Beranda blog Halaman 72

JANGAN CEDERAI MARWAH LANGKAT BUMI MELAYU, JALANKAN PERDA DAN PERBUP PEMAJUAN KEBUDAYAAN

0

Langkat – redaksi.co

Datok Afit

Ketua Fraksi Praktisi Budaya – Dewan Syarikat Melayu Langkat (DSML)

 

Prosesi pisah sambut Kapolres Langkat merupakan agenda kenegaraan yang patut kita hormati. Kami mengucapkan selamat datang kepada Kapolres Langkat yang baru, AKBP Harry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., serta mengucapkan terima kasih kepada AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si. atas pengabdiannya selama bertugas di Kabupaten Langkat.

 

Namun demikian, kami menaruh perhatian terhadap prosesi penyambutan yang tidak lagi menampilkan penyematan tanjak dan kain songket khas Melayu Langkat sebagai simbol penghormatan kepada pejabat yang akan mengemban amanah di Bumi Melayu Langkat.

Bagi masyarakat Melayu Langkat, tanjak ,tengkulok bukan sekadar penutup kepala, melainkan lambang marwah, kehormatan, jati diri, dan penerimaan secara adat kepada tamu kehormatan maupun pejabat yang akan bertugas di negeri ini. Tradisi tersebut telah berlangsung sejak lama dan menjadi bagian dari identitas Kabupaten Langkat sebagai Bumi Melayu yang memiliki sejarah Kesultanan Langkat.

Dewan Syarikat Melayu Langkat (DSML) sebelumnya telah menyampaikan Maklumat, Amanah, dan Fatwa Melayu kepada Pelaksana Tugas Bupati Langkat. Dalam maklumat tersebut ditegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat berkewajiban melaksanakan pemajuan kebudayaan Melayu sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Daerah Kabupaten Langkat Nomor 4 Tahun 2024, Peraturan Bupati Langkat Nomor 34 Tahun 2024, serta Instruksi Bupati mengenai Pemajuan Kebudayaan di Kabupaten Langkat.

 

Oleh karena itu, kami menilai tidak ditampilkannya simbol utama budaya Melayu dalam prosesi penyambutan pejabat di Kabupaten Langkat patut menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah hendaknya konsisten menjalankan regulasi yang telah ditetapkan, sehingga pelaksanaan adat dan budaya Melayu tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diterapkan dalam setiap kegiatan resmi pemerintahan.

Kami menegaskan bahwa sikap ini sama sekali bukan bentuk penolakan terhadap budaya lain. Kami menghormati seluruh suku dan budaya yang hidup di Indonesia, termasuk budaya Batak, Karo, Jawa, Minang, Aceh, Tionghoa, dan seluruh kebudayaan Nusantara. Keberagaman adalah kekuatan bangsa.

Namun demikian, setiap daerah memiliki identitas budaya yang wajib dihormati dan dijaga.

Di tanah Karo tentu simbol budaya Karo dikedepankan. Di Tanah Batak tentu adat Batak menjadi identitas. Maka di Kabupaten Langkat yang dikenal sebagai Bumi Melayu, sudah sepatutnya simbol-simbol adat Melayu menjadi bagian utama dalam setiap prosesi resmi pemerintahan.

Kami berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bersama agar ke depan seluruh penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di Kabupaten Langkat tetap berpijak pada aturan yang berlaku serta menghormati jati diri daerah.

Melayu bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi amanah yang harus dijaga untuk masa depan. Menjaga marwah Melayu berarti menjaga identitas Kabupaten Langkat sebagai Bumi Melayu yang bertuah.

Datok Afit

Ketua Fraksi Praktisi Budaya

Dewan Syarikat Melayu Langkat (DSML)

 

M.ilyas

Polisi Sita 4 Sajam, 6 Pemuda Terduga Tawuran Diamankan Patroli Jaga Jakarta di Depok*

0

Jakarta ,Redaksi.Co– Tim Patroli Unit IV Subdit Gasum Dit Samapta Polda Metro Jaya mengamankan enam pemuda terduga pelaku tawuran di kawasan Jalan Radar Auri, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Rabu (15/7/2026) dini hari.

Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi tawuran, balap liar, kejahatan jalanan, serta gangguan kamtibmas lainnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Patroli dimulai sekitar pukul 00.30 WIB dengan melibatkan 13 personel Unit IV Sie Turjawali Subdit Gasum Dit Samapta PMJ.

Dirsamapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, patroli dini hari tersebut merupakan bagian dari kegiatan Patroli Jaga Jakarta yang dilakukan secara rutin untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

“Patroli ini dilaksanakan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan terjadinya gangguan kamtibmas seperti tawuran, balap liar, maupun kejahatan jalanan,” ujar Kombes Wahyu.

Sekitar pukul 02.47 WIB, tim patroli menerima laporan masyarakat terkait adanya dugaan tawuran antarkelompok di sekitar Jalan Radar Auri, Cimanggis, Depok. Mendapat laporan tersebut, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan, penindakan, dan penyisiran.

Dari hasil penyisiran, petugas mengamankan enam pemuda yang diduga terlibat dalam aksi tawuran. Selain itu, petugas juga menyita barang bukti berupa empat bilah senjata tajam atau sajam.

Selanjutnya, keenam pemuda beserta barang bukti diserahkan ke Polsek Cimanggis, Depok, untuk proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hingga dini hari. Masyarakat juga diminta segera melapor kepada petugas atau menghubungi layanan kepolisian 110 apabila mengetahui adanya potensi tawuran, balap liar, maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Perkuat Komitmen Pelayanan, Kapolres Purwakarta Sampaikan Commander Wish Kapolda Jabar

0

Kapolres Purwakarta Sampaikan Commander Wish Kapolda Jabar kepada PJU, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas, Perkuat Komitmen Polri Melayani Masyarakat

PURWAKARTA – Polres Purwakarta terus memperkuat implementasi arah kebijakan pimpinan Polda Jawa Barat hingga ke seluruh jajaran. Bertempat di Aula Tatag Trawang Tungga Polres Purwakarta, Kamis (16/7/2026), Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, S.H., S.I.K., M.H. memberikan arahan kepada seluruh Pejabat Utama (PJU) Polres Purwakarta, para Kapolsek jajaran, serta Bhabinkamtibmas dalam rangka penyampaian Commander Wish Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komitmen seluruh personel dalam mengimplementasikan kebijakan Kapolda Jawa Barat secara menyeluruh, mulai dari tingkat Polres hingga personel yang bertugas langsung di tengah masyarakat.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa setiap anggota Polri memiliki tanggung jawab yang sama untuk menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan berorientasi pada penyelesaian setiap persoalan masyarakat.

SIMILLAR POST: Kapolres Purwakarta Hadiri Upacara Sertijab PJU dan Kapolres Jajaran Polda Jawa Barat

Kapolres juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Commander Wish sebagai pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas dengan mengimplementasikan jargon “Jaga Rawat Jawa Barat” melalui empat nilai utama yang menjadi kebijakan Kapolda Jawa Barat, yakni Adaptif, Responsif, Kolaboratif, dan Solutif.

Menurut Kapolres, tantangan tugas kepolisian saat ini semakin kompleks sehingga dibutuhkan personel yang mampu beradaptasi terhadap perubahan, cepat merespons berbagai dinamika di tengah masyarakat, memperkuat sinergi lintas sektoral, serta mampu memberikan solusi nyata terhadap setiap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Di hadapan para Pejabat Utama, Kapolsek, dan Bhabinkamtibmas, Kapolres juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengoptimalkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, serta memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai institusi yang dipercaya dan dicintai masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta tampak menyimak dengan penuh perhatian setiap arahan yang disampaikan. Para Kapolsek dan Bhabinkamtibmas mencatat berbagai poin penting sebagai bekal untuk diterapkan dalam pelaksanaan tugas di wilayah masing-masing.

Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya menegaskan bahwa keberhasilan Polri tidak hanya diukur dari keberhasilan penegakan hukum, tetapi juga dari sejauh mana kehadiran anggota mampu memberikan rasa aman, menjadi solusi atas persoalan masyarakat, serta membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

  • “Commander Wish Bapak Kapolda Jawa Barat harus menjadi pedoman dan budaya kerja seluruh personel. Saya berharap setiap anggota mampu bekerja secara adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mari kita bersama-sama mengimplementasikan semangat ‘Jaga Rawat Jawa Barat’ melalui pelayanan yang profesional, humanis, dan Presisi,” tegas Kapolres.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penguatan internal guna memastikan seluruh jajaran memiliki pemahaman dan komitmen yang sama terhadap arah kebijakan Kapolda Jawa Barat.

