Selasa, Maret 17, 2026
Beranda blog Halaman 393

PAC Pemuda Pancasila Seberang Ulu Dua Palembang Silaturahmi ke Danramil 418-03/Plaju Kapten Czi Jhunaidi

0

Redaksi.co | Palembang – Danramil 418-03/Plaju Kapten Czi Jhunaidi menerima kunjungan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Seberang Ulu Dua (SU II) Kota Palembang dalam rangka silaturahmi/audiensi. Kamis (10/10/24).

Dalam kesempatan itu juga adapun tujuan PAC Pemuda Pancasila bertujuan untuk menjalin silaturahmi serta meningkatkan sinergitas ormas dengan TNI dalam menjaga dan memelihara bersama sama keutuhan NKRI .

Menurut Danramil 418-03/Plaju Kapten Czi Jhunaidi mengatakan ia sangat mengapresiasi dan bangga atas kehadiran anggota Ormas Pemuda Pancasila khususnya PAC Pemuda Pancasila SU II Palembang di Koramil 418-03/Plaju, yang selama ini ormas PP dipandang sudah baik bekerjasama dengan TNI, Polri dan Pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas di lingkungan masyarakat dan Khusus nya wilayah Kecamatan SU II Palembang.

“Diharapkan kedepan Organisasi Pemuda Pancasila semakin eksis sebagai Garda terdepan untuk menjaga dan mempertahankan Pancasila serta keutuhan NKRI yang kita cintai bersama,” ungkap Danramil dalam kesempatan itu.

Sementara itu, Susanto Ketua PAC Pemuda Pancasila SU II Palembang mengucapkan terima kasih kepada Danramil yang telah menerima Silaturahmi / audiensi kami dalam hal ini Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila SU II Palembang.

Dan,”kami siap, bersedia kapanpun dan dimana pun bersinergitas dengan TNI, Polri dan Pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas di lingkungan masyarakat dan Khususnya wilayah Kecamatan SU II Palembang,”pungkasnya.

Audiensi / Silaturahmi tersebut turut di hadiri oleh Danramil 418-03/Plaju Kapten Czi Jhunaidi, Ketua PAC Pemuda Pancasila SU II Palembang Susanto, Wakil Ketua II PAC Pemuda Pancasila SU II Palembang Novri, Bendahara PAC Pemuda Pancasila SU II Palembang Army, Ketua Pimpinan Ranting PP Tangga Takat Indra bersama anggota Ranting PP Tangga Takat Fendi.

Danramil 418-03/Plaju Mengapresiasi dan Bangga Atas Kehadiran PAC PP SU II Palembang

0

Warta In | Palembang – Danramil 418-03/Plaju Kapten Czi Jhunaidi menerima kunjungan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Seberang Ulu Dua (SU II) Kota Palembang dalam rangka silaturahmi/audiensi. Kamis (10/10/24).

Dalam kesempatan itu juga adapun tujuan PAC Pemuda Pancasila bertujuan untuk menjalin silaturahmi serta meningkatkan sinergitas ormas dengan TNI dalam menjaga dan memelihara bersama sama keutuhan NKRI .

Menurut Danramil 418-03/Plaju Kapten Czi Jhunaidi mengatakan ia sangat mengapresiasi dan bangga atas kehadiran anggota Ormas Pemuda Pancasila khususnya PAC Pemuda Pancasila SU II Palembang di Koramil 418-03/Plaju, yang selama ini ormas PP dipandang sudah baik bekerjasama dengan TNI, Polri dan Pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas di lingkungan masyarakat dan Khusus nya wilayah Kecamatan SU II Palembang.

“Diharapkan kedepan Organisasi Pemuda Pancasila semakin eksis sebagai Garda terdepan untuk menjaga dan mempertahankan Pancasila serta keutuhan NKRI yang kita cintai bersama,” ungkap Danramil dalam kesempatan itu.

Sementara itu, Susanto Ketua PAC Pemuda Pancasila SU II Palembang mengucapkan terima kasih kepada Danramil yang telah menerima Silaturahmi / audiensi kami dalam hal ini Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila SU II Palembang.

Dan,”kami siap, bersedia kapanpun dan dimana pun bersinergitas dengan TNI, Polri dan Pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas di lingkungan masyarakat dan Khususnya wilayah Kecamatan SU II Palembang,”pungkasnya.

Audiensi / Silaturahmi tersebut turut di hadiri oleh Danramil 418-03/Plaju Kapten Czi Jhunaidi, Ketua PAC Pemuda Pancasila SU II Palembang Susanto, Wakil Ketua II PAC Pemuda Pancasila SU II Palembang Novri, Bendahara PAC Pemuda Pancasila SU II Palembang Army, Ketua Pimpinan Ranting PP Tangga Takat Indra bersama anggota Ranting PP Tangga Takat Fendi.

