Beranda blog Halaman 102

SAQBIE Forum 2026 Resmi Dibuka, Hilirisasi Jadi Kunci Akselerasi Ekonomi Sulbar

0

Redaksi.co MAMUJU : Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Barat resmi membuka Sandeq Business, Investment and Economic (SAQBIE) Forum 2026 di Ballroom Grand Maleo Hotel, Mamuju, Senin (29/6/2026). Forum bertema “Percepatan Hilirisasi Komoditas Unggulan untuk Meningkatkan Nilai Tambah, Stabilitas, dan Daya Saing Ekonomi Sulawesi Barat” ini menjadi momentum strategis dalam mempercepat transformasi ekonomi daerah melalui penguatan investasi dan hilirisasi sektor unggulan.

Forum dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Dr. Junda Maulana, M.Si, yang mewakili Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK). Dalam sambutannya, Junda menyampaikan permohonan maaf karena Gubernur tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut akibat tugas mendadak di Jakarta.

Meski demikian, kata Junda, komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Pertumbuhan ekonomi Sulbar yang mencapai 5,3 persen di tengah ketidakpastian ekonomi global merupakan capaian yang patut disyukuri. Potensi sumber daya alam kita sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi agar potensi tersebut menghasilkan nilai tambah yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa hilirisasi komoditas unggulan menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing daerah sekaligus membuka lapangan kerja dan memperluas investasi.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Barat, Eka Putra Budi Nugroho, menegaskan komitmen BI sebagai strategic advisor pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.

Menurutnya, dinamika geopolitik global menjadi tantangan tersendiri bagi perekonomian nasional maupun daerah. Namun melalui sinergi yang telah terjalin dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, berbagai langkah pengendalian inflasi terus diperkuat, termasuk pembinaan terhadap kelompok tani dan nelayan sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan.

Dengan penguatan sektor riil dan pengendalian inflasi yang solid, kami optimistis pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat akan tetap terjaga serta semakin berdaya saing,” tegas Eka Putra.

SAQBIE Forum 2026 menghadirkan pelaku usaha, investor, akademisi, serta para pengambil kebijakan untuk membahas strategi percepatan hilirisasi komoditas unggulan Sulawesi Barat. Sektor perkebunan, pertanian, dan perikanan menjadi fokus utama karena memiliki potensi besar dalam meningkatkan nilai tambah produk daerah.

Data menunjukkan bahwa sektor perkebunan masih menjadi kontributor terbesar terhadap perekonomian Sulawesi Barat dengan kontribusi sekitar 47–48 persen, sementara industri pengolahan menyumbang sekitar 11–12 persen. Kondisi tersebut menjadi dasar penting perlunya percepatan hilirisasi agar komoditas unggulan tidak lagi dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi di dalam daerah.

Menutup sambutannya, Dr. Junda mengajak seluruh pihak menjadikan SAQBIE Forum sebagai titik awal penguatan kolaborasi pembangunan ekonomi Sulawesi Barat.

Mari kita jadikan Sandeq Forum ini sebagai titik awal kemajuan Sulawesi Barat. Dengan kerja keras, sinergi, dan kolaborasi seluruh pihak, kita wujudkan Sulawesi Barat yang maju, tangguh, dan sejahtera,” pungkasnya.

Forum SAQBIE 2026 turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya yang mengikuti rangkaian diskusi strategis dan business matching sebagai upaya mendorong peningkatan investasi dan penguatan ekonomi Sulawesi Barat. (ZUL)

Menuju 500 Tahun Jakarta! Bundaran HI Disulap Jadi Panggung Raksasa,Ribuan Warga Larut Dalam Euforia

0

JAKARTA, Redaksi.Co – Ribuan warga tumpah ruah memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta, Sejak sore hari kawasan ikonik ibu kota itu berubah menjadi pusat pesta rakyat yang menghadirkan hiburan, seni budaya, dan pertunjukan teknologi modern sebagai penanda perjalanan Jakarta menuju usia lima abad.

Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi,Berbagai sudut Bundaran HI dipenuhi pengunjung dari berbagai kalangan yang datang bersama keluarga maupun sahabat untuk menikmati rangkaian acara bertajuk “Menuju 5 Abad Jakarta”, Perayaan ini menjadi penutup seluruh agenda HUT Jakarta yang selama beberapa pekan terakhir menghadirkan berbagai program untuk masyarakat.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengemas malam puncak perayaan dengan konsep festival terbuka yang memadukan konser musik, pertunjukan visual, hingga instalasi seni ramah lingkungan, Sejumlah musisi ternama Indonesia, seperti Padi Reborn, Mahalini, Adrian Khalif, Cici Paramida, Mollucan Soul, Sania, Skarbu, dan Pasming Based tampil menghibur ribuan warga yang memadati kawasan tersebut.

