Beranda blog Halaman 67

SPPG Randomayang 2 Kembali Beroperasi, 1.497 Siswa Terima MBG

0

Foto : potret penerima manfaat Sd negeri salunggaluku


PASANGKAYU, Redaksi.co – SPPG Pasangkayu Bambalamotu Randomayang 2 kembali beroperasi setelah berakhirnya masa libur sekolah dengan melanjutkan penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para peserta didik di wilayah layanan. Pada hari pertama operasional, kegiatan berlangsung lancar dan tertib, termasuk penyaluran kepada siswa SD Negeri Salunggaluku sebagai salah satu penerima manfaat.

SPPG yang dipimpin Triputra dan berada di bawah naungan Yayasan Guntur Satu Nusantara ini berlokasi di Jl. Trans Sulawesi, Desa Randomayang, Kabupaten Pasangkayu. Sebanyak 1.497 penerima manfaat kembali memperoleh makanan bergizi yang disiapkan sesuai standar mutu, keamanan pangan, dan kebutuhan gizi yang telah ditetapkan.

Sejak pagi, tim SPPG melaksanakan seluruh tahapan operasional mulai dari pengolahan bahan makanan, pemorsian, hingga pendistribusian ke sekolah-sekolah penerima manfaat. Seluruh proses dilakukan dengan mengedepankan kebersihan, higienitas, dan ketepatan waktu agar makanan diterima dalam kondisi layak konsumsi.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program strategis pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) yang bertujuan meningkatkan asupan gizi peserta didik sekaligus mendukung terciptanya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Kembalinya operasional SPPG Randomayang 2 menjadi bentuk komitmen untuk memastikan layanan pemenuhan gizi bagi anak-anak tetap berjalan secara berkesinambungan setelah libur sekolah.

SPPG Kalukku Kabuloang Kembali Beroperasi Pascalibur Sekolah, Layani 2.429 Penerima Manfaat MBG

0

Potret penerima manfaat SD Kabuloang


MAMUJU, Redaksi.co– Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamuju Kalukku Kabuloang kembali mengoperasikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) seiring dimulainya aktivitas belajar mengajar setelah libur sekolah. Kembalinya operasional ini menjadi bagian dari komitmen Badan Gizi Nasional (BGN) dalam memastikan layanan pemenuhan gizi bagi peserta didik tetap berjalan secara berkelanjutan.

SPPG yang dipimpin La Ode Muh. Al Rifqy dan berlokasi di Dusun Kalilung, Desa Kabuloang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, kembali menyiapkan dan mendistribusikan makanan bergizi kepada 2.429 penerima manfaat. Pada hari pertama operasional pascalibur sekolah, layanan difokuskan kepada para peserta didik, salah satunya di SD Kabuloang, yang kembali menerima menu bergizi sebagai penunjang kesehatan dan semangat belajar.

Sebelum layanan kembali berjalan, tim SPPG melakukan berbagai persiapan, mulai dari pengecekan bahan baku, sanitasi dapur, hingga memastikan seluruh proses pengolahan makanan memenuhi standar keamanan pangan dan kualitas gizi sesuai pedoman Badan Gizi Nasional. Langkah tersebut dilakukan agar makanan yang diterima para siswa aman, sehat, dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bertujuan meningkatkan asupan gizi peserta didik, tetapi juga mendukung peningkatan konsentrasi belajar, kesehatan, serta kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Karena itu, keberlanjutan operasional SPPG setelah masa libur sekolah menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pelayanan gizi di lingkungan pendidikan.

Dengan kembali beroperasinya SPPG Mamuju Kalukku Kabuloang, diharapkan distribusi makanan bergizi dapat berlangsung tepat waktu dan menjangkau seluruh penerima manfaat secara optimal. Kehadiran program ini juga menjadi wujud dukungan pemerintah dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan produktif melalui pemenuhan gizi yang berkelanjutan.

SPPG Luyo Puccadi Kembali Beroperasi Pascalibur Sekolah, Salurkan MBG kepada 2.185 Penerima Manfaat

0

POLEWALI MANDAR, Redaksi.co– Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Luyo Puccadi kembali mengoperasikan layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) seiring dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar usai libur sekolah. Operasional kembali dilakukan setelah Badan Gizi Nasional (BGN) menyelesaikan masa penyesuaian operasional selama libur sekolah yang dimanfaatkan untuk evaluasi dan penguatan tata kelola layanan.

