Beranda blog Halaman 611

Massa Jakor Minta Polda Sumsel Tangkap Pelaku llegal Driling dan Ilegal Reveneri di Muba

0

Redaksi.co | Palembang – Puluhan massa Dewan Pimpinan Jaringan Αnti Κorupsi Sumatera Selatan (Jakor Sumsel) sambangi Polisi Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) untuk melakukan aksi unjuk rasa terkait adanya dugaan tercemarnya sungai oleh tumpahan Minyak di Desa lubuk Buah Kecamatan Batang Hari Leko Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan diduga Tumpahan Minyak ilegal.

Hal tersebut di sampaikan oleh Fadrianto TH Koordinator aksi di dampingi oleh Idil F Koordinator Lapangan usai melakukan aksi unjuk rasa di halaman Markas Besar Polisi Daerah Sumatera Selatan (Mapolda Sumsel), Rabu (19/02/25)

Koordinator aksi Fadrianto TH mengatakan sehubungan dengan data dan informasi yang kami dapatkan terkait adanya dugaan tercemarnya sungai oleh tumpahan Minyak di Desa lubuk Buah Kecamatan Batang Hari Leko Kabupaten Musi Banyuasin diduga Tumpahan Minyak ilegal,” maka hari ini kami untuk kedua kalinya datangi Polda Sumsel,”jelasnya.

“Terjadi Meledaknya beberapa sumur Minyak di Wilayah Desa Tanjung Dalam Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin beberapa Minggu Terakhir ini,”ujarnya.

Dan,”sebenarnya Persoalan Pengeboran Minyak dan Pemasakan Minyak di Wilayah Kabupaten Musi Banyuasin terkhusus di Wilayah Lubuk Buah Kecamatan Batag Hari Leko dan Kecamatan Keluang tidak jauh berbeda dengan Kasus yang di tangani oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesian terkait Pertambangan TIMAH llegal yang merugikan Negara sebesar 300 T. Persoalan ini sama Persis yang terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin yang membadakanya hanya Produknya saja yaitu Minyak sedangkan di Bangka Timah Maka dengan ini kami meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan untuk Segera Menyelamatakan Kekayaan Negara dari Sektor Minyak di Kecamatan Batang Hari Leko dan Kecamatan Keluang Kabupaten Musi Banyuasin,”ungkapnya lebih lanjut.

Untuk Mejaga agar tidak lagi terjadi Kerusakan Lingkungan akibat dari Pengolahan Minyak yang banyak Memakan Korban,”Maka dengan ini Kami JAKOR meminta Polda Sumatera Selatan sbb ;

1.TANGKAP SELURUH TOKE MINYAK ILEGAL DI MUBA

2.Meminta Polda Sumatera Selatan Segera Menangkap Pelaku llegal Driling dan Ilegal Reveneri di Kabupaten Musi Banyuasin terkhusus Kecamatan Batanghari Leko dan Kecamatan Keluang.

3.Meminta Polda Sumatera Selatan untuk segera menangkap Pemilik Moldal Ilegal Diring dan Ilegal Reveneri di Kecamatan Batanghari Leko dan Kecamatan Keluang.

4.Meminta Polda Sumatera Selatan untuk Segara Menangkap Pengepul Minyak Ilegal di Kecamatan Batanghari Leko dan Kecamatana Keluang.

5.Meminta Polda Sumatera Selatan Menangkap Dalang Pengendali Minya Ilegal di Muba

6.Meminta Polda Sumatera Selatan Tegas dalam Menghentikan Ilegal Driling dan Menghentikan Peredaran Minyak Ilegal di Wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

Dan,”kami berharap ke pada Polda Sumsel agar persoalan ini jangan sampai terulang lagi, apa lagi merusak Lingkungan,”tutupnya.

Sementara itu, Kapolda Sumsel yang di Wakili oleh IPTU Hendri Panit 2 Subdi 4 Tipiter Ditreskrismsus Polda Sumsel mengatakan menyikapi maraknya Illegal Driling di Kabupaten Musi Banyuasin, kami setiap hari (Polda Sumsel) selalu melakukan Asistensi kepada jajaran dalam hal ini Polres Musi Banyuasin.

“Terjadinya kebakaran di Kabupaten Musi Banyu Asin sudah ada progres dari Laporan Polisi dalam hal ini Polres Musi Banyuasin,”ujarnya.

