Beranda blog Halaman 51

KapoldaMetroJayaPimpin Sertijab PJU dan Kapolres Jajaran, Penyegaran Organisasi Perkuat Pelayanan Masyarakat*

0

Jakarta,Redaksi.Co – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran Polda Metro Jaya di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Selasa (28/7/2026).

Sertijab tersebut merupakan tindak lanjut dari keputusan Kapolri tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polri dan sebagai bentuk penghormatan bagi pejabat lama sekaligus penyambutan bagi pejabat baru yang mengemban amanah di lingkungan Polda Metro Jaya. Kegiatan ini dihadiri para Pejabat Utama Polda Metro Jaya dan Kapolres jajaran.

Sebanyak 22 pejabat yang melaksanakan sertijab di antaranya Karoops, Karo SDM, Dirlantas, Dirpamobvit, Kabidpropam, Dirbinmas, Kabiddokkes, Ka SPN, Dirtahti, Kapolres Metro Jakarta Barat, Kapolres Metro Depok, hingga Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam sambutannya, Kapolda Metro Jaya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di Polda Metro Jaya.

“Kepada Pejabat yang baru bergabung, Selamat datang dan selamat bertugas di Polda Metro Jaya. Saya yakin dengan pengalaman yang dimiliki, saudara dapat melanjutkan serta meningkatkan capaian yang telah diraih. Bangun sinergi, jaga soliditas, dan berikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolda juga berpesan agar seluruh personel selalu mengedepankan pelayanan yang humanis dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Jangan pernah menyakiti hati masyarakat. Jadilah polisi yang kehadirannya selalu memberikan manfaat, menghadirkan rasa aman, serta menjadi solusi bagi setiap persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegasnya.

POLDA METRO JAYA BERHASIL MENGUNGKAP PEREDARANNARKOTIKAGOLONGAN II JENIS ETOMIDATE SEBANYAK 8.698PCSCARTRIDGE

0

JAKARTA,Redaksi.Co – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Kali ini, Ditresnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika Golongan II jenis Etomidate yang diduga merupakan bagian dari jaringan internasional, dengan total barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 8.698 pcs cartridge yang mengandung cairan Etomidate.

Pengungkapan bermula pada Selasa, 21 Juli 2026, setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait aktivitas transaksi narkotika di kawasan Jakarta Selatan.Menindaklanjuti informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan, pemantauan, serta pemetaan lokasi hingga akhirnya berhasil menangkap seorang pria berinisial R (22) yang diduga hendak melakukan transaksi.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan 3 pcs cartridge Etomidate yang disimpan di dalam sebuah paperbag. Dari hasil pemeriksaan awal, penyidik kemudian melakukan pengembangan ke sejumlah lokasi lain.

Pengembangan tersebut membawa petugas ke sebuah rumah di kawasan Jakarta Selatan, pada lokasi ini polisi mengamankan seorang pria berinisial AG (28). Dari lokasi tersebut, polisi kembali menemukan 171 pcs cartridge Etomidate beserta sejumlah barang bukti pendukung.

Penyelidikan kemudian berlanjut hingga polisi mengamankan dua orang lainnya, yakni AF (29) dan AM (36). Berdasarkan hasil interogasi, keduanya mengakui masih menyimpan barang bukti di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan. Saat dilakukan penggeledahan di apartemen tersebut, polisi menemukan 4.384 pcs cartridge Etomidate yang disimpan di dalam koper dan tas.

Tidak berhenti sampai di situ, polisi kembali melakukan pengembangan pada Kamis, 23 Juli 2026, Dari hasil pengembangan lanjutan terhadap tersangka R (22), petugas kembali menemukan 4.140 pcs cartridge Etomidate di lokasi berbeda di wilayah Jakarta Selatan.

Dengan pengungkapan lanjutan tersebut, total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 8.698 pcs cartridge narkotika Golongan II jenis Etomidate.

Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ade Candra, S.I.K., M.Si. mengatakan “ Polda Metro Jaya berhasil mengungkap peredaran narkotika golongan dua jenis Etomidate jaringan internasional di enam TKP berbeda di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Selatan dengan barang bukti sebanyak 8.698 pcs  cartridge berisikan Etomidate serta empat orang tersangka terdiri dari tiga orang laki-laki inisial R (22), AF (29) , dan AG (28), serta satu orang perempuan inisial AM (36)”.

selanjutnya barang bukti dan tersangka akan dilakukan penyidikan lebih lanjut di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

RSU Pemasyarakatan Jakarta Tancap Gas! Mutu Layanan Kesehatan Kini Jadi Prioritas

0

Jakarta, Redaksi.co – Transformasi besar tengah berlangsung di Rumah Sakit Umum (RSU) Pemasyarakatan Jakarta,Tak lagi sekadar menjadi fasilitas kesehatan bagi warga binaan, rumah sakit yang berada di kawasan Cipinang, Jakarta Timur, itu kini bergerak menjadi institusi layanan kesehatan yang mengedepankan profesionalisme, mutu pelayanan, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Di bawah kepemimpinan dr. Ummu Salamah, berbagai langkah pembenahan terus dilakukan secara menyeluruh,Fokus utama diarahkan pada penguatan akreditasi rumah sakit, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyempurnaan tata kelola pelayanan, hingga optimalisasi sistem layanan kesehatan yang terintegrasi bagi warga binaan pemasyarakatan.

Penguatan akreditasi menjadi salah satu agenda strategis yang terus dipacu,Seluruh unit pelayanan didorong memenuhi standar mutu melalui pembenahan administrasi, peningkatan disiplin kerja, serta penyempurnaan berbagai indikator pelayanan yang menjadi tolok ukur kualitas rumah sakit.

Di sisi pelayanan medis, RSU Pemasyarakatan Jakarta memastikan setiap warga binaan memperoleh akses layanan kesehatan secara berkesinambungan, Dukungan dokter umum, dokter spesialis, perawat, serta tenaga kesehatan lainnya menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional.

Apabila pasien membutuhkan penanganan lanjutan, mekanisme rujukan ke rumah sakit mitra telah berjalan secara terpadu sehingga proses pelayanan tetap berlangsung tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kebutuhan medis pasien.

Tak berhenti pada pelayanan di dalam lingkungan pemasyarakatan, RSU Pemasyarakatan Jakarta juga memperluas kontribusinya melalui berbagai kegiatan sosial,Penyaluran bantuan kepada masyarakat sekitar menjadi bagian dari komitmen membangun hubungan yang harmonis antara institusi pemasyarakatan dengan lingkungan sekitar sekaligus memperkuat semangat pelayanan publik yang humanis.

Transformasi yang terus dilakukan tersebut menjadi gambaran bahwa pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan kini semakin berkembang menuju standar yang lebih modern, akuntabel, dan berorientasi pada kualitas,Langkah ini juga sejalan dengan upaya mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang sehat, bermartabat, serta mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan pemerintah.

Dengan pembenahan yang dilakukan secara berkelanjutan, RSU Pemasyarakatan Jakarta diharapkan mampu menjadi salah satu model pelayanan kesehatan pemasyarakatan yang adaptif terhadap tantangan zaman, sekaligus menghadirkan layanan yang berkualitas bagi seluruh penerima manfaat.

*WargadanKeluargaKorbandiMatramanAjakMasyarakatJagaKondusivitas,MempercayakanPenangananKepadaPoldaMetroJaya*

0

Jakarta,Redaksi.Co – Ketua RT 08 RW 04 Kelurahan Pegangsaan, Ica Risanggeni, bersama perwakilan keluarga Almarhum bertemu dalam suasana kekeluargaan usai difasilitasi Kapolda Metro Jaya dan aparat setempat, Senin (27/7/2026). Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan untuk menjaga situasi tetap kondusif dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Ica mengawali pernyataannya dengan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

“Saya atas nama warga RT 08 RW 04 Kelurahan Pegangsaan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” kata Ica.

Ica menambahkan Masyarakat tidak perlu takut untuk kembali beraktivitas maupun berdagang. Mari kita tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan

“Kami telah berdamai dengan perwakilan keluarga korban. Semoga hubungan baik antarmasyarakat tetap terjaga dan peristiwa seperti ini tidak terulang kembali,” ucapnya.

Perwakilan keluarga almarhum Pascalis, Dami Renjaan, mengaku berduka atas kepergian anggota keluarganya. Meski demikian, ia meminta seluruh keluarga besar menahan diri dan menghormati proses hukum.