Bid Propam Polda Kepri Lakukan Opsgaktibplin Di Polres Bintan Hingga Jajaran Polsek

0

 

Redaksi.co | Bintan Kepri – Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kepri melaksanakan kegiatan Operasi Penegakkan Ketertiban dan Disiplin (Opsgaktibplin) di Lapangan Bhayangkara Polres Bintan hingga jajaran, Kamis (10/10/2024).

Dalam pelaksanaan Opsgaktibplin yang dilakukan oleh Bid Propam Polda Kepri tersebut dihadiri oleh Kapolres Bintan AKBP Riky Iswoyo, S.I.K.,M.M dan Wakapolres Bintan Kompol Eri Sujati, S.H., M.H., serta diikuti oleh seluruh Pejabat Utama Polres Bintan, Perwira, dan seluruh Personil Polres Bintan pada saat apel pagi usai dilaksanakan.

Tim Bid Propam Polda Kepri yang dipimpin oleh Ps. Kaurgakkum Subbidprovos Bidpropam Polda Kepri AKP Emsas dan didampingi oleh Ps. Kanit Riksa 3 Subbidprovos Bidpropam Polda Kepri IPDA Jimson Albert serta anggota  Propam lainnya, melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi personel seperti Kartu Anggota, KTP, SIM, Kartu Senpi serta surat kendaraan bermotor.

Selain itu, dilakukan juga pemeriksaan sikap tampang diantaranya potongan rambut, ketentuan penggunaan gampol, tutup kepala, sepatu serta kerapihan tata cara berpakaian personel.

Ps. Kaurgakkum Subbidprovos Bidpropam Polda Kepri AKP Emsas mengatakan bahwa tes urine juga dilakukan sebagai antisipasi tidak adanya anggota yang melakukan penyalahgunaan narkotika.

“Personil Polres Bintan juga kita lakukan pengecekan Urinenya dan hasil keseluruhan tersebut adalah negatif. Kemudian kita lanjutkan lagi kegiatan Opsgaktibplin ini ke Polsek Jajaran Polres Bintan seperti Polsek Bintan Timur dan Polsek Bintan Utara”, jelas Kaurgakkum Subbidprovos Bidpropam Polda Kepri AKP Emsas

“Opsgaktibplin ini kita laksanakan sebagai amanat undang-undang yang berkaitan dengan salah satu tugas pokok dan fungsi Bid Propam yakni pembinaan, pengawasan, penegakkan disiplin dan ketertiban serta pengamanan internal Polri”, ungkap AKP Emsas.

Di sela-sela kegiatan Wakapolres Bintan Kompol Eri Sujati, S.H., M.H., mengatakan “Operasi Gaktibplin ini bagus, guna sebagai menegakkan tata tertib serta disiplin kepada personel Polres Bintan sebelum personel turun ke lapangan bertemu masyarakat dan memberikan contoh teladan kepada masyarakat baik saat bertugas maupun di luar jam dinas,” ungkapnya.

Diakhir kegiatan Gaktiblin, Tim Bid Propam Polda Kepri mengingatkan kembali seluruh personel Polres Bintan untuk menghindari pelanggaran sekecil apapun, guna meningkatkan citra Polri yang terus dicintai, dipercaya dan dibanggakan masyarakat.

“Operasi Gaktibplin ini rutin dilaksanakan yang merupakan salah satu upaya pembinaan disiplin, pemeliharaan ketertiban, termasuk pengamanan internal, dalam rangka penegakan disiplin dan kode etik profesi Polri sesuai PP Nomor 2 tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia,” kata AKP Emsas

“Mari kita berkomitmen untuk menjadikan Polri yang PRESISI untuk menjadi abdi negara yang akan selalu meningkatkan kinerja bagi masyarakat, bangsa dan negara”, tutup AKP Emsas. (Redaksi)

 

Garda Prabowo Provinsi Sumsel Meminta Hakim Agar Berlaku Seadil-adilnya dan Berdiri Tegak Lurus Sesuai Hukum Dalam Mengambil Keputusan

0

Redaksi.co | Lubuklinggau, – Ratusan massa tergabung dalam organisasi masyarakat Garda Prabowo Provinsi Sumsel menggelar aksi demonstrasi di halaman Pengadilan Negeri Lubuklinggau, Kamis 10 Oktober 2024.

Aksi demonstrasi ini merupakan aksi solidaritas terkait sengketa antara PT Sentosa Kurnia Bahagia (SKB) dan PT Gorby Putra Utama (GPU) tentang dugaan kepemilikan dan penggunaan lahan yang tumpang tindih. Selain Garda Prabowo Provinsi Sumsel juga terdapat sejumlah karyawan PT SKB yang turut terjun ke lapangan.

