Selasa, Maret 31, 2026
Beranda blog Halaman 103

PEMULANGAN PMI NTB, YPTKIS FASILITASI EMPAT JENAZAH DAN SATU TAMBAHAN

0

PEMULANGAN PMI NTB, YPTKIS FASILITASI EMPAT JENAZAH DAN SATU TAMBAHAN

Mataram – Redaksi.Co Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Barat melaksanakan proses pemulangan jenazah pekerja migran asal NTB dari Malaysia melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok pada Rabu, 7 Januari 2026.

Dari keseluruhan kasus, sebanyak empat (4) jenazah dipulangkan dengan fasilitasi penuh oleh YPTKIS sebagai mitra utama pemerintah daerah. Yayasan ini mengambil peran sejak tahap awal, meliputi komunikasi dengan rumah sakit di Malaysia, perwakilan Indonesia, hingga penyiapan transportasi bagi keluarga korban.

Ketua Umum YPTKIS, Bpk. Henly Sunardi, menegaskan bahwa pelayanan kemanusiaan PMI merupakan prioritas. “Saya memastikan proses pemulangan berjalan cepat, terukur, dan menjaga martabat almarhum di hadapan keluarga NTB,” ujarnya kepada Redaksi.co.

DATA PMI PERTAMA

Nama : ALM. MUHANIP

Alamat : Dusun Endut, Desa Sikur, Kabupaten Lombok Timur

Negara Penempatan : Malaysia

Almarhum mengalami penurunan kesadaran saat bersama rekan kerja, lalu dibawa ke Rumah Sakit Awal Bross Dumai. Berdasarkan keterangan dokter, meninggal pada Sabtu, 3 Januari 2026 akibat serangan jantung. Jenazah tiba di BIZAM pada Selasa (6/1/2026) pukul 18.00 WITA dan diantar ke rumah duka oleh tim YPTKIS.

DATA PMI KEDUA

Nama : ALM. AHMAD SUPRIADI

Alamat : Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur

Negara Penempatan : Malaysia

Meninggal pada 28 Desember 2025 di Hospital Tengku Afzan, Malaysia dengan diagnosa Communicating Hydrocephalus. Informasi resmi diperoleh melalui KJRI Johor dan difasilitasi oleh YPTKIS untuk pemulangan menggunakan pesawat AirAsia rute Kuala Lumpur – Lombok serta dijemput ambulans BP3MI NTB.

DATA PMI KETIGA

Nama : ALM. MARZUKI

Alamat : Dusun Penakak, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur

Almarhum meninggal dengan diagnosa medis Septic Shock Secondary to Intraabdominal Sepsis, kondisi kegawatan akibat infeksi berat dalam rongga perut yang menyebar ke seluruh tubuh hingga menyebabkan kegagalan organ. Status almarhum nonprosedural dan tidak memiliki dokumen lengkap, namun YPTKIS tetap mengoordinasikan pemulangan dan pengantaran memakai ambulans Baznas Provinsi NTB atau Baznas Kabupaten Lombok Timur setelah tiba di Lombok.

DATA PMI KEEMPAT

Nama : INISIAL A

Alamat : Kecamatan Sakre, Kabupaten Lombok Timur

Negara Penempatan : Malaysia

Jenazah inisial A diproses pemulangannya hari ini, Rabu (7/1/2026) bersama jenazah lainnya. YPTKIS memfasilitasi koordinasi dengan pihak keluarga dan BP3MI agar setelah tiba di BIZAM pukul 18.00 WITA dapat langsung diantar ke rumah duka.

TAHAPAN YANG DIFASILITASI YPTKIS

Komunikasi dengan rumah sakit dan majikan di Malaysia

Pengurusan berita acara kematian melalui KJRI/KBRI

Penyiapan tiket penerbangan Kuala Lumpur – Lombok

Koordinasi ambulans BP3MI, Baznas, dan dinas daerah

Pendampingan keluarga sejak bandara hingga pemakaman

PIHAK YANG TERLIBAT PENJEMPUTAN

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lombok Timur

BP3MI NTB

Ketua Umum YPTKIS, Bpk. Henly Sunardi

Pemerintah Provinsi NTB berharap kemitraan dengan YPTKIS terus diperkuat agar perlindungan terhadap PMI asal NTB semakin responsif dan berorientasi kemanusiaan.