SPPG Luyo Puccadi yang dipimpin Muh. Iqbal dan berada di Dusun Beluwu, Desa Puccadi, Kecamatan Luyo, beroperasi di bawah naungan Yayasan Insan Ulil Amri. Pada awal operasional pascalibur sekolah, SPPG kembali melayani 2.185 penerima manfaat, terdiri atas 1.773 penerima manfaat dari 20 sekolah serta 412 penerima manfaat dari 11 posyandu yang meliputi kelompok balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Kembalinya layanan ini menjadi momentum untuk memastikan pemenuhan gizi bagi peserta didik dan kelompok rentan dapat berlangsung secara berkesinambungan. Seluruh proses penyediaan makanan, mulai dari pengolahan hingga pendistribusian, dilakukan sesuai standar keamanan pangan, kebersihan, dan kualitas gizi yang ditetapkan Badan Gizi Nasional.

Program MBG di SPPG Luyo Puccadi juga diharapkan terus mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik melalui pemenuhan kebutuhan gizi bagi siswa. Di sisi lain, pelayanan kepada kelompok 3B melalui jaringan posyandu menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pencegahan stunting dan meningkatkan kualitas gizi ibu serta anak.

Dengan kembali beroperasinya layanan pascalibur sekolah, SPPG Luyo Puccadi berkomitmen menjaga kualitas pelayanan, ketepatan distribusi, serta konsistensi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima manfaat di Kecamatan Luyo.

Raih Pimred Award 2026, Sachrudin : Jadi Motivasi untuk Meningkatkan Pelayanan Publik

0

Raih Pimred Award 2026, Sachrudin : Jadi Motivasi untuk Meningkatkan Pelayanan Publik

 

 

 

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menerima penghargaan Pimred Award 2026 dari Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia sebagai Wali Kota Terbaik Bidang Informasi dan Komunikasi Publik. Penghargaan tersebut diserahkan dalam Malam Anugerah Pimred Award yang berlangsung di Hotel Alana Yogyakarta, Sabtu (18/07).

 

 

 

Usai menerima penghargaan, Sachrudin menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Tangerang. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui komunikasi yang terbuka dan kolaboratif.

 

 

 

“Terima kasih. Malam hari ini Pemerintah Kota Tangerang kembali menerima penghargaan dari Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia. Semoga apresiasi ini menjadi penyemangat bagi kami bersama masyarakat Kota Tangerang untuk terus meningkatkan kolaborasi, memperkuat komunikasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik demi terwujudnya masyarakat Kota Tangerang yang lebih sejahtera,” ujar Sachrudin.

 

 

 

Sachrudin menegaskan, komunikasi dan informasi merupakan kebutuhan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, Pemkot Tangerang terus membangun sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan terutama para jurnalis.

 

 

 

“Informasi merupakan kebutuhan bagi kita semua, baik pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, media maupun komunitas. Karena begitu pentingnya komunikasi dan informasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan sekaligus menjawab harapan masyarakat, terutama terkait kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga persoalan sosial. Semua itu memerlukan sinergi dan kolaborasi,” jelasnya.

 

 

 

Lebih lanjut, Sachrudin menilai keterbukaan informasi publik menjadi salah satu kunci terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik. Menurutnya, semakin terbuka akses informasi, semakin besar pula peluang pemerintah mendapatkan masukan yang konstruktif dari masyarakat.

 

 

 

“Semuanya harus kita buka. Keterbukaan informasi akan memudahkan kita dalam mencari solusi. Berbagai pendapat, saran, maupun kritik dari masyarakat merupakan fungsi kontrol sekaligus pengingat bagi pemerintah agar terus melakukan perbaikan. Dengan sinergi dan kolaborasi, pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal,” tutup Sachrudin.

 

 

(*/Red)

SPPG Pasangkayu Sarjo Sarude Kembali Beroperasi Pasca Libur Sekolah, Layani 1.658 Penerima Manfaat MBG

0

PASANGKAYU, Redaksi.co – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasangkayu Sarjo Sarude kembali berjalan normal setelah masa libur sekolah berakhir. Aktivitas operasional kembali dimulai untuk memastikan distribusi makanan bergizi kepada para penerima manfaat berlangsung tepat waktu sesuai standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Kebijakan penghentian sementara selama libur sekolah sebelumnya dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian operasional dan evaluasi layanan sebelum sekolah kembali aktif.

