Beranda blog Halaman 620

MENGAWALI PENUGASAN SEBAGAI DANLANTAMAL IV, LAKSMA BERKAT BERIKAN PENEKANAN KEPADA PRAJURITNYA

0

 

Redaksi.co | Batam  – Mengawali masa jabatannya sebagai Komandan Lantamal IV, Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla laksanakan entry briefing kepada seluruh Prajurit Lantamal IV serta diikuti secara vicon oleh Lanal jajaran di Lantamal IV, bertempat di Gedung Serba Guna Mako Lantamal IV, Batam, (8/1/2025).

Dalam entry briefing tersebut Laksma Berkat menyampaikan lima poin penekanan yang harus dipedomani Prajurit Lantamal IV dalam berdinas, diantaranya adalah untuk menjaga keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan meningkatkan profesionalisme Jalasena serta kedisiplinan dalam bertugas.

“Poin ke 3 adalah agar setiap prajurit menjunjung tinggi nilai semangat kebersamaan, karena dari situlah tercipta hubungan yang harmonis dan kekeluargaan didalam berkehidupan di lingkungan kerja”. Ucap Danlantamal IV.

Selain itu, Danlantamal IV menyebutkan ingin tetap Bendera Teladan terus berkibar di Mako Lantamal IV.

“Bendera lambang “T” itu berkibar bukan hasil kerja satu orang saja, melainkan Bendera itu bisa berkibar berkat Bapak Ibu semua yang sudah bekerja keras. Dan menurut saya anda semua yang ada disini pantas mendapatkan simbol Teladan itu,” Ucap Laksma Berkat.

“Untuk itu saya harapkan agar Para Prajurit Lantamal IV untuk terus meningkatkan Kinerja dan kompetensi. Serta juga agar senantiasa menggelar unsur-unsur operasional untuk menjadi Prajurit TNI AL yang profesional.” Pungkas Danlantamal IV Batam. (Dispenlatamal IV)

Kapolda Maluku Utara Pimpin Sertijab Sembilan Pejabat Utama Polda Malut

0

REDAKSI. CO – Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Midi Siswoko, S.I.K., memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama Polda Maluku Utara. Upacara tersebut berlangsung di Aula Kieraha Polda Malut pada Jumat, (10/1/2025).

Beberapa pejabat utama yang melaksanakan sertijab antara lain Irwasda, Karo Logistik, Karo SDM, Dirreskrimum, Dirreskrimsus, Dirresnarkoba, Dirpolairud, Kabiddokkes, serta penyerahan jabatan Dirlantas Polda Malut.

“Serah terima jabatan yang baru saja dilaksanakan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan karier serta penyegaran dalam organisasi,” ungkap Kabidhumas Polda Malut, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., saat dimintai keterangan.

Lanjut, Rotasi jabatan ini dilakukan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2777/XII/KEP./2024 dan ST/2776/XII/KEP./2024 yang diterbitkan pada 29 Desember 2024.

Berikut adalah daftar pejabat utama yang melaksanakan sertijab:

1. Irwasda Polda Malut, Kombes Pol Murry Mirranda, S.I.K., resmi digantikan oleh Kombes Pol Ramon Zamora Ginting, S.I.K.

2. Karo Logistik Polda Malut, Kombes Pol Andhika Kelana Wiratama, S.I.K., resmi digantikan oleh Kombes Pol Bonny Djianto, S.I.K.

3. Karo SDM Polda Malut, Kombes Pol Taovik Ibnu Subarkah, S.I.K., resmi digantikan oleh Kombes Pol Ali Wardana, S.H., S.I.K., M.M.

4. Dirreskrimsus Polda Malut, Kombes Pol Afriadi Lesmana, S.I.K., resmi digantikan oleh Kombes Pol Asri Effendy, S.I.K.

5. Dirresnarkoba Polda Malut, Kombes Pol Edy Wahyu Susilo, S.I.K., M.Crim., Ph.D., diangkat menjadi Dirreskrimum Polda Malut.

6. Kombes Pol Agus Yulianto, S.Sos., S.I.K., M.Si., Widyaiswara Kepolisian Madya Tk. III Sespimmen Sespim Lemdiklat Polri, diangkat menjadi Dirresnarkoba Polda Malut.

7. Dirpolairud Polda Malut, Kombes Pol Hariyatmoko, S.I.K., M.H., digantikan oleh AKBP Azhari Juanda, S.I.K.

8. Kabiddokkes Polda Malut, Kombes Pol Dr. Mintarya Suryanto, M.M., digantikan oleh AKBP Drg. Robert Apriyadi, M.M.

9. Dirlantas Polda Malut, Kombes Pol Iman Pribadi Santoso, S.I.K., resmi digantikan oleh Kombes Pol Doni Hermawan, S.H., S.I.K., M.Si.