Tak hanya menyuguhkan hiburan musik, panggung utama juga dihiasi pertunjukan lighting show, video mapping, Flying LED, hingga peluncuran logo resmi menuju perayaan 500 tahun Jakarta, Seluruh pertunjukan dirancang untuk menggambarkan transformasi Jakarta sebagai kota global yang tetap mempertahankan kekayaan budaya lokal.

Ketua Panitia HUT ke-499 Jakarta sekaligus Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengatakan peringatan tahun ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk memperlihatkan arah pembangunan Jakarta menuju kota yang modern, inklusif, dan berdaya saing global.

Menurutnya, berbagai program yang telah dilaksanakan selama rangkaian HUT merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman, kemudahan mobilitas, serta berbagai fasilitas yang langsung dirasakan masyarakat.

Perayaan HUT Jakarta masih akan berlanjut pada Minggu (28/6/2026) melalui agenda “Jakarta Penuh Warna” yang digelar sejak pagi di kawasan Bundaran HI,Berbagai kegiatan seperti PoundFit, pawai balon raksasa, marching band, tari massal Nusantara, kolaborasi Gambang Kromong dengan balet, teater urban, hingga edukasi pemilahan sampah akan menjadi penutup rangkaian perayaan HUT ke-499 Jakarta.

Untuk menjaga keamanan dan kelancaran acara, Pemprov DKI Jakarta juga memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup sementara Jalan MH Thamrin dari kawasan Sarinah hingga Dukuh Atas pada Sabtu mulai pukul 14.00 hingga 23.00 WIB.

Perayaan HUT ke-499 Jakarta tahun ini menjadi simbol kuat bahwa ibu kota terus bergerak menuju babak baru,Di tengah semarak pesta rakyat, Jakarta tidak hanya merayakan usia, tetapi juga menegaskan langkah menuju kota global yang tetap berakar pada budaya, kebersamaan, dan pelayanan bagi seluruh warganya.

TerbongkarSabuDisamarkan dalam Oseng Cumi Balado untukDiselundupkankeLapasCipinang,KurirTergiurUpah Rp500Ribu

0

JAKARTA, Redaksi.Co – Berbagai cara terus dilakukan jaringan narkotika untuk menyusupkan barang haram ke dalam lembaga pemasyarakatan,Kali ini, modus yang digunakan terbilang tak biasa,Sebanyak 12 paket sabu disembunyikan di dalam makanan oseng cumi balado yang dibawa seorang pengunjung ke Lapas Narkotika Kelas IIA Cipinang, Jakarta Timur.

Namun, rencana tersebut gagal total, Ketelitian petugas saat memeriksa setiap barang bawaan pengunjung berhasil membongkar penyelundupan sebelum paket narkotika itu sampai ke tangan warga binaan yang menjadi tujuan pengiriman.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Cipinang, Edi Sigit Budiman, mengatakan keberhasilan pengungkapan ini merupakan hasil penerapan prosedur pemeriksaan yang dilakukan secara disiplin dan tanpa kompromi terhadap seluruh barang yang masuk ke lingkungan lapas,”Petugas kami berhasil menemukan 12 paket yang diduga narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam makanan oseng cumi balado, Temuan ini menjadi bukti bahwa kewaspadaan petugas harus terus dijaga karena berbagai modus penyelundupan terus berkembang,” ujar Edi.

Dari hasil pemeriksaan, pengunjung berinisial K mengaku hanya bertindak sebagai kurir, Ia mengaku dijanjikan imbalan sebesar Rp500 ribu apabila berhasil mengantarkan makanan tersebut kepada seorang warga binaan, Paket makanan itu, menurut pengakuannya, diterima dari seseorang di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum dibawa menuju Lapas Cipinang.

Usai pengungkapan, petugas langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti dan berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur guna proses penyidikan lebih lanjut, Aparat kini menelusuri asal-usul sabu tersebut sekaligus memburu pihak yang diduga menjadi pemasok dan pengendali jaringan.

Edi Sigit Budiman menegaskan, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Khusus Jakarta sebagai bentuk respons cepat terhadap setiap upaya penyelundupan narkotika.

Menurutnya, Lapas Narkotika Kelas IIA Cipinang berkomitmen penuh mendukung program pemberantasan narkoba dengan memperketat pengawasan serta memperkuat sinergi bersama aparat penegak hukum,
“Tidak ada toleransi terhadap segala bentuk penyelundupan narkotika ke dalam lapas, Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum untuk memutus mata rantai peredaran narkoba, baik di dalam maupun di luar lembaga pemasyarakatan,” tegasnya.

Kasus ini kembali menunjukkan bahwa jaringan narkotika terus berupaya mencari celah dengan memanfaatkan berbagai modus penyamaran, termasuk melalui makanan. Meski demikian, kesiapsiagaan petugas pemasyarakatan berhasil menggagalkan aksi tersebut sehingga peredaran narkoba di dalam lapas dapat dicegah sejak dini.

