Rabu, April 1, 2026
Beranda blog Halaman 115

Sambangi Pengurus PD.IWO Aceh Timur, PW.IWO Aceh Salurkan Bantuan Tahap II

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Ikatan Wartawan Online (IWO) kembali menunjukkan solidaritas internal dengan menyalurkan bantuan tahap kedua kepada anggota IWO yang terdampak bencana alam. Penyaluran bantuan kali ini berlangsung di Aceh Timur pada Minggu, 28 Desember 2025, setelah sebelumnya bantuan serupa telah disalurkan di Pidie Jaya.

Bantuan tersebut bersumber dari donasi anggota IWO se-Indonesia, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kolektif organisasi terhadap sesama jurnalis yang tengah mengalami musibah.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa. Beras 5 kilogram (7 sak ), Gula pasir 7 kilogram (@1 kg per orang), Minyak goreng 7 kilogram (@1 kg per orang), Telur ayam 7 papan (@1 papan per orang), Mi instan 7 kotak, Air mineral 7 kotak

Ketua Pengurus Wilayah (PW) IWO Aceh, Chairan Manggeng, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota IWO yang telah berpartisipasi dalam gerakan donasi tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota IWO di Indonesia yang telah bersedia berdonasi untuk membantu rekan-rekan kita yang tertimpa musibah. Terutama kepada Pengurus Pusat (PP) IWO yang telah menginisiasi gerakan ini hingga dana dapat terkumpul dan disalurkan,” ujar Chairan.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua PD IWO Aceh Timur, Zainal Abidin, bersama enam anggota IWO lainnya yang terdampak bencana.
Selain bantuan logistik, PP IWO juga berkomitmen mengupayakan solusi jangka lanjut terkait kerusakan alat kerja para jurnalis akibat bencana, seperti notebook, telepon genggam, dan kamera, karena semua ini adalah peralatan yang sangat di butuhkan oleh para jurnalis.

Langkah ini menegaskan bahwa IWO tidak hanya hadir sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai rumah besar solidaritas jurnalis, terutama di saat anggotanya menghadapi situasi sulit akibat bencana alam ****

Bantuan UMKM, Seragam, Hingga Peralatan Rumah Ibadah, Bupati Fakfak Apresiasi Peran Fraksi Golkar PB

0

FAKFAK | REDAKSI.co – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Fraksi Partai Golkar DPR Provinsi Papua Barat atas penyerahan bantuan modal Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), seragam sekolah, serta peralatan rumah ibadah kepada masyarakat Kabupaten Fakfak.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Fakfak dalam sambutannya pada acara penyerahan bantuan yang berlangsung pada Minggu (28/12/2025). Menurut Bupati, bantuan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan perhatian wakil rakyat terhadap kebutuhan masyarakat di daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Fakfak, seluruh masyarakat Fakfak, sekaligus sebagai Ketua DPD Partai Golkar Papua Barat, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Fraksi Partai Golkar DPR Provinsi Papua Barat Amin Ngabalin atas perhatian dan bantuan yang diberikan,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan tidak semata-mata dinilai dari besar kecilnya nilai, melainkan dari makna kepedulian dan keberpihakan kepada masyarakat. Ia berharap bantuan modal UMKM dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha, sementara bantuan seragam sekolah dan peralatan rumah ibadah dapat menunjang pendidikan serta aktivitas keagamaan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fakfak juga menegaskan bahwa program bantuan ini mencerminkan komitmen Partai Golkar yang selalu berpihak kepada kepentingan rakyat. Ia menyampaikan bahwa semangat suara Golkar adalah suara rakyat harus terus diwujudkan melalui kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Ini adalah bukti bahwa suara Golkar adalah suara rakyat. Setiap program dan bantuan yang diberikan harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan para penerima bantuan agar menggunakan bantuan tersebut secara bertanggung jawab dan penuh rasa syukur. Menurutnya, setiap bentuk perhatian dari pemerintah dan wakil rakyat harus dijaga dengan baik demi keberlanjutan program ke depan.

