Beranda blog Halaman 385

Awal Tahun 2026 BIONS Studios Hadir Menghangatkan Penonton Dengan Film Suka Duka Tawa Di Bioskop Indonesia

0

Jakarta,Redaksi.Co-Sebuah Rumah Produksi BION Studios dan Spasi Moving Image siap menghadirkan dilayar Bioskop Indonesia, Peluncuran Film rersebut ditayangkan perdana melalui Press Screening & Press Conference bertempat di XXI Plaza Senayan Jakarta Selatan Jumat (19/12/2025), Kisah Drama Komedi keluarga lewat Film “Suka Duka Tawa”sebuah film yang didebut Sutradara Aco Tenriyagelli,di Produseri oleh Tersi Eva Ranti,Ajish Dibyo serta Ajeng Parameswari, Film tersebut dibintangi oleh para aktor dan aktris ternama seperti Rachel Amanda berperan sebagai (Tawa),Marissa Anita (Ibu Cantik),Teuku Rifnu Wikana (Keset),Enzy Storia (Adin),serta dari dunia Stand-up Comedy seperti Bintang Emon (Iyas),Arif Brata (Nasi), Gilang Bhaskara (Fachri),Nuansa Film tersebut tambah berwarna Komedi dengan hadirnya Abdel Achrian,Nazira C.Noer dan Mang Saswi.

Sebelum Melangkah ketahun yang baru para penonton akan merasakan ruang refleksi dengan menertawakan luka-luka yang belum selesai,Film ini menunjukkan kepekaannya dalam bercerita memberi ruang bagi penonton untuk tertawa, terharu serta merefleksikan luka masing-masing,ini Film perdana panjangnya Aco Tenriyagelli setelah mengeluarkan rekam lewat Film Pedek, video music, hingga serial menunjukkan karakter karyanya yang kuat dan berbeda,”Ujar Producer Eksekutif Tersi Eva Ranti.

Suasana Reflektif dan nostalgia dalam film ini menghadirkan pengalaman emosional yang kuat dengan hadirnya kembali Music Soundtrack karya The Adams dilayar lebar serta deretan Soundtrack lain yang turut membangun, semua ini mencerminkan kedekatannya Aco Tenriyagelli dengan Music.

Dunia Stand-up Comedy film panjang ini terasa Refresentatif bagaimana luka bisa diolah lewat komedi dimana Tawa mewakili banyak anak yang tumbuh dengan kehilangan sosok ayah, saya berharap film ini bisa menghadirkan momen yang personal membuat penonton tertawa dan terharu disaat yang bersamaan, banyak penonton merasakan dekat dengan perjalanan Tawa yang diperankan oleh Rachel Amanda yang harus menghadapi luka masa kecilnya saat beranjak dewasa serta penonton dapat merefleksikan arti memaafkan dan tumbuh bersama luka yang pernah dialami,”jelas Aco Tenriyagelli selaku sutradara.

Film Suka Duka Tawa mendapatkan respon positif dari Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF), serta antusias tinggi penonton saat mendadak screening di Depok.

Dalam Film ini aku bisa berempati dengan apa yang dialami Tawa tetapi aku juga memahami posisi ayahnya,Keset,” diperankan oelh Teuku Rifnu Wikana , dalam film ini semua karakter membawa emosi yang sangat manusiawi,dari marah,kecewa,dendam, sampai ketitik mencoba membuka pintu maaf, aku berharap penonton tidak hanya terhibur tetapi dapat juga merasakan yang berbeda setelah menonton,”ujar Rachel Amanda selaku pemeran Tawa.

Ajish Dibyo selaku Produser Eksekutif mengatakan”saya sudah lama berkolaborasi dengan Aco dan sangat senang dapat bekerjasama kembali didalam film panjang pertamanya dengan dukungan BIONS Studios,ini menjadi milestone penting bukan hanya bagi Aco tapi juga bagi saya,sejak awal berproses kami memimpikan debut film Suka Duka Tawa,Aco menunjukkan pendewasaan yang kuat dalam film ini,”ujarnya.

Jangan lewatkan iya dan tonton segera penayangannya mulai 8 Januari 2026 di Bioskop Indonesia Film Suka Duka Tawa Persembahan BIONS Studios dan Spasi Moving Image melalui akun-akun Media Sosial Resmi.

