Selasa, Maret 24, 2026
Beranda blog Halaman 71

Solusi Pangan Mandiri dan Apotek Hidup di Pekarangan Rumah untuk Kesehatan

0

Oleh : Dede Heri (Penggiat Literasi, Sekjen Rumah Literasi Merah Putih)

Redaksi.Co, Sukabumi || Memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber bahan pangan mandiri kini semakin diminati masyarakat, terutama di perkotaan dengan lahan terbatas.

Konsep ini dikenal sebagai dapur hidup, sebuah inisiatif cerdas yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari, tetapi juga berfungsi sebagai apotek berjalan keluarga.

Lahan sempit bukan lagi halangan. Beragam sayuran dan bumbu dapur yang sekaligus berfungsi sebagai obat tradisional dapat ditanam secara efektif menggunakan media tanam alternatif, seperti pot gantung, wall planter, rak vertikal, atau karung bekas.

Metode ini mengoptimalkan ruang dan mendukung pertumbuhan tanaman secara maksimal.

Berikut adalah ulasan dari mengenai beberapa komoditas unggulan yang cocok dibudidayakan di lahan terbatas, dirangkum pada Minggu (25/1/2026). Sayuran dan Bumbu yang Cocok di Lahan Sempit.

JAHE
Tanaman rimpang ini merupakan salah satu bumbu dapur esensial. Selain fungsi kuliner, jahe juga berkhasiat sebagai obat kesehatan. Menurut informasi dari Direktorat Jenderal Kesehatan Kementerian RI, jahe mengandung senyawa gingerol dan shogaol yang bersifat antiinflamasi dan antioksidan, efektif meredakan peradangan dan menangkal radikal bebas.

KUNYIT
Kunyit sangat mudah dikembangkan, bahkan dalam media tanam sederhana seperti karung bekas. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa kunyit (Curcuma longa) mengandung kurkumin, senyawa yang diakui luas memiliki sifat anti-inflamasi kuat, antioksidan, serta antivirus.

KENCUR
Dikenal sebagai bumbu masakan dan bahan jamu tradisional, kencur juga menjadi bahan baku penting dalam industri kosmetik dan farmasi internasional. Berdasarkan informasi dari Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro), kencur (Kaempferia galanga L) merupakan salah satu komoditas tanaman obat unggulan bernilai ekonomi tinggi.

CABE RAWIT
Tanaman hortikultura ini menghasilkan buah kecil pedas yang sangat dibutuhkan di dapur Indonesia. Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan komoditas strategis bernilai ekonomi tinggi. Menurut panduan teknis pertanian, tanaman ini tumbuh optimal di ketinggian 0-500 m di atas permukaan laut (dpl) dengan tanah gembur, pH 6-7, dan kaya bahan organik.

TOMAT
Tomat (Lycopersicon esculentum Mill) adalah sayuran serbaguna yang kerap dibutuhkan untuk berbagai masakan. Berdasarkan informasi dari balai pertanian Kementan/Dinas Pertanian, tomat merupakan sumber penting vitamin A dan C, yang berperan vital dalam menjaga kesehatan mata dan daya tahan tubuh.

Secara keseluruhan, inisiatif dapur hidup yang diuraikan ini menegaskan potensi besar pekarangan rumah sebagai sumber daya vital.

Dari jahe hingga tomat, komoditas unggulan ini tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga mendukung kesehatan keluarga secara mandiri. Menerapkan konsep ini adalah investasi jangka panjang untuk ketahanan pangan dan kesehatan keluarga Indonesia.***

Editor : Ujeng S

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Menghadiri Perayaan Natal Kota Depok

0

Bogor, Redaksi.co – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menghadiri perayaan Natal Kota Depok, yang berlangsung di Gereja Bethel Indonesia Kamboja. Acara tersebut turut dihadiri Wali Kota Depok, Supian Suri dalam malam perayaan Natal.

Minggu, (25/1/2026)

Perayaan Natal mengangkat tema “Keluarga sebagai Lentera Kasih: Merawat Kebersamaan Depok, Menuju Masa Depan Penuh Harapan”.

Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, tiba sekitar pukul 21.00 WIB, usai acara kebaktian selesai. Kedatangannya mendapat sambutan yang meriah dari para jemaat yang hadir dalam perayaan Natal. Kang Dedi mengucapkan selamat Natal kepada seluruh umat Kristiani yang hadir. Dalam sambutannya, ia mengatakan “Cinta kasih adalah perasaan yang paling mendalam berupa kasih sayang, kebaikan, dan kepedulian, memberi dan membantu tanpa mengharapkan balasan, serta menciptakan harmonis dan kebahagiaan. Cinta adalah hidup dalam kasih. Tanpa kasih, cinta tidak memiliki arti,” ujarnya.

Lanjutnya, ia menekankan cinta sejati tidak dibatasi oleh perbedaan latar belakang. “Cinta tidak pernah melihat batas. Ketika cinta hadir, ia akan melewati batas perbedaan suku, budaya, maupun keyakinan. Semangat cinta dan toleransi harus terus dirawat dalam kehidupan bermasyarakat, perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi,” tutupnya.

(Okta)

Kapolsek Stabat, Langkat Sambangi Pos Kamling, Kapolres Langkat Tegaskan Kegiatan Serupa Dilaksanakan Jajaran

0

Langkat –redaksi.co

Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Polsek Stabat Aiptu Bastanta Tarigan melaksanakan sambang dan tatap muka dengan petugas Siskamling di Pos Kamling Jalan Pinang Dua Lingkungan II, Kelurahan Dendang, Kecamatan Stabat, Minggu malam (25/01/2026).

Kapolsek Stabat AKP Zolkarnain S.H, menyampaikan bahwa kegiatan sambang Pos Kamling merupakan langkah preventif kepolisian untuk memperkuat sistem keamanan lingkungan serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Stabat.

“Melalui kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas, kami mengajak masyarakat untuk menjauhi narkoba dan judi online serta meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor). Pos Kamling menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan,” ungkap Kapolsek Stabat.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Stabat juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada petugas Siskamling agar senantiasa meningkatkan patroli lingkungan, menjaga kekompakan, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila ditemukan potensi gangguan keamanan yang dapat meresahkan warga.

Sementara itu, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo S.H, S.I.K, M.Si, melalui Kasi Humas menyampaikan apresiasi atas dedikasi personel Polsek Stabat dan partisipasi aktif masyarakat dalam menghidupkan Pos Kamling sebagai sarana menjaga keamanan lingkungan.

“Kapolres Langkat mengapresiasi kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat. Kegiatan sambang dan pembinaan Pos Kamling ini tidak hanya dilakukan oleh Polsek Stabat, tetapi juga secara serentak dan berkelanjutan dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek jajaran lainnya di wilayah hukum Polres Langkat. Hal ini sebagai wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kasi Humas. AKP Jekson.

Kapolres Langkat juga mengimbau masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian, menjauhi narkoba dan judi online, serta tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui Bhabinkamtibmas setempat atau Call Center Polri 110.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, serta mendapat respons positif dari warga yang menyatakan siap membantu kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.

M.ilyas

Wujud Empati, Ketua Bhayangkari Jabar Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Bencana di Bandung Barat

0

BANDUNG BARAT || REDAKSI.CO – Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Barat, Ny. Diana Rudi Setiawan (Diana Herutami Gastini), meninjau langsung lokasi bencana sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak tanah longsor dan banjir bandang di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1/2026).

​Aksi sosial ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril dari keluarga besar Bhayangkari terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit pascabencana.

​Penyaluran bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, terutama kelompok rentan seperti bayi, balita, dan anak-anak. Adapun rincian bantuan yang diserahkan meliputi:

  • Kebutuhan Bayi & Anak: Susu bayi/balita, bubur bayi, vitamin, pampers berbagai ukuran, kaos kaki, dan pakaian layak pakai.
  • Perlengkapan Tidur & Sandang: Kasur, selimut, handuk, serta pakaian dewasa.
  • Kesehatan & Kebersihan: Sabun mandi, sampo, pembalut, minyak telon, minyak kayu putih, hingga obat-obatan ringan (Tolak Angin).
  • Logistik Pangan: Air mineral dan makanan siap saji.

​Dalam kunjungannya, Ny. Diana Rudi Setiawan menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa warga. Beliau berharap kehadiran Bhayangkari dapat memberikan sedikit titik terang dan kekuatan bagi para pengungsi.

​“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban dan membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa tanggap darurat,” ungkapnya.

