Orado Siap Gelar Kejuaraan Nasional, Targetkan Domino Naik Kelas Jadi Olahraga Prestasi

0
108

Redaksi.co, Jakarta | Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) mengatakan komitmennya untuk membawa permainan domino naik kelas menjadi olahraga prestasi yang terstruktur dan berjenjang. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Orado, Yooky Tjahrial, usai deklarasi Federasi Olahraga Domino Nasional di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (7/1).

Orado telah menyiapkan sistem pembinaan dari daerah hingga nasional. Pengurus provinsi (Pengprov) dan pengurus cabang (Pengcab) yang sudah dibentuk akan menjadi ujung tombak dalam menjaring dan membina atlet domino di daerah.

“Kita sudah latih pengprov dan pengcab. Nantinya dari daerah akan dilakukan seleksi atlet, naik ke tingkat provinsi, hingga akhirnya kita gelar kejuaraan nasional. Jadi sistemnya jelas dan tersaring,” ujar Yooky.

Dalam waktu dekat, Orado akan menggelar rapat kerja nasional (Rakernas), sekaligus pelatihan wasit dan sosialisasi peraturan serta regulasi pertandingan. Setelah itu, Orado akan menetapkan jadwal kejuaraan yang bersifat wajib bagi pengurus daerah, sembari mendorong daerah untuk aktif menggelar turnamen mandiri.

Terkait legalitas organisasi, Yooky menjelaskan bahwa Orado telah mengantongi rekomendasi dari KOI dan KONI. Saat ini, federasi tengah melengkapi persyaratan administratif untuk proses pengesahan resmi sebagai anggota.
Menjawab stigma negatif domino yang kerap dikaitkan dengan perjudian, Yooky menegaskan bahwa Orado menolak segala bentuk judi. Menurutnya, pertandingan domino yang digelar Orado murni olahraga berbasis keterampilan.

“Setiap olahraga pasti ada reward, tapi di Orado bukan uang. Ini soal prestasi dan skill. Judi itu bisa ada di mana saja, tapi Orado bukan judi,” ujarnya.

Ia menambahkan, tujuan utama Orado bukan sekadar menghapus stigma, melainkan meningkatkan martabat domino sebagai olahraga yang membanggakan. Pasalnya, domino merupakan permainan yang sangat populer dan digemari masyarakat di berbagai daerah.

“Kita ingin domino naik kelas. Ini permainan yang butuh strategi dan kemampuan, tapi selama ini masih dianggap sebelah mata. Ke depan, kami akan buat sistem yang lebih baik dan profesional,” katanya.

Ke depan, Orado juga akan gencar melakukan sosialisasi agar masyarakat semakin mengenal domino sebagai cabang olahraga resmi dan berprestasi.