Beranda blog Halaman 530

Tahun Ini Dua Lokasi Tempat Berkurban Dishub, Berikut Disampaikan Dishub Sumsel

0

Redaksi.co | Palembang,- Perayaan Hari Raya Kurban atau Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriyah/2025 Masehi sama seperti tahun sebelumnya, untuk tahun ini kembali Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan kurban.

Dimana pada tahun 2025 ini dari Dishub Provinsi Sumsel melakukan pemotongan hewan kurban sebanyak 5 ekor sapi yang dari berbagai pihak yang berkurban. Untuk pemotongan hewan kurban dilaksanakan pada pagi hari, dan pemotongan selesai sebelum sholat zhuhur.

Untuk pemotongan hewan kurban ini sendiri dipusatkan di halaman UPTD Dishub Provinsi Sumsel dan juga kemarin dilaksanakan di UPTD Tanjung Api-Api Palembang, demikian diutarakan Kepala Dishub Provinsi Sumsel Drs H Ari Narsa JS melalui Sekretaris Dishub Provinsi Sumsel H Muhammad Gunawan, S.T., M.M.

Turut hadir didalam kegiatan tersebut yakni beberapa Kepala UPTD Dishub Provinsi Sumsel diantaranya Kepala UPTD Terminal Dishub Provinsi Sumsel Ahmad Furqon Cahyadi, S.T, Kepala UPTD PASDPL Dishub Provinsi Sumsel Johan Wahyudi, S.T., M.Eng, Kepala UPTD Perparkiran Wilayah Sumsel Rendy Sadeva Urbaningrum, Dedy Apriadi, S.E., M.Si, Wiwin Candra, S.H., M.Si, Kepala Bidang Angkutan Dishub Provinsi Sumsel R Achmad Fansyuri, S.T., M.T, dan jajaran dari Dishub lainnya, Minggu (8/6/2025).

Dikatakan Kepala Dishub Provinsi Sumsel melalui Sekretaris Dishub Provinsi Sumsel H Muhammad Gunawan, S.T., M.M, alhamdulillah hari ini Dishub Provinsi Sumsel melaksanakan pemotongan hewan kurban yang jumlahnya 5 ekora sapi, ini diperuntukkan kepada para Honor, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan warga di sekitar Pandawa.

Di mana lokasi pemotongan hewan kurban di Pandawa, Kelurahan 2 Ilir Kecamatan Ilir Timur 2 Palembang, dan alhamdulillah siang ini sudah selesai dipotong, serta hari ini juga kita distribusikan, sedangkan jumlah sapi yang dikurbankan sebanyak 5 ekor.

“Untuk hewan kurbannya sendiri terdiri dari Kepala Dishub Provinsi Sumsel, serta dari teman-teman kita disini, sedangkan mekanisme pembagian daging kurban ini sendiri, kita kebetulan didalam pelaksanaan kurban ini membentuk panitia,” ujarnya.

Kemudian, pembentukan panitia kurban dibentuk dan diresmikan oleh kepala Dishub Provinsi Sumsel, sedangkan untuk pembagian ini kita sudah mendata warga sekitar, dan para ASN untuk dibagikan, tapi tidak pakai sistem kupon, tapi daftar sudah ada untuk data warga dan ASN nya, dan sekitar ada 400-500 kantong untuk dibagikan.

Alhamdulillah dari tahun ke tahun di Dishub Sumsel jumlah sapi kurban meningkat, tahun kemarin di tahun 2024 ada 4 ekor, dan tahun 2025 ada 5 ekor, ya mudah-mudahan di tahun depan akan meningkat kembali, dan insya Allah akan dilakukan ditempat yang sama.

“Kurban itu maknanya dalam agama kita Islam adalah bentuk dari suatu ketaqwaan atas perintah Allah SWT, jadi kalau momen dalam kurban ini adalah berbagi, jadi didalam momen untuk ibadah kurban cenderung kita utamakan ukhuwahnya,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, dimana disini ada rasa kebersamaan dan persatuan, yang bisa dirasakan oleh semua golongan, baik bagi warga yang kurang mampu maupun yang mampu, dan itu adalah hikmahnya. Alhamdulillah rezeki mungkin, ini mungkin tergantung rezekinya, tapi kedepan ini memang di Dishub Sumsel ada program sebenarnya.

