Senin, Maret 23, 2026
Beranda blog Halaman 59

PLT Kepala SDN 01 Ambulu Bantah Keras Dugaan Pengangkatan Honorer

0
0-4064x3074-0-0#

Jember, redaksi.co – Dugaan pengangkatan tenaga honorer di SDN 01 Ambulu memang dibantah oleh Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah, Siti Yuliana Margareta, S.Pd. Namun, bantahan tersebut justru membuka serangkaian persoalan administratif yang kini menjadi sorotan.

Saat dikonfirmasi awak media pada Rabu, 04 Januari 2026, Yuliana menegaskan bahwa Lathifa Aly, S.Pd bukan tenaga honorer, melainkan relawan pengajar sukarela yang tidak memiliki status kepegawaian resmi.

“Lathifa Aly, S.Pd adalah relawan sukarela, bukan honorer,” tegas Yuliana.

Meski demikian, fakta di lapangan menunjukkan bahwa nama Lathifa berulang kali tercantum dalam dokumen kegiatan resmi sekolah, termasuk daftar petugas upacara yang digabung bersama nama guru berstatus PPPK dan ASN. Tidak hanya itu, nama yang sama juga tercatat dalam daftar tugas kegiatan sekolah, salah satunya Lomba Mewarnai TK B SDAMSA Fun Fest 2026.

Pencantuman tersebut menjadi persoalan serius, mengingat dokumen-dokumen tersebut ditandatangani langsung oleh PLT Kepala Sekolah, sehingga secara administratif dapat ditafsirkan sebagai pengakuan formal atas status dan kewenangan yang bersangkutan.

Yuliana mengakui bahwa Dinas Pendidikan tidak mengetahui keterlibatan Lathifa dalam daftar pembina upacara maupun dokumen kegiatan lainnya. Fakta ini menimbulkan pertanyaan mendasar, bagaimana mungkin nama seorang relawan tercantum dalam dokumen resmi tanpa pemberitahuan dan persetujuan dinas terkait ?

Lebih lanjut, Yuliana menyatakan bahwa keterlibatan Lathifa hanya sebatas pengajar inklusi dan pembina upacara secara sukarela. Namun, keterlibatan berulang dalam berbagai kegiatan resmi sekolah justru menunjukkan pola penggunaan relawan yang menyerupai peran tenaga pendidik aktif, tanpa dasar hukum dan payung administrasi yang jelas.

Kondisi ini mengindikasikan adanya kelalaian serius dalam tata kelola administrasi sekolah, khususnya dalam pemisahan antara tenaga pendidik resmi dan relawan. Kesalahan tersebut berpotensi menimbulkan penafsiran publik yang menyesatkan, sekaligus membuka ruang dugaan pelanggaran prosedur kepegawaian di lingkungan pendidikan dasar.

Meski menegaskan bahwa tidak pernah ada pengajuan, rekomendasi, maupun proses pengangkatan honorer baru, Yuliana tidak menampik bahwa pencantuman nama relawan dalam dokumen resmi telah memicu polemik dan kegaduhan publik.

“Tidak pernah ada pengangkatan honorer baru di SDN 01 Ambulu,” ulang Yuliana.

Kasus ini menjadi peringatan keras akan pentingnya ketelitian, transparansi, dan kepatuhan terhadap aturan administrasi, terutama di tengah kebijakan nasional yang secara tegas membatasi pengangkatan tenaga honorer di satuan pendidikan.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya meminta klarifikasi dari pihak Dinas Pendidikan setempat terkait mekanisme pencantuman nama relawan dalam dokumen resmi sekolah serta batasan keterlibatan relawan dalam kegiatan pendidikan formal.

Reporter: Sofyan

Estafet Kepemimpinan Polres Purworejo: Kasat Reskrim dan Kasat Binmas Resmi Berganti

0

PURWOREJO | Redaksi.co – Di bawah siraman cahaya matahari pagi yang menyimbolkan semangat baru, halaman Mapolres Purworejo menjadi saksi bisu bergulirnya roda organisasi Kepolisian Republik Indonesia. Pada Rabu (04/02), Kapolres Purworejo, AKBP Windy Syafutra, memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) untuk dua posisi strategis: Kasat Reskrim dan Kasat Binmas.

