Beranda blog Halaman 104

*Pengamat Sosial: Meningkatnya Kepercayaan Publik Bukti Reformasi Polri Mulai Diakui Masyarakat*

0

Jakarta ,Redaksi.Co– Hasil Survei Litbang Kompas yang mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mencapai 82,4 persen mendapat perhatian dari berbagai kalangan. Dibandingkan hasil survei tahun 2025 yang berada di angka 76,2 persen, capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan persepsi positif masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Pengamat sosial Hizkia Darmayana menilai kenaikan tingkat kepercayaan tersebut mencerminkan bahwa berbagai langkah pembenahan yang dilakukan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mulai dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

“Naiknya tingkat kepercayaan publik hingga 82,4 persen merupakan bukti bahwa masyarakat mulai merasakan hasil dari berbagai upaya pembenahan yang dilakukan Polri. Reformasi internal, peningkatan kualitas pelayanan, serta penguatan profesionalisme anggota memberikan dampak positif terhadap persepsi publik,” ujar Hizkia dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/6/2026).

Menurut Hizkia, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi penting bagi institusi penegak hukum dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, peningkatan kepercayaan tersebut harus dibarengi dengan komitmen untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan.

Ia juga menilai hasil Survei Litbang Kompas menjadi bentuk apresiasi masyarakat terhadap proses transformasi yang terus dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, capaian tersebut patut dijadikan penyemangat bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Kepercayaan publik dibangun melalui kerja nyata dan harus terus dipertahankan. Dengan menjaga integritas, meningkatkan pelayanan, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, Polri akan semakin memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik di masa mendatang,” katanya.

Lebih lanjut, Hizkia menilai hasil survei yang menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen memperlihatkan semakin positifnya penilaian masyarakat terhadap kinerja institusi dalam menjalankan fungsi pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum. Peningkatan tersebut juga menjadi indikator bahwa upaya reformasi internal dan penguatan profesionalisme di tubuh Polri semakin memperoleh pengakuan dari publik.

Tokoh Muda Santri Apresiasi Meningkatnya Kepercayaan Publik terhadap Polri, Jaga Terus Amanah Masyarakat*

0

Jakarta ,Redaksi.Co– Tokoh Muda Santri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren LP3IA Al-Quran Narukan, KH. Zaimul Umam, Ns., mengapresiasi hasil Survei Litbang Kompas Tahun 2026 yang menunjukkan meningkatnya tingkat kepercayaan, kepuasan, dan citra positif masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Berdasarkan hasil survei tersebut, tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Menurut KH. Zaimul Umam, capaian tersebut menjadi cerminan bahwa berbagai upaya pembenahan, pengabdian, dan peningkatan pelayanan yang dilakukan Polri mulai dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Dalam keterangannya, KH. Zaimul Umam menyampaikan bahwa peningkatan kepercayaan publik bukan sekadar angka statistik, melainkan menunjukkan besarnya harapan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Sebagai bagian dari masyarakat pesantren, kami menyambut baik hasil Survei Litbang Kompas Tahun 2026 yang menunjukkan meningkatnya tingkat kepercayaan, kepuasan, dan citra positif masyarakat terhadap Polri. Peningkatan ini bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan adanya ikhtiar, kerja keras, dan pengabdian yang mulai dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai, di tengah berbagai tantangan sosial, perkembangan teknologi, dan dinamika kehidupan bangsa, kehadiran aparat kepolisian yang dekat dengan masyarakat menjadi kebutuhan yang sangat penting. Bagi kalangan pesantren, lanjutnya, keamanan dan ketenteraman merupakan fondasi utama dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan cinta tanah air.

“Ketika masyarakat merasa aman, para santri dapat belajar dengan tenang, para orang tua merasa tenteram, dan kehidupan sosial dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Meski mengapresiasi capaian tersebut, KH. Zaimul Umam mengingatkan bahwa meningkatnya kepercayaan masyarakat harus dimaknai sebagai amanah yang wajib dijaga oleh seluruh insan Bhayangkara.

