Beranda blog Halaman 71

Polisi Hadir di MPLS: Polsek Bungursari Bentengi Siswa Baru dari Bullying dan Narkoba

0

Polisi Hadir di MPLS, Polsek Bungursari Bekali Siswa Baru Benteng Hadapi Bullying, Narkoba dan Kenakalan Remaja

PURWAKARTA – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi momen bagi peserta didik baru untuk mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi ruang membangun karakter, kedisiplinan, serta kesadaran hukum sejak dini.

Komitmen tersebut diwujudkan Polsek Bungursari, Polres Purwakarta, melalui pemberian materi edukasi kepada siswa baru SMK Negeri 1 Bungursari, Kabupaten Purwakarta, pada Jumat, 17 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMK Negeri 1 Bungursari, Kampung Cibodas, Desa Cibodas, Kecamatan Bungursari itu dilaksanakan di bawah penanggung jawab Kapolsek Bungursari, Kompol R. Dandan Nugraha Gaos.

BACA JUGA: Dekat dengan Petani, Bhabinkamtibmas Polsek Bungursari Dorong Swasembada Pangan di Desa

Adapun materi disampaikan oleh personel Polsek Bungursari, yakni AIPTU Ade Supriatno, AIPTU Didit Hermawan, dan BRIPKA Widya Suryanti. 

Dalam kesempatan tersebut, para siswa baru mendapatkan pembekalan bertema Pendidikan Anti Perundungan, Anti Kekerasan, Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba, serta Tertib Berlalu Lintas. Materi disampaikan secara komunikatif dan interaktif agar mudah dipahami para pelajar yang tengah memasuki lingkungan pendidikan baru.

Personel Polsek Bungursari menekankan pentingnya membangun budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, serta menolak segala bentuk tindakan perundungan maupun kekerasan, baik secara fisik, verbal maupun melalui media sosial. Para siswa juga diajak menjadi generasi yang berani berkata tidak terhadap narkoba serta memahami konsekuensi hukum yang mengancam pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

BACA PULA: Kepercayaan Masyarakat Meningkat, Jumlah Siswa Baru SDN Cikampek Timur II Melonjak 50 Persen pada MPLS 2026

Selain itu, peserta MPLS diberikan edukasi mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas sebagai bagian dari upaya menciptakan keselamatan di jalan raya. Polisi mengingatkan para pelajar agar mematuhi aturan lalu lintas, tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum memenuhi persyaratan, serta selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas.

Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini, mengatakan bahwa keterlibatan personel Polri dalam kegiatan MPLS merupakan langkah preventif untuk membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, disiplin, dan sadar hukum.

  • “Melalui kegiatan MPLS ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai positif kepada para pelajar sejak hari pertama mereka memasuki lingkungan sekolah. Edukasi tentang bahaya bullying, penyalahgunaan narkoba, kekerasan, hingga pentingnya tertib berlalu lintas diharapkan mampu membangun karakter pelajar yang berakhlak baik, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya,” ujar IPTU Tini Yutini.

Ia menambahkan, Polres Purwakarta akan terus bersinergi dengan dunia pendidikan melalui berbagai program pembinaan dan penyuluhan sebagai bentuk implementasi Polri yang adaptif, responsif, kolaboratif, dan solutif, sekaligus mendukung kebijakan Kapolda Jawa Barat dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman serta menciptakan generasi muda yang berkualitas.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para peserta didik baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolahnya, tetapi juga memiliki bekal moral, wawasan hukum, dan keberanian untuk menolak berbagai pengaruh negatif, sehingga mampu tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, berprestasi, dan berkarakter. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purworejo

Ubah Wajah Pelayanan Pertanahan, Kantah Jakarta Utara Jadikan Disiplin dan Keramahan Sebagai Standar Utama

0

Jakarta, Redaksi.co – Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara terus mendorong perubahan budaya kerja sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik, Melalui apel pagi yang digelar pada Kamis (16/7/2026), seluruh aparatur diingatkan bahwa keberhasilan pelayanan tidak hanya diukur dari penyelesaian administrasi, tetapi juga dari sikap, etika, dan profesionalisme dalam melayani masyarakat.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara, Uunk Din Parunggi, S.SiT., M.A.P., QRMP, menegaskan bahwa disiplin merupakan pondasi utama dalam membangun institusi yang dipercaya publik, Menurutnya setiap pegawai memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, akurat, transparan, sekaligus memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang datang mengurus berbagai layanan pertanahan.