Selain itu, Bupati Fakfak turut mengapresiasi peran anggota DPR Provinsi Papua Barat dari Fraksi Partai Golkar yang dinilai aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat Fakfak di tingkat provinsi. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan legislatif terus terjaga serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui program bantuan dan beasiswa pada tahun-tahun mendatang.

Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan lembaga legislatif.

Deadlock Kongres ASKAB Fakfak, Aliansi Pemerhati Sepak Bola Dorong Pembenahan Internal

0

FAKFAK | Redaksi.co – Aliansi Pemerhati Sepak Bola Kabupaten Fakfak menyatakan tidak menerima langkah Pelaksana Tugas (Plt) ASKAB PSSI Kabupaten Fakfak yang tetap menjalankan proses Kongres ASKAP tanpa didahului pembenahan internal organisasi secara menyeluruh.
Ketua Aliansi Pemerhati Sepak Bola Kabupaten Fakfak, Dahlan Namudat, menegaskan bahwa sikap tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan sepak bola di Kabupaten Fakfak dan sama sekali tidak dilandasi oleh kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
Menurut Dahlan, pelaksanaan kongres seharusnya dilakukan setelah seluruh persoalan internal ASKAB dibenahi. Pembenahan itu meliputi transparansi organisasi, kejelasan legalitas, serta kepastian status klub-klub sepak bola yang ada di Kabupaten Fakfak.
“Kami tidak menolak kongres, tetapi kami menolak proses yang dijalankan tanpa pembenahan internal terlebih dahulu. Sepak bola Fakfak tidak boleh dijalankan secara tergesa-gesa dan tertutup,” tegas Dahlan.
Aliansi menilai masih terdapat sejumlah persoalan mendasar yang harus diselesaikan sebelum kongres dilaksanakan. Persoalan tersebut antara lain pendataan klub secara terbuka, kejelasan legalitas klub, serta mekanisme pembinaan dan penjaringan kepengurusan yang harus berjalan sesuai aturan dan Statuta PSSI Tahun 2025 tetapi juga Peraturan Organisasi PSSI Tahun 2025.
Selain itu, Aliansi meminta Plt ASKAB PSSI Kabupaten Fakfak untuk segera menggelar pertemuan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Pertemuan tersebut dinilai penting sebagai ruang dialog bersama guna mencari solusi dan melakukan pembenahan internal organisasi sebelum pelaksanaan kongres.
Meski demikian, Aliansi Pemerhati Sepak Bola Kabupaten Fakfak menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Plt ASKAB Fakfak yang telah menunjukkan sikap terbuka dengan menunda pelaksanaan kongres. Langkah tersebut dinilai memberikan ruang bagi seluruh pihak untuk duduk bersama dan melakukan pembenahan organisasi.
“Kami menghargai langkah Plt ASKAB yang bersedia menunda kongres. Ini menjadi momentum penting agar semua pihak dapat menyelesaikan persoalan internal dan membangun fondasi organisasi yang sehat sebelum memasuki tahapan kongres,” ujarnya.
Aliansi juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak yang diwakili oleh Asisten I, atas kehadiran dan perannya dalam forum tersebut untuk memberikan solusi serta mendorong perbaikan tata kelola organisasi ASKAB ke depan.
Menurut Aliansi, Pemerintah Daerah dipandang sebagai wadah sekaligus “orang tua” bagi seluruh elemen sepak bola di Kabupaten Fakfak. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan terus mengawal proses pembenahan organisasi agar berjalan secara baik, terbuka, dan bermartabat.
Aliansi menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa seluruh sikap dan langkah yang diambil semata-mata bertujuan agar sepak bola Kabupaten Fakfak dapat dikelola secara profesional, berkelanjutan, serta mampu melahirkan prestasi di masa depan.

Di Sela-sela Penyaluran Bantuan,PCNU Aceh Barat Lakukan Pendampingan Trauma Healing Kepada Warga Aceh Tengah

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pengurus cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Aceh Barat di sela kesibukannya dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang dan longsor di Kabupaten Aceh Tengah juga menyempatkan diri dalam memberikan pendampingan Trauma Healing kepada anak-anak, perempuan serta para lansia yang menjadi korban banjir bandang dan longsor.