Koordinator aksi Feri Yandi mengatakan, permasalahan kedua PT tersebut adalah persinggungan antara Sertifikat Hak Guna Usaha (SHGU) milik PT SKB dan Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT GPU di wilayah Desa Sako Suban, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Menurut Feri, kasus yang mulanya merupakan konflik hukum antara perkara hak atas tanah (SHGU) dan perkara hak eksplorasi (IUP) menjadi rumit karena berujung pada upaya penyerobotan lahan dan kriminalisasi. Situasi kian memanas dengan bergulirnya penahanan terhadap 7 karyawan PT SKB (2 karyawan telah bebas).

“Hari ini Pengadilan Negeri Lubuk Linggau menggelar sidang eksepsi terkait dakwaan terhadap dua karyawan PT SKB, yaitu Bagio Wilujeng dan Djoko Purnomo AP. Dengan demikian, kami dari Garda Prabowo Sumsel dan rekan-rekan dari PT SKB mengawal dan meminta hakim agar berlaku seadil-adilnya dan berdiri tegak lurus sesuai dengan hukum yang ada dalam mengambil keputusan,” katanya.

Lebih jauh Feri membeberkan, pada permasalahan ini PT SKB melalui kuasa hukumnya akan mempertanyakan pertimbangan hukum atas pelimpahan berkas persidangan ke Pengadilan Negeri Lubuk Linggau. Sebab, jika meninjau pasal 84 ayat 1 KUHAP, Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada surat pelimpahan perkara hanya menyebutkan Sekayu dan Palembang yang menjadi ‘locus delicti’. Sementara itu, jika ditinjau dari pasal 84 ayat 2, keberadaan saksi dan terdakwa tidak dapat berdiri sendiri.

“Sengketa kepemilikan dan penggunaan lahan yang tumpang tindih ini kemudian mengundang banyak simpati dari berbagai kalangan, mengingat PT SKB menaungi 8000 pekerja di Sumatra Selatan. Simpati tersebut terus bergulir sejak Komisi III DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait kasus ini. Dan tentunya kami dari Garda Prabowo Sumsel menggelar aksi solidaritas atas permasalahan ini,” tegasnya.

Feri berharap, jangan ada kesewenang-wenangan hukum, mengingat sebelumnya dua karyawan PT SKB (Jumadi-Indra) divonis bersalah oleh Majelis Hakim PN Lubuk Linggau pada 12 Agustus lalu, namun, pekan lalu Pengadilan Tinggi Palembang Nomor: 256/Pid.Sus-LH/2024/PT PLG memutuskan kedua karyawan tersebut bebas dari segala tuntutan hukum, karena bukti pada sidang banding menunjukkan Majelis Hakim PN Lubuk Linggau telah mengabaikan atau menghilangkan fakta persidangan pada putusan tersebut.(**)

Massa Garda Prabowo Provinsi Sumsel Geruduk Pengadilan Negeri Lubuk linggau,Ada Apa ???

0

Warta In | Lubuklinggau, – Ratusan massa tergabung dalam organisasi masyarakat Garda Prabowo Provinsi Sumsel menggelar aksi demonstrasi di halaman Pengadilan Negeri Lubuklinggau, Kamis 10 Oktober 2024.

Aksi demonstrasi ini merupakan aksi solidaritas terkait sengketa antara PT Sentosa Kurnia Bahagia (SKB) dan PT Gorby Putra Utama (GPU) tentang dugaan kepemilikan dan penggunaan lahan yang tumpang tindih. Selain Garda Prabowo Provinsi Sumsel juga terdapat sejumlah karyawan PT SKB yang turut terjun ke lapangan.

Koordinator aksi Feri Yandi mengatakan, permasalahan kedua PT tersebut adalah persinggungan antara Sertifikat Hak Guna Usaha (SHGU) milik PT SKB dan Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT GPU di wilayah Desa Sako Suban, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan

Menurut Feri, kasus yang mulanya merupakan konflik hukum antara perkara hak atas tanah (SHGU) dan perkara hak eksplorasi (IUP) menjadi rumit karena berujung pada upaya penyerobotan lahan dan kriminalisasi. Situasi kian memanas dengan bergulirnya penahanan terhadap 7 karyawan PT SKB (2 karyawan telah bebas).

“Hari ini Pengadilan Negeri Lubuk Linggau menggelar sidang eksepsi terkait dakwaan terhadap dua karyawan PT SKB, yaitu Bagio Wilujeng dan Djoko Purnomo AP. Dengan demikian, kami dari Garda Prabowo Sumsel dan rekan-rekan dari PT SKB mengawal dan meminta hakim agar berlaku seadil-adilnya dan berdiri tegak lurus sesuai dengan hukum yang ada dalam mengambil keputusan,” katanya.

