Beranda blog Halaman 56

Hari Ke-11 TMMD Reguler 129, Jalan Harapan Warga Watuduwur Kian Nyata

0

Hari Ke-11 TMMD Reguler 129, Jalan Harapan Warga Watuduwur Kian Nyata

Purworejo – Memasuki hari ke-11 pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo, pembangunan sasaran utama berupa jalan rabat beton di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, terus menunjukkan kemajuan yang signifikan. Jalan sepanjang 1.392 meter yang menjadi akses penting bagi masyarakat kini semakin terlihat wujudnya, Sabtu (25/7/2026).

 

Dengan semangat gotong royong yang tak pernah surut, anggota Satgas TMMD bersama masyarakat setiap hari bekerja keras menyelesaikan pengecoran jalan yang nantinya akan memberikan manfaat besar bagi mobilitas dan peningkatan perekonomian warga. Kehadiran jalan yang lebih baik diharapkan mampu membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

 

Berbagai tantangan di lapangan, mulai dari medan yang cukup sulit hingga cuaca yang berubah-ubah, tidak menyurutkan semangat para personel Satgas TMMD. Justru, hal tersebut menjadi motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Desa Watuduwur.

 

Danramil 10 Bruno, Kapten Inf Eko Setiawan, menyampaikan bahwa progres pembangunan jalan rabat beton hingga hari ke-11 menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan berkat kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat.

 

“Alhamdulillah, pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 di Desa Watuduwur terus berjalan dengan baik. Kemajuan pembangunan jalan rabat beton sangat signifikan dan sesuai dengan target yang telah ditentukan. Semangat gotong royong antara Satgas TMMD dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam percepatan pembangunan ini,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.392 meter ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses transportasi serta menunjang berbagai aktivitas sosial dan ekonomi warga.

 

Program TMMD Reguler ke-129 tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Di hari ke-11 pelaksanaannya, jalan yang selama ini menjadi harapan masyarakat Desa Watuduwur semakin mendekati kenyataan.

*Kapolri Cup Shooting Championship 2026 Jadi Ajang Perkuat Sinergitas dan Pembinaan Atlet*

0

Jakarta ,Redaksi.Co– Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menyampaikan bahwa Kapolri Cup Shooting Championship 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi menembak, tetapi juga momentum memperkuat sinergitas dan kemitraan antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kapolri saat pelaksanaan Kapolri Cup Shooting Championship 2026 yang digelar di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso, Korbrimob Polri, Kelapadua, Depok, Sabtu (25/7/2026).

Kapolri menjelaskan, kejuaraan tersebut diikuti oleh berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, kementerian dan lembaga, anggota DPR, komunitas olahraga menembak, atlet, hingga masyarakat umum. Sejumlah pimpinan redaksi media juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

“Memang sengaja kita mengundang mitra-mitra kita dari kementerian lembaga hingga DPR, untuk bersama-sama mengikuti kejuaraan, di samping itu juga tentunya untuk meningkatkan sinergitas. Bahkan juga teman-teman media hingga pimpinan redaksi juga ikut,” ujar Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Menurut Kapolri, keterlibatan berbagai pihak dalam kejuaraan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk terus membangun kolaborasi, kerja sama, dan kemitraan yang selama ini telah berjalan dengan baik.

“Ini juga bagian dari upaya kita terus untuk membangun sinergitas, membantu kerja sama dan kemitraan yang selama ini sudah berjalan dengan baik, dan juga diikuti oleh kesatuan-kesatuan, baik dari TNI, Polri, dan juga masyarakat umum dan ada beberapa yang juga atlet,” jelasnya.

Selain memperkuat sinergitas, Kapolri Cup Shooting Championship 2026 juga menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan personel Polri. Menurut Kapolri, kemampuan menggunakan senjata merupakan salah satu keterampilan yang perlu terus diasah oleh personel karena berkaitan dengan pelaksanaan tugas di lapangan.