​Upacara ini bukan sekadar prosesi administratif, melainkan ritual estafet tanggung jawab demi keberlanjutan pelayanan publik. Berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Jateng tertanggal 20 Januari 2026.

Berikut adalah perincian mutasi jabatan tersebut:

  • Kasat Reskrim: AKP Catur Agus Yudo Praseno, S.H., M.H., resmi melepas jabatannya untuk mengemban amanah baru sebagai Kasat Reskrim Polres Sragen. Tongkat komando kini beralih kepada AKP Dwiyono, S.H., M.H., yang sebelumnya bertugas di Polresta Surakarta.
  • Kasat Binmas: IPTU Damara Wibowo, S.Tr.K., S.I.K., hadir membawa energi muda untuk mengisi posisi Kasat Binmas, menggantikan AKP Sarbini yang telah menuntaskan masa baktinya (purna tugas) sebagai insan Bhayangkara.

Dalam amanatnya, AKBP Windy Syafutra menekankan bahwa mutasi adalah dinamika alamiah organisasi, namun nilai-nilai dasar kepolisian tidak boleh luntur.

​”Mutasi adalah hukum alam dalam sebuah organisasi, namun integritas adalah pilihan yang harus tetap dijaga ke mana pun kaki melangkah,” tegas AKBP Windy di hadapan para personel.

Beliau juga memberikan apresiasi mendalam kepada pejabat lama, khususnya AKP Catur, atas dedikasinya selama bertugas di Bumi Purworejo. Sementara itu, bagi pejabat baru, Kapolres memberikan tantangan untuk langsung terjun ke lapangan.

“Saya tidak meminta Anda untuk menjadi sempurna, tapi saya menuntut Anda untuk selalu hadir dan menjadi solusi bagi masyarakat. Segera beradaptasi, karena tantangan keamanan tidak akan menunggu kita siap,” tambahnya lugas.

​Upacara ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), Kapolsek, personel Polres, serta perwakilan Pengurus Bhayangkari Cabang Purworejo.

​Melalui penyegaran kepemimpinan ini, Polres Purworejo kembali meneguhkan komitmennya untuk menjaga stabilitas keamanan dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga masyarakat. (*)

Sumber: Humas Polres Purworejo

Redaksi Penyelaras: Wahidun

Lapas Banyuwangi Deklarasikan Pembangunan Zona Integritas, Siap Raih Predikat WBBM

0

BANYUWANGI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi resmi memulai langkah besar dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih. Bertempat di Aula Sahardjo, jajaran Lapas Banyuwangi menggelar Deklarasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) yang ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Rabu (04/02).

Kegiatan strategis ini diikuti oleh seluruh pegawai sebagai bentuk konsistensi setelah sebelumnya pada tahun 2023 lalu, Lapas Banyuwangi sukses meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Kini, dengan semangat yang lebih kuat, Lapas di ujung timur Pulau Jawa ini bersiap meningkatkan standar pelayanan dan integritas demi meraih predikat tertinggi, yakni WBBM.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, yang memimpin langsung pelaksanaan penandatanganan tersebut menegaskan bahwa komitmen ini bukan sekadar seremonial di atas kertas. Ia meminta seluruh jajarannya untuk mengimplementasikan poin-poin komitmen tersebut dengan sebaik-baiknya dalam tugas sehari-hari.

“Predikat WBK telah kita raih, namun tantangan selanjutnya jauh lebih besar, yaitu WBBM. Tekad untuk meraih WBBM ini bukan milik pimpinan saja, melainkan milik kita bersama,” ujar Wayan dalam arahannya.

Wayan menekankan agar seluruh pegawai tidak memandang WBBM hanya sebagai pencapaian administratif atau formalitas belaka. Menurutnya, esensi dari ZI adalah adanya perubahan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat maupun warga binaan. Ia menginstruksikan agar komitmen tersebut diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan dampak positif.

“Hasil memang penting, tetapi bukan merupakan tujuan akhir. Proses dalam mencapai tujuan itulah yang perlu kita perhatikan secara mendalam” tegasnya.