Dalam arahannya, Uunk menaruh perhatian khusus terhadap pelayanan di garis depan, Ia meminta petugas keamanan maupun petugas pelayanan agar menyambut masyarakat dengan sikap ramah, santun, dan penuh senyum, Baginya kesan pertama yang diterima masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun citra positif instansi pemerintah.

Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat sinergi antarbidang, meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan tugas, serta menjaga integritas sebagai aparatur negara, Dengan komitmen tersebut, pelayanan diharapkan semakin efektif, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara optimal.

Penguatan budaya kerja ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara dalam mendukung transformasi pelayanan pertanahan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat, Peningkatan kualitas sumber daya manusia dinilai menjadi faktor penting untuk mewujudkan layanan yang profesional, modern, dan bebas dari praktik yang dapat mengurangi kepercayaan publik.

Melalui konsistensi penerapan disiplin, etika pelayanan, dan semangat melayani, Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Utara optimistis mampu menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin prima, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemerintah di bidang pertanahan terus meningkat.

Di Balik Kisah Copet, Imajinari dan Ipang Lazuardi Hadirkan “Tandeman” Sebagai Simbol Persahabatan Sejati

0

Jakarta, Redaksi.co – Menjelang penayangan film Operasi Pesta Copet, rumah produksi Imajinari mengambil langkah berbeda dengan lebih dulu memperkenalkan emosi cerita melalui karya musik, Bersama musisi senior Ipang Lazuardi, mereka resmi meluncurkan lagu “Tandeman”, sebuah original soundtrack (OST) yang mengangkat makna persahabatan sebagai inti dari film tersebut.

Alih-alih menghadirkan lagu bertempo cepat yang identik dengan film bertema aksi atau kriminal, “Tandeman” justru menawarkan nuansa hangat dan reflektif, Lagu ini menggambarkan perjalanan dua sahabat yang menghadapi berbagai tantangan, kesalahpahaman, hingga proses saling memahami dalam menjaga ikatan persahabatan.

Aransemen musik dibuat sederhana dengan dominasi permainan piano yang berpadu dengan karakter vokal khas Ipang Lazuardi, Pendekatan musikal tersebut menghadirkan suasana intim yang memperkuat pesan emosional lagu sekaligus menjadi jembatan menuju kisah yang akan disajikan dalam film.

Peluncuran video musik “Tandeman” juga menjadi bagian dari strategi memperkenalkan dunia Operasi Pesta Copet kepada publik, Video tersebut memadukan adegan-adegan film dengan penampilan akustik perdana Ipang saat membawakan lagu tersebut secara langsung di kawasan Blok M, lengkap dengan permainan gitar dan harmonika yang menjadi ciri khasnya.

Produser film, Ernest Prakasa, menjelaskan bahwa lagu ini dipilih untuk menggambarkan ruh cerita yang sebenarnya, Menurutnya meskipun film mengangkat kisah para pencopet, inti cerita justru berbicara tentang nilai persahabatan dan hubungan antarmanusia.

Sementara itu, Ipang Lazuardi mengaku merasa terhormat dipercaya membawakan lagu yang menjadi soundtrack film tersebut. Baginya, “Tandeman” menyampaikan pesan sederhana bahwa persahabatan tidak selalu berjalan mulus, namun setiap persoalan dapat dilalui selama ada teman yang saling mendukung dan tidak melepaskan satu sama lain.

Film Operasi Pesta Copet dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026, Sebelum film resmi dirilis, masyarakat sudah dapat menikmati lagu “Tandeman” di berbagai platform musik digital serta menyaksikan video musiknya melalui kanal YouTube Imajinari.

Peluncuran soundtrack ini menjadi penanda bahwa sebuah film tidak hanya dapat dikenalkan melalui trailer atau poster, tetapi juga lewat musik yang mampu membangun kedekatan emosional dengan penonton, Imajinari pun kembali menunjukkan pendekatan kreatifnya dalam menghadirkan pengalaman sinematik yang dimulai bahkan sebelum layar bioskop dibuka.

