Beranda blog Halaman 31

Mualem dan Mentan Sepakat Percepat Pemulihan Pertanian Aceh Pascabencana

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Staf Khusus Gubernur Aceh, Teuku Irsyadi, memastikan pertemuan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta pada Selasa, 4/08/2026 lalu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah percepatan pemulihan sektor pertanian Aceh pascabencana hidrometeorologi.

Teuku Irsyadi yang turut mendampingi Gubernur Aceh dalam pertemuan itu mengatakan, pembahasan berlangsung sekitar satu jam dengan suasana terbuka dan konstruktif. Berbagai persoalan dibicarakan secara menyeluruh, mulai dari percepatan pelaksanaan program pemulihan hingga penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh.

“Saya hadir langsung mendampingi Bapak Gubernur dalam pertemuan tersebut. Suasananya sangat hangat, penuh keakraban, dan pembahasannya berlangsung sangat baik. Karena itu kami merasa perlu menyampaikan konteks pertemuan secara utuh agar masyarakat memperoleh gambaran yang lengkap mengenai apa yang sebenarnya dibicarakan,” kata Irsyadi dalam keterangannya di Banda Aceh, Jumat 7/08/2026

Belakangan, cuplikan singkat dari pertemuan tersebut beredar. Menurut Irsyadi, cuplikan itu hanya menampilkan sebagian kecil dari pembahasan yang berlangsung hampir satu jam sehingga belum sepenuhnya menggambarkan keseluruhan isi diskusi antara Gubernur Aceh dan Menteri Pertanian.

“Kami memahami bahwa masyarakat memperoleh informasi dari berbagai sumber. Namun kami berharap pertemuan itu dapat dipahami secara utuh. Pembahasannya berlangsung sangat positif dan berfokus pada bagaimana pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh dapat mempercepat pemulihan sektor pertanian demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Irsyadi menegaskan, pertemuan tersebut berlangsung dalam semangat mencari solusi bersama untuk mempercepat pemulihan sektor pertanian di Aceh. Menurutnya, pembahasan tidak hanya menyangkut dukungan pemerintah pusat, tetapi juga langkah-langkah yang perlu dilakukan agar seluruh program yang telah dialokasikan dapat segera direalisasikan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian Menteri Pertanian, lanjut Irsyadi, adalah percepatan realisasi berbagai program yang telah dialokasikan melalui satuan kerja (satker) Kementerian Pertanian maupun pemerintah daerah. Seluruh pihak diharapkan terus mengawal pelaksanaannya agar berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pak Menteri menyampaikan bahwa seluruh program yang sudah berjalan agar terus dikawal pelaksanaannya. Apabila realisasinya berjalan dengan baik, pemerintah pusat siap memberikan dukungan lanjutan untuk Aceh,” katanya.

Selain itu, kata Irsyadi, dalam pertemuan tersebut juga dijelaskan mekanisme pelaksanaan berbagai dukungan pemerintah pusat di sektor pertanian. Sebagian program dilaksanakan melalui satker dan balai di bawah Kementerian Pertanian, sementara sebagian lainnya berada pada satker pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, pemahaman mengenai mekanisme tersebut penting agar masyarakat memperoleh gambaran yang utuh mengenai pelaksanaan program pemulihan pertanian di Aceh.

“Bapak Gubernur juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Menteri atas perhatian yang diberikan kepada Aceh. Harapan keduanya sama, yakni seluruh program yang telah dialokasikan dapat direalisasikan dengan baik sehingga proses pemulihan sektor pertanian berlangsung lebih cepat dan manfaatnya segera dirasakan para petani,” ujar Irsyadi.

Komitmen tersebut juga sejalan dengan pernyataan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menegaskan bahwa Kementerian Pertanian bergerak cepat memulihkan lahan pertanian Aceh yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Menteri Amran mengatakan, Kementerian Pertanian bergerak cepat dengan mengalihkan anggaran yang tersedia untuk mempercepat penanganan lahan pertanian terdampak, bahkan sebelum proses penganggaran pengganti selesai.

“Alhamdulillah, kami bergerak cepat. Bahkan sebelum ada anggaran pengganti, Kementerian Pertanian telah lebih dahulu mengalihkan anggaran untuk mempercepat penanganan lahan pertanian terdampak bencana,” ujar Amran dalam keterangannya.