PST Minta Kejati Sumsel Usut Dugaan KKN dan Mark-Up Harga di Lingkungan Dinas Kesehatan OI TA. 2024

0

Redakai.co | Palembang – Puluhan Massa PEMERHATI SITUASI TERKINI (PST) sambangi Kejati Sumsel, untuk melakukan aksi unjuk rasa aksi damai massa PST di Komandoi oleh Ketua Umum PST Dian HS di dampingi Sekjen (Seketaris Jenderal) PST Sukirman,dan anggota PST Sumsel, Kamis ( 09/01/25).

Menurut Dian Ketua Umum PST mengatakan PST adalah Organisasi Pemuda yang peduli akan Pemerintahan Daerah maupun Pemerintahan Pusat, dimana tugasnya adalah sebagai Agent Of Change, Control Sosial, dan merupakan Organisası yang peduli akan isu-isu sosial dan Korupsi yang ada di Provinsi Sumatera Selatan. Serta berperan ikut andil dalam menyuarakan aspirasi-aspirasi rakyat dan peduli akan tata kelola Pemerintahan Demokratis.

Kami,”sebagai lembaga penggerak, mengajak kepada seluruh komponen yang tergabung, baik masyarakat, LSM, Pemuda, Mahasiswa, dan Aktivis Provinsi Sumatera selatan untuk berperan dalam mengawasi roda-roda pemerintahan,”ujarnya.

“Selain itu guna mendukung dan membantu Pihak Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana Korupsi, yang dalam hal ini kami yang tergabung di dalam PEMERHATI SITUASI TERKINI (PST), hari ini kami melakukan aksi unjuk rasa dan menyampaikan laporan pengaduan ke Pihak Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan, terkait adanya dugaan penyimpangan pada Empat (4) OPD Kabupaten Ogan Ilır, Sumatera Selatan,”ujarnya.

Adapun Laporan Kami Sbb ;

1.Nomor: 703/LP/PST/I/2025, Laporan dan Pengaduan Dugaan Penyimpangan dilingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir T.A 2024 pada Kegiatan Belanja

Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota Kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Dana BOS Sekolah Dasar sebesar Rp 447.000.000,00;- Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota Kegiatan Pembinaan Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Pendidikan dan Belanja Makanan dan Minuman Jamuan Tamu sebesar Rp 447.000.000,00-Rehan Perjalanan Dinas Paket Meeting Inar Kota Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Dana Bos SMP sebesar Rp. 283.100.000.00,- Beban Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota sebesar Rp. 243.615.000.00.-,serta Beban Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota Diklat berjenjang Tingkat Lanjut sebesar Rp. 223.500.000.00

Total Rp.1.644.215.000.00,-

Dengan indikasi pada kegiatan yang menggunakan keuangan negara tersebut diduga terdapat Mark-Up harga yang sangat Fantastis dan diduga tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

2.Nomor: 708/LP/PST/XI/2024, Laporan dan Pengaduan Dugaan Tindak Pidana KKN di lingkungan Bagian Umum Καbupaten Ogan Ilir TA 2024 pada kegiatan Belanja miakanan dan Minuman Jamuan Tamu sebesar Rp.775.063.200.00,- Kegiatan Kedua juga Belanja Makanan Dan Minuman Jamuan Tamu sebesar Rp. 820.000.000.00,-

Total: Rp.1.595.063.200,00,-

➤ Indikasi Mark Up Harga rekayasa dan manipulasi pada laporan realisasi pekerjaan tersebut di duga menguntungkan Pribadi atau golongan tertentu.

3.Nomor: 710/LP/PST/I/2025, Laporan dan Pengaduan Dugaan Tindak Pidana Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) dengan Indikasi Mark-Up harga di Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupatan Ogan Ilir TA. 2024 pada Kegiatan Belanja Makanan Dan Minuman pada fasilitas pelayanan Umum Kesehatan Sebesar Rp.5.065.906.000.00- yang diadakan metode pemilihannya dilakukan secara Penunjukan Langsung.

➤Indikasi yang kami duga icidapai Mark Up Harga Yang fantastis dan di duga tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya serta tidak sesuai dengan spek yang di anggarkan.

4.Nomor: 711/LP/PST/1/2024, Laporan dan Pengaduan terkait adanya dugaan penyimpangan yang mengarah pada tindak Pidana Korupsi dan Nepotisme di lingkungan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir TA. 2024, sebesar Rp.16.563.675.600,00;-pada kegiatan PENGADAAN MEBEL KELAS SD NEGERI (APBD)

➤ PadaKegiatan tersebut di duga banyak tedapat Mark up harga yang sangat fantastis serta tidak sesuai dengan yang sebenarnya serta tidak adanya kesesuaian SPEK yang di anggarkan.