Kapolres Langkat Tinjau Ketersediaan BBM di SPBU Perdamaian Stabat, Antrean Mulai Berangsur Normal

0

Langkat –redaksi.co

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K. turun langsung meninjau ketersediaan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 14.208.152 Perdamaian, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Jumat (17/07/26)

Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM bagi masyarakat sekaligus memantau secara langsung kondisi antrean kendaraan di SPBU. Kehadiran Kapolres di lapangan juga menjadi bagian dari upaya Polres Langkat dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif di tengah dinamika distribusi BBM yang dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian masyarakat.

Dalam peninjauan, Kapolres berdialog langsung dengan pengelola SPBU dan sejumlah pengemudi untuk mengetahui kondisi terkini penyaluran BBM serta mendengar langsung pengalaman masyarakat di lapangan.

Salah seorang sopir truk menyampaikan bahwa sepanjang perjalanannya dari Aceh Tamiang hingga Stabat, kondisi antrean kendaraan di sejumlah SPBU yang dilaluinya pada hari ini sudah mulai berangsur normal dibandingkan beberapa hari sebelumnya. Ia kemudian melakukan pengisian BBM di SPBU Perdamaian Stabat.

Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman dan tertib.

“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan memastikan proses penyaluran BBM kepada masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar. Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat melakukan pengisian dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Polres Langkat akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait serta melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menginstruksikan jajaran untuk terus memantau SPBU di wilayah hukum Polres Langkat sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas maupun hambatan dalam proses penyaluran BBM.

Melalui pemantauan langsung dan koordinasi bersama pihak terkait, Polres Langkat berkomitmen untuk terus hadir menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung kelancaran distribusi kebutuhan penting masyarakat.

M.ilyas

Bentuk Generasi Taat Hukum, Kapolsek Sukasari Jadi Pemateri MPLS di SMAN 1 Sukasari

0

 

PURWAKARTA – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi momen bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi kesempatan membangun karakter, kedisiplinan, dan kesadaran hukum sejak dini. Hal inilah yang dilakukan Kapolsek Sukasari Polres Purwakarta, AKP Ahmad Sodikin, S.H., M.H., saat menjadi narasumber dalam kegiatan MPLS di SMA Negeri 1 Sukasari, Jumat (17/7/2026).

Di hadapan para peserta didik baru, AKP Ahmad Sodikin menyampaikan materi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, serta etika berlalu lintas. Materi tersebut diberikan sebagai langkah preventif agar para pelajar mampu mengenali berbagai bentuk perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan mereka.

Dengan penyampaian yang komunikatif dan interaktif, para siswa diajak memahami dampak serius penyalahgunaan narkoba, mulai dari kerusakan kesehatan, terganggunya masa depan pendidikan, hingga ancaman sanksi pidana bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Selain itu, para pelajar juga diingatkan agar menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti tawuran, perundungan (bullying), pergaulan bebas, hingga penyalahgunaan media sosial.

BACA JUGA: Perkuat Komitmen Pelayanan, Kapolres Purwakarta Sampaikan Commander Wish Kapolda Jabar

Tidak hanya itu, Kapolsek juga memberikan edukasi mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas sejak usia sekolah. Para siswa diingatkan bahwa mengendarai sepeda motor di jalan raya wajib memenuhi ketentuan hukum, salah satunya memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Mereka juga diajak untuk selalu mengutamakan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.

Kapolsek Sukasari AKP Ahmad Sodikin, S.H., M.H., mengatakan bahwa pembinaan kepada pelajar merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang berkualitas dan taat hukum.

“Pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus kita lindungi dari berbagai pengaruh negatif. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kesadaran agar mereka menjauhi narkoba, tidak terlibat kenakalan remaja, memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang positif, serta memiliki disiplin dalam berlalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ujar AKP Ahmad Sodikin.

Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak memaksakan diri mengendarai kendaraan bermotor apabila belum memiliki SIM dan belum memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan bahwa kehadiran personel Polri dalam kegiatan MPLS merupakan bentuk komitmen Polres Purwakarta dalam membangun karakter generasi muda melalui edukasi dan pendekatan preventif.