“Selain sinergitas yang kita bangun tentunya juga ini bagian dari upaya untuk melatih keterampilan, khususnya bagi anggota untuk betul-betul bisa mempersiapkan diri, karena memang memiliki tugas yang kadang-kadang juga harus menggunakan senjata,” kata Kapolri.

Ia menekankan pentingnya personel memiliki keterampilan yang baik sehingga setiap tindakan yang dilakukan dalam pelaksanaan tugas dapat dijalankan secara tepat dan profesional.

Di sisi lain, kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan dan persiapan atlet menembak untuk menghadapi berbagai kompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

“Di satu sisi juga, kita juga mempersiapkan atlet-atlet saya kira untuk menjadi ajang, salah satu ajang event mereka sebelum mereka mengikuti berbagai macam lomba, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Kapolri Cup Shooting Championship 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 23 hingga 26 Juli 2026. Pada penyelenggaraan tahun ini, kejuaraan mempertandingkan berbagai nomor dalam kategori IPSC (International Practical Shooting Confederation) dan Non-IPSC, baik untuk nomor handgun maupun PCC. Selain itu, terdapat pula kategori Tembak Presisi yang mempertandingkan nomor individu dan beregu dengan peserta dari berbagai jenjang kepangkatan personel Polri.

Beragam kategori tersebut menjadi ruang bagi para peserta untuk menguji kemampuan, kecepatan, ketepatan, konsistensi, serta pengambilan keputusan dalam kompetisi menembak. Para peserta terbaik dari setiap nomor akan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.

Kapolri berharap penyelenggaraan kejuaraan tersebut dapat menjadi ruang bersama untuk mempererat hubungan antarlembaga, komunitas olahraga, media, dan masyarakat, sekaligus meningkatkan kemampuan para peserta.

“Ini adalah acara kita bersama, dari kita semua dan untuk kita semua,” tutur Kapolri.

Kapolri menambahkan, penyelenggaraan Kapolri Cup Shooting Championship 2026 sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.

“Ini bisa menyemarakkan rangkaian Hari Bhayangkara yang sedang kita laksanakan,” pungkasnya.

Teduhnya Pohon, Hangatnya Kebersamaan Satgas TMMD di Tengah Pengabdian

0

Teduhnya Pohon, Hangatnya Kebersamaan Satgas TMMD di Tengah Pengabdian

Purworejo – Di balik kerasnya medan dan padatnya pekerjaan pembangunan jalan rabat beton dalam program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo, tersimpan momen sederhana yang penuh makna. Memanfaatkan rindangnya pepohonan di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, para anggota Satgas TMMD melepas penat sejenak dengan menghirup udara segar dan menikmati hidangan sederhana saat waktu istirahat, Sabtu (25/7/2026).

 

Suasana penuh keakraban terlihat saat para prajurit duduk bersama di bawah naungan pohon. Beralas tanah dan ditemani bekal seadanya, mereka menikmati waktu istirahat sebelum kembali melanjutkan pekerjaan pembangunan yang menjadi harapan masyarakat Desa Watuduwur.

 

Bagi anggota Satgas TMMD, kebersamaan dan rasa syukur menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas pengabdian. Meskipun jauh dari kemewahan, suasana pedesaan yang sejuk dan keramahan masyarakat menjadi energi tersendiri bagi para prajurit untuk terus bekerja dengan penuh semangat.

 

Sertu Kirman, salah satu anggota Satgas TMMD, menyampaikan bahwa waktu istirahat di sela-sela pekerjaan menjadi momen yang sangat berharga untuk memulihkan tenaga sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota.

 

“Kami merasa senang bisa menikmati suasana alam Desa Watuduwur. Beristirahat di bawah pohon rindang sambil menikmati makanan sederhana terasa begitu nikmat setelah bekerja. Kebersamaan seperti inilah yang membuat kami semakin semangat untuk menyelesaikan tugas dalam program TMMD,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat bukan hanya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kedekatan dan kebersamaan dengan warga desa. Setiap peluh yang tercurah menjadi bagian dari pengabdian tulus untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Di bawah rindangnya pepohonan, para prajurit kembali mengumpulkan tenaga. Sebab bagi mereka, pengabdian kepada rakyat selalu menghadirkan kebahagiaan dalam kesederhanaan.