Dr.H.Khairul Azhar.MA Ketua PCNU Aceh Barat mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari berturut-turut dari tanggal 27 – 28 Desember 2025 disejumlah lokasi di Kabupaten Aceh Tengah

“Kegiatan trauma healing ini kami lakukan sebagai upaya kita agar korban musibah bisa lebih bersemangat kembali menjalani hari pasca bencana serta siap mental dan seterusnya untuk lebih kreatif kembali berkehidupan,” kata Waled Khairul Azhar, Minggu, 28/12-2025

Ketua PCNU Aceh Barat ini mengatakan, selain menyalurkan bantuan logistik tanggap darurat kepada korban banjir, NU juga memberikan trauma healing sebagai langkah assesment awal. Ini meliputi observasi, pendengaran, dan penghubungan korban bencana dengan kebutuhan spesifik dari mereka

“Tujuan kami untuk mengembalikan kondisi mental mereka pasca bencana, dengan fokus utama pada anak-anak dan perempuan serta lansia dimana seperti yang kita lihat,beberapa diantara mereka masih mengalami trauma, terutama ketika mendengar suara air atau hujan,” Ujarnya

Meskipun NU bukan psikolog profesional tapi kami memberi pencerahan melalui trauma healing kepada warga korban banjir.

” Agar mereka dapat bersemangat kembali pasca musibah. Sembari memberi bantuan, Kami mengumpulkan para korban banjir di satu tempat yang aman dan nyaman untuk memberikan pendampingan,” ujarnya

Para korban banjir yang mengikuti program PCNU Aceh Barat ini juga menerima bantuan logistik yang bertujuan untuk membantu proses pemulihan mereka pasca bencana

“Program ini merupakan bagian dari komitmen NU dalam mendukung pemulihan komunitas yang terdampak bencana, dengan harapan dapat mempercepat proses pemulihan dan kembali ke kehidupan normal,” pungkas Khairul Azhar ****

Aroma Manipulasi Dokumen dan Intimidasi Petani, Rencana Kios Baru di Jombang Disorot DPRD Jember

0

JEMBER, redaksi.co – Beredarnya dokumen berita acara yang menyebut rencana pendirian kios pupuk baru sebagai solusi atas hambatan penyaluran pupuk bersubsidi di Desa Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, justru memicu polemik serius. Dokumen tersebut dinilai membuka dugaan praktik tidak sehat dalam tata kelola distribusi pupuk bersubsidi dan berpotensi membingungkan petani (28/12/2025).

Sejumlah kios pupuk resmi yang tergabung dalam Paguyuban Kios Pupuk Kecamatan Jombang angkat bicara. Mereka menegaskan bahwa dokumen tersebut sarat kejanggalan, tidak mencerminkan fakta di lapangan, serta berpotensi dijadikan pintu masuk pendirian kios baru yang bermasalah.

Ketua Paguyuban Kios Pupuk Kecamatan Jombang, H. Mashuri, mengadukan langsung persoalan ini kepada Anggota DPRD Jember Komisi B dari Fraksi NasDem, Khurul Fatoni. Ia menegaskan bahwa polemik kios pupuk bukan persoalan baru, melainkan konflik yang telah berlarut hampir satu tahun dan menimbulkan tekanan serius, baik terhadap kios resmi maupun kelompok tani.

“Masalah ini sudah lama. Tekanannya nyata, bukan hanya ke kios, tetapi juga ke kelompok tani. Kalau dipaksakan muncul kios baru, petani justru semakin bingung, selain itu rencana Kios Baru Berkedok Gapoktan, Diduga Sarat Kepentingan Pribadi,”ujar Mashuri.