Menurutnya, Polri yang dicintai masyarakat adalah institusi yang tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan hukum, tetapi juga menjadi sahabat, pendamping, dan pelindung dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap hasil survei tersebut menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pelayanan kepada masyarakat dengan pendekatan yang humanis dan berkeadilan.

Selain itu, ia juga berharap sinergi antara Polri dengan kalangan ulama, santri, serta lembaga pendidikan keagamaan semakin diperkuat dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, seperti penyalahgunaan narkoba, radikalisme, kekerasan terhadap anak, perundungan, hingga dampak negatif perkembangan media digital.

“Pada akhirnya, kami meyakini bahwa keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Ketika polisi dekat dengan ulama, santri, dan masyarakat, maka akan lahir suasana yang sejuk, damai, dan penuh kepercayaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, KH. Zaimul Umam berharap Polri terus menjaga amanah masyarakat dengan mengedepankan ketulusan dalam setiap pengabdian.

“Peningkatan angka-angka dalam survei tentu saja patut diapresiasi, namun yang paling berharga adalah ketika masyarakat merasa aman, didengar keluhannya, dan merasakan kehadiran polisi sebagai sahabat kehidupan. Semoga Polri terus menjaga amanah ini, karena kepercayaan masyarakat adalah kehormatan yang harus dirawat dengan ketulusan pengabdian,” tutup KH. Zaimul Umam.

*Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Metro Jakarta Pusat Gelar Night Run*

0

Jakarta ,Redaksi.Co- Polres Metro Jakarta Pusat menggelar kegiatan “Night Run” di depan Mapolres Metro Jakarta Pusat dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80, Jumat (26/06/2026)

Kegiatan tersebut diikuti 80 besar peserta terseleksi dari 8 kecamatan di wilayah hukum Jakarta Pusat. Para peserta merupakan hasil seleksi yang sebelumnya dilakukan untuk memeriahkan rangkaian peringatan HUT Bhayangkara.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, kegiatan Night Run ini menjadi salah satu bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat melalui kegiatan positif dan sehat.

“Night Run ini bukan hanya kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun semangat kebersamaan, serta menghadirkan Polri yang dekat dengan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Reynold.

Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polres Metro Jakarta Pusat dalam mengajak masyarakat menjaga pola hidup sehat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

“Melalui momentum HUT Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersama-sama menjaga Jakarta Pusat tetap aman, tertib, dan kondusif,” katanya.

Kegiatan Night Run berlangsung meriah dan mendapat antusiasme dari peserta. Polres Metro Jakarta Pusat memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

*Hari Bhayangkara ke-80, Polres Metro Jakarta Utara Gelar Turnamen Mobile Legends Diikuti 54 Tim*

0

Jakarta ,Redaksi.Co- Polres Metro Jakarta Utara menggelar Tournament Mobile Legends dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan ini diikuti 54 tim dan berlangsung selama tujuh hari, mulai 20 hingga 27 Juni 2026.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz mengatakan, turnamen ini menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan minat di bidang e-sport, sekaligus menjauhi tawuran, narkoba, dan aktivitas negatif lainnya.

“Kegiatan Tournament Mobile Legends Hari Bhayangkara ke-80 ini terselenggara atas dukungan dan support dari semua pihak. Hingga memasuki puncak acara, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan kondusif,” ujarnya.

Kombes Pol Erick menyampaikan, Polri mendukung kegiatan kreatif yang dapat membangun sportivitas, kerja sama tim, dan prestasi anak muda.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami ingin generasi muda memiliki wadah positif. Mereka bisa berkompetisi, membangun prestasi, dan menjauhi hal-hal yang merugikan seperti tawuran maupun narkoba,” katanya.

Dari 54 tim peserta, turnamen kini menyisakan empat tim terbaik. GELKASA ACADEMY akan menghadapi E-TEAM ESPORT untuk memperebutkan juara III, sedangkan BATCAVE bertemu ARMAGEDON di partai final.

Kombes Pol Erick berharap para peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas.