Kapolri Bersama Ketua Umum Bhayangkari Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026

0

Jakarta , Redaksi.Co– Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia bersama Ketua Umum Bhayangkari meninjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2026) malam.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolri dan Ketua Umum Bhayangkari bersama-sama menyusuri area bazar serta melihat berbagai produk unggulan yang ditampilkan oleh para peserta. Kebersamaan keduanya mencerminkan kuatnya sinergi Polri dan Bhayangkari dalam memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan produknya.

Kapolri menyampaikan bahwa pelaksanaan bazar tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian Polri dan Bhayangkari terhadap pertumbuhan UMKM dan penguatan perekonomian masyarakat.

“Bazar ini menjadi bukti nyata bahwa Polri dan Bhayangkari memiliki semangat yang sama dalam mendukung penguatan UMKM. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperluas akses pemasaran produk lokal sekaligus mendorong para pelaku usaha agar semakin mandiri, kreatif, inovatif, dan mampu bersaing,” ujar Kapolri.

Sementara itu, Ketua Umum Bhayangkari berharap Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi para pelaku usaha maupun masyarakat secara luas.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang untuk memperkenalkan produk, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian, membuka peluang usaha baru, serta menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan masyarakat terhadap produk-produk unggulan dalam negeri,” tutur Ketua Umum Bhayangkari.

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 diselenggarakan pada 21 hingga 25 Juli 2026 dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74. Mengusung tema “Nusantara Berdaya, Bhayangkari Berkarya”, kegiatan tersebut melibatkan 374 peserta dengan total 727 stan, yang terdiri atas 531 stan fesyen, 152 stan kuliner, dan 44 stan dapur bersama.

Beragam produk ditampilkan dalam bazar tersebut, mulai dari batik, tenun, songket, ulos, kebaya, tas, aksesori, perhiasan, kain tradisional, kerajinan daerah, produk rumah tangga, kosmetik, hingga berbagai kuliner dan minuman khas Nusantara. Keragaman tersebut sekaligus menunjukkan besarnya potensi ekonomi kreatif dan produk lokal dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain pameran produk, rangkaian kegiatan juga diisi dengan enam sesi gelar wicara yang membahas pengembangan UMKM, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan untuk promosi, legalitas usaha, hak kekayaan intelektual, serta penguatan kapasitas pelaku usaha. Nuansa kebudayaan Nusantara turut dihadirkan melalui 29 penampilan seni, tari, musik, peragaan busana, serta parade wastra dan produk unggulan UMKM Bhayangkari.

Melalui penyelenggaraan Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, Polri bersama Bhayangkari menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemberdayaan masyarakat, memperluas pasar produk lokal, serta mendorong UMKM agar semakin berkembang dan berdaya saing.

Setetes Air untuk Harapan Desa, Pasokan 8.000 Liter Air per Hari Dukung Pembangunan TMMD

0

Setetes Air untuk Harapan Desa, Pasokan 8.000 Liter Air per Hari Dukung Pembangunan TMMD

Purworejo – Kelancaran pembangunan jalan rabat beton dalam program TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, tidak hanya ditentukan oleh semangat gotong royong para prajurit dan masyarakat. Pasokan air yang memadai juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses pengecoran jalan yang setiap harinya membutuhkan sekitar 8.000 liter air, Sabtu (25/7/2026).

 

Meski berada di wilayah dengan medan yang cukup menantang, kebutuhan air untuk pekerjaan pengecoran hingga saat ini dapat terpenuhi dengan baik. Mobil pemasok air selalu datang tepat waktu setiap hari sehingga proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa mengalami kendala.