Beliau juga menegaskan komitmen Bhayangkari Daerah Jawa Barat untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat bencana, sebagai bagian dari misi kemanusiaan dan pengabdian sosial yang berkelanjutan. (SK)

Sumber: Bid Humas Polda Jabar

Redaksi Penyelaras: SK

Peringati Hari Gizi Nasional, Kampanye “1000 Hari Cinta” Gaungkan Pencegahan Stunting Sejak Dini

0

Redaksi.co, Jakarta | Memperingati Hari Gizi Nasional, kampanye bertajuk “1000 Hari Cinta – Ibu Sehat Anak Cerdas” digelar di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Minggu (25/1). Kegiatan ini menekankan pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan sebagai fondasi kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Ketua Penyelenggara sekaligus Founder KPPB, Melline Tenardi, mengatakan masih banyak masyarakat yang memiliki keterbatasan akses informasi terkait gizi dan pengasuhan anak.

“Di sinilah kami hadir sebagai jembatan antara edukasi ilmiah dan edukasi emosional yang menyentuh hati, salah satunya melalui talk show dan film pendek,” ujar Melline.

Psikolog anak dan keluarga, Rika Kristina, M.Psi., Psikolog, menegaskan bahwa 1.000 hari pertama kehidupan merupakan blueprint kehidupan manusia hingga dewasa.

“Banyak masalah yang muncul saat dewasa ternyata akarnya berasal dari masa kecil, bahkan sejak dalam kandungan. Karena itu awareness tentang 1.000 hari pertama ini harus terus dibangun,” jelasnya.

Sementara itu, dokter dan ahli gizi masyarakat dr. Tan Shot Yen menekankan bahwa stunting tidak hanya berdampak pada tinggi badan, tetapi juga kecerdasan anak.

“Kita tidak hanya bicara anak pendek, tapi anak yang kecerdasannya tidak optimal. Akar utamanya adalah gizi sejak ibu hamil, menyusui, hingga masa MPASI,” tegas dr. Tan.

Adapun komentar Inayah Wahid, aktivis perempuan dan penggerak multikulturalisme menilai isu stunting merupakan persoalan bersama yang menyangkut masa depan bangsa.

“Kita tidak akan bisa mencapai Indonesia Emas 2045 kalau sumber daya manusianya mengalami stunting. Ini bukan hanya urusan keluarga, tapi masalah negara yang harus ditangani bersama,” katanya.

Melalui kegiatan ini, para narasumber sepakat bahwa pencegahan stunting membutuhkan kolaborasi semua pihak, dimulai dari keluarga, lingkungan, hingga dukungan kebijakan yang berkelanjutan.

Wabup Aceh Barat Said Fadheil Hadiri Silaturahmi Dan Peusijuek Al Mukarram Abuya Syekh H.Amran Waly

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil SH menghadiri kegiatan silaturahmi dan peusijuk Al-Mukarram Abuya Syekh H.Amran Waly Al-Khalidy dan Mufty Malikul Adil serta pengajian tauhid tashawuf dan rateb siribee di Dayah Babussalam, Desa ujong Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, pada Minggu, 25/1/2026

Said mengatakan, keberadaan abuya dan para ulama adalah tiang penyangga moral dan spiritual masyarakat terkhusus di Aceh Barat. Ditengah – tengah perubahan zaman yang begitu cepat, kehadiran ulama menjadi penuntun agar umat tidak kehilangan arah, tidak goyah dalam iman dan tetap kokoh dalam akhlak.

“Pemkab Aceh Barat memandang penting untuk terus mempererat hubungan dengan ulama dan dayah. Kami percaya, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kemajuan fisik, tetapi juga pada kekuatan spiritual, keilmuan dan keteladanan,” kata Said.

Salah satu ikhtiar yang terus dilakukan oleh Pemkab Aceh Barat kata Said adalah, memperkuat nilai – nilai spiritual dan moral dalam kehidupan masyarakat Aceh Barat melalui berbagai kebijakan dan pembinaan sosial yang berkesinambungan.

“Semoga setiap upaya penguatan spiritual yang telah di ikhtiarkan oleh Pemkab Aceh Barat dapat diterima dengan baik, dijaga keberlanjutannya serta membawa kebaikan dan keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat,’ katanya.

Tak lama lagi kata Said, kita akan menyambut bulan suci ramadhan, bulan penuh rahmat, ampunan dan keberkahan. Mari kita perkuat shalat berjamaah, memperbanyak zikir, membaca al quran, bersedekah serta memperkuat ukhuwah di tengah keluarga dan masyarakat.