“Terkait Asistensi maraknya aktivitas illegal Driling dalam minggu ini, seceptnya kami segara tangani,”tutupnya.

Mafia Minyak di Keluang Kian Beringas, Aparat Seakan Tutup Mata, Puluhan Rig Baru Bebas Operasi

0

Redaksi.co | MUSI BANYUASIN – Aktivitas mafia minyak di wilayah hukum Polsek Keluang, Polres Musi Banyuasin (Muba), semakin menggila. Seakan kejar tayang, rig-rig pengeboran ilegal terus bermunculan tanpa adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

Minimnya pengalaman dari duet Kapolsek Keluang IPTU Alvin Adam Armita Siahaan, S.Tr.K, dan Kanitreskrim IPDA Dohan Yoanda, diduga menjadi penyebab utama ketidakefektifan penegakan hukum di daerah rawan ini.

Bahkan, kelalaian ini berujung pada serangkaian insiden kebakaran. Terbaru, pada Minggu, 16 Februari 2025, sekitar pukul 18.20 WIB, kebakaran hebat terjadi di wilayah Cobra 1 PT Hindoli akibat aktivitas pengeboran dan penyulingan ilegal.

Peristiwa ini menyebabkan satu orang mengalami luka bakar serius. Kebakaran sumur minyak ilegal di Keluang yang sering terjadi, menandakan lemahnya pengawasan dan tindakan preventif dari pihak kepolisian.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pemerhati Organisasi Sosial dan Ekonomi Republik Indonesia (LSM-POSE RI), Desri, SH, dengan tegas mengkritik kebijakan Kapolda Sumsel dalam menempatkan personel di Keluang.

Menurutnya, duet Kapolsek dan Kanitreskrim yang masih minim pengalaman justru memperburuk keadaan.

“Kapolda Sumsel salah besar menempatkan anak kemarin sore di wilayah sekeras Keluang. Mafia minyak kini semakin berani beroperasi karena tidak ada tindakan tegas dari aparat. Mereka tidak takut lagi dengan hukum,” tegas Desri.

Menurutnya, Keluang adalah wilayah yang sangat rawan dan membutuhkan pemimpin kepolisian yang tegas dan berpengalaman.

“Jika tidak segera ada langkah konkret dari Kapolda Sumsel, maka aktivitas ilegal ini akan terus merajalela, berpotensi memicu bencana lingkungan dan korban jiwa lebih banyak,” katanya.

Ia menambahkan, Kapolsek dan Kanitreskrim yang belum memiliki pengalaman mumpuni seakan tidak ditakuti oleh mafia minyak. “Mereka tidak punya wibawa di mata pelaku kejahatan. Mafia minyak justru merasa aman beroperasi di sini,” ujarnya.

Desri nago ketum pose ri
Pemerhati organisasi sosial ekonomi republik indonesia
Ketum sms serkat.masyarakat sumsel
Ketua dpw pdwdi dpw sumsel
Persatuan wartawan duta pena indonesia
dan berprovesi aktip sebagai seorang advokat
Utk pembelaan rakyat garis margjnal
Kantot hukum desri nago dan rekan mendesak Kapolda Sumsel dan Kapolres Muba untuk segera mengevaluasi kinerja Kapolsek Keluang dan Kanitreskrim. “Jika mereka tidak mampu menangani masalah ini, segera ganti dengan orang yang lebih kompeten. Jangan biarkan masyarakat terus menjadi korban,” tegasnya.(*)

Personel Polres Labuhanbatu Laksanakan Operasi Keselamatan Toba 2025

0

Labuhanbatu-redaksi.co. Dalam rangka mendukung keselamatan berlalu lintas, Personel Polres Labuhanbatu melaksanakan Operasi Keselamatan Toba 2025 pada hari Selasa,(28/02/2025), Kegiatan ini dilaksanakan di Loket Taksi Air Bersih, Jalan W.R. Supratman Rant.

Selama operasi, petugas melakukan pemeriksaan terhadap angkutan umum, termasuk tes kesehatan, pemeriksaan kadar alkohol, serta tes narkoba untu memastikan kelayakan pengemudi dalam berkendara. Selain itu, kegiatan juga mencakup sosialisasi dan himbauan kepada pengemudi mengenai pentingnya keselamatan dan kewajiban mematuhi aturan lalu lintas.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Dr. Bernhard L. Malau, S.I.K., melalui Kasi Humas polres Labuhanbatu AKP Syaprutdin, menegaskan pentingnya kesadaran pengemudi dalam menjaga keselamatan diri serta penumpang, khususnya dalam menghadapi libur panjang dan musim perjalanan. Harapnya, melalui kegiatan ini dapat meminimalisir potensi kecelakaan dan memastikan perjalanan yang aman bagi seluruh masyarakat.