“Kami menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada kepolisian. Kami percaya prosesnya akan dilakukan secara profesional, objektif, dan adil,” ujar Dami.

Ia juga mengimbau keluarga besarnya untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan.

“Mari kita sama-sama menjaga keamanan, menahan diri, dan tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu situasi. Biarkan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya,” katanya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Metro Jaya dan seluruh jajaran yang telah memfasilitasi pertemuan ini serta menangani perkara dengan baik. Kami berharap keadilan dapat ditegakkan dan situasi tetap kondusif,” tutupnya.

Aliansi Masyarakat Purworejo . Tuntut Keadilan menggelar aksi di dua titik strategis

0

Aliansi Masyarakat Purworejo (AMPTK). Tuntut Keadilan menggelar aksi penyampaian pendapat di dua titik strategis

(Kejari) dan Gedung DPRD Kabupaten Purworejo, Senin (27/7/2026). Massa mendesak aparat penegak hukum transparan dalam menangani proses hukum kasus dugaan penyimpangan pengerjaan proyek Mini Zoo Purworejo.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 17.00 WIB ini diikuti sekitar 90 orang dari gabungan elemen LSM dan ormas, di antaranya LSM Tamperak, Ormas Joxzin, Gerakan Penumpasan Korupsi (GePeKa), Pemuda Pancasila, serta tokoh masyarakat Desa Sawangan.

Dalam aksinya, massa membentangkan spanduk tuntutan serta menyampaikan orasi ilmiah. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Kejari Purworejo Widi Trismono bersama Kasi Pidsus Rizky Ika Pratiwi di lokasi pertama. Aksi kemudian dilanjutkan ke Gedung DPRD Purworejo dan diterima oleh Ketua DPRD Tunaryo, didampingi para Wakil Ketua DPRD, yakni Rokhman dan Rudi Hartono.

 

Untuk memastikan jalannya aksi tetap kondusif, Polres Purworejo menerjunkan sebanyak 311 personel pengamanan. Pengamanan diawali dengan apel kesiapsiagaan di Mapolres Purworejo pada pukul 09.00 WIB yang dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra.

Dalam arahannya, AKBP Windy menekankan pentingnya pendekatan humanis selama mengawal jalannya unjuk rasa. Ia meminta anggota tidak terpancing jika terjadi ketegangan di lapangan.

 

“Apabila terjadi aksi saling dorong di lapangan, personel diminta tetap tenang dan menyelesaikan situasi sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP),” tegas AKBP Windy.

 

Menindaklanjuti arahan tersebut, Sie Propam Polres Purworejo menggelar pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan seluruh personel pengamanan usai apel. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api maupun benda berpotensi memicu perselisihan dengan peserta aksi.

 

Di lapangan, suasana pengamanan berlangsung sejuk. Sejumlah Polisi Wanita (Polwan) Polres Purworejo tampak membagikan air minum kepada para peserta demo di sela-sela orasi, yang menyebarkan kesan ramah dan menyejukkan.

 

Koordinator lapangan (Korlap) aksi dari LSM Tamperak, Sumakmun, mengapresiasi pola pengamanan yang diterapkan jajaran kepolisian. Pihaknya menilai pengawalan ketat namun humanis membuat seluruh rangkaian aksi berjalan aman dan tertib.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Purworejo dan seluruh jajaran atas dukungan serta pelayanan pengawalan jalannya aksi penyampaian aspirasi ini, sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan lancar,” ujar Sumakmun sebelum massa membubarkan diri secara tertib pada pukul 16.45 WIB.

Kondisi Jalan Gelap Gulita, Warga Minta Pihak Terkait Dipasang Penerangan Jalan

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Kondisi jalan gelap menyelimuti jalan sepanjang jalur mulai dari ketika turun melintasi jembatan di dua perkampungan Leuhan- pasi mesjid menuju ke arah Gampong lapang jika di lewati saat malam hari ini sudah berlangsung lama tanpa mendapatkan perhatian serius dari pihak terkait,kondisi ini membuat para pengguna jalan kerap merasa was-was ketika melewati jalan karena seringkali muncul tiba tiba hewan ternak seperti kerbau atau sapi yg keluar dari semak semak di sisi kanan dan kiri jalan yang telah beberapa kali mengakibatkan kecelakaan, yang di akui oleh warga setempat sudah sering menyampaikan aspirasinya kepada pihak terkait,namun belum ada tanda tanda keluhan ini di tangani secara serius.