“Semoga di ramadhan yang akan datang menjadi momentum bagi kita semua untuk memperbaiki diri, memperkuat iman dan meneguhkan komitmen dalam mengamalkan nilai – nilai Islam dalam kehidupan sehari – hari,” ujar Said ****

Peringati Hari Gizi Nasional, KPPB Gaungkan Gerakan “1000 Hari Cinta-Ibu Sehat Anak Cerdas”

0

Redaksi.co, Jakarta | Yayasan Komunitas Perempuan Peduli dan Berbagi (KPPB) menggelar kegiatan edukatif bertajuk “1000 Hari Cinta – Ibu Sehat Anak Cerdas” dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional, di Teater Besar Taman Ismail Marzuki Minggu (25/1) . Kegiatan ini menyoroti pentingnya seribu hari pertama kehidupan sebagai fondasi kualitas generasi masa depan.

Founder KPPB, Meiline Tenardi, mengatakan bahwa isu stunting dan kesehatan anak tidak bisa dipandang semata sebagai persoalan medis. Menurutnya, persoalan tersebut berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia yang akan berdampak jangka panjang bagi bangsa.

“Ketika kita berbicara 1000 hari pertama kehidupan, kita tidak hanya bicara gizi atau kesehatan, tetapi tentang kualitas generasi yang akan menentukan masa depan Indonesia,” ujar Meiline.

Kegiatan yang menghadirkan ribuan peserta dari berbagai latar belakang, termasuk perempuan prasejahtera sebagai penerima manfaat utama. Acara dikemas dengan pendekatan edukasi ilmiah yang dipadukan dengan seni dan dialog reflektif agar pesan mudah dipahami dan menyentuh sisi emosional peserta.

Rangkaian kegiatan meliputi pemutaran film pendek edukatif, talkshow bersama para ahli gizi, laktasi, dan psikologi anak, sesi interaktif bersama Inayah Wahid, hingga aksi simbolis pencegahan stunting. KPPB juga menghadirkan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian langsung kepada masyarakat.

Meiline menambahkan, peran ibu menjadi kunci dalam memastikan keberhasilan 1000 hari pertama kehidupan, namun tanggung jawab ini harus dipikul bersama oleh keluarga, masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah.

“Ini bukan sekadar acara, tetapi gerakan bersama. Kita ingin perempuan sadar akan perannya dan memiliki kesiapan fisik, mental, serta pengetahuan agar mampu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, KPPB berharap kesadaran publik tentang pentingnya 1000 hari pertama kehidupan semakin meluas, sejalan dengan visi membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Mesjid Sirojul Ummah Diresmikan, Wabup Sukabumi : Mesjid Pusat Peradaban

0

Redaksi.Co || Wakil Bupati Sukabumi H Andreas bersama Anggota DPR RI Komisi IX Zainul Munasichin meresmikan Masjid Pondok Pesantren (Ponpes) Sirojul Ummah yang berlokasi di Kampung Sunagar, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Sabtu (24/1/2025).

Peresmian masjid tersebut turut Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Komisi III Dadang Hermawan.

Wabup Andreas menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai bangunan fisik semata, melainkan menjadi simbol ketakwaan sekaligus pusat peradaban umat Islam.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan akhlak dan pengembangan ilmu pengetahuan, terlebih di lingkungan pondok pesantren,” kata Wabup.

Ia menilai keberadaan masjid di kawasan pesantren memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai sarana ibadah mahdhah, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter santri.

H Andreas mengingatkan bahwa membangun masjid harus diiringi dengan upaya memakmurkannya melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Rawat dan makmurkan masjid ini dengan kegiatan yang menyejukkan dan penuh syiar Islam, agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang dan pahalanya terus mengalir,” ujarnya.

Wabup berharap Masjid Ponpes Sirojul Ummah dapat menjadi pusat kegiatan kemasyarakatan yang memperkuat keimanan serta solidaritas sosial antara santri dan warga sekitar.

Sementara itu, Ketua Ponpes Sirojul Ummah, Edi Sumarna, menyampaikan bahwa pembangunan masjid tersebut ditujukan sebagai pusat ibadah bagi para santri dan masyarakat sekitar pesantren.

