Redaksi.co MAMASA : Ketua Aksara Sulbar, Hajrawati Rara Calista, yang juga menjabat Ketua Gekrafs Sulawesi Barat, melontarkan kritik keras terhadap lemahnya penanganan layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat kurang mampu. Ia menilai pemerintah masih bekerja secara reaktif, bergerak hanya ketika kasus sudah viral dan mendapat sorotan publik.
Menurutnya, pelayanan kesehatan seharusnya menjadi prioritas utama, bukan sekadar respons sesaat. Ia menegaskan, negara wajib memastikan akses layanan kesehatan dirasakan merata oleh seluruh rakyat, khususnya kelompok rentan yang selama ini kerap terpinggirkan dari fasilitas medis.
Hajrawati juga mendesak Pemerintah Kabupaten Mamasa segera mengambil langkah konkret, termasuk memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi pasien kategori tidak mampu. Ia menilai, lambannya respons pemerintah daerah berpotensi memperburuk kondisi warga yang membutuhkan penanganan cepat.
“Pemerintah daerah tidak boleh lambat. Setelah kasus ini mencuat, Bupati seharusnya langsung menugaskan instansi terkait untuk bergerak cepat,” tegasnya.
Ia meminta kolaborasi lintas instansi segera dilakukan tanpa birokrasi berbelit. Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, hingga BPJS Kesehatan diminta duduk bersama untuk mempercepat pemenuhan administrasi dan memastikan anak yang membutuhkan segera memperoleh fasilitas kesehatan yang layak.
Lebih jauh, Hajrawati mengingatkan agar pola kerja reaktif dihentikan. Ia menilai, kebiasaan menunggu sorotan publik baru bertindak menunjukkan lemahnya komitmen pemerintah dalam melindungi hak dasar masyarakat.
“Jangan selalu menunggu viral dulu baru bergerak nyata. Masyarakat membutuhkan tindakan cepat dan solusi konkret, bukan sekadar respons setelah perhatian publik meningkat,” ujarnya dengan nada tegas.
Pernyataan ini menjadi tekanan terbuka bagi Pemerintah Kabupaten Mamasa untuk segera bertindak. Publik kini menunggu langkah nyata, bukan janji. Jika tidak, kritik terhadap lambannya pelayanan kesehatan bagi warga tidak mampu dipastikan akan semakin menguat. (ZUL)