Dengam pelaksanaan kegiatan ini, Polres Labuhanbatu berharap dapat terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalulintas, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan jasa angkutan umum. Operasi Keselamatan Toba 2025 ini akan terus dilaksanakan di berbagai titik startegis untuk memantau dan menekan angka kecelakaan lalu lintas.” tutupnya

SDN JOMBAR III Kotabaru Laksanakan Program Transisi Paud-SD

0

KARAWANG || REDAKSI.CO -Acara yang bertema “Transisi Paud-SD yang Menyenangkan” digelar di halaman sekolah SDN Jomin Barat III (Jombar 3) Jalan Jendral Sudirman KM 3, Desa Jomin Barat, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat. Selasa, (18/2/2025).

Acara yang dihadiri Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan (Korwilcambidik) Kecamatan Kotabaru, H. Mustopa, S.Pd., M.Pd., Pengawas Sekolah Sudarno, S.Pd., Guru Penggerak Angkatan ke-3 (GP A.3) Yani Nuraeni, S.Pd., M.M.Pd., Kepala Sekolah Paud Al-Fajriya, Ruri Nurhida Fajriya, S.pd., beserta staf, Kepala Sekolah Al-Azhar, Iim Robimah, S.Pd., beserta staf, staf guru SDN Jombar III dan para orang tua siswa-siswi.

Poto: Kepsek SDN Jombar III poto bersama Korwilcambidik, Pengawas Sekolah dan staf guru SDN Jombar lll setelah usai acara (dok.)

Dalam keterangannya Korwilcambidik Kotabaru kepada awak media mengatakan bahwa, Program Transisi dari Paud ke SD merupakan program dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang yang harus dijalankan oleh semua SD yang ada di Kabupaten Karawang.

“Alhamdulillah, acara ini sudah terselenggara dengan baik oleh SDN Jombar III semoga program Transisi Paud ke SD yang tujuannya adalah agar anak-anak ketika memasuki sekolah yang baru, guru yang baru dan segala sesuatu yang baru si anak tidak merasa asing. Sehingga proses pembelajaran di jenjang Sekolah Dasar berjalan dengan baik. Ini merupakan program yang dicanangkan oleh Disdikpora Kabupaten Karawang yang harus dilaksanakan oleh sekolah-sekolah dasar yang ada di Kabupaten Karawang,” papar H. Mustopa.

Poto: Yani Nuraeni, S.Pd., M.M.Pd., (berkacamata) Guru Penggerak Angakatan 3 turut memberikan support pada acara ini. (dok.)

Hal senada juga diungkapkan oleh Pengawas Sekolah Tingkat Dasar Kecamatan Kotabaru, Sudarno, S.Pd.

“Program ini diharap bisa menjembatani anak-anak dalam pengenalan ruang lingkup pendidikannya yang baru ketika melanjutkan studinya pada jenjang pendidikan dasar, sehingga anak-anak bisa lebih mandiri ketika berada di sekolah, tak perlu lagi ditungguin oleh orang tuanya,” ujar Sudarno.

Poto: Siswa-siswi Paud Al-Fajriya dan Al-Azhar mengikuti acara Program Transisi Paud-SD (dok.).

Sementara itu Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Jombar III, Lilis Garnita, S.Pd., dalam sambutannya menekankan kepada para calon siswanya agar senantiasa menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Acara yang diselingi dengan penampilan anak-anak kelas 5 SDN Jombar III, yang menampilkan kreasi tari Jaipong ini berlangsung penuh keceriaan dan menyenangkan sesuai dengan tema acara. (SD)

Reporter: Sukirman
Editor: Admin

Jalin Sinergi, Kapolda Malut Terima Kunjungan Silaturahmi Ketua Umum FSKN

0

REDAKSI. CO – Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara, Irjen Pol. Midi Siswoko, S.I.K., menerima kunjungan silaturahmi dari Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) di ruang kerjanya pada Senin (17/2/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat kerja sama dalam mendukung serta menyukseskan program-program pemerintah, khususnya di wilayah Polda Malut.