 

Ketersediaan air yang cukup menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas hasil pengecoran jalan rabat beton. Dengan suplai air yang terjamin, anggota Satgas TMMD bersama masyarakat dapat terus bekerja sesuai target yang telah ditetapkan.

 

Syawal selaku Kaur Keuangan Desa Watuduwur menyampaikan bahwa kebutuhan air untuk pengecoran jalan memang cukup besar, namun berkat koordinasi yang baik, distribusi air selama pelaksanaan TMMD dapat berjalan dengan lancar.

 

“Setiap hari kami membutuhkan sekitar 8.000 liter air untuk mendukung pekerjaan pengecoran jalan. Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada kendala karena mobil pemasok air selalu datang tepat waktu sehingga pekerjaan dapat terus berjalan dengan baik,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, dukungan berbagai pihak dalam penyediaan kebutuhan material, termasuk air, menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan TMMD di Desa Watuduwur. Semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat terus terjalin demi mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi warga.

 

Melalui pasokan air yang terjaga setiap harinya, pembangunan jalan rabat beton di Desa Watuduwur diharapkan dapat selesai tepat waktu dan menjadi akses yang lebih baik untuk menunjang aktivitas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bukan Sekadar Upacara Imigrasi Jakarta Pusat Tegaskan Perlindungan Anak Amanat Negara yang Tak Boleh Ditawar

0

Jakarta | Redaksi.co – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan,Momentum tersebut dijadikan sebagai penegasan bahwa perlindungan anak merupakan komitmen nyata negara yang harus diwujudkan dalam setiap pelayanan publik, termasuk di sektor keimigrasian.

Upacara yang digelar di halaman kantor pada Kamis (23/7/2026) berlangsung penuh khidmat dengan diikuti seluruh pegawai,Di balik prosesi tersebut tersimpan pesan kuat bahwa masa depan Indonesia tidak hanya dibangun melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui jaminan perlindungan terhadap hak-hak anak sejak usia dini.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat, M. Iqbal Ma’ruf, A.Md.Im., S.H., M.H., bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap anak Indonesia tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan maupun eksploitasi.

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, peringatan Hari Anak Nasional tahun ini menjadi pengingat bahwa perlindungan anak tidak hanya menjadi tugas lembaga yang membidangi perempuan dan anak, melainkan juga merupakan kewajiban seluruh instansi pemerintah sesuai fungsi dan kewenangannya.

Di lingkungan keimigrasian, komitmen tersebut diwujudkan melalui pelayanan administrasi yang menjamin terpenuhinya hak anak atas dokumen perjalanan serta penguatan pengawasan terhadap potensi tindak pidana perdagangan orang, penyelundupan manusia, hingga kejahatan lintas negara yang dapat mengancam keselamatan anak.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa fungsi Imigrasi tidak hanya berperan sebagai penjaga lalu lintas orang keluar dan masuk wilayah Indonesia, tetapi juga menjadi bagian penting dalam sistem perlindungan warga negara, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak.

Momentum Hari Anak Nasional juga dimaknai sebagai ajakan kepada seluruh aparatur sipil negara agar nilai-nilai kepedulian terhadap anak tidak berhenti sebagai slogan, melainkan menjadi budaya kerja yang tercermin dalam pelayanan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat, Kantor Imigrasi Jakarta Pusat berharap peringatan Hari Anak Nasional menjadi penguat komitmen bersama dalam mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, serta siap menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Melalui peringatan ini, Imigrasi Jakarta Pusat mengirimkan pesan yang tegas: melindungi anak bukan sekadar kewajiban moral, melainkan investasi strategis bangsa untuk memastikan masa depan Indonesia tetap kokoh di tangan generasi penerus yang terlindungi dan berkualitas.