Tim Futsal Putra Indonesia Sukses Raih Emas SEA Games Thailand 2025 Usai Taklukan Tuan Rumah 6-1

0

Redaksi.Co || Tim nasional futsal putra Indonesia sukses meraih medali emas SEA Games Thailand 2025 usai menaklukkan tuan rumah Thailand dengan skor telak 6-1 pada laga final yang berlangsung Jum’at, 19 Desember 2025 malam WIB, di Nonthaburi, Thailand.

Kemenangan bersejarah ini diraih Indonesia berkat permainan solid dan dominasi sejak awal laga. Pada babak pertama, Timnas Indonesia unggul 2-0 melalui gol Firman Adriansyah lewat titik penalti dan Syauqi Lubis yang mencetak gol hasil kerja sama tim yang apik.

Memasuki babak kedua, tekanan Indonesia semakin meningkat. Gol tambahan dicetak oleh Samuel Eko, Dewa Rizki, dan Ardiansyah Nur. Thailand hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Krit Aransanyalak. Menjelang pertandingan berakhir, Ardiansyah Nur kembali mencetak gol pada satu menit terakhir, sekaligus memastikan kemenangan telak Indonesia 6-1.

Berkat penampilan gemilangnya dengan dua gol serta kontribusi besar dalam permainan, Ardiansyah Nur dinobatkan sebagai Player of the Match pada laga final tersebut. Prestasi ini semakin melengkapi keberhasilan Timnas Futsal Indonesia yang tampil impresif sepanjang turnamen.

Hasil ini memastikan Indonesia keluar sebagai juara SEA Games 2025 cabang olahraga futsal putra, sekaligus mempersembahkan medali emas yang membanggakan bagi Tanah Air di ajang olahraga Asia Tenggara. (YS)***

Editor : AS

RSBP Batam Dikukuhkan Sebagai RS Pioner Pertama Menjadi Pusat Fellowship Kardiologi Intervensi Di Indonesia

0

 

Redaksi.co – Batam | RSBP Batam (Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam) telah resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah untuk menjadi penyelenggara program Fellowship Kardiologi Intervensi, pada Kamis (18/12/2025) siang.

Bertempat di Marketing Centre BP Batam, RSBP Batam resmi dikukuhkan sebagai Rumah Sakit Pioner Pertama di Provinsi Kepulauan Riau yang menjadi salah satu pusat Fellowship Kardiologi Intervensi di Indonesia.

Fellowship Kardiologi Intervensi adalah program pelatihan subspesialisasi bagi dokter spesialis jantung dan pembuluh darah (Sp.JP) untuk menguasai prosedur invasif minimal berbasis kateter dalam menangani penyakit jantung dan pembuluh darah.

Program fellowship Kardiologi Intervensi di Indonesia merupakan bagian strategis dari transformasi kesehatan di Indonesia untuk mempercepat pemenuhan tenaga medis ahli di seluruh wilayah.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Penyelenggaraan Fellowship Kardiologi Intervensi ini dilakukan oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait dan Ketua Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah Dr. dr. Renan Sukmawan, ST, Sp.JP (K).

Kegiatan dihadiri oleh Direktur RS BP Batam dr. Tanto Budiharto, Direktorat Mutu SDM Kesehatan Kemenkes RI Dr. Yudhi Pramono, MARS, Dr. Afdhalun A Hakim Sp.JP (K), Ikatan Dokter Indonesia, Perkumpulan Kardiologi Indonesia, Direktur RSUD Embung Fatimah Drg. RR. Sri Wijayanti, Akademisi, jajaran BP Batam dan Kementerian Kesehatan RI.

“kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah atas pendampingan dan kerja sama yang telah terjalin hingga terlaksananya penandatanganan Nota Kesepahaman ini.” Kata Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait.

Ariastuty mengatakan pihaknya memandang kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan, khususnya melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang kardiologi intervensi.

“Program fellowship ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan tenaga medis yang kompeten dan berdaya saing, sejalan dengan kebutuhan layanan kesehatan yang terus berkembang.” Lanjut Tuty.

Dalam hal ini, RS BP Batam akan berperan sebagai bagian dari jejaring penyelenggaraan fellowship, dilaksanakan secara bertahap dengan tetap mengedepankan mutu dan akuntabilitas.

Ketua Kolegium Jantung dan Pembuluh Darah Dr. dr. Renan Sukmawan, ST, Sp.JP (K). mengatakan bahwa program Fellowship Kardiologi Intervensi merupakan target pemerintah dalam rangka Pemerataan Layanan khususnya pelayanan jantung.