“Pemenang dalam lomba ini mudah-mudahan dapat menuju level selanjutnya dan membawa nama baik Jakarta Utara,” ucapnya.

Turnamen ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Jakarta Utara, Pelindo, MAG, serta elemen mahasiswa Cipayung Plus, HMI, Hikmah Budhi, KA.

Melalui kegiatan ini, Polres Metro Jakarta Utara berharap semangat sportivitas dan kreativitas generasi muda terus tumbuh. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini juga menjadi ajakan agar anak muda semakin aktif mengisi waktu dengan kegiatan positif, berprestasi, serta menjauhi tawuran dan narkoba.

Sinergi Pemkab Mamuju dan Bank Indonesia Sukseskan Madrasah Fair 2026, Perkuat Ekonomi Syariah Sulbar

0

Redaksi.co MAMUJU : Kolaborasi kuat antara Pemerintah Kabupaten Mamuju dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Sulawesi Barat kembali membuahkan hasil. Rangkaian Mandarpreneur Syariah (Madrasah) Fair Sulawesi Barat 2026 resmi ditutup dalam Closing Ceremony yang berlangsung meriah di Atrium Mall Maleo Town Square (Matos), Sabtu malam (27/6/2026).

Selama tiga hari pelaksanaan, Madrasah Fair 2026 berhasil menjadi pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Sulawesi Barat. Kegiatan yang merupakan bagian dari Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia 2026 itu menghadirkan berbagai agenda strategis, mulai dari edukasi ekonomi syariah, pameran UMKM, promosi produk halal, business matching pembiayaan, hingga penguatan literasi keuangan syariah dan wakaf produktif.

Keberhasilan penyelenggaraan Madrasah Fair menjadi bukti nyata sinergi antara Bank Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Mamuju dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Mewakili Bupati Mamuju, Wakil Bupati Mamuju, Yuki Permana, menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mamuju untuk terus mendukung pengembangan UMKM dan ekosistem ekonomi syariah melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Mamuju memberikan ruang seluas-luasnya dan dukungan regulasi untuk memastikan ekosistem ekonomi syariah tumbuh semakin kuat. Kolaborasi bersama Bank Indonesia melalui Madrasah Fair 2026 bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi pilar penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal Mamuju agar mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional,” tegas Yuki.

Sementara itu, perwakilan Bank Indonesia, Rifki Aditya, mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat dan pelaku UMKM selama pelaksanaan kegiatan menjadi indikator positif berkembangnya ekonomi syariah di Sulawesi Barat.

Menurutnya, keberhasilan Madrasah Fair tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Mamuju yang selama ini menjadi mitra strategis dalam memperluas akses pasar UMKM, meningkatkan standardisasi produk halal, serta memperkuat pembiayaan berbasis syariah.

Sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Mamuju menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan ini. Kami berharap Madrasah Fair mampu menjadi stimulus berkelanjutan dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah sekaligus menjadi modal optimisme menuju FESyar Kawasan Timur Indonesia 2026,” ujar Rifki.

Acara penutupan berlangsung semarak dengan dihadiri ratusan pengunjung dan tamu undangan. Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai kompetisi yang digelar sejak hari pertama pelaksanaan.

Kesuksesan Madrasah Fair 2026 semakin menegaskan posisi Kabupaten Mamuju sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi yang siap menjadi motor penggerak pengembangan ekonomi syariah di Sulawesi Barat.

Melalui kolaborasi yang semakin solid antara Pemerintah Kabupaten Mamuju dan Bank Indonesia, diharapkan berbagai program strategis serupa terus berlanjut demi memperkuat kemandirian ekonomi daerah, meningkatkan daya saing UMKM, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (ZUL)

Bupati Aceh Barat Tarmizi.SP.MM Kukuhkan Pasukan Merah di Momen Plogging Warrior 2026

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam menjaga kelestarian lingkungan ditegaskan melalui kegiatan Plogging Warrior: Aksi Bakti untuk Bumi 2026 yang digelar di kawasan Tugu Kupiah Meukeutop, Batee Puteh, Sabtu, 27/6/2026

Kegiatan yang mengusung tema “Now for Climate” ini diprakarsai oleh PT Mifa Bersaudara dan PT Bara Energi Lestari (BEL) berkolaborasi dengan Pandawara Group.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, bersama Plt Sekda Dr. Kurdi dan Perwakilan SKPK yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa meskipun penghargaan Adipura tidak dibahas lagi pasca berbagai bencana hidrometeorologi, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat tetap konsisten membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan.

