Senin, Maret 16, 2026
Beranda blog Halaman 372

Kecelakaan di Teluk Tenggirik Banyuasin, Nahkoda Speedboat Positif Konsumsi Narkoba

0

Warta In | PALEMBANG, – Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Sunarto SIK menjelaskan bahwa terjadinya laka air di Teluk Tenggirik Kabupaten Banyuasin pada Rabu (13/11/2024) sekira pukul 09.00 WIB, melibatkan Speedboat 400 PK Semoga Jaya dengan Kapal Jukung MS Tiga Berlian yang menggandeng MS. Doa Bersama.

Atas kejadian itu mengakibatkan 1 orang korban jiwa bernama Wu Hao (WNA) asal Tiongkok. Korban merupakan karyawan Sichuan Kongfen Equipment Group Co Ltd (SASPG), vendor pada PT OKI Pulp and Paper Mills.

“Speedboat 400 PK Semoga Jaya yang mengangkut 23 penumpang beserta 2 orang kru, saat kejadian dari arah Palembang menuju Sungai Baung Air Sugihan, Kabupaten OKI,” jelas Kombes Pol. Sunarto SIK.

Sementara, jelasnya lagi, Kapal Jukung MS. Tiga Berlian yang bergandengan dengan MS. Doa Bersama dalam keadaan rusak, dari Desa Teluk Tenggirik mengarah ke Palembang.

“Saat melintasi sebuah tikungan di Perairan Teluk Tenggirik dengan kecepatan tinggi, tak mampu menghindar sehingga terjadi tabrakan. Speedboat 400 PK berusaha menghindari MS. Tiga Berlian dan MS. Doa Bersama, namun terkena di bagian belakang,” ungkapnya.

“Karena jarak yang sudah terlalu dekat, kecepatan tinggi, sehingga tabrakan tak terhindarkan. Bagian belakang speedboat mengenai bagian samping kiri MS. Tiga Berlian. Mengakibatkan speedboat kehilangan kendali, masuk air dan tenggelam,” tambah Kabid Humas.

Lanjutnya, sampai saat ini penyidik Subdit Gakkum Ditpolair Polda Sumsel telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi nahkoda dan awak kapal serta penumpang.

“Hasil pemeriksaan intensif, penyidik menetapkan 1 orang tersangka atas nama RM (40), nahkoda Semoga Jaya asal Kelurahan I Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang,” terangnya.

Penyidik menyita barang bukti berupa 1 unit speedboat merk Semoga Jaya berikut 2 mesin 200 PK, 1 unit Kapal Jukung MS. Tiga Berlian dan 1 Kapal Jukung MS. Doa Bersama, serta barang bukti lainnya.

“Dari keterangan para saksi dan pemeriksaan di TKP, diduga kuat nahkoda speedboat Semoga Jaya tersebut lalai dalam mengendalikan kecepatan,” tandasnya,

“Hasil pemeriksaan urine terhadap tersangka RM dinyatakan positif mengonsumsi narkoba jenis sabu. Tersangka RM dijerat Pasal 359 KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkasnya

DITPOLAIRUD POLDA KEPRI AMANKAN MP DAN DUA CALON PMI ILEGAL YANG AKAN DIBERANGKATKAN KE MALAYSIA

0

 

Redaksi.co | Batam – Tim Subditgakkum Ditpolairud polda kepri berhasil berhasil mengamankan seorang pelaku dan dua korban di duga Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural yang hendak diberangkatkan secara ilegal ke Malaysia.

Kejadian ini berlangsung di sebuah penginapan di Kota Batam, dan melibatkan pelaku berinisial MP yang diduga berperan sebagai pengantar calon PMI tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Dirpolairud Polda Kepri Kombes. Pol. Trisno Eko Santoso, S.I.K., melalui Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., pada Selasa (20/8/2024).

Dirpolairud Polda Kepri Kombes. Pol. Trisno Eko Santoso, S.I.K., melalui Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menjelaskan kronologi penangkapan, Subditgakkum Ditpolairud Polda Kepri menerima informasi dari masyarakat bahwa ada dua calon PMI non-prosedural asal Jawa Tengah yang akan diberangkatkan ke Malaysia.

Tindak lanjut dilakukan pada pukul 15.00 WIB, dengan penempatan anggota Unit 1 Siintelair di sekitar Bandara Hang Nadim untuk pemantauan.

Sekitar pukul 16.35 WIB, kedua calon PMI tersebut terpantau menaiki taksi menuju sebuah penginapan di Kota Batam. Setibanya di lokasi pada pukul 17.30 WIB, mereka kemudian didatangi pelaku MP yang mengambil paspor mereka.

“Pelaku yang menggunakan mobil Toyota Cayla warna merah langsung diamankan oleh petugas untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mako Ditpolairud Polda Kepri.” Jelas Dirpolairud Polda Kepri Kombes. Pol. Trisno Eko Santoso, S.I.K., melalui Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.

