Beranda blog Halaman 590

MTR ke XXIV Resmi di Tutup,Juara Umum di Raih Aceh Besar

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Musabaqah Tunas Ramadhan ke XXIV yang berlangsung sejak tanggal 12 Maret 2025,resmi di tutup oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf dalam acara yang penuh khidmat pada Sabtu malam 16/3/2025.

Gubernur Muzakkir Manaf tiba di lokasi acara pada pukul 23.00.wib di sambut langsung oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi.SP.MM.dan Wakil Bupati Said Fadhil.SH beserta jajaran pejabat Forkopimda Aceh Barat.

Dalam sambutannya, Gubernur Aceh menyampaikan Apresiasinya atas suksesnya penyelenggaraan MTR ke XXIV,dan menekankan pentingnya acara ini sebagai ajang Pembinaan generasi muda yang islami.

“Musabaqah ini bukan sekedar perlombaan, tetapi juga dari syiar Islam dan pembentukan karakter generasi muda yang cinta Alquran,saya berharap peserta terus meningkatkan kualitas dan mengamalkan ilmu yang didapat,kata Muallem.

Acara penutupan ini juga menjadi momen pengumuman pemenang MTR ke XXIV dengan tampilnya Kwartir Aceh Besar keluar sebagai juara umum setelah memperoleh total 53 poin ,dan keseluruhan 10 besar peraih juara di ajang ini adalah :

1.Aceh besar -53 poin
2.lhoukseuma -13 poin
3.Kota Banda Aceh – 12 poin
4.Langsa – 11 poin
5.Aceh barat -11 poin
6.Pidie. – 9 poin
7.Simeulue. – 8 poin
8.Nagan Raya – 8 poin
9.Bireun. -8 poin
10.Subulussalam -4 poin.

Sementara itu Bupati Aceh Barat Tarmizi SP.MM yang turut di dampingi Wakil Bupati Said Fadhil SH di kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Aceh yang telah meluangkan waktu untuk dapat hadir dalam penutupan MTR ke XXIV.

Dalam sambutannya, Tarmizi menyampaikan apresiasinya kepada panitia,dewan hakim serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam mensukseskan acara.

“Atas nama tuan rumah,kami menyampaikan pesan kepada seluruh peserta, Kalian semua adalah generasi muda yang luar biasa yang telah menunjukkan semangat, dedikasi dan kemampuan terbaik, partisipasi kalian di ajang ini adalah bukti, bahwa anak anak Pramuka tidak hanya unggul dalam ketrampilan kepramukaan,tetapi juga dalam pemahaman nilai-nilai Islam” ucapnya

Kepada para pemenang,Ia juga mengucapkan selamat atas prestasi yang telah di raih,dan berharap kemenangan ini menjadi motivasi untuk terus berkembang.

“Juara 1 ‘2 atau 3 bukan hal yang paling penting,yang lebih utama adalah mental juara,semua peserta yang hadir dan mengikuti acara ini adalah juara sejati” tegas orang nomor satu Aceh Barat ini.

Bupati Tarmizi juga berpesan kepada seluruh kader Pramuka agar mempersiapkan diri menjadi pribadi yang ber Akhlakul Karimah,cerdas secara spiritual, intelektual dan emosional,ia juga mengingatkan untuk menjauhi Narkoba,judi online, pergaulan bebas, serta menjadi kader Pramuka yang mampu membawa generasi lain ke jalan kebaikan.

Sebagai penutup, Bupati Tarmizi mengajak hadirin untuk menjadikan MTR sebagai pengalaman berharga yang dapat membimbing kehidupan mereka kedepan.

“Mari terus menyalakan cahaya kebaikan, menjunjung tinggi semangat kepramukaan dan menjadi generasi yang membanggakan bagi daerah dan bangsa, sampai jumpa di MTR berikutnya dengan semangat dan prestasi yang lebih gemilang, Pungkasya.

Atas nama pemerintah Kabupaten Aceh Barat,Ia menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan selama penyelenggaraan acara.

