Rabu, April 1, 2026
Beranda blog Halaman 118

Buruh Sukabumi Kecewa Penetapan UMK 2026, GSBI Sebut Gubernur Langgar Komitmen

0

Refaksi.Co, Sukabumi || Penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Jawa Barat Tahun 2026 oleh Gubernur Dedi Mulyadi kembali memantik polemik. Di Kabupaten Sukabumi, kebijakan tersebut menuai penolakan dari Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) yang menilai keputusan itu mengabaikan rekomendasi resmi pemerintah daerah.

Besaran UMK 2026 ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.862-Kesra/2025 yang ditandatangani pada 24 Desember 2025. Dalam keputusan tersebut, UMK Kabupaten Sukabumi dipatok sebesar Rp3.831.926, atau mengalami kenaikan sekitar 6,31 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp3.604.482.

Ketua DPC GSBI Kabupaten Sukabumi, Dadeng Nazarudin, menegaskan angka tersebut lebih rendah dari rekomendasi Bupati Sukabumi Asep Japar yang sebelumnya mengusulkan UMK 2026 sebesar Rp3.893.201, setara kenaikan sekitar 8 persen.

“Rekomendasi kepala daerah diabaikan. Padahal Gubernur sebelumnya menyampaikan bahwa penetapan UMK akan mengikuti usulan Bupati dan Wali Kota. Realitasnya, keputusan yang keluar justru berbeda,” ujar Dadeng, Jumat (26/12/2025).

Selain mempersoalkan besaran UMK, GSBI juga menyoroti hilangnya ketetapan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) dalam SK Gubernur. Padahal, rekomendasi UMSK telah disusun dan diajukan oleh pemerintah daerah melalui mekanisme Dewan Pengupahan.

“UMSK Sukabumi tidak ditetapkan sama sekali. Ini terjadi juga di daerah lain. Ada yang diubah, ada pula yang dihapus. Ini menimbulkan pertanyaan besar soal komitmen perlindungan upah,” katanya.

GSBI mengaku hingga kini belum menerima penjelasan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait dasar perubahan besaran UMK dan penghapusan UMSK. Kondisi tersebut dinilai merusak proses dialog sosial yang telah dijalankan secara tripartit antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja di tingkat daerah.

“Perundingan dilakukan dengan serius dan memakan waktu panjang. Namun hasilnya dianulir sepihak. Ini bentuk pengabaian terhadap proses dan suara buruh,” tegas Dadeng.

GSBI juga mengkritisi kebijakan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Barat 2026 yang ditetapkan sebesar Rp2.317.601. Angka tersebut dinilai jauh dari Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Jawa Barat yang berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan, Dewan Ekonomi Nasional, dan BPS mencapai Rp4.122.871.

“UMP Jawa Barat bahkan tidak menyentuh separuh nilai KHL. Ini menunjukkan arah kebijakan upah yang tidak berpihak pada pekerja,” ujarnya.

Kekecewaan buruh semakin memuncak saat ribuan pekerja menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Sate, Bandung. GSBI menyebut Gubernur Jawa Barat tidak menemui massa aksi dan sulit diakses untuk berdialog langsung.

“Kami mempertanyakan keberpihakan Gubernur. Apakah benar hadir untuk rakyat atau hanya hadir di ruang-ruang simbolik,” sindir Dadeng.

GSBI mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Dewan Pengupahan Provinsi segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik, sekaligus merevisi SK UMK dan UMSK agar selaras dengan rekomendasi kepala daerah.

Ke depan, GSBI Sukabumi bersama serikat pekerja lain menyatakan akan memperkuat konsolidasi gerakan buruh untuk memperjuangkan upah yang lebih layak.