Penyidik kini masih mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar di balik upaya penyelundupan tersebut, termasuk menelusuri keterlibatan pihak-pihak lain yang diduga mengendalikan distribusi narkotika dari luar maupun dari dalam lembaga pemasyarakatan.

*Dapur Jaga Jakarta Meriah, Bobon Santoso Sajikan Tongseng untuk Warga CFD*

0

Jakarta,Redaksi.Co – Kegiatan Dapur Jaga Jakarta memeriahkan suasana car free day di kawasan Polda Metro Jaya, Minggu (28/6/2026). Kegiatan ini digelar dalam rangka Pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 sekaligus menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Acara yang berlangsung di area depan Polda Metro Jaya itu menghadirkan kegiatan masak besar bersama Bobon Santoso. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 yang dikemas secara meriah, humanis, dan dekat dengan masyarakat.

Kegiatan ini mengusung tema “Dapur Jaga Jakarta: Menghangatkan Makanan, Mempererat Persaudaraan.” Tema tersebut menjadi simbol semangat kebersamaan, pelayanan humanis, serta kedekatan Polri dengan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Bobon Santoso memasak dan menyajikan 3.000 porsi tongseng daging sapi serta 3.000 gelas es buah. Makanan dan minuman itu kemudian dibagikan secara gratis kepada warga yang hadir dan beraktivitas di kawasan car free day.

Sejak pagi, masyarakat tampak antusias mendatangi lokasi kegiatan. Warga yang datang bersama keluarga maupun komunitas olahraga terlihat menikmati suasana car free day, menyaksikan rangkaian pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026, sekaligus menerima sajian yang telah disiapkan panitia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, kegiatan Dapur Jaga Jakarta menjadi bagian dari rangkaian pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 dan Hari Bhayangkara ke-80 yang dikemas secara humanis.

“Melalui kegiatan Dapur Jaga Jakarta ini, Polda Metro Jaya ingin menghadirkan suasana kebersamaan yang hangat dengan masyarakat. Pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 dan Hari Bhayangkara menjadi momentum untuk semakin mendekatkan Polri dengan warga,” ujarnya.

Kombes Budi menambahkan, pembagian makanan gratis ini merupakan bentuk pelayanan sederhana yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Menurutnya, Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga membangun ruang kebersamaan di tengah warga.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri hadir sebagai bagian dari mereka. Melalui makanan, kebersamaan, olahraga, dan interaksi langsung, kami berharap hubungan Polri dan masyarakat semakin erat,” katanya.

Sementara itu, Bobon Santoso mengaku senang dapat ikut memeriahkan pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 bersama Polda Metro Jaya. Ia menyebut kegiatan masak besar ini bukan hanya soal memasak dalam jumlah banyak, tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan.

“Alhamdulillah hari ini kita masak 3.000 porsi tongseng daging sapi dan 3.000 gelas es buah di Polda Metro Jaya. Ini bagian dari semangat memasak dan melayani Jakarta bersama Polda Metro Jaya,” ujar Bobon Santoso.

Bobon menilai makanan dapat menjadi sarana sederhana untuk menyatukan banyak orang. Ia berharap kegiatan tersebut membawa kebahagiaan bagi masyarakat yang hadir di kawasan car free day.

“Buat saya, makanan itu bisa menyatukan banyak orang. Hari ini kita masak bukan hanya untuk acara, tetapi juga untuk berbagi. Semoga masyarakat senang dan bisa menikmati sajian yang sudah disiapkan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 tidak hanya berlangsung meriah melalui kegiatan olahraga, tetapi juga diwarnai aksi humanis yang langsung dirasakan masyarakat. Polda Metro Jaya menghadirkan ruang kebersamaan yang hangat antara Polri, komunitas, dan warga Jakarta.

REWIND 20: Reuni Akbar Alumni SMP Negeri 2 Ngamprah Angkatan 2006

0

redaksi.co, Jakarta | Suasana penuh haru, tawa, dan nostalgia mewarnai penyelenggaraan REWIND 20 bertema “Rindu Erat Wujudkan Ikatan Nostalgia 20 Tahun”, reuni akbar Alumni SMP Negeri 2 Ngamprah Angkatan 2006 yang digelar di lingkungan SMP Negeri 2 Ngamprah., Minggu (28/6).

Acara ini dihadiri oleh 132 alumni serta sekitar 30 guru, baik yang masih aktif mengajar maupun yang telah memasuki masa purnatugas. Kehadiran para guru menjadi momen paling berkesan, mempertemukan kembali sosok-sosok yang telah berjasa membentuk karakter dan perjalanan hidup para alumni.

