Selasa, Maret 31, 2026
Beranda blog Halaman 101

DPC PKDI Jember Resmi Dilantik, Perkuat Sinergi Desa dan Pemkab

0

JEMBER, redaksi.co – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Jember resmi dilantik dan dikukuhkan pada Senin (7/1/2026) di Pendopo Wahyawibagraha.

Pelantikan dihadiri Bupati Jember Muhammad Fawait, jajaran pemerintah daerah, serta seluruh kepala desa se-Kabupaten Jember.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKDI Provinsi Jawa Timur, Syaiful Mahdi, turut hadir dan menegaskan pentingnya PKDI sebagai wadah kolaborasi antara pemerintah desa dan kabupaten. Ia menilai tantangan pembangunan, termasuk berkurangnya transfer ke daerah dan keterbatasan Dana Desa, hanya dapat dihadapi melalui sinergi dan kebersamaan.

“Desa dan kabupaten adalah satu kesatuan. Dalam situasi yang menantang, kolaborasi menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan,” ujar Syaiful Mahdi.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan apresiasi atas terbentuknya DPC PKDI Jember. Menurutnya, persoalan kemiskinan di Jember masih banyak berada di wilayah pedesaan sehingga dibutuhkan kesatuan langkah antara pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Jember.

Ia juga menegaskan komitmen Pemkab Jember dalam mendukung desa, di antaranya dengan memastikan Alokasi Dana Desa (ADD) tidak dikurangi, mendorong inovasi Ambulans Desa untuk mempercepat layanan kesehatan, serta mengoptimalkan kolaborasi anggaran dan sosialisasi program daerah.

Sementara itu, Ketua DPC PKDI Jember terpilih, Meseran, menyatakan bahwa PKDI tidak bergerak dalam politik praktis. Ia menegaskan organisasi ini akan berfokus pada persatuan, musyawarah, dan pembangunan desa melalui koordinasi dengan DPD PKDI Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Jember.

Reporter: Sofyan.

ORADO Maluku Siap Kembangkan Domino Berprestasi

0

Redaksi.co, Jakarta | M. Azis Tunny resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Maluku pada acara deklarasi dan pelantikan pengurus ORADO se-Indonesia di Ballroom Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (7/1).

Pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum ORADO Yooky Tjahrial dan dihadiri 38 Ketua Pengprov ORADO dari seluruh Indonesia. Acara tersebut turut disaksikan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, serta Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari.

Usai dilantik, Azis Tunny menegaskan komitmennya untuk mengembangkan olahraga domino di Maluku secara terstruktur dan berkelanjutan. Menurutnya, domino bukan sekadar permainan rakyat, tetapi olahraga yang menuntut strategi, kecerdasan, dan pembentukan karakter.

Azis mengungkapkan bahwa konsolidasi organisasi ORADO di Maluku telah berjalan baik. Saat ini, kepengurusan ORADO telah terbentuk di 11 kabupaten dan kota se-Maluku sebagai dasar pembinaan atlet sejak tingkat daerah.

“Fokus kami ke depan adalah melahirkan atlet-atlet domino potensial dari Maluku yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar mantan Ketua Bidang Kelembagaan KONI Maluku tersebut.

Ia juga menyambut positif dukungan pemerintah terhadap pengembangan olahraga domino, sejalan dengan tagline ORADO “Memintarkan Indonesia”. ORADO Maluku, kata Azis, siap berkontribusi menjadikan domino sebagai olahraga rakyat yang berprestasi sekaligus memperkuat identitas daerah di kancah nasional.

ORADO Resmi Berdiri, Domino Dibidik Jadi Cabang Olahraga Prestasi

0

Redaksi.co, Jakarta | Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) secara resmi mendeklarasikan pendiriannya pada Selasa, 7 Januari 2025, bertempat di Hotel Mulia Senayan, Jakarta. Deklarasi nasional ini dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Provinsi (Pengprov) ORADO Papua Selatan serta pengurus ORADO dari berbagai provinsi di Indonesia.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I ORADO dan Training Nasional I Wasit ORADO. Agenda ini menjadi langkah awal dalam membangun tata kelola, pembinaan, serta sistem kompetisi domino yang lebih terstruktur dan profesional.