Di mana program bagi para ASN, honor, maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) nya kalau bisa ikut berkurban di tahun depan, dengan mungkin untuk tidak memberatkan yakni dengan sistem arisan, artinya kita menabung secara bersama-sama, pada tahun depan itu dana terkumpul.

“Setelah dana terkumpul kita belikan sapi, terus kita kurbankan, dan itu salah satu rencana kedepan yang mungkin Dishub Provinsi Sumsel akan lakukan. Jadi sesuai kembali kemampuan masing-masing, dan niat,” katanya.

Masih dilanjutkannya, kalau memangnya mampu kambing, maka kambing tetap kita terima dari para ASN, honor, maupun PNS. Tapi kalau memang bisa sapi, kita sama-sama, dan itu bisa kita lakukan, dan kalau bisa sapi.

Untuk sementara tahun ini kita ada dua lokasi yakni di UPTD Dishub Provinsi Sumsel, dan kemarin juga kurban dilakukan di Pelabuhan Tanjung Api-Api. Dimana di pelabuhan Tanjung Api-Api kemarin ada 1 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

“Jadi untuk jumlah hewan kurban lebih banyak di UPTD Dishub Provinsi Sumsel di Pandawa ini, dengan harapan kurban ini, insya Allah mudah-mudahan rezeki pahala donatur yang ikut dalam kurban ini bertambah rezekinya, dan kita kedepan Dishub Provinsi Sumsel semakin kompak, semakin ukhuwah, bersatu didalam melaksanakan tugas,” ucapnya.

Prof. Mirra: Teroris Mungkin Sedang Wait and See, Jangan Lengah

0

redaksi.co, Jakarta – Kabar baik datang dari ranah keamanan nasional: Indonesia telah mencatatkan nol serangan terorisme dalam dua tahun terakhir. Namun, di balik keberhasilan itu, para ahli mengingatkan bahwa bahaya belum sepenuhnya berlalu.

“Ancaman terorisme masih ada. Mereka bisa saja bersembunyi dan menunggu waktu. Kita harus memperkuat deteksi dini untuk mencegahnya sejak awal,” ujar Prof. Dr. Mirra Noor Milla, Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (5/6/2025).

Peringatan Mirra bukan tanpa alasan. Pada 24 Mei lalu, Tim Densus 88 menangkap seorang remaja berinisial MAS di Gowa, Sulawesi Selatan. MAS diduga anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan kelompok teroris global ISIS. Tak hanya aktif di Gowa, ia juga menyebarkan propaganda radikal hingga ke Purworejo.

Kasus ini membuka mata bahwa ancaman kini datang dalam bentuk yang lebih halus dan sulit terdeteksi. Anak muda pun bisa menjadi sasaran empuk bagi ideologi ekstrem.

Berdasarkan survei Laboratorium Psikologi Politik UI tahun 2021, wilayah-wilayah yang pernah mengalami konflik ternyata masih menyimpan potensi kerawanan tertinggi. Mirra menyarankan pemerintah untuk terus memantau daerah-daerah ini dan melakukan mitigasi sebelum potensi konflik berubah menjadi kekerasan ekstrem.

“Lingkungan sosial yang tidak inklusif bisa jadi ladang subur bagi radikalisasi. Maka, penting untuk membangun rasa kebersamaan dan keterlibatan sosial,” jelasnya.

Mirra mengingatkan bahwa kelompok teroris bisa saja sedang menjalankan strategi “wait and see”, menunggu momen yang tepat untuk bergerak. Karena itu, meski terlihat tenang, bukan berarti mereka tidak aktif.

“Sekarang adalah momen penting untuk membangun daya tahan komunitas. Jangan tunggu ada korban baru,” tutupnya.

 

PONDOK PESANTREN DARUNNADWAH TGH. MUZHAR BOHARI WISUDAKAN SANTRI, PUTRI ZAHRATUL AULIYA HARU

0

PONDOK PESANTREN DARUNNADWAH TGH. MUZHAR BOHARI WISUDAKAN SANTRI, PUTRI ZAHRATUL AULIYA HARU

Gerung, Lombok Barat (Redaksi.co) — Suasana haru dan penuh makna menyelimuti halaman Pondok Pesantren Darunnadwah Dasan Ketujur, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, NTB, pada hari ini, saat dilangsungkannya acara wisuda santri dan santriwati lulusan tahun ajaran 2025.