5 Nomor: 712/LP/PST/1/2025, Laporan dan Pengaduan terkait adanya Dugaan Penyimpangan yang mengarah pada KKN (Korupsi Kolusi dan Nepotisme TA.2024 di lingkungan Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Ogan Ilir Pada Kegiatan BELANJA MAKANAN DAN

MINUMAN RAPAT sebesar Rp.550.200.000,-serta kegiatan BELANJA SEWA MES /WISMA/BUNGALOW/TEMPAT PERISTIRAHATAN sebesar Rp. 315.000.000,00,-

Pada dua kegiatan yang memakai uang Negara tersebut Di duga banyak terdapat Manipulasi harga dan tidak sesuai dengan spek sebenarnya hanya menguntungkan Oknum serta Golongan tertentu.

Menyikapi hal tersebut, kami Maka PEMERHATI SITUASI TERKINI (PST) Menyatakan Sikap :

1.Mendukung Pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dalam hal melakukan pencegahan dan pemberantasan segala macam tindak pidana Korupsi dan Mark Up harga khususnya di Kabupaten Ogan Ilir.

2.Meminta Kepada Pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan melalui jajarannya untuk segera melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut diatas.

3.Meminta Kepada Pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan melalui jajarannya untuk segera memanggil, masing-masing Pengguna Anggaran tersebut diatas, serta semua Pihak yang terlibat pada kegiatan yang telah dilaksanakan tersebut untuk diperiksa, dimintai keterangannya serta untuk dimintai data-data realisasi serta untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

4.Untuk mempermudah pihak kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan dalam melakukan penindakan, kami juga menyampaikan Laporan Pengaduan beserta dokumen pendukung sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan pemerintah RI Nomor 43 Tahun 2018.

5.Dengan tetap mengedepankan “asas praduga tak bersalah” kami berharap agar pihak Kejati Sumsel Segera melakukan tindakan hukum sesuai dengan kewenangannya.

Sementara itu, massa aksi PST di terima oleh Kejati Sumsel yang di Wakli oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum ( Kasi Pemkum ) Kejati Sumsel Vanny Yulia Eka Sari, SH.,MH.mengatakan terima kasih kepada PST yang telah.melakukan aksi secara damai, laporannya kami terima dan kami akan teruskan dengan Pimpinan terutama bagian Pidsus Kejati Sumsel.

Dampak Cuaca Sangat Mempengaruhi Budi Daya, Berikut Beberapa Diungkap Kepala Dinas

0

Redaksi.co | Palembang,- Kalau kita lihat di hari besar kemarin yakni Natal, dan Tahun Baru (Nataru) kemarin tidak ada harga yang tinggi, di mana itu ditunjukkan dengan inflasi kita tidak terlalu tinggi. Kita berada di bawah nasional yakni di angka 1,2 persen, dan juga harga-harga tidak ada yang bergejolak.

Kecuali cabai, yakni cabai merah keriting, atau cabai merah rawit, atau cabai rawit merah itu memang harganya cukup tinggi cabai rawit merah. Itu kenapa, karena memang kebutuhan meningkat.

Kalau cabai-cabai yang lain masih normal-normal saja cuma itu saja, dan ini menunjukkan ketersediaan kita dan berimbang dengan permintaan, demikian diutarakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Ir Ruzuan Effendi, M.M.

Dikatakan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumsel Ir Ruzuan Effendi, M.M, sebenarnya ada untuk itunya, memang dari awal kita buat pronogsa, di mana pronogsa itu kita hitung berdasarkan kebutuhan per hari.

Jadi sekarang ini kondisinya kita kebutuhan yang menjadi ketersediaan itu bisa kita lihat dari harga. Cabai ketersediaan kita cukup, masuk itu dari luar itu cukup, dan kita bisa cek di Jakabaring.

“Telur kita cukup, apakah telur sekarang naik, tidak kok, sekarang telur sudah turun, begitu juga dengan ayam, boleh ditanya dengan yang jualan, dimana untuk harganya Rp 32 ribu,” ujarnya.

Kemudian, jadi sebenarnya tidak ada, kecuali memang kadang-kadang ada momen-momen tertentu yang bisa memanfaatkan dimanfaatkan. Tapi momen tertentu, yang misalnya tahun baru dan lebaran, ketersediaan kita tetap cukup kok, tetap ada.

Tapi kadang-kadang momen tersebut dimanfaatkan oleh pedagang, atau karena ada alasan transportasi yang tersendat, seperti tahun baru kemarin cuaca itu, sehingga kapal itu tidak masuk, memang itu ada kenyataannya.

“Tapi bukan berarti ketersediaan kita tidak cukup, sedangkan beras, kalau apalagi beras, sekarang aman itu, tidak ada lagi harga-harga lagi,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, di dalam inflasi sudah berapa tahap bulan ini, tidak ada yang bawa bahwa inflasi itu akibat dari kenaikan beras, dan insya Allah itu yang akan bertahan. Jangan dihubungkan dengan ketahanan pangan, kalau inflasi itu keseluruhan, jadi kita harus bedakan itu.