Menurut Tarmizi, gerakan kebersihan yang selama ini dijalankan melalui gotong royong setiap Jumat akan terus diperkuat. Ia juga mengajak masyarakat mulai mengubah pola hidup menjadi lebih ramah lingkungan dengan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor untuk perjalanan jarak dekat.

“Jangan sedikit-sedikit menggunakan kendaraan bermotor. Mari mulai membiasakan bersepeda atau berjalan kaki. Ini bagian dari transformasi menuju lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tarmizi juga menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Barat untuk membentuk tim khusus yang bertugas membersihkan saluran drainase dan titik-titik yang sulit dijangkau petugas kebersihan reguler.

Ia mengungkapkan, konsep tersebut terinspirasi dari keberadaan Pasukan Oranye di DKI Jakarta yang dinilai berhasil menjaga kebersihan ibu kota. Di Aceh Barat, tim tersebut akan diberi nama Pasukan Merah.

“Pasukan Merah akan direkrut secara selektif dan mendapatkan pelatihan kedisiplinan di Korem atau Kodam agar siap bekerja dalam berbagai kondisi di lapangan,” kata Tarmizi.

Tak hanya itu, Bupati Tarmizi juga menyampaikan gagasannya untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah melalui pendidikan kedisiplinan, termasuk mempertimbangkan agar para kepala organisasi perangkat daerah mengikuti pendidikan bergaya militer, sebagaimana pengalaman yang ia jalani di Magelang pada awal masa jabatannya.

Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap pelestarian lingkungan, Tarmizi secara resmi mengukuhkan Pasukan Merah Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Tim ini diharapkan menjadi garda terdepan dalam penguatan gerakan pembersihan saluran air secara terkoordinasi dan berkelanjutan demi mewujudkan Aceh Barat yang bersih, sehat, dan nyaman.

Usai prosesi pengukuhan, Bupati bersama unsur pemerintah daerah, perusahaan, komunitas, serta masyarakat melanjutkan kegiatan dengan aksi gotong royong dan plogging di sejumlah titik di kawasan Kota Meulaboh sebagai simbol kolaborasi seluruh elemen dalam menjaga kebersihan lingkungan ****

WUJUDKAN PELAYANAN MASYARAKAT KmIMIGRASI KELAS II TPI SANGGAU HADIRKAN LAYANAN EMERGENCY CALL 

0

 

sanggau 25 Juni 2026 – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan keimigrasian yang mudah diakses, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui pelaksanaan Layanan Emergency Call Super Sanggau.

Pada Kamis, 25 Juni 2026, petugas Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau mendatangi langsung kediaman pemohon yang berlokasi di Dusun Hilir, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, untuk memberikan layanan permohonan paspor bagi masyarakat yang tidak dapat datang ke kantor imigrasi karena kondisi tertentu.

Melalui layanan tersebut, petugas melaksanakan seluruh tahapan proses permohonan paspor, mulai dari pemeriksaan dokumen, verifikasi identitas, wawancara, hingga perekaman data biometrik. Pada kesempatan ini, pelayanan diberikan kepada dua orang pemohon, yaitu N (P) dan L.D. (L), yang mengajukan permohonan Paspor Biasa Elektronik dengan masa berlaku 10 tahun.