Acara ini sekaligus menjadi momen perpisahan antara para santri dan santriwati yang telah menempuh pendidikan selama enam tahun di lingkungan pondok. Dihadiri oleh para wali murid, dewan guru, dan tokoh masyarakat, acara berlangsung khidmat dan emosional.

Almukarram TGH. Muzhar Bohari selaku pimpinan Pondok Pesantren Darunnadwah dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh santri dan santriwati yang diwisuda. Ia berpesan agar seluruh lulusan, baik yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang S1 atau pascasarjana maupun yang akan memilih untuk bekerja terlebih dahulu, tetap menjaga nilai-nilai yang telah diajarkan selama di pondok.

> “Jangan pernah tinggalkan akhlakul karimah. Bawa terus kebiasaan positif yang telah kalian jalani selama enam tahun di pondok ini ke mana pun kalian melangkah,” pesan beliau yang disambut haru oleh seluruh hadirin.

 

  • Tak sedikit wali murid yang menitikkan air mata, terutama saat mendengar nasihat dan wejangan dari TGH. Muzhar Bohari. Momen perpisahan ini menjadi pengingat akan besarnya perjuangan, doa, dan pengorbanan selama anak-anak mereka menuntut ilmu di pondok.

Di kesempatan berbeda, awak media Redaksi.co mewawancarai salah satu santriwati bernama Putri Zahratul Auliya, yang mewakili teman-temannya dalam menyampaikan kesan dan pesan.

> “Kami sangat berterima kasih atas segala ilmu dan fasilitas yang diberikan kepada kami selama enam tahun ini. Dengan suka dan duka kami lalui bersama. Jazaakumullahu khairan katsiran untuk TGH. Muzhar Bohari, para ustadz dan ustadzah kami. Semoga Allah SWT membalas semua kebaikan dengan balasan yang tak terhingga,” ujar Putri Zahratul Auliya dengan mata berkaca-kaca.

 

Acara ditutup dengan doa bersama dan pelukan perpisahan antar sesama santri, menandai akhir dari sebuah perjalanan ilmu dan awal dari langkah baru menuju masa depan yang penuh harapan.

#Darunnadwah #TGHMuzharBohari #WisudaSantri2025 #LombokBarat

Read : HS2025 Abacah Uhel

Sumber : Redaksi.Co

Hari Kedua Libur Idul Adha 1446 H, 12.826 Pelanggan Gunakan LRT Sumsel

0

Redaksi.co | Palembang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang selaku operator Light Rail Transit (LRT) Sumsel mencatat data pengguna LRT Sumsel pada hari kedua libur panjang hari raya Idul Adha 1446 H atau Sabtu, 7 Juni 2025 sebanyak 12.826 pelanggan, meningkat 43,91 persen dari volume penumpang pada hari pertama Jumat, 6 Juni 2025 yang berjumlah 8.912 penumpang.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan pada hari kedua libur panjang Idul Adha kemarin pengguna LRT Sumsel telah mengalami lonjakan yang cukup tinggi dibanding hari pertama, dikarenakan pada hari kedua libur panjang ini banyak masyarakat dan pendatang dari luar kota Palembang yang memanfaatkannya untuk bertransportasi berkeliling kota Palembang menggunakan LRT Sumsel.

“Stasiun Asrama Haji, DJKA dan Ampera menjadi 3 stasiun paling tinggi volume penumpang pada hari kedua libur panjang kemarin,” ungkap Aida.

Berdasarkan data volume penumpang LRT Sumsel pada hari Sabtu, 7 Juni 2025 Asrama Haji menjadi stasiun terpadat dengan jumlah sebanyak 2.635 penumpang, diikuti stasiun DJKA sebanyak 2.406 penumpang dan stasiun Ampera sebanyak 2.079 penumpang.

Berikut data lengkap volume penumpang pada hari kedua libur panjang hari raya Idul Adha 2025 :
– Stasiun Asrama Haji (ASH) : 2.635 penumpang
– Stasiun DJKA (DJKA) : 2.406 penumpang
– Stasiun Ampera (AMP) : 2.079 penumpang
– Stasiun Bumi Sriwijaya (BUS) : 1.717 penumpang
– Stasiun Bandara (BDR) : 915 penumpang
– Stasiun Polrestabes (POL) : 595 penumpang
– Stasiun Punti Kayu (PUK) : 561 penumpang
– Stasiun Jakabaring (JAB) : 515 penumpang
– Stasiun Cinde (CIN) : 367 penumpang
– Stasiun Demang (DMG) : 355 penumpang
– Stasiun RSUD (RSUD) : 321 penumpang
– Stasiun Garuda Dempo (GAD) : 257 penumpang
– Stasiun Dishub (DIS) : 103 penumpang

Aida menambahkan, peningkatan pengguna LRT Sumsel juga kami prediksikan akan terjadi juga pada hari ketiga libur panjang Idul Adha hari ini yang juga bertepatan pada hari Minggu, 8 Juni 2025.

“Prediksi tersebut mengingat banyak masyarakat di Kota Palembang yang masih memanfaatkan hari libur untuk bepergian mengunjungi pusat keramaian publik seperti pusat perbelanjaan, ikon wisata Kota Palembang di sekitar Jembatan Ampera, Monpera, Benteng Kota Besak, Masjid Agung dan fasilitas umum lainnya,” jelas Aida.

Sementara itu, berdasarkan data volume penumpang periode Januari hingga Mei 2025 jumlah pengguna LRT Sumsel mencapai 1.831.993 penumpang. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 8 persen dari periode yang sama tahun 2024 lalu sebanyak 1.695.906 penumpang. “Peningkatan ini menunjukkan LRT Sumsel menjadi alternatif pilihan transportasi masyarakat untuk bepergian di kota Palembang”, ujar Aida.

KAI mengimbau kepada pengguna LRT Sumsel untuk selalu menjaga ketertiban baik di ruang tunggu penumpang serta selalu mendampingi dan mengawasi anak-anak ketika memasuki area stasiun dan LRT Sumsel untuk kenyamanan bersama.

“KAI Divre III Palembang sebagai operator LRT Sumsel bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) berkomitmen akan terus meningkatkan layanan kepada para pengguna setia LRT guna memenuhi harapan serta mengakomodir kebutuhan masyarakat akan moda transportasi publik yang modern, aman, nyaman dan tepat waktu,” tutup Aida. (*)

PT. CMI Kembali Berulah, Masyarakat Jadi tumbal Kriminalisasi, Pemerintah Diam Seribu Bahasa.

0

Perusahaan Tambang Diduga Cemari Sungai dan Lahan di Air Upas Ketapang, Warga Tuntut Keadilan dari PT CMI
Mila – Kalimantan
Sabtu, 7 Juni 2025 – 15:43

Limbah PT. CMI yang diduga Cemari sungai Subali kecamatan Air Upas Kabupatrn Ketapang,Kalimantan Barat.

Sejak 13 Oktober 2024, warga di sekitar bantaran Sungai Subali, Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) terdampak pencemaran sungai yang mencemari lahan pertanian mereka.

Dugaan kuat menyebutkan pencemaran ini berasal dari aktivitas pertambangan PT HPMU, anak perusahaan PT Cita Mineral Investindo Tbk (CMI), yang beroperasi di wilayah SP 2 Hamparan 4, Site Air Upas.

Hendra, salah satu warga sekaligus pemilik lahan terdampak, menyatakan bahwa pencemaran masih terus berlangsung hingga Kamis, 5 Juni 2025. Ia mengaku kecewa karena hingga kini perusahaan belum menunjukkan itikad baik ataupun merespons keluhan dan tuntutan masyarakat.

“Pihak perusahaan belum memberikan respon dan solusi terhadap tuntutan kami,” ungkap Hendra, Sabtu (7/6/2025).

Hendra menjelaskan bahwa sebelumnya telah dilakukan mediasi pada 27 Februari 2025 di Polsub Sektor Air Upas. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena tidak tercapai kesepakatan. Tanpa persetujuan dari 11 warga terdampak, pihak perusahaan justru secara sepihak mengirimkan surat pernyataan kesanggupan membayar kompensasi.