Mashuri mengungkapkan, akar persoalan bermula dari rencana sebagian pihak mendirikan kios pupuk baru dengan mengatasnamakan Gapoktan. Namun, dalam praktiknya, pengajuan tersebut dilakukan oleh perorangan berbadan usaha UD, bukan koperasi Gapoktan sebagaimana diatur dalam ketentuan distribusi pupuk bersubsidi.

“Nama Gapoktan dipakai, tapi ujungnya kepentingan pribadi. Ini yang kami tolak,” tegasnya.

Ia juga mengaku mengalami intimidasi, fitnah, dan tekanan, baik secara personal maupun kelembagaan. Tekanan tersebut diduga datang dari berbagai arah, termasuk oknum di internal Gapoktan serta pihak-pihak tertentu dalam mata rantai distribusi pupuk bersubsidi.

Menurutnya, jika praktik ini dibiarkan, bukan hanya kios resmi yang dirugikan, tetapi juga petani yang selama ini sudah terbiasa menebus pupuk di kios resmi yang sah dan terdata.

Dokumen Dipertanyakan, Tanda Tangan Diduga Dikumpulkan di Bawah Tekanan

Paguyuban kios secara tegas mempertanyakan keabsahan dokumen pernyataan yang kini beredar luas di masyarakat. Pasalnya, tidak semua pihak yang tercantum sebagai penandatangan diketahui mengikuti rapat sebagaimana disebutkan dalam dokumen tersebut.

Mashuri menambahkan, salah satu ketua kelompok tani bahkan secara terbuka mengaku tidak pernah hadir dalam forum rapat yang dijadikan dasar penerbitan dokumen tersebut.

“Saya tidak ikut rapat. Saya hanya didatangi ke rumah untuk diminta tanda tangan,” ungkap yang bersangkutan kepada Mashuri.

Lebih jauh, yang bersangkutan mengaku berada dalam kondisi tertekan saat diminta menandatangani dokumen tersebut.

Pengakuan ini memunculkan dugaan kuat adanya tekanan, manipulasi persetujuan, dan praktik tidak sehat dalam proses pengumpulan tanda tangan.

Kondisi ini dinilai mencederai prinsip musyawarah, merusak tata kelola distribusi pupuk bersubsidi, serta berpotensi besar merugikan petani yang seharusnya dilindungi, bukan dijadikan alat legitimasi.

DPRD Jember Tegas: Jangan Korbankan Petani, Kios Bermasalah Harus Ditolak

Menanggapi aduan Paguyuban Kios Pupuk Kecamatan Jombang, Anggota DPRD Jember Komisi B, Khurul Fatoni, menegaskan bahwa praktik yang tidak sesuai aturan tidak boleh dan tidak akan dibiarkan.

“Kalau ini dilakukan oleh perseorangan, wajib hukumnya distributor menolak. Tidak ada kompromi,” tegas politisi yang akrab disapa Cak Toni.

Lebih jauh, Cak Toni menegaskan bahwa dirinya tidak akan membiarkan persoalan ini berhenti sampai di sini, karena dampaknya langsung menyasar kepentingan petani.

“Kalau ini dibiarkan, yang dirugikan bukan hanya kios atau Gapoktan, tapi petani. Ini menyangkut hak petani atas pupuk bersubsidi. Jangan sampai petani dibuat bingung dengan munculnya kios-kios baru yang tidak jelas,” tegasnya.

Ia menilai rencana pendirian kios berkedok Gapoktan bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga bertentangan dengan semangat pemerintah pusat, termasuk komitmen Presiden Prabowo Subianto yang mendorong kemudahan, kepastian, dan ketepatan penebusan pupuk bersubsidi bagi petani.

Cak Toni menduga distributor maupun manajemen Pupuk Indonesia belum sepenuhnya mengetahui fakta lapangan yang sebenarnya. Karena itu, ia menyatakan akan secara aktif menghubungi Distributor Mitra Tani Lestari serta manajemen Pupuk Indonesia, termasuk di tingkat regional Surabaya, guna meminta penolakan tegas terhadap rencana pendirian kios baru yang mengatasnamakan Gapoktan namun diduga kuat bermuatan kepentingan pribadi.