Dalam pertemuan tersebut, FSKN diwakili oleh Ketua Umum FSKN, Brigjen Pol. (P) A.A. Maparessa, M.M., M.Si., didampingi oleh satu anggota FSKN.

Pada kesempatan itu, Kapolda Malut menyampaikan apresiasi atas inisiatif FSKN dalam menjalin sinergi guna memperkuat persatuan serta menjaga ketertiban masyarakat.

“Kami menyambut baik kolaborasi dengan FSKN, mengingat peran strategis forum ini dalam menjaga nilai-nilai budaya dan mempererat persatuan,” ujarnya.

Kapolda menegaskan bahwa Polda Malut siap bersinergi dengan FSKN dalam berbagai program yang mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia berharap pertemuan ini menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih erat di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua Umum FSKN menjelaskan bahwa FSKN merupakan organisasi yang menaungi raja dan sultan se-Nusantara serta telah aktif menjalin sinergi dengan pemerintah sejak didirikan pada tahun 2006.

Lanjut, Organisasi ini berperan dalam berbagai program pembangunan kebudayaan dan sektor lainnya.

“Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat dukungan terhadap program pemerintah, khususnya di Malut. Kami ingin memastikan bahwa nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh kerajaan dan kesultanan tetap menjadi bagian dari pembangunan nasional,” ungkapnya.

Selain itu, Ketua FSKN mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan kunjungan muhibah ke sejumlah kerajaan dan kesultanan di Maluku Utara pada 17 hingga 22 Februari 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan dengan elemen budaya lokal serta memperkuat persatuan dan kebersamaan.

“Semoga melalui silaturahmi ini, kita dapat semakin mempererat kebersamaan dalam mewujudkan Maluku Utara yang aman, damai, dan sejahtera,” tutupnya.

Kapolsek dan Kanitreskrim “Bau Kencur”, Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Keluang Tak Terkendali

0

Redaksi.co | PALEMBANG – Wilayah hukum Polsek Keluang kembali diguncang insiden kebakaran sumur minyak ilegal. Teranyar, pada Minggu, 16 Februari 2025, sekitar pukul 18.20 WIB, kebakaran terjadi di wilayah Cobra 1 PT Hindoli.

Sumur minyak ilegal yang diduga milik seorang bernama Agus ini dilalap api dan menimbulkan korban jiwa, dengan satu orang mengalami luka bakar serius.

Insiden ini menjadi yang kelima dalam satu minggu terakhir, menimbulkan pertanyaan serius tentang kemampuan Kapolsek Keluang, IPTU Alvin Adam Armita Siahaan, S.Tr.K, dan Kanitreskrim, IPDA Dohan Yoanda, dalam menjaga kondusifitas wilayah.

Dalam sepekan terakhir, wilayah Keluang diduga telah dilanda lebih dari lima insiden kebakaran sumur minyak ilegal dan penyulingan minyak ilegal. Kebakaran terbaru di Cobra 1 PT Hindoli bukan hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga memakan korban.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pemerhati Organisasi Sosial dan Ekonomi Republik Indonesia (LSM-POSE RI), Desri, SH, menyoroti kinerja Kapolsek Keluang, IPTU Alvin Adam Armita Siahaan, S.Tr.K, dan Kanitreskrim, IPDA Dohan Yoanda. Menurutnya, penempatan kedua perwira muda tersebut di wilayah rawan seperti Keluang adalah keputusan yang keliru.

“Bagaimana mungkin dua orang penegak hukum yang masih bau kencur dan minim pengalaman disuruh memimpin wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi seperti Keluang? Ini adalah kesalahan besar dari Kapolres Muba dan Kapolda Sumsel,” tegas Desri.

Desri menambahkan, Keluang yang notabene merupakan salah satu pusat bisnis minyak ilegal di Muba membutuhkan pemimpin yang berpengalaman dan tegas.

“Wilayah ini butuh penanganan serius dari orang-orang yang sudah terbukti mampu menangani masalah kompleks seperti ini. Bukan dari mereka yang masih hijau dan belum punya jam terbang tinggi,” ujarnya.

Kapolsek IPTU Alvin Adam Armita Siahaan dan Kanitreskrim IPDA Dohan Yoanda dinilai masih terlalu muda dan kurang pengalaman dalam menangani masalah kompleks seperti aktivitas ilegal drilling dan penyulingan minyak ilegal. Keduanya dianggap belum mampu mengambil langkah-langkah strategis untuk mencegah insiden kebakaran berulang.