Barang bukti yang berhasil diamankan adalah 1 (Satu) unit Mobil, 2 (Dua) buah Paspor, 2 (Dua) lembar tiket pesawat, 2 (Dua) lembar Uang pecah nominal Rp 50.000 dan 2 (Dua)Unit Handphone.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Undang–Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia sebagaimana diubah dengan Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 Tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang – Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang – Undang

Dan atau pasal 81 Orang perseorangan yang melaksanakan penempatan Pekerja Migran Indonesia sebagaimana dimaksud dalamPasal 69 dipidana dengan pidana penjara paling lama 10(sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp. 15.000.000.000,00 (lima belas miliar rupiah) dan atau Pasal 69 “Orang perseorangan dilarang melaksanakan penempatan Pekerja Migran Indonesia.”

“Dan atau Pasal 83 “Setiap Orang yang tidak memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68 yang dengan sengaja melaksanakan penempatan Pekerja Migran Indonesia dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun atau denda paling banyak Rp 15. 000. 000.000,00 (lima belas miliar rupiah).” Tutup Dirpolairud Polda Kepri Kombes. Po.l Trisno Eko Santoso, S.I.K., melalui Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si. (Red)

 

 

Ada Beberapa Ditekankan Dan Disampaikan Kepala Disbun Sumsel Pada APKASINDO Saat Buka Kegiatan

0

Redaksi.co | Palembang,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Penjabat Gubernur Sumsel Elen Setiadi, S.H., M.Si yang diwakili oleh Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Sumsel Ir Agus Darwa, M.Si menghadiri serta membuka secara resmi kegiatan workshop pengembangan produk hilirisasi kelapa sawit bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan koperasi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Provinsi Sumsel, Jumat (16/11/2024).

Dikatakan Kepala Disbun Provinsi Sumsel Ir Agus Darwa, M.Si, yang paling pertama saya akan menyampaikan dahulu selamat dan sukses kepada kepengurusan DPP APKASINDO Pusat. Saya bersama pemprov Sumsel memberikan apresiasi yang besar APKASINDO atas terselenggaranya acara ini.

Dimana acara ini sepertinya sepele, tapi acara ini punya makna yang besar untuk pembangunan di Indonesia khususnya di Sumsel, dan terlebih khususnya lagi pembangunan di bidang perkebunan.

“Kita saat ini banyak dihadapkan dengan problem-problem, ada inflasi yang setiap hari dibicarakan keterpurukan, dan Alhamdulillah di sub sektor perkebunan tidak mengalami itu,” ujarnya.

Kemudian, kita telah melalui yang namanya residensi di bidang pembangunan perkebunan, walaupun dalam makna sangat kecil terhadap dunia perkebunan. Kita sudah merasakan akselerasi bagaimana percepatan di bidang pembangunan perkebunan di Indonesia ini sudah. Dan ke depan terus kita adakan edukasi yang salah satunya adalah yang dilakukan APKASINDO Sumsel.

Sebelum kita berbicara lebih lanjut tentang hilirisasi, bapak, ibu, dan sekalian semuanya, sawit ini baru trend setelah 2017 keatas, sebelumnya yang paling trend itu karet. Itu kalau saya ikuti dan kalau diibaratkan “bagaikan gadis cantik, molek, seksi, dan pintar” semuanya di miliki karet.

“Ini juga kita harus waspadai dunia adalah sawit, di mana sawit saat ini cantik sekarang, jadi kalau karet itu generasi lama kalau dahulu cantik, kalau dahulu cantik di mana 10 tahun ke depan pasti berkurang,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, ini yang harus kita siasati, provinsi Sumsel punya kebun sawit 1,2 juta hektar kebun sawit itu terdata di BPS. Dan saat ini sudah mencapai 1,4 juta hektar, sehingga Sumsel menduduki peringkat ke lima terluas. Bayangkan, Sumsel salah satu 5 provinsi 5 terbesar, jadi kalau tadi totalnya 2022, 2023 itu ada 456 Triliun, hitung saja berapa dari Sumsel itu.

Kita banyak PKS CPO itu ada 8/9, di mana 8/9 bervariasi dari kapasitas 30 ton per jam sampai 120 ton perjam hanya ada 1 pabrik hilirisasi untuk muat minyak goreng selebihnya kirim yakni ekspor, bayangkan.

“Jadi sawit ini sangat banyak di lirik orang, bahkan isinya pun tinggi untuk ke sawit, di mana sawit katanya menghabiskan air, dan saya mendengarkan itu hanya bisa senyum saja ketika ada yang bicara itu,” katanya.

Masih dilanjutkannya, di mana yang ada itu bukan menghabiskan air, jika kalau berbicara air, 85 makhluk hidup, di mana 85 persen tanaman membutuhkan air, dan paling banyak adalah tanaman pangan. Sawit sama butuh air juga, tapi kalau dia dipolitisir untuk supaya dia salah satu komoditi perkebunan yang menghabiskan air, saya bilang saya belum menerima, bukan tidak terima.