“Mudah-mudahan masjid ini bisa memberikan manfaat, tidak hanya bagi santri, tetapi juga bagi masyarakat secara umum,” singkatnya.***

Editor : AS

Mesjid Sirojul Ummah Diresmikan, Wabup Sukabumi : Mesjid Harus Pusat Peradaban

0

Redaksi.Co || Wakil Bupati Sukabumi H Andreas bersama Anggota DPR RI Komisi IX Zainul Munasichin meresmikan Masjid Pondok Pesantren (Ponpes) Sirojul Ummah yang berlokasi di Kampung Sunagar, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Sabtu (24/1/2025).

Peresmian masjid tersebut turut Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Komisi III Dadang Hermawan.

Wabup Andreas menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai bangunan fisik semata, melainkan menjadi simbol ketakwaan sekaligus pusat peradaban umat Islam.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan akhlak dan pengembangan ilmu pengetahuan, terlebih di lingkungan pondok pesantren,” kata Wabup.

Ia menilai keberadaan masjid di kawasan pesantren memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai sarana ibadah mahdhah, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter santri.

H Andreas mengingatkan bahwa membangun masjid harus diiringi dengan upaya memakmurkannya melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Rawat dan makmurkan masjid ini dengan kegiatan yang menyejukkan dan penuh syiar Islam, agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang dan pahalanya terus mengalir,” ujarnya.

Wabup berharap Masjid Ponpes Sirojul Ummah dapat menjadi pusat kegiatan kemasyarakatan yang memperkuat keimanan serta solidaritas sosial antara santri dan warga sekitar.

Sementara itu, Ketua Ponpes Sirojul Ummah, Edi Sumarna, menyampaikan bahwa pembangunan masjid tersebut ditujukan sebagai pusat ibadah bagi para santri dan masyarakat sekitar pesantren.

“Mudah-mudahan masjid ini bisa memberikan manfaat, tidak hanya bagi santri, tetapi juga bagi masyarakat secara umum,” singkatnya.***

Editor : Yosep M

Hadiri Penutupan Turnamen Banteng Cup 2026, Waketum DPP Perbasi Dorong Pembinaan Basket Pelajar.

0

FAKFAK, Redaksi.co – Wakil Ketua Umum DPP Perbasi Zona Maluku–Papua, Kelvin Winata, menegaskan komitmen Perbasi dalam mendorong pembinaan atlet basket usia dini di Tanah Papua. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri sekaligus menyaksikan penutupan turnamen Banteng Cup 2026 di Gedung KONI Fakfak, Kabupaten Fakfak.

Menurut Kelvin, turnamen yang melibatkan pelajar tingkat SMP dan SMA ini merupakan langkah strategis dalam menjaring serta mengasah potensi atlet muda yang selama ini belum terpantau secara maksimal.

“Kompetisi seperti ini adalah fondasi utama pembinaan. Anak-anak Fakfak punya potensi besar, bukan hanya di basket, tapi juga cabang olahraga lain. Tugas kita bersama adalah memastikan mereka punya ruang bertanding yang berkelanjutan agar bisa bersaing di level nasional,” ujar Kelvin kepada Redaksi.co.

Ia mengapresiasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Fakfak yang telah konsisten menghadirkan ajang olahraga bagi pelajar melalui turnamen Banteng Cup 2026, yang digelar dalam rangka HUT ke-53 PDI Perjuangan. Kelvin menilai, kolaborasi antara organisasi politik, pemerintah daerah, dan induk olahraga sangat penting untuk membangun ekosistem olahraga yang sehat.

Lebih lanjut, Kelvin menyampaikan bahwa DPP Perbasi akan terus mendorong digelarnya turnamen-turnamen serupa di berbagai daerah di Zona Maluku–Papua. Ia juga mengungkapkan rencana pelaksanaan Fajar Cup tingkat pelajar pada bulan Mei mendatang sebagai lanjutan pembinaan berjenjang.

“Dengan kompetisi yang rutin, semangat latihan anak-anak tetap terjaga. Dari sinilah nanti kita bisa menemukan bibit unggul untuk dibina menuju level profesional,” tambahnya.

Turnamen Banteng Cup 2026 sendiri berlangsung selama lima hari dan diikuti oleh 14 tim pelajar, terdiri dari 4 tim tingkat SMP dan 10 tim tingkat SMA. Ajang ini resmi ditutup oleh Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, dan berjalan lancar dengan antusiasme tinggi dari peserta maupun masyarakat.

Kelvin berharap Fakfak dapat menjadi salah satu pusat pembinaan basket pelajar di wilayah Papua Barat, sekaligus menjadi pintu lahirnya atlet-atlet nasional dari Timur Indonesia.