Lebih jauh Feri membeberkan, pada permasalahan ini PT SKB melalui kuasa hukumnya akan mempertanyakan pertimbangan hukum atas pelimpahan berkas persidangan ke Pengadilan Negeri Lubuk Linggau. Sebab, jika meninjau pasal 84 ayat 1 KUHAP, Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada surat pelimpahan perkara hanya menyebutkan Sekayu dan Palembang yang menjadi ‘locus delicti’. Sementara itu, jika ditinjau dari pasal 84 ayat 2, keberadaan saksi dan terdakwa tidak dapat berdiri sendiri.

“Sengketa kepemilikan dan penggunaan lahan yang tumpang tindih ini kemudian mengundang banyak simpati dari berbagai kalangan, mengingat PT SKB menaungi 8000 pekerja di Sumatra Selatan. Simpati tersebut terus bergulir sejak Komisi III DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait kasus ini. Dan tentunya kami dari Garda Prabowo Sumsel menggelar aksi solidaritas atas permasalahan ini,” tegasnya.

Feri berharap, jangan ada kesewenang-wenangan hukum, mengingat sebelumnya dua karyawan PT SKB (Jumadi-Indra) divonis bersalah oleh Majelis Hakim PN Lubuk Linggau pada 12 Agustus lalu, namun, pekan lalu Pengadilan Tinggi Palembang Nomor: 256/Pid.Sus-LH/2024/PT PLG memutuskan kedua karyawan tersebut bebas dari segala tuntutan hukum, karena bukti pada sidang banding menunjukkan Majelis Hakim PN Lubuk Linggau telah mengabaikan atau menghilangkan fakta persidangan pada putusan tersebut.(**)

Rapat Paripurna DPRD Sumsel Tetapkan Ketua dan Wakil Ketua Definitif Periode 2024-2029

0

Warta In | Palembang, – Rapat Paripurna II DPRD Provinsi Sumsel dengan agenda Penetapan Ketua dan Wakil Ketua Definitif DPRD Provinsi Sumsel masa jabatan 2024-2029, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel digelar, Selasa, (8/10/24).

Hadir Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi, perwakilan OPD dan dinas para undangan dan anggota DPRD Sumsel serta Sekda Provinsi Sumsel Drs. H.Edward Candra, MH.

Adapun komposisi pimpinan DPRD Sumsel periode 2024-2029 yang ditetapkan yakni sebagai berikut. Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie dari Partai Golkar, Wakil Ketua I DPRD Sumsel Raden Gempita dari Partai Gerindra, Wakil Ketua II DPRD Sumsel Nopianto dari Partai Nasdem dan Ilyas Panji Alam dari Partai PDI Perjuangan.

Rapat penetapan Pimpinan DPRD Definitif tersebut dipimpin Ketua DPRD Sumsel sementara Andie Dinialdie dari Partai Golkar serta Wakil Ketua DPRD Sumsel sementara Raden Gempita dengan dihadiri sejumlah anggota DPRD Sumsel.

Selain penetapan komposisi pimpinan DPRD Sumsel definitif dalam rapat tersebut juga dilakukan penetapan keanggotaan fraksi DPRD Sumsel masa jabatan 2024 2029.

Ketua DPRD Sumsel Sementara, Andie Dinialdie SE. MM, menjelaskan berdasarkan Pasal.48 Ayat (1) Peraturan DPRD Provinsi Sumsel Nomor 94 Tahun 2021 tentang perubahan atas Peraturan DPRD Provinsi Sumsel Nomor 22 Tahun 2020 tentang tata tertib DPRD Provinsi Sumsel disebutkan bawa calon Pimpinan DPRD yang diajukan oleh masing-masing Partai Politik disampaikan kepada Pimpinan Sementara DPRD untuk diumumkan dan ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPRD sebagai calon Pimpinan DPRD.

Sesuai dengan ketentuan Pasal.124 Ayat (1) Peraturan DPRD Provinsi Sumsel Nomor 94 tahun 2021 tentang perubahan atas peraturan DPRD Provinsi Sumsel Nomor 22 Tahun 2020 tentang tata tertib DPRD Provinsi Sumsel, hasil Rapat Paripurna tersebut harus dituangkan dalam keputusan DPRD.

Selain penetapan susunan Pimpinan DPRD Sumsel Masa Jabatan 2024-2029, dalam rapat tersebut juga diagendakan penetapan Susunan Pimpinan dan Keanggotaan Fraksi-Fraksi di DPRD Provinsi Sumsel Masa Jabatan 2024-2029.