Dengan di tutupnya MTR ke XXIV di harapkan semangat generasi muda Aceh dalam mempelajari dan mengamalkan Al-Qur’an semakin kuat, menjadikan mereka sebagai tunas harapan yang siap menjaga nilai nilai Islam di masa mendatang.****

Waspada Zat Berbahaya, BPOM Palembang Ingatkan UMKM tentang Keamanan Pangan

0

Redaksi.co | Palembang, – Polda Sumsel melalui Ditintelkam bekerjasama dengan Forum Masyarakat Berdaya (FMB) serta BPOM Palembang menggelar Buka Bersama dan Edukasi bagi Pelaku UMKM Palembang bertempat di Resto & Cafe Kopi TW (three wong) Jl. Diponegoro 30 Ilir Kec. Ilir Barat II Kota Palembang, Sabtu 15 Maret 2025.

Kegiatan ini dalam upaya mendukung kesadaran dan meningkatkan kewaspadaan terhadap masyarakat tentang bahaya pangan makanan yang menggunakan zat kimia beracun guna terciptanya situasi yang kondusif selama bulan ramadan tahun 2025 di Provinsi Sumsel.

Founder Forum Masyarakat Berdaya sekaligus Pelaksana Kegiatan Ki Edi Susilo mengatakan hari ini Forum Masyarakat Berdaya bekerjasama dengan Polda provinsi Sumsel dan BPOM Palembang menginisiasi kegiatan edukasi sebagai bentuk kepedulian terhadap UMKM di kota Palembang.

“UMKM ini adalah salah satu penyokong ekonomi rakyat. Jadi kita perlu memberikan edukasi yang positif seperti yang disampaikan oleh BPOM kita sudah sama-sama mendengarkan penjelasan dalam upaya mendukung kesadaran dan meningkatkan kewaspadaan terhadap masyarakat tentang bahaya pangan makanan. Edukasi ini penting supaya UMKM kita menjadi lebih berdaya. Karena kalau kita berkaca pada program Gubernur Sumsel bapak Herman Deru adalah menciptakan 1000 Sultan,” ujarnya.

“Ini adalah upaya kami. Salah satu upaya kami untuk mendukung program tersebut. Upaya kami secara bersama-sama untuk mensupport juga program Palembang berdaya. Karena dalam Palembang berdaya itu maka harus memberdayakan rakyat. Karena Palembang adalah kota jasa dan intinya di kota Palembang UMKM harus terus berdaya,” tambah Ki Edi.

Oleh sebab itu, sambung Ki Edi, edukasi yang positif terhadap teman-teman UMKM itu suatu keharusan atau suatu kewajiban yang harus diberikan pemerintah baik itu pemerintah provinsi ataupun kota Palembang.

“Hari ini Forum Masyarakat Berdaya bekerjasama dengan Polda Sumsel dan BPOM menginisiasi kegiatan edukasi kepada para UMKM bagaimana memproduksi makanan yang sehat dan terhindar dari zat berbahaya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Tim Substansi Infokom Balai Besar POM (BBPOM) di Palembang Gustini SKM, M.Kes menjelaskan, dalam kegiatan hari ini pihaknya memberikan edukasi kepada para pelaku usaha atau UMKM di Palembang untuk mengutamakan keselamatan dan mengutamakan kesehatan.

“BPOM Palembang akan selalu berpihak kepada UMKM. Jadi jangan takut berkonsultasilah kepada kami. Kalau ada UMKM ingin meningkatkan industrinya itu menjadi industri besar atau mempunyai izin edar silahkan ke kami. Karena kami akan menyambut baik dan percayalah BPOM akan berpihak kepada UMKM,” katanya.

Lebih lanjut Gustini menjelaskan,untuk membuat atau mengurus izin edar di BPOM itu tidak sulit dan tidak mahal.

“Tapi kami mohon jangan menggunakan pihak ketiga. Jadi datanglah sendiri ke BPOM dan kami akan melakukan pendampingan sampai nomor izin edarnya keluar, dan itu gratis. Mungkin ada yang harus dibayar itu untuk uji sampel dan itu kita di setor ke negara. Namun untuk pegawai kami itu tidak bayar atau gratis. Silakan kepada UMKM yang ingin mengurus izin edar ke BPOM kita akan melakukan pendampingan supaya bisa mudah untuk mendapatkan izin edar tersebut,” bebernya.