Layanan Emergency Call Super Sanggau merupakan inovasi pelayanan yang dihadirkan sebagai bentuk kepedulian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau terhadap masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas akibat kondisi kesehatan atau keadaan khusus lainnya. Melalui layanan jemput bola ini, masyarakat tetap dapat memperoleh hak atas pelayanan keimigrasian tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau menyampaikan bahwa pelayanan publik yang berkualitas tidak hanya diukur dari kecepatan proses, tetapi juga dari kemampuan instansi untuk menghadirkan layanan yang mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui layanan Emergency Call Super Sanggau,

kami ingin memastikan bahwa setiap warga negara tetap memperoleh pelayanan keimigrasian yang layak, termasuk bagi mereka yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke kantor. Pelayanan yang hadir di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif dan berkualitas.”

Seluruh rangkaian pelayanan dilaksanakan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku, dengan tetap mengedepankan profesionalisme, akuntabilitas, serta keamanan data pemohon. Kehadiran petugas secara langsung di lokasi menjadi bukti nyata bahwa Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau terus berupaya memberikan kemudahan akses layanan bagi masyarakat.

Melalui inovasi Emergency Call Super Sanggau, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau berharap masyarakat semakin merasakan manfaat pelayanan keimigrasian yang cepat, mudah, dan humanis. Peningkatan kualitas layanan ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik sekaligus mendorong tercapainya Indeks Kepuasan Masyarakat yang semakin optimal sebagai wujud pelayanan prima yang berkelanjutan.

Narahubung:

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian,Mohammad Ridwan Rusd

IMIGRASI KELAS II TPI SANGGAU PERKUAT PENGAWASAN MELALUI SOSIALISASI APLIKASI (APOA)

0

 

 

Sanggau 3 Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis teknologi informasi, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau menyelenggarakan Sosialisasi AplikasiPelaporan Orang Asing (APOA) kepada pengelola hotel, penginapan, dan mess perusahaan di Kabupaten Sanggau pada Rabu (3/6).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut merupakan bagian dari komitmen Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau dalam membangun sinergi dengan para pemangku kepentingan guna menciptakan sistem pelaporan keberadaan orang asing yang lebih cepat, mudah, akurat, dan terintegrasi.

Sosialisasi dihadiri oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau, Arung Safiro Untung, Kepala Subseksi Penindakan Keimigrasian, Kepala Subseksi Teknologi Informasi Keimigrasian, perwakilan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sanggau, pengelola hotel dan penginapan, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Sanggau.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau, Arung Safiro Untung, menegaskan bahwa pengawasan keimigrasian yang efektif tidak hanya menjadi tanggung jawab Imigrasi, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan.

“Melalui pemanfaatan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA), kami ingin membangun sistem pelaporan yang semakin mudah diakses oleh masyarakat, khususnya pengelola hotel, penginapan, dan perusahaan. Sinergi yang baik antara Imigrasi dan para mitra akan memperkuat pengawasan keimigrasian sekaligus mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Sanggau.”

Materi mengenai penggunaan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) disampaikan oleh Kepala Subseksi Penindakan Keimigrasian, Tanri Firmansyah. Dalam pemaparannya dijelaskan fungsi, manfaat, serta tata cara penggunaan aplikasi sebagai media pelaporan orang asing yang praktis, efisien, dan sesuai dengan perkembangan transformasi digital

pelayanan keimigrasian.

Selain penyampaian materi, peserta juga memperoleh pendampingan teknis secara langsung mengenai proses registrasi akun APOA serta tata cara penyampaian laporan orang asing melalui aplikasi. Sesi ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk melakukan simulasi penggunaan aplikasi sehingga diharapkan mampu mengimplementasikan pelaporan secara mandiri di lingkungan masing-masing.

Kegiatan ini merupakan implementasi ketentuan Pasal 72 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 63 Tahun 2024. Ketentuan tersebut mengatur kewajiban pemilik atau pengurus tempat penginapan untuk memberikan data orang asing kepada Pejabat Imigrasi dalam rangka mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan keimigrasian.

Melalui optimalisasi penggunaan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA), Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau terus mendorong digitalisasi layanan keimigrasian yang memberikan kemudahan bagi para pengguna sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap keberadaan orang asing di wilayah kerja.