HMI BADKO Sulbar Ultimatum Polres Mamasa, Dugaan Penangkapan Warga Penolak TPA Salurano Memanas

0

Redaksi.co MAMUJU : Polemik dugaan penanganan aparat terhadap warga penolak Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Salurano memanas. Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) BADKO Sulawesi Barat melontarkan kecaman keras terhadap Polres Mamasa atas dugaan penangkapan sewenang-wenang terhadap dua warga usai aksi penolakan proyek TPA.

Insiden yang terjadi setelah aksi pada Jumat (24/7) itu memicu gelombang kritik. Dua aktivis lokal, Taufik Rama Wijaya dan Reynal Mesakaraeng, disebut diamankan aparat tanpa surat perintah dan tanpa penjelasan mengenai status hukum mereka. Dugaan tersebut kini menjadi sorotan serius dan memantik tuntutan agar kepolisian memberikan penjelasan terbuka kepada publik.

Ketua Bidang PTKP HMI BADKO Sulawesi Barat, Widodo, menilai jika dugaan tersebut benar, maka tindakan aparat merupakan bentuk intimidasi terhadap warga yang menyampaikan aspirasi.

Kami mengecam keras dugaan tindakan represif terhadap warga. Aparat seharusnya hadir melindungi masyarakat, bukan menimbulkan rasa takut. Jika memang terjadi pelanggaran prosedur, maka harus diusut secara transparan,” tegas Widodo.

Menurut HMI, tindakan pengamanan terhadap warga setelah aksi selesai menimbulkan pertanyaan besar mengenai prosedur yang dijalankan aparat. Organisasi itu mendesak Polres Mamasa membuka seluruh fakta di balik insiden tersebut dan memastikan hak-hak hukum warga dihormati.

HMI BADKO Sulawesi Barat juga menyampaikan ultimatum kepada jajaran kepolisian. Mereka meminta klarifikasi resmi dan penyelidikan menyeluruh atas dugaan pelanggaran yang terjadi. Jika tidak ada kejelasan, HMI menyatakan akan menggalang aksi yang lebih besar sebagai bentuk tekanan kepada aparat penegak hukum.

Jangan abaikan tuntutan masyarakat. Jika persoalan ini terus dibiarkan tanpa penyelesaian yang adil dan transparan, kami akan mengonsolidasikan kekuatan mahasiswa dan masyarakat untuk melakukan aksi lanjutan secara besar-besaran,” ujar Widodo.

Persoalan TPA Salurano kini berkembang menjadi lebih dari sekadar sengketa lingkungan. Isu ini telah berubah menjadi perdebatan mengenai perlindungan hak warga negara, kebebasan menyampaikan pendapat, dan profesionalisme aparat dalam menangani aksi masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polres Mamasa terkait dugaan penangkapan tersebut maupun status hukum dua warga yang disebut diamankan. Publik kini menanti penjelasan resmi dari pihak kepolisian guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai hukum dan prinsip hak asasi manusia. (ZUL)

Putusan PN Mamuju Dipersoalkan, Pihak Tergugat Lapor Balik Dugaan Pemalsuan Dokumen ke Polresta

0

Redaksi.co MAMUJU : Aroma tak sedap dugaan permainan hukum dan pemalsuan dokumen negara menguncang Kabupaten Mamuju. Putusan Pengadilan Negeri (PN) Mamuju yang dinilai sarat keberpihakan dan melenceng dari keadilan, kini resmi berbuntut panjang. Tak terima tanah dan rumahnya dieksekusi secara sewenang-wenang, pihak tergugat mengambil langkah keras: melapor balik ke Polresta Mamuju!

Drama hukum yang memanas di Dusun Rea Bussu, Desa Beru-Beru, Kecamatan Kalukku ini mencuat usai Hasan, anak dari Suriani selaku pihak tergugat membongkar janggalnya proses peradilan yang berujung pada ancaman eksekusi lahan mereka.

Kami merasa sangat terintimidasi. Putusan PN Mamuju jelas-jelas tidak masuk akal dan sarat keberpihakan! Bagaimana mungkin pengadilan memenangkan pihak yang sama sekali tidak punya dasar hukum dan bukti fisik?” tegas Hasan kepada media ini.