Di akhir pernyataannya, Paguyuban Kios Pupuk Kecamatan Jombang meminta seluruh pihak menahan diri dan menghentikan narasi sepihak yang berpotensi memperkeruh situasi. Mereka menegaskan bahwa stabilitas distribusi pupuk jauh lebih penting daripada kepentingan segelintir pihak.

Paguyuban mengingatkan, jangan sampai persoalan kios pupuk dijadikan alat tekanan dan ajang perebutan kepentingan, sementara petani kembali menjadi korban utama dalam sistem distribusi pupuk bersubsidi yang seharusnya berpihak pada mereka, sejalan dengan harapan pemerintah agar petani semakin mudah, pasti, dan tenang dalam menebus pupuk.

Reporter: Sofyan

Menyambut 2026, Rumah Literasi Merah Putih Ajak Masyarakat Bershalawat untuk Keselamatan & Kedamaian Bangsa

0

Redakai.Co, Sukabumi || Rumah Literasi Merah Putih mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya umat Muslim, untuk merapatkan barisan dalam kegiatan spiritual menyambut tahun baru 2026.

Kegiatan bertajuk “Doa dan Shalawat Untuk Keselamatan Bangsa dan Kesuksesan Program Astacita” ini diserukan untuk dilaksanakan secara serentak di seluruh pelosok tanah air, mulai 28 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Masyarakat diimbau untuk mengamalkan pembacaan Shalawat Fatih secara mandiri dari lokasi masing-masing, dengan target kolektif mencapai 2.026 kali. Angka ini melambangkan harapan untuk tahun yang akan datang.

Sekretaris Rumah Literasi Merah Putih, Dede Heri, menyerukan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat dalam agenda penting ini, tanpa terikat lokasi tertentu.

“Kami mengetuk hati seluruh warga negara Indonesia, terutama umat Muslim, untuk hadir secara spiritual dan menyatukan hati. Mari kita bersama-sama mengetuk pintu langit demi keselamatan bangsa, di manapun kita berpijak, di waktu yang telah ditentukan,” ajak Dede Heri

Dede menegaskan bahwa kehadiran spiritual, doa, dan shalawat ini sangat berarti, terutama untuk memohon kekuatan bagi saudara-saudara yang tertimpa bencana alam, serta mendoakan kepemimpinan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto agar senantiasa dikaruniai kesehatan dan keberkahan dalam memimpin negeri.

Senada dengan ajakan tersebut, Presidium KAHMI Sukabumi sekaligus Pendiri Majelis Dzikir Merah Putih, Aam Abdul Salam, menekankan bahwa partisipasi masyarakat dalam doa bersama ini adalah bentuk dukungan nyata bagi keberlanjutan visi pemerintah.

“Di lokasi Anda masing-masing, mari kita doakan agar program Astacita yang dicanangkan Presiden Prabowo berjalan sukses tanpa hambatan. Inilah komitmen besar kita bersama untuk membawa Indonesia menjadi negeri yang adil, makmur, aman, dan sejahtera,” tegas Aam.

Melalui momentum pergantian tahun ini, Rumah Literasi Merah Putih mengajak masyarakat untuk menutup tahun dengan zikir dan shalawat, serta membuka tahun baru dengan harapan besar agar Indonesia menjadi Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghafur, negeri yang baik, subur, dan aman di bawah ampunan Tuhan Yang Maha Esa. ***

Editor : Ujang Supendi

PT Agrabudi Jasa Bersama (AJB)Tuntaskan Perbaikan Jalan Aspal Dan Bronjong, Komitmen Membantu Masyarakat

0

Aceh Barat.Redaksi.co
PT Agrabudi Jasa Bersama (AJB) telah menuntaskan pelaksanaan perbaikan dan pengaspalan jalan aspal di lintasan Gampong Meunasah Rayeuk hingga Gampong Blang Geunang Kecamatan Kaway XVI serta pembangunan Bronjong dalam wilayah yang sama sesuai komitmen perusahaan tersebut dalam membantu masyarakat

Perbaikan jalan aspal yang pekerjaannya dipercayakan kepada PT Wirataco Mitra Mulia (WMM) ini telah tuntas dikerjakan sehingga komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat dalam perbaikan jalur transportasi dan perbaikan lahan pertanian warga setempat telah tercapai dengan baik.