“Izin edar itu tidak wajib. Tapi yang wajib itu kalau untuk UMKM yang memproduksi misal pempek beku berarti umur simpannya lebih dari 3 bulan atau lebih dari sebulan maka wajib itu izin edar. Jadi izin edar itu wajib ada kalau UMKM memproduksi makanan yang usia simpannya diatas seminggu. Jika UMKM memproduksi pangan siap saji memproduksi pangan yang habis atau umur simpan tidak sampai seminggu ini tidak wajib mengurus izin edar cukup dengan izin layak dari dinas kesehatan kabupaten dan kota,” paparnya.

“Alhamdulillah masyarakat sekarang sudah banyak yang pintar dan cerdas. Jadi masyarakat akan memilih produk yang telah mempunyai izin edar. Kepada masyarakat juga harus cek KLIK yakni mengecek Kemasan, Label, Izin dan Kadarluasa produk. Izin edar ada itu sangat penting, karena izin edar itu adalah jaminan produsen itu untuk produknya aman dikonsumsi,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Gustini menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati hati lagi dalam memilih makanan. Hindari makanan jika terlihat mencurigakan memiliki ciri ciri menggunakan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B. Sebagai contoh makanan mie basah dan tahu kalau menggunakan formalin maka bentuknya sangat kenyal dan memiliki bau menyengat. Sedangkan terasi kalau berwarna merah menyala maka itu menggunakan rhodamin B. Untuk boraks itu misalnya dijadikan tambahan agar kerupuk menjadi renyah. Memasukan zat kimia berbahaya itu pada makanan bisa memicu penyakit kanker.

“Memasukan zat berbahaya dengan sengaja pada pangan itu adalah tindak pidana. Itu ancaman hukumannya Rp 10 milyar dan kurungan penjara 2 tahun. Jadi jangan pernah menambahkan formalin, borak, pewarna tekstil atau Rhodamin B ke makanan,” pungkasnya. (*)

Berikan Pelayanan maksimal, Dit Samapta Polda Malut turun ke jln laksanakan pengaturan lalu lintas

0

REDAKSI. CO – Direktorat Samapta Polda Maluku Utara terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, personel Dit Samapta melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas di kawasan Perempatan Kampung Makassar Barat, Kota Ternate. (15/3)

Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi tersebut.

Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polda Maluku Utara dalam mewujudkan kehadiran polisi di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat. guna memastikan bahwa aktivitas warga berjalan dengan aman dan tertib, khususnya di titik-titik rawan kepadatan seperti perempatan Kampung Makassar Barat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran personel di lapangan merupakan bagian dari strategi preventif guna meminimalisir potensi gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas.

Polda Maluku Utara mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu tertib dalam berlalu lintas serta mendukung setiap upaya kepolisian dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Demi Hadir di Penutupan MTR ke XXIV, Muzakkir Manaf Rela Buka Puasa di Perjalanan

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pelaksanaan Musabaqah Tunas Ramadhan (MTR) ke XXIV yang sudah berlangsung sejak 12 Maret 2025 akan resmi di tutup pada Sabtu 15/3/2025 malam pada 23.00 wib oleh Gubernur Aceh Muzakkir Manaf.

Ketua harian Pramuka Aceh Cutbang Jufri mengatakan bahwa demi menghadiri penutupan acara ini, Mualem rela berbuka puasa dan melaksanakan shalat di perjalanan.

” Muallem bertolak dari Banda Aceh melalui jalur darat via gunung Geurutee sekitar pukul 17.30 wib,untuk menghadiri penutupan MTR ke XXIV di Meulaboh,ia rela berbuka di perjalanan” kata Cutbang Jufri.

Kehadiran orang nomor satu provinsi Aceh ini sangat di nantikan dalam acara penutupan MTR,sebuah ajang tahunan yang di gelar setiap bulan Ramadhan.

