Beranda blog Halaman 474

Polda Sumsel Sikat Tambang Ilegal, Tindak Lanjuti Perintah Presiden

0

Redaksi.co | Muara Enim – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan berhasil mengamankan satu unit ekskavator di lokasi yang diduga sebagai tambang batu bara ilegal di wilayah Muara Enim.

Penindakan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Prabowo kepada Kapolri, yang diteruskan ke Kapolda jajaran.

Berdasarkan hal tersebut Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi SIK, memerintahkan untuk memberantas aktivitas penambangan ilegal yang ada di wilayah Sumsel.

Penindakan yang dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel, Kombes Pol Bagus Suropratomo SIK, dilakukan pada Rabu, 27 Agustus 2025, setelah sebelumnya tim melakukan pemetaan dan pendataan dari udara menggunakan helikopter serta pengamatan langsung di darat.

Dari pantauan, Dirkrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Bagus Suropratomo didampingi Kasubdit IV Tipidter, AKBP Ahmad Budi Hartono, dan Kasubbag Renmin Bagbinops Roops, Kompol Dedi Rahmat, Kanit 2 Subdit IV Tipidter, Kompol Indra Parameswara, menuju ke lokasi yang berada di Kecamatan Lawang Kidul dan Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim Sumsel.

Kombes Pol Bagus Suropratomo SIK menjelaskan bahwa timnya menemukan 7 unit ekskavator yang terparkir di luar area tambang ilegal, dan 3 unit yang berada di lokasi tambang ilegal.

Namun saat ini yang berhasil diamankan satu unit eksavator berwarna hijau merek Kobelco di area Desa Darmo, Kecamatan Lawang Kidul, dan telah di police line.

“Ekskavator tersebut telah kami evakuasi untuk dititipkan sementara sebagai barang bukti ke PT Bukit Asam, untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kombes Pol Bagus Suropratomo SIK, Rabu (27/8/25).

“Selain ekskavator, tim juga melakukan pengecekan jalur keluar masuk kendaraan angkutan batu bara ilegal di Desa Darmo serta lokasi penambangan di Desa Darmo, Desa Lengi, dan Desa Penyandingan,” imbuhnya.

Kombes Bagus menambahkan, Kegiatan ini melibatkan personel dari Ditreskrimsus, Roops Polda Sumsel, Polairud Polda Sumsel, Satreskrim Polres Muara Enim, dan pihak PT Bukit Asam.

“Penindakan tambang ilegal ini merupakan implementasi dari arahan Kapolri yang diteruskan kepada seluruh Kapolda jajaran, sebagai respons atas perintah Presiden Prabowo,” jelas Alumni Akpol 98.

“Operasi ini diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku dan menekan angka penambangan ilegal di wilayah Sumatera Selatan,” pungkasnya.(*)

SOSOK DERMAWAN, H. MASIYAH HAIKAL FIRDAUS BANTU WARGA PESENG

0

SOSOK DERMAWAN, H. MASIYAH HAIKAL FIRDAUS BANTU WARGA PESENG

Lombok Barat, Redaksi.co – Nama H. Masiyah Haikal Firdaus, pimpinan PT. PPP, kembali mencuri perhatian publik. Bukan karena pencapaian bisnisnya, melainkan karena kepedulian dan jiwa sosialnya yang begitu besar terhadap masyarakat kecil.

Kali ini, H. Masiyah Haikal Firdaus memberikan dukungan penuh terhadap program bedah rumah warga di Dusun Peseng, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Program ini sebelumnya diinisiasi oleh salah seorang wartawan media nasional investigasi Redaksi.co, H. Suhaili, yang menggugah banyak pihak untuk terlibat membantu.

Wooow Pengadaan Lampu Jalan di Desa-Desa Tahun 2025 Akan Di Periksa Kejari Lebong

0
  1. Wooow Pengadaan Lampu Jalan di Desa-Desa Tahun 2025 Akan Di Periksa Kejari Lebong

Lebong Redaksi.co Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebong mulai melirik adanya dugaan korupsi pengadaan lampu jalan yang dibiayai dari Dana Desa di sejumlah desa di wilayah Kabupaten Lebong.terindikasi adanya penyimpangan yang mencuat lantaran ditemukan harga yang tidak sesuai dengan SBU standar biaya barang dan jasa di kabupaten Lebong.