Hal ini di sampaikan oleh Humas PT AJB Safran Arie Tama ketika di kompirmasi media ini terkait pelaksanaan perbaikan jalan dan Bronjong,pada Minggu 28/12/2025,

Humas PT AJB ini menjelaskan,jalan yang di perbaiki tersebut dimulai dari Gampong Meunasah Rayeuk hingga Blang Geunang kini telah siap dan sudah bisa di lalui dengan lancar oleh masyarakat

” Perbaikan jalan yang kami kerjakan melalui rekanan PT.WMM sepanjang 15 kilometer dimulai dari Meunasah Rayeuk hingga Blang Geunang sudah selesai di kerjakan.

“Alhamdulillah sudah siap seluruhnya, tentu kami berharap dapat mempermudah arus transportasi bagi masyarakat” ucap safran

Ia juga mengatakan, selain perbaikan jalan aspal,pihak perusahaan juga telah menyelesaikan pembangunan Bronjong sepanjang 100 meter dalam komitmen pihaknya untuk membantu pengairan bagi petani setempat.

” Untuk membantu masyarakat dibidang pertanian,kami juga telah menyelesaikan pembangunan Bronjong, tentu ini komitmen perusahaan dalam membantu para petani,kami berharap agar dapat bermanfaat bagi saudara saudara kita para petani ,semua ini demi meningkatkan kemakmuran masyarakat, Tutup Safran Arie Tama ****

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP.MM Tinjau Langsung Progres Pembangunan Rumah Sakit Regional Meulaboh

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM bersama Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil, SH meninjau langsung progres pembangunan Rumah Sakit Umum Regional Meulaboh, Aceh Barat, Minggu ,27/12/2025

Kunjungan tersebut turut didampingi Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Erdiqn Mourny,Kepala Dinas Kesehatan, Cut Hasanudin, serta Direktur RSUD Cut Nyak Dien dr. Illum Anam

Dalam peninjauan tersebut, Bupati Tarmizi menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memastikan perkembangan pembangunan rumah sakit regional yang dibiayai melalui anggaran tahun 2025.

Ia menyebutkan, pemerintah daerah telah berjuang dan berhasil memperoleh anggaran sebesar Rp49 miliar untuk pembangunan tahap ini.

“Alhamdulillah, progres pembangunan sudah sangat bagus dan hampir selesai. Kita berharap kepada Pemerintah Aceh agar Rumah Sakit Regional Meulaboh ini dapat difungsikan pada tahun 2028,” ujar Tarmizi.

Namun demikian, Tarmizi menegaskan bahwa untuk dapat beroperasi secara optimal sebagai rumah sakit tipe C, masih dibutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp150 miliar. Sementara untuk tahun 2026, kebutuhan mendesak diperkirakan mencapai Rp50 miliar.

Di sisi lain, Bupati Aceh Barat mengungkapkan kekhawatirannya terkait informasi pemangkasan anggaran pembangunan rumah sakit tersebut. Menurutnya, anggaran yang semula diplot sekitar Rp60 miliar untuk tahun 2026 diduga telah dinolkan oleh Tim Anggaran Pemerintah Aceh.

“Informasi yang kami terima, anggaran itu sudah tidak ada lagi atau nol rupiah. Walaupun belum pasti, kami tetap melakukan konfirmasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Aceh yang sebelumnya menyampaikan bahwa anggaran sekitar Rp90 miliar telah diinput dan diserahkan ke Tim TAPA kemudian ke Kementerian Dalam Negeri. Namun setelah dicek, anggaran tersebut ternyata sudah tidak tercatat lagi.
“Artinya, sudah tidak ada anggaran sama sekali. Ini tentu sangat memprihatinkan,” tegas Tarmizi.