Ke depan, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan pelayanan keimigrasian yang profesional, akuntabel, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan prima kepada masyarakat.Sanggau, 26 Juni 2026

Humas TIKKIM Sanggau

Narahubung:

Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian,Mohammad Ridwan Rusd

Kapolda Kepri Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga Sekupang Batam, Pererat Hubungan Polri Dan Masyarakat

0

 

Redaksi.co | Batam – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Kepri menggelar kegiatan Nonton Bareng Piala Dunia 2026 bersama masyarakat Kecamatan Sekupang yang berlangsung di Mapolsek Sekupang, Selasa (23/6/2026) siang.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., dan dihadiri oleh Anggota Komisi III DPR RI Rizki Faisal, S.E., M.M., para Pejabat Utama Polda Kepri, Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus, S.I.K., M.H.,

Para Pejabat Utama Polresta Barelang, anggota DPRD Kota Batam, unsur Forkopimda, instansi pemerintah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, lurah se-Kecamatan Sekupang, serta sekitar 500 tamu undangan dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Tokoh Masyarakat Sekupang, Haspuri, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kehadiran Kapolda Kepri beserta jajaran di tengah masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Sekupang. Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 serta harapan agar kegiatan-kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen untuk membangun komunikasi, memperkuat silaturahmi, dan meningkatkan kolaborasi dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif.

Kapolda Kepri juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan setiap tindakan kriminal, khususnya tindak pidana yang menjadi perhatian melalui *Layanan Kepolisian 110* agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.

Lebih lanjut, Kapolda Kepri juga menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” merupakan wujud komitmen Polri yang Presisi, adaptif, modern, dan responsif dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat di seluruh wilayah Kepulauan Riau.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Kapolda Kepri turut menyerahkan secara simbolis 500 paket sembako kepada masyarakat Kecamatan Sekupang. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat dalam semangat kebersamaan dan gotong royong.

Selain menjadi ajang kebersamaan melalui nonton bareng Piala Dunia 2026, kegiatan ini juga diisi dengan dialog interaktif yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan, serta berdiskusi langsung dengan Kapolda Kepri mengenai berbagai isu keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka. (Redaksi)

 

 

Hari Jadi Purwakarta, Kapolsek Pasawahan Hadiri Istigasah dan Santuni Anak Yatim

0

 

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 (ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠) – 𝚂𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚔𝚎𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚎𝚍𝚞𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚜𝚎𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚖𝚎𝚠𝚊𝚛𝚗𝚊𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚒𝚜𝚝𝚒𝚐𝚊𝚜𝚊𝚑 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚗𝚝𝚞𝚗𝚊𝚗 𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚢𝚊𝚝𝚒𝚖 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚐𝚎𝚕𝚊𝚛 𝚍𝚒 𝙺𝚊𝚖𝚙𝚞𝚗𝚐 𝙹𝚊𝚝𝚒, 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝙲𝚒𝚑𝚞𝚗𝚒, 𝙺𝚎𝚌𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙿𝚊𝚜𝚊𝚠𝚊𝚑𝚊𝚗, 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙹𝚞𝚖𝚊𝚝 (26/6/2026).

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚖𝚘𝚖𝚎𝚗𝚝𝚞𝚖 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚎𝚛𝚊𝚝 𝚜𝚒𝚕𝚊𝚝𝚞𝚛𝚊𝚑𝚖𝚒 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚖𝚋𝚞𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒-𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝𝚒 𝙷𝚊𝚛𝚒 𝙹𝚊𝚍𝚒 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊.