Namanya pembukaan lahan, apapun lahan itu, mau lahan lebak, dan lain sebagainya, itu pasti kita membuka yang namanya menggunakan tap-tapan air, kemudian kita membuat saluran-saluran drainase.

Yang bilang menghabiskan air, ketika para pelaku usaha ingin membuka lahan yang di lahan berperairan lebak, mereka akan sodet dulu, maka mereka bisa tanam, bisa pupuk, bisa pelihara, dan nanti akan memudahkan panen,” ucapnya

Menurut Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) APKASINDO Pusat yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal DPP APKASINDO Dr Rino Afrino, S.T., M.M, kita bersyukur bahwa kepengurusan APKASINDO periode 2024-2029 baru saja dilantik kemarin yakni bulan Oktober 2024, alhamdulillah dihadiri oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, Luhur Binsar Panjaitan, Moeldoko, Wakil Menteri, Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan semuanya hadir.

Memang ingin mendukung supaya APKASINDO lebih baik lagi, APKASINDO lebih kuat lagi, APKASINDO lebih mengakar lagi. Karena memang 24 tahun yang lalu di kota ini kalau tidak salah di tahun 2000 APKASINDO itu misinya jelas.

“Bahwa petani harus naik kelas, petani harus setara, petani harus naik martabatnya, makanya organisasi ini itu dia tidak memandang bapak petani sawit dari suku apa pun, dari agama apa pun, dari ras apa pun, dan sebagainya,” imbuhnya.

Masih dilanjutkannya, oleh karena itu kalau kita lihat dalam konteks acara pada acara hari ini, di mana ini adalah salah satu wujud kita menuju kesetaraan. Ada 4 aspek yang diinginkan oleh petani-petani terutama seperti saya, yang pertama kita punya ingin punya kebun yang legalitasnya jelas, dan ini yang tidak henti-hentinya diperjuangkan oleh APKASINDO.

Karena aspek legalitas adalah harga mati, owner sheet, kepemilikan Lahan, kita terus kejar, lalu kita menghadap Presiden Republik Indonesia (RI) itu juga kita sampaikan. Kenapa, karena begitu banyak petani kita tidak bisa ikut dalam Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), dan sebagainya.

“Mungkin di Sumsel juga seperti itu, dibeberapa daerah seperti itu, jadi aspek legalitas itu yang kita harus kunci habis. Dan yang kedua aspeknya adalah produktivitas, kami tidak mau lagi panennya hanya 800 kilo perbulan per hektar, kami mau dua kali lipat, dan seterusnya,” bebernya.

Untuk Beri Pemahaman Kepada Petani Ini Dilakukan, Berikut Yang Disampaikan

0

Warta In | Palembang,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) dalam hal ini Penjabat Gubernur Sumsel Elen Setiadi, S.H., M.Si yang diwakili oleh Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Sumsel Ir Agus Darwa, M.Si menghadiri serta membuka secara resmi kegiatan workshop pengembangan produk hilirisasi kelapa sawit bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan koperasi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Provinsi Sumsel, Jumat (16/11/2024).

Dikatakan Kepala Disbun Provinsi Sumsel Ir Agus Darwa, M.Si, yang paling pertama saya akan menyampaikan dahulu selamat dan sukses kepada kepengurusan DPP APKASINDO Pusat. Saya bersama pemprov Sumsel memberikan apresiasi yang besar APKASINDO atas terselenggaranya acara ini.

Dimana acara ini sepertinya sepele, tapi acara ini punya makna yang besar untuk pembangunan di Indonesia khususnya di Sumsel, dan terlebih khususnya lagi pembangunan di bidang perkebunan.

“Kita saat ini banyak dihadapkan dengan problem-problem, ada inflasi yang setiap hari dibicarakan keterpurukan, dan Alhamdulillah di sub sektor perkebunan tidak mengalami itu,” ujarnya.

Kemudian, kita telah melalui yang namanya residensi di bidang pembangunan perkebunan, walaupun dalam makna sangat kecil terhadap dunia perkebunan. Kita sudah merasakan akselerasi bagaimana percepatan di bidang pembangunan perkebunan di Indonesia ini sudah. Dan ke depan terus kita adakan edukasi yang salah satunya adalah yang dilakukan APKASINDO Sumsel.

Sebelum kita berbicara lebih lanjut tentang hilirisasi, bapak, ibu, dan sekalian semuanya, sawit ini baru trend setelah 2017 keatas, sebelumnya yang paling trend itu karet. Itu kalau saya ikuti dan kalau diibaratkan “bagaikan gadis cantik, molek, seksi, dan pintar” semuanya di miliki karet.