Ketua Pengprov ORADO Papua Selatan, Nickson Pampang, menilai kehadiran ORADO sebagai momentum penting untuk mengubah paradigma terhadap permainan domino. Menurutnya, domino tidak lagi semata-mata dipandang sebagai permainan tradisional, melainkan memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai olahraga prestasi.

“Deklarasi nasional dan Rakernas I ini menjadi titik awal untuk memajukan domino. Harapannya, domino dikelola secara profesional dan bisa naik kelas sebagai olahraga prestasi,” ujar Nickson, Rabu malam (7/1/2025).

Nickson yang juga pernah menjabat sebagai Ketua KONI Papua Selatan menjelaskan, ORADO berkomitmen membangun domino melalui sistem pembinaan atlet yang berkesinambungan, regulasi pertandingan yang jelas, serta kompetisi berjenjang dari tingkat daerah hingga nasional. Dengan sistem tersebut, ORADO menargetkan lahirnya atlet-atlet domino yang mampu bersaing di level nasional bahkan internasional.

Dalam Rakernas, sejumlah program strategis turut dibahas, termasuk rencana penyelenggaraan kejuaraan domino terbesar tingkat nasional. Kejuaraan ini akan diawali dari seleksi dan kompetisi di daerah, sebelum mempertemukan para juara di tingkat nasional.

“Kompetisi akan dimulai dari daerah. Nantinya para juara daerah akan bertemu di kejuaraan nasional,” jelas Nickson.

Dukungan terhadap pengembangan olahraga domino juga datang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pengelolaan domino secara profesional, dengan sistem pembinaan yang jelas serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Saat ini, ORADO telah membentuk 38 Pengprov dan sekitar 300 Pengurus Daerah (Pengda) di tingkat kabupaten dan kota. Seluruh pengurus daerah diharapkan aktif melakukan penjaringan, pembinaan, serta pembentukan atlet domino di wilayah masing-masing.

ORADO Resmi Dideklarasikan, Domino Ditargetkan Naik Kelas Jadi Olahraga Prestasi

0

Redaksi.co, Jakarta | Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) resmi mendeklarasikan keberadaannya pada Selasa, 7 Januari 2025, di Hotel Mulia Senayan, Jakarta. Deklarasi ini dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Provinsi (Pengprov) ORADO Papua Selatan serta seluruh Pengprov ORADO dari berbagai daerah di Indonesia.

Agenda nasional tersebut juga diisi dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I ORADO dan Training Nasional I Wasit ORADO sebagai langkah awal membangun sistem pembinaan dan kompetisi domino yang terstruktur.

Ketua ORADO Pengprov Papua Selatan, Nickson Pampang, mengatakan bahwa kehadiran ORADO menjadi momentum penting untuk mengubah citra permainan domino. Menurutnya, domino harus dikelola secara profesional agar tidak lagi dipandang sebagai permainan tradisional semata.

“Deklarasi nasional dan Rakernas I ini adalah titik awal untuk memajukan domino. Kami ingin domino dikelola secara profesional dan naik kelas sebagai olahraga prestasi,” ujar Nickson di sela-sela kegiatan, Rabu malam (7/1/2025).

Nickson yang juga mantan Ketua KONI Papua Selatan menjelaskan, ORADO berkomitmen menata domino melalui sistem pembinaan atlet, regulasi pertandingan, serta penyelenggaraan kompetisi berjenjang dari daerah hingga nasional. ORADO pun menargetkan lahirnya atlet domino berprestasi yang mampu bersaing di level nasional bahkan internasional.