SPPG yang dipimpin Hasriadi dan berada di Jalan Poros Palu–Mamuju, Desa Sarude, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, beroperasi di bawah naungan Yayasan Mira Nasir Mubarak. Pada periode operasional kali ini, SPPG melayani 1.658 penerima manfaat, terdiri atas 1.184 peserta didik, 136 guru dan tenaga kependidikan, serta 338 penerima manfaat kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Kembalinya operasional SPPG menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga keberlangsungan pemenuhan gizi bagi kelompok sasaran. Seluruh proses mulai dari pengolahan hingga pendistribusian makanan dilakukan dengan memperhatikan standar keamanan pangan, kebersihan, dan kualitas gizi sebagaimana pedoman yang diterapkan

Selain mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar peserta didik, program MBG juga diharapkan mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang berkelanjutan. Kehadiran kelompok 3B sebagai penerima manfaat menunjukkan bahwa program ini tidak hanya menyasar lingkungan sekolah, tetapi juga kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan kebutuhan gizi.

Dengan kembali berjalannya layanan pascalibur sekolah, SPPG Pasangkayu Sarjo Sarude berkomitmen menjaga konsistensi pelayanan agar manfaat Program Makan Bergizi Gratis dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima manfaat di wilayah Kecamatan Sarjo.

SPBU Bulucindolo Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Tepat Sasaran

0

PASANGKAYU, Redaksi.co­ – Manajemen SPBU Bulucindolo menegaskan bahwa penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dilakukan sesuai ketentuan PT Pertamina (Persero) dan regulasi pemerintah. Penegasan ini disampaikan untuk menanggapi isu yang beredar terkait dugaan penyaluran BBM subsidi yang tidak sesuai prosedur.

Pantauan di lokasi, Minggu (19/7/2026), menunjukkan aktivitas pengisian BBM berlangsung tertib. Antrean kendaraan berada di dalam area SPBU tanpa mengganggu arus lalu lintas di Jalan Trans Sulawesi. Seluruh kendaraan dilayani berdasarkan urutan kedatangan dengan tetap mengacu pada aturan yang berlaku.

Manajer Operasional SPBU Bulucindolo menjelaskan bahwa penyaluran BBM subsidi dilakukan melalui sistem digital menggunakan aplikasi MyPertamina. Setiap kendaraan wajib memiliki QR Code yang telah terverifikasi, sementara kendaraan dengan tangki modifikasi maupun yang tidak memenuhi persyaratan dipastikan tidak dilayani.

“Kami menerapkan pengawasan secara ketat agar penyaluran BBM subsidi benar-benar tepat sasaran. Semua kendaraan yang dilayani harus memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Ia juga membantah isu mengenai praktik pelangsiran maupun adanya kendaraan yang diprioritaskan. Menurutnya, seluruh pelanggan, baik masyarakat umum maupun kendaraan logistik yang memenuhi persyaratan, mendapatkan pelayanan yang sama sesuai antrean.

Sejumlah pengemudi yang ditemui di lokasi mengaku pelayanan di SPBU Bulucindolo berjalan normal dan sesuai prosedur. Mereka menilai antrean merupakan hal yang wajar mengingat tingginya mobilitas kendaraan serta keterbatasan stok BBM subsidi.

Manajemen SPBU Bulucindolo menegaskan komitmennya untuk terus menjaga transparansi dan memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran guna mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan distribusi logistik di Kabupaten Pasangkayu.

SPPG Budong-Budong Babana Kembali Beroperasi Pasca Libur Sekolah, Tim Pemorsian Siapkan Menu Bergizi c

0


MAMUJU TENGAH, Redaksi.co– Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Budong-Budong Babana, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, kembali mengoperasikan layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah berakhirnya masa libur sekolah. Sejak hari pertama masuk sekolah, tim pemorsian bekerja sejak pagi untuk memastikan ribuan paket makanan bergizi siap didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Di bawah koordinasi Kepala SPPG Muhammad Fakhrizal bersama Yayasan Bakti Anak Nusantara, seluruh proses pemorsian dilakukan sesuai standar operasional, mulai dari pembagian porsi, pemeriksaan kualitas makanan, hingga penataan menu sebelum didistribusikan ke sekolah-sekolah.