Lebih lanjut, Wayan mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan Zona Integritas bukan hanya beban bagi Tim Kelompok Kerja (Pokja), melainkan tanggung jawab kolektif. Setiap individu di dalam organisasi memiliki peran krusial dalam menjaga marwah instansi.

“Tentu sangat penting seorang pimpinan harus menjadi role model atau teladan bagi bawahannya dalam menjunjung tinggi nilai-nilai integritas,” pungkasnya.

Polda Malut Kerahkan Unit K9 Bantu Pencarian Warga Hilang di Hutan Desa Kusu

0

REDAKSI.CO – Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Maluku Utara menerjunkan personel Unit Satwa (K9) untuk memperkuat operasi pencarian di hari kedua seorang warga lanjut usia yang dilaporkan hilang di kawasan hutan Desa Kusu, Kecamatan Oba Utara. Selasa, (3/1).

​Korban yang diketahui bernama Landi Landia (69), warga Desa Kusu, dilaporkan belum kembali sejak tanggal 24 Januari 2026.

Mengingat medan pencarian yang meliputi area perkebunan dan hutan, kepolisian memutuskan untuk melibatkan anjing pelacak guna mendeteksi keberadaan korban.

​Direktur Samapta Polda Maluku Utara, Kombes Pol Agus Setyo Herman, S.I.K., M.A.P., menjelaskan bahwa pelibatan Unit K9 ini merupakan upaya maksimal kepolisian dalam mendukung tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, dan relawan masyarakat.

​”Kami telah mengirimkan satu ekor anjing pelacak terlatih, yakni K9 Jors, yang memiliki spesialisasi dalam pelacakan (tracking). Fokus utamanya adalah menyisir area hutan dan kebun yang diduga menjadi lokasi terakhir korban beraktivitas,” ujarnya.

​Identitas warga yang masih dalam pencarian adalah sebagai berikut:

• ​Nama: Landi Landia

• ​Umur: 69 Tahun

• ​Jenis Kelamin: Laki-laki

• ​Alamat: Desa Kusu, Kec. Oba Utara

​Kombes Pol Agus menambahkan bahwa kemampuan penciuman K9 diharapkan dapat menemukan jejak spesifik atau barang milik korban yang mungkin terlewat oleh pengamatan visual manusia, sehingga dapat mempersempit radius pencarian.

​”Tim K9 akan terus bekerja secara intensif bersama tim gabungan di lapangan. Kami berkomitmen untuk terus membantu pencarian hingga batas waktu operasi yang ditentukan atau hingga korban berhasil ditemukan,” tegas Dir Samapta.

​Hingga saat ini, proses pencarian masih terus berlangsung dengan menyusuri titik-titik rawan di sekitar lokasi hilangnya korban.

Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban juga diimbau untuk segera melapor kepada petugas terdekat.

Jaga Kelestarian Laut, Polairud Marnit Morotai Bersama Nelayan Gelar Aksi Bersih Pesisir  

0

REDAKSI. CO  –  Personel Polairud Polda Maluku Utara Markas Unit (Marnit) Morotai bersama masyarakat nelayan melaksanakan Program Sapu Bersih Sampah Laut di Pelabuhan Perikanan Desa Tilei, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Selasa (3/2/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan laut sekaligus mendukung upaya pelestarian ekosistem pesisir.

Dalam pelaksanaannya, personel Polairud bersama para nelayan membersihkan sampah di sekitar area pelabuhan dan perairan pesisir. Sampah yang didominasi oleh plastik berhasil dikumpulkan sebanyak 38 kantong.

Direktur Polairud Polda Malut, Kombes Pol Azhari Juanda, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kepolisian dalam menjaga kelestarian lingkungan laut serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan perairan.

Menurut Azhari, laut memiliki peran penting sebagai sumber penghidupan masyarakat, khususnya bagi nelayan. Oleh karena itu, kebersihan laut menjadi tanggung jawab bersama agar ekosistem tetap terjaga dan sumber daya laut dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat pesisir untuk tidak membuang sampah ke laut serta terus berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Tunggu Aku Sukses Nanti” Hadir Sebagai Cermin Keluarga Indonesia, Film Lebaran 2026 Paling Relate Tahun Ini

0

Jakarta,Redaksi.Co— Rapi Films resmi memperkenalkan film Lebaran terbarunya bertajuk Tunggu Aku Sukses Nanti melalui perilisan official trailer dan poster pada Selasa (3/2/2026) bertempat di Bioskop XXI Plaza Senayan Jakarta Selatan.