Dalam Rakernas, ORADO membahas sejumlah program strategis, salah satunya persiapan kejuaraan domino terbesar se-Indonesia. Kejuaraan tersebut direncanakan dimulai dari tingkat daerah, sebelum para wakil terbaik dipertemukan di ajang nasional.

“Kompetisi akan dimulai dari daerah. Nantinya para juara daerah akan bertemu di kejuaraan nasional,” terang Nickson.

Dukungan terhadap pengembangan olahraga domino juga datang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Sejauh ini, ORADO telah membentuk 38 Pengprov dan sekitar 300 Pengurus Daerah (Pengda) di tingkat kabupaten dan kota. Seluruh pengurus daerah didorong aktif melakukan penjaringan dan pembinaan atlet domino.

YPTKIS, BP2MI MATARAM, DAN DISNAKER PROVINSI NTB BERSINERGI DALAM PEMULANGAN PMI

0

YPTKIS, BP2MI MATARAM, DAN DISNAKER PROVINSI NTB BERSINERGI DALAM PEMULANGAN PMI

Mataram – | Redaksi.Co – YPTKIS (Yayasan Peduli Tenaga Kerja Indonesia Sejahtera) bersama BP2MI Mataram dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Nusa Tenggara Barat memperkuat kemitraan strategis dalam pelayanan pemulangan pekerja migran Indonesia dari berbagai negara penempatan. Kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk menghadirkan layanan kepulangan yang cepat, tepat prosedur, dan berorientasi pada pelindungan PMI.

Ketua YPTKIS, Bpk. Henly Sunardi, menyampaikan bahwa yayasan yang dipimpinnya terus hadir membantu pemerintah daerah di NTB dalam mendampingi PMI setelah tiba di tanah air. Pendampingan tersebut meliputi penjemputan di bandara, fasilitasi kelengkapan administrasi, hingga komunikasi dengan keluarga PMI agar seluruh proses berjalan lancar dan manusiawi.

Di sisi pemerintah, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Provinsi NTB menegaskan bahwa sinergi dengan YPTKIS dan BP2MI Mataram sejalan dengan mandat undang-undang tentang pelindungan pekerja migran. Disnaker Provinsi bersama tim pengawas Disnaker Provinsi NTB secara aktif melakukan verifikasi data, pengawasan prosedur pemulangan, serta memastikan tidak ada hak PMI yang terabaikan.

Kabid Penempatan Tenaga Kerja menjelaskan, Disnaker mengambil beberapa peran kunci. Antara lain penerbitan rekomendasi kepulangan, koordinasi lintas instansi ketika PMI membutuhkan penanganan lanjutan, serta pengawasan terhadap mitra pelaksana agar sesuai regulasi. Dalam kasus PMI sakit maupun pemulangan jenazah, Disnaker Provinsi NTB turun bersama BP2MI Mataram untuk mengawal tahapan resmi hingga alamat tujuan.

Menurutnya, keterlibatan tim pengawas Disnaker Provinsi NTB menjadi elemen krusial dalam menjaga profesionalitas layanan. Tim ini memonitor sejak kedatangan, pengecekan dokumen, sampai fasilitasi transportasi darat. Model kerja terpadu tersebut dinilai mampu memangkas hambatan birokrasi yang selama ini kerap memperlambat proses kepulangan PMI.

Sementara itu, pihak BP2MI Mataram menyebut bahwa dukungan YPTKIS dan Disnaker Provinsi membuat ekosistem pelindungan PMI di NTB semakin utuh. Mekanisme koordinasi yang terbangun memungkinkan setiap kasus ditangani secara terukur, sehingga keluarga PMI memperoleh kepastian informasi dan rasa aman.

Bpk. Henly Sunardi kembali menegaskan bahwa YPTKIS bekerja sebagai mitra sosial tanpa orientasi keuntungan. Yayasan juga mendorong edukasi pra-keberangkatan serta literasi hukum bagi calon PMI. Upaya pencegahan ini diharapkan berjalan seiring dengan layanan pemulangan agar persoalan pekerja migran dapat ditekan dari hulu.