Potret aktivitas tim pemorsian memperlihatkan kekompakan para petugas dalam menyiapkan makanan secara higienis dan tepat waktu. Ketelitian dalam setiap tahapan menjadi bagian penting untuk memastikan setiap peserta didik memperoleh makanan bergizi dengan kualitas yang terjaga.

Kembalinya operasional SPPG Budong-Budong Babana menjadi momentum penting untuk mendukung proses belajar mengajar setelah libur sekolah. Program MBG yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN) bertujuan meningkatkan asupan gizi peserta didik sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif.

Muhammad Fakhrizal menyampaikan bahwa seluruh tim berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar makanan dapat diterima siswa dalam kondisi baik, tepat waktu, serta memenuhi standar keamanan pangan yang telah ditetapkan. Dengan kolaborasi antara SPPG, yayasan, dan pihak sekolah, diharapkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Budong-Budong dapat terus berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi para peserta didik.

Jelang Operasional, SPPG Pasangkayu 2 Bersihkan Area Dapur Demi Layanan MBG yang Aman dan Higienis

0

PASANGKAYU, redaksi.co – Sehari menjelang dimulainya kembali operasional pascalibur sekolah, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasangkayu 2 melaksanakan kegiatan pembersihan menyeluruh di area dapur, halaman, serta lingkungan sekitar lokasi operasional yang berada di Jalan Pangeran Diponegoro, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Minggu.

Kegiatan yang dipimpin Kepala SPPG Pasangkayu 2, Aminuddin, S.M., bersama seluruh relawan dan tenaga operasional tersebut merupakan bagian dari persiapan akhir sebelum pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berjalan. SPPG Pasangkayu 2 yang berada di bawah naungan Yayasan Syam Cahaya Mandar akan melayani sebanyak 2.810 penerima manfaat, mulai dari peserta didik hingga kelompok sasaran lainnya sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN).

Pembersihan dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas, mulai dari ruang pengolahan makanan, area penyimpanan bahan pangan, peralatan memasak, hingga lingkungan sekitar dapur berada dalam kondisi bersih, sehat, dan siap digunakan. Langkah ini juga menjadi upaya menjaga kualitas pelayanan serta keamanan pangan sebelum proses produksi makanan dimulai.

Kepala SPPG Pasangkayu 2, Aminuddin, mengatakan bahwa kebersihan merupakan aspek yang tidak dapat ditawar dalam penyelenggaraan Program MBG.

Petugas SPPG Pasangkayu 2 bersama relawan melaksanakan kegiatan kerja bakti membersihkan area sekitar dapur dan lingkungan sekitar sehari sebelum operasional kembali dimulai pascalibur sekolah. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan lingkungan tetap bersih, sehat, dan siap mendukung pelayanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 2.810 penerima manfaat.

Persiapan tersebut sejalan dengan kebijakan Badan Gizi Nasional yang terus memperkuat penerapan Standar Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada setiap SPPG. BGN menegaskan bahwa aspek kebersihan, sanitasi, keamanan pangan, hingga tata kelola operasional menjadi indikator utama dalam menjaga mutu Program Makan Bergizi Gratis.

Selain menjaga kebersihan dapur, pengelola juga melakukan pengecekan terhadap kesiapan peralatan, kelayakan ruang produksi, serta memastikan lingkungan tetap tertata rapi sebelum proses memasak dimulai. Langkah preventif tersebut diharapkan mampu mendukung distribusi makanan bergizi yang aman, tepat waktu, dan berkualitas bagi seluruh penerima manfaat.

Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, SPPG Pasangkayu 2 optimistis operasional pascalibur sekolah dapat berjalan lancar serta memberikan pelayanan terbaik bagi 2.810 penerima manfaat, sekaligus mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Pasangkayu.

SPPG Pangale 2 Kembali Beroperasi Pascalibur Sekolah, 2.584 Penerima Manfaat Kembali Nikmati Program MBG

0

MAMUJU TENGAH, Redaksi.co– Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangale Pangale 2, yang berada di bawah naungan Yayasan Cahaya Mamuju Tengah, kembali beroperasi setelah masa libur sekolah berakhir. Aktivitas dapur pelayanan gizi di Jalan Poros Desa Polo, Kecamatan Pangale, kembali berjalan normal untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ribuan penerima manfaat.