 

Kepala Kejari Lebong, Evelin Nur Agusta, S.H., M.H, melalui anggota intelijen Kejari Lebong, Adi E.S, SH, menjelaskan pemeriksaan akan dilakukan terhadap desa-desa yang terindikasi penyalahgunaan anggaran. Tak hanya itu, pihaknya juga akan menelusuri oknum yang mengatasnamakan institusi APH di kabupaten Lebong, baik kepolisian ataupun kejaksaan, untuk kepentingan pribadi.

 

“pihak Suplayer yang mengatasnamakan APH Kami ingin tahu, kalau aph oknum Polisi kami ingin tahu polisi mana,Kalau mengatasnamakan Kejari Lebong,kami ingin tahu oknum kejari itu siapa yang dipakai sebagai kedok. Semua akan kami selidiki,” jelas Andi saat ditemui di Kejari Lebong, Selasa (26/8/2025).

 

Menurutnya, pengusutan difokuskan pada pengadaan lampu Jalan Tahun ini, dari tahap I setelah itu tahap II tahun 2025 di sejumlah desa. Saat ini tim masih mengumpulkan data dan Keterangan untuk memastikan desa mana saja yang terlibat.

 

“Kami pihak kejaksaan akan turun mengkroscek ,apabila tidak sesuai prosedur akan kita beri sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku. Untuk waktunya, tunggu. Masih kita dalami,” pungkasnya.

 

Adi juga menghimbau seluruh kepala desa baik pjs atau pun defenitif di Lebong agar bijak dan jalankan sesuai aturan hukum dalam mengelola Dana Desa. Ia menekankan agar para kades tidak mudah percaya dengan pihak yang mengaku sebagai titipan aparat penegak hukum.

 

“Saya minta desa selalu berhati-hati, jangan sampai terjebak oleh oknum yang berkedok dibekingi APH. Kalau ada yang mengaku titipan, tolak atau laporkan segera,biar kita langsung proses,” tutupnya. (A)

Rilis CIKAK S.A

Kesilir Bergejolak: Kasus Pemalsuan Tanda Tangan TKD Mandek, Warga Curiga Ada Permainan

0

JEMBER, redaksi.co – Bara lama kembali menyala di Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan. Dugaan pemalsuan tanda tangan dalam perjanjian sewa Tanah Kas Desa (TKD) yang menyeret nama Kepala Desa Kesilir, Sucipto, kembali mencuat. Kasus yang pernah dilaporkan ke Polres Jember itu kini menjadi sorotan publik, menandai adanya dugaan penyimpangan serius dalam roda pemerintahan desa.

Warga menilai, lambannya penanganan kasus ini berpotensi membuka ruang penyalahgunaan kewenangan yang lebih besar. Aliansi Masyarakat Peduli Desa Kesilir menegaskan, pembiaran kasus semacam ini hanya akan menambah catatan hitam pemerintahan desa dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap aparat hukum.

Suasana Kesilir pun kian panas. Rabu (27/8/2025), perwakilan aliansi kembali mendatangi Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Jember, mendesak kejelasan perkembangan perkara yang sudah berbulan-bulan mandek.

“Sejumlah saksi sudah diperiksa, bukti juga ada, tapi kenapa kasus ini seperti jalan di tempat? Kami hanya ingin hukum ditegakkan adil, tanpa pandang bulu. Jangan sampai ada kesan dibiarkan,” tegas Gatot, salah satu warga.

oplus_0

Suhardi, penggerak masyarakat yang sejak awal vokal mengawal kasus ini, menambahkan bahwa dirinya langsung masuk ke ruang Pidsus sekitar pukul 15.00 WIB. Dari penjelasan penyidik, diketahui bahwa hasil penyelidikan sudah dilimpahkan ke Inspektorat Jember sejak 18 Juni 2025, namun hingga kini Polres masih menunggu hasil tersebut.

“Kedatangan kami juga untuk menyerahkan bukti tambahan yang semakin menguatkan dugaan adanya pemalsuan tanda tangan. Kami tidak ingin masalah ini tenggelam begitu saja,” ujar Suhardi.