“Ini juga kita harus waspadai dunia adalah sawit, di mana sawit saat ini cantik sekarang, jadi kalau karet itu generasi lama kalau dahulu cantik, kalau dahulu cantik di mana 10 tahun ke depan pasti berkurang,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, ini yang harus kita siasati, provinsi Sumsel punya kebun sawit 1,2 juta hektar kebun sawit itu terdata di BPS. Dan saat ini sudah mencapai 1,4 juta hektar, sehingga Sumsel menduduki peringkat ke lima terluas. Bayangkan, Sumsel salah satu 5 provinsi 5 terbesar, jadi kalau tadi totalnya 2022, 2023 itu ada 456 Triliun, hitung saja berapa dari Sumsel itu.

Kita banyak PKS CPO itu ada 8/9, di mana 8/9 bervariasi dari kapasitas 30 ton per jam sampai 120 ton perjam hanya ada 1 pabrik hilirisasi untuk muat minyak goreng selebihnya kirim yakni ekspor, bayangkan.

“Jadi sawit ini sangat banyak di lirik orang, bahkan isinya pun tinggi untuk ke sawit, di mana sawit katanya menghabiskan air, dan saya mendengarkan itu hanya bisa senyum saja ketika ada yang bicara itu,” katanya.

Masih dilanjutkannya, di mana yang ada itu bukan menghabiskan air, jika kalau berbicara air, 85 makhluk hidup, di mana 85 persen tanaman membutuhkan air, dan paling banyak adalah tanaman pangan. Sawit sama butuh air juga, tapi kalau dia dipolitisir untuk supaya dia salah satu komoditi perkebunan yang menghabiskan air, saya bilang saya belum menerima, bukan tidak terima.

Namanya pembukaan lahan, apapun lahan itu, mau lahan lebak, dan lain sebagainya, itu pasti kita membuka yang namanya menggunakan tap-tapan air, kemudian kita membuat saluran-saluran drainase.

Yang bilang menghabiskan air, ketika para pelaku usaha ingin membuka lahan yang di lahan berperairan lebak, mereka akan sodet dulu, maka mereka bisa tanam, bisa pupuk, bisa pelihara, dan nanti akan memudahkan panen,” ucapnya

Menurut Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) APKASINDO Pusat yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal DPP APKASINDO Dr Rino Afrino, S.T., M.M, kita bersyukur bahwa kepengurusan APKASINDO periode 2024-2029 baru saja dilantik kemarin yakni bulan Oktober 2024, alhamdulillah dihadiri oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia, Luhur Binsar Panjaitan, Moeldoko, Wakil Menteri, Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan semuanya hadir.

Memang ingin mendukung supaya APKASINDO lebih baik lagi, APKASINDO lebih kuat lagi, APKASINDO lebih mengakar lagi. Karena memang 24 tahun yang lalu di kota ini kalau tidak salah di tahun 2000 APKASINDO itu misinya jelas.

“Bahwa petani harus naik kelas, petani harus setara, petani harus naik martabatnya, makanya organisasi ini itu dia tidak memandang bapak petani sawit dari suku apa pun, dari agama apa pun, dari ras apa pun, dan sebagainya,” imbuhnya.

Masih dilanjutkannya, oleh karena itu kalau kita lihat dalam konteks acara pada acara hari ini, di mana ini adalah salah satu wujud kita menuju kesetaraan. Ada 4 aspek yang diinginkan oleh petani-petani terutama seperti saya, yang pertama kita punya ingin punya kebun yang legalitasnya jelas, dan ini yang tidak henti-hentinya diperjuangkan oleh APKASINDO.

Karena aspek legalitas adalah harga mati, owner sheet, kepemilikan Lahan, kita terus kejar, lalu kita menghadap Presiden Republik Indonesia (RI) itu juga kita sampaikan. Kenapa, karena begitu banyak petani kita tidak bisa ikut dalam Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), dan sebagainya.

“Mungkin di Sumsel juga seperti itu, dibeberapa daerah seperti itu, jadi aspek legalitas itu yang kita harus kunci habis. Dan yang kedua aspeknya adalah produktivitas, kami tidak mau lagi panennya hanya 800 kilo perbulan per hektar, kami mau dua kali lipat, dan seterusnya,” bebernya.

Massa SIRA Minta Pjs Bupati OI Stop Pembangun Gedung Baru RS. AR ROYYAN Diduga Bermasalah

0

Redaksi.co | Ogan Ilir – Puluhan massa yang tergabung dalam Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) menggelar aksi demonstrasi damai atau unjuk rasa di kantor Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan terkait pembangunan gedung baru di RS Ar Royyan yang saat ini sedang berlangsung, diduga kuat perizinan pembangunan gedung tersebut bermasalah dan tidak memenuhi standar, Jum’at (15/11/24).

Aksi massa yang di Koordinatori oleh Rahmat Sandi Iqbal, SH di dampingi oleh Rahmat Hidayat, SE mengatakan usai melakukan aksi unjuk rasa, tujuan kedatangan kami (SIRA) ke Kantor Bupati Ogan Ilir terkait adanya dugaan permasalahan yang kami anggap perlu menjadi perhatian khusus oleh PJs Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan, terkait pembangunan gedung baru di RS Ar Royyan yang diduga bermasalah serta tidak sesuai ketentuan.