Oleh karena itu, Bupati Aceh Barat meminta dengan tegas agar Pemerintah Aceh kembali menganggarkan dana pembangunan RS Regional Meulaboh. Ia menilai, minimal Rp60 miliar perlu dialokasikan untuk tahun 2026 ini agar target pengoperasian rumah sakit pada tahun 2028 dapat tercapai, sesuai dengan harapan Gubernur Aceh.

” Rumah sakit ini sangat penting untuk pelayanan kesehatan masyarakat wilayah barat selatan Aceh. Kami berharap anggaran ini bisa dikembalikan demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya ****

Warga Nilai Pemerintah Gampong UTD Lamban Tangani Penyempitan Jalan

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Tokoh masyarakat Gampong Ujong Tanoh darat ( UTD) Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat menilai pemerintahan Gampong setempat terkesan lamban dalam merespon permintaan warga,mereka meminta agar penyempitan bahu jalan yang di pakai dalam aktivitas jualan serta parkir di sisi jalan segera di tertib kan dimana menurut warga ,seharusnya jalan yang sudah di bebaskan Oleh PT RGM 15 Meter tersebut adalah jalan umum,Namun kenyataan nya di lapangan, kondisinya kian sempit. Dan persoalan ini telah di laporkan kepada pihak pemerintah Gampong serta satpol PP setahun lalu,tapi belum ada tindakan berarti dari pihak Keuchik,bahkan keluhan warga terkait sempitnya jalan juga sudah pernah di tinjau langsung oleh pihak Satpol PP, sayangnya laporan itu belum ada tanda tanda di respon oleh Keuchik, ini menimbulkan pertanyaan, seperti ada pembiaran,padahal hampir setiap bulan ada saja kecelakaan lalulintas akibat sempitnya jalan tersebut karena aktivitas jual beli maupun parkir di bahu jalan warga .

” Ada apa dengan pemerintah Gampong? apakah ada sesuatu? kami menilai seperti ada pembicaraan dari Aparatur Gampong, sebab nyaris berkali kali kami sampaikan agar persoalan ini segera diatasi,sudah setahun , satpol PP juga sudah pernah datang, kenyataan masih tetap tidak di indahkan,selaku warga saya berharap Keuchik segera menindaklanjuti,demi menghindari kecelakaan dan membuat aman warga dalam berlalu lintas, ” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat kepada media ini Sabtu 27/12/2025.

Lebih lanjut selaku warga,dia berharap persoalan jalan sempit akibat di gunakan untuk aktivitas jualan dan parkir segera di tindak lanjuti demi kepentingan umum,

“Selaku warga saya meminta Keuchik merespon cepat permintaan ini, jangan seolah olah tidak pernah dilaporkan,ini jalan memang jalan Gampong,tapi jalan itu jalan lalu lintas mereka yang mau menuju kampus UTU dan sebaliknya pulang dari arah kampus UTU ke tempatnya,ini bukan untuk kepentingan pribadi,tapi demi keselamatan warga dalam berkendaraan, ” ujarnya

Sementara itu, Keuchik Gampong Ujong Tanoh Darat (UTD) Sulaiman BS ketika dimintai tanggapannya terhadap tudingan lamban dalam merespon permintaan warga terkait penyempitan jalan karena aktifitas berjualan di bahu jalan serta parkir yg di nilai mengganggu arus lalulintas, mengatakan,persoalan ini sebenarnya sudah pernah dibawa dalam rapat Gampong bersama tokoh masyarakat,dan warga,namun di akui belum efektif.

“Selaku pemerintah Gampong,saya menyambut baik apa yang di suarakan oleh warga,sebab peduli dengan keselamatan warga dalam berlalu lintas, Insya Allah dalam waktu dekat persoalan ini akan kami bicarakan dalam rapat bersama pihak lembaga Tuha Peut, tokoh masyarakat dan warga yang berjualan di pinggir jalan guna di cari solusi terbaik ” Ujar Keuchik Sulaiman BS.

