Beranda blog Halaman 486

Jember Terhubung Langsung ke Ibu Kota, Gus Fawait Pastikan Bandara Siap Terbang Perdana

0

JEMBER, redaksi.co – Bandara Notohadinegoro bersiap mencatat sejarah baru bagi Kabupaten Jember. Untuk pertama kalinya, jalur penerbangan langsung Jember–Jakarta akan resmi mengudara pada 17 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., bersama jajaran, meninjau langsung kesiapan bandara pada Rabu (13/8/2025). Kunjungan ini untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana siap mendukung penerbangan perdana yang akan dilayani maskapai Fly Jaya menggunakan pesawat ATR 72-500.

“Setelah kami melihat kondisi Bandara Jember dan mengadakan rapat di lokasi, saya yakin pada tanggal 17 Agustus kami siap melakukan soft launching penerbangan rute Jakarta–Jember dan Jember–Jakarta,” ujar Gus Fawait.

Ia optimistis rute udara langsung ini akan menjadi pemacu pertumbuhan ekonomi, membuka peluang investasi baru, serta menguatkan sektor pariwisata.

“Mudah-mudahan ini memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan warga Jember. Semoga ikhtiar ini menjadi amal jariyah untuk kita semua,” tambahnya.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jember, Gatot Triyono, mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti semua catatan dari kunjungan Bupati sebelumnya. Salah satunya adalah membersihkan rumput di sisi runway sesuai arahan Otoritas Bandar Udara Wilayah III.

“Ada beberapa catatan teknis, termasuk perawatan sisi runway. Hari ini semuanya tuntas agar soft launching berjalan aman dan lancar,” jelas Gatot.

Ia juga menyebut dukungan dari Bandara Trunojoyo Sumenep, khususnya tim pemadam kebakaran berlisensi ARFF, untuk memperkuat keamanan operasional. Dukungan ini dimungkinkan karena operasional Bandara Trunojoyo saat ini nonaktif.

Dengan segala persiapan yang telah dimatangkan, penerbangan perdana 17 Agustus mendatang diharapkan menjadi langkah besar menuju “Jember Baru, Jember Maju” di bawah kepemimpinan Gus Fawait.

Reporter: uzwa

Ancol Gelar MERDEKARIA: Ruben Onsu Kibarkan Bendera Merah Putih di Akuarium Hiu SeaWorld

0

Redaksi.co | Jakarta, 13 Agustus 2025 – Artis Ruben Onsu menjadi sorotan dalam acara konferensi pers MERDEKARIA, sebuah rangkaian perayaan tahunan kemerdekaan yang digelar oleh Ancol di Resto Ombak Laut, Pantai Carnival, Ancol.

Dalam acara tersebut, Ruben mengungkapkan kesiapannya untuk mengibarkan bendera Merah Putih di dalam akuarium berisi hiu di SeaWorld Ancol. Aksi unik dan penuh tantangan ini menjadi bagian dari rangkaian acara MERDEKARIA yang mengusung semangat perjuangan dan cinta Tanah Air dengan cara yang berbeda.

“Mungkin enggak banyak yang tahu, saya ini sebenarnya suka banget diving, dan saya sudah punya sertifikasi advance. Jadi tantangan kayak begini, saya sambut dengan semangat. Saya sudah beberapa kali menjalani latihan khusus untuk menghadapi tantangan mengibarkan bendera di bawah air, terlebih lagi di antara hiu-hiu yang berenang bebas di sekelilingnya, ” ujar Ruben.

Ruben juga menceritakan bahwa salah satu rekannya yang juga terlibat dalam aksi ini adalah pekerja di SeaWorld, yang biasa ia ajak saat melakukan penyelaman di laut lepas. Latihan demi latihan ia jalani, termasuk beradaptasi dengan berat peralatan dan keterbatasan pandangan di dalam air.

“Melangkahnya berat banget, ada pemberat, tabung oksigen, terus gerakan harus sama kayak latihan di darat. Apalagi saya di posisi tengah saat pengibaran, jadi bendera enggak boleh kelibat. Harus tegak sempurna,” ujar Ruben.

Keselamatan menjadi prioritas utama dalam aksi ini. Tim SeaWorld telah menyiapkan tim rescue lengkap dengan perlengkapan khusus.