“Bahwa menurut hasil telaah dan investigasi kami, pembangunan gedung baru tersebut meliputi (klinik mata, klinik kecantikan dan kamar operasi/ruang OK) diduga tidak sesuai dengan standar ketentuan,”ujar Rahmat Sandi yang Juga Direktur SIRA.

“Bangunan gedung tersebut diduga belum mempunyai izin tapi sudah beraktivitas, Izin bangunan gedung diduga menyalahi ketentuan perizinan (IMB bangunan diduga masih IMB lama yaitu rumah makan bukan IMB baru pembangunan gedung RS), Perusahaan yang mengerjakanpun diduga bukan yang berpengalaman dibidangnya dalam membuat gedung kesehatan, selain itu bangunan tersebut diduga tanpa melalui kajian-kajian AMDAL padahal ini sangat penting sebelum melakukan pembangunan apalagi yang dibangun adalah gedung baru kesehatan/rumah sakit,”tambahnya.

Artinya sebelum melakukan pembangunan gedung baru kesehatan harus memperhatikan aspek-aspek persyaratan tekhnis bangunan gedung kesehatan sebagaimana diatur dalam Permenkes RI Nomor 24 Tahun 2016 tentang Persyaratan Tekhnis Bangunan dan Prasarana Rumah Sakit dan Permenkes RI Nomor 40 Tahun 2022 yang mengatur Persyaratan Tekhnis Bangunan dan Prasarana Rumah Sakit.

Sementara itu, Rahmat Hidayat, SE yang juga Seketaris SIRA menambahkan,” jika membangun gedung kesehatan/rumah sakit dengan cara asal-asalan, bukan dari perusahaan yang mempunyai lisensi yang jelas serta tidak berpengalaman dibidangnya maka dikhawatirkan dampaknya dikemudian hari akan membahayakan pasien, tenaga kesehatan serta penduduk dilingkungan rumah sakit yang disebabkan dari pengelolaan limbah rumah sakit yang tidak baik dikarenakan kajian-kajian AMDAL diawal pembangunan yang sudah bermasalah,”ujar

Menyikapi persoalan tersebut diatas, maka dengan ini SIRA menyatakan sikap dan Meminta Pjs Bupati Ogan Ilir (OI) sbb ;

1.Mendesak Pjs Bupati Ogan Ilir untuk memerintahkan SATPOL PP agar segera menyetop dan menyegel segala macam bentuk aktivitas proses pembangunan gedung baru di RS Ar Royyan yang saat ini sedang berlangsung, diduga kuat perizinan pembangunan gedung tersebut bermasalah dan tidak memenuhi standar.

2.Mendesak Pjs Bupati Ogan Ilir untuk meninjau ulang perizinan (IMB, izin Amdal dan izin pengelolaan limbah B3) pembangunan gedung baru di RS Ar Royyan yang diduga kuat tidak memperhatikan aspek-aspek perizinan bangunan gedung kesehatan yang tidak sesuai ketentuan perizinan.

3.Usut -tuntas adanya dugaan persekongkolan jahat untuk menguntungkan diri secara pribadi maupun kelompok dari pembangunan gedung baru RS Ar Royyan.

Sementara itu, Massa aksi SIRA di terima oleh Pjs Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan yang di wakili oleh Dicky Syailendra, S.Sos.,M.Si Assistent I Bidang Pemerintahan dan Kesra Ogan Ilir di dampingi oleh H. M. Rodho, S.Sos.,M.Si Assistent III Bidang Administrasi dan Kepegawaian serta M.Kapidin Hanafia Kasat Pol PP Ogan Ilir, Sumatera Selatan mengatakan mengucapkan terima kasih kepada Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) yang telah hadir di Kantor Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

“Kami juga mengucapkan terima kasih atas masukan serta pernyataan sikapnya terkait dengan Bangunan Gedung Baru RS. Arroyan, kami akan segera menindaklanjutinya,”ujarnya.

“Apa yang dilakukan oleh rekan-rekan (SIRA), dalam rangka meningkatkan pendapatan asli Daerah Kabupaten Ogan Ilir, bagaimanapun pendapatan asli daerah ini akan menjadi dana ataupun anggaran untuk kita membangun Ogan Ilir,”ujarnya lebih lanjut.

Oleh karena itu, terima kasih atas partisipasi kawan-kawan SIRA untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir,”terkait dengan Perizinan yang tidak sesuai tentu akan segera kita tidak lanjuti nantinya, segera kita koordinasi dengan pihak terkait seperti Pol PP Ogan Ilir untuk mengambil langkah-langkah sesuai dengan apa yang telah disampaikan oleh SIRA,”pungkasnya.