Ketua Panitia, Aryawan Setiadi, S.STP., CODM, menyampaikan bahwa reuni ini bukan sekadar ajang melepas rindu, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kembali semangat kebersamaan serta mempererat tali persaudaraan antarsesama alumni.

“Mari kita nikmati hari ini. Mari kita putar kembali memori indah dua puluh tahun lalu, lepaskan sejenak atribut dan jabatan, dan kembalilah menjadi siswa-siswi putih biru yang saling mendukung. Semoga tali silaturahmi ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus terjalin untuk saling membawa kebaikan di masa depan. Selamat bernostalgia, selamat melepas rindu.”

REWIND 20 juga menjadi pengingat bahwa setiap pencapaian para alumni hari ini tidak terlepas dari jasa para guru. Dalam suasana penuh kekeluargaan, para alumni menyampaikan penghormatan, rasa terima kasih, serta doa bagi seluruh guru yang telah memberikan ilmu dan teladan sepanjang masa sekolah.

“Terima kasih atas setiap teguran penuh kasih sayang yang dahulu mungkin belum kami pahami maknanya. Terima kasih atas kesabaran yang seolah tak pernah habis dalam menghadapi segala dinamika dan kenakalan masa remaja kami.”

Melalui kesempatan ini, para alumni juga memanjatkan doa agar Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan kepada para guru yang masih mengabdi maupun yang telah memasuki masa purnatugas. Bagi guru-guru yang telah berpulang, semoga Allah SWT melimpahkan rahmat, mengampuni segala khilaf, dan menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya.

Lebih dari sekadar reuni, REWIND 20 menjadi bukti bahwa waktu tidak mampu menghapus rasa persaudaraan. Dua puluh tahun perjalanan hidup justru semakin menguatkan ikatan yang pernah terjalin sejak mengenakan seragam putih biru.

Sebagaimana semangat yang diusung dalam kegiatan ini, “Silaturahmi tidak boleh berhenti di hari ini. Mari kita rawat bersama, karena sekolah boleh kita tinggalkan, tetapi almamater dan guru-guru kita akan selalu menjadi bagian dari perjalanan hidup kita.”

Denny Chandra Gaungkan ‘Revolusi Budaya’ Anak Bangsa: Abang None Cilik Jadi Benteng Melawan Krisis Identitas

0

JAKARTA, Redaksi.Co – Di tengah derasnya arus globalisasi yang semakin memengaruhi gaya hidup generasi muda, sebuah pesan kuat menggema dari panggung Pemilihan Abang None Cilik di Pasar Seni Ancol, Jakarta Utara, Minggu (28/6/2026), Bukan sekadar ajang pencarian bakat, kegiatan ini dinilai sebagai investasi budaya untuk mencetak generasi yang mengenal akar sejarah, mencintai warisan leluhur, dan siap menjaga jati diri bangsa.

Sorotan tersebut disampaikan seniman sekaligus budayawan Denny Chandra yang hadir memberikan dukungan kepada para peserta, Menurutnya pelestarian budaya tidak bisa menunggu hingga seseorang dewasa, Nilai-nilai budaya harus diperkenalkan sejak usia dini agar tumbuh menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan anak-anak Indonesia.

Denny menegaskan bahwa setiap anak memiliki keterikatan dengan daerah tempat mereka dilahirkan, Karena itu mereka tidak hanya memiliki hak menikmati hasil pembangunan, tetapi juga tanggung jawab moral untuk menjaga, melestarikan, dan mengembangkan budaya, kehidupan sosial, hingga kemajuan daerahnya,”Bila anak-anak mengenal budayanya sejak kecil, mereka akan tumbuh dengan rasa bangga terhadap identitasnya sendiri, Itulah benteng paling kuat menghadapi pengaruh budaya luar yang terus masuk tanpa batas,” ungkapnya.

Ia menilai budaya merupakan kekuatan bangsa yang sering kali terlupakan,Di tengah persaingan global, kekayaan tradisi, bahasa, kesenian, hingga adat istiadat justru menjadi modal besar yang mampu memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.

Dalam pandangannya, keberadaan Abang None Cilik menjadi ruang penting untuk membangun kepercayaan diri generasi muda, Ajang tersebut bukan hanya melahirkan pemenang, tetapi juga memberikan pengalaman belajar mengenai sportivitas, keberanian tampil, kemampuan berkomunikasi, hingga penghargaan terhadap budaya sendiri.

Denny juga mengingatkan bahwa setiap anak memiliki potensi berbeda yang tidak selalu terlihat dalam satu perlombaan,Karena itu menurutnya, tugas para pembina, orang tua, dan dewan juri adalah memberikan ruang agar bakat tersebut dapat berkembang secara maksimal.