Dengan telah disetujuinya 2 Rancangan Keputusan DPRD Provinsi Sumsel tentang penetapan Ketua dan Wakil-Wakil Ketua definitif DPRD Provinsi Sumsel masa jabatan 2024-2029, serta susunan pimpinan dan keanggotaan fraksi-fraksi DPRD Provinsi Sumsel yang baru disahkan, dengan demikian DPRD Provinsi Sumsel telah memiliki fraksi-fraksi.sehingga dewan dapat mengoptimalkan pelaksanaan fungsi, tugas dan wewenang serta hak dan kewajiban anggota dewan.

“Selanjutnya pimpinan sementara DPRD Provinsi Sumsel akan menyampaikan nama-nama Calon Pimpinan DPRD yang sudah ditetapkan dalam rapat Paripurna ke Mendagri melalui Gubernur untuk diresmikan pengangkatannya.

Ditempat terpisah, DPP Partai NasDem telah menunjuk H Nopianto,S.Sos. MM sebagai pimpinan atau wakil ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2024-2029.

Nopianto sendiri di Partai menjabat sebagai Wakil Ketua DPW Partai NasDem Bidang Eksekutif, dan sebelumnya pernah menjabat sebagai Bendahara DPW Partai NasDem.

Pada Pemilu Legislatif (Pileg) 14 Februari 2024 lalu, mantan anggota komisi IV DPRD Sumsel periode 2019-2024 ini, meraih suara pribadi yang cukup signifikan.

Nopianto meraih suara pribadi dari Daerah Pilihan (Dapil) Sumsel I yang meliputi Kecamatan Alang Lebar, Sukarami, Kemuning, Sematang Borang, Sako, Kalidoni, Ilir Timur I, Ilir Timur 2 dan Ilir Timur 3 di kota Palembang, sebesar 41.589 suara atau 72 persen dari total suara partai NasDem 57.722 suara saat itu.

Nopianto mengaku, tingginya suara yang diraih NasDem juga tak dipungkiri, dipengaruhi pencalonan presiden dan wakil presiden diusung Anies Baswedan-Muhaimin

“Pengaruh Pilpres, sudah pasti ada, tetapi memang peningkatannya tidak signifikan. Yang jelas tingginya elektoral NasDem, masih ada irisannya dengan Pilpres,” ucap Nopianto.

Namun demikian, meningkatkan raihan kursi NasDem di Sumsel juga karena trust public kepada Nasdem.

Tingginya kepercayaan masyarakat kepada Nasdem serta personal caleg membuat kursi diraih meningkat, mengingat kursi yang ada saat ini ada 6 kursi kini menjadi 10 kursi.

“Jadi untuk di DPRD Sumsel, setiap Dapil terisi dengan kursi yang aman,”ucapnya.

Disamping memang mesin partai bekerja sesuai dengan garis komando dan instruksi dari DPP NasDem, semua caleg yang ada juga sambung Nopianto, ditugaskan untuk bertarung dan bekerja maksimal untuk memperoleh dukungan suara masing-masing,”pungkasnya.

Penegak Hukum Polres Ogan Ilir Sudah Berusaha Menegakkan Supremasi Hukum Terkait Perdagangan BBM Yang Tidak Bersurat, Ketum POSE RI Desri Nago : Kita Tidak Boleh Memojokkan Kinerja Kepolisian

0

Redsksi.co | Palembang. – Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Pemerhati Organisasi Sosial dan Ekonomi Republik Indonesia (LSM-POSE RI) Sekaligus Ketum Serikat Masyarakat Sumsel Desri Nago SH mengatakan, hari ini kita berkumpul di sini membahas tentang fenomena dalam konteks hukum perdagangan pasar BBM yang berada di wilayah hukum Sumsel.

“Sebagai jurnalis harus menegakkan independen dan profesionalitas di dalam bekerja walaupun ada istilah dalam bahasa aktivis atau jurnalis ada ulat menumpang makan dibatang yang busuk. Kepolisian adalah Mitra dari jurnalis. Perdagangan BBM yang tidak ada surat ada terjadi di seluruh Indonesia,” ujarnya.

“Bagaimana cara supermasi penegakan hukum untuk BBM dugaan yang tidak ada surat ini. Kita tidak bisa langsung memvonis atau menyalahkan, menyudutkan penegak hukum.Peran kita ada jurnalis elemen masyarakat sangat besar. Jadi bagaimana hukum mau ditegakkan kalau penegak hukum sudah menegakkan hukum, tapi para masyarakat sudah saya katakan berdirinya tidak tegak lurus,” tambahnya.

Jadi sambung Desri, hukum itu harus tegak lurus dan seimbang. Sinerginya masyarakat jurnalis LSM,NGO kepada penegak hukum.

Jadi dari mana informasinya, penegak hukum kalau ada informasi melakukan Lidik. Mereka sudah melakukan upaya tapi seolah-olah kita sebagai masyarakat, saya memperhatikan fenomena sekarang ini seolah-olah penegak hukum yang menjadi bulan-bulanan.