SPPG Pangale Pangale 2 yang dipimpin Yantrisno P. Tampang melayani sebanyak 2.584 penerima manfaat, yang terdiri dari peserta didik di berbagai jenjang pendidikan sesuai cakupan pelayanan yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Beroperasinya kembali layanan ini menjadi bagian dari upaya memastikan para siswa memperoleh asupan makanan bergizi sejak hari pertama masuk sekolah setelah libur. Seluruh proses penyediaan makanan dilakukan dengan mengedepankan standar kebersihan, keamanan pangan, serta kualitas gizi sesuai pedoman pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan secara nasional oleh Badan Gizi Nasional.

Kepala SPPG Pangale Pangale 2, Yantrisno P. Tampang, menyampaikan bahwa seluruh tim telah mempersiapkan kebutuhan operasional sebelum aktivitas belajar mengajar dimulai kembali. Mulai dari kesiapan bahan baku, peralatan dapur, hingga proses distribusi makanan dipastikan berjalan sesuai prosedur agar pelayanan kepada para penerima manfaat berlangsung lancar.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar seluruh penerima manfaat dapat menikmati makanan bergizi secara tepat waktu dengan tetap mengutamakan kualitas dan keamanan pangan,” ujarnya.

Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak, mendukung kesehatan peserta didik, serta memperkuat pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Kehadiran SPPG menjadi ujung tombak dalam menyiapkan, mengolah, dan mendistribusikan makanan bergizi kepada para penerima manfaat di daerah.

Dengan kembali beroperasinya SPPG Pangale Pangale 2 pascalibur sekolah, diharapkan pelayanan pemenuhan gizi bagi 2.584 penerima manfaat dapat berlangsung optimal dan mendukung semangat belajar siswa pada awal tahun ajaran yang kembali aktif.

Pasca Libur Sekolah, SPPG Wonomulyo Campurjo Kembali Salurkan MBG untuk 2.041 Penerima Manfaat

0

POLEWALI MANDAR, Redaksi.co– Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wonomulyo Campurjo kembali menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah masa libur sekolah. Sebanyak 2.041 penerima manfaat kembali memperoleh layanan makanan bergizi yang didistribusikan sesuai standar operasional Badan Gizi Nasional (BGN). Pelaksanaan kembali distribusi MBG secara nasional pada awal tahun ajaran baru juga menjadi bagian dari langkah BGN untuk memastikan keberlanjutan layanan gizi bagi peserta didik.

SPPG Wonomulyo Campurjo yang dipimpin Galang Saputra berlokasi di Jalan Pendidikan, Dusun Kuningan, Desa Campurjo, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. Operasional satuan pelayanan ini didukung oleh Yayasan Pondok Pesantren Ainul Yaqin sebagai mitra penyelenggara program.

Kepala SPPG Galang Saputra mengatakan, seluruh persiapan telah dilakukan sebelum dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar. Mulai dari penyediaan bahan baku, proses pengolahan makanan, hingga distribusi kepada para penerima manfaat dipastikan berjalan sesuai prosedur agar kualitas makanan tetap terjaga.

“Setelah masa libur sekolah, kami kembali memastikan seluruh penerima manfaat memperoleh makanan bergizi dengan kualitas yang baik. Seluruh tim bekerja sesuai standar agar distribusi berlangsung lancar, tepat waktu, dan memenuhi kebutuhan gizi peserta didik,” ujarnya.

Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi generasi muda sekaligus mendukung tumbuh kembang anak melalui penyediaan makanan bergizi yang aman, sehat, dan seimbang. Pada awal tahun ajaran baru, BGN juga melakukan pemantauan pelaksanaan MBG di berbagai daerah untuk memastikan distribusi kembali berjalan optimal setelah libur sekolah.

Dengan melayani 2.041 penerima manfaat, SPPG Wonomulyo Campurjo menjadi salah satu unit pelayanan yang berkontribusi terhadap keberhasilan implementasi Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Polewali Mandar. Sinergi antara SPPG, Yayasan Pondok Pesantren Ainul Yaqin, pemerintah daerah, dan Badan Gizi Nasional diharapkan terus memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang berkelanjutan.