Selain menyoroti pelestarian budaya, Denny menyampaikan keprihatinannya terhadap pola pembelajaran sejarah yang dinilai lebih banyak mengangkat kisah penjajahan dibanding kejayaan Nusantara,Padahal Indonesia pernah memiliki peradaban besar yang menjadi kebanggaan dunia.

Menurutnya, pengenalan sejarah kejayaan bangsa, termasuk lahirnya mahakarya seperti Candi Borobudur sejak berabad-abad silam, penting ditanamkan kepada anak-anak agar mereka tumbuh dengan rasa percaya diri sebagai bagian dari bangsa yang memiliki peradaban tinggi.

Tak berhenti pada isu budaya, Denny turut mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan, Ia menegaskan bahwa warisan paling berharga bagi generasi mendatang bukan semata kekayaan materi, melainkan alam yang tetap terjaga, udara yang bersih, dan sumber air yang sehat.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung penyelenggaraan kegiatan-kegiatan budaya seperti Pemilihan Abang None Cilik, Menurutnya kritik yang disampaikan hendaknya bersifat membangun agar kualitas penyelenggaraan semakin baik, sementara semangat melestarikan budaya tetap menjadi tujuan utama.

Melalui panggung sederhana di Pasar Seni Ancol, pesan besar itu kembali ditegaskan: membangun Indonesia tidak selalu dimulai dari proyek-proyek besar, tetapi juga dari keberanian mengenalkan budaya kepada anak-anak sejak dini.

Sebab, di tangan generasi yang mengenal jati dirinya, warisan budaya Nusantara diyakini akan tetap hidup dan menjadi kekuatan bangsa di masa depan.

REWIND 20: Reuni Akbar Alumni SMP Negeri 2 Ngamprah Angkatan 2006

0

redaksi.co, Jakarta | Suasana penuh haru, tawa, dan nostalgia mewarnai penyelenggaraan REWIND 20 bertema “Rindu Erat Wujudkan Ikatan Nostalgia 20 Tahun”, reuni akbar Alumni SMP Negeri 2 Ngamprah Angkatan 2006 yang digelar di lingkungan SMP Negeri 2 Ngamprah Bandung, Minggu (28/6).

Acara ini dihadiri oleh 132 alumni serta sekitar 30 guru, baik yang masih aktif mengajar maupun yang telah memasuki masa purnatugas. Kehadiran para guru menjadi momen paling berkesan, mempertemukan kembali sosok-sosok yang telah berjasa membentuk karakter dan perjalanan hidup para alumni.

Ketua Panitia, Aryawan Setiadi, S.STP., CODM, menyampaikan bahwa reuni ini bukan sekadar ajang melepas rindu, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kembali semangat kebersamaan serta mempererat tali persaudaraan antarsesama alumni.

“Mari kita nikmati hari ini. Mari kita putar kembali memori indah dua puluh tahun lalu, lepaskan sejenak atribut dan jabatan, dan kembalilah menjadi siswa-siswi putih biru yang saling mendukung. Semoga tali silaturahmi ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus terjalin untuk saling membawa kebaikan di masa depan. Selamat bernostalgia, selamat melepas rindu.”

REWIND 20 juga menjadi pengingat bahwa setiap pencapaian para alumni hari ini tidak terlepas dari jasa para guru. Dalam suasana penuh kekeluargaan, para alumni menyampaikan penghormatan, rasa terima kasih, serta doa bagi seluruh guru yang telah memberikan ilmu dan teladan sepanjang masa sekolah.

“Terima kasih atas setiap teguran penuh kasih sayang yang dahulu mungkin belum kami pahami maknanya. Terima kasih atas kesabaran yang seolah tak pernah habis dalam menghadapi segala dinamika dan kenakalan masa remaja kami.”

Melalui kesempatan ini, para alumni juga memanjatkan doa agar Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan kepada para guru yang masih mengabdi maupun yang telah memasuki masa purnatugas. Bagi guru-guru yang telah berpulang, semoga Allah SWT melimpahkan rahmat, mengampuni segala khilaf, dan menempatkan mereka di tempat terbaik di sisi-Nya.

Lebih dari sekadar reuni, REWIND 20 menjadi bukti bahwa waktu tidak mampu menghapus rasa persaudaraan. Dua puluh tahun perjalanan hidup justru semakin menguatkan ikatan yang pernah terjalin sejak mengenakan seragam putih biru.

Sebagaimana semangat yang diusung dalam kegiatan ini, “Silaturahmi tidak boleh berhenti di hari ini. Mari kita rawat bersama, karena sekolah boleh kita tinggalkan, tetapi almamater dan guru-guru kita akan selalu menjadi bagian dari perjalanan hidup kita.”

