjalan selaras dengan mitigasi berbasis sains.

“Doa bersama adalah inisiatif fundamental untuk menguatkan mentalitas kolektif masyarakat. Namun, aspek spiritual ini tidak boleh berdiri sendiri, melainkan harus disinergikan dengan aksi mitigasi konkret di lapangan,” ujar Opik dalam keterangannya

Berdasarkan data BMKG, Kabupaten Sukabumi merupakan wilayah zona merah dengan 70 persen area berada di zona kerentanan menengah hingga tinggi. Topografi curam dan curah hujan ekstrem yang dipicu fenomena La Nina memperbesar risiko banjir bandang serta tanah longsor.

Opik menjelaskan bahwa dalam pandangan teologis, doa merupakan bentuk tawakal atau puncak kepasrahan setelah manusia melakukan ikhtiar maksimal. Oleh karena itu, GPI mendesak pemerintah daerah maupun pusat untuk mempercepat penguatan infrastruktur mitigasi.

“Kami mendesak percepatan perbaikan sistem drainase hingga pengoptimalan sistem peringatan dini. Langkah teknis ini harus selaras dengan Rencana Penanggulangan Bencana nasional untuk meminimalisir dampak kerusakan,” tambahnya.

Selain mendorong kebijakan pemerintah, GPI juga menggerakkan peran pemuda dalam mobilisasi sumber daya manusia dan penggalangan bantuan kemanusiaan. Opik menilai bencana bukan sekadar statistik kerugian, melainkan panggilan etis untuk memperkuat solidaritas sosial.

Ia juga menegaskan bahwa gerakan doa bersama yang diinisiasi GPI bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan instrumen penggerak moral di tengah krisis. Kekuatan spiritual diharapkan menjadi jangkar ketenangan bagi warga yang dibayangi kecemasan akibat cuaca ekstrem.

“Ketika kita mengetuk pintu langit melalui doa, kita sebenarnya sedang membangun optimisme. Optimisme inilah yang menjadi bahan bakar bagi warga untuk tetap tangguh dan saling bahu-membahu,” ungkap Opik.

Lebih lanjut, ia berharap kesadaran spiritual ini dikonversi menjadi ketaatan terhadap prosedur keselamatan yang ditetapkan oleh BPBD Kabupaten Sukabumi. Ia mendorong munculnya ‘kesalehan sosial’ pasca-doa bersama.

“Artinya, setelah berdoa, masyarakat harus semakin sadar untuk tidak membuang sampah ke sungai dan menjaga kelestarian hutan. Doa adalah jiwa, dan aksi mitigasi adalah raganya. Keduanya tidak bisa dipisahkan jika kita ingin Sukabumi benar-benar aman,” tutupnya. ***

Editor : Fikrie M

Kemenag Aceh Barat Salurkan Bantuan Pakaian & Sembako Ke Masyarakat Korban Banjir Dan Longsor Di Gayo Lues

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Barat menunjukkan kontribusi terhadap masyarakat yang tertimpa musibah banjir dan longsor

Kemenag Aceh Barat menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sembako, pakaian layak pakai, dan uang tunai kepada korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Gayo Lues.

Bantuan dari Kemenag Aceh Barat ini diterima langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gayo Lues di Posko Tanggap Darurat, Kamis 18 Desember 2025.

Penyerahan bantuan ini dilakukan oleh perwakilan Kemenag Aceh Barat yang dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Barat melalui Kasubbag Tata Usaha, Khairul Azhar S Ag MA dan bantuan ini diterima langsung oleh Kakankemenag Gayo Lues Dr Abd Syukur MAg didampingi Ketua Tim Tanggap Darurat Kemenag Gayo Lues Dharmika Yoga SE MPd.

Pada kesempatan tersebut,Kasubbag TU Kemenag Aceh Barat Khairul Azhar menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Kemenag Aceh Barat terhadap saudara-saudara yang terdampak musibah di Kabupaten Gayo Lues.

“Dengan melalui jalan yang penuh tantangan, Alhamdulillah kami bersama tim sampai ke Gayo Lues untuk memberikan sedikit bantuan bagi korban bencana banjir dan longsor yang menimpa Kabupaten Gayo Lues, Mudah-mudahan bantuan uang Tunai, sembako dan pakaian ini dapat mengurangi beban rekan-rekan kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Khairul Azhar dalam rilis yang di terima media ini pada Jumat 19/12/2025 malam

Bantuan yang disalurkan Kemenag Aceh Barat yang diterima oleh Kemenag Gayo Lues ini berupa uang tunai sebesar Rp5.000.000, beras 77 sak (5 kg) mie instan 138 kardus, telur 43 papan, minyak goreng 17 liter, serta pakaian layak pakai sebanyak 25 goni.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gayo Lues Drb Abd Syukur, M.Ag., didampingi Ketua Tim Tanggap Darurat Dharmika Yoga SE MPd menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan.

“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat atas kepedulian dan bantuannya, Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Gayo Lues yang sedang menghadapi musibah, Semoga menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” ungkap Abd. Syukur