“Kalau kita bersinergi persoalan perdagangan BBM yang tidak ada surat ini dapat diatasi dengan baik dan benar,” katanya.

Desri menuturkan, Jmjadi kontek hari ini adalah sinergi penegak hukum dan wartawan dalam penegakan fenomena perdagangan BBM yang tidak bersurat. Kalau tidak sinkron dan saling menyudutkan maka akan terjadi ketidakseimbangan terkait perdagangan batubara Timah, BBM, CPO.

“Saya juga manusia biasa yang ada khilaf. Tapi janganlah mengingkari hati nurani, janganlah memvonis, janganlah memprovokasi, jangan berkata diluar koridor. Saya menilai kepolisian sudah bekerja, dan segala sesuatu itu butuh proses. Kalau kita bersinergi Insya Allah perdagangan BBM tidak bersurat ini bisa diberantas,” tuturnya.

“Tapi kalau kita lalu memojokkan penegak hukum harusnya kita juga intropeksi diri juga, sudah benarkah kita dalam menjadi kontrol sosial. Perlu sinergi antara penegak hukum media dan LSM. Tiada gunanya saling menyudutkan. Kalau kita bersinergi dengan penegak hukum, kalau bisa bersinergi masalah apapun bisa diatasi. Tapi kalau terus saling memojokkan maka tidak bisa maksimal,” tandasnya.(*)

POSE RI : Butuh Sinergi Jurnalis dan Penegak Hukum Terkait Perdagangan BBM Tidak Bersurat

0

Warta In | Palembang – Ketua Umum Lembaga Swadaya Masyarakat Pemerhati Organisasi Sosial dan Ekonomi Republik Indonesia (LSM-POSE RI) Sekaligus Ketum Serikat Masyarakat Sumsel Desri Nago SH mengatakan, hari ini kita berkumpul di sini membahas tentang fenomena dalam konteks hukum perdagangan pasar BBM yang berada di wilayah hukum Sumsel.

“Sebagai jurnalis harus menegakkan independen dan profesionalitas di dalam bekerja walaupun ada istilah dalam bahasa aktivis atau jurnalis ada ulat menumpang makan dibatang yang busuk. Kepolisian adalah Mitra dari jurnalis. Perdagangan BBM yang tidak ada surat ada terjadi di seluruh Indonesia,” ujarnya.

“Bagaimana cara supermasi penegakan hukum untuk BBM dugaan yang tidak ada surat ini. Kita tidak bisa langsung memvonis atau menyalahkan, menyudutkan penegak hukum.Peran kita ada jurnalis elemen masyarakat sangat besar. Jadi bagaimana hukum mau ditegakkan kalau penegak hukum sudah menegakkan hukum, tapi para masyarakat sudah saya katakan berdirinya tidak tegak lurus,” tambahnya.

Jadi sambung Desri, hukum itu harus tegak lurus dan seimbang. Sinerginya masyarakat jurnalis LSM,NGO kepada penegak hukum.

Jadi dari mana informasinya, penegak hukum kalau ada informasi melakukan Lidik. Mereka sudah melakukan upaya tapi seolah-olah kita sebagai masyarakat, saya memperhatikan fenomena sekarang ini seolah-olah penegak hukum yang menjadi bulan-bulanan.

“Kalau kita bersinergi persoalan perdagangan BBM yang tidak ada surat ini dapat diatasi dengan baik dan benar,” katanya.

Desri menuturkan, Jmjadi kontek hari ini adalah sinergi penegak hukum dan wartawan dalam penegakan fenomena perdagangan BBM yang tidak bersurat. Kalau tidak sinkron dan saling menyudutkan maka akan terjadi ketidakseimbangan terkait perdagangan batubara Timah, BBM, CPO.

“Saya juga manusia biasa yang ada khilaf. Tapi janganlah mengingkari hati nurani, janganlah memvonis, janganlah memprovokasi, jangan berkata diluar koridor. Saya menilai kepolisian sudah bekerja, dan segala sesuatu itu butuh proses. Kalau kita bersinergi Insya Allah perdagangan BBM tidak bersurat ini bisa diberantas,” tuturnya.

“Tapi kalau kita lalu memojokkan penegak hukum harusnya kita juga intropeksi diri juga, sudah benarkah kita dalam menjadi kontrol sosial. Perlu sinergi antara penegak hukum media dan LSM. Tiada gunanya saling menyudutkan. Kalau kita bersinergi dengan penegak hukum, kalau bisa bersinergi masalah apapun bisa diatasi. Tapi kalau terus saling memojokkan maka tidak bisa maksimal,” tandasnya.(*)

Kertadewa Pali Bergemuruh dalam Kampanye Akbar Junaidi EDUAR

0

Warta In | PALI, SUMSEL – Suasana di Kertadewa Pali berubah menjadi lautan manusia pada Rabu, 9/10/24, saat kampanye akbar Junaidi EDUAR digelar. Ribuan warga dari berbagai penjuru daerah tumpah ruah memenuhi lokasi kampanye, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap sosok calon pemimpin tersebut.