“Kami kecewa karena keputusan itu diambil tanpa konfirmasi. Maka dari itu, kami melakukan aksi pemortalan sebagai bentuk protes,” lanjutnya.

Antonius Badau, warga lain yang juga terdampak, menyampaikan kekecewaan serupa. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya telah dilakukan pengecekan lapangan bersama pemerintah desa, Muspika, dan pihak perusahaan. Meski sudah tiga kali negosiasi digelar, tidak ada tindak lanjut yang jelas dari perusahaan.

“Tiba-tiba Dinas Lingkungan Hidup datang tanpa pemberitahuan kepada warga. Tak lama setelah itu, PT CMI mengirim surat kesanggupan membayar secara sepihak. Ini sangat melukai kami sebagai korban,” tegas Antonius pada Sabtu (7/6/2025) pukul 14.30.

Alih-alih menyelesaikan masalah, aksi pemortalan yang dilakukan warga sebagai bentuk protes justru berujung pada pelaporan ke pihak kepolisian oleh pihak perusahaan. Perusahaan menuding warga telah mengganggu operasional tambang.

“Harapan kami, PT CMI tidak bertindak sewenang-wenang. Pencemaran Sungai Subali telah merusak tanaman, tumbuhan, dan ekosistem sungai, terutama saat musim hujan. Kami hanya ingin keadilan dan penyelesaian yang adil,” pungkas Antonius.

Hingga 5 Juni 2025, pencemaran masih terus terjadi dan belum ada upaya pemulihan lingkungan secara nyata. Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak PT CMI belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang dilayangkan jurnalis.

PSHT Kota Tangerang Gelar Tes Pra-Warga,Dihadiri Langsung oleh Ketua Cabang

0

PSHT Kota Tangerang Gelar Tes Pra-Warga, Dihadiri Langsung oleh Ketua Cabang

 

Tangerang, 7 Juni 2025 – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Tangerang menggelar tes pra-warga sebagai bagian dari proses pengesahan calon pendekar tingkat I. Kegiatan ini merupakan tahapan penting yang wajib dilalui para siswa sebelum resmi menjadi warga PSHT.

 

Tes pra-warga ini dihadiri langsung oleh Ketua Cabang PSHT Kota Tangerang, Mas Sarju Saputro, yang turut memberikan semangat dan arahan kepada para peserta. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan, budi pekerti, dan kedisiplinan dalam menjalani proses menjadi pendekar sejati.

 

Mas Mintri, selaku pelatih cabang, menjelaskan bahwa para siswa diuji melalui berbagai materi seperti ke-SH-an, senam, jurus, serta aspek lainnya yang menilai kesiapan fisik dan mental. “Tes ini bertujuan membentuk pendekar yang tangguh serta memahami nilai-nilai benar dan salah sesuai ajaran PSHT,” ujar Mas Mintri.

 

Melalui kegiatan ini, PSHT berharap para calon warga dapat menjadi pendekar yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga berkarakter luhur dan mampu menjaga nama baik PSHT di tengah masyarakat. (Hendra)

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Bogor 2025, HUT ke-543

0

Bogor, Redaksi.co – Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor menggelar Rapat Paripurna merayakan puncak Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543, dengan mengusung tema “Raksa Jagaditha – Kuta Udaya Wangsa” yang mencerminkan semangat kebangkitan dan kejayaan daerah, berlangsung di Gedung DPRD.

Selasa, (3/6/2025)

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, didampingi para Wakil Ketua DPRD, serta dihadiri oleh Bupati Bogor, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, Direksi BUMD, tokoh masyarakat, pelaku budaya, dan undangan lainnya.

Bupati Bogor, Rudi Susmanto, S.Si., menyampaikan bahwa HJB ke-543 menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan sejarah panjang Kabupaten Bogor sejak pelantikan Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi) sebagai Raja Pajajaran pada 3 Juni 1482, sebagaimana ditetapkan DPRD pada 26 Mei 1972. “Peringatan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga wujud penghormatan terhadap warisan budaya dan sejarah leluhur. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bogor yang maju, berbudaya, dan sejahtera,” ucapnya.