“Kalau teman-teman lihat ada yang pakai baju besi, itu rescue dari SeaWorld. Pengamanannya keren banget,” tambah Ruben.

Ancol Hadirkan “Merdekaria”, Serangkaian Festival Spesial Kemerdekaan 17 Agustus

0

Redaksi.co | Jakarta, 13 Agustus 2025 – Dalam rangka menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menggelar rangkaian acara bertema Merdekaria yang berlangsung dari 16 hingga 18 Agustus 2025. Dengan mengusung konsep Ancol Beach Fest & Culture Week, ribuan pengunjung diperkirakan akan memadati kawasan Ancol setiap harinya untuk menikmati berbagai pertunjukan budaya, olahraga, hingga parade kemerdekaan.

Merdekaria adalah rangkaian perayaan kolosal yang digelar di seluruh unit rekreasi Ancol, mulai dari Pantai, Dunia Fantasi (Dufan), Sea World, Ocean Dream Samudera, Atlantis Water Adventure, hingga Jakarta Bird Land. Direktur Operasional PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Eddy Prastiyo, mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung diprediksi bisa mencapai 70.000 orang per hari selama periode tersebut.

Dimulai sejak 16 Agustus dan berlangsung hingga 18 Agustus 2025. Seluruh area Ancol terlibat aktif, dengan pusat kegiatan berlokasi di Pantai Ancol dan kawasan Dufan. Pada 17 Agustus, upacara pengibaran dan penurunan bendera akan dilakukan di Symbolic of the Sea, serta parade dan atraksi budaya di berbagai titik.

Berbagai komunitas seni dan olahraga ikut ambil bagian, termasuk Colour of Indonesia yang menghadirkan 250 penari tradisional dari berbagai daerah Nusantara. Jakarta Pedal Club turut meramaikan dengan atraksi dragon boat, sementara para staf dan pengunjung juga bisa mengikuti lomba-lomba khas 17-an seperti panjat pinang, lomba makan kerupuk, hingga balap sedotan.

Di Dufan, pengunjung disuguhkan Drama Musikal Bambu Runcing, parade kemerdekaan, dan berbagai games interaktif. Sementara itu, Samudera dan Sea World menghadirkan atraksi unik seperti pengibaran bendera di bawah air oleh penyelam dan mermaid, salah satu yang menjadi highlight pada tahun ini adalah partisipasi seorang public figure yaitu Ruben Onsu. Serta lomba gebuk bantal di dalam akuarium. Tidak ketinggalan, Atlantis Water Adventure menghadirkan lomba air dan hiburan tematik di kolam ombak.

Daniel Windriatmoko dari Divisi Komunikasi Perusahaan Ancol menyampaikan bahwa cuti bersama pada 18 Agustus menjadi momentum penting untuk membangun kembali semangat kebangsaan dan kebersamaan dalam nuansa hiburan.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya datang untuk berlibur, tetapi juga merasakan euforia kemerdekaan dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.

Pengunjung hanya perlu membeli tiket reguler masuk Ancol. Pendaftaran lomba-lomba dibuka langsung di lokasi acara sejak pagi hari. Semua kegiatan terbuka untuk umum dan dirancang ramah keluarga, sehingga seluruh kalangan dapat ikut serta.

Asisten II Setdakab Aceh Barat,Dr.Kurdi Pimpin Rapat Pengendalian Inflasi Daerah,

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setdakab Aceh Barat, Dr. Ir Kurdi, ST., MT., MH., IPM., ASEAN.Eng memimpin rapat pengendalian Inflasi daerah Kabupaten Aceh Barat di Aula Cut Nyak Dhien Setdakab setempat pada Rabu 13/8/2025

Rapat pengendalian inflasi tersebut juga turut dihadiri oleh Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disperindagkop), Kadis Pangan, Kadis Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak), perwakilan dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan perwakilan dari Bappeda.

Dikatakan Kurdi, berdasarkan data yang ada tingkat inflasi di Kabupaten Aceh Barat memang tergolong tinggi, hal itu terjadi akibat adanya beberapa faktor.

“Berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK) Meulaboh per Juli 2025, Month -to-Month (M-to-M) inflasinya 0,39 persen Year -to- Date (Y-to-D) sebesar 2,74 persen sedangkan Year – on- Year (Y-onY) 3,82 persen,” kata Kurdi.