“Perjuangan kami saat ini masih sangat moderat. Secara prinsip, GSBI mendorong pemberlakuan Upah Minimum Nasional 2026 sebesar Rp8,2 juta, karena formula upah saat ini lebih berpihak pada investasi daripada perlindungan sosial buruh,” pungkas Dadeng.***(RAF)

Editor : Abdul Salam

Strategi “Gratis” dan “Kemasan Pengalaman” Jadi Kunci Event Wisata Olahraga

0

Redaksi.co, Jakarta | Konsep gratis, kemasan pengalaman (experience packaging), dan kreativitas menjadi kunci utama agar sebuah event atau penawaran sulit ditolak oleh masyarakat. Hal ini disampaikan Ricky H. Sutjipto, S.H, Event Director EO Idekami Communication, saat menjadi trainer dalam Pelatihan Pemandu Wisata Olahraga yang digelar di kawasan Sudirman, Sabtu 27/12.

Dalam paparannya, Ricky menjelaskan bahwa sebagian besar orang pada dasarnya akan sulit menolak sesuatu yang dikemas dengan tepat, terutama jika diawali dengan kata “gratis”. Namun ia menegaskan, gratis bukan berarti tanpa biaya.

“Sebenarnya tidak ada yang benar-benar gratis. Gratis itu soal packaging. Di baliknya ada sponsor, kolaborasi, atau skema kerja sama. Tapi dari sisi peserta, mereka merasa mendapatkan sesuatu tanpa beban,” ujarnya.

Ricky mencontohkan perbedaan sederhana antara nasi goreng kaki lima, restoran, hingga hotel berbintang. Menurutnya, rasa bisa jadi sama, namun kemasan, fasilitas, dan pengalaman membuat nilainya terasa berbeda.

Hal yang sama berlaku dalam event wisata olahraga. Bukan hanya soal lomba atau aktivitas olahraga, tetapi bagaimana keseluruhan pengalaman dirancang: lokasi, suasana, fasilitas, hingga cerita yang dibangun.

“Event yang biasa-biasa saja cepat dilupakan. Tapi kalau dikemas dengan pengalaman yang unik, orang akan ingat dan bercerita ke orang lain,” ungkapnya.

Pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan pemandu wisata olahraga yang kreatif, adaptif, dan mampu mendukung pengembangan sport tourism sebagai salah satu sektor unggulan pariwisata Indonesia.

ISIM Salurkan Bantuan Donasi Santri Dan Masyarakat Kepada Korban Banjir Dan Longsor Di Aceh Tengah

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Ikatan santri kecamatan meureubo (ISIM ) menyalurkan bantuan dari Santri dan Masyarakat kecamatan meureubo ke wilayah yang terdampak banjir dan longsor di Aceh

Penyaluran bantuan hasil dari sumbangan dari para santri dan masyarakat dan majlis ta’lim ini di ungkapkan oleh ketua ISIM kecamatan Meureubo Tgk Hasyim kepada media ini pada Jumat 26/12/2025 malam

Menurut Tgk Hasyim penyaluran bantuan kali ini pihaknya memilih daerah terdampak banjir di Aceh Tengah yang segera didistribusikan pada Sabtu 27/12/2025

“Alhamdulillah ISIM sudah mengumpulkan sumbangan dari santri, majlis ta’lim dan masyarakat kec. meureubo untuk disalurkan kepada saudara saudara kita yang terdampak banjir dan longsor mudah mudahan bantuan kita ini diharapkan bisa meringankan beban mereka yang terdampak musibah ” Ujarnya

Ketua ISIM kecamatan Meureubo ini juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi membantu saudara saudara yang tertimpa musibah banjir.

” Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada teman teman Santri,warga dalam kecamatan Meureubo maupun anggota majelis ta’lim yang telah memberikan sumbangannya untuk kita berikan kepada saudara kita yang Tertimpa musibah yang kita harapkan dengan bantuan ini bisa meringankan beban penderitaan mereka yang tertimpa musibah dan semoga menjadi amal bagi kita semua ” Tutup Tgk Hasyim

Sebelumnya, provinsi aceh dilanda musibah bencana alam banjir dan longsor dibeberapa wilayah, salah satunya wilayah terkena bencana alam adalah kab. Aceh tengah. Maka oleh sebab itu ISIM ikut berpartisipasi dalam membantu meringan beban masyarakat yang terdampak banjir. Dalam penyaluran proses penyaluran bantuan ISIM kecamatan Meureubo berkolaborasi dengan PC NU Aceh barat dalam menyalurkan donasi kepada masyarakat yang terkena musibah di Aceh ****

Pengoplos Gas LPG Terungkap

0

Jakarta, Redaksi.Co- Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus)Polda Metro Jaya menggelar Konferensi Pers Rabu (24/12/2025)telah berhasil membongkar praktik kasus tindak Pidana Pengoplosan Gas, praktik gas Oplosan tersebut terjadi di dua wilayah Jakarta Timur dan Depok,kedua lokasi tersebut telah dijadikan gudang pemindahan isi LPG subsidi ketabung nonsubsidi.

Pihak Kepolisian menetapkan tiga tersangka berinisial PBS, SH dan JH,pihak kepolisian juga telah menyita sejumlah barang bukti 503 tabung LPG berbagai ukuran, puluhan alat suntik serta dua unit kendaraan yang digunakan untuk operasional.

Cara yang digunakan sangat berbahaya dengan menggunakan sistem pemindahan secara manual hanya dengan alat suntik,cara tersebut tidak sesuai standar keselamatan yang akan berisiko kebocoran, kebakaran hingga ledakan,”jelas Kombes Edi Suranta Sitepu selaku Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Beberapa Fakta tersebut diantaranya adalah
1.Gas dengan ukuran
3Kg disuntikkan ke
12kg

2.keuntungan kisaran
lebih Rp 50 Ribu
pertabung

3.Tindakan tersebut
sudah berjalan 18
Bulan

4.Tindakan ini
merugikan Negara
sampai Rp 300 juta

Kombes Edi Suranta Sitepu menjelaskan sistem para pelaku menyuntikkan atau memindahkan isi gas dengan ukuran tabung 3 Kg ke dalam tabung gas 12 Kg bahkan penyuntikkan dilakukan pada tabung gas 50 Kg, gas 3 Kg yang bersubsidi dipindahkan menjadi gas yang Non Subsidi ukuran 12 Kg termasuk juga tabung 50 kg.

Para tersangka menjual gas Oplosan tersebut kepada masyarakat dengan meraup keuntungan besar,gas yang 12 Kg subsidi bisa dijual oleh para tersangka di harga Rp 130 Ribu sampai Rp 200 Ribu dengan modal Rp 80 Ribu bisa mencapai keuntungan lebih dari Rp 50 Ribu, pengisian tabung gas LPG ukuran 12 Kg membutuhkan sekitar 4 tabung gas ukuran 3 Kg,sedangkan tabung gas LPG ukuran 50 Kg membutuhkan 17 sampai 18 tabung gas LPG ukuran 3 Kg,satu tabung 50 Kg para tersangka mendapatkan keuntungan Rp 480 Ribu sampai Rp 510 Ribu,” ujarnya.

Perbuatan para tersangka sudah merugikan Negara hingga Rp 300 Juta, pihak kepolisian masih menghitung jumlah pasti keuntungan yang mereka dapat, praktik yang dilakukan para tersangka sudah berjalan selama 18 bulan tentunya keuntungan yang diperoleh para tersangka masih dalam proses perhitungan,semua akan kami sampaikan lebih lanjut,”ungkap Kombes Edi Suranta Sitepu selaku Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Para tersangka dikenai Pasal 40 angka 9 Undang – Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Karya menjadi Undang-undang atas Perubahan Ketentuan Pasal 55 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi Juncto Pasal 55 ayat (1) Ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana,”jelasnya

MaTA NTB – Nilai Kepemimpinan LAZ di Lobar Ubah Pesimisme Publik Jadi Optimisme

0

MaTA NTB (Masyarakat Transparansi Anggaran) Nilai Kepemimpinan LAZ di Lobar Ubah Pesimisme Publik Jadi Optimisme