SUMBER : REDAKSI.CO

ABACH UHEL

Bantu Warga Terdampak Banjir, Polri Turun Langsung ke Lokasi

0

REDAKSI.CO  – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Maluku Utara melalui Markas Unit (Marnit) Halmahera Barat melaksanakan kegiatan pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap warga terdampak banjir di Desa Tongute Ternate, Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Senin (5/1/2026)

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danmarnit Halbar, Aipda Julkifli Humah, S.H., bersama tiga personel Polairud lainnya. Personel diterjunkan langsung ke lokasi untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir akibat luapan air yang merendam permukiman warga.

Selain melakukan pemantauan, personel Polairud juga berkomunikasi langsung dengan warga guna memastikan kondisi mereka pascabanjir. Aparat membantu membersihkan rumah warga dari sisa lumpur dan tanah akibat genangan air yang mulai surut.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, ketinggian air saat banjir terjadi mencapai lutut orang dewasa. Meski demikian, air berangsur surut dan situasi mulai kembali normal.

Lanjut, usai melakukan pembersihan, personel Polairud berkeliling di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun warga yang membutuhkan pertolongan medis akibat peristiwa banjir tersebut.

Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W., S.H., S.I.K., M.I.K., mengatakan kehadiran Polairud di lokasi banjir merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan dan kebutuhan masyarakat.

“Polri hadir untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi keadaan darurat atau bencana alam di wilayah masing-masing.

Dana BOS tidak dipajangkan, Pengawasan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Dipertanyakan

0

Meranti – Awak media memantau Korwil disdikbud dan sekaligus Kepala Sekolah di Sekolah nya di wilayah kecamatan. Masih tidak mau memajangkan Pembelanjaan Penggunaan Dana BOS,. Hal ini disebabkan Tumpul nya Pengawasan di Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti. Rabu. 7.1.2026.

Dimana ketegasan Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti lebih konsekwen dan lebih bersinegi, Tentang Permendikbud No.19 tahun 2020 sampai sekarang.

Awak media memantau ke Desa – Desa, di Kantor Desa ada di pajangkan Dana dari Pemerintah.tambah lagi Pembangunan Jalan juga ada di pajangkan. Karena Pemerintah desa mematuhi Permendagri (Peraturan Menteri Dalam negeri) No.20 tahun 2018. Pasal 39 dan Pasal 72. Beberapa masyarakat sangat kecewa dengan Undang-undang yang sudah legitimasi oleh Pemerintah tapi mengapa tidak dilaksanakan dan diwujudkan.

Dan ada beberapa Proyek juga di pajangkan, Proyek Dinas Pekerjaan umum dan Penataan ruang. (Bangunan Rumah).Proyek Kementerian Pekerjaan umum Direktorat jenderal sumber daya air.(Rehabilitasi jaringan Irigasi). Semuanya Dana dari Pemerintah. Juga dipajangkan.

Kepada Korwil Disdikbud Tingkat Kecamatan, Kepada Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Kepada Petinggi- Petinggi Kabupaten Kepulauan Meranti, Wajib memperhatikan Permendikbud no.19 tahun 2020 yang sudah di Legitimasi. Ujar nya

Ketua IPKR ( Ikatan Pecinta kedaulatan rakyat). Mengatakan pada awak Media ini bahwa hal Dana BOS, kalau tidak di Pajangkan melawan Permendikbud no.19 tahun 2020.Timbul pertanyaan dari IPKR pertanyaan nya adalah Mengapa dan ada apa Penggunaan Dana BOS tidak di pajangkan ke Publik?.

IPKR menilai tumpul nya Pengawasan alias tidak berfungsi, Di Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti.

IPKR menduga kuat ada persekongkolan yang tidak jelas. Pada Pembelanjaan Penggunaan Dana BOS di Lingkungan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Jangan sampai masyarakat Kepulauan Meranti menduga kuat, Asal Bapak Senang (abs). Ujar nya.

Permendikbud no.19 tahun 2020 sudah legimitasi, Timbul pertanyaan, Mengapa Sekolah-Sekolah tidak berani memajangkan nya?.