MTR bertujuan mempererat silaturrahmi dan sekaligus syiar Islam guna mendorong pengamalan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

MTR ke XXIV di Aceh Barat menjadi wadah bagi generasi muda dalam memperdalam nilai nilai Islam termasuk bidang tilawah Al-Quran dan juga seni islami.

Panitia penyelenggara dan masyarakat mengapresiasi dedikasi Mualem yang masih menyempatkan waktu di sela sela kesibukannya untuk menghadiri langsung acara tersebut.

Kehadiran Gubernur Aceh di harapkan dapat meningkatkan semangat dan antusias peserta dalam menambah ilmu agama di Aceh.****

Tarmizi.SP.MM.Target Satu Bulan Pelayanan RSU Cut Nyak Dhien Membaik

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi.SP.MM.menargetkan satu bulan kedepan akan memperbaiki mutu dan layanan Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien Meulaboh,Perbaikan layanan di awali dengan mengembalikan fungsi manajemen rumah sakit hingga pembenahan aset serta Administrasi secara menyeluruh.

” Target kita satu bulan ini .
,tim satgas ini akan bekerja satu bulan,tidak boleh lebih dari dua bulan, karena kita perlu segera ambil sikap ” kata Tarmizi usai pembentukan Satgas kendali mutu dan pelayanan kesehatan di aula Bappeda Aceh Barat pada Jum’at kemarin 14/3/2025.

Di dampingi Wakil bupati Said Fadhil SH, Tarmizi menegaskan , sebenarnya bisa saja ia mengambil sikap untuk pembenahan manajerial saat ini,tapi ia kuatir justru kebijakan itu keliru karena ada intervensi atau bisikan pihak luar.

Karena itu Pemkab Aceh Barat akan mengoptimalkan fungsi satgas ini mulai dari memetakan persoalan,hingga mencari titik permasalahan yang membuat RSUD Cut Nyak Dhien selama ini terkesan bekerja dibawah tekanan orang luar.

” Bisa saja kami ambil sikap tanpa ada satgas, nyawa manusia,kami kuatir nanti ada kebijakan tidak objektif atau bisikan kepentingan pribadi” tegasnya

Dalam pertemuan di Aula Bappeda,tim satgas juga melaporkan banyak persoalan dihadapi selama ini,salah satunya adalah dalam pengelolaan RS,ada campur tangan atau intervensi orang luar terhadap manajemen RS.

Dalam pertemuan itu, Tarmizi secara tegas menyampaikan tidak boleh lagi ada intervensi untuk manajemen dan pelayanan kesehatan dari siapapun, Pemkab Aceh Barat berkomitmen memperbaiki mutu pelayanan rumah sakit.

“Mendengar laporan tim satgas,hari ini sebenarnya sudah ketemu permasalahannya,karena itu Dinkes segera buatkan skema menyelesaikan ini, harus cepat ” tegas Tarmizi didalam forum itu.

Salah satu contoh kasus viral di RSUD Cut Nyak Dhien selama ini adalah kurangnya kepercayaan,dan pasilitas,sehingga pasien warga Aceh Barat berobat ke Nagan Raya, beberapa tim satgas melapor salam pertemuan itu, bahwa kondisi itu memang benar adanya, namun tidak jelas permasalahannya apa.

Padahal pasilitas alat kesehatan di rumah sakit cukup banyak,bahkan ada yang terbengkalai,meski nilainya milyaran rupiah,penyebabnya karena orientasi selama ini proyek pengadaan barang di RS, sementara SDM yang mengimbangi tidak ada.

Pertemuan ini di hadiri oleh Sekda,sejumlah kepala SKPD,komisi D , DPRK, serta Tenaga ahli yang sekaligus Tim satgas.****

Mahabbatul Qulub Bantu 50 Juta untuk Anak Yatim Dan Piatu

0
Photo pengursu mesjid Mahabbatul Qulub dengan anak Yatim dan Piatu

Painan. REDAKSI.CO-.Pengurus Masid Raya Mahabbatul  Qulub Nagari Siguntur Kecamatan Koto Xi Tausan Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi  Sumatera Barat. Salurkan  bantuan  dana untuk  anak yatim dan piatu lebih 50 juta rupiah (12/3/2025).