Film karya sutradara Naya Anindita ini dipastikan menjadi salah satu tontonan utama Lebaran 2026 karena mengangkat realita sosial yang sangat dekat dengan kehidupan keluarga Indonesia.

Mengusung kisah tentang Arga, anak laki-laki pertama dalam sebuah keluarga, film ini menggambarkan perjuangan seorang anak menghadapi tekanan sosial saat menapaki jalan menuju kesuksesan.

Karakter Arga diperankan oleh Ardit Erwandha, yang harus berhadapan dengan pertanyaan-pertanyaan klise namun menyakitkan yang selalu muncul setiap Lebaran: kapan kerja, kapan nikah, kapan sukses—pertanyaan sederhana yang kerap berubah menjadi beban mental.

Trailer resmi Tunggu Aku Sukses Nanti membawa penonton masuk ke ruang makan keluarga saat Lebaran, ruang yang tampak penuh kehangatan, tetapi menyimpan tekanan psikologis yang sering tak terlihat.

Film ini dengan jujur membedah realitas silaturahmi keluarga yang tidak selalu nyaman bagi mereka yang belum memenuhi ekspektasi sosial.

Lapisan emosional film semakin kuat dengan kehadiran original soundtrack (OST) dari grup band Perunggu, yang memperdalam rasa empati terhadap perjalanan batin Arga. Sementara itu, official poster film ini menampilkan suasana kumpul keluarga yang hangat di momen Lebaran, menjadi simbol kontras antara kebersamaan dan tekanan batin yang dialami tokoh utama.
Tak hanya menyentuh sisi emosional, Tunggu Aku Sukses Nanti juga menghadirkan unsur hiburan segar lewat kehadiran para komika ternama seperti Arie Kriting dan Yono Bakrie, yang menyuntikkan elemen komedi dalam narasi yang reflektif dan humanis.

Film ini ditulis oleh Evelyn Afnilia dan diproduseri oleh Sunil Samtani, dengan jajaran pemain pendukung bertabur bintang, di antaranya Adzana Ashel, Lulu Tobing, Ario Wahab, Maudy Efrosina, Fita Anggriani, Reza Chandika, Niniek L. Karim, Ayu Laksmi, Renitasari Adrian, Jamie Aditya, Afgan, Sarah Sechan, Marcella FP, Petra Gabriel Michael, Gusty Pratama, Rudy Kawilarang, Mitchel Surjadi, Ziyan, serta Arie Kriting dan Yono Bakrie. Film ini juga akan menampilkan sejumlah cameo dari bintang A-list yang disiapkan sebagai kejutan spesial bagi penonton.

Produser Sunil Samtani menyampaikan bahwa Lebaran 2026 menjadi momentum penting bagi Rapi Films karena kembali mempertemukan dua kreator sukses, Naya Anindita dan Evelyn Afnilia, yang sebelumnya telah melahirkan film-film Lebaran dengan jutaan penonton.

“Film ini adalah potret jujur kehidupan keluarga Indonesia. Ceritanya dekat, sensible, dan sangat relevan dengan realitas sosial yang kita hadapi sehari-hari,” ujar Sunil Samtani.

Sementara itu, Naya Anindita menegaskan bahwa Tunggu Aku Sukses Nanti bukan sekadar film hiburan, tetapi refleksi sosial, “Ini bukan hanya tentang Arga, tapi tentang jutaan anak muda Indonesia yang tumbuh di tengah tuntutan keluarga dan ekspektasi sosial. Kami ingin menghadirkan cerita yang hangat, jujur, dan membumi,” ungkapnya.

Dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada Lebaran 2026, Tunggu Aku Sukses Nanti diprediksi menjadi film keluarga yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menyentuh, menguatkan, dan menyadarkan bahwa setiap orang memiliki waktunya masing-masing untuk berhasil.