Lombok Barat – Redaksi.co Masyarakat Transparansi Anggaran (MTA) menilai capaian pembangunan dan penataan birokrasi di Kabupaten Lombok Barat di bawah kepemimpinan LAZ sebagai pimpinan daerah telah melampaui ekspektasi publik. Berbagai indikator pembangunan dinilai berhasil mematahkan keraguan masyarakat, dari kondisi pesimisme (keraguan) menuju optimisme terhadap arah pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikan Gechunk dari MaTA NTB , yang menegaskan bahwa salah satu alat ukur kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah dapat dilihat dari capaian pembangunan serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mulai bergeraknya pusat pemerintahan sekaligus ibu kota gerung dengan gelaran car free nite (CFN) yang diselenggarakan setiap minggu mampu menggerakkan UMKM dilingkar kota dan wilayah wilayah sekitarnya.

Capaian pembangunan dan PAD Lombok Barat mampu mencapai target maksimal. Setiap harinya OPD OPD penghasil PAD maupun harus depan pembangunan berlomba mempublikasikan capaian target maksimalnya. Ini menjadi penopang penting bagi pembangunan daerah, terutama di tengah pergerakan ekonomi nasional yang cenderung stagnan dan masih menunggu kepastian,” ujar Gechunk, Kamis (26/12).

Menurutnya, keberhasilan tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengelola potensi dan sumber daya yang ada demi mendorong kesejahteraan masyarakat.

Meski demikian, Gechunk mengakui masih terdapat sejumlah persoalan yang membutuhkan penataan lebih lanjut, salah satunya penuntasan proyek proyek yang terkendala akibat cuaca maupun teknis sehingga dilakukan adendum berakibat denda kepada kontraktor pelaksana, ancaman persoalan sampah yang sudah menjadi masalah lingkup propinsi di TPA kebon kongok, pun juga nasib tenaga honorer yang tersisa akibat Moratorium pusat yang hingga kini belum memberi ruang bagi daerah untuk melakukan penganggaran, baik melalui DAU maupun DAK. Opsi yang memungkinkan saat ini adalah kemandirian daerah melalui PAD atau sumber pendapatan lain yang sah,” jelasnya.

Namun demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi capaian positif yang telah diraih pemerintah daerah. Di tengah berbagai keterbatasan, roda pembangunan dinilai tetap bergerak.

“Penekanan saya jelas, LAZ telah mengubah pesimisme menjadi optimisme pergerakan peningkatan kesejahteraan rakyat melalui pembangunan,” tegas Gechunk.

MaTA NTB berharap ke depan pemerintah daerah lombok barat terus memperkuat kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat serta mampu menghadirkan solusi berkelanjutan terhadap persoalan persoalan yang tersisa dari PR besar di tahun 2025 ini untuk smakin baik ke depannya menyongsong 2026 yang lebih kompetitif dengan daerah lain.

Sumber: Media Nasional Investigasi-Redaksi.co

Reporter: Abach Uhel

BAPINDRA-Kemenpora Gelar Pelatihan Pemandu Wisata OlahRaga di Kuningan Jakarta

0

Jakarta,Redaksi.Co— Badan Pengembangan Industri dan Riset Olahraga (BAPINDRA) bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menggelar Pelatihan Pemandu Wisata Olahraga selama dua hari, 26–27 Desember 2025, bertempat di Hotel Shankee, Kuningan, Jakarta. Kegiatan ini bertujuan mencetak pemandu wisata olahraga yang profesional, kompeten, dan berwawasan nasional guna mendukung pengembangan industri olahraga serta ekonomi kreatif.

Ketua Umum BAPINDRA, Suherlang Hasan, S.H., dalam sambutannya menyampaikan puji dan syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa wisata olahraga atau sport tourism merupakan salah satu sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan industri olahraga nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pemandu wisata olahraga memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung penyelenggaraan event olahraga dan pengembangan destinasi wisata olahraga di berbagai daerah. Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta memperoleh keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan di lapangan,” ujar Suherlang Hasan.

Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, di antaranya pelaku event organizer (EO), pelaku UMKM, jurnalis, serta praktisi dan pemerhati olahraga. Para peserta dibekali pemahaman kebijakan nasional, wawasan industri olahraga, serta keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan pemanduan wisata olahraga.

BAPINDRA juga menyampaikan apresiasi kepada Kemenpora RI, khususnya Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga, atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Ucapan terima kasih disampaikan kepada para narasumber serta seluruh peserta yang hadir dan mengikuti pelatihan dengan antusias.

Sementara itu, perwakilan Kemenpora RI, Margono, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku industri dalam mengembangkan wisata olahraga. Ia berharap pelatihan ini tidak berhenti pada dua hari pelaksanaan, melainkan berlanjut melalui komunikasi, jejaring, dan kolaborasi yang nyata.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Margono secara resmi membuka Pelatihan Pemandu Wisata Olahraga di Hotel Shankee Kuningan Jakarta. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia unggul yang siap mendukung kemajuan wisata olahraga Indonesia di masa mendatang.

Tanah lonsor di Desa lelesung Perlu Perhatian serius dari Pemerintah.

0

Meranti – Tanah longsor di Desa Telesung kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti. Jumat.26 12.2025.

Menurut pengakuan masyarakat Desa Telesung memang benar terjadi nya Tanah longsor di Desa Telesung Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti.

Pada hari Rabu malam tanggal. 17.12. 2025 sekitar pukul 01.00 wib hujan deras tidak berhenti, kemudian sekitar pukul 04.00 subuh terjadi lah Tanah longsor di tebing Pulau Rangsang dan di laut Selat Melaka tanah pecah,runtuh sekitar 100 meter lebih. Ujar nya.

Pondok- Pondok nelayan rebah kebumi, jatuh ke laut. Di tebing ini banyak pondok nelayan tempat nelayan berteduh dan istirahat yang ikut runtuh ke laut.

Dengan Pondok mereka yang jatuh ke laut tempat nelayan mencari rezeki, mereka pasrah saja. Ada nelayan mengatakan bahwa kalau ke laut pantai nya dalam sampai semester lebih terbenam di pantai.

Harapan serius kepada Pemerintah atau Pemerintah Pusat agar dapat memperhatikan, memperhitungkan daerah ini Kepulauan terluar berhapan langsung dengan selat Melaka. Diduga serius lama kelamaan Pulau ini cikàl bakal menjadi Selat Melaka di Kepulauan Meranti.

Tanah lonsor di Desa lelesung Perlu Perhatian serius dari Pemerintah.

0

Meranti – Tanah longsor di Desa Telesung kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti. Jumat.26 12.2025.

Menurut pengakuan masyarakat Desa Telesung memang benar terjadi nya Tanah longsor di Desa Telesung Kecamatan Rangsang Pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti.

Pada hari Rabu malam tanggal. 17.12. 2025 sekitar pukul 01.00 wib hujan deras tidak berhenti, kemudian sekitar pukul 04.00 subuh terjadi lah Tanah longsor di tebing Pulau Rangsang dan di laut Selat Melaka tanah pecah,runtuh sekitar 100 meter lebih.  Ujar nya.

Pondok- Pondok nelayan rebah kebumi, jatuh ke laut. Di tebing ini banyak pondok nelayan tempat nelayan berteduh dan istirahat yang ikut runtuh ke laut.

Dengan Pondok mereka yang jatuh ke laut tempat nelayan mencari rezeki, mereka pasrah saja. Ada nelayan mengatakan bahwa kalau ke laut pantai nya dalam sampai semester lebih terbenam di pantai.