Masyarakat Kepulauan Meranti berharap kepada Petinggi-petinggi yang berkompeten dan bersinegi agar lebih konsekwen. Untuk anak bangsa.

Selanjutnya Kepala semua Korwil disdikbud dan sekaligus memegang jabatan Kepala Sekolah, mengapa tidak bisa memberikan contoh atau acuan kepada Sekolah di wilayah nya, Kalau hal ini tidak terealisasi timbul pertanyaan, Apakah yang akan terjadi di Sekolah-Sekolah Pendidikan Dasar di Kabupaten Kepulauan Meranti?.Awak media akan memantau secara kontinu

Bakamla RI Tegaskan Peran Garda Terdepan Keamanan Laut pada HUT ke-20

0

Redaksi.co, Jakarta | Bakamla RI memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 dengan menggelar upacara resmi. Momentum dua dekade pengabdian ini menjadi penegasan Bakamla RI sebagai garda terdepan keamanan laut Republik Indonesia. Kegiatan di laksanakan di lapangan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026).

Dalam amanatnya, Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.,Opsla menyampaikan bahwa 20 tahun perjalanan Bakamla RI bukan sekadar penanda usia, melainkan tonggak kedewasaan institusi dalam menjaga kedaulatan, keselamatan, dan kehormatan bangsa di laut. Sejak berdiri, Bakamla RI telah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pelanggaran hukum di laut, aktivitas ilegal lintas batas negara, hingga kompleksitas koordinasi antarinstansi maritim.

Lebih lanjut ditegaskan, di tengah dinamika tersebut, soliditas, loyalitas, dan profesionalisme seluruh personel Bakamla RI menjadi kekuatan utama yang menjaga eksistensi dan kepercayaan publik. Bakamla RI tidak hanya hadir sebagai unsur patroli, tetapi juga sebagai simbol kehadiran negara dalam membangun rasa aman di laut Indonesia.

Memasuki usia ke-20, Bakamla RI kini berada pada babak baru sejarah pengabdian. Dengan dukungan regulasi dan mandat yang semakin kuat, Bakamla RI melangkah menuju transformasi sebagai Indonesia Coast Guard yang tangguh, profesional, dan berkelas dunia. Transformasi ini menuntut kesiapan sumber daya manusia yang adaptif terhadap teknologi, cermat dalam pengambilan keputusan, serta teguh menjaga integritas dan etika profesi.

Kepala Bakamla RI juga mengingatkan bahwa laut bukan sekadar ruang tugas, melainkan ruang pengabdian yang mencerminkan wajah Indonesia sebagai bangsa maritim yang kuat, bersatu, dan berdaulat. Oleh karena itu, seluruh personel Bakamla RI diharapkan terus membangun sinergi, baik antarinstansi maupun dengan masyarakat maritim, sebagai fondasi utama menjaga keamanan laut nasional.

Menutup amanatnya, Kepala Bakamla RI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Bakamla RI, dari pusat hingga unsur kapal patroli di garis terdepan, yang tanpa lelah menjaga laut Indonesia siang dan malam. Dengan semangat “Bakamla RI Garda Terdepan Keamanan Laut Republik Indonesia,” Bakamla RI berkomitmen untuk terus melangkah lebih tangguh, lebih solid, dan semakin dipercaya bangsa dalam mewujudkan laut aman untuk Indonesia maju.

Pergantian Direksi Dua BUMD Jember, Pemkab Tekankan Presisi Kerja dan Pemuliaan SDM

0

JEMBER, redaksi.co – Pemerintah Kabupaten Jember melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Direktur Utama dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni Perumda Perkebunan Kahyangan Jember dan Perumdam Tirta Pandalungan Jember, Selasa (6/1/2026).

Kegiatan ini menjadi penanda kesinambungan kepemimpinan sekaligus penguatan arah strategis BUMD dalam menghadapi tantangan pelayanan dan kinerja ke depan. Pada Perumda Perkebunan Kahyangan Jember, jabatan Direktur Utama diserahterimakan dari Sofyan Sauri, S.M., M.M., kepada Danang Andriasmara, S.T., M.Si., sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama. Sementara itu, di Perumdam Tirta Pandalungan Jember, jabatan Direktur Utama diserahterimakan dari Miftahur Ridho, S.E.I., kepada Regar Jeane Dealen Nangka, S.STP., M.Si., selaku Plt Direktur Utama.