Pemberian  dana  santunan untuk  anak yatim dan piatu pada tahun ini ada peningkatan dibanding pada tahun sebelum. dikatakan Ketua Mesjid Mahabatul Qulub Otriya.S, Imam Tan Ameh S.Hut.  Tahun sebelumnya dana santuanan bagi anak yatim mendapat uang  sebanyak Lima Ratus Ribu Rupiah sedangkan untuk anak piatu mendapat santunan sebanyak Empat Ribu Ribu Rupiah.

Sedangkan  di tahun ini ada peningkatan jumlah  nominal dana santunan yang diterima  anak yatim dan anak piatu. Masing masing mereka mendapatkan batuan santunan sebanyak enam ratus ribu rupiah. hal ini kami lakukan sesuai  saran dari badan penasehat mesjid Drs H Mizwar luar yang beliau salah satu ulama nagari Siguntur yang saat ini dipercaya menjadi ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN ) Siguntur.

Mengenai  jumlah infak  anak yatim dan piatu yang terkumpul  tahun ini sebanyak  Lima Puluh Tiga  Juta Rupiah. Dan jumlah anak yatim dan piatu tahun ini, dari data yang masuk kemesjid  sebanyak 89 orang . Berarti ada penambahan sebanyak 4 orang dari tahun sebelumnya  yaitu  piatu sebanyak 85 orang .

Dalam penutup sambutanya Ketua Mesjid Mahabbatul  Qulub Otriya.S  Imam Tan Amah S..Hut mengajak  anak yatim dan piatu berserta jemaah yang hadir  untuk berdoa kepada Allah semoga tahun depan bantuan untuk anak yatin dan piatu mendapat  lebih banyak lagi dari hari ini aamiin ya rabbal alamiin. (ot)

Photo pengursu mesjid Mahabbatul Qulub dengan anak Yatim dan Piatu

Bos Ronsokkan Melaporkan Tekanan dari Kades dan Anggota Polisi ke Propam Polda Sumsel

0

 

Redaksi.co, Lais, [13/8/2025] – Setelah mendapat tekanan dari Kepala Desa (Kades) Teluk Kijing 3 dan 4 orang personil anggota polisi yang bertugas di Polsek Lais, Bos Ronsokkan telah melaporkan hal ini ke Propam Polda Sumatera Selatan.

Dalam melaporkan peristiwa tersebut, Bos Ronsokkan didampingi oleh kuasa hukumnya, Adv. Eldo Rado dan partner. Mereka berharap dengan melaporkan hal ini ke Propam Polda Sumsel, maka permasalahan tersebut dapat segera diselesaikan dan tidak mempengaruhi keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

“Kami berharap Propam Polda Sumsel dapat menindaklanjuti laporan ini dan mengambil tindakan yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan ini,” kata Adv. Eldo Rado, kuasa hukum Bos Ronsokkan.

Dalam laporan tersebut, Bos Ronsokkan mengungkapkan kronologi peristiwa tekanan yang dialaminya. Mereka berharap agar permasalahan tersebut dapat segera diselesaikan dan tidak mempengaruhi keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

Sementara itu, Propam Polda Sumsel belum memberikan komentar resmi terkait laporan tersebut. Namun, warga setempat berharap agar permasalahan tersebut dapat segera diselesaikan dan tidak mempengaruhi keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.  (Alam s)

Bupati Aceh Barat,Media Punya Andil Penting Atas Keberhasilan Pembangunan di Aceh Barat

0

Aceh Barat Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi.SP.MM didampingi Wakil Bupati Said Fadhil.SH mengatakan,peran media adalah kunci keberhasilan pembangunan di Aceh Barat,Ia mengajak media untuk bersama sama memberikan masukan, saran dan pendapat membangun terkait program program prioritas di masa kepemimpinannya.

Ini di sampaikan Tarmizi pada saat kegiatan buka puasa bersama pada acara Silaturahmi dengan awak media dan anak yatim di pendopo Bupati pada Jumat 14/3/2025.