Menurut Amran, percepatan pemulihan menjadi sangat penting karena lahan pertanian merupakan sumber penghidupan masyarakat sekaligus penopang produksi pangan nasional. Karena itu, lahan yang terdampak harus segera dipulihkan agar petani dapat kembali menanam dan aktivitas produksi tidak terhenti terlalu lama.

Dukungan Kementerian Pertanian mencakup pemulihan dan optimalisasi lahan, penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih padi dan jagung, bibit perkebunan, serta berbagai sarana pendukung lainnya untuk mempercepat proses tanam kembali di wilayah terdampak.

Selain itu, Kementerian Pertanian juga memperkuat upaya mitigasi melalui penyediaan benih unggul, penguatan infrastruktur irigasi, bantuan pompanisasi, serta pendampingan kepada petani di daerah rawan bencana sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional ****

Polres Purwakarta Tegaskan Komitmen Pelayanan Humanis dan Inklusif

0

Hadiri Purnabakti Kepala SLB Negeri Purwakarta, Polres Perkuat Sinergi untuk Pendidikan Inklusif dan Pelayanan Humanis

PURWAKARTA | REDAKSI.CO – Komitmen Polres Purwakarta dalam membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan, kembali diwujudkan melalui kehadiran dalam kegiatan Purnabakti Kepala Sekolah dan Serah Terima Jabatan Kepala SLB Negeri Purwakarta, yang berlangsung pada Kamis, 6 Agustus 2026, di SLB Negeri Purwakarta, Jalan Veteran, Gang Beringin No. 2, Kelurahan Nagrikaler, Kecamatan Purwakarta, Jawa Barat. 

Mewakili Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini menghadiri prosesi purnabakti Kepala SLB Negeri Purwakarta Drs. Sarjita yang sekaligus dirangkaikan dengan serah terima jabatan kepada Lastri Handayani sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala SLB Negeri Purwakarta.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Jawa Barat Gema Muh. Shidiq, Kepala Bidang GTK Provinsi Jawa Barat Ervin, Kepala Bidang PKLK Provinsi Jawa Barat Firman Oktora, jajaran Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Purwakarta, Subang, dan Karawang, serta para tamu undangan dari berbagai instansi di Kabupaten Purwakarta.

BACA JUGA: Jumat Berkah, Bhayangkari Cabang Purwakarta Bagikan Paket Makan Siang kepada Masyarakat

Kehadiran Polres Purwakarta dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan terhadap dunia pendidikan sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara kepolisian dan satuan pendidikan, khususnya sekolah yang memberikan layanan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Selain memberikan penghormatan atas pengabdian Kepala SLB Negeri Purwakarta yang memasuki masa purnabakti, kehadiran Polres juga menjadi bentuk komitmen dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh khidmat.

Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengatakan bahwa dunia pendidikan merupakan mitra strategis Polri dalam membangun karakter generasi penerus bangsa, termasuk pendidikan inklusif yang memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak.

  • “Polres Purwakarta menyampaikan apresiasi dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Drs. Sarjita atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin SLB Negeri Purwakarta. Kami juga mengucapkan selamat mengemban amanah kepada Ibu Lastri Handayani, sebagai Pelaksana Tugas Kepala Sekolah. Semoga dapat melanjutkan pengabdian dalam memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” ujar IPTU Tini Yutini.

Ia menambahkan, hubungan antara Polres Purwakarta dan SLB Negeri Purwakarta telah terjalin dengan baik melalui berbagai kegiatan sosial, edukasi, dan pelayanan publik yang inklusif.

  • “SLB Negeri Purwakarta merupakan mitra penting Polres Purwakarta dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang ramah bagi penyandang disabilitas. Selama ini kami juga sering berkolaborasi dengan tenaga pendidik maupun juru bahasa isyarat profesional dalam kegiatan sosialisasi, konferensi pers, hingga pelayanan informasi kepada masyarakat. Sinergi ini menjadi bagian dari komitmen Polri Presisi untuk menghadirkan pelayanan yang setara, inklusif, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” jelas IPTU Tini Yutini.