Tinjau Ulang Perizinan Bangunan Gedung Baru RS. AR ROYYAN Diduga Bermasalah

0

Warta In | Ogan Ilir – Puluhan massa yang tergabung dalam Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) menggelar aksi demonstrasi damai atau unjuk rasa di kantor Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan terkait pembangunan gedung baru di RS Ar Royyan yang saat ini sedang berlangsung, diduga kuat perizinan pembangunan gedung tersebut bermasalah dan tidak memenuhi standar, Jum’at (15/11/24).

Aksi massa yang di Koordinatori oleh Rahmat Sandi Iqbal, SH di dampingi oleh Rahmat Hidayat, SE mengatakan usai melakukan aksi unjuk rasa, tujuan kedatangan kami (SIRA) ke Kantor Bupati Ogan Ilir terkait adanya dugaan permasalahan yang kami anggap perlu menjadi perhatian khusus oleh PJs Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan, terkait pembangunan gedung baru di RS Ar Royyan yang diduga bermasalah serta tidak sesuai ketentuan.

“Bahwa menurut hasil telaah dan investigasi kami, pembangunan gedung baru tersebut meliputi (klinik mata, klinik kecantikan dan kamar operasi/ruang OK) diduga tidak sesuai dengan standar ketentuan,”ujar Rahmat Sandi yang Juga Direktur SIRA.

“Bangunan gedung tersebut diduga belum mempunyai izin tapi sudah beraktivitas, Izin bangunan gedung diduga menyalahi ketentuan perizinan (IMB bangunan diduga masih IMB lama yaitu rumah makan bukan IMB baru pembangunan gedung RS), Perusahaan yang mengerjakanpun diduga bukan yang berpengalaman dibidangnya dalam membuat gedung kesehatan, selain itu bangunan tersebut diduga tanpa melalui kajian-kajian AMDAL padahal ini sangat penting sebelum melakukan pembangunan apalagi yang dibangun adalah gedung baru kesehatan/rumah sakit,”tambahnya.

Artinya sebelum melakukan pembangunan gedung baru kesehatan harus memperhatikan aspek-aspek persyaratan tekhnis bangunan gedung kesehatan sebagaimana diatur dalam Permenkes RI Nomor 24 Tahun 2016 tentang Persyaratan Tekhnis Bangunan dan Prasarana Rumah Sakit dan Permenkes RI Nomor 40 Tahun 2022 yang mengatur Persyaratan Tekhnis Bangunan dan Prasarana Rumah Sakit.

Sementara itu, Rahmat Hidayat, SE yang juga Seketaris SIRA menambahkan,” jika membangun gedung kesehatan/rumah sakit dengan cara asal-asalan, bukan dari perusahaan yang mempunyai lisensi yang jelas serta tidak berpengalaman dibidangnya maka dikhawatirkan dampaknya dikemudian hari akan membahayakan pasien, tenaga kesehatan serta penduduk dilingkungan rumah sakit yang disebabkan dari pengelolaan limbah rumah sakit yang tidak baik dikarenakan kajian-kajian AMDAL diawal pembangunan yang sudah bermasalah,”ujar

Menyikapi persoalan tersebut diatas, maka dengan ini SIRA menyatakan sikap dan Meminta Pjs Bupati Ogan Ilir (OI) sbb ;

1.Mendesak Pjs Bupati Ogan Ilir untuk memerintahkan SATPOL PP agar segera menyetop dan menyegel segala macam bentuk aktivitas proses pembangunan gedung baru di RS Ar Royyan yang saat ini sedang berlangsung, diduga kuat perizinan pembangunan gedung tersebut bermasalah dan tidak memenuhi standar.

2.Mendesak Pjs Bupati Ogan Ilir untuk meninjau ulang perizinan (IMB, izin Amdal dan izin pengelolaan limbah B3) pembangunan gedung baru di RS Ar Royyan yang diduga kuat tidak memperhatikan aspek-aspek perizinan bangunan gedung kesehatan yang tidak sesuai ketentuan perizinan.

3.Usut -tuntas adanya dugaan persekongkolan jahat untuk menguntungkan diri secara pribadi maupun kelompok dari pembangunan gedung baru RS Ar Royyan.

Sementara itu, Massa aksi SIRA di terima oleh Pjs Bupati Ogan Ilir, Sumatera Selatan yang di wakili oleh Dicky Syailendra, S.Sos.,M.Si Assistent I Bidang Pemerintahan dan Kesra Ogan Ilir di dampingi oleh H. M. Rodho, S.Sos.,M.Si Assistent III Bidang Administrasi dan Kepegawaian serta M.Kapidin Hanafia Kasat Pol PP Ogan Ilir, Sumatera Selatan mengatakan mengucapkan terima kasih kepada Suara Informasi Rakyat Sriwijaya (SIRA) yang telah hadir di Kantor Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

“Kami juga mengucapkan terima kasih atas masukan serta pernyataan sikapnya terkait dengan Bangunan Gedung Baru RS. Arroyan, kami akan segera menindaklanjutinya,”ujarnya.