“Kami melihat tidak ada langkah konkret yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini. Himbauan saja tidak cukup. Mereka harus turun langsung ke lapangan, melakukan patroli rutin, dan bekerja sama dengan masyarakat untuk menghentikan aktivitas ilegal ini,” kata Desri.

Insiden kebakaran sumur minyak ilegal tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga berdampak serius pada lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Asap tebal dari kebakaran mencemari udara, sementara tumpahan minyak merusak tanah dan sumber air. Selain itu, aktivitas ilegal drilling juga telah menjadi sumber penghidupan bagi sebagian warga, sehingga penutupan paksa tanpa solusi alternatif dapat memicu konflik sosial.

“Jika aktivitas ini dihentikan tanpa memberikan solusi alternatif, maka akan muncul masalah baru seperti pengangguran dan kriminalitas. Ini harus dipikirkan secara matang,” tambah Desri.

Desri mendesak Kapolres Muba dan Kapolda Sumsel untuk segera mengevaluasi kinerja Kapolsek Keluang dan Kanitreskrim.

“Jika mereka tidak mampu menangani masalah ini, segera ganti dengan orang yang lebih kompeten. Jangan biarkan masyarakat terus menjadi korban,” tegasnya.(*)

Mewakili PJ Bupati Aceh Barat Sekda Marhaban Buka Resmi MTQ ke – XXXVII Tingkat Kecamatan Sama Tiga

0

Aceh Barat.Redaksi.co. Penjabat (PJ) Bupati Aceh Barat Azwardi.AP.MSi.yang di wakili oleh Sekda Marhaban.SE.MSi secara resmi membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ ) ke XXXVII Tingkat Kecamatan Sama Tiga.

MTQ ini berlangsung di halaman Mesjid Besar ” Al Munawwarah ” di Gampong Suak Timah pada Minggu malam ( 16 Februari 2025 )

MTQ tingkat kecamatan kali ini selain bernilai syiar juga berorentasi untuk mencari bibit peserta terbaik dalam berbagai cabang yang di perlombakan dari enam kemukiman yang turut ambil bagian dalam kontestasi tersebut sehingga mereka yang terpilih nantinya di anggap layak untuk mengikuti kompetisi MTQ Tingkat Kabupaten Aceh Barat yang di rencanakan penyelenggaraannya pada bulan Mei 2025 di Kecamatan Pante Ceureumen Kabupaten Aceh Barat.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Aceh Barat H.Abrar ZYM. S.Ag. MH. dalam sambutan singkat menyampaikan bahwa Al Qur’an sebagai pedoman hidup memberikan Syafaat bagi Manusia Dunia dan Akhirat.

“Nilai nilai Al Qur’an harus mampu kita Implementasikan dalam kehidupan secara nyata,apalagi bagi generasi muda sekarang sebagai pewaris dan penanggung jawab dalam mengurus berbagai macam persoalan kedepan nanti ”

Dalam arahannya Sekda Aceh Barat lebih banyak membanding bandingkan sebagai salah satu Indikator keberhasilan seseorang seperti keberhasilan Ilmuwan Yahudi dalam membangun peradaban,ilmu pengetahuan sebenarnya tidak terlepas dari mempelajari Ayat Ayat Al Qur’an secara intens di waktu malam,meskipun mereka tidak mengakuinya.

Bj Habibi mantan Presiden Indonesia di kenal dunia luar karena ahli dalam ilmu ke dirgantaraan sampai sampai temuan Habibi terkait kecepatan terbang pesawat udara antara suara dan kecepatan sebenarnya beliau juga pelajari dari Ayat Ayat Al Qur’an secara sungguh sungguh di waktu malam.

Lebih lanjut Marhaban berpesan agar dengan MTQ ini,dapat mensucikan hati dan meningkatkan Silaturahmi.