“Penyampaian Commander Wish ini menjadi bekal penting bagi seluruh personel, mulai dari Pejabat Utama, Kapolsek hingga Bhabinkamtibmas, agar mampu menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin berkualitas. Dengan semangat Jaga Rawat Jawa Barat, Polres Purwakarta berkomitmen terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder, serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif demi terwujudnya Polri yang semakin dipercaya masyarakat,” ujar IPTU Tini Yutini. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta

Hari Bhayangkara ke-80: Polres Purwakarta Gelar Lomba Melukis Siswa SLB (

0

Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Polres Purwakarta Gelar Lomba Melukis Difabel, Kapolres Berikan Apresiasi kepada Siswa SLB

PURWAKARTA (Redaksi.co) – Semangat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap penyandang disabilitas. Polres Purwakarta menggelar Lomba Melukis Difabel yang berlangsung di Aula Sarja Arya Racana Polres Purwakarta, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh delapan peserta dari SLB Negeri Purwakarta yang menampilkan kreativitas dan bakat seni lukis mereka dalam suasana penuh semangat, keceriaan, dan kebersamaan.

Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya hadir langsung didampingi Wakapolres Purwakarta KOMPOL Yudiono untuk menyaksikan jalannya perlombaan sekaligus memberikan semangat kepada seluruh peserta.

SIMILLAR POST: Polres Purwakarta Raih Presisi Award 2026 dari LEMKAPI

Kehadiran pimpinan Polres Purwakarta menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan potensi anak-anak penyandang disabilitas agar terus percaya diri dalam berkarya dan berprestasi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menyempatkan diri berinteraksi dengan para peserta, melihat hasil karya lukisan mereka, serta memberikan apresiasi atas semangat, kreativitas, dan ketekunan yang ditunjukkan selama mengikuti perlombaan.

Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menghadirkan pelayanan yang inklusif serta memberikan ruang bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, untuk terus berkarya dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

  • “Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum bagi Polri untuk semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan ruang bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas agar dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kami percaya setiap anak memiliki potensi luar biasa yang patut diapresiasi,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini menyampaikan bahwa lomba melukis difabel menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial Polres Purwakarta dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

  • “Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Anak-anak penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk berkarya, berprestasi, dan memperoleh apresiasi. Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus menginspirasi masyarakat agar semakin menghargai keberagaman dan kesetaraan,” ungkap IPTU Tini Yutini.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat Polri Presisi serta implementasi kebijakan Polda Jawa Barat melalui jargon “Jaga Rawat Jawa Barat”, dengan mengedepankan pelayanan yang Adaptif, Responsif, Kolaboratif, dan Solutif kepada seluruh masyarakat.

Suasana perlombaan berlangsung hangat dan penuh antusias. Setiap goresan warna yang dituangkan para peserta menjadi cerminan kreativitas, imajinasi, serta semangat pantang menyerah. Melalui kegiatan ini, Polres Purwakarta berharap Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan inklusivitas, sekaligus mengajak masyarakat memberikan dukungan kepada penyandang disabilitas agar terus berkarya dan meraih prestasi. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta

Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat Hadiri Penutupan Rapat Paripurna ke III Masa Sidang ke II DPRK Aceh Barat

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM dan Wakil Bupati Said Fadheil SH menghadiri penutupan rapat paripurna ke III masa sidang ke II DPRK Aceh Barat dalam rangka pembahasan dan penetapan Rancangan Qanun tentang pertanggungjawaban APBK tahun 2025 di ruang sidang utama kantor DPRK setempat pada Kamis, 16/7/2026

Pada penutupan rapat paripurna tersebut, seluruh fraksi partai yang ada di DPRK Aceh Barat menerima dan menyetujui Rancangan Qanun pertanggungjawaban APBK Aceh Barat tahun 2025.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi mengatakan, proses pembahasan yang telah dilalui merupakan wujud nyata pelaksanaan fungsi pengawasan, penganggaran dan kemitraan antara eksekutif dengan legislatif khususnya dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang semakin akuntabel, transparan dan fokus pada kepentingan masyarakat.