Ketahanan Pangan apa itu, siapa pun yang melaksanakan mau tanam jagung, cabai, mau tanam yang lainnya, itu untuk ketahanan pangan, bukan berarti bahwa Dinas Ketahanan Pangan yang punya kerjaan, tidak seperti itu.

“Jadi penuh penunjang untuk ketahanan pangan nasional, cabai kemarin kalau dia berkelanjutan itu akan sangat baik, sehingga kita tidak akan ketergantungan dengan wilayah luar,” katanya.

Masih dilanjutkannya, kalau cabai itu bisa untuk itu, yuk sama-sama kawal, kita sama-sama lihat itu di mana itu, dan kita sama-sama saling mengingatkan untuk perkembangan-perkembangan tersebut. Terkait ekspor atau impor, Itu sebenarnya bukan itu namanya dalam rangka kita memenuhi kebutuhan, ketersediaan kita.

Kita daging sapi, kita tidak cukup dari Sumsel, itu yang kita datangkan dari luar, apakah dari Lampung ataupun dari yang lainnya. Kita kalau telur kita keluar, kita mengirim ke Jawa Barat, ke Banten, begitupun juga dengan ayam.

“Kita keluar, banyak kita dimana sebanyak 3000 ton setiap bulan, untuk telur kita kirim ke Banten, ke Bangka Belitung, ke Jakarta, Bekasi, Jawa Barat,” ucapnya.

Masih disampaikannya, kalau terkait penambahan peternakan di Sumsel, itu nanti di lihat, yang penting ada pemasarannya. Penambahan silahkan penambahan, tapi yang selama ini yang berusaha adalah memang para perusahaan-perusahaan atau peternak-peternak yang memang mereka sudah untuk itu.

Tapi kalau misalnya kita dalam hal bantuan, kami fikir tidak perlu lagi, bagaimana cuma kita pembinaan dan bagaimana kita meningkatkan kualitas mereka, untuk itu semua. Sejauh ini kualitas peternak kita bagus, buktinya kita bisa diterima di mana saja.

“Kalau mengenai cuaca, kalau dikatakan cuaca berdampak, ya semua budi daya, iklim yang tidak menentu itu pasti berdampak,” imbuhnya.

Ditambahkannya, ya kalau di lihat kita ini dari segi produksi dan kebutuhan, insya Allah tidak ada apa-apa, kita harus memitigasi segera, dan itu bukan hanya ada di Dinas Ketahanan Pangan saja, tapi seluruh harus keterlibatan menjaga harga, meningkatkan produksi, pendistribusian, dan lain sebagainya.

Terkait gerakan pangan murah, itu memang salah satu program pemerintah, dalam rangka untuk menekan harga dan memberikan kepada masyarakat untuk menerima harga itu yang sesuai atau di bawah pasaran.

“Tentunya masyarakat sangat antusias, buktinya pada saat kita berjualan beras, di mana beras yang bisa mereka terima mungkin diatas harga HET, tapi dalam itu di bawah HET, dan juga pada saat gerakan pangan murah, banyak subsidi harga di bawah harga pasar,” bebernya.

Personel Polda Malut Perkuat Iman lewat Binrohtal Rutin*

0

REDAKSI. CO – Dalam rangka memperkuat keimanan dan menjaga keseimbangan mental, personel Kepolisian Daerah Maluku Utara (Polda Malut) secara rutin melaksanakan kegiatan Bimbingan Rohani dan Mental (Binrohtal) setiap Kamis, (09/01/2025) setelah apel pagi.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Huda Polda Malut ini menjadi bagian penting dari program pembinaan kesejahteraan psikologis bagi anggota kepolisian.

Pada pelaksanaan Binrohtal kali ini, Ustadz Afifi yang menjadi penceramah menyampaikan tema tentang pentingnya kesabaran dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam ceramahnya, Ustadz Afifi mengutip firman Allah SWT dalam QS Al-Baqarah: 153, yang berbunyi, “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”

Menurutnya, kesabaran adalah sifat yang seharusnya menjadi identitas setiap umat Muslim dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

“Kita dianjurkan untuk menjadikan sabar sebagai pilar keimanan kita. Dengan sabar dan salat sebagai penolong, Allah akan senantiasa mendampingi kita dan menjauhkan dari hal-hal buruk,” ujar Ustadz Afifi.

Ia juga menegaskan bahwa kesabaran tidak hanya membantu menghadapi cobaan hidup, tetapi juga menjadi dasar untuk pertumbuhan spiritual dan mental yang lebih baik.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan spiritual anggota dengan Allah SWT, tetapi juga memberikan manfaat praktis dalam menjalankan tugas sehari-hari.