Pada kesempatan itu Camat Sama Tiga Drs.Zulmahdi.MSi juga melantik para Dewan Hakim MTQ ke- XXXVII tingkat Kecamatan Sama Tiga Berdasarkan SK Camat No.11 Tahun 2025 dengan Tema yang di usung adalah,

” Melalui Pengamalan Nila Nilai AL QUR’AN ” Kita Wujudkan Sama Tiga Sebagai Pusat MADANI, MODERN,DAN SEJAHTERA

Redaksi.co

VIRAL !!! 100 TOKOH SIGUNTUR MENYIANGI GAMBIR

0

Redaksi.co.-Painan : Tak tanggung tanggung   Minggu 16 Februari 2025 Seratus orang  tokoh   plus masarakat Kenagarian Siguntur Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat. Turun langsung acara bakonsi menbersihkan kebun gambir lahan milik keluarga Drs H Naska Permata Intan SH MH. Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Sumatera Barat.

kegiatan  ini bertujuan Mambangkik tradisi budaya lama “bakonsi-konsi manyiang gambia”,( Berkongsi kongsi membersihkan kebun gambir)  di Kenagarian Siguntur Nagari 1000 Surau. Untuk berkumpul membangun Jembatan Hati  Memperkokoh tali Silaturrahmi, dan Berdiskusi  tentang tentang Nagari .

Dan sekaligus  melepas kerinduan para Tokoh  Masyarakat Kenagarian Siguntur yang tergabung dalam dua Pemerintah Nagari yaitu Pemerintah Nagari Siguntur Dan Pemerintah Nagari Siguntur Tua. Untuk mempersiapkan  memasuki bulan suci ramadan. Ucap panitia pelaksana H. Dindin DT Rajo Intan ST.M.Si Kepala Balai Satandirisai Dan Pelayanan Jasa Industri Padang dan juga Ketua Kerapatan Adat Nagari Siguntur yang baru saja habis masa jabatanya.

waktu pelaksanaan acara bakonsi manyiang  gambir dimulai dari pukul 8.30 wib hingga 16.00 wib diramaikan oleh para tokoh tokoh dari lima unsur kenagarian yang terdiri dari unsu ninik mamak , Alim Ulama Cerdik Pandai, pemuda parik paga nagari tak tertinggal dari usur bundo kandung yang memasak makanan dengan khas snek nasi  situai.

Disamping itu tak tertinggal ikut serta bakonsi manyiang gambir Guru Besar Univrsitas Bung Hatta Prof. Herman Har, Anggota Dewan Kabupaten Pesisir Selatan Robi Binur, Ketua Umum Yayasan Administrasi Komunikasi Informasi Nusantara Otriya. S.Hut, Ketua Ikatan Notaris Dan Pejabat Pembuat Akte Tanah Kabupatn Bangkinag Adefrizal SH. M.Kn Dan  para  Pengurus  mesjid yang ada  dan  anggota badan musyawarah kedua nagari. Terakir acara ditutup dengan  diskusi pembangunan nagari sampai 17.50 wib yang motivatornya  H.Naska Parmato Intan.

Dikatakan Drs H. Naska Parmato Intan SH. MH dengan semangat kebersamaan kita cubo hidupkan kembali semangat bakonsi, basarayo (mengajak kerja bersama). karena  pada masa kini telah muncul semangat  orang orang individualistik. Dimana orang  orang yang telah punyo kemampuan dia tidak butuh yang lain. coba kita lihat iktibar tempo dulu orang walaupun tak dapat gilian bersawah. namun ia tetap mendapatkan padi.

Azhari-Bambang Resmi dilantik Jadi Bupati Lebong,ini Pesan Ketua Umum Tim pemenangan.

0

Redaksi.co-Lebong
Pelantikan H Azhari SH MH sebagai Bupati Lebong dan Bambang ASB S.Sos M.Si sebagai Wakil Bupati Lebong periode 2025 – 2030, akan segera digelar secara serentak di Istana Negara pada 20 Februari 2025 mendatang. Ketua Tim Pemenangan Azhari – Bambang (ABang), Teguh Raharjo EP SH menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lebong, karena ikut menyukseskan
pesta demokrasi dengan tetap menjaga suasana Kamtibmas yang kondusif.

“Alhamdulillah, Bupati dan Wakil Bupati Lebong terpilih Azhari – Bambang segera dilantik pada 20 Februari besok, informasinya pasca pelantikan mereka berdua akan mengikuti Retreat di Akmil Magelang. Semoga semua agenda ini bisa berjalan dengan lancar, untuk kebaikan bumi Swarang Patang Stumang yang kita cinta ini,” ungkap mantan Ketua DPRD Lebong periode 2014-2019 ini kepada awak media

Teguh Ref kembali mengingatkan, bahwa Kabupaten Lebong sudah beranjak dewasa, dengan pengalaman 5 kali sudah melaksanakan hajatan Pilkada. Jika dihitung mundur sudah sekitar 22 tahun lalu, Kabupaten Lebong melalui para tokoh presidium menyatakan sikap untuk mandiri dibawah kewenangan otonominya.