“Pertanggungjawaban pelaksanaan APBK merupakan bentuk komitmen Pemda dalam mempertanggungjawabkan anggaran yang telah dipercayakan masyarakat, yangs ejalan dengan amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah dan peraturan pemerintah Nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah,” kata Tarmizi.

Dikatakan Tarmizi, tantangan pembangunan daerah kedepan semakin kompleks, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan dasar, penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan sektor pertanian, perikanan, UMKM, peningkatan investasi, penguatan kualitas SDM, hingga keterbatasan ruang gerak fiskal dan efisiensi anggaran daerah.

“Oleh karena itu dibutuhkan semangat kebersamaan, kolaborasi dan komitmen yang kuat agar setiap kebijakan dan program pembangunan benar – benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat, meningkatkan daya saing daerah, memperkuat perekonomian lokal serta mewujudkan Aceh Barat yang semakin maju dan sejahtera,” katanya.

Dia menyadari bahwa dalam pelaksanaan APBK tahun 2025 masih terdapat berbagai hal yang perlu disempurnakan, disamping banyak memperoleh prestasi dan penghargaan salah satunya berhasil mempertahankan WTP ke 12 kalinya secara berturut – turut.

“Tentunya berbagai catatan dan rekomendasi DPRK melalui Badan Anggaran maupun pandangan setiap fraksi telah kami catat dan akan menjadi perhatian serius pemerintah daerah sebagai bahan kualitas perencanaan, pelaksanaan maupun pengawasan pembangunan,” ujar Tarmizi.

Dengan telah disetujuinya Rancangan Qanun pertanggungjawaban pelaksanaan APBK Aceh Barat tahun 2025 kata Tarmizi, dia memohon doa dan dukungan semua pihak agar kedepan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus meningkat semakin optimal.

“Kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi – tingginya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRK Aceh Barat, khususnya tim Pansus dan Banggar, jajaran Pemkab Aceh Barat serta semua pihak yang telah mendukung proses pembahasan hingga penetapan Raqan ini,” ujarnya ****

Pemkab Aceh Barat Laksanakan Rakor Kesejahteraan Rakyat

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat diwakili oleh Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Setdakab Aceh Barat, Ruswaidi menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Kesra Kabupaten/Kota tahun 2026 yang digelar oleh Pemerintah Aceh di Aula Eva Sky Hotel Meulaboh pada Kamis, 16/7/2026

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) se Provinsi Aceh dan juga seluruh Perwakilan Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) se Aceh

Ruswaidi mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada Kepada Kepala Biro Isra Setda Aceh beserta jajaran dan seluruh peserta Rakor Kesra Kabupaten/Kota tahun 2026.

“Sebagai tuan rumah kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini, semoga kehadiran kita semua dalam forum ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat koordinasi dan membangun sinergi antar daerah dalam mewujudkan pelayanan sosial yang berkualitas,” kata Ruswaidi.

Dikatakan Ruswaidi, kesejahteraan rakyat merupakan tujuan bersama dari setiap kebijakan pemerintah, seluruh program yang dirancang baik di bidang sosial, pendidikan, kesehatan dan keagamaan pada akhirnya bermuara pada satu tujuan yaitu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Namun keberhasilan program tersebut juga sangat bergantung pada satu hal penting yaitu kualitas data. Kami menilai bahwa tema Rakor tahun ini yaitu pemanfaatan data untuk kesejahteraan rakyat sangat relevan dengan tantangan pemerintahan saat ini,” katanya.

Di era transformasi digital, data menjadi pondasi utama dalam proses perencanaan, pengambilan keputusan, pelaksanaan program hingga evaluasi kebijakan. Oleh karena itu, penguatan tata kelola data harus menjadi komitmen bersama seluruh pemerintah kabupaten atau kota di Aceh.

“Data akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran. Dalam hal ini Sub Bagian Sosial atau bagian kesejahteraan rakyat memiliki peran yang sangat strategis dalam memastikan bahwa setiap program kerjasama masyarakat didukung oleh data yang berkualitas,” ujar Ruswaidi.

Melalui forum rakor tersebut diharapkan akan lahir rekomendasi dan langkah penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data, memperkuat koordinasi antar instansi serta menyamakan persepsi dalam berbagai program kesejahteraan di seluruh kabupaten kota di Aceh.