Warga Kesilir berharap kepolisian dan Inspektorat bekerja serius, transparan, dan tidak tebang pilih. Mereka menilai, sikap tegas aparat hukum adalah kunci meredakan keresahan masyarakat dan memastikan aset desa tidak menjadi bancakan segelintir pihak (Tim).

Wujudkan Ketahanan Pangan , Prajurit Korem 012/ TU Terus Merawat Tanaman Hortikultura

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Korem 012/Teuku Umar (TU) terus berupaya mewujudkan ketahanan pangan sesuai program pemerintah di sektor pertanian.

Prajurit Korem 012/TU secara rutin melaksanakan perawatan tanaman hortikultura di lahan ketahanan pangan seluas 40 hektar yang berada di area Korem 012/TU, Rabu 27/8/2025

Kegiatan tersebut dilakukan dengan penuh semangat gotong royong. Setiap pagi, para prajurit bersama-sama membersihkan rumput dan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman.

Ini dilakukan untuk menjaga kesuburan lahan sekaligus menghindari penggunaan bahan kimia dalam proses perawatan.

Selain itu, prajurit juga melakukan penyiraman, pengairan, serta pemberian pupuk organik secara berkala.

Perawatan intensif ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pertumbuhan tanaman sehingga hasil panen dapat lebih maksimal.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Korem 012/TU dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan internal, hasil pertanian dari lahan pangan tersebut juga diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekitar ****

Polres Jember Bekuk Sindikat Uang Palsu, Rp 52 Juta Diamankan

0

JEMBER, redaksi.co – Polres Jember berhasil membongkar peredaran uang palsu dan mengamankan dua pelaku berinisial HP (60), warga Kecamatan Sumbersari, dan DIR (50), warga Kecamatan Kalisat. Kedua tersangka ditangkap setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait adanya penyimpanan rupiah palsu, Rabu (27/8/2025).

Kapolres Jember, AKBP Bobby Anugrah Christianto, dalam konferensi pers menjelaskan, motif kedua pelaku mengedarkan uang palsu adalah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Dari tangan tersangka, kami amankan barang bukti berupa 160 lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu senilai Rp8 juta, dan 190 lembar pecahan Rp100 ribu senilai Rp19 juta. Total keseluruhan mencapai Rp27 juta,” ungkap Kapolres.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, menambahkan bahwa dari hasil penggeledahan di rumah tersangka HP, polisi menemukan uang palsu senilai Rp52 juta. Dari temuan itu, penyidik kemudian mengembangkan kasus hingga berhasil menangkap DIR, serta masih memburu satu tersangka lain yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Kedua tersangka mendapatkan uang palsu dari seseorang untuk diedarkan kembali, namun belum sempat beredar di masyarakat,” terang AKP Angga.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 36 ayat (3) UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara serta denda hingga Rp50 miliar.

Reporter: Uswa

Tragedi Sungai Besini, Nelayan Tewas Dibekap Sepupu Sendiri Gara-Gara Alkohol

0

JEMBER, redaksi.co – Pengaruh minuman beralkohol kembali memicu tragedi. Seorang nelayan asal Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, tewas setelah ditenggelamkan oleh dua rekannya sendiri saat mandi di Sungai Besini, Dusun Krajan, Desa Pugerkulon.

Peristiwa bermula ketika tiga nelayan, yakni korban dan dua tersangka, pesta minuman keras di Alun-Alun Puger pada Rabu (27/8/2025) sejak pukul 16.00 hingga 19.00. Usai mabuk, mereka bertiga menuju sungai dengan niat memandikan korban agar cepat sadar. Namun situasi berubah saat korban justru mengamuk dan memukul temannya.

Kedua tersangka yang juga dalam pengaruh alkohol berusaha menenangkan, namun justru berujung perkelahian. Dengan emosi tak terkendali, mereka memiting leher korban lalu menenggelamkan kepalanya ke dalam sungai selama sekitar lima menit hingga tewas.