Dalam orasinya, Junaidi EDUAR menyampaikan visi dan misi yang akan diwujudkan jika terpilih. Ia menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan potensi daerah.

“Saya berkomitmen untuk membangun Pali yang lebih baik. Dengan dukungan masyarakat, kita akan wujudkan Pali yang maju dan sejahtera,” tegas Junaidi EDUAR di hadapan pendukungnya.

Kampanye akbar ini tidak hanya dihadiri oleh para pendukung Junaidi EDUAR, tetapi juga tokoh-tokoh politik Nasional Bapak Dr. (HC) Ir. H. Hatta Rajasa dan ketua partai politik pengusung.(*)

FK Unsri Gelar Sidang Senat Terbuka, Dinkes Provinsi Sumsel Sampaikan Ini

0

Warta | Palembang, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Penjabat Gubernur Sumsel Elen Setiadi, SH.,MSE yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumsel dr H Trisnawarman, M.Kes., Sp.KKLP., Supsp.FOM menghadiri kegiatan sidang senat terbuka Dies Natalis Ke 62 Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (FK Unsri) yang mengambil tema “Berpikir Cerdas, Bertindak Bijak, Belajar Tanpa Henti”.

Selain itu juga diisi dengan orasi ilmiah oleh Kolonel Laut (K) Purnawirawan dr Edwin M Kamil, Sp.B., FINACS yang membawakan dengan judul peran kapal bantu rumah sakit TNI-AL dalam mendukung pelayanan kesehatan, dan kegiatan ini sendiri dipusatkan di aula gedung Azwar Agoes FK Unsri Kampus Madang Palembang, Rabu (9/10/2024).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Unsri Prof Dr Taufiq Marwa, S.E., M.Si yang diwakili oleh Wakil Rektor I Unsri Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. H. Rujito Agus Suwignyo, M. Agr, Dekan FK Unsri dr Syarif Husin, M.S, para dosen, para tenaga pendidik FK Unsri, dan para undangan lainnya serta para mahasiswa ataupun mahasiswi dari FK Unsri.

Dikatakan Penjabat Gubernur Sumsel melalui Kepala Dinkes Provinsi Sumsel dr H Trisnawarman, M.Kes., Sp.KKLP., Supsp.FOM, saya ingin mengucapkan selamat kepada FK Unsri atas usianya ke 62 tahun, di mana angka ini bukan hanya sekedar angka, tetapi mencerminkan perjalanan panjang, dedikasi, dan kontribusi yang luar biasa bagi dunia pendidikan kedokteran di Indonesia khususnya di provinsi Sumsel.

Dalam rentan waktu ini FK Unsri telah melahirkan banyak dokter-dokter profesional yang berdedikasi tinggi, mereka telah berkontribusi dalam membangun kesehatan masyarakat, tidak hanya diwilayah kita, tetapi juga di seluruh tanah air.

“Ini adalah pencapaian yang patut kita banggakan dan terus kita kembangkan, serta mengiringi kebahagiaan ini, saya atas nama Pemprov Sumsel mengucapkan selamat merayakan Dies Natalis kepada komponen civitas akademika FK Unsri,” ujarnya.

Kemudian, sebagai momentum historis dapa menjadi landasan bagi kita untuk bergerak maju, berkarya, dan mengukir prestasi dalam membangun sumber daya manusia (SDM) di provinsi Sumsel. Bukan hanya itu saja, selamat atas inovasi-inovasi dari dunia kedokteran yang berkolaborasi dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) yakni dengan memberdayakan kapal bantu rumah sakit kapal TNI-AL dalam mendukung pelayanan kesehatan.

Semoga inovasi ini dapat terus dikembangkan di berbagai pelosok Sumsel khususnya, dan inovasi pada umumnya serta dapat bermanfaat bagi masyarakat. Saya mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para dosen yang baru saja mengakhiri masa purnabakti.

“Dengan harapan kiranya kiprah dan karya saudara-saudara dapat tidak akan berhenti sampai di sini, melainkan akan terus mewarnai kegemilangan dunia kedokteran di provinsi Sumsel ini. Indonesia telah mengalami periode bonus demografi yang terjadi hanya satu kali dalam peradaban di sebuah negara,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, kita bangsa Indonesia harus bekerja keras memanfaatkan peluang ini sebagai momentum Indonesia lolos menjadi negara berperan kekuatan tinggi serta mencapai masa keemasan. Karena itu transformasi kesehatan untuk Indonesia Maju mutlak kita laksanakan, di mana setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayan kesehatan yang layak.