Sementara itu, Kepala Biro Isra Setda Aceh, Yusrizal mengatakan, bahwa hari ini kita tuntut untuk bekerja dengan data yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan, selama ini kita sering mendengar istilah kurang data atau datanya tidak sama, padahal di satu data Indonesia semua OPD punya peran sebagai wali data.

“Diskominsa sudah menyediakan pintunya, tentu bagaimana kemudian kita mengisinya dan yang penting adalah bagaimana kita memanfaatkannya. Tantangan kita masih besar masih ada data ganda, data yang tidak update dan data yang belum optimal di tingkat program,” kata Yusrizal.

Akibat dari tidak optimalnya data tersebut kata Yusrizal, dapat menyebabkan penyaluran bantuan menjadi tidak tepat dan program yang telah direncanakan menjadi kurang berdampak terhadap masyarakat.

“Saya berpesan, pertama pastikan data OPD semuanya valid, update dan bisa diakses, yang kedua aktiv menggunakan data Diskominsa untuk menyusun perencanaan dan anggaran, jangan sampai ada program tanpa basis data, bangun komunikasi dengan Dinas Sosial, Diskominsa dan Kesra selaku perpanjangan tangan kepala daerah serta jalin sinergi jika ada kendala teknis maka dapat divalidasikan datanya,” katanya.

Dia juga berpesan kepada para peserta Rakor untuk memanfaatkan forum tersebut dengan sebaik – baiknya dan sampaikan kepada para petugas di lapangan, bagikan praktik baik dan rumuskan langkah konkrit yang bisa dikerjakan bersama setelah Rakor tersebut.

“Karena tujuan akhirnya itu adalah satu yaitu rakyat yang sejahtera, mari kita buktikan bahwa pemerintah hadir dengan kebijakan yang cerdas karena datanya kuat tidak ada satupun warga kita yang luput dari perhatian,” ujar Yusrizal ****

Bangun Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Langkat Jalin Silaturahmi ke Plt Bupati Langkat,dan Kejari

0

Langkat-redaksi.co

Kapolres Langkat AKBP Hannry PH. Tambunan, S.E., S.I.K., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Langkat melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Bupati Langkat dan Kejaksaan Negeri Langkat guna memperkuat sinergi dan koordinasi antar aparat penegak hukum, Kamis (16/07/2026)

Kunjungan dilakukan ke Kejaksaan Negeri Langkat, di Jalan Proklamasi No 51 Stabat, Kecamatan Stabat, Kapolres beserta rombongan disambut langsung Kepala Kejaksaan Negeri Langkat.

Asbach, S.H. Beserta jajaranya.

Silaturahmi dilanjutkan ke Kantor Bupati Langkat dan disambut Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, SH., beserta jajaran.

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan, membangun komunikasi yang harmonis, serta meningkatkan koordinasi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing institusi.

Kapolres Langkat AKBP Hannry PH. Tambunan, mengatakan silaturahmi tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Langkat dalam memperkuat kolaborasi dengan seluruh unsur penegak hukum dan pemangku kepentingan.

Hubungan yang harmonis dan komunikasi yang baik antar instansi menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sinergitas yang telah terbangun akan terus kami jaga demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Langkat,” ujarnya.

Ia berharap sinergi yang telah terjalin antara Polri, Plt Bupati Langkat, dan Kejaksaan dapat terus dipelihara sehingga mampu mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Langkat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban.

M.ilyas

Sekda Muba Ikuti Webinar Kemendagri, Perkuat Strategi Pendanaan Pembangunan Daerah

0

 

Redaksi.co Sekayu, Muba – Pemkab Musi Banyuasin terus bergerak mencari terobosan pembiayaan pembangunan agar roda pembangunan tetap berjalan di tengah tantangan fiskal.

Hal ini ditunjukkan Pemkab Muba melalui keikutsertaan Sekda Muba, Drs. Syafaruddin, MSi., bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Webinar Series I “Creative Financing & Funding KPBU” bertema “Strategi Inovatif untuk Pembiayaan Infrastruktur Daerah”, yang diikuti secara virtual dari Ruang Rapat Sekda Muba, Kamis (16/7/2026).