Serah terima jabatan tersebut disaksikan langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, S.Sos., bersama jajaran direksi lama dan baru dari kedua BUMD strategis tersebut.

Dalam arahannya, Pj Sekda menegaskan pentingnya kesinambungan kinerja, pencapaian target yang terukur, serta penguatan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama keberlanjutan perusahaan daerah. Ia menyampaikan apresiasi kepada jajaran direksi sebelumnya yang telah mengelola BUMD hingga berada pada kategori sehat dan sangat sehat.

“Capaian itu adalah modal penting. Namun tantangan ke depan tidak ringan, bahkan sangat berat. Karena itu, langkah kita harus cepat, tepat, dan presisi,” tegas Helmi.

Ia menekankan bahwa masa transisi kepemimpinan yang relatif singkat, sekitar tiga bulan, harus dimanfaatkan secara optimal untuk konsolidasi internal, pemetaan arah kebijakan, serta penguatan organisasi. Menurutnya, kecepatan membaca situasi dan ketepatan dalam mengambil keputusan akan sangat menentukan keberhasilan BUMD di tengah tuntutan pelayanan dan kinerja yang semakin tinggi.

Lebih jauh, Pj Sekda memberikan penekanan khusus pada pentingnya pemuliaan sumber daya manusia dalam pengelolaan perusahaan daerah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh sarana dan teknologi, tetapi terutama oleh manusia yang menggerakkannya.

“Alat secanggih apa pun tidak akan berarti tanpa manusia. Yang utama, manusianya harus dimanusiakan. Itu kunci,” ujarnya.

Ia meminta para Plt Direktur Utama yang baru untuk merangkul seluruh karyawan dan karyawati, membangun sinergi lintas divisi, serta menempatkan perusahaan sebagai satu keluarga besar yang bergerak bersama untuk memajukan dan memulihkan kinerja BUMD.

Selain peningkatan kompetensi, perhatian terhadap kesehatan, kesejahteraan, serta komunikasi kerja yang terbuka dinilai penting untuk menciptakan iklim kerja yang sehat dan produktif.

Pemerintah Kabupaten Jember berharap, dengan kepemimpinan baru di Perumda Perkebunan Kahyangan Jember dan Perumdam Tirta Pandalungan Jember, kinerja BUMD semakin solid, profesional, dan adaptif, serta mampu memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Jember.

Reporter: Sofyan

Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Sukses Fasilitasi Rakernas BEM SI & Bahas Eskalasi Gerakan Mahasiswa

0

Redaksi.co, Jakarta | Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) sukses menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 8-14 November 2025. Rakernas tersebut berlangsung di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), serang, Banten.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Badan Eksekutif Mahasiswa dari berbagai daerah untuk memperkuat sinergi, silaturahmi, serta merumuskan arah gerakan mahasiswa ke depan.

Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Suci Indah Lestari menjelaskan, bahwa persiapan pelaksanaan Rakernas telah dilakukan dengan matang sejak ditetapkannya Untirta sebagai tuan rumah melalui musyawarah wilayah BEM SI Kerakyatan.

“Persiapan itu mencakup persiapan teknis, opening ceremony, penginapan, akomodasi, dan lainnya. Kami bersyukur pihak kampus memberikan dukungan baik pada kegiatan ini,” Ungkap Suci dalam pernyataan persnya, Selasa (6/1/2026).

Lebih lanjut kata Suci, Kami mempersiapkan mulai dari persiapan-persiapan teknis, kemudian sampai sebelum pembukaan, opening ceremony, kemudian penginapan, akomodasi dan lain sebagainya.

“Bagi Kami dengan suksesnya pelaksanaan Rakernas ini memiliki makna tersendiri bagi Untirta,” Ucapnya.

Suji menyebut, selain menjadi ajang memperkenalkan kampus pada kancah nasional, kegiatan ini juga menjadi tantangan tersendiri mengingat forum tersebut dihadiri oleh sekitar 150 hingga 200 kampus dari 15 wilayah BEM SI di Indonesia.