Keluhan ini di ungkapkan oleh Rusli salah seorang warga sekitar jalan di Gampong pasi mesjid kepada media ini pada Senin 27/7/2026.

Menurut Rusli, keberadaan penerangan lampu jalan jika dimalam hari jelas sangat di butuhkan,bukan saja untuk warga sekitarnya,tapi juga untuk pengendara yang ramai melewati jalan tersebut di malam hari,ia mengatakan jika hal ini dibiarkan berlarut seperti ini,bukan tidak mungkin muncul penilaian negatif terhadap kinerja dinas yang membidangi masalah tersebut.

“Seperti yang kita lihat,jika malam nyaris tidak tidak ada lampu jalan yang menyala di tiang listrik di jalan itu cuma ada satu dua yang nyala dengan cahaya redup, setahu saya itupun yang di usahakan oleh pihak Gampong beberapa tahun lalu,itupun sudah tidak nyala lagi,padahal jelas ada dinas yang membidangi masalah ini,tapi sayangnya seolah tidak peduli dengan kondisi yang dialami oleh warga dan para pengguna jalan yang gelap ketika melintas malam hari ” ucap Rusli

Ia juga berharap berharap ada kepedulian dari pihak terkait untuk segera memperbaiki yang sudah rusak atau memasang baru lampu jalan serta meminta di jalan yang tidak ada sarana tiang listrik agar di pasangkan lampu tenaga Surya di jalan itu

” Sebagai warga yg tinggal di sekitar ini ,saya rasa permintaan ini mungkin tidak berlebihan,kami mohon kepada pemangku kebijakan khususnya dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim),yang sepengetahuan saya memang membidangi masalah ini mohon segera di pasang atau di perbaiki lampu di tiang yang ada, untuk jalan yang tidak ada akses tiang tolong di usahakan pengadaan lampu jalan tenaga Surya,ini bukan untuk kepentingan pribadi tapi demi para pengguna jalan merasa aman saat melewati jalan ini saat malam ,” ucapnya

Harapkan serupa juga di sampaikan oleh Yatim seorang warga yang kesehariannya sebagai penjual kopi di ujung jembatan leuhan, menurut dia lampu jalan sangat penting di pasang di titik titik rawan di jalan daerah pasi mesjid menuju ke lapang dan juga di beberapa titik jalan dusun Raja Aceh Gampong leuhan yang menurut dia juga sangat rawan di lalui saat malam hari

” Kondisi di sini kalau malam gelap karena tidak ada lampu jalan,kalau bisa tolonglah di pasang di beberapa tiang lampu jalan di seputaran jalan Dusun Raja Aceh,sebab kalau malam banyak ternak berkeliaran,sayang para pengguna jalan saat malam hari ” ucapnya

Sementara itu Kadis Perkim Aceh Barat Mudasir ketika di kompirmasi lewat pesan WhatsApp oleh media ini mengatakan sudah menurunkan tim untuk mengecek keluhan warga.

“Sudah di lakukan pengecekan oleh tim,cuma lampu jalan yang ada gagangnya cuma satu, sisanya semua lampu bulat, untuk menghidupkan kembali atau kita perbaiki harus kita minta izin dulu ke PLN terhadap penambahan lampu jalan di sepanjang jalan itu ” balasnya melalui pesan WhatsApp

Berdasarkan pantauan di sepanjang jalan saat malam hari setidaknya ada puluhan lampu tidak nyala dan ada sebagian satu dua yang nyalanya redup,dan di pertengahan jalan kearah Lapang tidak ada sama sekali lampu jalan karena tidak ada tiang listrik, kondisi ini mendorong warga meminta perhatian pemerintah untuk mengatasi dan segera membantu memasang lampu tiang di sepanjang jalur jalan demi ke nyamanan dan keamanan masyarakat saat bertransportasi di malam hari.