LSM MAUNG DPC Kota Tangerang Gelar Santunan Anak Yatim Bersama Warga dan Media

0

LSM MAUNG DPC Kota Tangerang Gelar Santunan Anak Yatim, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat dan Insan Pers

 

Kota Tangerang – LSM MAUNG DPC Kota Tangerang menggelar kegiatan santunan anak yatim di Sekretariat LSM MAUNG DPC Kota Tangerang pada Minggu, 28 Juni 2026. Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan serta dihadiri oleh Ketua RT, Ketua RW, tokoh masyarakat, warga sekitar, dan sejumlah awak media.

 

Ketua LSM MAUNG DPC Kota Tangerang, M. Soleh, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan santunan anak yatim merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat tali silaturahmi antara organisasi, masyarakat, dan para donatur. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama.

 

Sementara itu, Penasehat LSM MAUNG DPC Kota Tangerang, Yasen, S.H., menekankan pentingnya menumbuhkan rasa empati dan semangat berbagi kepada anak-anak yatim. Menurutnya, kepedulian sosial merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga dan ditingkatkan.

 

Pimpinan Redaksi yang turut hadir juga memberikan sambutan mengenai pentingnya kegiatan santunan anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial. Ia mengapresiasi inisiatif LSM MAUNG DPC Kota Tangerang dan berharap kegiatan positif seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi organisasi maupun masyarakat lainnya.

 

Di akhir acara, Ketua LSM MAUNG DPC Kota Tangerang, M. Soleh, menyambut baik kehadiran para insan pers yang telah meliput kegiatan tersebut. Ia berharap hubungan baik antara LSM MAUNG dan media dapat terus terjalin sehingga mampu bersinergi dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung berbagai kegiatan sosial di Kota Tangerang. (*/Hendra)

Polres Purwakarta Resmi Buka Kapolres Cup 2026, Wadah Prestasi Esports Generasi Muda

0

 

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 (ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠) – 𝙺𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚔𝚛𝚎𝚊𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚐𝚎𝚗𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚖𝚞𝚍𝚊 𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚕𝚒 𝚍𝚒𝚠𝚞𝚓𝚞𝚍𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚎𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛𝚊𝚊𝚗 𝙴𝚜𝚙𝚘𝚛𝚝𝚜 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙲𝚞𝚙 2026 𝚁𝚘𝚊𝚍 𝚝𝚘 𝙴𝚜𝚙𝚘𝚛𝚝𝚜 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚒 𝙲𝚞𝚙 2026.

𝚃𝚞𝚛𝚗𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚐𝚎𝚕𝚊𝚛 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝𝚒 𝙷𝚊𝚛𝚒 𝙱𝚑𝚊𝚢𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚛𝚊 𝚔𝚎-80 𝚒𝚝𝚞 𝚛𝚎𝚜𝚖𝚒 𝚍𝚒𝚋𝚞𝚔𝚊 𝚍𝚒 𝙷𝚊𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛 𝙼𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚂𝚊𝚋𝚝𝚞 (27/6/2026).

𝙿𝚎𝚖𝚋𝚞𝚔𝚊𝚊𝚗 𝚝𝚞𝚛𝚗𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚍𝚒𝚙𝚒𝚖𝚙𝚒𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚍𝚒𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚒 𝚆𝚊𝚔𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙺𝙾𝙼𝙿𝙾𝙻 𝚈𝚞𝚍𝚒𝚘𝚗𝚘 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝙿𝚎𝚓𝚊𝚋𝚊𝚝 𝚄𝚝𝚊𝚖𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚙𝚊𝚗𝚒𝚝𝚒𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚎𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛𝚊 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝙸𝚗𝚍𝚘𝚗𝚎𝚜𝚒𝚊 𝙴𝚜𝚙𝚘𝚛𝚝𝚜 𝙰𝚜𝚜𝚘𝚌𝚒𝚊𝚝𝚒𝚘𝚗 (𝙸𝙴𝚂𝙿𝙰), 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 60 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚒𝚊𝚙 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚒𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚜𝚙𝚘𝚛𝚝𝚒𝚏.

𝙼𝚎𝚗𝚐𝚞𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚖𝚊 “𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝙼𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝”, 𝚝𝚞𝚛𝚗𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚝𝚞 𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙷𝚊𝚛𝚒 𝙱𝚑𝚊𝚢𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚛𝚊 𝚔𝚎-80 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊 𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚙𝚎𝚛𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚍𝚞𝚜𝚝𝚛𝚒 𝚔𝚛𝚎𝚊𝚝𝚒𝚏 𝚍𝚊𝚗 𝚘𝚕𝚊𝚑𝚛𝚊𝚐𝚊 𝚎𝚕𝚎𝚔𝚝𝚛𝚘𝚗𝚒𝚔 (𝚎𝚜𝚙𝚘𝚛𝚝𝚜) 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚍𝚒𝚖𝚒𝚗𝚊𝚝𝚒 𝚐𝚎𝚗𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚖𝚞𝚍𝚊.