“Pelaku adalah SP (36) dan MNS (38), keduanya nelayan asal Dusun Manggaran, Desa Pugerwetan. Salah satu tersangka bahkan memiliki hubungan kekerabatan dengan korban, yakni sepupu,” ungkap Kapolres Jember AKBP Bobby Adimas Chandra Putra saat pers rilis di ruang Rupatama Polres Jember.

Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma menambahkan, sebelum tragedi, korban sempat dilucuti jaket dan bajunya, sementara ponselnya ditaruh di jok motor. “Awalnya mereka berniat memandikan korban agar sadar, namun karena sama-sama dalam pengaruh alkohol, niat itu justru berakhir dengan tindak pidana,” jelasnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 351 ayat 3 KUHP dan pasal 338 KUHP dan/atau pasal 170 ayat 2 dan/atau pasal 359 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Reporter: Lukman/Edi

Iksowdus Tindak Lanjuti Vidio Viral di Tiktok Terkait Rumah Roboh di Gandus

0

Redaksi.co | Palembang, -.Ikatan solidaritas warga gandus ( IKSOWDUS ) turun lapangan ke lokasi rumah roboh ( Rabu/27/8/25 ) di jalan Lettu Karim kadir RT.09 kelurahan gandus kecamatan gandus Palembang, julianto ketua Iksowdus beserta rekan aktivis SUMSEL MARADONA dan ditemani ketua RT 09 kelurahan gandus meninjau langsung lokasi rumah warga yang roboh yang mana salah satu penghuninya mengalami gangguan jiwa ( ODGJ ).

Saat diwawancarai awak media Yanto sapaan akrabnya mengatakan ” saya mendapatkan informasi terkait kejadian rumah roboh tersebut dari salah satu rekan aktivis Maradona beliau mengirimkan vidio tiktok @ davit Yupiter terkait rumah roboh tersebut dan mengajak saya untuk meninjau lokasi tanpa pikir panjang kami langsung turun lapangan.

Dilanjutkan Yanto bahwa sebelum turun lapangan saya berkoordinasi ke pembina iksowdus aryuda perdana Kusuma yang kebetulan beliau anggota DPRD provinsi Sumsel dapil 1 yang mana kecamatan gandus masuk ke dapil beliau sehubungan beliau ada jadwal reses yang tidak bisa ditinggalkan maka beliau nitip salam dan menitipkan pula bantuan berupa sembako untuk keluarga yang tertimpa musibah rumah roboh dan berpesan kepada saya untuk berkoordinasi kepada pihak pihak terkait untuk segera mencari solusi.

Sesampainya dilokasi kami bertemu langsung dengan keluarga korban dan menyerahkan bantuan sembako dari aryuda perdana Kusuma selaku pembina iksowdus dan sesuai arahan beliau saya langsung berkoordinasi dengan ketua RT 09, lurah gandus , camat gandus dan pihak puskesmas Alhamdulillah ditindaklanjuti dengan cepat dengan turun langsung ke lokasi.

Saya berharap ada perhatian khusus dari pemerintah setempat dengan segera mencari solusi dan memberikan bantuan jangka pendek bantuan perbaikan rumah dan jangka panjang dalam hal kesehatan ODGJ dan bantuan sembako Krn keluhan dari keluarga korban pasca orang tuanya meninggal tidak mendapatkan bantuan lagi seperti bantuan PKH yng dulunya pernah dapat ( tutupnya ).

Ditempat yang sama camat gandus jupriansyah,S.STP,M.Si didampingi Lurah Gandus Muammar Al hafis,SE beserta Ketua RT 09 very mengatakan sudah menindak lanjuti terkait masalah musibah rumah roboh tersebut kami sudah berkoordinasi dengan dinas sosial dan Basnas ” Alhamdulillah hari ini saya datang ke lokasi bersama pak lurah pak RT dan jajaran dengan mengajak pihak basnas meninjau langsung lokasi dan sebelumnya juga tadi pagi pihak dinsos sudah datang dengan memberikan bantuan berupa kasur seyogyanya pagi kami mau meninjau lokasi sehubungan ada acara penyuluhan Jadi selesai acara kami ke sini dan semalam setelah kejadian pak lurah juga sudah lsg ke lokasi dan memberikan bantuan.