Harapan serius kepada Pemerintah atau Pemerintah Pusat agar dapat memperhatikan, memperhitungkan daerah ini Kepulauan terluar berhapan langsung dengan selat Melaka. Diduga serius lama kelamaan Pulau ini cikàl bakal menjadi Selat Melaka di Kepulauan Meranti.

GUBERNUR ASR RESMI ! TETAPKAN UMP SULTRA JADI 3,3 JUTA, NAIK 7,58 PERSEN

0

SULAWESI  TENGGARA, Gubernur Andi Sumangerukka. Resmi ! menetapkan kenaikan upah minimun provinsi (UMP) tahun 2026 sebesar 7,58 persen.PEMERINTAHAN GUBERNUR ASR MENAIKAN GAJI UMP TAHUN 2026.KENDARI, REDAKSI. CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi menetapkan kenaikan upah minimun provinsi (UMP) tahun 2026 sebesar 7,58 persen. Kebijakan ini di tuangkan dalam keptusan Gubernur Sultra Nomor 110.3.3.1/581 yang ditandatangani Gubernur Andi Sumangerukka pada Rabu, 24 Desember 2025 di Kendari. Melalui keputusan tersebut, UMP Sultra 2026 ditetapkan sebesar Rp 3.306.496,18. Angka ini naik Rp 232.944,48 dibandingkan UMP 2025 yang berada di posisi Rp 3.073.551,70. kenaikan ini merupakan hasil pembahasan Dewan Pengupahan Provinsi yang melibatkan unsur pemerintah daerah, pengusaha, dan serikat pekerja. Selain informasi yang saya berikan, ada beberapa hal lain terkait UMP Sultra 2026 yang perlu diketahui, antara lain:

• Masa Berlaku: UMP Sultra 2026 mulai berlaku pada 1 Januari hingga 31 Desember 2026, dan seluruh perusahaan di wilayah provinsi ini wajib menyesuaikan pembayaran upah sesuai besaran yang telah ditetapkan sejak awal tahun mendatang.

• Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP): Selain UMP, pemerintah provinsi juga menetapkan UMSP untuk dua sektor unggulan, yaitu pertambangan dan konstruksi. Untuk sektor pertambangan dan penggalian, UMSP Sultra ditetapkan sebesar Rp 3.373.843,20, naik 8,14 persen atau Rp 253.843,20 dari tahun sebelumnya. Adapun UMSP sektor konstruksi ditetapkan sebesar Rp 3.437.546,64, meningkat 7,02 persen atau Rp 225.546,64 dari tahun 2025.

• Kondisi Penerapan: Upah minimum yang ditetapkan berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun pada perusahaan yang bersangkutan. Sementara bagi pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih, pengusaha diwajibkan menerapkan struktur dan skala upah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

• Harapan Pemerintah: Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengungkapkan, kenaikan UMP tersebut diharapkan mampu menjaga daya beli pekerja sekaligus menjaga daya saing perusahaan untuk tetap tumbuh. Ia juga mengimbau seluruh perusahaan agar mematuhi ketentuan pembayaran upah minimum dan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan pengawasan terhadap penerapan kebijakan ini.

• Upah Minimum Kabupaten Kota (UMK): Selain UMP dan UMSP, Dewan Pengupahan Kabupaten Kota juga telah menyetujui UMK untuk beberapa daerah, seperti Kota Kendari, Konawe Utara, dan Kolaka. UMK Kota Kendari 2026 menjadi Rp 3.516.070,42, UMK Konawe Utara 2026 naik menjadi Rp 3.510.505,70, dan UMK Kolaka naik menjadi Rp 3.688.130,26.