9 Kabupaten/Kota Di Sumsel Dipersiapkan Untuk Lahan Padi Gogo, Berikut Beberapa Hal Disampaikan

0

Redaksi.co | Palembang,- Acara hari ini adalah menindaklanjuti daripada Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2025 tentang satuan tugas tanaman pangan padi lahan kering dalam rangka mendukung Swasembada pangan.

Salah satunya lahan kering itu ada di provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), dan hari ini ditindaklanjuti, kami rapat koordinasi dengan menghadirkan teman-teman kita dari kabupaten/kota, kemudian instansi yang terkait.

Diantaranya selain Dinas Pertanian, Perkebunan kabupaten/kota, kami mengundang juga dari Balai Kehutanan, GAPKI, APKASINDO dalam rangka mensinkronkan data yang telah ditetapkan, demikian diutarakan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Ir Agus Darwa, M.Si saat dibincangi diruang kerjanya, Rabu (8/1/2025).

Dikatakan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumsel Ir. Agus Darwa, M.Si, dimana kita ditargetkan 54 ribu hektar untuk tanam padi Gogo di lahan kering dengan perkebunan. Kalau kita melihat dari sisi komoditi ini tanaman pangan, kenapa jadi perkebunan, karena kami sebagai leading sektor yang punya lahan.

Jadi ini untuk pertama kali di provinsi Sumsel pengembangan padi Gogo lahan kering di areal perkebunan. Di mana areal perkebunan ini sendiri terbatas pada areal peremajaan sawit rakyat (PSR) yang dengan catatan ini masih bisa ditanami.

“Selagi tanaman ini belum menghasilkan, ini masih dapat di tanaman sisipan, atau tumpang sari antara sawit dan padi, dimana padi ini adalah padi Gogo,” ujarnya.

Kemudian, dari yang ditargetkan di 54 ribu hektar ini tersebar di 9 kabupaten/kota, diantaranya yang terbesar itu adalah di Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OkU Selatan, Muara Enim, Lahat, Pagar Alam, Banyuasin, Musi Banyuasin (Muba) dan Musi Rawas (Mura).

Sembilan kabupaten/kota yang besar ini kita sudah berkoordinasi, alhamdulillah lahan-lahan besar ini sudah tersedia. Adapun bantuan yang diberikan oleh pemerintah ini bersifat stimulan, di mana hanya mendapat benih sebanyak 40 kilogram per hektar, herbisida, dan insektisida.

“Diharapkan dari stimulan ini petani akan menggunakan biaya sendiri dalam rangka sarana produksi lain yang belum tercover didalam bantuan ini, dan kegiatan ini alhamdulillah setelah ini datanya valid, semuanya valid, dan usulan sudah lengkap kita akan launching atau akan tanam perdana di Sumsel,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, di mana akan dilakukan paling lambat di Februari 2025 kalau bisa memungkinkan ini akan kita laksanakan Januari tahun 2025. Rencana kita ada tiga lokasi yang pertama di OKI, OKU dan Muara Enim serta Muba. Pertama lokasi rencana tanam dahulu, ini dari empat kabupaten tadi sudah kita sempat diskusikan kemungkinan besar ini akan dilakukan dikabupaten OKI.

Alasannya kenapa, karena yang pertama memang lahannya sudah siap, petaninya sudah siap, dan datanya sudah valid itu rencana, kalaupun dia nanti bergeser mungkin juga ke daerah Muara Enim atau daerah terdekat. Mengenai produksi, karena ini padi Gogo, lain dengan padi sawah, atau padi sawah irigasi atau seni teknis, atau sistem pengairan, kami padi di lahan kering.

“Sehingga padi lahan kering ini harus diolah memang dengan ekstra, apalagi petani catatannya petani kebun yang belum biasa menggarap sawah, dan kami tidak ber muluk-muluk,” katanya.

Masih dilanjutkannya, kalaupun ini memang sarana prasarana produksi nantinya terpenuhi ini, petaninya memang sungguh-sungguh ini, kami berharap tidak terlalu tinggi 4 ton saja sudah cukup, ini padi Gogo lahan kering, kalau padi sawah mungkin bisa mencapai 9 ton per hektar GKG, kalau ini kita tidak muluk-muluk hanya 4 ton saja.

Jadi kalau kita sekali panen dalam empat bulan atau lima bulan itu empat ton di kalikan 54 ribu hektar, sudah berapa ton kita dapat hasilnya. Sebenarnya Sumsel ini sudah swasembada pangan dari dahulu, di mana Swasembada pangan kita di samping sawah irigasi teknis, non teknis sawah tadah hujan.

“Dimana kita ada padi Sodor, yang mana padi Sodor ini padi yang ditanam di daerah lebak, kemudian pada saat kering, ini di bakar, ditanam, di mana itu sampai ratusan ribu hektar untuk di provinsi Sumsel. Setelah Undang-Undang untuk melarang sistem bakar, maka Sodor tidak ada lagi,” ucapnya.