Disinggung terkait salah satu penghuni yang mengalami ODGJ jupriansyah mengatakan yang bersangkutan sudah memiliki KIS cuma selama ini pihak keluarga enggan berobat ke rumah sakit dan puskesmas terkendala yg bersangkutan enggan di bawa berobat tapi Alhamdulillah hari ini pihak puskesmas sudah turun langsung memeriksa dan mudah – mudahan akan berkesinambungan.
Ditambahkan very ketua RT 09 bahwa selama ini kami bersama warga sudah berupaya membantu perbaikan rumah tersebut dengan swadaya masyarakat pada waktu itu terkumpul 1,8 juta dan juga sudah pernah ada bantuan dari pihak luar berupa bahan bangunan tuk perbaikan rumah tersebut kami juga selaku RT dan pihak kelurahan sudah mengupayakan untuk bantuan bedah rumah tapi terkendala surat menyurat rumah tersebut.tutupnya mengakhiri percakapan.

Dr.Rusdi dari puskesmas gandus mengatakan bahwa hari ini kami turun mengecek warga yang mengalami ODGJ karna mendapatkan informasi dari ketua Iksowdus menghubungi rekan kami desra, mendapatkan laporan tersebut kami langsung ke lokasi

kondisi pasien tersebut mengalami sakit kejiwaan ( Paranoid ) dan rencana kami akan bawa ke rumah sakit BARI tapi pihak keluarga meminta untuk di rawat jalan saja, kedepan satu bulan sekali dari puskesmas ada group keswa ( kesehatan jiwa ) akan kunjungan ke rumah pasien mengontrol perkembangan pasien tersebut.

Sementara itu perwakilan Basnas Irwan bagian penyaluran menjelaskan bahwa kami ditugaskan oleh pimpinan untuk meninjau lokasi rumah roboh ini dan dulu juga sudah pernah kami tinjau sehubungan dengan terkendala surat tanah maka program bedah rumah belom bisa dilakukan dan sekarang kami akan memilih obsi lain memberikan solusi karena ini bencana dan di basnas kota Palembang ada program tanggap bencana kami akan memberikan bantuan berupa bahan bangunan untuk rumah bisa juga dalam bentuk sembako sesuai nanti arahan pimpinan seperti apa.tukasnya

Keluarga korban musibah rumah roboh mengucapkan terima kasih sebesar besarnya kepada berbagai pihak atas kepeduliannya dan berharap agar rumah roboh tersebut cepat diperbaiki ” Alhamdulillah nian Terimo kasih banyak atas bantuannyo cuma itu yang pacak kami ucapke semoga tuhan dapat membalas kebaikan bapak ibu Galo Galo ” ucapnya dalam bahasa daerah. ( Rill )

Pemkab Gelar Sertijab Dua Camat, Bupati Aceh Barat Tarmizi Titip Pesan,Jalankan Tugas Dengan Baik

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM diwakili Asisten Pemerintahan dan Keistimewaan Aceh Setdakab, Ifan Murdani, S.STP, MSc melakukan serah terima jabatan dan pengantar tugas Camat Woyla Barat dan Camat Johan Pahlawan pada Rabu 27/8/2025

Kegiatan serah terima jabatan dan pengantar tugas kedua Camat tersebut dilaksanakan di kantor camat masing-masing dan di saksikan oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) setempat.

Di Kecamatan Woyla Barat serah terima jabatan dilakukan dari Camat lama Irwan kepada Camat baru Kamaruddin, sementara di Kecamatan Johan Pahlawan dari Camat lama Yulisman Yahya kepada Camat baru Irwan.

Ifan Murdani dalam sambutannya mengatakan, mutasi jabatan yang dilakukan oleh Bupati Aceh Barat bertujuan untuk penyegaran dan perubahan ke arah yang lebih baik.

“Tugas Camat yang baru nantinya adalah memastikan kegiatan – kegiatan kedepannya menjadi lebih baik lagi, namun apabila ada kegiatan yang sudah baik maka tugas Camat yang baru adalah memastikan semua kegiatan terus berjalan dan berkelanjutan,” kata Irfan.