Keuchik yang di kenal murah senyum dan familiar ini juga menyampaikan, persoalan jalan sempit tersebut selaku pemerintahan Gampong akan memanggil pihak pemilik tanah untuk diketahui batas tanah milik mereka dengan jalan tersebut..

” Dulu sudah kita mufakat terutama dengan warga kita yang secara langsung membuka usahanya di pinggir jalan agar jangan memakai baju jalan sebagai tempat parkir karena bisa membahayakan para pengendara yang lalu lalang,rencana dalam rapat musyawarah yang nanti akan kita buat,akan kita pertegas kembali letak batas pemilik tanah dengan jalan serta himbauan jangan memarkir kendaraan di badan jalan, sehingga kekuatiran warga akan kecelakaan bisa terpenuhi,dan tentu diharapkan dalam musyawarah tersebut dapat dicapai solusi terbaik untuk kepentingan bersama ” Pungkasnya

Alumni FIB Unpad Bersama Joe P Project Gelar Konser Amal Peduli Bencana Aceh Tamiang dan Kabupaten Bandung

0

Redaksi.Co, Bandung || Ikatan Alumni Sastra dan Budaya (Ika Sadaya) Universitas Padjadjaran (Unpad) sukses menyelenggarakan malam kemanusiaan bertajuk “Charity Night: Konser Amal & Lelang” pada Sabtu (27/12/2025). Bertempat di Roemah Kentang 1908, Jalan Banda No. 18, Bandung, acara ini didedikasikan sepenuhnya untuk meringankan beban korban bencana alam di Aceh Tamiang.

Ketua Ika Sadaya, Nuning Hallet, menegaskan bahwa inisiatif ini murni lahir dari rasa empati dan solidaritas, bukan sekadar mengikuti tren. Menurutnya, pesan moral dari acara ini adalah memberikan suntikan semangat bagi para korban di Aceh.

Ketua Ika, Sadaya Hallet Nuning Unpad
“Kegiatan ini bukan sekedar FOMO , tapi kami ingin memberikan semangat kepada rekan-rekan di Aceh. Kami ingin mereka tahu bahwa saudara-saudara di Jawa peduli. Sekecil apa pun aksi yang dilakukan, termasuk penyebaran informasi acara ini, diharapkan mampu memperbesar hati mereka,” ujar Nuning dalam Berbagainya.

Nuning juga mengapresiasi kolaborasi lintas fakultas dan dukungan dari pengurus Ika Pusat Unpad yang membuat acara ini terwujud. Selain itu, pihak manajemen Roemah Kentang juga berkontribusi dengan mendonasikan 10% dari setiap hasil penjualan makanan dan minuman selama acara berlangsung.

Suasana malam amal semakin meriah dengan kehadiran komedian kawakan Joe P. Project . Dengan gaya khasnya yang jenaka, Joe berhasil menghidupkan suasana saat memandu sesi lelang barang-barang donasi.

​Ketua Panitia Pelaksana, Wenang, menyebutkan bahwa antusiasme yang hadirin sangat luar biasa. Berbagai item bernilai seperti jam tangan, sarung tangan, tas, hingga produk kosmetik berhasil dilelang dengan harga terbaik.

​”Acara lelangnya benar-benar ‘pecah’ dan interaktif,” ungkap Wenang. Ia juga menyampaikan penghargaan mendalam kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara tersebut, sekaligus memohon maaf atas segala keterbatasan teknis yang mungkin terjadi selama penyelenggaraan.

Hingga akhir acara, panitia mengumumkan bahwa dana yang terkumpul telah mencapai Rp25 juta . Namun, jumlah ini dipastikan akan terus bertambah karena pintu donasi masih dibuka untuk masyarakat umum hingga 31 Desember 2025 .

​Melalui aksi ini, alumni FIB Unpad berharap bantuan yang terkumpul dapat segera disalurkan untuk membantu proses pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang, sekaligus mempererat tali silaturahmi antar alumni melalui kegiatan yang bermanfaat secara sosial. (Nabil)***

Editor : AS