Top 5 This Week

Related Posts

12 Siswa SMPN 1 Tabulahan Tumbang Usai Santap Menu SPPG, GMH Sulbar Desak Kepala SPPG Dicopot

Redaksi.co MAMASA : Menu program gizi yang digadang-gadang jadi penyelamat generasi justru meledak menjadi petaka mematikan. Sebanyak 12 siswa SMP Negeri 1 Tabulahan mendadak tumbang dan dilarikan ke ruang perawatan akibat dugaan keracunan makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tragedi ini langsung membakar amarah publik dan memicu reaksi keras dari Aktivis Gerakan Mahasiswa Hukum (GMH) Sulawesi Barat!

Tidak main-main, GMH Sulbar meluncurkan serangan frontal dan melayangkan ULTIMATUM BERDARAH: COPOT KEPALA SPPG SEKARANG JUGA ATAU GELOMBANG MASSA AKAN MENGGULUNG!

Niat hati menimba ilmu di bangku sekolah, para generasi muda ini justru bertaruh nyawa akibat hidangan fatal yang disajikan penyelenggara program. Ketua GMH Sulbar, Mondi, tampil memimpin perlawanan dengan nada menohok dan membakar semangat keadilan.

“Ini sangat miris! Anak-anak yang seharusnya fokus belajar justru tumbang mengenaskan usai menyantap makanan SPPG. Keselamatan siswa adalah HARGA MATI, bukan bahan eksperimen pejabat!” geram Mondi.

Melihat nyawa anak-anak dipertaruhkan di atas piring sekolah, GMH Sulbar melemparkan 7 tuntutan tanpa kompromi yang langsung menyasar jantung pengambil kebijakan:

  • COPOT & NONAKTIFKAN KEPALA SPPG DETIK INI JUGA! Tanggalkan jabatannya sebagai pertanggungjawaban moral dan administratif sampai investigasi tuntas!
  • BONGKAR SKANDAL DENGAN INVESTIGASI TOTAL! Transparansi penuh atas keracunan massal di SMPN 1 Tabulahan—tidak boleh ada yang ditutupi!
  • UJI LAB INDEPENDEN TANPA REKAYASA! Seluruh sampel makanan, bahan baku racikan, hingga sampel medis korban harus diuji laboratorium berwenang guna membongkar zat beracun yang mengancam nyawa.
  • SERET KE JALUR HUKUM & PENJARA! Aparat Penegak Hukum (APH) wajib turun tangan membongkar unsur kelalaian fatal dan kejahatan prosedur penyediaan makanan.
  • JAMINAN MEDIS GRATIS 100% SAMPAI PULIH! Pemerintah wajib menanggung seluruh biaya perawatan korban tanpa pusing dokumen!
  • SAPU BERSIH STANDAR KEAMANAN PANGAN! Evaluasi total sistem pengelolaan, kebersihan, dan distribusi makanan SPPG dari hulu ke hilir.
  • Buka HASIL INVESTIGASI KE PUBLIK! Jangan biarkan kasus ini disapu di bawah karpet! Publik dan orang tua murid berhak tahu siapa aktor di balik petaka ini.

GMH Sulbar menegaskan bahwa ultimatum ini adalah lampu merah bagi pemerintah daerah dan instansi terkait. Mereka memperingatkan agar pemerintah tidak menganggap enteng nyawa generasi penerus bangsa.

“Kami berikan peringatan keras! Jangan tunggu korban bertambah banyak atau ada nyawa yang melayang baru bertindak! Keselamatan siswa tidak bisa ditawar-tawar lagi!” tegas Mondi menyuarakan ultimatum GMH Sulbar.

Kendati mendesak eksekusi hukum dan pemecatan instan terhadap pimpinan SPPG, GMH Sulbar mengajak seluruh masyarakat dan elemen pemuda untuk mengawal ketat uji laboratorium medis serta memastikan tindakan tegas dilakukan hari ini juga demi menyelamatkan ribuan anak sekolah lainnya dari ancaman piring beracun! (ZUL)

Popular Articles