“Apa yang dilakukan oleh rekan-rekan (SIRA), dalam rangka meningkatkan pendapatan asli Daerah Kabupaten Ogan Ilir, bagaimanapun pendapatan asli daerah ini akan menjadi dana ataupun anggaran untuk kita membangun Ogan Ilir,”ujarnya lebih lanjut.

Oleh karena itu, terima kasih atas partisipasi kawan-kawan SIRA untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir,”terkait dengan Perizinan yang tidak sesuai tentu akan segera kita tidak lanjuti nantinya, segera kita koordinasi dengan pihak terkait seperti Pol PP Ogan Ilir untuk mengambil langkah-langkah sesuai dengan apa yang telah disampaikan oleh SIRA,”pungkasnya.

Rakorda MUI Labuhan batu Rekomendasikan, Aparat Terkait Bertindak Tegas Memberantas Semua Perjudian

0

Labuhanbatu- redaksi.co. Rapat kerja daerah (Rakerda) Pimpinan Majelis Umum Indonesia (DP MUI) Kabupaten Labuhanbatu, yang berlangsung sehari penuh,Rabu(14/11/2024), menolorkan sejumlah rekomendasi, di tujukan kepada Pemerintah Kabupaten, Kepolisian, TNI, penyelenggara Pilkada,pesta Pilkada dan masyarakat.

Rakorda ini diikuti unsur pengurus MUI kabupaten, kecamatan, organisasi kemasyarakatan Islam, serta undangan lainnya.Adapun pimpinan sidang yang menghasilkan sejumlah rekomendasi tersebut yakni: HM Sofyan MA, DR H Remdi Fitrayana  LC MHI, DR Jupriaman MPd

Beberapa rekomendasi tersebut diantaranya meminta aparatur pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu, dalam menjalankan tugasnya agar profesional dan bebas Korupsi,Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Meminta pihak terkait, dalam hal ini pemerintah kabupaten, Polres, Kodim, Kejaksaan, agar menindak tegas segala bentuk praktek perjudian, termasuk judi online.

Rekomendasi berikutnya, meminta penyelenggara pilkada di Labuhanbatu, dalam melaksanakan tugasnya agar jujur dan adil. Meminta kepada seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih, agar tidak golput dalam pesta iya itu pilkada Labuhanbatu di tahun 2024. Meminta kepada masyarakat agar menjaga situasi tetap kondusif selama masa Pilkada berlangsung.

Terakhir Rakorda MUI meminta kepada pelaku usaha real estate, agar menyediakan pertapakan perkuburan di wilayah masing-masing.tutupnya.

(M.M)

 

Polda Sumsel Gelar Program makan siang bergizi tindak lanjut Asta Cita Presiden RI

0

Warta In | Palembang, – Polda Sumsel menggelar program pemberian makan siang bergizi pada pelajar sebagai tindak lanjut Asta Cita Presiden RI bertempat di SDN 036, Jalan Sidoing lautan Kecamatan Ilir Barat II Kota Palembang Rabu tgl 13/11/2024

Kegiatan di Pimpin Kabid Kum Polda Sumsel Kombes Pol Tulus Sinaga,SIK,MH didampingi Perwakilan Satbrimob Polda Sumsel Kompol Maryuni Triyanto, SH,MSi, Personil Satker Bidkum, Personil Satbrimob serta Babinkamtibmas dan personil Polsek ilir Barat II Palembang
dan dihadiri Kepala sekolah SD negeri 36 Palembang, Wakil Kepala sekolah Imam Adi Nugroho S.Pd beserta Dewan Guru SDN 36 Palembang Ketua RT 06 kelurahan 35 Ilir dan siswa siswi SD Negeri 36 Palembang

Kabidkum Polda Sumsel mengatakan, kegiatan ini dalam rangka menindak lanjuti arahan Presiden, terhadap realisasi program Makan Bergizi 4 sehat 5 Sempurna kepada pelajar tingkat dasar (SD).

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Bapak Presiden, terkait pemenuhan gizi kepada setiap anak-anak sekolah dasar. Tentunya hal tersebut langsung kita laksanakan,” Kata Kombes Pol Tulus Sinaga di Palembang pada Rabu (13/11/2024).

“Pendidikan dan kesehatan adalah pondasi utama dalam membangun masa depan bangsa melalui asupan gizi yang baik, kita dapat membantu perkembangan mental dan kognitif yang berkarakter, disiplin serta unggul. Program-program pemberian makanan bergizi ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mengatasi permasalahan gizi dan meningkatkan prestasi siswa di sekolah,” tambahnya.

Tulus menjelaskan bahwa kita perlu untuk memberikan perhatian penuh pada kesehatan dan pola makan para pelajar.

“Program ini juga mengingatkan kita semua akan pentingnya memberikan perhatian penuh pada kesehatan dan pola makan para pelajar, Polda Sumsel sanggat bangga dapat ikut mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan yang membawa manfaat besar bagi generasi muda,” ucapnya.