“Berbicara Kardiologi Intervensi, 650.000 orang tercatat dengan kelainan jantung memiliki angka kematian 350.000. Angka antrian untuk mendapat tindakan juga sangat banyak.

Untuk itu Pemerintah dalam hal ini Kemenkes, ingin memperbanyak para ahli yang bisa pasang ring. Sehingga tidak lagi banyak pasien yang meninggal akibat serangan jantung dan kita minimalisir.” Kata Dr. dr. Renan Sukmawan.

Upaya Nasional ini juga dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga medis di rumah sakit jejaring nasional, meningkatkan kemampuan dokter spesialis melalui teknologi medis terbaru, hingga Transformasi Layanan Rujukan guna memastikan setiap provinsi memiliki minimal satu rumah sakit yang mampu melakukan intervensi jantung tingkat lanjut.

“Salah satu yang memenuhi syarat adalah RSBP Batam sebagai Rumah Sakit pionior di Kota Batam. Kerja sama ini merupakan langkah baik dalam Misi Pendidikan, Misi Kemanusiaan serta Investasi Jangka Panjang bagi RSBP Batam.” Imbuhnya.

Direktorat Mutu SDM Kesehatan Kemenkes RI Dr. Yudhi Pramono, MARS menambahkan bahwa sudah ada 18 Rumah Sakit di Indonesia yang menjadi pusat Fellowship Kardiologi Intervensi.

“Secara Nasional kita sudah 18. Untuk Kepri baru RSBP Batam yang bekerja sama dengan Kolegium. RSBP Batam menambah Center baru akan menambah cakupan untuk Indonesia.” Katanya.

“Hal ini tentu mendukung pencapaian target pemerintah bahwa pada tahun 2027, 547 kabupaten/kota akan terlayani oleh dokter Jantung Kardiologi.” Pungkas Dr. Yudhi Pramono. (Redaksi)

 

Opik S.Pd Ketum GPI Sukabumi Desak Pendekatan Holistik: Doa dan Sains Harus Berdampingan Hadapi Bencana

0

Redaksi.Co || Ketua Umum Gerakan Pemuda Islam (GPI) Kabupaten Sukabumi, Opik, menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam merespons rentetan bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sukabumi di penghujung tahun 2025.

Ia menegaskan bahwa upaya spiritual melalui doa harus berjalan selaras dengan mitigasi berbasis sains.

“Doa bersama adalah inisiatif fundamental untuk menguatkan mentalitas kolektif masyarakat. Namun, aspek spiritual ini tidak boleh berdiri sendiri, melainkan harus disinergikan dengan aksi mitigasi konkret di lapangan,” ujar Opik dalam keterangannya

Berdasarkan data BMKG, Kabupaten Sukabumi merupakan wilayah zona merah dengan 70 persen area berada di zona kerentanan menengah hingga tinggi. Topografi curam dan curah hujan ekstrem yang dipicu fenomena La Nina memperbesar risiko banjir bandang serta tanah longsor.

Opik menjelaskan bahwa dalam pandangan teologis, doa merupakan bentuk tawakal atau puncak kepasrahan setelah manusia melakukan ikhtiar maksimal. Oleh karena itu, GPI mendesak pemerintah daerah maupun pusat untuk mempercepat penguatan infrastruktur mitigasi.

“Kami mendesak percepatan perbaikan sistem drainase hingga pengoptimalan sistem peringatan dini. Langkah teknis ini harus selaras dengan Rencana Penanggulangan Bencana nasional untuk meminimalisir dampak kerusakan,” tambahnya.

Selain mendorong kebijakan pemerintah, GPI juga menggerakkan peran pemuda dalam mobilisasi sumber daya manusia dan penggalangan bantuan kemanusiaan. Opik menilai bencana bukan sekadar statistik kerugian, melainkan panggilan etis untuk memperkuat solidaritas sosial.

Ia juga menegaskan bahwa gerakan doa bersama yang diinisiasi GPI bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan instrumen penggerak moral di tengah krisis. Kekuatan spiritual diharapkan menjadi jangkar ketenangan bagi warga yang dibayangi kecemasan akibat cuaca ekstrem.

“Ketika kita mengetuk pintu langit melalui doa, kita sebenarnya sedang membangun optimisme. Optimisme inilah yang menjadi bahan bakar bagi warga untuk tetap tangguh dan saling bahu-membahu,” ungkap Opik.

Lebih lanjut, ia berharap kesadaran spiritual ini dikonversi menjadi ketaatan terhadap prosedur keselamatan yang ditetapkan oleh BPBD Kabupaten Sukabumi. Ia mendorong munculnya ‘kesalehan sosial’ pasca-doa bersama.