Masih disampaikannya, hanya ada mungkin hanya sebagian kecil saja padi Sodor tersebut. Namun dengan demikian dengan peningkatan IP yakni Intensitas Pertanaman padi sawah, ini bisa mencapai 200-300 hektar Sumsel tetap menjadi penyumbang Swasembada Pangan Nasional, terutama kemarin Banyuasin, OKU Timur dan beberapa penghasil padi sawah lainnya.

Di mana satu hektar itu 40 kilogram membutuhkan bibit 40 kilogram untuk padi Gogo. Untuk penyiapan benih, sarana dan prasarana produksi, ini sudah menjadi domainnya Dinas Tanaman Pangan, jadi tugas kami di Dinas Perkebunan hanya menyiapkan lahan, dan mengusulkan lahan dan petaninya kepada Dinas Tanaman Pangan.

“Nanti Dinas Tanaman Pangan lah yang mereka menghitung, serta menyalurkan sarana prasarana produksinya baik benih, obat-obatan, racun, dan itu mereka. Nanti pembinaan secara keseluruhan, karena kami ini lingkup pertanian, ada penyuluh pertanian, penyuluh perkebunan, kami akan berjibaku bersama-sama membimbing petani, mengawal petani, mengawal lahan, sehingga ini nanti dapat bertumbuh dan berproduksi dengan baik,” imbuhnya.

Peduli Terhadap Dunia Pendidikan, KAI Beri Bantuan Untuk Siswa Kurang Mampu dan SDN 166 Palembang

0

Redaksi.co | Palembang – Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan bantuan pendidikan kepada siswa-siswi kurang mampu dan perlengkapan fasilitas sarana sekolah untuk SD Negeri 166 Palembang melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada Rabu (8/1).

Pemberian bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo kepada perwakilan siswa kurang mampu dan Kepala Sekolah SDN 166 Palembang yang dilaksanakan di Stasiun Kertapati, Palembang.

Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo mengatakan bahwa pemberian bantuan pendidikan ini sebagai bentuk dukungan KAI terhadap peningkatan kualitas pendidikan siswa-siswi kurang mampu sehingga dapat terus semangat untuk menggapai cita-cita.

“Hari ini, KAI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) akan memberikan bantuan kepada 122 siswa-siswi kurang mampu dan peralatan sekolah berupa barang meubeler untuk SDN 166 Palembang,” ujar Didiek.

Didiek menambahkan bahwa KAI terus berkomitmen mendukung pendidikan sebagai bagian dari implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendukung pendidikan berkualitas. KAI tidak hanya ingin membangun bangsa dari sisi transportasi namun juga dengan investasi pada sumber daya manusia Indonesia melalui pendidikan.

“Semoga dukungan ini memberikan manfaat besar bagi para penerima. KAI berharap, melalui dukungan ini, generasi muda Indonesia semakin termotivasi untuk meraih masa depan melalui pendidikan untuk memberikan kontribusi terbaiknya bagi bangsa,” ungkap Didiek.

Adapun bantuan yang diberikan oleh KAI berupa barang-barang perlengkapan fasilitas sarana sekolah senilai Rp26.000.000,- dan perlengkapan sekolah untuk 122 siswa-siswi yang masing-masing mendapatkan baju sekolah, celana sekolah, dasi sekolah, topi sekolah, tas sekolah, sepatu sekolah dan buku tulis sebanyak 2 lusin, senilai total Rp. 77.470.000,-

“Melalui program ini juga KAI ingin ambil bagian dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan sebagai pondasi masa depan yang lebih baik sejalan dengan visi besar bangsa Indonesia,” kata Didiek.

Selain bantuan pendidikan, pada kesempatan kali ini juga KAI menyalurkan bantuan modal usaha senilai Rp20.000.000,- kepada ibu ananda Devi salah satu siswi SDN 166 Palembang yang kurang mampu. Bantuan itu diberikan agar bisa meningkatkan taraf hidup dan perekonomian keluarga ananda Devi dan ibunya yang sehari-hari bekerja sebagai buruh cuci.

Lebih lanjut Didiek menuturkan, selama tahun 2024 khususnya di wilayah Divre III Palembang, KAI telah menyalurkan bantuan TJSL senilai Rp1.816.757.000,- kepada masyarakat Sumatera Selatan.

“KAI sebagai salah satu BUMN di Indonesia berkomitmen untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasional melalui program-program bantuan TJSL,” tutup Didiek.