Webinar ini dibuka oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. Agus Fatoni.

Dalam arahannya, Agus Fatoni menegaskan bahwa dinamika ekonomi global menuntut pemerintah daerah lebih adaptif dan inovatif dalam mengelola pembiayaan pembangunan. Menurutnya, ketergantungan terhadap dana transfer pusat harus mulai diimbangi dengan pemanfaatan berbagai instrumen pembiayaan kreatif yang tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Daerah harus kreatif dalam mencari sumber pembiayaan, namun tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan,” tegas Agus Fatoni.

Ia menjelaskan, daya saing suatu negara tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga kualitas infrastruktur, efisiensi pemerintahan, iklim usaha, dan kemampuan berinovasi. Indikator tersebut tercermin dalam Global Competitiveness Index (GCI), Logistics Performance Index (LPI), dan Global Innovation Index (GII).

Dalam paparan juga disampaikan bahwa negara-negara dengan sistem logistik terbaik seperti Singapura, Jerman, Belanda, dan Swiss mampu menekan biaya distribusi sehingga meningkatkan daya saing produk mereka di pasar global. Karena itu, Indonesia perlu terus mempercepat pembangunan infrastruktur strategis, mulai dari jalan, pelabuhan, bandara, bendungan, jaringan internet hingga sektor energi.

Di tingkat daerah, pemerintah didorong mengoptimalkan APBD untuk pembangunan infrastruktur dasar, penyusunan studi kelayakan proyek, peningkatan kapasitas SDM, serta pemberian berbagai insentif investasi.

Namun demikian, pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan APBD.
Berbagai instrumen creative financing diperkenalkan sebagai solusi percepatan pembangunan, di antaranya Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), obligasi daerah, green bonds, blended finance, carbon finance, filantropi, Corporate Social Responsibility (CSR), hingga investasi strategis.

Sementara kemampuan pendanaan melalui APBN dan APBD hanya mampu memenuhi sekitar 40 persen dari kebutuhan tersebut. Dengan demikian, sekitar 60 persen sisanya harus dipenuhi melalui kolaborasi dengan BUMN, BUMD, serta sektor swasta.

Kondisi tersebut menjadi alasan kuat bagi pemerintah daerah untuk mulai memperluas pemanfaatan berbagai skema pembiayaan inovatif agar pembangunan tetap berkelanjutan sekaligus meningkatkan daya saing daerah.

Dalam sesi diskusi ini juga dibahas sejumlah tantangan yang masih dihadapi pemerintah daerah, mulai dari keterbatasan kapasitas fiskal, kesiapan proyek, hingga belum meratanya pemahaman mengenai implementasi KPBU dan pembiayaan kreatif.

(Alam/Tim)

Perkuat Organisasi, DPD BARISTAN Banyuwangi Gelar Konsolidasi Perdana Bersama 25 Korcam

0

Banyuwangi, 16 Juli 2026 – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Barisan Tani dan Nelayan (BARISTAN) Kabupaten Banyuwangi menggelar konsolidasi perdana organisasi yang diikuti oleh jajaran pengurus DPD serta 25 Koordinator Kecamatan (Korcam). Kegiatan tersebut berlangsung di Sagah Cafe & Resto, Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (16/7/2026).

Konsolidasi ini dihadiri langsung oleh Dewan Pembina BARISTAN, Dr. Ir. H. Guntur Priambodo, M.M. Acara diawali dengan pembacaan doa, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan panitia oleh Trian Sigit, sambutan Ketua DPD BARISTAN Banyuwangi Wiwit Herwanto, serta penyampaian arahan dari Dewan Pembina.

Dalam arahannya, Dr. Ir. H. Guntur Priambodo, M.M. mengajak seluruh jajaran pengurus untuk terus memperkuat solidaritas, membangun sinergi, dan memperkokoh kolaborasi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

«”Mari bersama-sama meningkatkan solidaritas membangun negeri, bersatu memperkuat kolaborasi, serta mewujudkan pembangunan Banyuwangi yang berkelanjutan demi ketahanan pangan nasional. Petani sejahtera, nelayan berdaya, Banyuwangi maju, rakyat sejahtera,” ujarnya.»

Ia menegaskan bahwa BARISTAN harus menjadi wadah perjuangan bagi petani, nelayan, dan masyarakat kehutanan dengan mengedepankan semangat kebersamaan, kejujuran, serta pengabdian kepada masyarakat.