“Artinya, setelah berdoa, masyarakat harus semakin sadar untuk tidak membuang sampah ke sungai dan menjaga kelestarian hutan. Doa adalah jiwa, dan aksi mitigasi adalah raganya. Keduanya tidak bisa dipisahkan jika kita ingin Sukabumi benar-benar aman,” tutupnya. ***

Editor : Fikrie M

Kemenag Aceh Barat Salurkan Bantuan Pakaian & Sembako Ke Masyarakat Korban Banjir Dan Longsor Di Gayo Lues

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Barat menunjukkan kontribusi terhadap masyarakat yang tertimpa musibah banjir dan longsor

Kemenag Aceh Barat menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sembako, pakaian layak pakai, dan uang tunai kepada korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Gayo Lues.

Bantuan dari Kemenag Aceh Barat ini diterima langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gayo Lues di Posko Tanggap Darurat, Kamis 18 Desember 2025.

Penyerahan bantuan ini dilakukan oleh perwakilan Kemenag Aceh Barat yang dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Barat melalui Kasubbag Tata Usaha, Khairul Azhar S Ag MA dan bantuan ini diterima langsung oleh Kakankemenag Gayo Lues Dr Abd Syukur MAg didampingi Ketua Tim Tanggap Darurat Kemenag Gayo Lues Dharmika Yoga SE MPd.

Pada kesempatan tersebut,Kasubbag TU Kemenag Aceh Barat Khairul Azhar menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Kemenag Aceh Barat terhadap saudara-saudara yang terdampak musibah di Kabupaten Gayo Lues.

“Dengan melalui jalan yang penuh tantangan, Alhamdulillah kami bersama tim sampai ke Gayo Lues untuk memberikan sedikit bantuan bagi korban bencana banjir dan longsor yang menimpa Kabupaten Gayo Lues, Mudah-mudahan bantuan uang Tunai, sembako dan pakaian ini dapat mengurangi beban rekan-rekan kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Khairul Azhar dalam rilis yang di terima media ini pada Jumat 19/12/2025 malam

Bantuan yang disalurkan Kemenag Aceh Barat yang diterima oleh Kemenag Gayo Lues ini berupa uang tunai sebesar Rp5.000.000, beras 77 sak (5 kg) mie instan 138 kardus, telur 43 papan, minyak goreng 17 liter, serta pakaian layak pakai sebanyak 25 goni.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gayo Lues Drb Abd Syukur, M.Ag., didampingi Ketua Tim Tanggap Darurat Dharmika Yoga SE MPd menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas bantuan yang diberikan.

“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat atas kepedulian dan bantuannya, Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat Gayo Lues yang sedang menghadapi musibah, Semoga menjadi amal ibadah dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” ungkap Abd. Syukur

Lanti TKW Sukabumi di Shanghai, Kuasa Hukum Kawal Proses Pemulangan 

0

Redaksi.Co, Sukabumi || Perkembangan terbaru kasus Lanti, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Sukabumi yang bekerja di Shanghai, China, mulai menunjukkan titik terang. Kuasa hukumnya, Rangga Suria Danuningrat, menyatakan telah resmi menerima mandat pendampingan dan kini tengah mengawal proses pemulangan Lanti ke Indonesia.

Rangga mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan kliennya saat ini cukup mengkhawatirkan. Kendati demikian, hingga kini belum ada hasil diagnosis medis yang memastikan penyakit yang diderita Lanti.

“Alhamdulillah saya sudah resmi menerima kuasa. Kondisi Lanti memang cukup berat, namun penyakit pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan medis,” ujar Rangga, Jumat (19/12/2025).

Ia menuturkan, pihaknya juga telah menjalin komunikasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Shanghai. Setelah menerima laporan mengenai kondisi Lanti, KJRI langsung mengambil langkah penanganan.

“Saya sudah berkoordinasi dengan KJRI dan responsnya sangat cepat. Begitu mendapatkan informasi, Lanti langsung dipindahkan ke penampungan TKW milik KJRI pada Senin (15/12/2025),” jelasnya.

Saat ini, proses pemulangan Lanti ke Tanah Air sedang berjalan. Namun sebelum diberangkatkan, Lanti harus menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

“Proses pemulangan sedang dipersiapkan, tapi sekarang Lanti masih menjalani medical check up. Pemeriksaan ini difasilitasi negara dan tidak dipungut biaya,” kata Rangga.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa waktu kepulangan belum bisa dipastikan. Hal tersebut bergantung pada hasil pemeriksaan medis yang tengah dilakukan.