Tingkat inflasi di Kabupaten Aceh Barat kata kurdi terjadi akibat beberapa faktor salah satunya yaitu seperti akibat naiknya harga emas.

“Sementara kalau disektor pangan memang ada kenaikan harga seperti harga beras, bawang merah dan telur, tapi secara umumnya masih diambang batas wajar,” katanya.

Untuk harga beras sendiri kata Kurdi dalam seminggu ini sudah mulai terjadi penurunan harga. Apabila kedepan masih terjadi kenaikan harga bahan pokok yang berpotensi meningkatkan inflasi maka Pemkab Aceh Barat akan melakukan intervensi harga pasar.

“Nanti kedepan kita akan kembali mengadakan rapat pengendalian inflasi dan kita juga akan tetap terus memantau perkembangan inflasi di wilayah kita,” ujar Kurdi****

*Sinergi Polda Malut–WALHI: Selamatkan Lingkungan, Tindak Tambang Emas Ilegal*

0

REDAKSI.CO-Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara, Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., menerima kunjungan silaturahmi dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara, bertempat di Lobby Mapolda Malut, Rabu (13/8).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mempererat kemitraan strategis antara kepolisian dan organisasi lingkungan hidup guna mendukung penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan emas ilegal di wilayah Maluku Utara.

Hadir mendampingi Kapolda Malut, Plt. Wadir Intelkam Polda Malut AKBP Sigit Adhi Prasetyo, S.I.K., dan Koorspripim Polda Malut Kompol Noorman Haryanto Hasudungan, S.I.K., M.I.K. Sementara dari WALHI Maluku Utara hadir Direktur Faizal Ratuela, Kepala Divisi Hukum Ahmad Rumasukun, serta anggota WALHI, Muhammad Hasan Basri dan Surahman Halil.

Dalam penyampaiannya, Kapolda Malut menegaskan bahwa kolaborasi antara aparat penegak hukum dan WALHI telah terbukti efektif dalam upaya pemberantasan tambang emas ilegal pada penugasan beliau sebelumnya. “Saya mendapat perintah untuk menertibkan tambang emas ilegal di Provinsi Maluku Utara. Untuk itu, kami berharap dapat membangun kemitraan strategis dengan WALHI Malut, baik dalam bentuk pertukaran informasi, pendampingan, maupun edukasi kepada masyarakat,” ujar Irjen Pol Waris Agono.

Kapolda Malut juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data tahun 2023, Indonesia memproduksi sekitar 110 ton emas, namun penerimaan negara tidak sebanding dengan jumlah tersebut. Salah satu penyebab utamanya adalah maraknya praktik pertambangan emas ilegal. Lebih lanjut, pada kunjungan kerja bulan Juni 2025 ke Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Kapolda meresmikan Kampung Adat O’Hongana Manyawa sekaligus mendorong pemerintah daerah untuk segera menetapkan Peraturan Daerah tentang Hutan Adat sebagai bentuk perlindungan hukum dan upaya pencegahan terhadap ekspansi pertambangan ilegal.

Direktur WALHI Maluku Utara, Faizal Ratuela, menyampaikan bahwa tujuan kunjungan tersebut adalah membahas berbagai permasalahan pertambangan ilegal di wilayah Maluku Utara sekaligus menjajaki peluang kerja sama dengan Polda Malut. WALHI, menurut Faizal, saat ini memiliki titik pantau di empat lokasi, yakni Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Utara, serta wilayah pesisir yang rawan eksploitasi sumber daya alam. “Kami siap bersinergi dengan Kepolisian dalam berbagi data, melakukan sosialisasi, serta mendukung penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pertambangan ilegal,” tegasnya.

Pertemuan ini menghasilkan kesepahaman bahwa upaya penertiban tambang emas ilegal memerlukan sinergi yang erat antara aparat penegak hukum, organisasi lingkungan hidup, dan pemerintah daerah. Diharapkan, kolaborasi ini dapat memberikan dampak signifikan terhadap pelestarian lingkungan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta optimalisasi penerimaan negara dari sektor sumber daya alam.