Tentunya dengan kurun waktu yang cukup panjang yang sudah dilalui oleh Kabupaten Lebong, lanjutnya, sudah sewajarnya pemikiran harus lebih dewasa dalam mengambil langkah strategisnya. Salah satunya dalam menyikapi hasil kontestasi Pilkada Lebong, bukan hanya sebatas persepektif menang atau kalahnya, tapi harus lebih menitik beratkan tentang kualitas Pilkada itu sendiri. Siapa pun yang ikut kontestasi di ajang Pilkada Lebong, untuk ukuran kualitas individualnya juga harus mumpuni.

“Kita baru saja melewati kontestasi Pilkada yang ke 5 di Kabupaten Lebong, yang mana terpilih di hati masyarakat Lebong adalah kandidat no urut 2 Azhari – Bambang,” sampai Teguh.

Dijelaskan Teguh, terpilihnya Azhari – Bambang harus diapresiasi setinggi-tingginya. Karena ini menunjukkan bahwa kedewasaan berpolitik masyarakat Lebong, sudah tidak perlu diragukan lagi. Harapannya selaku putera Lebong, prinsip dan mindset seperti ini harus tetap dipertahankan, sampai keseluruhan di wilayah Lebong, masyarakatnya bisa di kategorikan sebagai pemilih cerdas.

“Jika mindset ini sudah tercipta maka tidak bisa dipungkiri, seterusnya Kabupaten Lebong akan mendapatkan pemimpin yang sesuai dengan apa yang diharapkan para tetua Lebong terdahulu, tentang bibit, bebet dan bobot seorang pemimpin. Sehingga di pola kepemimpinannya pun betul-betul sebagai pengayom masyarakat,” jelasnya.

Teguh juga berpesan, sebagai putera Kabupaten Lebong, mewakili masyarakat yang searah dalam pemikiran, sejengkal tanah dan wilayah Lebong kedepannya tidak ada lagi istilahnya menjadi wilayah pengasingan atau penghukuman, bagi aparatur Pemerintah Kabupaten Lebong yang di anggap tidak sepemahaman. Akan tetapi menjadi suatu harapan besar bersama, bahwa Kabupaten Lebong merupakan ladang pengabdian bagi aparatur pemerintahan untuk melayani masyarakat.

“Karena semua masyarakatnya mempunyai hak yang sama dalam menerima pelayanan. Baik secara administrasi, hukum, bidang kesehatan, bidang pendidikan, politik serta sosial kemasyarakatan. Seperti pepatah kita Rejang, meak melupo mulo jijai,” bebernya.

Azhari – Bambang adalah Bupati dan Wakil Bupati pilihan rakyat, sambungnya, secara konstitusional sudah ditunjuk sebagai Kepala Daerah Kabupaten Lebong.
Dirinya juga menitipkan Kabupaten Lebong kepada Azhari – Bambang, agar nantinya bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Selain itu, dirinya juga berharap semua program yang pro rakyat, kedepannya tetap diprioritaskan untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lebong.

“Mari bersama kita membangun Kabupaten Lebong kearah yg lebih baik lagi dari segala lini. Dimulai dari tata kelola birokrasi pemerintahannya, pembangunan infrastruktur dan Suprastruktur. Terutama untuk peningkatan perekonomian masyarakatnya. Lebong adalah kita dan kita adalah Lebong, berbeda sudut pandang itu hal yang biasa, tapi menyatukan pola pandang kearah perbaikan Kabupaten Lebong kedepan itu yang luar biasa,” tutupnya.

Rilis S.A(CIKAK)