Ifan mengatakan, Bupati Aceh Barat berpesan kepada para Camat yang baru agar dapat melaksanakan ataupun menerapkan instruksi bupati beberapa diantaranya yaitu magrib mengaji dan shalat berjamaah.
“Tugas berat lainnya yang akan harus diatasi oleh semua pihak termasuk Camat itu adalah terkait dengan hal krusial seperti penanganan narkoba, judi online dan juga aliran sesat yang saat ini informasinya sudah mulai masuk ke Aceh Barat,” katanya.

Tugas lainnya kata Irfan khususnya di Kecamatan Johan Pahlawan yang menjadi PR bagi Camat baru yaitu penyelesaian batas antar gampong, memastikan pelaksanaan Koperasi Merah Putih (KMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah terlaksana dengan baik, tandasnya****

HUMAS PLTU JERANJANG SALURKAN BANTUAN UNTUK PROGRAM BEDAH RUMAH WARGA PESENG

0

HUMAS PLTU JERANJANG SALURKAN BANTUAN UNTUK PROGRAM BEDAH RUMAH WARGA PESENG

Lombok Barat, Redaksi.co – Kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh manajemen Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang. Pada hari ini, Rabu, 27 Agustus 2025, Humas PLTU Jeranjang, Bapak Yanuar Ardiansyah, secara langsung menyerahkan bantuan dana untuk program bedah rumah bagi salah satu warga kurang mampu, Inaq Sinah, di Dusun Peseng, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

Penyerahan bantuan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan bukti nyata bahwa PLTU Jeranjang tidak hanya berfokus pada penyediaan listrik untuk masyarakat, namun juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kondisi sosial warga sekitar. Sebagai salah satu objek vital nasional di bidang energi, perusahaan ini ingin memastikan keberadaannya juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Kami di PLTU Jeranjang berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya lewat energi listrik yang kami hasilkan, tetapi juga melalui kepedulian sosial. Program bedah rumah ini adalah bentuk nyata bahwa perusahaan siap membantu warga yang benar-benar membutuhkan agar bisa hidup lebih layak,” tegas Yanuar Ardiansyah, Humas PLTU Jeranjang.

Inisiatif mulia ini bermula dari laporan seorang jurnalis Redaksi.co, H. Suhaili, yang menemukan adanya sejumlah rumah warga kurang mampu di Dusun Peseng. Dari hasil investigasi di lapangan, sedikitnya ada empat unit rumah yang sangat layak untuk dibantu. PLTU Jeranjang pun dengan cepat merespons temuan tersebut dan langsung menyalurkan bantuan sebagai langkah awal kepedulian sosial.

Setelah Dusun Peseng, kami juga akan beranjak ke Dusun Bongor dan dusun-dusun lain di Desa Taman Ayu. Harapannya, program ini bisa menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan dan menjadi gerakan bersama,” ungkap H. Suhaili.

Tak hanya PLTU Jeranjang, kabar baik juga datang dari Baznas Lombok Barat yang telah menetapkan prioritas bantuan untuk 10 unit rumah di Desa Taman Ayu. Program ini nantinya akan berjalan beriringan dan saling melengkapi dengan bantuan dari perusahaan, sehingga makin banyak warga yang merasakan manfaatnya.

Langkah cepat dan kepedulian Humas PLTU Jeranjang ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Banyak warga menilai, kehadiran PLTU Jeranjang bukan hanya sebatas penyedia listrik, tetapi juga mitra pembangunan sosial yang benar-benar memahami kebutuhan warga sekitar.

Dengan suara haru, Inaq Sinah, penerima bantuan bedah rumah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya. “Saya tidak pernah menyangka rumah saya yang sudah lapuk dan sering bocor kalau hujan akan diperhatikan. Terima kasih kepada PLTU Jeranjang dan semua pihak yang sudah peduli. Semoga Allah membalas kebaikan ini,” ucapnya penuh haru.

Dengan semangat kebersamaan, PLTU Jeranjang ingin menjadi contoh bahwa perusahaan besar juga harus hadir untuk rakyat kecil. Kepedulian sosial ini diharapkan terus berlanjut, sehingga keberadaan PLTU Jeranjang bisa memberi energi, tidak hanya untuk listrik, tetapi juga untuk kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Sumber: Media Nasional Investigasi – Redaksi.co
Read : Abach Uhel