Menurut dia,dimasa kepemimpinannya bersama wakil bupati,akan fokus pada program program yang lebih mengarah pada masyarakat banyak,Kami berdua akan fokus membenahi berbagai sektor pembangunan untuk kepentingan masyarakat,baik perbaikan Infrastruktur maupun kesejahteraan masyarakat,dan juga pelayanan kesehatan yang lebih baik “kata dia.

Disamping itu kata dia ,Kami akan menjalankan pemerintahan secara Profesional dan tidak ada unsur politis, semua di jalankan sesuai aturan yang berlaku

Tarmizi juga menyinggung bahwa di Kepemimpinan mereka berdua,Tidak ada dendam politik, politik,kata dia ,bukan membicarakan masa lalu,tapi bagaimana semua pihak untuk merancang kedepan pemerintahan dan prioritas pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan optimal, terukur dan terarah agar lebih baik lagi kedepan “ucapnya

Untuk itu kami mengajak para awak media untuk sama sama kita bangun Aceh Barat yang lebih baik,sebab peran media sangat penting dalam membawa arah pembangunan di Kabupaten Aceh Barat yang lebih baik lagi” Pungkasnya.

Prioritas Utama Dalam Meningkatkan Kualitas Hidup, Berikut Langkah Dan Hal Yang Disampaikan

0

Redaksi.co | Palembang,-. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Gubernur Sumsel H Herman Deru dengan didampingi Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel Ir Basyaruddin Akhmad, M.Sc menghadiri serta melakukan secara resmi launching program gerak cepat perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Sanitasi Tahun 2025.

Adapun kegiatan ini sendiri dilaksanakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumsel, dan kegiatan ini sendiri dipusatkan di Jalan Radial Lorong Bungur Kelurahan 24 Ilir Kecamatan Bukit Kecil Kota Palembang, Kamis (14/3/2025).

Dikatakan Gubernur Sumsel H Herman Deru, pada kesempatan ini, kami atas nama Pemprov Sumsel mengucapkan selamat datang dan terima kasih serta penghargaan yang sebesar-besarnya kepada semua tamu undangan yang telah berkenan hadir pada acara ini. Melalui sinergi antara Program Asta Cita, salah satunya program 3 Juta rumah dan Visi-Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, di harapkan dapat memastikan bahwa pembangunan perumahan tidak hanya berfokus pada jumlah rumah yang dibangun.

“Tetapi juga pada kualitas hidup masyarakat, pemerataan pembangunan, dan keadilan bagi Masyarakat yang membutuhkan. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Tempat tinggal yang layak dan terjangkau merupakan hak dasar setiap warga negara,” ujarnya.

Kemudian, disamping itu pembangunan perumahan diharapkan juga dapat memberikan kontribusi penguatan pertumbuhan ekonomi. Oleh sebab itu, pemerintah harus hadir dalam memberikan perumahan yang terjangkau dan sanitasi yang layak bagi Masyarakat yang membutuhkan. Sejalan dengan arah Program Prioritas Pemprov Sumsel di tahun 2025, diantaranya Penanganan Kemiskinan Ekstrem, maka Pemprov Sumsel.telah berkolaborasi dengan berbagai stakeholder pembangunan

“Mulai dari Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota/Desa, Badan Usaha Milik Daerah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMD/BUMN.).Upaya kolaborasi tersebut salah satunya dalam bentuk Launching Gerak Cepat Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Sanitasi yang kita laksanakan pada hari ini,” ungkapnya

Dilanjutkannya, semoga dengan dilaksanakannya acara ini, menjadi awal bagi kita bersama-sama memulai langkah besar menyatukan tekad untuk memajukan Sumsel melalui program-program positif yang langsung dirasakan masyarakat. Saya yakin, dengan sinergi dan kerjasama kita semua, kita dapat meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat demi terwujudnya Sumatera Selatan Maju Terus Untuk Semua. Tentunya hal ini kita lakukan untuk mendukung salah satu Program Asta Cita Presiden yaitu “Program 3 Juta Rumah”.