“Karena ini forum besar yang dihadiri BEM seluruh Indonesia, tentu jadi kesan yang harus kita perlihatkan dengan baik tentang kampus dan kami juga ingin menjaga marwah kampus,” tuturnya.

Menambahkan, Suci juga mengungkapkan bahwa ada kendala teknis selama acara berlangsung, seperti keterlambatan waktu akibat mobilisasi peserta yang padat dan akomodasi terkait bis.

Namun, Suci menegaskan bahwa hal ini bukanlah kesalahan melainkan tantangan bagi mereka untuk mengatur waktu.

“Karena memang mobilisasi peserta yang cukup banyak, dengan keterbatasan yang ada. Kemudian akomodasi terkait bis, karena itu baru bisa dimulai mobilisasi,” jelas Suci.

Masih dalam pernyataan persnya, Muhammad Rizwandi, Presiden Mahasiswa Universitas Nahdlatul Wathan Mataram, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pelaksanaan Rakernas BEM SI di Untirta berjalan dengan baik dan lancar.

Ia juga menilai kegiatan ini bukan sekedar forum tahunan, melainkan juga wadah untuk memperkuat silaturahmi, marwah mahasiswa, dan semangat kolektif BEM SI dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Alhamdulillah, dari hari pertama sampai terakhir, penyambutan dan penyuguhan yang diberikan panitia sangat baik, meskipun ada sedikit kendala. Namun, pada akhirnya acara berjalan sesuai dengan rundown,” ujarnya.

Rizwandi juga mengatakan Rakernas tahun ini menjadi ruang strategis untuk memaparkan eskalasi gerakan mahasiswa yang lebih terarah dan berkarakter.

Terakhir, ia berharap agar BEM SI menjadi ruang aspirasi mahasiswa seluruh Indonesia. Ia juga menunggu kelahiran pemikir baru yang tidak hanya kritis, tetapi juga solutif dalam menjawab masalah di kedepannya untuk bangsa Indonesia.

Rizwandi juga menyampaikan bahwa Rakernas tahun ini menjadi ruang strategis untuk memetakan eskalasi gerakan mahasiswa yang lebih terarah dan berkarakter.

Ia berharap BEM SI dapat terus menjadi wadah aspirasi bagi seluruh mahasiswa di Indonesia. Selain itu, ia menantikan lahirnya pemikir-pemikir baru yang tidak hanya kritis, tetapi juga solutif dalam menjawab berbagai persoalan bangsa indonesia ke depan.

“Semoga BEM SI ini menjadi ruang intelektual kita semua bagi generasi muda lebih khusus BEM SI yang tergabung, untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa se-indonesia,” harapnya, menutup pernyataan persnya.

Kepala Lapas Narkotika Berbagi Pengalaman dan Berikan Motivasi Kepada Petugas

0

Langkat, Redaksi.co –

Kepala Lembaga Pemasyakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat, Tapianus Antonio Barus, didampingi langsung oleh Ka. KPLP, Kasi Kamtib serta Kasubbag TU. memberikan penguatan kepribadian dengan berbagi pengalaman dan berikan motivasi kepada petugas, Selasa (06/01/2026).

Berlangsung di Aula Serbaguna Lapas kegiatan ini di hadiri oleh petugas pemasyarakatan terkhusus yang bertempat tinggal di luar Kabupaten Langkat. Dalam arahannya, Kalapas menyampaikan beberapa hal yang di antaranya bahwa seluruh petugas harus mengerti, memahami, dan mampu melaksanakan tugas dan fungsinya, mampu bekerja dengan tepat, dan saling menjaga kekompakan demi kebaikan.

Kalapas juga berbagi pengalaman selama beliau bekerja dan berdialog langsung dengan petugas jika mengalami kendala selama bekerja di Lapas Narkotika Langkat.

Sebagai penutup Kalapas juga berpesan agar petugas menghindari perbuatan-perbuatan yang mencoreng nama baik Pemasyarakatan. “Tunjukkan citra positif Pemasyarakatan dengan bekerja baik dan terus menjaga marwah Pemasyarakatan, seperti motto Pemasyarakatan Pasti bermanfaat untuk masyarakat”, pungkas Kalapas.