Salam
*Manager Humas KAI Divre III Palembang*
*Aida Suryanti*

Polda Malut Gelar Syukuran Dalam Rangka HUT Satpam Ke-44 Tahun 2024*

0

REDAKSI. CO – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara, Irjen Pol. Midi Siswoko, S.I.K., membuka acara peringatan Hari Ulang Tahun ke-44 Satuan Pengamanan (Satpam), bertempat di Aula Kieraha Polda Maluku Utara, Rabu (08/01/2025).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda Malut, Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum., Irwasda Polda Malut, Kombes Pol. Murry Mirranda, S.I.K., para pejabat utama Polda Malut, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Kapolda Malut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Satpam yang merayakan hari jadi ke-44. “Saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota Satpam. Semoga di usia ini, Satpam semakin profesional dalam menjalankan tugas sebagai mitra Polri,” ujarnya.

Peringatan HUT kali ini mengusung tema “Satpam Sebagai Pengemban Fungsi Kepolisian Terbatas, Siap Memelihara Kamtibmas dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Emas.”

Tema tersebut, menurut Kapolda, menjadi refleksi atas peran strategis Satpam dalam mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolda menekankan, peran Satpam sebagai bagian dari Pam Swakarsa telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. “Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kehadiran Satpam sebagai mitra sangat membantu menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga menyoroti tantangan di era digital yang menuntut anggota Satpam untuk terus meningkatkan kompetensi. Ia mendorong agar pelatihan berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) terus diperkuat.

“Satpam harus mampu melakukan deteksi dini dan pencegahan kejahatan di lingkungan kerja mereka,” kata Kapolda.

Selain itu, Kapolda mengingatkan pentingnya keseimbangan dalam menjalankan tugas. “Satpam harus disiplin menegakkan peraturan, tetapi tetap mengedepankan sikap humanis agar kepercayaan masyarakat terhadap profesi ini semakin meningkat,” imbuhnya.

Lebih jauh, Kapolda menekankan perlunya pembangunan sumber daya manusia Satpam yang mendukung program prioritas pemerintah. Pelatihan dan sertifikasi berstandar nasional, katanya, adalah langkah penting untuk meningkatkan profesionalisme Satpam.

Di akhir sambutannya, Kapolda memberikan apresiasi kepada seluruh anggota Satpam atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam menciptakan keamanan di lingkungan kerja.

Acara peringatan ditutup dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolda, yang diserahkan kepada perwakilan Satpam tertua dan Satpam wanita. Penghargaan kepada Satpam teladan juga diberikan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan pengabdian mereka.

Pertama Kali SMA Hang Tuah 1 Surabaya Rayakan HUT, Setelah 58 Berdiri

0

Pertama Kali SMA Hang Tuah 1 Surabaya Rayakan HUT, Setelah 58 Berdiri

Surabaya, (07/01/25)

Happy Anniversary 58 th SMA Hang Tuah 1 Surabaya (07/01/25) berlangsung di Indoor Sport SMA Hang Tuah 1, dihadiri Ketua Pengurus Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Kolonel (Purn) R. Joko Heriyanto, S.E., M.M., CHRMP.

Kehadiran Kapeng Cab Surabaya YHT Kolonel (Purn) R. Joko Heriyanto, S.E., M.M., CHRMP didampingi Sekertaris Niken Dyah Puspitorini , S.Pd, Bendahara Ninik Indra Sunaring Venyanti, Kabiddik Dra. Ramayanti dan Kabidbang Kolonel (Purn) Abdul Rahman, S.T., M.T.

Peringatan HUT Ke-58 SMA Hang Tuah 1 Surabaya yang lahir 1 Januari 1967 di ikuti oleh seluruh siswa (831), guru dan karyawan (80) dengan seluruh rangkaian acara yang di desain oleh Kasatdik SMA Hang Tuah 1 Erni Dwiyanti, M.Pd yang sengaja untuk pertama kali sepanjang sejarah merayakan Peringatan HUT SMA Hang Tuah 1.

Kasatdik Erni Dwiyanti, M.Pd, merupakan Kasatdik ke-7 dimana sejak lahirnya 1 Januari 1967 telah berganti beberapa kali dengan berbagai perkembangan sehingga saat ini menjadi sekolah favorit dengan Plus Perhotelan (SMA Hang Tuah Plus Perhotelan).

Puncak Happy Anniversary SMA Hang Tuah 1 diawali dengan jalan sehat sepanjang 4 Km menyusuri Jalan Tanjung Sadari – Jalan Ikan Lumba-Lumba di iringi drumband SMA Hang Tuah 1 “Genderang Suling Canka Arnawama” kemudian seluruh siswa, guru dan karyawan menuju Indoor Sport mengikuti jalannya perayaan HUT Ke -58 .

Kasatdik Erni Dwiyanti, M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa Peringatan HUT Ke-58 SMA Hang Tuah 1 Surabaya merupakan momen untuk merenung dan bersyukur atas prestasi yang telah di raih selama ini dan mencari solusi untuk mempertahankan prestasi bahkan meningkatkannya. Sebagai penutup dalam sambutannya , menyampaikan hasil pemenang lomba siswa dan guru dimana sebelumnya dilaksanakan penyerahan santunan SPP kepada 72 siswa yatim /piatu yang saat ini masih duduk di bangku SMA Hang Tuah 1.