  • “Kami berharap para pelajar tidak hanya memahami aturan hukum, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bekal pengetahuan tentang bahaya narkoba, kenakalan remaja, dan pentingnya keselamatan berlalu lintas, para siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjadi pelopor keselamatan dan agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ungkap IPTU Tini Yutini.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Purwakarta terus memperkuat peran Polri sebagai mitra dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari berbagai bentuk kenakalan remaja. Langkah ini sejalan dengan semangat “Jaga Rawat Jawa Barat” melalui pelayanan Polri yang Adaptif, Responsif, Kolaboratif, dan Solutif dalam menjaga keamanan serta membentuk generasi muda yang berkarakter. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta

*Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Cipayung, Satu Motor Diamankan*

0

Jakarta,Redaksi.Co – Tim Patroli Gabungan Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur kembali menunjukkan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan wilayah melalui patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan, Jumat (17/7) dini hari. Patroli menyasar sejumlah titik rawan kejahatan jalanan, mulai dari aksi 3C, tawuran, hingga balap liar. Upaya tersebut membuahkan hasil setelah petugas membubarkan aksi balap liar di kawasan Jalan Pintu Taman Mini 1, Cipayung, Jakarta Timur.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan “patroli gabungan merupakan langkah preventif yang terus dioptimalkan untuk memastikan situasi keamanan tetap terjaga, terutama pada malam hingga dini hari ketika potensi gangguan kamtibmas meningkat. Menurutnya, kehadiran personel di lapangan menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat”, Ujarnya.

Ia menegaskan, setiap laporan dari masyarakat akan direspons secara cepat dan profesional agar potensi gangguan keamanan tidak berkembang menjadi tindakan yang membahayakan pengguna jalan maupun lingkungan sekitar. Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil membubarkan sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan balap liar serta mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat yang tidak dilengkapi dokumen kendaraan. Kendaraan tersebut selanjutnya dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk proses lebih lanjut.

Selain melakukan penindakan, patroli gabungan juga menyisir sejumlah ruas jalan strategis di wilayah Jakarta Timur, termasuk kawasan Cawang dan Pasar Rebo, guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif hingga berakhirnya kegiatan. Kehadiran personel diharapkan mampu mencegah munculnya aksi kriminalitas maupun gangguan ketertiban yang berpotensi meresahkan masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk tidak terlibat dalam balap liar maupun aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum. Apabila menemukan tindak kejahatan atau situasi yang membutuhkan kehadiran polisi, masyarakat dapat segera menghubungi Layanan Kepolisian 110 agar laporan dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Penerbit Malaysia dan Dosen STAIN Meulaboh Jajaki Kolaborasi Internasional tentang Literasi Melayu-Aceh

0

Banda Aceh – Tim peneliti dari Malaysia bersama dosen STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh melakukan ekspedisi ilmiah selama 15 hari di Aceh untuk mengumpulkan data penulisan buku tentang budaya, sejarah, dan perubahan sosial masyarakat Aceh. Penelitian ini menjadi bagian dari kolaborasi akademik internasional dalam mengkaji warisan peradaban Melayu-Islam.

Lokasi penelitian meliputi Zawiyah Teungku Chik Tanoh Abee, Dayah Keunaloe, Masjid Teungku Fakinah, dan Mapessa Aceh. Kajian difokuskan pada dinamika masyarakat Aceh, perubahan sosial sebelum dan sesudah tsunami, serta peran perempuan dalam kehidupan sosial, budaya, dan keagamaan.

Tim Malaysia terdiri atas Nor Liana Omar, penulis, editor, penerjemah, dan konsultan penerbitan independen, serta Dr. Ruziaton Hasim, pakar Perubatan Keluarga, peneliti Geriatrik Komuniti, dan penyelia akademik MInTFM (RCSI & UCD Malaysia Campus), sekaligus doktor dalam bidang Pengajian Islam dan pengembang Modul IRK-I Demensia serta akademisi bidang Pengajian Islam. Dari STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh hadir Hanif Dahlan (kajian hadis), Jovial Pally Taran (arkeologi Islam), dan Muhajir Al-Fairusy (agama dan budaya).

