Redaksi.co, Jakarta | Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pembumian Pancasila (DPP GPP) resmi dikukuhkan dan dilantik dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama yang dihadiri para tokoh, akademisi, serta sejumlah undangan dari berbagai elemen masyarakat.
Pelantikan pengurus dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pembina DPP GPP Mayjen TNI Purn. Wisnu BawaTenaya. Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan, pengucapan ikrar pengurus, serta penyerahan pakta organisasi.
“Kepemimpinan Pancasila bukan sekadar jargon. Ia harus hidup dalam sikap, keputusan, dan gerakan nyata organisasi. Melalui momentum lima tahunan ini, kami menyusun arah perjuangan baru, memperkuat soliditas kepemimpinan, serta mempertegas komitmen kolaborasi di tingkat nasional,” ujar Antonius Dieben Robinson Manurung, M.Si, Ketua Umum DPP GPP.
Mengusung tema Kepemimpinan Pancasila Menjadi Pondasi Organisasi dalam Membangun Trisakti dan Jembatan Mewujudkan Peradaban Bangsa, acara ini menjadi penanda dimulainya masa bakti kepengurusan baru DPP GPP.
Sebagai organisasi kemasyarakatan yang bersifat independen dan nirlaba, GPP selama ini aktif menggelar berbagai agenda penguatan ideologi, mulai dari kongres, seminar kebangsaan, pendidikan kader, hingga pelantikan pengurus di tingkat pusat dan daerah. Fokus gerakan ini adalah membumikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui program-program konkret yang menyentuh sektor pendidikan, sosial, dan kebudayaan.
Menurut Antonius, tantangan kebangsaan ke depan menuntut organisasi masyarakat untuk hadir secara solutif. “Kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak berhenti di ruang diskusi, tetapi terimplementasi dalam praktik kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” katanya.