𝙰𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚍𝚒𝚊𝚠𝚊𝚕𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚙𝚘𝚛𝚊𝚗 𝙺𝚎𝚝𝚞𝚊 𝙿𝚊𝚗𝚒𝚝𝚒𝚊 𝙿𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝙸𝙴𝚂𝙿𝙰, 𝚁𝚊𝚍𝚎𝚗 𝙴𝚖𝚒𝚕, 𝚔𝚎𝚖𝚞𝚍𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚖𝚋𝚞𝚝𝚊𝚗 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚜𝚎𝚋𝚎𝚕𝚞𝚖 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚛𝚎𝚜𝚖𝚒 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚔𝚊 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚍𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗. 𝚄𝚜𝚊𝚒 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚊𝚌𝚊𝚊𝚗 𝚍𝚘𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚒 𝚏𝚘𝚝𝚘 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊, 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚒𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔𝚒 𝚕𝚘𝚋𝚋𝚢 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚍𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚝𝚊𝚗𝚍𝚊 𝚍𝚒𝚖𝚞𝚕𝚊𝚒𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚘𝚖𝚙𝚎𝚝𝚒𝚜𝚒.

𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚜𝚊𝚖𝚋𝚞𝚝𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊, 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚙𝚎𝚛𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚔𝚗𝚘𝚕𝚘𝚐𝚒 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚎𝚜𝚙𝚘𝚛𝚝𝚜 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚍𝚊𝚛 𝚑𝚒𝚋𝚞𝚛𝚊𝚗, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚌𝚊𝚋𝚊𝚗𝚐 𝚘𝚕𝚊𝚑𝚛𝚊𝚐𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚑𝚒𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚝𝚕𝚎𝚝-𝚊𝚝𝚕𝚎𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚙𝚛𝚎𝚜𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚔𝚊 𝚙𝚎𝚕𝚞𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒 𝚜𝚎𝚔𝚝𝚘𝚛 𝚎𝚔𝚘𝚗𝚘𝚖𝚒 𝚔𝚛𝚎𝚊𝚝𝚒𝚏.

  • “𝙴𝚜𝚙𝚘𝚛𝚝𝚜 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚒𝚗𝚒 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚠𝚊𝚍𝚊𝚑 𝚙𝚘𝚜𝚒𝚝𝚒𝚏 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚐𝚎𝚗𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚖𝚞𝚍𝚊 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞𝚊𝚗, 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗 𝚔𝚊𝚛𝚊𝚔𝚝𝚎𝚛, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚞𝚔𝚒𝚛 𝚙𝚛𝚎𝚜𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕 𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚝𝚎𝚛𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕. 𝙺𝚊𝚛𝚎𝚗𝚊 𝚒𝚝𝚞, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚒𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚛𝚞𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚊𝚗𝚊𝚔-𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚖𝚞𝚍𝚊 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚕𝚞𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚔𝚊𝚝𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚔𝚘𝚖𝚙𝚎𝚝𝚒𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝, 𝚜𝚙𝚘𝚛𝚝𝚒𝚏, 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚓𝚊𝚠𝚊𝚋,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜.

𝙸𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗, 𝚝𝚞𝚛𝚗𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚋𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚊𝚛𝚒 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚗𝚊𝚗𝚐, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚖𝚎𝚍𝚒𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚎𝚛𝚊𝚝 𝚑𝚞𝚋𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝, 𝚔𝚑𝚞𝚜𝚞𝚜𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚊𝚕𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚐𝚎𝚗𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚖𝚞𝚍𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔𝚒 𝚖𝚒𝚗𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚜𝚊𝚛 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚍𝚞𝚗𝚒𝚊 𝚍𝚒𝚐𝚒𝚝𝚊𝚕.

  • “𝙺𝚊𝚖𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚞𝚗𝚓𝚞𝚗𝚐 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒 𝚜𝚙𝚘𝚛𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜, 𝚏𝚊𝚒𝚛 𝚙𝚕𝚊𝚢, 𝚍𝚒𝚜𝚒𝚙𝚕𝚒𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚕𝚒𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚘𝚛𝚖𝚊𝚝𝚒 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚖𝚊 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚍𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐. 𝙹𝚊𝚍𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚓𝚊𝚗𝚐 𝚒𝚗𝚒 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚝𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚜𝚊𝚑 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞𝚊𝚗, 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚕𝚞𝚊𝚜 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚊𝚑𝚊𝚋𝚊𝚝𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗 𝚔𝚊𝚛𝚊𝚔𝚝𝚎𝚛 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚘𝚜𝚒𝚝𝚒𝚏,” 𝚝𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑𝚗𝚢𝚊.

𝚂𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚒𝚝𝚞, 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚎𝚗𝚐𝚐𝚊𝚛𝚊𝚊𝚗 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙲𝚞𝚙 2026 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚞𝚙𝚊𝚢𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗 𝚔𝚎𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚐𝚎𝚗𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚖𝚞𝚍𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚎𝚍𝚞𝚔𝚊𝚝𝚒𝚏, 𝚒𝚗𝚘𝚟𝚊𝚝𝚒𝚏, 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚣𝚊𝚖𝚊𝚗.