Peringati 21 Tahun Tragedi Tsunami, Pemkab Aceh Barat Gelar Doa Dan Ziarah Kuburan Massal Korban Tsunami

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat memperingati 21 tahun tragedi tsunami Aceh dengan menggelar rangkaian kegiatan ziarah makam massal korban tsunami, tausiah, serta zikir dan doa bersama. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Babul Jannah, Gampong Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Jumat 26/12/2025

Peringatan ini diikuti unsur Forkopimda, seluruh ASN, perwakilan perusahaan swasta, tokoh masyarakat, serta masyarakat Aceh Barat.
acara yang menjadi momentum refleksi atas duka masa lalu sekaligus penguatan komitmen menghadapi tantangan bencana di masa depan , yang mengangkat tema “Dengan Doa kita mengenang, dengan ikhtiar kita siaga”

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, bersama Wakil Bupati Said Fadheil, SH, dalam sambutannya menegaskan bahwa peringatan tsunami bukan sekadar mengenang tragedi 2004, melainkan menjadi cermin untuk menata langkah ke depan.
“Ini bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi refleksi untuk hari ini dan masa depan. Apalagi pada 26 November 2025, Aceh Barat kembali diuji dengan bencana banjir dan tanah longsor. Dulu tsunami air laut, sekarang banjir sungai. Dampaknya bahkan dirasakan hampir di seluruh desa,” ujar Bupati.

Menurutnya, meskipun tsunami 2004 menelan korban jiwa lebih besar, dampak ekonomi dari bencana banjir yang terjadi belakangan ini sangat dahsyat. Banyak masyarakat kehilangan rumah, sawah, dan kebun yang menjadi sumber penghidupan utama.

“Kami turun langsung ke lapangan. Ada desa yang 80 hingga 90 persen sawahnya tidak bisa lagi digunakan. Artinya, masyarakat kehilangan pendapatan untuk tiga hingga enam bulan ke depan. Ini ujian yang sangat berat,” ungkapnya.

Bupati juga menyoroti hilangnya rasa aman di tengah masyarakat. Setiap hujan deras, warga diliputi kecemasan dan sebagian terpaksa mengungsi. Relokasi pun bukan perkara mudah karena menyangkut ikatan sosial dan ekonomi masyarakat.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Tarmizi menyampaikan keprihatinan mendalam kepada seluruh warga terdampak bencana. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir bersama instansi terkait dalam penanganan darurat, pemulihan, dan rehabilitasi pascabencana.

Melalui doa bersama, ia mengajak memanjatkan doa agar para syuhada korban tsunami dan bencana lainnya mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Peringatan ini juga menjadi pengingat akan kecilnya manusia di hadapan kuasa Allah serta pentingnya memperkuat iman, kebersamaan, dan semangat bangkit.

Disisi lain, Tarmizi turut mengapresiasi solidaritas berbagai pihak, mulai dari Forkopimda, TNI-Polri, LSM, mahasiswa, relawan, hingga masyarakat yang bahu-membahu membantu korban bencana. Ia mengajak masyarakat untuk terus saling tolong-menolong, sekecil apa pun bantuan yang diberikan.
“Daripada menghabiskan waktu untuk hal yang tidak bermanfaat, lebih baik kita sisihkan rezeki untuk membantu saudara-saudara kita. Insyaallah menjadi amal jariyah,” pesannya.

Selain itu, Tarmizi menegaskan bahwa peringatan tsunami bukan agenda seremonial semata, tetapi juga sarana edukasi mitigasi bencana, terutama bagi generasi muda. Edukasi kesiapsiagaan dinilai penting untuk meminimalkan risiko korban jiwa di masa mendatang.

Bupati Tarmizi juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai syariat Islam, khususnya di kawasan wisata pesisir. Pemerintah bersama aparat dan ulama akan terus mengawal agar aktivitas wisata tetap berjalan dalam koridor syariat.
“Jika masih ditemukan pelanggaran, pemerintah tidak segan memberikan sanksi hingga penutupan permanen. Rezeki harus dicari dengan cara yang baik, apalagi saat saudara-saudara kita sedang diuji bencana,” tegasnya.

Peringatan 21 tahun tsunami Aceh ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kepedulian, kesiapsiagaan, dan persatuan masyarakat Aceh Barat dalam menghadapi berbagai tantangan bencana ke depan****