“Untuk kepulangannya belum bisa diprediksi. Jika nantinya ditemukan riwayat penyakit menular seperti TBC, biasanya proses pemulangan akan sedikit lebih lama,” ungkapnya.

Sebelumnya, kasus Lanti menjadi sorotan publik setelah kisah penderitaannya sebagai TKW di Shanghai mencuat. Dalam pemberitaan awal, Lanti dikabarkan mengalami sakit parah dan menyampaikan harapan untuk segera kembali ke Indonesia guna mendapatkan perawatan medis serta berkumpul kembali dengan keluarga. ***

Editor : AS

Lanti diketahui berusia 46 tahun dan berasal dari Jalan Pemuda I Gang Sumber Jaya RT 03/07, Kelurahan Citamiang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.***(RAF)

Pemkab Aceh Barat Larang Kembang Api,Bakar Petasan Dan Perayaan Tahun Baru 2026

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP,MM memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang berlangsung di Ruang Rapat Teuku Umar, Kantor bupati setempat pada Jumat 19/12/2025

Rakor Forkopimda Kabupaten Aceh Barat tersebut dilaksanakan dalam rangka menghadapi tahun baru 2026.

Dalam Rakor tersebut Forkopimda Kabupaten Aceh Barat mengeluarkan seruan tentang larangan merayakan pergantian tahun masehi 2026.

Dengan mempertimbangkan budaya dan kearifan lokal masyarakat Aceh yang berlandaskan Syariat Islam, maka diserukan bagi umat Islam dan masyarakat yang ada di Aceh Barat agar tidak merayakan malam pergantian tahun baru masehi 2026.

Masyarakat juga dilarang untuk menjual, membakar petasan atau mercon serta kembang api atau jenis lainnya,juga tidak diperbolehkan untuk menjual, meniup terompet atau jenis lainnya.

Kemudian masyarakat juga dilarang melaksanakan kegiatan konvoi kendaraan yang dapat mengganggu pengguna jalan lainnya, serta untuk menjaga ketertiban dan ketentraman di Aceh Barat.

Bagi para pengusaha hotel, pusat perbelanjaan, mall dan tempat wisata serta tempat keramaian umum lainnya dilarang memfasilitasi seluruh jenis perayaan malam pergantian tahun baru.

Apabila ada yang kedapatan melanggar atau tidak mengindahkan seruan tersebut maka akan dilakukan tindakan hukum sesuai dengan Perundang- Undangan dan Qanun yang berlaku ****

Disdukcapil Palembang Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

0

Redaksi.co | Palembang, — Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palembang menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) melalui Focus Group Discussion (FGD) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan, Kamis (18/12/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai II Disdukcapil Kota Palembang, Jalan Demang Lebar Daun No. 4255, Palembang, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.

Forum Konsultasi Publik tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2022 tentang penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik di lingkungan instansi pemerintah.

Sebagai perangkat daerah yang menyelenggarakan pelayanan publik di bidang kependudukan dan pencatatan sipil, Disdukcapil Kota Palembang memandang penting untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna meningkatkan mutu pelayanan serta kinerja organisasi.

FGD ini melibatkan unsur akademisi, lembaga swadaya masyarakat (LSM), media massa, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta stakeholder pelayanan publik lainnya. Diskusi difokuskan pada pembahasan Standar Pelayanan (SP) Disdukcapil Kota Palembang agar semakin transparan, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palembang, Allan Gunery, S.STP., M.H, menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik ini menjadi wadah strategis untuk menerima masukan, saran, serta kritik konstruktif dari masyarakat.

“Melalui FKP ini, kami berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan Disdukcapil yang lebih cepat, mudah, dan akuntabel, serta sejalan dengan prinsip pelayanan publik yang prima,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Disdukcapil Kota Palembang dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan administrasi kependudukan.

PBG BELUM ADA, NCW SOROTI DUGAAN PELANGGARAN PROYEK PERUMAHAN GIRI SAVVANA

0

PBG BELUM ADA, NCW SOROTI DUGAAN PELANGGARAN PROYEK PERUMAHAN GIRI SAVVANA

 

LOMBOK BARAT –  Redaksi.Co Proyek pembangunan perumahan subsidi Giri Savvana yang berlokasi di Jalan Soekarno–Hatta, Desa Giri Menang, Kabupaten Lombok Barat, mulai menuai sorotan dari pegiat antikorupsi. Proyek tersebut diduga belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebagai syarat utama pembangunan.