  • “𝙴𝚜𝚙𝚘𝚛𝚝𝚜 𝚔𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚐𝚊𝚢𝚊 𝚑𝚒𝚍𝚞𝚙 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚛𝚞𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚎𝚜𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚖𝚞𝚍𝚊. 𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚝𝚞𝚛𝚗𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚒𝚗𝚒, 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚒𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚗𝚓𝚞𝚔𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚙𝚘𝚜𝚒𝚝𝚒𝚏 𝚐𝚎𝚗𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚖𝚞𝚍𝚊. 𝙷𝚊𝚛𝚊𝚙𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊, 𝚔𝚘𝚖𝚙𝚎𝚝𝚒𝚜𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚑𝚒𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚝𝚕𝚎𝚝-𝚊𝚝𝚕𝚎𝚝 𝚎𝚜𝚙𝚘𝚛𝚝𝚜 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚛𝚞𝚖𝚔𝚊𝚗 𝚗𝚊𝚖𝚊 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚒 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚒, 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚛𝚊𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚖𝚒𝚝𝚛𝚊𝚊𝚗 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒.

𝙻𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝, 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚝𝚞𝚛𝚗𝚊𝚖𝚎𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚊𝚓𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚓𝚞 𝙴𝚜𝚙𝚘𝚛𝚝𝚜 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚒 𝙲𝚞𝚙 2026, 𝚜𝚎𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚗𝚓𝚞𝚔𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚋𝚊𝚒𝚔𝚗𝚢𝚊.

𝙳𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝙷𝚊𝚛𝚒 𝙱𝚑𝚊𝚢𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚛𝚊 𝚔𝚎-80, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚔𝚊𝚝, 𝚔𝚛𝚎𝚊𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚛𝚎𝚜𝚝𝚊𝚜𝚒 𝚐𝚎𝚗𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒 𝚖𝚞𝚍𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚓𝚞 𝙸𝚗𝚍𝚘𝚗𝚎𝚜𝚒𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚔𝚒𝚗 𝚖𝚊𝚓𝚞 𝚍𝚒 𝚎𝚛𝚊 𝚍𝚒𝚐𝚒𝚝𝚊𝚕. (*/𝚂𝙺)

𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Desa Dawung Gelar Musdes Bahas Tentang Stanting Dan Rencana Kerja Tahun 2027 Di Pendopo Desa

0

Redaksi.co Ngawi – Pemerintah Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) yang membahas rembug stunting sekaligus penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa tahun 2027. Kegiatan yang digelar di Pendopo Desa Dawung pada Rabu (24/6/2026) itu dihadiri oleh pemerintah desa, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jogorogo, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta berbagai unsur masyarakat setempat.

 

Musdes yang diselenggarakan oleh BPD Desa Dawung ini merupakan agenda rutin pertengahan tahun yang kali ini mengangkat isu stunting sebagai salah satu prioritas pembahasan. Ketua BPD Desa Dawung, Yudhi Novianto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun.

 

“Musdes ini menjadi agenda rutin BPD Desa Dawung. Kegiatan kali ini juga membahas terkait dengan stunting,” ujar Yudhi Novianto.

 

Ia menambahkan bahwa dalam penyusunan rencana kerja pemerintah desa tahun 2027, BPD telah mengusulkan sejumlah agenda prioritas yang diambil dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMdes). “Di bidang pemerintahan, program-program yang kami usulkan maupun pemerintah desa tidak berbeda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

 

Sementara itu, Kepala Desa Dawung, Ahmat Widayanto, menegaskan bahwa Musdes ini menjadi momentum penting untuk menetapkan arah pembangunan desa ke depan. Menurutnya, dalam musyawarah kali ini pihaknya turut mengusulkan beberapa kegiatan prioritas yang telah disetujui BPD, terutama di bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

 

“Dengan Musdes ini kita akan tetapkan sebagai dasar utama untuk APBD tahun 2027,” tegas Ahmat Widayanto.

 

Terkait penanganan stunting, Ahmat Widayanto menyatakan bahwa Pemerintah Desa Dawung berkomitmen untuk terus mendukung program percepatan penurunan stunting di wilayahnya. Hal ini sejalan dengan upaya nasional menekan angka stunting yang menurut Kementerian Kesehatan ditargetkan turun menjadi 17,5 persen pada tahun 2026.

 

“Dengan adanya Musdes ini, kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting. Program-program yang akan kami jalankan nantinya akan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat agar hasilnya benar-benar dirasakan,” pungkas Ahmat Widayanto.

 

Musdes yang berlangsung lancar tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait program prioritas pembangunan desa tahun 2027, yang nantinya akan menjadi pedoman dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun mendatang. ( Agus Supriyoko)