«”Konsolidasi ini menjadi langkah awal untuk membangun organisasi yang semakin solid dalam memperjuangkan program ketahanan pangan. Mari kita perkuat diri dan jangan ada dusta di antara kita,” tambahnya.»

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran struktural BARISTAN se-Kabupaten Banyuwangi sebagai bentuk komitmen memperkuat organisasi hingga tingkat kecamatan. Selain menjadi ajang silaturahmi, konsolidasi ini juga menjadi forum penyamaan visi, penguatan koordinasi, dan penyusunan langkah strategis organisasi ke depan.

Sementara itu, Sekretaris DPD BARISTAN Banyuwangi, Mozha Rika Rolina, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dalam konsolidasi perdana tersebut.

«”Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan dan pengurus yang telah hadir. Kehadiran ini menjadi bukti bahwa BARISTAN siap berjuang bersama sebagai garda terdepan dalam mendukung kemajuan Banyuwangi. Mari terus semangat, kompak, dan bersama-sama mendukung perjuangan H. Guntur untuk membangun Banyuwangi yang lebih baik,” tuturnya.»

Melalui konsolidasi perdana ini, DPD BARISTAN Kabupaten Banyuwangi berharap dapat memperkuat koordinasi antar-pengurus, menyusun program kerja yang berpihak kepada kepentingan petani, nelayan, dan masyarakat kehutanan, serta berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Banyuwangi.

Konsolidasi perdana ini menjadi tonggak awal penguatan organisasi BARISTAN di Banyuwangi, dengan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam mendukung pembangunan sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan demi kesejahteraan masyarakat.

DPC GBRAN Musi Banyuasin Sepakati Pendirian Koperasi GBRAN MUBA Sejahtera (GMS) 

0

 

 

Redaksi.co Musi Banyuasin, Sumatera Selatan – Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GBRAN Kabupaten Musi Banyuasin bersama jajaran organisasi menggelar rapat dan mencapai kesepakatan bersama untuk mendirikan Koperasi GBRAN MUBA Sejahtera (GMS) sebagai program unggulan di bidang UMKM.

Kesepakatan tersebut dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 16/07/2026 di Sekretariat Sementara DPC GBRAN Muba, Jalan Kolonel Wahid Udin RT 027/RW 009, Kelurahan Serasan Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin.

Pendirian koperasi ini diharapkan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat, penguatan pelaku UMKM, serta membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal di Kabupaten Musi Banyuasin. Langkah tersebut juga sejalan dengan semangat Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menegaskan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.

Selain itu, program ini turut mendukung semangat pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sebagaimana disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, dalam forum bersama Komisi XII DPR RI di Jakarta.

Kutipan Narasumber

Arzis, Ketua DPC GBRAN Kabupaten Musi Banyuasin, mengatakan bahwa pembentukan Koperasi GBRAN MUBA Sejahtera merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Koperasi GBRAN MUBA Sejahtera akan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha, meningkatkan kesejahteraan, dan menciptakan lapangan pekerjaan baru. Kami ingin GBRAN hadir dengan program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Musi Banyuasin.”

Titik Murniati, Korwil DPD GBRAN Sumatera Selatan, menyampaikan bahwa koperasi menjadi instrumen penting dalam memperkuat sektor UMKM.

“Kami mendukung penuh langkah DPC GBRAN Muba. Semoga koperasi ini mampu menjadi contoh pemberdayaan ekonomi kerakyatan, memperkuat UMKM, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui semangat gotong royong.”

Sementara itu, H. Napoleon HS., S.Sos., Ketua DPD GBRAN Sumatera Selatan, menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal proses pembentukan koperasi hingga dapat beroperasi secara resmi.

“DPD GBRAN Sumatera Selatan memberikan apresiasi atas inisiatif DPC GBRAN Muba. Kami berharap seluruh proses pendirian koperasi berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku sehingga mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan mendukung penyerapan tenaga kerja lokal.”

Melalui pendirian Koperasi GBRAN MUBA Sejahtera (GMS), GBRAN berkomitmen mendukung pembangunan ekonomi daerah, memperkuat UMKM, serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin.

(Alam/Tim)