Sorotan itu disampaikan langsung oleh Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat Nusa Tenggara Barat Corruption Watch (NCW), Fathurrahman Lord, pada Jumat, 19 Desember 2025. Ia menegaskan bahwa PBG merupakan regulasi wajib yang menggantikan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sejak diberlakukannya Undang-Undang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021.

Kami menduga salah satu perumahan subsidi yang berada di barat Kantor Bupati Lombok Barat belum mengantongi PBG. Padahal, PBG adalah persyaratan utama sebelum kegiatan konstruksi dilakukan,” tegas Fathurrahman Lord.

Menurutnya, regulasi baru tersebut menekankan aspek persetujuan teknis serta fungsi bangunan, bukan sekadar izin administratif semata. Dengan demikian, setiap aktivitas pembangunan wajib memenuhi standar teknis dan fungsi bangunan yang telah ditetapkan pemerintah.

Artinya, legalitas teknis dan fungsi gedung harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum pembangunan berjalan. Jika itu diabaikan, maka jelas ada dugaan pelanggaran regulasi,” ujarnya.

Atas temuan dan dugaan tersebut, NCW secara tegas meminta Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk tidak tinggal diam. Fathurrahman Lord mendesak agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret sesuai kewenangannya.

Saya, selaku Direktur LSM NCW, meminta Bapak Bupati Lombok Barat untuk menyetop seluruh aktivitas pembangunan perumahan tersebut sampai seluruh perizinan, khususnya PBG, dipenuhi sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.

NCW menegaskan akan terus memantau perkembangan proyek tersebut dan tidak menutup kemungkinan membawa persoalan ini ke ranah hukum apabila ditemukan pelanggaran yang merugikan kepentingan publik.-

Media Nasional Investigasi – Redaksi.co

Abach Uhel

Anggota Komisi XIII DPR RI Kunjungi Lapas Kelas I Palembang, Ada Apa?

0

Redaksi.co | PALEMBANG — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Palembang Kanwil Ditjenpas Sumsel menerima kunjungan kerja (kunker) reses perseorangan Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PKB, Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan I, Drs. H. SN Prana Putra Sohe, MM.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penyerapan aspirasi serta peninjauan langsung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Lapas Kelas I Palembang, pada Jumat (19/12/2025).

Kegiatan tersebut diawali dengan doa dan penayangan video profil Lapas Kelas I Palembang, yang berlangsung di Aula Lapas Kelas I Palembang dalam suasana hangat dan kekeluargaan, turut dihadiri pejabat struktural dan staf Lapas Kelas I Palembang.

Kepala Lapas Kelas I Palembang, M. Pithra Jaya Saragih menyampaikan paparan singkat mengenai kondisi aktual Lapas, mulai dari kapasitas hunian, pelaksanaan pelayanan dan pembinaan, program kemandirian serta ketahanan pangan, hingga tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Dikatakan Kalapas, pihaknya menegaskan bahwa komitmen jajaran Lapas Kelas I Palembang untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pembinaan secara profesional dan humanis.

Sementara itu, Anggota Komisi XIII DPR RI F-PKB, Drs. H. SN Prana Putra Sohe, MM mengapresiasi kinerja jajaran Lapas Kelas I Palembang serta menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan, pembinaan, dan pemenuhan hak-hak warga binaan secara berkelanjutan.

H SN Prana Putra Sohe menyebut, pihaknya turun langsung untuk menyerap sejumlah aspirasi dan permasalahan yang disampaikan oleh para pegawai Lapas Kelas I Palembang.

Di antaranya, terkait layanan kesehatan dan kepesertaan BPJS, pelaksanaan Pembebasan Bersyarat, kebutuhan formasi Ahli Gizi, sarana dan prasarana Lapas yang mengalami kerusakan berat, serta penyetaraan ijazah pegawai untuk pengembangan karier.

“Alhamdulillah, seluruh masukan sudah kami catat sebagai bahan masukan perbaikan untuk ditindaklanjuti pada Rapat dengar pendapat (RDP) di DPR RI Komisi XIII dan dikoordinasikan dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Kak Nanan sapaan akrab Anggota Komisi XIII DPR RI F-PKB, Drs. H. SN Prana Putra Sohe, MM.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan dilanjutkan peninjauan singkat ke area pembinaan kemandirian warga binaan serta dapur Lapas Kelas I Palembang.