(M.Iliyas)

Akan Melangsungkan Pernikahan, Petugas Lapas Narkotika Menjalani Bimbingan Pra Nikah

0

Langkat – Redaksi.co –

Akan Melangsungkan Pernikahan, Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Langkat, Siddiq Ilham beserta calon pasangannya mengikuti bimbingna pranikah yang digelar sebagai bagian dari proses resmi menjelang pernikahan. Selasa (06/01/2026).

Bimbingan pranikah ini merupakan prosedur wajib yang dilakukan bagi petugas yang akan menikah, bertujuan untuk membekali pasangan dengan pemahaman terkait kehidupan rumah tangga dari sudut pandang agama, psikologis, serta sosial dalam membangun keluarga yang harmonis.

Dalam sesi konseling, Kepala Lapas (Kalapas), Tapianus Antonio Barus didampingi memberikan pembekalan dengan materi mengenai kesiapan menghadapi dinamika kehidupan bersama.

Kalapas Antonio menyampaikan bahwa kehadiran pegawai dalam sidang pranikah ini menunjukkan komitmen mereka tidak hanya sebagai aparatur negara, tetapi juga sebagai pribadi yang menjunjung tinggi nilai-nilai keluarga dan keteladanan moral.

Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen Lapas sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga perhatian terhadap kesejahteraan dan kehidupan personal para pegawainya.

(M.Iliyas)

PAD Jember Menembus Rp1 Triliun, Penanda Kuat Kemandirian Fiskal Daerah

0

JEMBER, redaksi.co – Kabupaten Jember mencatatkan tonggak sejarah baru dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk pertama kalinya dalam 26 tahun terakhir, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jember berhasil menembus angka Rp1 triliun, tepatnya mencapai Rp1,024 triliun pada tahun anggaran 2025. Capaian tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Aula Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jember, Selasa (6/1/2026).

Capaian ini bukan sekadar deretan angka statistik, melainkan simbol kuat kebangkitan kemandirian fiskal daerah, sekaligus penegasan arah pembangunan Jember Baru, Jember Maju, dan Jember yang mampu berdiri di atas kekuatan sendiri.

Pada tahun sebelumnya, PAD Jember tercatat sebesar Rp774 miliar. Lonjakan signifikan ini menunjukkan kenaikan sekitar 32,36 persen, sebuah lompatan besar yang menuai apresiasi luas, baik di tingkat regional maupun nasional. Peningkatan tersebut dinilai sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi lokal tanpa membebani masyarakat.

Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa ketergantungan terhadap transfer dari pemerintah pusat tidak dapat terus dijadikan sandaran utama pembangunan daerah.

“Transfer dari pusat tidak akan semakin besar. Itu bagian dari strategi pemerintah pusat untuk mendorong daerah agar menunjukkan kemandirian dan kemajuan masing-masing,” tegasnya.

Selama hampir satu dekade terakhir, target PAD Jember kerap tak tercapai secara maksimal. Namun pada tahun 2025, optimalisasi PAD akhirnya berhasil dilakukan tanpa menaikkan pajak.

“Kami meyakini, menaikkan pajak bukanlah solusi utama. Yang jauh lebih penting adalah menutup kebocoran-kebocoran yang selama ini terjadi. Kami tidak ingin rakyat kecil di Jember tercekik,” ujar Fawait.

Sebaliknya, pemerintah daerah justru mengambil langkah progresif dengan menurunkan sejumlah beban masyarakat, termasuk kontribusi di pasar-pasar tradisional. Kebijakan ini menjadi wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.

“Kami meminta seluruh tim di Bapenda bekerja lebih serius dan transparan. PAD yang besar harus lahir dari tata kelola yang bersih, bukan dari menekan rakyat,” tambahnya.

Ke depan, sektor pariwisata akan menjadi salah satu fokus utama dalam penguatan PAD. Menurut Fawait, daerah yang maju adalah daerah yang mampu mengelola serta mempromosikan potensi wisatanya secara optimal.

“Kami berharap seluruh pihak, termasuk insan pers, ikut mempromosikan Kabupaten Jember agar potensi wisata kita bangkit dan dikenal luas,” katanya.