Kejanggalan makin mencolok ketika ditelusuri basis klaim dari pihak penggugat. Usut punya usut, penggugat sama sekali tidak memiliki bukti kepemilikan sah, seperti riwayat pembayaran pajak maupun surat tanah resmi (Surodik).

Satu-satunya “senjata” yang diandalkan penggugat di persidangan hanyalah selembar Surat Keterangan Jual Beli tahun 2009. Namun, surat tersebut disinyalir kuat merupakan hasil rekayasa dan pemalsuan dokumen negara!

Dalam laporan resmi tersebut, sosok bernama Herman Bahtiar diduga kuat bertindak sebagai penjual lahan dengan mendongkrak status seseorang bernama Ilham Jaya. Ilham, yang kala itu hanyalah warga biasa, mendadak “disulap” mengatasnamakan dirinya sebagai Kepala Dusun untuk mengesahkan surat jual beli bodong tersebut.

Tindakan nekat memalsukan dokumen administrasi pemerintahan ini bukan sekadar pelanggaran perdata biasa, melainkan ancaman pidana berat. Tindakan tersebut dinilai melanggar UU No. 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan dan UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

​Pihak tergugat menegaskan bahwa Pasal 3 UU Tipikor akan menjadi peluru utama untuk menyeret para pelaku penyalahgunaan wewenang ini. Pasal tersebut mengancam siapa saja yang menyalahgunakan wewenang demi menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan hukuman penjara hingga 20 tahun!

Resmi melapor sejak 30 April 2025, pihak tergugat menyatakan sikap tegas membendung proses eksekusi yang dinilai cacat hukum dan melawan keadilan. Hasan menegaskan, lahan yang mereka duduki memiliki dokumen kepemilikan yang sah, murni, dan tanpa rekayasa sedikit pun.

Kami menolak keras eksekusi ini! Ini tindakan melawan hukum yang merampas hak-hak kami sebagai warga negara. Kami minta Kapolresta Mamuju bertindak cepat dan mengusut tuntas skandal pemalsuan serta ketidakadilan yang terjadi di Desa Beru-Beru!” pungkasnya.

Kini, bola panas ada di tangan Polresta Mamuju. Publik menunggu keberanian aparat penegak hukum untuk membongkar tuntas dugaan persekongkolan dan pemalsuan dokumen yang mengancam hak atas tanah warga kecil ini. (ZUL)

Security Ditemukan Meninggal di Waduk Jatiluhur, Polres Purwakarta Lakukan Penyelidikan Intensif

0

 

PURWAKARTA | REDAKSI.CO – Polres Purwakarta melalui Satreskrim bersama Satpolairud bergerak cepat melakukan penanganan awal dan penyelidikan terkait penemuan seorang pria yang meninggal dunia di perairan Waduk Jatiluhur, tepatnya di kawasan Tanggul Kayat, Kampung Kembang Kuning, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. 

Korban diketahui berinisial S. (43), warga Desa Kembang Kuning, Kecamatan Jatiluhur, yang sehari-hari bekerja sebagai petugas keamanan (security) di kawasan tersebut.

Setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 09.30 WIB, personel gabungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, meminta keterangan para saksi, serta melakukan serangkaian tindakan kepolisian guna mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut.

  • “Begitu menerima laporan, personel kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengamankan TKP, mengumpulkan barang bukti, dan meminta keterangan dari para saksi. Saat ini penyelidikan masih terus dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap fakta-fakta yang sebenarnya,” ujar Kasatpolairud (24/7/2026). 

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun penyidik, peristiwa bermula pada Kamis malam (23/7/2026) sekitar pukul 22.00 WIB ketika rekan kerja korban mendapati pos jaga dalam keadaan kosong. Di lokasi hanya ditemukan sepeda motor milik korban yang masih terparkir di dekat pos keamanan.