Melalui momentum tersebut, Polres Purwakarta berharap kerja sama yang telah terbangun dengan SLB Negeri Purwakarta dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, tetapi juga dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, ramah, inklusif, dan penuh kepedulian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus sebagai bagian dari generasi penerus bangsa. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta

*Polda Metro Jaya Jelaskan Temuan 996 Benda Menyerupai Senjata di Yayasan Jaksel*

0

Jakarta,Redaksi.Co- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait penemuan 996 benda menyerupai senjata di salah satu yayasan di wilayah Jakarta Selatan. Pendalaman dilakukan Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, dari hasil pendalaman, sebanyak 995 pucuk merupakan senapan angin, bukan senjata api. Sementara satu pucuk lainnya merupakan senjata api jenis Franchi SPA SPAS-15 kaliber 12GA.

“Dari 996 pucuk yang diduga senjata, kami sampaikan bahwa 995 pucuk merupakan senapan angin, bukan senjata api. Dan satu pucuk merupakan senjata api jenis Franchi SPA SPAS-15 kaliber 12GA,” ujar Kombes Budi dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).

Kombes Budi menjelaskan, satu pucuk senjata api tersebut telah diamankan oleh penyidik Polres Metro Jakarta Selatan untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut. Berdasarkan hasil pendalaman, kepemilikan senjata itu tercatat atas nama DS.

Namun, dari penelusuran Direktorat Intelkam melalui Subdit Wassendak, DS diketahui telah meninggal dunia pada 2020. Karena itu, senjata tersebut diamankan untuk memastikan status kepemilikan, perizinan, dan penguasaan barang tersebut.

Untuk 995 pucuk senapan angin, Budi merinci barang tersebut terdiri atas 4 pucuk senapan angin kaliber 4,5 mm, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 mm, dan 776 pucuk revolver angin kaliber 4,5 mm. Seluruhnya telah diamankan dan ditempatkan di gudang Subdit Wassendak Ditintelkam Polda Metro Jaya.

Dalam proses pendalaman, pihak yayasan juga kembali melakukan pemeriksaan pada Rabu (5/8/2026). Dari pemeriksaan itu, ditemukan dokumen surat impor terkait softgun atau senapan angin dengan nomor SI/5483-XII/2008.

Kombes Budi menyebut, penyidik masih mendalami alasan barang-barang tersebut disimpan di lingkungan yayasan. Salah satu pihak yang akan dimintai keterangan yakni IW yang sebelumnya pernah menjadi pengurus yayasan tersebut.

“Yang bersangkutan dulu merupakan pengurus yayasan, sehingga akan kami dalami terkait asal-usul, kepemilikan, perizinan, penguasaan, lokasi penyimpanan, dan tujuan penyimpanan,” katanya.

Polda Metro Jaya memastikan penyelidikan masih berjalan. Proses pendalaman dilakukan Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya melalui Subdit Wasendak bersama Polres Metro Jakarta Selatan untuk memastikan seluruh temuan tersebut ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

*Polda Metro Jaya Tangani Konten Provokatif, Situasi Jakarta Tetap Kondusif*

0

Jakarta ,Redaksi.Co– Polda Metro Jaya melalui Tim Kolaborator Penataan Hukum yang terdiri dari Direktorat Reserse Siber dan Direktorat Reserse Kriminal Umum menangani sejumlah akun media sosial yang terindikasi memuat konten provokatif, destruktif, dan hoaks selama periode Juni hingga Agustus 2026.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin mengatakan tim telah melakukan pendalaman terhadap 28 penggiat media sosial dan 37 akun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 18 orang diberikan peringatan dan edukasi preventif, sedangkan 10 orang lainnya diproses melalui tahap penyidikan.

Dalam penanganan terhadap akun, pemilik atau pengelola 22 akun diberikan kesempatan untuk menyampaikan klarifikasi atau melakukan pemulihan. Selain itu, sebanyak 30 konten telah diturunkan sebagai bagian dari upaya mitigasi terhadap penyebaran informasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Dalam penanganannya, kami mengedepankan edukasi, klarifikasi, dan langkah preventif. Penegakan hukum merupakan langkah terakhir apabila berdasarkan alat bukti ditemukan perbuatan yang memenuhi unsur pidana,” ujar Kombes Iman di Aula Satya Haprabu, Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (7/8/2026).

Dari proses penyidikan tersebut, sembilan tersangka berinisial BCK, AD, YAP, AYV, YNI, MMA, SAK, AS, dan MZ telah ditahan dalam penanganan lima laporan polisi. Penyidik juga mengamankan dan menjadikan 10 akun media sosial sebagai barang bukti untuk kepentingan penyidikan.

Kombes Iman menjelaskan, modus yang ditemukan antara lain manipulasi dokumen asli, pemalsuan dokumen elektronik, penggunaan pihak ketiga berbayar untuk memproduksi konten bermuatan pidana, hingga penyebaran ulang informasi provokatif yang belum terverifikasi.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat akibat beredarnya berbagai konten tersebut, Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menegaskan bahwa situasi kamtibmas di wilayah hukum Polda Metro Jaya hingga saat ini tetap aman, tertib, dan kondusif.

“Kegiatan masyarakat masih berjalan normal dan lancar. Aktivitas peribadatan dan pendidikan berlangsung dengan baik, pertokoan serta pusat perbelanjaan tetap beroperasi, arus lalu lintas tetap bergerak, dan layanan transportasi umum digunakan masyarakat seperti biasa,” ujar Kombes Budi.

Menurut Kombes Budi, kondisi tersebut menjadi parameter bahwa situasi Jakarta tetap aman dan terkendali. Polda Metro Jaya akan terus melakukan langkah preemtif dan preventif serta memberikan pelayanan kepada masyarakat agar seluruh aktivitas di ruang publik tetap berjalan aman, nyaman, dan lancar.

Polri Pastikan Proses Pemeriksaan Personel di Aceh Dilaksanakan Secara Profesional dan Transparan

0

JAKARTA ,Redaksi.Co– Polri menegaskan komitmennya untuk menjalankan setiap proses pemeriksaan terhadap personel secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum serta peraturan yang berlaku. Komitmen tersebut sejalan dengan perhatian publik terhadap informasi mengenai Kapolresta Banda Aceh bersama Kasat Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh yang dibawa ke Jakarta oleh tim Mabes Polri.

Kadivhumas Polri Irjen. Pol. Jhonny Edison Isir menegaskan bahwa setiap informasi yang berkembang akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku serta mengedepankan asas profesionalitas, akuntabilitas, dan praduga tak bersalah.

“Setiap proses yang dilakukan Polri terhadap personel merupakan bagian dari mekanisme pengawasan dan penegakan aturan di lingkungan internal. Seluruh proses dilaksanakan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Jhonny Edison Isir.

Ia menjelaskan, proses yang saat ini berjalan merupakan tindak lanjut atas informasi dan partisipasi masyarakat yang disampaikan kepada Polri. Menurutnya, setiap laporan maupun informasi yang diterima dari masyarakat akan ditelaah dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku sebagai bentuk respons atas kepercayaan masyarakat kepada Polri.

“Partisipasi masyarakat merupakan elemen penting dalam mendukung tugas-tugas kepolisian. Setiap informasi yang disampaikan akan kami respons secara profesional, objektif, dan berdasarkan fakta serta alat bukti yang ada,” ujarnya.

Sebelumnya, beredar informasi mengenai dibawanya Kapolresta Banda Aceh bersama Kasat Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh ke Jakarta oleh tim Mabes Polri pada Rabu (5/8).

Jhonny Edison Isir menegaskan bahwa Polri mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyampaikan informasi kepada publik agar tidak mengganggu proses yang sedang berlangsung maupun menimbulkan kesimpangsiuran informasi.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan informasi maupun laporan merupakan wujud kepedulian dan harapan agar Polri semakin profesional, semakin akuntabel, serta semakin dipercaya oleh masyarakat. Polri memandang hal tersebut sebagai bentuk kemitraan yang positif dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Polri juga menilai hubungan antara masyarakat dan kepolisian merupakan kemitraan strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memperkuat akuntabilitas penegakan hukum. Oleh karena itu, setiap informasi yang disampaikan masyarakat akan diperlakukan secara serius, profesional, dan proporsional sesuai ketentuan yang berlaku.

“Polri akan memberikan penjelasan kepada masyarakat pada waktu yang tepat sesuai perkembangan proses yang berlangsung dan ketentuan yang berlaku. Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dari Polri serta tidak berspekulasi terhadap informasi yang belum terverifikasi,” ujarnya.

Polri juga memastikan perkembangan penanganan akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat apabila telah memenuhi ketentuan untuk dipublikasikan. Perkembangan penanganan perkara akan terus diperbarui dan disampaikan langsung oleh satuan yang menangani proses tersebut sesuai dengan tahapan yang berlaku. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap institusi.

“Kami berkomitmen menyampaikan setiap perkembangan yang dapat diinformasikan kepada publik secara resmi. Transparansi merupakan bagian dari upaya Polri menjaga akuntabilitas sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutupnya.

Jumat Berkah, Bhayangkari Cabang Purwakarta Bagikan Paket Makan Siang kepada Masyarakat

0

 

PURWAKARTA | REDAKSI.CO – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Bhayangkari Cabang Purwakarta melalui kegiatan Bakti Sosial Jumat Berkah yang dilaksanakan di depan Mako Polres Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema Bhayangkari Peduli tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Purwakarta, Ny. Aulia Febri, didampingi pengurus Bhayangkari serta personel Polwan Polres Purwakarta.

BACA JUGA: Hitungan Jam, Polres Purwakarta Ringkus Terduga Pelaku Pembunuhan di Cikopo

Dalam kesempatan tersebut, Bhayangkari membagikan paket makan siang kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat hubungan antara keluarga besar Polri dengan masyarakat.

Dengan penuh kehangatan, Ny. Aulia Febri bersama jajaran Bhayangkari menyapa masyarakat yang melintas, para pekerja, pengemudi ojek online, hingga warga sekitar sembari menyerahkan paket makan siang. Kegiatan sederhana namun penuh makna ini disambut antusias oleh masyarakat yang menerima.

Ketua Bhayangkari Cabang Purwakarta Ny. Aulia Febri mengatakan bahwa program Jumat Berkah merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian Bhayangkari kepada masyarakat melalui aksi sosial yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi sesama.

  • “Semoga paket makan siang yang kami bagikan dapat memberikan manfaat dan menjadi wujud kepedulian Bhayangkari kepada masyarakat. Kami ingin terus menumbuhkan semangat berbagi, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan kebahagiaan melalui hal-hal sederhana yang bermanfaat,” ujar Ny. Aulia Febri.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini menjelaskan bahwa kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Purwakarta bersama Bhayangkari untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

  • “Bakti Sosial Jumat Berkah ini merupakan bentuk kepedulian Bhayangkari dan Polres Purwakarta kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan berbagi paket makan siang ini dapat mempererat hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat serta menginspirasi semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat,” tutur IPTU Tini Yutini.

Melalui program Bhayangkari Peduli, Bhayangkari Cabang Purwakarta terus berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat serta mendukung terciptanya lingkungan yang penuh empati, kebersamaan, dan semangat saling membantu. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta

Hitungan Jam, Polres Purwakarta Ringkus Terduga Pelaku Pembunuhan di Cikopo

0

Gerak Cepat Polres Purwakarta Ungkap Kasus Dugaan Pembunuhan di Cikopo, Terduga Pelaku Diamankan Sesaat Setelah Kejadian

PURWAKARTA | REDAKSI.CO – Gerak cepat jajaran Polres Purwakarta berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembunuhan yang terjadi di kawasan Masjid Al-Muhajirin, Perum Metro Cikopo, Desa Cibodas, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 12.25 WIB.

Sesaat setelah menerima laporan masyarakat, personel Polres Purwakarta bergerak cepat melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan penyisiran terhadap terduga pelaku. Berbekal informasi dari warga, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial F.S. di kediamannya yang berada di kawasan Perum Metro Cikopo, tidak jauh dari lokasi kejadian.

Korban yang diketahui merupakan marbot Masjid Al-Muhajirin diduga menjadi korban penyerangan saat hendak memasuki masjid untuk melaksanakan azan salat Zuhur. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku diduga melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Selain mengamankan terduga pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut. Selanjutnya, terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polres Purwakarta untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam, melalui Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara mengatakan bahwa pengungkapan perkara tersebut merupakan hasil respons cepat personel di lapangan setelah menerima laporan dari masyarakat.

  • “Begitu menerima informasi, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk mengamankan TKP, melakukan pengejaran, dan berhasil mengamankan terduga pelaku dalam waktu singkat. Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap terduga pelaku, para saksi, serta mendalami motif yang melatarbelakangi peristiwa tersebut. Kami memastikan seluruh proses penyidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar AKP I Made Purwantara.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta IPTU Tini Yutini mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

  • “Kami mengajak masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Percayakan penanganan perkara ini kepada Polres Purwakarta. Informasi resmi akan kami sampaikan secara berkala sesuai perkembangan hasil penyidikan agar tidak menimbulkan spekulasi maupun keresahan di tengah masyarakat,” ujar IPTU Tini Yutini.

Dalam perkara ini, penyidik melakukan proses hukum atas dugaan tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 458 ayat (1) atau Pasal 468 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.

Polres Purwakarta menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas perkara tersebut secara profesional, transparan, dan berkeadilan dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah demi memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi seluruh pihak. (*/SK)

Sumber: Sihumas Polres Purwakarta

Jejak Berdarah Aralle Gelap Gulita: Mengapa Polda Sulbar Tak BISA Seret Pembunuh Pasutri ke Penjara?

0

Redaksi.co MAMASA : Tepat empat tahun darah pasangan suami istri di Kecamatan Aralle membeku, keadilan masih terkubur rapat di tanah Mamasa. Tepat pada Jumat (7/8/2026), tabir misteri pembunuhan sadis pada 7 Agustus 2022 lalu tak kunjung terkuak. Korps Bhayangkara khususnya Polda Sulawesi Barat kini berada di bawah sorotan panas publik usai dinilai gagal total menyeret sang eksekutor ke balik jeruji besi.

Penantian berdarah selama 1.460 hari ini meledakkan amarah para aktivis. Kader Front Pemuda Pelajar Mamasa (FPPM), Yuspin, melemparkan kritik menohok yang mencerabut topeng lambannya penegakan hukum di wilayah tersebut.

“Empat tahun tanpa kepastian adalah cermin buram penegakan hukum! Waktu seharusnya jadi ukuran keseriusan, bukan tameng untuk memelihara ketidakpastian. Mengapa sampai hari ini keluarga korban masih ditumbalkan dalam ketidakjelasan?” cecar Yuspin dengan nada meledak-ledak.

Ketiadaan transparansi dari Polda Sulbar kian memantik spekulasi liar dan menggerus kepercayaan masyarakat hingga ke titik nadir. Nyawa dua manusia seolah menguap begitu saja di balik tumpukan berkas perkara yang membeku.

Yuspin menegaskan, publik tak butuh sekadar komat-kamit janji manis atau narasi penenang yang klise. Polda Sulbar didesak untuk membongkar borok kendala penyelidikan secara telanjang ke hadapan publik.

“Tunjukkan bahwa hukum tidak mandul dan tidak bertekuk lutut pada kebuntuan! Ini bukan sekadar tumpukan kertas, ini soal nyawa yang direnggut secara keji dan keluarga yang hancur menagih janji negara,” tegasnya.

Desakan ini menjadi ultimatum terbuka bagi Kapolda Sulbar dan jajarannya. Pembantaian Aralle adalah ujian keberanian: apakah polisi benar-benar menjadi pengayom yang bernyali membongkar kejahatan, atau justru membiarkan algojo berdarah dingin berkeliaran bebas menertawakan hukum?

Masyarakat kini menagih pembuktian, bukan sekadar alibi. Sebab bagi keluarga korban, empat tahun bukanlah sekadar deretan angka di kalender, melainkan neraka penantian atas keadilan yang terus dirampas. (ZUL)

Semarak Kemerdekaan, Sachrudin Pimpin ASN Mempercantik Kota dan Bagikan Bendera

0

Semarak Kemerdekaan, Sachrudin Pimpin ASN Mempercantik Kota dan Bagikan Bendera

 

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melaksanakan aksi bersih-bersih dan mempercantik lingkungan dengan melakukan pengecatan kanstin di sejumlah ruas jalan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, yang turut terjun bersama para ASN melakukan pengecatan di kawasan Jalan Daan Mogot, Jumat (07/08/2026).

 

Sachrudin menyampaikan, kegiatan tersebut bukan sekadar memperindah wajah kota menjelang peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi wujud nyata kecintaan terhadap Kota Tangerang dan Indonesia.

 

“Momentum Bulan Kemerdekaan harus kita isi dengan aksi nyata. Selain menyambut HUT RI, kegiatan ini juga merupakan upaya bersama menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan Kota Tangerang. Kota yang bersih dan tertata merupakan cerminan semangat gotong royong serta rasa cinta kita kepada daerah dan bangsa,” ujar Sachrudin.

 

Selain mempercantik kota, Jajaran Pemkot Tangerang juga membagikan Bendera Merah Putih kepada masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih untuk semakin membangkitkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

 

Sachrudin menjelaskan, Pemkot Tangerang telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 17030 Tahun 2026 tentang Partisipasi Menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Melalui surat edaran tersebut, seluruh instansi pemerintah, perkantoran, pelaku usaha, hingga masyarakat diimbau untuk mengibarkan Bendera Merah Putih serta memasang umbul-umbul dan dekorasi bernuansa kemerdekaan secara serentak selama 1–31 Agustus 2026.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan Bulan Kemerdekaan dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing. Hari ini kami juga membagikan bendera kepada masyarakat sebagai simbol semangat persatuan sekaligus penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu, di lokasi berbeda, Sekretaris Daerah Kota Tangerang, H. Herman Suwarman, bersama sejumlah perangkat daerah turut membagikan Bendera Merah Putih kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Tangerang.

 

Herman, mengajak seluruh masyarakat untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan berbagai kegiatan yang sederhana, namun sarat makna, serta mengedepankan semangat kebersamaan, nasionalisme, dan partisipasi aktif seluruh warga.

 

“Mari kita jadikan Bulan Kemerdekaan sebagai momentum mempererat persatuan melalui berbagai kegiatan yang positif dan bermanfaat. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kita tidak hanya memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga mengisi kemerdekaan dengan kontribusi nyata untuk kemajuan Kota Tangerang dan Indonesia,” tutup Herman.

(*/Red)

Semarak Kemerdekaan, Sachrudin Pimpin ASN Mempercantik Kota dan Bagikan Bendera

0

Semarak Kemerdekaan, Sachrudin Pimpin ASN Mempercantik Kota dan Bagikan Bendera

 

Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melaksanakan aksi bersih-bersih dan mempercantik lingkungan dengan melakukan pengecatan kanstin di sejumlah ruas jalan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, yang turut terjun bersama para ASN melakukan pengecatan di kawasan Jalan Daan Mogot, Jumat (07/08/2026).

 

Sachrudin menyampaikan, kegiatan tersebut bukan sekadar memperindah wajah kota menjelang peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi wujud nyata kecintaan terhadap Kota Tangerang dan Indonesia.

 

“Momentum Bulan Kemerdekaan harus kita isi dengan aksi nyata. Selain menyambut HUT RI, kegiatan ini juga merupakan upaya bersama menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan Kota Tangerang. Kota yang bersih dan tertata merupakan cerminan semangat gotong royong serta rasa cinta kita kepada daerah dan bangsa,” ujar Sachrudin.

 

Selain mempercantik kota, Jajaran Pemkot Tangerang juga membagikan Bendera Merah Putih kepada masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih untuk semakin membangkitkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

 

Sachrudin menjelaskan, Pemkot Tangerang telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 17030 Tahun 2026 tentang Partisipasi Menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Melalui surat edaran tersebut, seluruh instansi pemerintah, perkantoran, pelaku usaha, hingga masyarakat diimbau untuk mengibarkan Bendera Merah Putih serta memasang umbul-umbul dan dekorasi bernuansa kemerdekaan secara serentak selama 1–31 Agustus 2026.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyemarakkan Bulan Kemerdekaan dengan mengibarkan Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing. Hari ini kami juga membagikan bendera kepada masyarakat sebagai simbol semangat persatuan sekaligus penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu, di lokasi berbeda, Sekretaris Daerah Kota Tangerang, H. Herman Suwarman, bersama sejumlah perangkat daerah turut membagikan Bendera Merah Putih kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Tangerang.

 

Herman, mengajak seluruh masyarakat untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan berbagai kegiatan yang sederhana, namun sarat makna, serta mengedepankan semangat kebersamaan, nasionalisme, dan partisipasi aktif seluruh warga.

 

“Mari kita jadikan Bulan Kemerdekaan sebagai momentum mempererat persatuan melalui berbagai kegiatan yang positif dan bermanfaat. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kita tidak hanya memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga mengisi kemerdekaan dengan kontribusi nyata untuk kemajuan Kota Tangerang dan Indonesia,” tutup Herman.

(*/Red)