 

MAHASISWA KKN IAI NURUL HAKIM BAHU MEMBAHU BEDAH RUMAH WARGA DI LOMBOK BARAT

0
oplus_1026

MAHASISWA KKN IAI NURUL HAKIM BAHU MEMBAHU BEDAH RUMAH WARGA DI LOMBOK BARAT

Lombok Barat – investigasi-redaksi.co
Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti Dusun Peseng, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Rabu (13/8/2025). Sejak pagi, puluhan warga bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAI Nurul Hakim Kediri bergotong royong membongkar rumah Pak Murdan, seorang warga yang sejak tahun 2019 menanti bantuan untuk memiliki rumah layak huni.

oplus_1026

Mahasiswa yang dipimpin langsung oleh Ketua KKN, Ust. Baihaki, tampak antusias bekerja bersama warga—memegang cangkul, mengangkut batu, dan membuat pondasi. “Saya merasa bangga dengan kekompakan warga. Semua saling bahu membahu, membuktikan bahwa dengan kebersamaan, hal besar dapat terwujud,” ungkapnya.

oplus_1026

Bedah rumah ini bukanlah program bantuan pemerintah, melainkan hasil kolaborasi dan kepedulian para pengusaha dermawan—di antaranya Soni Candra Dermawan, Bapak Erlan, dan Ibu Komang—yang menggabungkan dana pribadi untuk membantu warga yang membutuhkan.

Dalam wawancara khusus dengan wartawan redaksi.co, Pak Murdan tak kuasa menahan air mata.
“Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada H. Suhaili, wartawan redaksi.co, yang dengan caranya sendiri membantu saya hingga hari ini rumah saya mulai dibangun. Terima kasih juga kepada warga yang membantu pengerjaan pondasi, serta kepada Bapak Soni Candra Dermawan, Bapak Erlan, dan Ibu Komang selaku donatur. Semoga Allah SWT memberi kesehatan, kelapangan rezeki, dan membalas kebaikan mereka dengan sebaik-baiknya balasan,” ujarnya sambil berkaca-kaca.

oplus_1026

Tak berhenti pada rumah Pak Murdan, masih ada setidaknya tiga rumah warga lain yang kondisinya serupa dan sangat membutuhkan bantuan—yaitu rumah Ibu Sinah, Ibu Kimah, dan Bapak Sidah. “Insyaallah dengan niat kebersamaan dan kolaborasi antara umaro, ulama, dan masyarakat, semua ini akan tuntas,” tambah Ust. Baihaki penuh optimisme.

Kisah ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial, kekompakan warga, dan keikhlasan para dermawan mampu mewujudkan mimpi masyarakat kecil untuk tinggal di rumah yang layak huni. Sebuah teladan gotong royong yang menghangatkan hati.

Sumber: Media Nasional Investigasi redaksi.co

Read : Abach uhel

Disparpora Aceh Barat Gelar Ajang Memotif 2025, Komitmen Pemerintah Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Meulaboh Moeda Kreatif (Memotif) tahun 2025 yang digelar di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Barat pada resmi dibuka,Selasa malam 12/8/2025

Masyarakat tampak antusias menghadiri dan menyaksikan pembukaan Memotif yang diprakarsai oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Barat tersebut.

Memotif sendiri merupakan ajang perlombaan Fashion Show antar disainer kreatif se Aceh Barat dan pameran produk kreatif Usaha Mikro Menengah Kecil (UMKM) lokal.

Kegiatan Memotif tahun 2025 ini dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh Setdakab Aceh Barat, Ifan Murdani, S.STP mewakili Bupati Aceh Barat Tarmizi SP,MM.

Ifan Murdani dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Memotif merupakan wujud nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di bidang fashion dan produk UMKM.

“Kami atas nama Pemkab Aceh Barat memberikan apresiasi yang tinggi dan menyambut baik terlaksananya Memotif tahun 2025 ini. Ini merupakan sebuah ajang bagi pelaku ekonomi kreatif untuk menunjukkan karya kreatifnya kepada masyarakat luas,” kata Ifan.

Dikatakan Ifan, kegiatan ini bukan hanya sekedar pertemuan kreator dan penikmat seni saja, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk membangun jejaring usaha, memperluas pasar serta meningkatkan daya saing produk lokal di Aceh Barat.