Selain sektor pariwisata, pemerintah daerah juga akan membentuk tim khusus dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk melakukan pendataan serta penelusuran aset-aset daerah yang selama ini belum teridentifikasi atau belum dikelola secara maksimal.

Tak kalah penting, kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) turut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“ASN harus kita muliakan dan kita sejahterakan terlebih dahulu, agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” ungkap Fawait.

Di sektor kesehatan, pemerintah daerah berkomitmen mengembalikan semangat pelayanan publik yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.

“Kita ingin Jember kembali kuat di sektor kesehatan. Bukan memanfaatkan orang sakit, tetapi memastikan pelayanan berjalan adil, manusiawi, dan mengutamakan keselamatan rakyat,” pungkasnya.

Dengan capaian PAD yang menembus Rp1 triliun, Kabupaten Jember menegaskan langkah mantap menuju daerah yang mandiri secara fiskal, berdaya saing tinggi, dan konsisten berpihak pada rakyat kecil.

Reporter: Sofyan

Era Gus Fawait: Rakyat Kecil Kini Tak Perlu ke Kota untuk Mengurus KTP

0

JEMBER, redaksi.co – Setelah bertahun-tahun terjebak dalam ketidakpastian administrasi dan hanya mengandalkan Surat Keterangan (Suket), warga Kecamatan Jenggawah akhirnya dapat kembali memegang KTP elektronik yang sah.

Tersedianya blangko cetak KTP-el disambut dengan rasa lega dan syukur, karena menyangkut pemenuhan hak dasar warga negara yang selama ini terabaikan.

Di balik terpecahkannya persoalan klasik tersebut, publik menyoroti peran kepemimpinan Bupati Jember, Gus Fawait.

Di tengah birokrasi yang kerap lamban dan saling lempar kewenangan, Gus Fawait dinilai mampu mengambil langkah tegas dan konkret untuk memastikan layanan administrasi kependudukan kembali berjalan normal hingga ke tingkat kecamatan.

Kebijakan ini menjadi penanda gaya kepemimpinan yang tidak berhenti pada retorika. Negara, menurut Gus Fawait, harus hadir secara nyata dalam kehidupan warganya, bukan sekadar di atas kertas. KTP elektronik bukan hadiah, melainkan hak warga negara, dan kepemimpinan diuji dari sejauh mana hak tersebut benar-benar dipenuhi.

Bagi warga Jenggawah, berakhirnya era Suket bukan sekadar soal administrasi. Ini adalah pesan politik yang jelas, di bawah kepemimpinan Gus Fawait, pelayanan publik tidak boleh lagi tersandera oleh alasan-alasan klasik birokrasi yang selama ini justru memberatkan rakyat kecil.

Hal tersebut dirasakan langsung oleh Saiful Rhoman, warga Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah. Ia mengaku datang ke kantor kecamatan setelah bertahun-tahun tidak pernah memegang KTP elektronik.

“Sudah lama saya tidak punya KTP. Di era kepemimpinan Gus Fawait ini, kami merasa sangat senang karena akhirnya bisa memegang KTP elektronik. Baru kali ini, setelah bertahun-tahun warga kesulitan mengurus administrasi kependudukan, sekarang prosesnya terasa sangat mudah. Menurut saya, ini wujud nyata kinerja bupati muda di Jember,” ujarnya.

Senada dengan itu, Camat Jenggawah, Soethayo, S.P., M.M., turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Jember. Ia menilai perhatian pimpinan daerah berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan.

“Kami berterima kasih kepada Gus Fawait. Warga kami kini benar-benar merasa terlayani dengan baik dalam pengurusan administrasi kependudukan. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang berpihak pada masyarakat,” tuturnya.

Kini, warga desa tidak lagi harus pergi ke kota hanya untuk mengurus administrasi kependudukan, yang selama ini membutuhkan biaya tambahan dan memberatkan rakyat kecil.

Pelayanan adminduk cukup dilakukan di wilayah masing-masing, lebih dekat, lebih cepat, dan lebih manusiawi.

Kebijakan ini menegaskan keberpihakan pemerintah daerah kepada wong cilik, bahwa pelayanan publik sejatinya hadir untuk memudahkan, bukan menyulitkan.

Reporter: Sofyan