Rapat Paripurna dirangkai dengan pembacaan sejarah singkat Kabupaten Bogor, menyoroti peran Prabu Siliwangi dalam membangun peradaban Pajajaran. Pemkab Bogor memperkenalkan logo resmi HJB ke-543 yang sarat makna, seperti kujang sebagai simbol keberanian dan identitas Sunda, warna merah yang melambangkan semangat juang, serta tagline “Kabupaten Bogor Istimewa Gemilang”.

Pemkab Bogor juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan guna mewujudkan Bogor yang unggul dan berdaya saing,” tutupnya.

(Okta)

Pemkab Bogor bersama DPRD Setujui Raperda Pajak dan Retribusi Daerah

0

Bogor, Redaksi.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 11 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Kamis, (5/6/2025)

Persetujuan bersama dilakukan pada Rapat Paripurna, di Ruang Rapat Soekarno-Hatta, Gedung DPRD Kabupaten Bogor. Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara dan dihadiri para wakil ketua dan anggota DPRD lainnya. Hadir pula, perwakilan Forkopimda, Sekretaris Daerah (Sekda), dan jajaran Pemkab Bogor.

Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bogor, yang telah memberikan berbagai saran, kritik, dan masukan konstruktif selama proses pembahasan berlangsung, sehingga Raperda ini dapat disetujui dan selanjutnya akan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

“Semoga dengan ditetapkannya Peraturan Daerah tersebut dapat semakin mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang pada akhirnya akan mendukung pembiayaan pembangunan daerah secara berkelanjutan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Jaro Ade.

Terkait hal tersebut, Jaro Ade menuturkan, secara umum, substansi RPJMD Kabupaten Bogor memuat visi, misi, tujuan, sasaran, dan prioritas pembangunan daerah, yang akan menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam penyusunan rencana strategis perangkat daerah tahun 2025–2029.

“Kami sangat berharap pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Bogor dapat bersama-sama menyelesaikan Raperda RPJMD ini tepat waktu,” pungkasnya.

(Okta)

Objek Wisata Mendapat Pengamanan Dari Personil Satlantas Polres Aceh Barat

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang sedang menikmati libur lebaran Idul Adha
1446/H.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Barat melaksanakan kegiatan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah kawasan objek wisata. Kegiatan pengamanan ini difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan serta simpul jalan menuju objek wisata.

Dalam kegiatan patroli Pengamanan petugas melakukan pemantauan arus lalu lintas di sekitar lokasi wisata serta memberikan imbauan kepada pengunjung untuk selalu mematuhi aturan berkendara demi keselamatan bersama

Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K, M.I.K melalui Kasat Lantas Iptu Yusrizal, SE menyampaikan bahwa pengamanan ini dilakukan guna mengantisipasi potensi kemacetan kendaraan dan memastikan kenyamanan masyarakat yang berkunjung.

“Kami melaksanakan pengamanan serta patroli pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan dan potensi kecelakaan, sehingga masyarakat dapat menikmati liburan hari raya Idul Adha dengan aman dan nyaman,” ujar Yusrizal

Selain menjaga ketertiban lalu lintas, kata dia, personel Satlantas juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan para pengunjung di lokasi wisata.

“Pengawasan intensif dilakukan di jalur masuk dan keluar objek wisata guna mencegah gangguan keamanan serta memperlancar arus kendaraan. Selama kegiatan, situasi terpantau aman, tertib dan terkendali,” tutupnya ****

Dalam Rangka Idul Adha Ini Dilakukan STIHPADA, Berikut Yang Disampaikan

0

Redaksi.co | Palembang,- Dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriyah/2025 Masehi tahun 2025 di mana salah satu Perguruan Tinggi Swasta Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Sumpah Pemuda Palembang hari ini melaksanakan pemotongan hewan qurban bertempat di halaman Masjid Al Busyra Kampus STIHPADA Palembang yang dilaksanakan pada hari ini, Sabtu (7/6/2025).

Di mana untuk hewan qurban kali ini yang dilakukan penyembelihan oleh Kampus STIHPADA Palembang sebanyak 6 ekor hewan qurban berupa sapi. Di mana panitia qurban dengan sigap dan cekatan melaksanakan proses pemotongan hewan qurban.