“Momentum kegiatan memotif ini harus menjadi pengingat bahwa kreatifitas bukan sekedar bakat melainkan aset yang dapat dikelola menjadi peluang usaha, sumber lapangan kerja dan motor penggerak ekonomi daerah,” ujar Ifan

Menurutnya, dengan semangat inovasi dan keberanian untuk mencoba hal baru kata Ifan, kita bisa melahirkan karya – karya yang membanggakan dan mengharumkan nama Aceh Barat ditingkat yang lebih tinggi.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi inspirasi sekaligus pemicu semangat bagi generasi muda untuk terus berkreasi, berinovasi dan memanfaatkan kearifan lokal sebagai kekuatan utama dalam bersiang dipasar nasional maupun di tingkat internasional,” katanya menambahkan

Pemkab Aceh Barat kata Ifan berkomitmen untuk tetap terus mendukung kegiatan tersebut baik dalam bentuk pembinaan, pelatihan maupun promosi agar sektor ekonomi kreatif Aceh Barat semakin maju dan mandiri

Sementara itu, Ketua panitia kegiatan Memotif 2025, Kepala Disparpora Aceh Barat, Said Azmi mengatakan, salah satu tujuan kegiatan Memotif yaitu sebagai panggung bagi generasi muda dan pelaku kreatif untuk menampilkan karya terbaiknya.

“Kemudian meningkatkan kualitas desain dan inovasi produk lokal, mendorong pelaku usaha kreatif untuk memperluas jejaring dan pasar, menggali potensi lokal Aceh Barat untuk bersaing ditingkat nasional maupun internasional,” demikian, Said Azmi ****

Pemkab Aceh Barat Gandeng BPKP Aceh Dorong Penguatan SPIP Terintegrasi

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Inspektorat menggelar Sosialisasi Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Risiko bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), di Aula gedung B Dinas Pendidikan Aceh Barat,Selasa ,12/8/2025

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Barat, Nyak Na, SE, M.Ec.Dev., mewakili Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM. Peserta kegiatan terdiri dari seluruh Kepala SKPK, Kepala Bagian, dan para Camat di lingkungan Pemkab Aceh Barat.

Dalam sambutannya, Nyak Na menyampaikan apresiasi Bupati terhadap inisiatif Inspektorat ini yang dinilai sebagai langkah strategis memperkuat pemahaman, keterampilan, dan komitmen perangkat daerah dalam menerapkan SPIP serta manajemen risiko secara terintegrasi.

“Kita berharap kolaborasi dengan BPKP terus berlanjut demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, sebagaimana diamanatkan dalam Perbup Aceh Barat Nomor 16 Tahun 2022,” ujar Nyak Na.

Agenda ini menghadirkan dua narasumber dari BPKP Perwakilan Aceh, yakni Subhan Amri dan Riandi Putra, yang memaparkan materi mulai dari kebijakan umum SPIP hingga penyusunan peta risiko di perangkat daerah.

Sementara itu, inisiator kegiatan sekaligus IRBAN II Inspektorat Aceh Barat, Irwandi, menegaskan bahwa tujuan utama Bimtek adalah menyamakan persepsi sekaligus memastikan penerapan SPIP dapat berjalan optimal hingga ke unit kerja paling bawah.

“Dengan pemahaman yang seragam, kita dapat mendorong terciptanya pengelolaan pemerintahan yang lebih tertib, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Irwandi.

Menurut nya, Pemkab Aceh Barat optimistis, melalui sinergi dengan BPKP dan penguatan kapasitas ASN, penerapan SPIP terintegrasi akan mampu meminimalkan risiko serta memperkuat budaya kerja yang profesional di seluruh jajaran pemerintahan, tandasnya ****

LBH Massa Keadilan Rakyat Indonesia Gugat Pemkab Karawang Lewat Citizen Law Suit

0

Redaksi.co || KARAWANG — Lembaga Bantuan Hukum Massa Keadilan Rakyat Indonesia resmi mendaftarkan gugatan Warga Negara (Citizen Law Suit) terhadap Pemerintah Kabupaten Karawang ke Pengadilan Negeri Karawang. Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 105/Pdt.G/2025/PN Kwg dan telah memasuki agenda sidang pertama. Selasa (12/8/2025). 

Dalam perkara ini, LBH Massa Keadilan Rakyat Indonesia yang diwakili oleh ketua umumnya H. Nanang Komarudin, SH., MH., C.MSP, menggugat empat pihak, yakni:

1. Bupati Karawang cq Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang sebagai tergugat I

2. Inspektorat Daerah Kabupaten Karawang, sebagai tergugat II

3. Biro Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang, sebagai tergugat III, dan

4. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang, sebagai tergugat IV.

Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Karawang, gugatan ini terdaftar pada Selasa, 12 Agustus 2025 dengan jenis klasifikasi perkara Gugatan Warga Negara (Citizen Law Suit).

Citizen Law Suit merupakan mekanisme hukum yang memberi ruang bagi warga negara atau kelompok masyarakat untuk menggugat pemerintah apabila dianggap lalai memenuhi hak-hak warga negara atau melakukan kebijakan yang merugikan masyarakat luas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Karawang terkait pokok gugatan yang diajukan LBH Massa Keadilan Rakyat Indonesia. Sidang perdana dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 26 Agustus 2025 di Pengadilan Negeri Karawang. (SK)

Reporter: Sukirman.

KADIS DINSOS LOBAR HK. LALU WINENGAN DAN KADES HASBI SIAP WUJUDKAN SEKOLAH RAKYAT

0

KADIS DINSOS LOBAR HK. LALU WINENGAN DAN KADES HASBI SIAP WUJUDKAN SEKOLAH RAKYAT

Lombok BaratRedaksi.Co Kabar gembira datang bagi warga Desa Kuripan. Tahun ini, desa tersebut menjadi salah satu penerima manfaat program Sekolah Rakyat (SR) yang digagas Presiden Prabowo melalui Kementerian Sosial. Kepala Dinas Sosial Lombok Barat, HK. Lalu Winengan, mengungkapkan bahwa pembangunan SR di Desa Kuripan akan segera direalisasikan dan dibiayai sepenuhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ini program langsung dari Bapak Presiden Prabowo melalui Kemensos. Biaya jelas dari APBN, dan fasilitas yang disediakan sangat lengkap. Untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA, siswa akan mendapat makan gratis tiga kali sehari, dua kali snack, dan bahkan mandi pun sudah menggunakan shower,” ujar HK. Lalu Winengan.

Sosialisasi

Program ini telah menarik minat warga setempat. Tercatat, hingga saat ini sudah ada 100 siswa yang mendaftar untuk jenjang SD dan SMP. Kehadiran SR diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini akan berdiri di atas lahan seluas 8,5 hektare. Kehadirannya diyakini dapat menggerakkan perekonomian masyarakat setempat, baik di wilayah desa lokasi pembangunan, desa sekitar, maupun di tingkat kecamatan. Dari sisi lokasi pembangunan, proyek ini juga diharapkan membawa dampak positif bagi ekonomi lokal. Jika mendapat dukungan industrialisasi dari pemerintah pusat, masyarakat setempat berpeluang terserap menjadi tenaga kerja sekitar 500 orang atau lebih.

Dengan anggaran pembangunan sekitar Rp100–200 miliar (sesuai informasi Kementerian PUPR), proyek ini menjadi peluang besar bagi masyarakat di Desa. Tujuannya bukan hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga memperbaiki taraf hidup warga dari yang belum sejahtera menjadi sejahtera.

Hasil sosialisasi dengan Dinas Sosial menunjukkan, jika ada warga yang belum memiliki rumah layak huni, akan dibangunkan Rumah Sejahtera. Selain itu, bagi keluarga yang tidak memiliki modal usaha, akan diberikan bantuan modal untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga. Dari sosialisasi di salah satu dusun kemarin, sudah ada sekitar enam keluarga yang memenuhi syarat untuk mendapat bantuan. Pemerintah desa bersama pendamping PKH dan Kadus Dusun Tongkek juga telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi rumah-rumah calon penerima manfaat.

Sosialisasi dgn warga

Kepala Desa Kuripan, Hasbi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas program ini. “Kami di Desa Kuripan merasa sangat bersyukur dan berterima kasih. Pembangunan Sekolah Rakyat ini bukan hanya memberi kesempatan pendidikan gratis dengan fasilitas memadai, tetapi juga membuka peluang kerja dan program pemberdayaan ekonomi bagi warga. InsyaAllah, ini akan membawa perubahan besar bagi desa kami, baik di bidang pendidikan maupun kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dengan fasilitas lengkap, dukungan penuh pemerintah, dan manfaat ganda di bidang pendidikan serta ekonomi, SR di Desa Kuripan diyakini akan menjadi contoh sukses sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia dan meningkatkan taraf hidup warga Lombok Barat.

Sumber : Media Nasional Investigasi – Redaksi.co
Read : Abach Uhel