*Bulutangkis Kapolri Cup 2026 Resmi Dibuka, Diikuti 1.219 Peserta dari Kategori Umum, Polri, dan Difabel*

0

Jakarta,Redaksi.co – Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 resmi dibuka di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Senin (27/7). Turnamen yang menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini mengusung tema “Membangun Prestasi untuk Negeri” sebagai wujud semangat “Polri untuk Masyarakat” melalui pembinaan olahraga yang inklusif dan berprestasi.

Dalam keterangannya, Irjen Pol. Mardiyono selaku ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026 diselenggarakan di tiga lokasi, yakni GOR Universitas Negeri Jakarta, GOR Duren Sawit, dan GOR Kecamatan Pondok Bambu. Pembukaan dan penutupan dipusatkan di GOR UNJ, sementara pertandingan berlangsung di ketiga venue tersebut pada 27 Juli hingga 1 Agustus 2026.

“Bulutangkis Kapolri Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah membangun sportivitas, kebersamaan, dan mempererat sinergi antara Polri dengan masyarakat serta berbagai stakeholder lainnya,” ujar Irjen Pol. Mardiyono.

Ia menjelaskan, turnamen tahun ini diikuti sebanyak 1.219 peserta, terdiri dari 591 peserta kategori umum, 558 peserta kategori Polri, dan 70 peserta kategori difabel. Kategori yang dipertandingkan meliputi U-15 Pemula, U-17 Remaja, U-19 Taruna, kategori Polri, serta kategori difabel dengan pembagian berdasarkan klasifikasi disabilitas guna menjamin kompetisi yang adil dan setara.

Menurutnya, penyelenggaraan kejuaraan merupakan hasil kolaborasi Polri bersama PBSI dalam mendukung pembinaan olahraga nasional sekaligus menggandeng NPCI sebagai bentuk komitmen menghadirkan olahraga yang inklusif bagi atlet penyandang disabilitas.

“Harapannya, Bulutangkis Kapolri Cup 2026 tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat pembinaan olahraga, menumbuhkan sportivitas, dan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. Ini menjadi bagian dari semangat Polri Untuk Masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP PBSI Ricky Soebagdja mengapresiasi konsistensi Polri dalam mendukung pembinaan atlet bulutangkis melalui penyelenggaraan kejuaraan yang masuk dalam kalender resmi PBSI tahun 2026.

“Kami berterima kasih kepada institusi Polri atas komitmennya menyelenggarakan kejuaraan ini. Atlet-atlet yang tampil di kategori pembinaan akan kami pantau sebagai calon atlet potensial untuk mengikuti seleksi nasional hingga pemusatan latihan nasional,” kata Ricky.

Di sisi lain, Ketua Umum NPCI Provinsi DKI Jakarta Yasin Onasie menyampaikan apresiasi atas keterlibatan atlet difabel dalam Kejuaraan Bulutangkis Kapolri Cup 2026.

“Terima kasih kepada Kapolri dan PBSI yang telah melibatkan NPCI untuk pertama kalinya. Ini merupakan wujud bahwa atlet penyandang disabilitas juga diberikan ruang untuk berkarya dan berprestasi bagi negeri,” ujarnya.

Selain memperebutkan gelar juara, para pemenang akan memperoleh sertifikat, medali, piala, serta uang pembinaan. Kejuaraan juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya Polri mendekatkan diri kepada masyarakat melalui olahraga dan pembinaan generasi muda.

*Situasi Matraman dan Jalan Tambak Kondusif, Polda Metro Jaya Tangani Dua Perkara Secara Profesional*

0

Jakarta,Redaksi.Co – Situasi di kawasan Matraman dan Jalan Tambak, Jakarta Pusat, saat ini telah aman, terkendali, dan kondusif. Aktivitas masyarakat serta kegiatan perekonomian di sekitar lokasi kembali berjalan normal, termasuk aktivitas para pedagang dan pelaku UMKM.

Sebanyak 188 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan pemantauan di sejumlah titik. Personel melaksanakan patroli, pengaturan akses, negosiasi, serta langkah-langkah persuasif untuk mencegah terjadinya keributan lanjutan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto pada _doorstop_ di lokasi kejadian mengatakan, pengamanan tetap dilakukan untuk mengantisipasi tindakan balasan maupun gangguan keamanan lainnya.

