Top 5 This Week

Related Posts

PT Garuda Metalindo Tbk terus mendorong pertumbuhan

Jakarta, 27 April 2026 – PT Garuda Metalindo Tbk (IDX: BOLT), perusahaan manufaktur komponen otomotif terkemuka di Indonesia, menggelar Public Expose di Kantor Pusat Perseroan, Penjaringan, Jakarta, Senin (27/04/26). Dalam paparan tersebut, manajemen menyampaikan kinerja solid sepanjang 2025 serta strategi pertumbuhan di tengah dinamika industri otomotif global.

Investor Relations PT Garuda Metalindo Tbk, Zefanya Angeline, mengungkapkan bahwa perseroan terus memperkuat posisinya sebagai produsen fasteners dan engineered components dengan integrasi vertikal dari hulu ke hilir—mulai dari pengolahan bahan baku hingga distribusi ke pelanggan.

“Dengan pengalaman lebih dari empat dekade, kami didukung lebih dari 2.400 karyawan, delapan fasilitas manufaktur, serta jaringan ekspor ke lebih dari 10 negara,” ujarnya.

Sepanjang 2025, perseroan mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 13% secara tahunan, ditopang oleh ekspansi pasar ekspor dan diversifikasi ke sektor non-otomotif. Penjualan ekspor bahkan melonjak 35% menjadi Rp120 miliar.

Memasuki kuartal I 2026, kinerja positif berlanjut dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 14,6%. Laba bersih juga meningkat signifikan hingga 38,9% secara tahunan, mencerminkan efisiensi operasional dan strategi bisnis yang tepat.

Direktur PT Garuda Metalindo Tbk, Anthony Wijaya, menegaskan bahwa perseroan akan terus mendorong pertumbuhan melalui lima pilar utama, yakni penguatan pasar domestik otomotif, penetrasi kendaraan listrik (EV), ekspansi ekspor, diversifikasi industri non-otomotif, serta peluang pertumbuhan anorganik melalui akuisisi.

“Kami melihat pasar ekspor sebagai salah satu driver utama pertumbuhan ke depan. Skala produksi otomotif global yang jauh lebih besar dibanding Indonesia membuka peluang yang sangat luas bagi perseroan,” jelasnya.

Selain itu, perseroan juga aktif menjajaki peluang di sektor kendaraan listrik, khususnya pada segmen roda dua yang pertumbuhannya mulai terlihat. Meski kontribusinya masih relatif kecil, Garuda Metalindo menyatakan kesiapan untuk mendukung perkembangan industri EV ke depan.

Di tengah tantangan industri otomotif domestik, perseroan tetap optimistis. Produksi otomotif nasional yang stabil dan didukung ekspor menjadi faktor penopang kinerja. Perseroan juga menilai program lokalisasi dan pergeseran rantai pasok global sebagai peluang strategis.

Untuk tahun 2026, Garuda Metalindo menargetkan pertumbuhan laba bersih sekitar 15%. Perseroan juga mengalokasikan dividen sebesar Rp50 per saham dengan total nilai sekitar Rp117 miliar.

Keunggulan utama perseroan terletak pada model bisnis terintegrasi yang jarang dimiliki oleh pelaku industri sejenis, baik di dalam negeri maupun global. Hal ini memberikan efisiensi biaya dan daya saing tinggi di pasar internasional.

“Dengan fondasi bisnis yang kuat, integrasi vertikal, serta ekspansi yang konsisten, kami optimistis dapat menjaga pertumbuhan berkelanjutan di tengah tantangan global,” tutup Anthony.

Popular Articles