Pemerhati pekerja migran mengapresiasi kemitraan tiga lembaga ini sebagai contoh praktik baik di tingkat nasional. Transparansi layanan, koordinasi terpadu, dan pengawasan prosedur membuat NTB memiliki pola penanganan PMI yang semakin profesional dan berpihak pada kepentingan pekerja.

Pemulangan PMI adalah cermin kehadiran negara kepada warganya. Di Mataram, cermin itu terjaga melalui langkah seirama YPTKIS (Yayasan Peduli Tenaga Kerja Indonesia Sejahtera), BP2MI Mataram, dan Disnaker Provinsi NTB yang saling menopang demi nama baik pelindungan pekerja migran Indonesia.

Sumber : Redaksi.Co

Abach Uhel

Domino Menuju Olahraga Prestasi, Orado Gorontalo Nyatakan Kesiapan Penuh

0

Redaksi.co, Jakarta | Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Olahraga Domino (Orado) Gorontalo, Nurbadri Pakaya, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mengembangkan olahraga domino agar semakin membumi di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri Deklarasi Federasi Olahraga Domino Nasional yang digelar di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (7/1).

Dalam kesempatan tersebut, Nurbadri mengatakan bahwa pelantikan pengurus nasional bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi titik awal kerja nyata di daerah. Ia menyebut Pengprov Orado Gorontalo siap menjalankan arahan Ketua Umum PB Orado agar olahraga domino bisa berkembang lebih luas dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

“Setelah pelantikan ini, kami akan segera menindaklanjuti arahan ketua umum. Bagaimana olahraga domino ini bisa lebih bermasyarakat, berkembang di daerah, bahkan memberi kontribusi terhadap UMKM dan pembinaan atlet berprestasi,” ujar Nurbadri.

Terkait target ke depan, Nurbadri mengakui bahwa olahraga domino merupakan cabang olahraga yang relatif baru di bawah naungan federasi nasional. Namun demikian, pihaknya optimistis Gorontalo bisa ambil bagian dalam berbagai agenda nasional hingga internasional.

“Kami berharap Gorontalo bisa ikut kejuaraan nasional dan agenda-agenda resmi PB Orado. Mulai sekarang kami juga akan fokus mencari bibit-bibit atlet yang berpotensi untuk berlaga di level nasional bahkan internasional,” katanya.

Deklarasi Federasi Olahraga Domino Nasional ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi nasional yang akan dilanjutkan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), guna merumuskan langkah strategis pengembangan olahraga domino di Indonesia agar naik kelas dan semakin diakui.

Orado Siap Gelar Kejuaraan Nasional, Targetkan Domino Naik Kelas Jadi Olahraga Prestasi

0

Redaksi.co, Jakarta | Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) mengatakan komitmennya untuk membawa permainan domino naik kelas menjadi olahraga prestasi yang terstruktur dan berjenjang. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Orado, Yooky Tjahrial, usai deklarasi Federasi Olahraga Domino Nasional di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (7/1).

Orado telah menyiapkan sistem pembinaan dari daerah hingga nasional. Pengurus provinsi (Pengprov) dan pengurus cabang (Pengcab) yang sudah dibentuk akan menjadi ujung tombak dalam menjaring dan membina atlet domino di daerah.

“Kita sudah latih pengprov dan pengcab. Nantinya dari daerah akan dilakukan seleksi atlet, naik ke tingkat provinsi, hingga akhirnya kita gelar kejuaraan nasional. Jadi sistemnya jelas dan tersaring,” ujar Yooky.

Dalam waktu dekat, Orado akan menggelar rapat kerja nasional (Rakernas), sekaligus pelatihan wasit dan sosialisasi peraturan serta regulasi pertandingan. Setelah itu, Orado akan menetapkan jadwal kejuaraan yang bersifat wajib bagi pengurus daerah, sembari mendorong daerah untuk aktif menggelar turnamen mandiri.

Terkait legalitas organisasi, Yooky menjelaskan bahwa Orado telah mengantongi rekomendasi dari KOI dan KONI. Saat ini, federasi tengah melengkapi persyaratan administratif untuk proses pengesahan resmi sebagai anggota.
Menjawab stigma negatif domino yang kerap dikaitkan dengan perjudian, Yooky menegaskan bahwa Orado menolak segala bentuk judi. Menurutnya, pertandingan domino yang digelar Orado murni olahraga berbasis keterampilan.

“Setiap olahraga pasti ada reward, tapi di Orado bukan uang. Ini soal prestasi dan skill. Judi itu bisa ada di mana saja, tapi Orado bukan judi,” ujarnya.

Ia menambahkan, tujuan utama Orado bukan sekadar menghapus stigma, melainkan meningkatkan martabat domino sebagai olahraga yang membanggakan. Pasalnya, domino merupakan permainan yang sangat populer dan digemari masyarakat di berbagai daerah.

“Kita ingin domino naik kelas. Ini permainan yang butuh strategi dan kemampuan, tapi selama ini masih dianggap sebelah mata. Ke depan, kami akan buat sistem yang lebih baik dan profesional,” katanya.

Ke depan, Orado juga akan gencar melakukan sosialisasi agar masyarakat semakin mengenal domino sebagai cabang olahraga resmi dan berprestasi.

Erick Thohir Dorong Domino Jadi Sport Industry, Tak Tertutup Peluang Jadi Olahraga Prestasi

0

Redaksi.co, Jakarta | Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, mengatakan bahwa olahraga domino memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai bagian dari sport industry nasional. Hal itu disampaikannya saat acara Deklarasi Federasi Olahraga Domino Nasional yang digelar di Hotel Mulya, Senayan, Rabu (7/1).

Dalam wawancara, Erick menjelaskan bahwa ekosistem olahraga saat ini tidak lagi bisa dilihat dari satu sudut pandang saja. Menurutnya, olahraga terbagi ke dalam beberapa kategori, mulai dari olahraga prestasi, olahraga kemasyarakatan, hingga sport industry yang berorientasi pada dampak ekonomi.

“Sekarang cabang olahraga itu beragam. Ada yang fokus prestasi, ada yang sifatnya kemasyarakatan, dan ada juga sport industry. Semuanya punya peran masing-masing,” ujar Erick.

Ia mencontohkan Amerika Serikat yang dinilai berhasil membangun olahraga secara komprehensif. Bola basket dengan NBA menjadi contoh olahraga prestasi yang melahirkan prestasi dunia, sementara American Football berkembang sebagai olahraga khas masyarakat sekaligus industri besar. Di sisi lain, ada pula olahraga hiburan seperti WWE yang murni menjadi bagian dari industri olahraga.

Dalam konteks tersebut, Erick menilai domino memiliki peluang serupa. Ia melihat olahraga ini tidak hanya diminati masyarakat luas, tetapi juga berpotensi menggerakkan roda ekonomi melalui kompetisi, sponsorship, hingga industri kreatif.

“Domino ini bisa menjadi bagian dari sport industry yang mendorong perputaran ekonomi secara menyeluruh. Saya tentu mendukung olahraga-olahraga seperti ini untuk terus berkembang,” katanya.

Meski demikian, Erick menegaskan bahwa penetapan suatu cabang olahraga sebagai olahraga prestasi memiliki mekanisme dan aturan tersendiri. Ia tidak ingin mendahului proses yang ada, meski membuka kemungkinan domino suatu saat bisa masuk ke ranah tersebut.

“Apakah nanti menjadi olahraga prestasi atau tidak, itu ada aturannya. Kita lihat saja ke depan. Seperti American Football yang sekarang mulai dipertandingkan di Olimpiade Los Angeles, itu pun melalui proses panjang,” ujarnya.

Terkait dinamika organisasi olahraga, Erick juga menyinggung pentingnya konsolidasi dan menghindari dualisme kepengurusan. Ia berharap federasi-federasi olahraga, termasuk domino, dapat bersatu demi pengembangan jangka panjang.

Di akhir pernyataannya, Erick kembali menekankan bahwa berkembangnya sport industry akan memberikan dampak positif, tidak hanya bagi dunia olahraga, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Cuaca Buruk, Polisi Ajak Warga Lebih Berhati-hati

0

REDAKSI. Co – Kepolisian Daerah Maluku Utara mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kehati-hatian menyikapi kondisi cuaca buruk di wilayah Maluku Utara. Hujan yang turun cukup intens, disertai angin kencang dan gelombang laut tinggi, memerlukan kewaspadaan bersama, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas menggunakan transportasi laut.

Hal tersebut disampaikan Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W, S.H., S.I.K., M.I.K., saat di konfirmasi Rabu (7/1), Ia juga mengajak masyarakat, terutama yang menggunakan transportasi laut, untuk tidak terburu-buru dalam melakukan perjalanan. Apabila kondisi cuaca dirasa kurang aman, sebaiknya perjalanan ditunda.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat selalu memperhatikan informasi cuaca, mengikuti arahan petugas pelabuhan, serta menggunakan perlengkapan keselamatan selama perjalanan.

Selain itu, Kabidhumas turut mengimbau para pemilik dan operator transportasi laut, seperti speedboat dan kapal penyeberangan, agar senantiasa mengutamakan aspek keselamatan penumpang.

“Kami berharap para pemilik dan nahkoda dapat memastikan kondisi kapal dalam keadaan baik, muatan sesuai kapasitas, serta alat keselamatan tersedia dan dapat digunakan dengan baik sebelum berlayar,” tambahnya.

Polda Maluku Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling peduli dan saling mengingatkan, sehingga aktivitas di laut tetap berjalan dengan aman dan nyaman meskipun di tengah kondisi cuaca yang berubah-ubah.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan kehati-hatian dan kepedulian, kita berharap terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutup Kabidhumas.

Cuaca Buruk, Polisi Ajak Warga Lebih Berhati-hati

0

REDAKSI. Co – Kepolisian Daerah Maluku Utara mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kehati-hatian menyikapi kondisi cuaca buruk di wilayah Maluku Utara. Hujan yang turun cukup intens, disertai angin kencang dan gelombang laut tinggi, memerlukan kewaspadaan bersama, khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas menggunakan transportasi laut.

Hal tersebut disampaikan Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W, S.H., S.I.K., M.I.K., saat di konfirmasi Rabu (7/1), Ia juga mengajak masyarakat, terutama yang menggunakan transportasi laut, untuk tidak terburu-buru dalam melakukan perjalanan. Apabila kondisi cuaca dirasa kurang aman, sebaiknya perjalanan ditunda.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat selalu memperhatikan informasi cuaca, mengikuti arahan petugas pelabuhan, serta menggunakan perlengkapan keselamatan selama perjalanan.

Selain itu, Kabidhumas turut mengimbau para pemilik dan operator transportasi laut, seperti speedboat dan kapal penyeberangan, agar senantiasa mengutamakan aspek keselamatan penumpang.

“Kami berharap para pemilik dan nahkoda dapat memastikan kondisi kapal dalam keadaan baik, muatan sesuai kapasitas, serta alat keselamatan tersedia dan dapat digunakan dengan baik sebelum berlayar,” tambahnya.

Polda Maluku Utara mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling peduli dan saling mengingatkan, sehingga aktivitas di laut tetap berjalan dengan aman dan nyaman meskipun di tengah kondisi cuaca yang berubah-ubah.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan kehati-hatian dan kepedulian, kita berharap terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tutup Kabidhumas.