“Petugas tetap bersiaga dan melakukan pemantauan. Kami mengedepankan pendekatan persuasif agar situasi tetap aman dan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan tenang,” kata Kombes Pol Budi.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, rangkaian peristiwa bermula ketika seorang pengendara sepeda motor ditegur karena menggeber kendaraannya. Pengendara tersebut kemudian diduga kembali bersama beberapa orang. Karena pihak yang dicari tidak ditemukan, terjadi perselisihan yang berujung pada dugaan perusakan gerobak milik warga di Matraman.

“Dalam perkara dugaan perusakan, penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah memeriksa delapan saksi dan menetapkan empat orang sebagai tersangka, yaitu GNA, AJL, FAM, dan ELL. Keempatnya telah diamankan untuk menjalani proses hukum,” jelasnya.

Penetapan tersangka didasarkan pada keterangan para saksi, rekaman kamera pengawas, dan alat bukti lainnya. Polisi juga mengamankan satu gerobak nasi uduk, satu DVR CCTV, dua sepeda motor, serta pakaian yang diduga digunakan saat kejadian.

Setelah peristiwa tersebut, terjadi dugaan pengeroyokan di Jalan Tambak yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Seorang lainnya berinisial D mengalami luka dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Polda Metro Jaya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang ditinggalkan.

Perkara dugaan pengeroyokan ditangani oleh penyidik Polres Metro Jakarta Pusat, sedangkan penahanan para tersangka dititipkan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan, penyidik terus mendalami rangkaian kejadian dan keterlibatan setiap pihak.

“Penyidik telah memeriksa delapan saksi dan menetapkan tiga orang berinisial SK, AS, dan OR sebagai tersangka. Ketiganya telah diamankan, sementara kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat masih terus didalami,” kata AKBP Roby.

Kepolisian memastikan kedua perkara tersebut ditangani secara profesional berdasarkan fakta dan alat bukti. Setiap pihak yang terbukti melakukan tindak pidana akan diproses sesuai peran dan ketentuan hukum yang berlaku.

Para pihak yang berperkara telah menyerahkan dan mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara tersebut kepada Polda Metro Jaya. Masyarakat diimbau tetap menjaga situasi kondusif, menahan diri, tidak melakukan tindakan balasan, serta tidak terprovokasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, khususnya narasi bernuansa SARA yang dapat memperkeruh keadaan.

Di Rakornis Disdikbud, Bupati Tarmizi Targetkan Pendidikan Aceh Barat 2028 Terbaik di Aceh

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, memimpin Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Barat yang dihadiri jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pengawas sekolah dan para kepala sekolah yang berlangsung di Aula Gedung B Disdikbud, Senin,27/7/2026

Bupati Tarmizi menegaskan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan langkah awal untuk membangun sistem pendidikan Aceh Barat yang lebih terarah, terukur, dan berorientasi pada hasil. Menurutnya, setiap persoalan pendidikan harus dibahas secara mendalam agar melahirkan solusi jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang dengan target yang jelas.

"Semua program yang disusun harus memiliki arah yang jelas dan tidak lagi sekadar program copy-paste dari tahun ke tahun. Kita harus mengetahui posisi Aceh Barat saat ini dan berusaha naik kelas setiap tahunnya," ujar Tarmizi.

Tarmizi juga mengingatkan seluruh jajaran pendidikan agar tidak bekerja sebatas memenuhi rutinitas. Ia menilai budaya kerja yang hanya datang, bekerja, lalu pulang tanpa inovasi menjadi salah satu penyebab lambatnya kemajuan pendidikan.

"Kita harus bekerja dengan hati, memiliki target, dan berorientasi pada prestasi. Jangan merasa puas dengan kondisi saat ini. Pendidikan Aceh Barat harus berubah menjadi lebih baik," tegasnya.

Bupati mengingatkan bahwa sektor pendidikan memiliki dukungan anggaran yang besar karena secara nasional mendapatkan alokasi minimal 20 persen dari APBD. Oleh sebab itu, anggaran tersebut harus dimanfaatkan secara efektif untuk meningkatkan mutu pendidikan, bukan hanya menghabiskan anggaran tanpa hasil yang terukur.