Sementara itu Ketua Pengurus Cabang Surabaya Yayasan Hang Tuah Kolonel (Purn) R. Joko Heriyanto, S.E., M.M., CHRMP mengungkapkan bahwa di usia 58 tahun adalah perjalanan panjang, akan tetapi juga karena SMA Hang Tuah 1 Surabaya telah menjadi institusi pendidikan yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi penerus bangsa yang unggul.

Hal ini sesuai dengan Tema yang diusung dalam peringatan tahun ini, “DENGAN SEMANGAT JIWA BAHARI SMA HT 1 SURABAYA SIAP MEWUJUDKAN GENERASI INDONESIA BERKARAKTER” sangat relevan dengan tantangan yang kita hadapi.

Pada kesempatan ini Kapeng disamping memotong tumpeng HUT Ke-58 dan menyerahkan kepada perwakilan guru, juga menyerahkan piagam penghargaan kepada siswa dan guru berprestasi sepanjang Semester Ganjil TP. 2024/2025.

Keluar sebagai siswa berprestasi berdasarkan nilai raport semester Ganjil : Anisa Dwi Cahyani Fase E.4, Berlian Naylal Baroisy Fase E.6, Silla Navita Putri Pradina Fase E3, Olivia Putri Anandra Fase F11.1, Aisyah Vallenaiya Kurniawan Fase F11.5, Jessica Mawar Sari Fase F11.1, Shella Es Sabarina Fase F12.3, Viola OctBIA Ramadhani Fase F12.1 dan Titania Della Putri Az Zahra Fase F12.3.

Dan guru berprestasi diraih oleh: 1. Afni Molita, S. Pd ( matematika), 2 Ismail, M.T ( fisika) 3. Cholisatun Nafisa, S. Pd ( geografi).

Kepada para pemenang , manajemen sekolah memberikan piagam penghargaan dan uang pembinaan dengan harapan seluruh guru SMA Hang Tuah 1 Surabaya dapat meningkatkan kompetensinya sehingga membawa kemajuan bagi Satdiknya.

Disamping pemberian penghargaan kepada siswa dan guru berprestasi, dalam Happy Anniversary SMA Hang Tuah 1 Surabaya juga membagikan ratusan doorprize hiburan dan doorprize utama. Doorprize utama berupa kulkas di dapat siswa, sedangkan doorprize sepeda jatuh kepada guru(yht/dar).

Kanit Paminal Propam Polres Labuhanbatu terlalu Respect Terhadap Kasus

0

Labuhanbatu-redaksi.co. Ipda   SM Sihombing Kanit Paminal Propam Polres Labuhanbatu Polda Sumut mungkinkah terlalu respect, karena sudah ada hitungan lima hari lamanya diduga beliau tidak berkenan memberi tanggapan ketika terkonfirmasi.Selasa (7/1/2025).

Ahmad Tarmizi menuturkan , sampai sekarang ini sangat besar harapan saya untuk dapat, mengetahui tentang laporan perkembangan terhadap dugaan ” seorang polisi jadi mafia tanah diwilayah lokasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KHLK) membuat teror.

 

Pada waktu dugaan seorang polisi jadi mafia tanah serta membuat teror tersebut , jujur hak kami sekeluarga untuk dapat merasakan indahnya kemerdekaan, patut saya duga sudah dirampas oleh seorang polisi tersebut dan tidak tertutup kemungkinan masih ada lagi dalangnya.

 

Atau pelaku lainnya terjadi sebagai pemodal bahkan pengatur startegi atau yang lainnya, Sehingga pada waktu itu telah terjadi Murat Marit keluarga saya dan tidak jauh, dari pribahasa”sudah jatuh tertimpa tangga lalu tertimpa cat pula posisi keluarga saya.

 

“Tanaman kelapa sawit yang kami tanam tidak bisa saya panen, saya dipukuli didalam rumah kemudian istri saya jadi tahanan Jaksa Penuntut Umum (KPU), belum lagi mengenai pisik anak saya sampai terhadap sekolahnya hingga saya terlilit hutang sana sini.

 

Baru-baru ini saya pernah kepikiran ” apa karena saya tidak punya uang karena saya tergolong miskin harta, atau apa memang karena saya tidak mampu untuk menyuplai lembaran uang terhadap persoalan ini, sehingga patut saya duga menjadi jalan ditempat laporan ini, keluh Ahmad Tarmizi.

 

Menimpali keluhan Ahmad Tarmizi selanjutnya melalui WhatsApp awak media telah mengkonfirmasi Ipda. SM.Sihombing tidak ada respon, kemudian melalui telepon genggam juga sudah diupayakan tetapi tetap saja, seperti ada terjadi dugaan terlalu respect pada konfirmasi pada Jum’at (3/1/2025.

(M.M)