Di Zawiyah Teungku Chik Tanoh Abee, tim memperoleh penjelasan mengenai sejarah, manuskrip, dan tradisi intelektual Islam Aceh dari T Abulis Samarkhan, cucu alm Abu Dahlan sekaligus keponakan Cut Fid Tanoh Abee sekaligus perwakilan pimpinan Zawiyah. Di Masjid Teungku Fakinah, sejarawan Aris Munandar memaparkan sejarah perjuangan ulama perempuan Aceh dan peran masjid dalam kehidupan sosial-keagamaan. Sementara di Mapessa Aceh, Ustaz Mujiburrizal menjelaskan perkembangan peradaban Islam Aceh dan hubungan historisnya dengan dunia Melayu.

Para peneliti Malaysia mengaku terkesan dengan kekayaan manuskrip, tradisi keilmuan Islam, serta keramahan masyarakat Aceh yang tetap memegang teguh nilai budaya dan keislaman. Mereka menilai Aceh berhasil mempertahankan identitas budayanya di tengah berbagai perubahan sosial, termasuk pascatsunami.

Hasil penelitian ini akan diterbitkan dalam bentuk buku di Malaysia sebagai referensi mengenai sejarah, budaya, dan transformasi sosial Aceh. Kolaborasi tersebut juga diharapkan memperkuat jejaring riset antara Indonesia dan Malaysia sekaligus memperkenalkan warisan peradaban Aceh kepada masyarakat akademik di tingkat regional maupun internasional.

*Polri Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Perkara Dugaan Korupsi kepada Kejaksaan Agung*

0

Jakarta ,Redaksi.Co– Tim penyidikan Polri menyerahkan seorang tersangka beserta barang bukti elektronik dan nonelektronik terkait sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi kepada penyidik Kejaksaan Agung RI. Penyerahan berlangsung di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna mengatakan, kegiatan tersebut menjadi tahap terakhir dari rangkaian penyerahan yang dilakukan secara bertahap sejak Sabtu (11/7/2026).

“Kami telah menerima barang bukti dan tersangka dalam perkara terkait PT Asabri, Krakatau, dan PLN. Penyerahan administrasi penyidikannya secara resmi telah dimulai sejak Sabtu, 11 Juli 2026, kemudian dilanjutkan secara bertahap dan hari ini merupakan tahap terakhir,” kata Anang.

Wakil Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri Brigjen Pol Boro Windu Danandito menegaskan, proses penyidikan selanjutnya menjadi kewenangan Kejaksaan Agung setelah penyerahan tersangka dan barang bukti diselesaikan.

“Dengan selesainya penyerahan tersangka serta barang bukti elektronik dan nonelektronik, proses penyidikan selanjutnya sepenuhnya menjadi kewenangan Kejaksaan Agung. Kortastipidkor Polri menghormati dan mendukung kelanjutan proses penegakan hukum sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Brigjen Boro Windu.

Brigjen Boro Windu selanjutnya meminta seluruh pihak memberikan kepercayaan kepada Kejaksaan Agung dalam melanjutkan proses hukum terhadap perkara tersebut.

“Kami mengajak seluruh pihak memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada Kejaksaan Agung untuk memproses perkara-perkara ini sampai tuntas sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan, seluruh barang bukti yang diserahkan telah melalui pemeriksaan untuk memastikan keaslian uang serta berat dan kadar emas. Barang bukti tersebut meliputi uang rupiah, dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, sejumlah valuta asing lainnya, serta emas lantakan.

“Uang rupiah sebanyak 71.082 lembar senilai Rp6.059.506.200 dinyatakan asli berdasarkan hasil pemeriksaan Bank Indonesia. Sebanyak 74 batang emas lantakan dengan berat keseluruhan 74.014,59 gram juga dinyatakan berkadar 23 karat berdasarkan hasil pemeriksaan PT Pegadaian,” kata Kombes Budi.

Selain itu, uang senilai USD 6.370.921 dinyatakan asli berdasarkan hasil pemeriksaan United States Secret Service. Uang senilai SGD 16.068.804 juga dinyatakan asli berdasarkan pemeriksaan laboratorium kriminalistik Pusat Laboratorium Forensik Bareskrim Polri. Pemeriksaan laboratorium turut dilakukan terhadap sejumlah valuta asing lainnya.