Cegah Gangguan Kamtibmas, Personel Operasi Pekat Patroli di Pasar Galala Sofifi

0

REDAKSI.CO – Personel Operasi Pekat Kie Raha I Tahun 2026 Polda Maluku Utara menggelar patroli di Pasar Galala, Sofifi, Maluku Utara, Selasa (3/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

Patroli menyasar area pasar dan sekitarnya yang ramai dikunjungi masyarakat. Personel melakukan pemantauan aktivitas pedagang dan pengunjung, sekaligus memberikan imbauan agar tetap menjaga ketertiban serta tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

Kepala Tim Patroli Samapta, AKP Nyong Husain, mengatakan kegiatan Patroli ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menekan penyakit masyarakat.

Menurut dia, pasar menjadi salah satu lokasi yang rawan terjadinya tindak pidana apabila tidak dilakukan pengawasan secara rutin.

“Patroli ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta mencegah potensi gangguan kamtibmas, seperti peredaran minuman keras, premanisme, maupun tindak kriminal lainnya,” kata Nyong.

Ia menambahkan, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Jaga Kamtibmas, Polsek Pulau Bacan Tindak Pembuatan Cap Tikus di Perkebunan Warga  

0

REDAKSI. CO – Dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, Personel Polsek Pulau Bacan melakukan pencegahan dan pemberantasan peredaran minuman keras (Miras) dalam Operasi Pekat Kie Raha 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, (2/2/2026), di wilayah hukum Polsek Pulau Bacan. Operasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Pulau Bacan, Ipda Nizham Tsauban Fudhail, S.Tr.K, M.H, bersama dengan personel Polsek.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, petugas melakukan penyisiran di lokasi yang diduga sebagai tempat pembuatan minuman keras tradisional, cap tikus, di area perkebunan desa Sawadai, Kec. Bacan Selatan.

Lebih lanjut, dari hasil penyisiran, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa bahan baku minuman keras yang masih dalam proses pembuatan.

Adapun barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian (TKP) berupa tiga jerigen 25 liter yang berisi saguer (air enau) dengan total 75 liter dan satu drum besi 200 liter yang digunakan untuk memasak saguer. Total 275 liter bahan baku minuman keras ditemukan.

Kapolsek Pulau Bacan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan damai.

Selain itu, Ipda Nizham mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan

Terakhir, melalui Operasi Pekat Kie Raha 2026, Polsek Pulau Bacan berkomitmen akan terus mengambil langkah-langkah preventif dan penegakan hukum secara humanis demi terciptanya rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Polres Langkat Luruskan Narasi Viral Dugaan Galian C di Bahorok: Tidak Ada Penghadangan, nis

0

Langkat -redaksi.co

Polres Langkat memberikan klarifikasi tegas terkait beredarnya unggahan di media sosial TikTok yang menarasikan adanya dugaan konflik dan penghadangan antara Tim Tipidter Polres Langkat dengan oknum Polsek Bahorok saat penanganan dugaan aktivitas galian C ilegal di wilayah Kecamatan Bahorok.

Dalam unggahan tersebut disebutkan seolah-olah terjadi “drama memalukan” serta adanya dugaan oknum Polsek Bahorok menjadi beking aktivitas galian C. Menanggapi hal tersebut, Polres Langkat menegaskan bahwa narasi tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Polres Langkat memastikan tidak pernah terjadi penghadangan maupun konflik antara personel Polres Langkat dan Polsek Bahorok sebagaimana yang dinarasikan dalam unggahan media sosial tersebut. Momen yang disebut sebagai penghadangan sejatinya merupakan bagian dari proses penengahan dan mediasi di lapangan yang dilakukan personel kepolisian untuk menjaga situasi tetap aman, kondusif, dan terkendali.

Berdasarkan fakta di lapangan, sebelumnya memang sempat terdapat aktivitas alat berat excavator yang melakukan kegiatan galian C di wilayah pantai, dengan pengambilan material dari aliran Sungai Wampu. Aktivitas tersebut dinilai warga telah mendekati lahan pertanian masyarakat Dusun 4 Pantai Sampah, Desa Tanjung Lenggang, Kecamatan Bahorok, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya abrasi dan pengikisan lahan pertanian warga.