Salah seorang saksi kemudian berupaya menghubungi korban melalui telepon seluler, namun nomor korban sudah tidak dapat dihubungi. Tak lama kemudian, perangkat handy talky (HT) milik korban ditemukan berada di atas sebuah perahu di sekitar lokasi.

BACA JUGA: SatiaWarta Diluncurkan, Kapolres Purwakarta Hadirkan Videotron Pelayanan Informasi Polri

Keesokan paginya, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di perairan Waduk Jatiluhur, tidak jauh dari lokasi ditemukannya HT tersebut. Saat ditemukan, korban masih mengenakan seragam security lengkap.

Menindaklanjuti penemuan tersebut, Satreskrim Polres Purwakarta bersama Satpolairud langsung melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, serta mengumpulkan barang bukti sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Kasat Polair Polres Purwakarta AKP Jamal Nasir mengatakan pihaknya turut melakukan penanganan di lokasi bersama unsur terkait untuk memastikan proses evakuasi dan pengamanan TKP berjalan dengan baik.

Kami bersama personel gabungan segera melakukan penyisiran di sekitar lokasi, membantu proses evakuasi korban, mengamankan area, serta berkoordinasi dengan Satreskrim dalam rangka penyelidikan lebih lanjut. Seluruh langkah dilakukan sesuai prosedur agar proses penanganan berjalan optimal,” jelas AKP Jamal Nasir.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

  • “Kami mengajak masyarakat untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian. Saat ini Satreskrim Polres Purwakarta masih melakukan pendalaman terhadap seluruh fakta dan keterangan yang diperoleh di lapangan. Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi sehingga tidak menimbulkan keresahan maupun kesalahpahaman,” ujar IPTU Tini Yutini.

Polres Purwakarta menegaskan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan untuk mengungkap penyebab pasti peristiwa tersebut. Perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan kepada publik sesuai dengan fakta yang diperoleh dalam proses penyidikan. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta

TNI Bersatu untuk Rakyat, Prajurit TNI AL Turun Tangan Bedah Rumah Warga di TMMD Purworejo

0

TNI Bersatu untuk Rakyat, Prajurit TNI AL Turun Tangan Bedah Rumah Warga di TMMD Purworejo

Purworejo – Semangat kebersamaan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo terus menguat. Tidak hanya melibatkan TNI AD, Polri, dan masyarakat, prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) juga turut ambil bagian dalam pembangunan sasaran fisik TMMD di Desa Watuduwur, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo, Sabtu (25/7/2026).

Kehadiran prajurit TNI AL di lokasi TMMD menjadi wujud nyata sinergi antarmatra TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan penuh semangat, mereka bahu-membahu mengerjakan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Umiyah (57), warga Desa Watuduwur.

Suasana gotong royong yang terjalin di lokasi pembangunan menunjukkan bahwa pengabdian prajurit TNI tidak dibatasi oleh matra. Semua hadir dengan satu tujuan yang sama, yakni membantu masyarakat dan mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi warga desa.

 

Dansatgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0708 Purworejo, Letkol Inf Ketut Hendra Budihardja, menyampaikan bahwa keterlibatan prajurit TNI AL dalam kegiatan TMMD merupakan bentuk soliditas dan sinergitas TNI dalam mengabdi kepada rakyat.

 

“TMMD adalah program terpadu yang mengedepankan semangat gotong royong. Kehadiran prajurit TNI AL bersama TNI AD, Polri, dan masyarakat menjadi bukti bahwa TNI selalu hadir dan bersatu untuk membantu kesulitan rakyat di sekelilingnya,” ungkapnya.

 

Ia menambahkan, kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD diharapkan mampu mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Watuduwur.

 

Melalui program TMMD Reguler ke-129, semangat pengabdian dan kebersamaan terus diwujudkan. Bagi prajurit TNI, membantu masyarakat bukan sekadar tugas, melainkan kehormatan yang selalu dijunjung tinggi demi terwujudnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.