Tulus menjelaskan program Makan Bergizi 4 sehat 5 Sempurna ini akan terus berlanjut dan diharapkan Polda Sumsel bisa berkontribusi terhadap pelaksanaan program nasional tersebut di wilayah Sumatera Selatan

“Hal ini merupakan tabungan kita untuk masa depan. Jadi kita harus mempunyai generasi muda yang cukup gizi sehingga menghasilkan generasi bangsa yang berkualitas,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan Makan Bergizi 4 sehat 5 Sempurna ini, Polda Sumsel yang menyiapkan makanan memenuhi unsur 4 sehat 5 sempurna dan Polda Sumsel menyediakan ratusan porsi makanan bergizi tersebut sesuai kegiatan yang diinisiasi Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi SIK,MH

Kabidkum Polda Sumsel berharap dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan dampak positif.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan kesehatan dan kecerdasan siswa di Sumsel. Kami akan terus mendukung program-program nasional, khususnya anak-anak yang merupakan masa depan bangsa” harapnya.

Dalam pemilihan menu makanan bergizi ini Polda Sumsel melibatkan ahli gizi dari Biddokkes Polda Sumsel. Dimana lauk pauk, sayur dan buah serta susu sebagai tambahan nutrisi terpenuhi dalam pelaksanaan Makan Bergizi 4 sehat 5 Sempurna ini.

“Kemarin sebelum dilaksanakan ini, ahli gizi dari Biddokkes Polda Sumsel sudah meninjau dan menilainya dulu. Dan unsur 4 sehat 5 sempurna sudah terpenuhi,” tegasnya

Tes Kesegaran Jasmani Calon Bintara dan Calon Perwira Reguler Kodam II/ Sriwijaya

0

Warta In | Palembang – Sebanyak 91 calon Bintara (Secaba) Gelombang I TA. 2025 dan 59 calon Perwira (Secapa) Kodam II/Sriwijaya mengikuti Tes Kesegaran Jasmani sebagai bagian dari seleksi ketat di Jasdam II/Sriwijaya, Jalan Letjen Harun Sohar, Kebun Bunga, Sukarami, Kota Palembang. Kamis (14/11/2024)

Tes kesegaran jasmani ini menjadi langkah penting untuk mengukur kemampuan fisik dan kesiapan mental calon Bintara dan Perwira sebelum memasuki tahap seleksi lanjutan. Setiap calon dituntut menunjukkan ketahanan dan performa terbaiknya, memastikan hanya yang siap secara fisik yang akan melanjutkan ke tahap berikutnya.

Sebelum tes dimulai, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan yang ketat oleh tim medis, termasuk pengecekan tensi darah untuk memastikan kondisi mereka dalam keadaan optimal. Pemanasan pun dilakukan agar para calon terhindar dari risiko cedera saat menjalani tes.

Ujian samapta ini mencakup serangkaian uji ketahanan fisik, antara lain lari, push-up, sit-up, dan shuttle run. Setiap peserta diuji ketangguhan dan kekuatan fisiknya untuk memastikan mereka memenuhi standar kebugaran yang ditetapkan oleh TNI AD.

Penilaian dilakukan secara ketat dan objektif oleh tim penguji dari Jasdam II/Sriwijaya. Ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon-calon yang terpilih nanti merupakan prajurit yang memiliki kesiapan fisik dan mental sebagai Bintara dan Perwira TNI AD yang tangguh.

Korem 044/Gapo Tanamkan Wawasan Kebangsaan Dalam Kampus

0

Warta In | Palembang – Kasrem 044/Gapo Kolonel Inf Ahmad Hadi Al Jufri menjadi Narasumber pada Seminar Kuliah Umum Wawasan Kebangsaan, yang digelar di Universitas PGRI Palembang, Kamis (14/11/2024).

Melalui rilisnya, Kapenrem 044/Gapo menyebutkan, Seminar Kuliah Umum Wawasan Kebangsaan ini berlangsung di Aula Drs. H. Usman Madjid Universitas PGRI Palembang. Kasrem 044/Gapo hadir menjadi narasumber pada kegiatan tersebut.

Mengangkat tema “Mahasiswa Sebagai Agent Of Change Yang Memiliki Jiwa Kepemimpinan dan Berwawasan Kebangsaan”, kegiatan kuliah umum ini diikuti antusias oleh mahasiswa dan mahasiswi Universitas PGRI Palembang.

“Wawasan kebangsaan merupakan cara pandang terhadap diri dan lingkungannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Kapenrem.

“Hal ini mengajarkan kita agar selalu menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan,”.

“Melalui kegiatan ini pula, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa diharapkan memiliki rasa bela negara dan cinta tanah air,” jelasnya.

“Mahasiswa adalah Agent Of Change, yang berwawasan kebangsaan, generasi selanjutnya yang merajut persatuan dan kesatuan dalam binkai Bhinneka Tunggal Ika.” tutupnya.