Di mana para panitia sudah sejak pagi melaksanakan tugasnya untuk melakukan pemotongan hewan qurban, yang telah dilaksanakan sejak jam 8 pagi. Bukan hanya itu saja panitia juga akan melakukan pembagian daging hewan qurban kepada yang berhak menerimanya.

Dikatakan Ketua STIHPADA Palembang Assoc Prof Dr H Firman Freaddy Busroh, S.H., M.Hum., CTL., CMN, pada hari ini telah dilakukan pemotongan hewan sapi kurban yang mana dari lembaga STIHPADA ada dua sapi, dari alumni STIHPADA dari Fakultas Hukum 1 ekor, pribadi, dan masyarakat.

Jadi kita STIHPADA Palembang ini hampir setiap tahun kita selalu menyumbang untuk karyawan dan masyarakat sekitar, ditambah dari pribadi juga menyumbang.

“Adapun mekanisme pembagian daging kurban ini sendiri, nanti dari Masjid Al Busyra dengan kepanitian juga sudah menulis siapa beberapa penerima yang akan di bagi untuk diberikan daging kurban, dan saat ini sudah di susun untuk dilakukan pembagiannya,” ujarnya.

Kemudian, kalau ditanya berapa banyak dari lembaga STIHPADA Palembang mungkin sekitar 300 bungkusan kurang lebih, di mana setiap tahun kita mengalami penambahan untuk hewan kurbannya, ada tambahan pribadi dan juga ada penambahan dari masyarakat disekitar disini. Hari ini kita memaknai dari perjuangan Nabi Ibrahim AS, dimana beliau kita mengambil semangat daripada berkurban tersebut.

Tentunya kita juga berbagi rezeki kepada masyarakat sekitar, sehingga keberadaan STIHPADA Palembang ini tidak hanya dirasakan oleh lembaga, karyawan, staf, tetapi juga untuk masyarakat diluar sana.

“Kami berharap agar kiranya semangat berkurban bagi masyarakat, insya Allah kalau ada rezekinya silahkan, agar bisa menyalurkan dan juga sekaligus pribadi kepada masyarakat yang tidak mampu, dan juga bagi masyarakat yang membutuhkannya,” ungkapnya.

Menurut Alumni STIHPADA Palembang ADV Redho Juniadi, S.H., M.H, kegiatan hari ini di Masjid Al Busyra dalam lingkungan STIHPADA Palembang itu ada pemotongan sapi kurban, jadi kurban ini ada dua yakni di Masjid Al Busyra dan di lembaga kampus STIHPADA Palembang. Dan alhamdulillah saya dibukakan pintu rezeki sehingga saya berkurban di masjid Al Busyra ini.

Kenapa saya pilih disini, karena saya alumni disini, saya juga tenaga pengajar disini, ini juga terdekat dengan kantor, dan saya juga seharian dilingkungan masyarakat disini.
“Di mana yang membuat saya berkurban, pertama adalah wujud syukur kepada Allah SWT, ada rezeki maka saya berkurban, dan insya Allah akan rutin, serta kalau ditanya berapa rutin saya berkurban, alhamdulillah adalah untuk jumlahnya,” katanya.

Dilanjutkannya, di mana untuk jumlah orang yang berkurban kali ini terdiri dari saya, orang tua, dan sebagainya, untuk kurban ini sendiri untuk saya, ada keperuntukan untuk kerabat-kerabat saya, dan keluarga saya. Himbauan atau ajakannya sendiri yakni mari berkurban, tidak ada orang yang miskin karena berkurban, berkurban itu tidak menyebabkan kemiskinan.

Harapannya agar ini bisa membantu, agar hari Raya Idul Adha ini bisa di nikmati bersama-sama, ya kalau soal agama saya lebih tidak terlalu dalam memaknainya, cuma kalau saya memaknainya bahwa hari kurban itu ketika kita sekian tahun ini menjalani, maka kita sisihkan.

“Di mana sebagian harta kita disisihkan untuk berkurban ini, kalau kita ada keinginan, insya Allah pasti bisa, apalagi untuk berkurban, kan berkurban tidak hanya berupa hewan sapi, namun juga bisa hewan kambing, dan sejenisnya,” ucapnya.