Resmi di Lantiknya Azhari-Bambang ini Pesan Ketua Tim Pemenangan

0

Lebong Redaksi.co Pelantikan H Azhari SH MH sebagai Bupati Lebong dan Bambang ASB S.Sos M.Si sebagai Wakil Bupati Lebong periode 2025 – 2030, akan segera digelar secara serentak di Istana Negara pada 20 Februari 2025 mendatang. Ketua Tim Pemenangan Azhari – Bambang (ABang), Teguh Raharjo EP SH menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Lebong, karena sudah ikut menyukseskan pesta demokrasi dengan tetap menjaga suasana Kamtibmas yang kondusif. “Alhamdulillah, Bupati dan Wakil Bupati Lebong terpilih Azhari – Bambang segera dilantik pada 20 Februari besok, informasinya pasca pelantikan mereka berdua akan mengikuti Retreat di Akmil Magelang. Semoga semua agenda ini bisa berjalan dengan lancar, untuk kebaikan bumi Swarang Patang Stumang yang kita cinta ini,” ungkap mantan Ketua DPRD Lebong periode 2014-2019 ini kepada awak media Teguh Ref kembali mengingatkan, bahwa Kabupaten Lebong sudah beranjak dewasa, dengan pengalaman 5 kali sudah melaksanakan hajatan Pilkada. Jika dihitung mundur sudah sekitar 22 tahun lalu, Kabupaten Lebong melalui para tokoh presidium menyatakan sikap untuk mandiri dibawah kewenangan otonominya. Tentunya dengan kurun waktu yang cukup panjang yang sudah dilalui oleh Kabupaten Lebong, lanjutnya, sudah sewajarnya pemikiran harus lebih dewasa dalam mengambil langkah strategisnya. Salah satunya dalam menyikapi hasil kontestasi Pilkada Lebong, bukan hanya sebatas persepektif menang atau kalahnya, tapi harus lebih menitik beratkan tentang kualitas Pilkada itu sendiri. Siapa pun yang ikut kontestasi di ajang Pilkada Lebong, untuk ukuran kualitas individualnya juga harus mumpuni. “Kita baru saja melewati kontestasi Pilkada yang ke 5 di Kabupaten Lebong, yang mana terpilih di hati masyarakat Lebong adalah kandidat no urut 2 Azhari – Bambang,” sampai Teguh. Dijelaskan Teguh, terpilihnya Azhari – Bambang harus diapresiasi setinggi-tingginya. Karena ini menunjukkan bahwa kedewasaan berpolitik masyarakat Lebong, sudah tidak perlu diragukan lagi. Harapannya selaku putera Lebong, prinsip dan mindset seperti ini harus tetap dipertahankan, sampai keseluruhan di wilayah Lebong, masyarakatnya bisa di kategorikan sebagai pemilih cerdas. “Jika mindset ini sudah tercipta maka tidak bisa dipungkiri, seterusnya Kabupaten Lebong akan mendapatkan pemimpin yang sesuai dengan apa yang diharapkan para tetua Lebong terdahulu, tentang bibit, bebet dan bobot seorang pemimpin. Sehingga di pola kepemimpinannya pun betul-betul sebagai pengayom masyarakat,” jelasnya. Teguh juga berpesan, sebagai putera Kabupaten Lebong, mewakili masyarakat yang searah dalam pemikiran, sejengkal tanah dan wilayah Lebong kedepannya tidak ada lagi istilahnya menjadi wilayah pengasingan atau penghukuman, bagi aparatur Pemerintah Kabupaten Lebong yang di anggap tidak sepemahaman. Akan tetapi menjadi suatu harapan besar bersama, bahwa Kabupaten Lebong merupakan ladang pengabdian bagi aparatur pemerintahan untuk melayani masyarakat. “Karena semua masyarakatnya mempunyai hak yang sama dalam menerima pelayanan. Baik secara administrasi, hukum, bidang kesehatan, bidang pendidikan, politik serta sosial kemasyarakatan. Seperti pepatah kita Rejang, meak melupo mulo jijai,” bebernya. Azhari – Bambang adalah Bupati dan Wakil Bupati pilihan rakyat, sambungnya, secara konstitusional sudah ditunjuk sebagai Kepala Daerah Kabupaten Lebong. Dirinya juga menitipkan Kabupaten Lebong kepada Azhari – Bambang, agar nantinya bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Selain itu, dirinya juga berharap semua program yang pro rakyat, kedepannya tetap diprioritaskan untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lebong. “Mari bersama kita membangun Kabupaten Lebong kearah yg lebih baik lagi dari segala lini. Dimulai dari tata kelola birokrasi pemerintahannya, pembangunan infrastruktur dan Suprastruktur. Terutama untuk peningkatan perekonomian masyarakatnya. Lebong adalah kita dan kita adalah Lebong, berbeda sudut pandang itu hal yang biasa, tapi menyatukan pola pandang kearah perbaikan Kabupaten Lebong kedepan itu yang luar biasa,” tutupnya. Rilis S.A(CIKAK)