Sebagai bentuk komitmen terhadap kesehatan peserta didik, Bupati Tarmizi turut menginstruksikan pembentukan tim khusus pengawasan kantin sekolah yang melibatkan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta rumah sakit. Tim tersebut bertugas memastikan makanan dan minuman yang dijual di kantin SD dan SMP aman dikonsumsi siswa.

“Saya minta agar seluruh sekolah menghentikan penjualan makanan maupun minuman yang dinilai berpotensi membahayakan kesehatan anak, serta menggantinya dengan produk yang lebih sehat dan bergizi,” ungkapnya.

Pada akhir arahannya, Bupati Tarmizi mengajak seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk membangun semangat kebersamaan sebagai satu keluarga besar dalam mewujudkan perubahan.

Ia menetapkan target ambisius agar Kabupaten Aceh Barat menjadi daerah dengan kualitas pendidikan terbaik di Provinsi Aceh pada tahun 2028.

"Saya ingin Dinas Pendidikan menjadi keluarga besar yang memiliki satu tujuan. Kita targetkan pada tahun 2028 pendidikan Aceh Barat menjadi yang terbaik di seluruh Aceh. Target ini harus menjadi komitmen bersama dan diwujudkan melalui kerja nyata," pungkasnya ****

Demi Keselamatan, Satlantas Polres Purwakarta Intensifkan Sosialisasi Larangan Pick-Up Berpenumpang

0

Momen Akhir Pekan, Satlantas Polres Purwakarta Intensifkan Sosialisasi Larangan Mobil Pick Up Angkut Penumpang Demi Keselamatan

PURWAKARTA | REDAKSI.CO – Memanfaatkan tingginya mobilitas masyarakat saat akhir pekan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Purwakarta mengintensifkan sosialisasi larangan penggunaan kendaraan bak terbuka (pick up) sebagai sarana pengangkut penumpang pada Minggu (26/7/2026).

Kegiatan edukasi yang dilaksanakan di sejumlah titik di wilayah Kabupaten Purwakarta tersebut menyasar para pengemudi maupun masyarakat yang masih menggunakan mobil pick up untuk mengangkut orang.

Personel Satlantas memberikan imbauan secara humanis dan persuasif mengenai pentingnya menggunakan kendaraan sesuai fungsi dan peruntukannya demi keselamatan bersama.

Dalam sosialisasi tersebut, petugas menjelaskan bahwa kendaraan bak terbuka dirancang khusus untuk mengangkut barang, bukan penumpang. Kendaraan jenis ini tidak dilengkapi dengan standar keselamatan yang memadai, seperti sabuk pengaman maupun perlindungan bagi penumpang apabila terjadi benturan atau kecelakaan lalu lintas.

Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengatakan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama Polres Purwakarta. Oleh karena itu, pendekatan edukatif terus dikedepankan agar masyarakat semakin memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.

  • “Kami terus mengedepankan langkah-langkah preventif melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Keselamatan merupakan prioritas utama. Dengan menggunakan kendaraan sesuai peruntukannya, kita dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan melindungi keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Enggar Jati Nugroho, menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan upaya membangun kesadaran masyarakat agar tidak lagi menggunakan mobil pick up sebagai angkutan penumpang.

  • “Kami tidak ingin ada korban hanya karena mengabaikan aturan yang sebenarnya dibuat untuk melindungi masyarakat. Mobil pick up bukan kendaraan angkutan penumpang. Terlebih pada akhir pekan, mobilitas masyarakat meningkat sehingga potensi kecelakaan juga lebih tinggi. Mari bersama-sama mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan kendaraan sesuai fungsinya, karena keselamatan tidak bisa ditawar,” tegas AKP Enggar Jati Nugroho.

Terpisah, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengajak masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.

  • “Kami mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang demi menghindari risiko fatal apabila terjadi kecelakaan. Keselamatan harus menjadi budaya bersama. Apabila masyarakat menemukan adanya pelanggaran lalu lintas maupun aktivitas yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya, segera laporkan melalui Layanan Kepolisian 110 atau kantor kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas,” ujar IPTU Tini Yutini.

Melalui kegiatan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Satlantas Polres Purwakarta berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas terus meningkat. Dengan menggunakan kendaraan sesuai peruntukannya, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Purwakarta. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta