Beranda blog Halaman 354

Wabup Aceh Barat Said Fadheil Buka Kegiatan Musabaqah Qira atil Kutub ke VIII Antar Dayah Di Dayah Zudi

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil SH membuka kegiatan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) ke VIII tahun 2025 antar Dayah Se-Barat Selatan Aceh di Dayah ZUDI, Desa Ujong Tanjong, Kecamatan Meureubo pada Sabtu 17/1/2026

Said mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menyambut dengan baik atas terlaksananya MQK antar Dayah Se Barat Selatan Aceh yang dilaksanakan di Bumi Teuku Umar pada hari ini.

“Insyaallah seluruh rangkaian kegiatan MQK ini dapat berjalan dengan baik, lancar, melahirkan santri – santri terbaik, serta semakin menguatkan tradisi keilmuan dayah di wilayah Barat Selatan Aceh,” kata Said.

MQK kata Said merupakan ruang kompetisi yang sangat positif bagi para santri untuk mewujudkan kapasitas mereka dalam membaca, memahami dan menyampaikan isi Kutub Turats atau kitab kuning secara ilmiah dan beradab.

“MQK lebih dari sekedar perlombaan, ini menjadi sarana untuk menjaga kesinambungan tradisi keilmuan dayah yang moderat, mendalam, penuh hikmah sekaligus menanamkan nilai – nilai Islam yang rahmatan lil alamin dalam membangun perdamaian baik di tingkat lokal, nasional maupun global,” katanya.

Dikatakan Said, para santri tidak hadir secara instan, tetapi telah melalui proses pembinaan yang serius, pembelajaran intensif serta adanya bimbingan langsung dari para guru dan pimpinan dayah,” ujar Said.

Pemkab Aceh Barat kata Said, akan terus mendorong penguatan kualitas santri melalui dukungan kegiatan keilmuan dan kompetisi seperti ini. Insyaallah dengan ikhtiar dan doa bersama, Aceh Barat akan mampu meraih hasil terbaik pada ajang MQK tingkat provinsi, sekaligus melahirkan santri – santri unggul yang kelak berperan aktif menjawab persoalan umat dan masyarakat.

“Secara solutif, Pemda berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan dayah, baik dalam peningkatan kualitas SDM santri, dukungan terhadap kegiatan keilmuan, maupun penguatan peran alumni dayah di tengah masyarakat. Kita ingin lulusan dayah tidak hanya dihormati karena ilmunya saja tetapi juga hadir memberi solusi bagi persoalan sosial, keagamaan dan kemasyarakatan,” ujarnya ****

Baitul Nazzar Izudin Bersama Majelis Dzikir Merah Putih, Gemakan Dzikir Sholawat Kuatkan Persaudaraan 

0

Redaksi.Co, Sukabumi || Jamaah dan tamu undangan memadati area Baitul Nazzar Izzudin di Kp. Ciutara, Desa Pondokkasolandeuh, Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi, Sabtu 17/01/2026. Kehadiran mereka dalam rangka peresmian dan gunting pita, Majelis Baitul Nazzar Izzudin, yang bekerja sama dengan Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih

Peresmian majelis yang dibawah naungan Yayasan Nazar Izzudin tersebut dihadiri langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Parungkuda, Pendiri Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih, MUI Kecamatan Parungkuda, Kepala Desa Pondokkasolandeuh, serta tamu undangan lainnya. Acara tersebut berlangsung khidmat dan sarat nilai religius, dengan kehadiran para pemangku kepentingan yang ada di Kecamatan Parungkuda dan Pemdes Pondokkasolandeuh.

Dalam sambutannya, perwakilan dari Yayasan Nazar Izzudin, Nazrul Izzudin mengatakan bahwa peresmian Majelis Baitul Nazzar Izzudin tersebut bukan hanya sekadar agenda seremonial saja. Menurutnya, momentum ini menjadi pengingat pentingnya membangun peradaban yang berlandaskan iman, akhlak, dan persatuan.

“Majelis ini bukan sekadar bangunan fisik yang megah, melainkan rumah suci tempat sujud, pusat persaudaraan, serta mercusuar nilai-nilai keimanan dan peradaban. Dari masjid inilah diharapkan lahir doa-doa yang menguatkan dan langkah-langkah kebaikan bagi masyarakat,” ujar Nazrul Izzudin.

Dia menambahkan, keberadaan Majelis Baitul Izzudin, diharapkan mampu berperan sebagai pusat ibadah, dakwah, dan pembinaan umat. Selain itu, majelis ini diharapkan dapat memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat Desa Pondokkasolandeuh Parungkuda Sukabumi

“Mari kita makmurkan majelis ini bersama-sama. Semoga dari tempat ini tumbuh masyarakat yang berakhlak mulia, rukun, dan damai senantiasa diberkahi Allah SWT,” tambahnya.

Sementara itu, Dewan Pendiri Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih, Aam Abdul Salam, S.Ag mengatakan, peresmian majelis Baitul Nazzar Izzudin merupakan bentuk komitmen dari Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih, untuk selalu mengajak masyarakat dalam memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.

“Peresmian ini tonggak awal bagi kita sebagai anak bangsa dalam memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Sebagai umat Islam, Majelis harus dijadikan penggerak dalam bentuk lantunan doa dan shalawat untuk keselamatan bangsa dan negara,” kata Aam.

Aam melanjutkan, lantunan doa dan shalawat tersebut juga merupakan bentuk support yang diberikan kepada Presiden Prabowo serta mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk berdoa dalam rangka keselamatan negeri dan bangsa Indonesia, khususnya dalam mendukung peogram Asta Citanya Bapak Presiden.

“Banyak program yang bagus dalam Asta Citanya Bapak Prabowo. Maka, kita wajib mendukung semua programnya agar bisa tercapai sesuai harapan,” lanjut Aam.

“Maka, sangat penting dukungan dari berbagai elemen masyarakat untuk suksesi Asta Cita. Oleh karena itu Kami menyerukan dan mengajak kepada ratusan juta rakyat Indonesia untuk mendoakan Bapak Presiden Prabowo, agar sukses menuntaskan semua programnya,, salahsatunya lewat doa dan dzikir di setiap masjid dan majelis ini, ” seru Aam.

Aam menjelaskan, bentuk doa yang dipanjatkan tersebut bisa dilakukan secara personal maupun secara berjamaah di majlis-majlis. Sebagaimana yang rutin dilaksanakan oleh Majelis Dzikir Merah Putih merupakan Majlis Dzikir dan Shalawat RI 1 Prabowo Subianto”.

“Kalau berdoa nya bebas ya, bisa secara personal maupun berjamaah. Nah, Kami sendiri sudah membentuk majelis khusus yaitu majelis dzikir merah putih,” jelas Aam.

Aam menegaskan, kehadiran masjid dan majelis Baitul Izzudin tersebut merupakan sebuah ikhtiar untuk memberikan energi positif kepada Bapak Presiden sebagai Kepala Negara Sekaligus Kepala Pemerintahan.

“Majelis ini harus menjadi bagian penting untuk menyalurkan energi positif kepada Presiden Prabowo. Dimana beliau sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan harus memiliki energi positif menjadi kekuatan dalam mengolah negara ini,” tegas Aam.

“Banyak program-program unggulan yang telah dicetuskan oleh Presiden dalam asta citanya. Semua nya harus didukung untuk mewujudkan dan membawa masyarakat yang sejahtera. Caranya banyak, salahsatunya mwmberikan dukungan dengan Dzikir dan Shalawat ini,” pungkas Aam.***

Editor : AS

Berburu Biawak di Area Proyek Ambrol, Remaja Terseret Arus Sungai Paseban

0

JEMBER, redaksi.co – berniat berburu Biawak yang dilakukan di area proyek ambrol berakhir tragedi. Suasana lengang di Sungai Tanggul, Dusun Paseban, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, mendadak berubah mencekam setelah seorang remaja dilaporkan hanyut dan tenggelam di aliran sungai tersebut.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 13.30 WIB, tepatnya di area proyek Milliyaran yang dilaporkan ambrol, Korban diketahui bernama Iqbal (19), remaja asal Dusun Krajan, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

Berdasarkan keterangan para saksi, tragedi ini bermula sejak pagi hari. Sekitar pukul 10.00 WIB, korban bersama 13 orang temannya berangkat menuju Desa Paseban dengan tujuan berburu (hunting) menembak biawak di bantaran Sungai Tanggul, tepatnya di lokasi proyek milik PT Rajendra yang kini dilaporkan dalam kondisi ambrol dan rawan.

Rombongan remaja tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung melakukan aktivitas berburu. Seekor biawak yang menjadi sasaran diketahui berada di dalam aliran sungai. Sekitar pukul 11.30 WIB, hewan tersebut berhasil dilumpuhkan, namun posisinya masih berada di tengah sungai dengan arus deras.

Tanpa mempertimbangkan faktor keselamatan, korban Iqbal berinisiatif melompat ke sungai untuk mengambil hasil buruan tersebut bersama tiga rekannya, yakni Adam, Ilham, dan Sandi.

Namun situasi mendadak berubah menjadi mencekam.

Derasnya arus Sungai Tanggul tak mampu dilawan. Satu per satu teman korban berhasil menyelamatkan diri ke tepi sungai. Namun saat mereka menoleh kembali, Iqbal sudah tidak terlihat.

Korban diduga terseret arus deras dan tenggelam, memicu kepanikan serta teriakan histeris dari rekan-rekannya di bantaran sungai. Upaya pencarian spontan sempat dilakukan oleh saksi bernama Noval bersama teman-temannya dengan menyusuri aliran sungai sambil memanggil nama korban. Namun hasilnya nihil.

Sungai yang semula menjadi lokasi berburu kini berubah menjadi saksi bisu hilangnya nyawa seorang remaja.

Kapolsek Kencong, AKP Sunarto, S.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa lokasi kejadian memang masuk dalam kategori rawan dan berbahaya. Ia menyampaikan, sesaat setelah menerima laporan dari warga, pihak kepolisian langsung bergerak cepat.

“Begitu kami menerima laporan adanya korban yang hanyut, saya langsung memerintahkan anggota Polsek Kencong untuk segera menuju lokasi kejadian dan membantu proses pencarian bersama TNI, Tim SAR, relawan, serta warga setempat,” ujar AKP Sunarto dilokasi kejadian.

Menurutnya, sejumlah personel kepolisian diterjunkan untuk melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian sekaligus membantu penyisiran aliran Sungai Tanggul dari titik awal korban diduga terseret arus. Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan secara intensif.

AKP Sunarto juga mengimbau masyarakat sekitar, khususnya para remaja, agar tidak melakukan aktivitas berisiko di kawasan sungai yang memiliki arus deras.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak beraktivitas di sungai dengan arus deras, baik untuk berburu maupun kegiatan lainnya. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta instansi terkait guna meningkatkan pengawasan dan memasang tanda peringatan di titik-titik rawan.

“Ke depan, kami akan mendorong adanya pengamanan tambahan di area-area berbahaya guna mencegah terjadinya korban jiwa,” pungkas AKP Sunarto.

Reporter: Sofyan

Aktivitas Berburu di Area Proyek Ambrol Berujung Petaka, Remaja Hilang Terseret Arus Sungai Paseban

0

JEMBER, redaksi.co – Aktivitas berburu yang dilakukan di area proyek ambrol berakhir tragedi. Suasana lengang di Sungai Tanggul, Dusun Paseban, Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, mendadak berubah mencekam setelah seorang remaja dilaporkan hanyut dan tenggelam di aliran sungai tersebut.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 13.30 WIB, tepatnya di area proyek Milliyaran yang dilaporkan ambrol, dengan titik koordinat -8.440914, 113.586366.

Korban diketahui bernama Iqbal (19), remaja asal Dusun Krajan, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.Berdasarkan keterangan para saksi, tragedi ini bermula sejak pagi hari. Sekitar pukul 10.00 WIB, korban bersama 13 orang temannya berangkat menuju Desa Paseban dengan tujuan berburu (hunting) menembak biawak di bantaran Sungai Tanggul, tepatnya di lokasi proyek milik Rajendra yang kini dilaporkan dalam kondisi ambrol dan rawan.

Sekelompok Remaja tersebut tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung melakukan aktivitas berburu. Seekor biawak yang menjadi sasaran diketahui berada di dalam aliran sungai. Sekitar pukul 11.30 WIB, hewan tersebut berhasil dilumpuhkan, namun posisinya masih berada di tengah sungai dengan arus deras.

Tanpa mempertimbangkan faktor keselamatan, korban Iqbal Khoirul Anwar berinisiatif melompat ke sungai untuk mengambil hasil buruan tersebut bersama tiga rekannya, yakni Adam, Ilham, dan Sandi.

Namun situasi mendadak berubah menjadi mencekam. Derasnya arus Sungai Tanggul tak mampu dilawan. Satu per satu teman korban berhasil menyelamatkan diri ke tepi sungai. Namun saat mereka menoleh kembali, Iqbal sudah tidak terlihat.

Korban diduga terseret arus deras dan tenggelam, memicu kepanikan serta teriakan histeris dari rekan-rekannya di bantaran sungai. Upaya pencarian spontan sempat dilakukan oleh saksi bernama Noval bersama teman-temannya dengan menyusuri aliran sungai sambil memanggil nama korban. Namun hasilnya nihil.

Sungai yang semula menjadi lokasi berburu kini berubah menjadi saksi bisu hilangnya nyawa seorang remaja.

Hingga berita ini dirilis, Iqbal masih belum ditemukan. Petugas gabungan dari TNI, Polri, Tim SAR, relawan, serta warga sekitar telah berada di lokasi dan terus melakukan operasi pencarian intensif dengan menyisir aliran Sungai Tanggul dari titik awal korban diduga tenggelam.

Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan keras akan bahaya melakukan aktivitas berisiko tinggi di area proyek ambrol dan sungai berarus deras, yang minim pengamanan serta pengawasan keselamatan.

Reporter: Sofyan.

Pagelaran Lukisan Kebatinan Leluhur Meriahkan HUT Kabupaten Langkat ke-276

0

Langkat — redaksi.co

Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Langkat ke-276, Yayasan Budaya Tuah Leluhur Nusantara menggelar Pagelaran Lukisan Kebatinan Para Leluhur pada Jumat malam, 16 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh makna di Taman Budaya Tengku Amir Hamzah, Kabupaten Langkat.

Pagelaran budaya tersebut menghadirkan Tuan Muda Sraddha Leluhur dan Datuk Rimba sebagai pelukis kebatinan, dengan Atok Labu bertindak sebagai host yang memandu jalannya acara. Kegiatan ini menjadi wujud pelestarian nilai-nilai budaya serta penghormatan terhadap para leluhur yang berjasa dalam sejarah Kabupaten Langkat.

Dalam pagelaran tersebut, ditampilkan lukisan kebatinan yang merepresentasikan sosok leluhur besar Langkat, di antaranya Almarhum Syeikh Abdul Salam bergelar Datuk Landak, yang dimakamkan di Desa Timbang Lawan, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat.

Selain itu, turut diangkat sosok leluhur Yang Mulia Almarhum Raja Kahar, Raja Langkat, yang dikenal sebagai pendiri dan pembangun Istana di Kota Dalam pada 17 Januari 1750, bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1163 Hijriah.

Ketua Yayasan Budaya Tuah Leluhur Nusantara menyampaikan bahwa pagelaran ini bertujuan untuk mengingatkan generasi muda akan akar sejarah dan kearifan lokal Langkat, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di tengah arus modernisasi.

Acara ini mendapat apresiasi dari para tokoh budaya, seniman, dan masyarakat yang hadir, karena dinilai mampu menghidupkan kembali nilai spiritual, sejarah, dan budaya leluhur sebagai bagian penting dalam perjalanan Kabupaten Langkat yang telah berusia 276 tahun.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat pelestarian budaya dan penghormatan terhadap jasa para leluhur terus tumbuh dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.

M.ilyas

Jaga Kondusivitas Aceh Selatan, Safrul Mulyadi: Silahkan Rindu Asal jangan Salah Kaprah

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Koordinator Forum Asoe Nanggroe yang juga Mahasiswa asal Aceh Selatan, Safrul Mulyadi menanggapi cuitan Mahasiswa Aceh Selatan yang menyampaikan kerinduan terhadap sosok bupati non aktif Aceh Selatan, H. Mirwan, MS.

Dimana dalam cuitan mahasiswa yang diberitakan di media, mahasiswa Aceh Selatan mengeluhkan kondisi pemerintahan yang melemah akibat tidak bisanya pemerintah Aceh Selatan yang saat ini ditukangi Plt. Bupati, Bapak Baital Mukadis dalam mengambil keputusan-keputusan secara taktis.

Menurut Safrul, apa yang disampaikan oleh yang bersangkutan tidak menyalahi aturan sama sekali. Sebab, aspirasi tersebut merupakan instrumen kontrol sosial yang sehat, ini merupakan bentuk ekspresif terhadap kepemimpin H. Mirwan. Akan tetapi kerinduan yang diutarakan tersebut bisa saja salah kaprah dan memicu timbulnya asumsi liar di masyarakat.

“Kita tidak membantah apa yang disampaikan oleh beliau, tapi narasi yang dibangun terkesan mendiskreditkan keputusan Kemendagri dan mengacuhkan kinerja pemerintah kabupaten yang sementara waktu dinahkodai oleh Plt. Bupati.” ucap Safrul dalam rilis yang di terima media ini Jum’at 16/1/2026

“Pernyataan ini bisa saja menggiring persepsi tidak baik di masyarakat yang mungkin tidak mengetahui informasi yang jelas, ini juga lebih merugikan jika ada pihak yang memanfaatkan hal ini untuk kepentingan tertentu seperti berita kontroversial yang baru baru ini juga beredar di Aceh Selatan” tambahnya.

Safrul juga mengingatkan kepada bersangkutan yang mengatasnamakan mahasiswa, untuk memahami konteks birokrasi.

“Selayaknya mahasiswa selaku insan berpendidikan seharusnya memahami terlebih dahulu etika birokrasi, jangan asal ceplas ceplos. Jika bisa seperti itu, kami boleh saja menilai bahwa yang bersangkutan membenarkan peristiwa yang menyangkut Bupati Mirwan sebelumnya, terlebih dalam narasi tersebut terkesan hanya menitik beratkan pada keresahan ASN, seolah sarat kepentingan saja”. tutup Safrul ****

Sat Lantas Polres Langkat Amankan Kegiatan Tausiyah dan Doa Bersama Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276

0

Langkat –redaksi.co

Satuan Lalu Lintas Polres Langkat melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas pada kegiatan tausiyah dan doa bersama yang disampaikan oleh Ustad Das’ad Latif, Jumat (16/01/2026). Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Langkat ke-276 dan dihadiri masyarakat dalam jumlah besar.

Pengamanan dilakukan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang mengikuti kegiatan keagamaan tersebut. Personel Sat Lantas Polres Langkat disiagakan di sejumlah titik strategis, meliputi simpang-simpang utama dan jalur rawan kepadatan di sekitar lokasi kegiatan.

Kasat Lantas Polres Langkat AKP Mhd. Tommy Franata, S.T.K., S.I.K., M.H., M.T., menyampaikan bahwa personel melaksanakan pengaturan lalu lintas (gatur lalin) pada titik strong point sesuai ploting, melakukan pengalihan dan rekayasa arus lalu lintas, serta membantu penyeberangan pejalan kaki demi terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).

“Hasil dari pengamanan tersebut, arus lalu lintas terpantau tertib dan lancar, sementara rangkaian kegiatan tausiyah dan doa bersama berjalan aman, khidmat, serta tidak ditemukan situasi menonjol,” jelas Kasat Lantas.

Melalui Kasi Humas Polres Langkat, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo S.H, S.I.K, M.Si, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Sat Lantas atas kesiapsiagaan dan profesionalisme dalam pelaksanaan pengamanan kegiatan tersebut. Kapolres menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan prima kepada masyarakat.

“Pengamanan dan pengaturan lalu lintas ini merupakan wujud komitmen Polres Langkat dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada kegiatan keagamaan dan peringatan hari jadi Kabupaten Langkat. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kapolres melalui Kasi Humas AKP Jekson.

Polres Langkat berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta menjaga situasi kamtibmas dan kamseltibcar lantas agar tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Langkat.

M.ilyas

Asep Japar Bupati Sukabumi Buka Lailatul Ijtima, ” Momentum Introspeksi dan Kolaborasi Pembangunan Sukabumi”

0

Redaksi.Co, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Asep Jabpar berkumpul bersama Forkopimda, ulama, hingga masyarakat di Pendopo Sukabumi, Kamis malam, 15 Januari 2026. Kegiatan dalam rangka silaturahmi tersebut, dikemas dengan istilah Lailatul Ijtima.

Kegiatan untuk berbagi ilmu, berdzikir, hingga doa bersama ini, dihadiri pula para pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Lailatul Ijtima ini bukan sekadar rutinitas, namun momentum penting untuk intropeksi diri dan memperkuat ikatan kebersamaan di antara kita,” ujar Bupati Sukabumi H. Asep Japar.

Bahkan melalui Lailatul Ijtima ini, dapat memperkokoh ukhuwah islamiyah. Terutama demi terciptanya kolaborasi dan sinergi dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang mubarakah.

“Ukhuwah islamiyah ini merupakan fondasi moral yang kokoh bagi terciptanya masyarakat yang harmonis dan solid. Terutama di tengah dinamika kehidupan sosial saat ini,kita dituntut untuk menjaga persatuan,” ucapnya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi tidak bisa melaksanakan pembangunan secara parsial. Sebab, diperlukan kolaborasi dan sinergi yang erat antara ulama, umaro, dan seluruh elemen masyarakat.

“Semua ini diperlukan untuk memastikan program pembangunan berjalan optimal dan berorientasi pada kepentingan publik,” ungkapnya.

Berkaca dari hal tersebut, bupati mengajak semua pihak untuk memperkuat komitmen dan menjaga kerukunan umat beragama. Selain itu, dapat meningkatkan koordinasi antara pemerintah, tokoh agama, hingga masyarakat dalam menjalankan program keagamaan dan sosial.

“Mari kita jadikan nilai religius sebagai landasan dalam setiap kebijakan dan aktivitas pembangunan. Selain itu,mari manfaatkan malam Lailatul Ijtima ini sebagai ajang bertafakur, bersyukur, dan menyatukan langkah demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang mubarakah,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman menambahkan, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk bertukar pikiran hingga menyelaraskan visi misi Kabupaten Sukabumi yang mubarakah. Apalagi dengan kehadiran forkopimda, tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan lain sebagainya.

“Semoga melalui kegiatan ini, kerukunan dan keharmonisan dapat terus terjaga,” pungkasnya.

Dalam kegiatan yang penuh makna ini, diakhiri lewat tausyiah oleh Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi KH. E.S Mubarok.

Editor : AS

Di Era Bupati Muda Jember, Revitalisasi Sekolah Bangkitkan SDN Wringin Agung 04

0

JEMBER, redaksi.co – Kepemimpinan Bupati Jember yang baru terus menghadirkan perubahan nyata di sektor pendidikan. Melalui komitmen kuat membangun sumber daya manusia sejak pendidikan dasar, Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan bupati muda dengan visi Jember Maju berhasil menghadirkan program revitalisasi sekolah yang berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satunya dirasakan SD Negeri Wringin Agung 04, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember.

Sekolah yang sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan kini berubah total. Gedung, atap, serta ruang kelas yang dahulu rapuh dan rawan kini berdiri kokoh, aman, dan nyaman. Perubahan tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan setiap anak Jember memperoleh lingkungan belajar yang layak, tanpa terkecuali, hingga ke wilayah pinggiran.

Sebelum dilakukan revitalisasi, kondisi SD Negeri Wringin Agung 04 sangat mengkhawatirkan. Atap bangunan tidak beraturan karena usia bangunan yang sudah tua, plafon nyaris roboh, serta kebocoran terjadi hampir di seluruh ruang kelas setiap kali hujan turun.

Siti Qomarul Isriyah Kapsek SDN 04 Wringin Agung saat di temui awak media di sela sela aktifitasnya menerangkan,”Semenjak saya ditugaskan di sini pada tahun 2022, kondisi sekolah memang sangat memprihatinkan. Genteng sudah banyak yang jatuh, plafon hampir jatuh, dan bocor di mana-mana,” ungkapnya.

Ia juga sempat menjadi saksi ambruknya plafon ruang kelas yang terjadi setelah jam pulang sekolah. Kejadian tersebut semakin menegaskan urgensi perbaikan demi keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Melalui Doa, semangat kolaborasi yang sejalan dengan arah kebijakan Bupati Jember, kepala sekolah bersama dewan guru dan komite sekolah tidak tinggal diam. Sejak itulah kami secara konsisten mengajukan proposal bantuan, berikhtiar agar sekolah mendapat perhatian pemerintah.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada tahun 2025 dikepimpinannya bupati muda  Gus Fawait, program revitalisasi sekolah digulirkan sebagai bagian dari kebijakan pembangunan pendidikan yang menjadi prioritas.

“Saat mendapat kabar sekolah kami menerima revitalisasi, saya dan seluruh dewan guru langsung sujud syukur. Ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir dan mendengar perjuangan kami,” ujar Siti Qomarul Isriyah dengan nada haru.

Melalui program tersebut, SDN 04 Wringin Agung memperoleh rehabilitasi enam ruang kelas, pembangunan satu paket toilet baru, perbaikan ruang guru, ruang perpustakaan, serta Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Fasilitas ini tidak hanya meningkatkan kualitas fisik sekolah, tetapi juga memperkuat rasa aman dan nyaman dalam proses belajar mengajar.

Di tempat dan waktu yang sama Ketua Komite Sekolah, Nurhadi, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Jember atas perhatian serius terhadap dunia pendidikan.

“Kami merasakan langsung dampaknya. Sekarang ruang kelas sudah layak, toilet baru, dan anak-anak bisa belajar dengan aman. Ini bukti bahwa kebijakan Bupati Jember benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Pasca revitalisasi, pihak sekolah optimistis kepercayaan masyarakat akan kembali tumbuh. Dengan dukungan sarana prasarana yang memadai, SDN 04 Wringin Agung siap menyambut Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran mendatang.

“Sekarang bangunan sudah kokoh dan nyaman. Orang tua tidak perlu ragu lagi menyekolahkan anak-anaknya di sini,” tegas Siti Qomarul Isriyah.

Sejalan dengan visi Jember Maju yang diusung Bupati Jember, peningkatan infrastruktur pendidikan ini juga dibarengi komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sekolah berencana memberikan bimbingan belajar tambahan serta mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler seperti drumband, pramuka, dan seni lukis guna membentuk siswa yang unggul, berkarakter, dan berprestasi.

Dengan jumlah siswa saat ini mencapai 83 orang, SD Negeri Wringin Agung 04 menjadi contoh nyata bahwa kepemimpinan yang visioner, didukung kolaborasi sekolah dan komite, mampu menghadirkan perubahan konkret. Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan bahwa pembangunan pendidikan akan terus dilanjutkan secara berkelanjutan demi mewujudkan Jember yang maju, adil, dan berdaya saing.

Reporter: Sofyan.

Penyaluran Bansos KJJT Jember Jadi Cermin Ketimpangan Pemerataan Bantuan Pemerintah

0

JEMBER, redaksi.co – Di tengah tekanan ekonomi yang kian dirasakan masyarakat, niat baik dan kepedulian sosial menjadi oase harapan bagi warga kecil. Hal inilah yang diwujudkan oleh Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Wilayah Jember melalui kegiatan penyaluran bantuan sosial di kawasan Kecamatan Ajung serta Dusun Gumuk Bago, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jumat (16/01/2026).

Kegiatan kemanusiaan ini bukan sekadar aksi berbagi, namun juga menjadi momentum kritik terhadap masih belum meratanya distribusi bantuan pemerintah. Dalam penelusuran lapangan, pengurus KJJT menemukan fakta memprihatinkan, yakni masih adanya warga yang hidup di hunian tidak layak dan luput dari perhatian instansi terkait.

Humas KJJT Jember, Togas Irianto, didampingi tim KJJT Jember, di antaranya Mas Yayan, turun langsung mendistribusikan paket bantuan berupa beras, mi instan, dan minyak goreng kepada warga yang membutuhkan. Saat menyusuri wilayah RT 02 RW 20 Dusun Gumuk Bago, rombongan menemukan rumah milik Bu Har dengan kondisi bangunan yang sangat memprihatinkan dan jauh dari standar kelayakan hunian.

Togas menegaskan bahwa temuan tersebut merupakan pekerjaan rumah (PR) besar bagi pemerintah, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten.

“Ini menjadi PR bagi pemerintah untuk benar-benar memperhatikan warga yang betul-betul membutuhkan bantuan. Kami turun langsung ke lapangan dan melihat sendiri masih ada masyarakat yang luput dari jangkauan program pemerintah,” ujar Togas di sela kegiatan.

Ia menambahkan, kegiatan ini memiliki beberapa ikhtiar utama, antara lain menebar kebaikan dan kepedulian sosial di luar tugas jurnalistik sehari-hari, mempererat silaturahmi dengan masyarakat, menunjukkan sisi empati profesi jurnalis, serta menginspirasi pihak lain untuk ikut berbagi. Momentum hari Jumat juga dimaknai sebagai upaya memperbanyak sedekah demi meraih keberkahan.

“Secara konsisten, KJJT Jember telah menyalurkan ratusan hingga ribuan paket bantuan dari waktu ke waktu sebagai wujud kepedulian nyata,” pungkasnya.

Senada dengan hal tersebut, Mas Yayan menyoroti pentingnya akurasi data penerima bantuan sosial. Menurutnya, setiap program bansos yang dikucurkan pemerintah harus benar-benar tepat sasaran dan menyentuh warga yang berada di garis kemiskinan paling bawah.

“Pemerintah harus lebih jeli. Jangan sampai bantuan salah sasaran. Kami berharap pemerintah segera turun tangan, khususnya untuk membantu perbaikan rumah warga yang tidak layak huni agar mereka bisa hidup lebih manusiawi,” tegasnya.

KJJT Jember menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu-isu sosial kemasyarakatan. Selain menjalankan fungsi kemanusiaan melalui aksi berbagi sembako, komunitas ini juga menjalankan peran jurnalistiknya dalam menyuarakan aspirasi warga yang belum tersentuh kebijakan pemerintah.

Melalui aksi ini, KJJT Jember berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti temuan di Dusun Gumuk Bago, sehingga program bedah rumah maupun bantuan sosial ke depan dapat berjalan lebih adil, merata, dan tepat sasaran.

Reporter: Sofyan