“Program ini sangat selaras dengan program Gubernur dan wakil Gubernur Sumsel yaitu “Menjamin Rumah Murah dan Sanitasi Untuk Masyarakat Desa dan Rakyat Yang Membutuhkan” dan “Melanjutkan Pembangunan Infrastruktur Desa, dan Menyediakan Rumah Murah Ber Sanitasi Baik Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR),” katanya.

Menurut Kepala Disperkim Provinsi Sumsel Ir. H. Novian Aswardani, S.T., M.M., IPM., ASEAN.Eng, di dalam pelaksanaan launching gerak cepat perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Sanitasi Tahun 2025 di Provinsi Sumsel di latar belakangi oleh di mana yang seperti yang kita ketahui, saat ini terjadi perkembangan zaman dan peningkatan mobilitas masyarakat, kondisi ini berpengaruh terhadap peningkatan jumlah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Jumlah Permukiman Kumuh dan Jumlah RTLH serta tingginya angka Backlog.

“Visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel tahun 2025-2030 selaras dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia (RI) yaitu meningkatkan pembangunan infrastruktur yang terintegrasi antar kabupaten/kota dan pelayanan dasar yang berkualitas,” ucapnya.

Masih dilanjutkannya, salah satu yang menjadi prioritas utama adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang merata dan terintegrasi di wilayah Sumsel. Dalam upaya mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan guna terwujudnya “Sumsel Maju Terus Untuk Semua” salah satu bentuk dukungan Provinsi Sumsel terhadap Pelaksanaan Program Pemerintah Pusat terkait pembangunan 3 Juta Rumah antara lain adalah Perbaikan RTLH dan Sanitasi.

“Launching Gerak Cepat Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni dan Sanitasi ini, merupakan program yang diinisiasi Oleh Gubernur Provinsi Sumsel, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar dapat memiliki rumah yang layak huni, baik dari sisi prasarana, sarana, dan utilitas umum,” imbuhnya

Masih disampaikannya, menindaklanjuti program 3 juta rumah , Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman telah menetapkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Nomor 03.HK/KPTS/Mn/2024, Nomor 3015/KPTS/M/2024 dan Nomor 600.10-4849 Tahun 2024 tanggal 25 November 2024 tentang Dukungan Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan Tiga Juta Rumah.

“Dalam menindaklanjuti Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 menteri tersebut, Provinsi Sumatera Selatan telah menerbitkan Surat Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Nomor 600.2.5/4391/DPKP.III/2024 tanggal 13 Desember 2024 sebagai Arahan ke Bupati/Walikota di Sumatera Selatan perihal Dukungan Percepatan Pelaksanaan Program Tiga Juta Rumah,” bebernya.

Padangsidimpuan dikepung Banjir

0

REDAKSI.CO | Padangsidimpuan Intensitas hujan tinggi yang mengguyur kota padangsidimpuan beberapa hari ini mengakibatkan banjir dan longsor dibeberapa wilayah.

Luapan Sungai Batang Ayumi menyebabkan hampir seluruh Daerah Aliran Sungai (DAS) di kota ini terendam air.

Beberapa titik terdampak parah di antaranya kawasan Kantin, Jembatan Virgo, hingga Jembatan Sihitang. Hingga Jumat pagi (14/3/2025), genangan air masih tinggi dan terus meresahkan warga.

Hingga saat ini, tim SAR dan relawan telah dikerahkan untuk membantu evakuasi warga yang terjebak banjir. Pemerintah setempat juga diharapkan segera mengambil langkah-langkah mitigasi guna mencegah bencana serupa terulang di masa depan.Warga yang terdampak berharap ada bantuan segera, baik dalam bentuk logistik maupun tempat pengungsian sementara.

Selain banjir, bencana alam lain juga melanda Kota Padangsidimpuan, yakni tanah longsor yang terjadi di Jalan Lintas Sumatera. Petugas gabungan dari BPBD, TNI-Polri, serta unsur pemerintah saat ini tengah berusaha membersihkan material longsor yang menghalangi jalan tersebut.