Atas kondisi tersebut, masyarakat setempat menghentikan aktivitas alat berat dan meminta pihak pengusaha untuk mengembalikan alur sungai ke kondisi semula. Proses ini kemudian ditengahi oleh personel Polsek Bahorok bersama Tim Polres Langkat sebagai langkah preventif guna mencegah potensi gesekan antara masyarakat dan pihak pengusaha.

Pada fase penengahan inilah muncul persepsi keliru di media sosial yang menarasikan seolah-olah terjadi penghadangan terhadap Tim Polres Langkat. Padahal, tindakan tersebut merupakan langkah humanis, profesional, dan sesuai prosedur dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Berdasarkan pengecekan langsung di lokasi pada Selasa, 27 Januari 2026, petugas tidak menemukan lagi aktivitas galian C yang sedang berlangsung. Meski demikian, Polres Langkat menegaskan bahwa penanganan perkara tidak berhenti sampai di situ.

Sebagai bentuk komitmen penegakan hukum, Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Langkat melakukan pengembangan lanjutan. Pada 29 Januari 2026, petugas menemukan satu unit excavator yang diduga digunakan dalam aktivitas galian C tersebut, yang disimpan di sebuah gudang di wilayah Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai. Selain itu, dua orang yang diduga terkait turut diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Hingga kini, proses pendalaman masih terus berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa Polres Langkat tidak akan menutup mata terhadap setiap laporan masyarakat, termasuk informasi yang berkembang di media sosial.

“Setiap informasi kami sikapi secara profesional dan berlapis. Kami melakukan klarifikasi, pengecekan lapangan, mediasi untuk mencegah konflik, hingga pengembangan dan penegakan hukum berdasarkan fakta. Tidak ada pembiaran, tidak ada konflik internal, dan seluruh personel Polres Langkat solid,” tegas Kapolres, Selasa (3/2/2026).

Kapolres juga menekankan bahwa pendekatan persuasif dan humanis merupakan bagian penting dalam penegakan hukum, khususnya ketika menyangkut kepentingan masyarakat dan potensi gangguan kamtibmas.

“Kepolisian hadir bukan hanya untuk menindak, tetapi juga untuk mencegah konflik, menjaga ketertiban, dan melindungi masyarakat. Oleh karena itu, setiap langkah kami lakukan secara terukur, transparan, dan sesuai prosedur,” tambahnya.

Polres Langkat mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang tidak utuh di media sosial. Apabila menemukan dugaan aktivitas ilegal maupun gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Langkat, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui Call Center Polri 110 yang aktif 24 jam, atau melalui saluran resmi Polres Langkat. Polres Langkat berkomitmen menjaga transparansi, keamanan, dan kepercayaan publik dalam setiap penanganan laporan masyarakat.

M.ilyas

Hadiri Rakornas Pusat–Daerah, Budi Azhar Ketua DPRD Sukabumi : Dukung Penuh Kebijakan Nasional

0

Redaksi.co, Sukabumi || Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.IP, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sukabumi menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Senin (2/2/2026).

Rakornas yang mengusung tema “Pusat Memandu, Daerah Melaju, Indonesia Berdikari” tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, khususnya dalam penyelarasan kebijakan serta pelaksanaan program-program prioritas nasional.

Kegiatan nasional ini secara resmi dibuka oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa Indonesia kini berada pada posisi yang semakin mandiri dan berdaulat sebagai sebuah bangsa.

“Kita sudah bisa mengatakan bahwa Indonesia sekarang berdiri di atas kaki kita sendiri. Apapun perbedaan kita—suku, ras, agama, maupun pandangan politik—kita tetap satu keluarga besar Indonesia. Saya dipilih untuk bekerja bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegas Presiden Prabowo.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyampaikan bahwa kehadiran DPRD dalam Rakornas ini merupakan bentuk nyata komitmen untuk mendukung kebijakan nasional agar dapat diimplementasikan secara optimal di daerah.

Ia menekankan bahwa kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang efektif, berkelanjutan, serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Melalui Rakornas ini, DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan kesiapan untuk bersinergi dan mendukung kebijakan nasional, agar pelaksanaannya di daerah berjalan searah dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor, sekaligus menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi pembangunan nasional menuju Indonesia yang mandiri, maju, dan berdaulat.