“Penyerahan ini merupakan wujud transparansi, sinergi, dan kolaborasi antara Polri dan Kejaksaan Agung. Tugas, kewenangan, dan tanggung jawab tim penyidikan bersama dalam penanganan perkara tersebut telah diserahkan kepada penyidik Kejaksaan Agung,” tutur Kombes Budi.

Canda dan Tawa  Kebersamaan Satgas TMMD Reguler  Kodim Purworejo Bersama Warga Desa Watuduwur

0

Canda dan Tawa  Ke

Suasana penuh keakraban mewarnai pelaksanaan TNI  (TMMD) Reguler ke-129 Tahun 2026 di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Jumat (17/7/2026).

 

Di sela-sela kesibukan mengerjakan sasaran fisik TMMD, obrolan santai antara prajurit Satgas TMMD dan warga kerap terdengar, menciptakan suasana kerja yang hangat namun tetap penuh . Tanpa memandang perbedaan latar belakang, prajurit ,masyarakat bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan pembangunan yang menjadi sasaran program TMMD

 

Sertu La Ali mengatakan, suasana keluargaan yang tercipta selama pelaksanaan TMMD menjadi penyemangat

Kami merasa senang bisa bekerja bersama warga. Di sela-sela pekerjaan kami saling bercanda dan berbagi cerita sehingga pekerjaan terasa lebih ringan. Inilah yang menjadi salah satu tujuan TMMD, yakni mempererat hubungan antara TNI , masyarakat

 

PKC PMII Sulbar Apresiasi Kolaborasi Kanit Lantas Polres Majene, KOHATI, dan KOPRI Cegah Stunting

0

Redaksi.co MAJENE : Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sulawesi Barat memberikan apresiasi tinggi terhadap aksi nyata yang dilakukan Kanit Lantas Polres Majene bersama Korps HMI Wati (KOHATI) dan Korps PMII Putri (KOPRI) dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Majene.

Kolaborasi lintas sektor tersebut diwujudkan melalui kegiatan bakti sosial yang menyasar masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap pemenuhan gizi dan peningkatan kesadaran akan pentingnya pencegahan stunting sejak dini.

Ketua Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Kebijakan Publik PKC PMII Sulbar, Akbar, menilai sinergi antara aparat kepolisian dan organisasi kemahasiswaan perempuan merupakan langkah strategis yang menunjukkan kehadiran negara sekaligus kepedulian generasi muda terhadap persoalan kemanusiaan.

“Kami dari PKC PMII Sulbar, khususnya Bidang Hukum, HAM, dan Advokasi Kebijakan Publik, sangat mengapresiasi langkah progresif dari Kanit Lantas Polres Majene, sahabat-sahabat KOPRI, dan KOHATI. Masalah stunting bukan hanya urusan dinas kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab moral kita bersama demi menyelamatkan generasi masa depan daerah,” ujar Akbar dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Akbar, persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga menyangkut pemenuhan hak anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal. Karena itu, edukasi kepada masyarakat serta penyaluran bantuan gizi dinilai sebagai langkah konkret yang berdampak langsung bagi upaya menekan angka stunting.

Ia menambahkan, kolaborasi antara aparat penegak hukum dengan kelompok intelektual muda seperti KOHATI dan KOPRI menjadi contoh bahwa penanganan stunting membutuhkan pendekatan yang humanis, partisipatif, dan berkelanjutan.

“Sinergitas antara aparat penegak hukum dan kelompok intelektual muda perempuan seperti KOHATI dan KOPRI membuktikan bahwa penanganan stunting membutuhkan pendekatan yang humanis dan kolaboratif. Ini adalah bentuk pengabdian nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

PKC PMII Sulbar berharap gerakan sosial serupa dapat terus dilaksanakan secara konsisten dan menjadi inspirasi bagi berbagai instansi maupun organisasi kemasyarakatan di Sulawesi Barat untuk bersama-sama menekan angka stunting.

Kolaborasi positif ini harus terus dijaga dan diperkuat. PKC PMII Sulbar siap mendukung serta mengawal setiap kebijakan publik dan gerakan sosial yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat, khususnya dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” tutup Akbar. (ZUL)