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚒 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙿𝚊𝚜𝚊𝚠𝚊𝚑𝚊𝚗 𝙰𝙺𝙿 𝙶𝚞𝚐𝚞𝚗 𝙶𝚞𝚗𝚊𝚍𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊 𝙲𝚊𝚖𝚊𝚝 𝙿𝚊𝚜𝚊𝚠𝚊𝚑𝚊𝚗 𝙸𝚖𝚊𝚖 𝚂𝚞𝚔𝚖𝚊𝚗𝚊, 𝙱𝚑𝚊𝚋𝚒𝚗𝚔𝚊𝚖𝚝𝚒𝚋𝚖𝚊𝚜 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝙲𝚒𝚑𝚞𝚗𝚒 𝙰𝚒𝚙𝚝𝚞 𝙰𝚐𝚞𝚜 𝚂𝚞𝚙𝚛𝚒𝚊𝚍𝚒, 𝙿𝚜. 𝙺𝚊𝚗𝚒𝚝 𝙱𝚒𝚗𝚖𝚊𝚜 𝙰𝚒𝚙𝚍𝚊 𝙰𝚋𝚍𝚞𝚕 𝙹𝚊𝚋𝚊𝚛, 𝙺𝚎𝚙𝚊𝚕𝚊 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝙲𝚒𝚑𝚞𝚗𝚒 𝙰𝚗𝚍𝚊 𝚂𝚞𝚑𝚊𝚗𝚍𝚊, 𝚞𝚗𝚜𝚞𝚛 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑 𝚔𝚎𝚌𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚜𝚊, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝙲𝚒𝚑𝚞𝚗𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚊𝚗𝚝𝚞𝚜𝚒𝚊𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚔𝚞𝚝𝚒 𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚊𝚌𝚊𝚛𝚊.

𝔹𝔸ℂ𝔸 𝕁𝕌𝔾𝔸 : Polres Purwakarta Gelar Olahraga Bersama Hari Bhayangkara ke-80, Bertabur Doorprise Sepeda

𝚂𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚍𝚒𝚒𝚜𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚘𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊 (𝚒𝚜𝚝𝚒𝚐𝚊𝚜𝚊𝚑), 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚗𝚝𝚞𝚗𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚊𝚗𝚊𝚔-𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚢𝚊𝚝𝚒𝚖 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚔𝚎𝚙𝚎𝚍𝚞𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚑𝚊𝚝𝚒𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚝𝚞𝚑𝚔𝚊𝚗.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜, 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚔𝚎𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚊𝚐𝚊𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚞𝚙𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚎𝚛𝚊𝚝 𝚑𝚞𝚋𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒-𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒 𝚔𝚎𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊𝚊𝚗.

“𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚒𝚗𝚒, 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚒𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚕𝚒𝚗 𝚔𝚎𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝. 𝙺𝚎𝚙𝚎𝚍𝚞𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚢𝚊𝚝𝚒𝚖 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚍𝚘𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚞𝚗 𝚜𝚘𝚕𝚒𝚍𝚊𝚛𝚒𝚝𝚊𝚜, 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚊𝚞𝚍𝚊𝚛𝚊𝚊𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚜𝚊𝚕𝚒𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚝𝚞 𝚍𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝚃𝚒𝚗𝚒. 

𝙸𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚊𝚐𝚊𝚖𝚊𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚔𝚞𝚊𝚝 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚊𝚝𝚞𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚖𝚋𝚞𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚎𝚍𝚞𝚕𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

“𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚒𝚜𝚝𝚒𝚐𝚊𝚜𝚊𝚑 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚗𝚝𝚞𝚗𝚊𝚗 𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚢𝚊𝚝𝚒𝚖 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚌𝚎𝚛𝚖𝚒𝚗𝚊𝚗 𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒-𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒 𝚔𝚎𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊𝚊𝚗, 𝚔𝚎𝚙𝚎𝚍𝚞𝚕𝚒𝚊𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚐𝚘𝚝𝚘𝚗𝚐 𝚛𝚘𝚢𝚘𝚗𝚐 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚒𝚙𝚎𝚕𝚒𝚑𝚊𝚛𝚊. 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞 𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛 𝚍𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝, 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗-𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚘𝚜𝚒𝚝𝚒𝚏 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚎𝚛𝚊𝚝 𝚑𝚞𝚋𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚊𝚗𝚝𝚊𝚛𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚒𝚙𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚊𝚖𝚊𝚗, 𝚍𝚊𝚖𝚊𝚒, 𝚍𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚛𝚖𝚘𝚗𝚒𝚜,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚝𝚞𝚙 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊. (*/𝚂𝙺)

𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