Enam pilar transformasi kesehatan, penopang sistem kesehatan di Indonesia harus kita bangun bersama dengan serius dan terus menerus menuju Indonesia Emas di tahun 2045, yaitu transformasi izin layanan kesehatan primer, rujukan, ketahanan kesehatan, SDM kesehatan, teknologi kesehatan dan juga pembiayaan kesehatan yang memang harus kita laksanakan menuju Indonesia Emas di tahun 2045.

“Kebutuhan dokter di wilayah Indonesia, di provinsi Sumsel khususnya masih menjadi tantangan, terutama dalam memenuhi tenaga medis, spesialis, dan layanan kesehatan yang lebih maju. Menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di provinsi Sumsel memilih kebutuhan tinggi untuk dokter-dokter spesialis, penyakit dalam, dan sebagainya,” katanya.

Masih dilanjutkannya, untuk kebutuhan tenaga medis dokter umum menurut data Dinkse Provinsi Sumsel Tahun 2024 untuk pemenuhan di 37 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) persentase belum terpenuhinya sebanyak 45,93 persen dan untuk di 378 Puskesmas persentase belum terpenuhinya sebanyak 16,27 persen. Kemenkes juga menyoroti pentingnya pengembangan Rumah Sakit dengan layanan yang sesuai kebutuhan daerah, serta meningkatkan jumlah dokter ahli melalui kerja sama dengan perguruan.

Meskipun ada langkah-langkah untuk menambah tenaga Dokter, persebaran yang merata di seluruh Wilayah Sumsel, termasuk daerah pedalaman, masih menjadi tantangan tersendiri. Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kita dituntut untuk terus beradaptasi dan berinovasi.

“Oleh karena itu, saya mendorong FK Unsri untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian kepada Masyarakat, dan kita harus siap menjawab tantangan global di bidang kesehatan, baik itu dalam penanganan penyakit menular maupun penyakit tidak menular,” ucapnya.

Menurut Wakil Unsri Bidang Akademik Prof Dr Ir H Rujito Agus Suwignyo, M. Agr, selamat ulang tahun kepada FK UNSRI Dirgahayu FK UNSRI ke 62, sudah tua dan banyak prestasi yang sudah di raih oleh FK UNSRI sekian banyak prestasi-prestasi yang sangat membanggakan, baik terkait dengan akreditasi untuk kita bicara akreditasi maka itu adalah akumulasi dari berbagai prestasi akademik dalam konteks tri dharma.

Tentunya dalam kesempatan yang depan akan lebih banyak tantangan yang kita hadapi dan juga tentu FK tantangan yang tidak hanya tingkat regional lokal tapi juga ditingkat global dan saya yakin FK UNSRI yang sudah berusia 62 tahun akan mampu berprestasi lebih baik lagi di masa yang akan datang.

“Dalam keterkaitan itu tentu semua pihak dalam kaitan yang terkait dengan stakeholder di FK UNSRI tentu terus meningkatkan kolaborasi internal, eksternal, nasional dan internasional. Tadi saya lihat beberapa prestasi-prestasi yang diraih oleh dosen-dosen di FK UNSRI adalah paten dan hak cipta begitu banyaknya,” imbuhnya.

Begitu juga disampaikan Dekan FK UNSRI dr Syarif Husin, MS, tidak terasa FK Unsri kita telah berusia 62 tahun, sampai pada hari ini dipimpin 16 dekan untuk perkembangan berikutnya di tahun 1980 mulailah berdiri program spesialis kita yakni yang pertama kali adalah program studi (Prodi) bedah. Jadi sesuai dengan tahun ini, tahun ke 62 program untuk program spesialis yang pertama kali FK Unsri berdiri adalah prodi bedah.

Kita saat ini telah memiliki 23 prodi lengkap mulai dari akademik Sarjana Strata Satu (S1), Sarjana Strata Dua (S2), dan Sarjana Strata Tiga (S3), sedangkan profesi kita sudah menambah lagi. Akreditasi prodi, alhamdulillah semua yang berandil dosen-dosen, tenaga pendidik kita, mahasiswa dan semua alumni, ingin kami sampaikan bahwa pencapaian akreditasi 23 prodi kita sampai hari ini semuanya hampir UNGGUL.

“Kita bertekad hanya beberapa prodi lagi yang belum mencapai UNGGUL, terutama prodi yang baru, mudah-mudahan dua program ini kita bisa menyusul program-program studi lainnya, sehingga kita melapor ke Rektor Unsri bagaimana nanti semua Prodi FK Unsri ini mencapai UNGGUL dan itu tekad kita semua,” bebernya.