Aceh Barat.Redaksi.co
Kondisi jalan gelap menyelimuti jalan sepanjang jalur mulai dari ketika turun melintasi jembatan di dua perkampungan Leuhan- pasi mesjid menuju ke arah Gampong lapang jika di lewati saat malam hari ini sudah berlangsung lama tanpa mendapatkan perhatian serius dari pihak terkait,kondisi ini membuat para pengguna jalan kerap merasa was-was ketika melewati jalan karena seringkali muncul tiba tiba hewan ternak seperti kerbau atau sapi yg keluar dari semak semak di sisi kanan dan kiri jalan yang telah beberapa kali mengakibatkan kecelakaan, yang di akui oleh warga setempat sudah sering menyampaikan aspirasinya kepada pihak terkait,namun belum ada tanda tanda keluhan ini di tangani secara serius.
Keluhan ini di ungkapkan oleh Rusli salah seorang warga sekitar jalan di Gampong pasi mesjid kepada media ini pada Senin 27/7/2026.
Menurut Rusli, keberadaan penerangan lampu jalan jika dimalam hari jelas sangat di butuhkan,bukan saja untuk warga sekitarnya,tapi juga untuk pengendara yang ramai melewati jalan tersebut di malam hari,ia mengatakan jika hal ini dibiarkan berlarut seperti ini,bukan tidak mungkin muncul penilaian negatif terhadap kinerja dinas yang membidangi masalah tersebut.
“Seperti yang kita lihat,jika malam nyaris tidak tidak ada lampu jalan yang menyala di tiang listrik di jalan itu cuma ada satu dua yang nyala dengan cahaya redup, setahu saya itupun yang di usahakan oleh pihak Gampong beberapa tahun lalu,itupun sudah tidak nyala lagi,padahal jelas ada dinas yang membidangi masalah ini,tapi sayangnya seolah tidak peduli dengan kondisi yang dialami oleh warga dan para pengguna jalan yang gelap ketika melintas malam hari ” ucap Rusli
Ia juga berharap berharap ada kepedulian dari pihak terkait untuk segera memperbaiki yang sudah rusak atau memasang baru lampu jalan serta meminta di jalan yang tidak ada sarana tiang listrik agar di pasangkan lampu tenaga Surya di jalan itu
” Sebagai warga yg tinggal di sekitar ini ,saya rasa permintaan ini mungkin tidak berlebihan,kami mohon kepada pemangku kebijakan khususnya dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman (Perkim),yang sepengetahuan saya memang membidangi masalah ini mohon segera di pasang atau di perbaiki lampu di tiang yang ada, untuk jalan yang tidak ada akses tiang tolong di usahakan pengadaan lampu jalan tenaga Surya,ini bukan untuk kepentingan pribadi tapi demi para pengguna jalan merasa aman saat melewati jalan ini saat malam ,” ucapnya
Harapkan serupa juga di sampaikan oleh Yatim seorang warga yang kesehariannya sebagai penjual kopi di ujung jembatan leuhan, menurut dia lampu jalan sangat penting di pasang di titik titik rawan di jalan daerah pasi mesjid menuju ke lapang dan juga di beberapa titik jalan dusun Raja Aceh Gampong leuhan yang menurut dia juga sangat rawan di lalui saat malam hari
” Kondisi di sini kalau malam gelap karena tidak ada lampu jalan,kalau bisa tolonglah di pasang di beberapa tiang lampu jalan di seputaran jalan Dusun Raja Aceh,sebab kalau malam banyak ternak berkeliaran,sayang para pengguna jalan saat malam hari ” ucapnya
Sementara itu Kadis Perkim Aceh Barat Mudasir ketika di kompirmasi lewat pesan WhatsApp oleh media ini mengatakan sudah menurunkan tim untuk mengecek keluhan warga.
“Sudah di lakukan pengecekan oleh tim,cuma lampu jalan yang ada gagangnya cuma satu, sisanya semua lampu bulat, untuk menghidupkan kembali atau kita perbaiki harus kita minta izin dulu ke PLN terhadap penambahan lampu jalan di sepanjang jalan itu ” balasnya melalui pesan WhatsApp
Berdasarkan pantauan di sepanjang jalan saat malam hari setidaknya ada puluhan lampu tidak nyala dan ada sebagian satu dua yang nyalanya redup,dan di pertengahan jalan kearah Lapang tidak ada sama sekali lampu jalan karena tidak ada tiang listrik, kondisi ini mendorong warga meminta perhatian pemerintah untuk mengatasi dan segera membantu memasang lampu tiang di sepanjang jalur jalan demi ke nyamanan dan keamanan masyarakat saat bertransportasi di malam hari.
