Jakarta ,Redaksi.Co— Industri perfilman Indonesia kembali kedatangan talenta muda yang menjanjikan. Aoi Yanagisawa, aktor cilik berdarah Jepang-Indonesia, resmi memulai debutnya di film layar lebar bertajuk Autopsy.
Dead Body Can Talk (2026). Meski baru pertama kali tampil di film, Aoi langsung menunjukkan pesona dan kemampuan akting yang mencuri perhatian.
Lahir di Denpasar pada 26 September 2017, Aoi telah memperlihatkan ketertarikannya pada dunia seni peran sejak usia dini, Kepercayaan diri serta ekspresi natural di depan kamera menjadi modal kuat yang membuatnya cepat dilirik oleh industri hiburan.


Sebelum menembus layar lebar, Aoi lebih dulu mengasah kemampuan melalui berbagai proyek komersial, ia pernah tampil dalam iklan Citra Garden City, My Love Bedcover, Bata Ramadan, hingga minuman Hotto. Dari pengalaman tersebut, Aoi mulai memahami ritme kerja di depan kamera sekaligus memperkuat kemampuan aktingnya.
Langkah kariernya semakin berkembang saat ia terlibat dalam series vertikal “Hafiz Hafizah”, yang menjadi jembatan menuju proyek film layar lebar pertamanya.
Dalam film Autopsy , Dead Body Can Talk, Aoi beradu akting dengan sejumlah nama besar seperti Samuel Rizal, Ge Pamungkas, Masayu Anastasia, dan Teuku Rifnu Wikana. Film ini merupakan thriller investigasi forensik yang diangkat dari kisah nyata dokter forensik Polri, Dr. Sumy Hastry Purwanti, dan disutradarai oleh Ozan Ruz.
Aoi memerankan karakter Via, anak dari tokoh utama. Meski porsinya tidak besar, perannya memiliki kedalaman emosional yang penting dalam membangun cerita.
“Aoi jadi anaknya dr Hastri, nama perannya Via. Walau adegannya tidak banyak, tapi Aoi paham porsinya dan fungsinya, dan dia baik dalam memainkan hubungan karakter sebagai anak,” ujar sutradara Ozan Ruz.
Film ini mengangkat sisi scientific crime investigation dengan menampilkan proses autopsi yang autentik dan menegangkan, menjadikannya salah satu film horor forensik Indonesia yang patut dinantikan pada 2026.
Bagi Aoi, debut ini bukan sekadar pencapaian, tetapi juga pengalaman belajar yang berharga. Ia terus mengembangkan kemampuannya dengan semangat tinggi, didukung oleh keluarga, termasuk kedua saudaranya Mizuki Yanagisawa dan Toura Yanagisawa yang juga tengah meniti karier di dunia hiburan.
Dengan bakat alami, pengalaman yang terus bertambah, serta lingkungan yang suportif, Aoi Yanagisawa menjadi salah satu aktor cilik yang patut diperhitungkan. Debutnya di Autopsy menjadi langkah awal yang menjanjikan menuju masa depan cerah di industri perfilman Indonesia.

