Rabu, Maret 25, 2026
Beranda blog Halaman 281

FOMPRO Jember Fest 2025 Disambut Meriah, Anak-Anak Antusias Ikuti Lomba Mewarnai dan Menyanyi

0

Jember, redaksi.co – Festival tahunan FOMPRO Jember Fest (FJF) 2025 kembali digelar di Gedung Nusantara dengan semarak pada akhir pekan ini, Sabtu dan Minggu, dengan menghadirkan berbagai kegiatan menarik bagi anak-anak, di antaranya lomba mewarnai dan menyanyi (24/05/2025).

Acara ini diselenggarakan oleh FOMPRO (Forum Masyarakat Produktif) bekerja sama dengan sejumlah tokoh publik dan instansi, seperti FORKOM GENUS, Dinas Koperasi (DISKOP), Dinas Pendidikan (DISPENDIK), serta pelaku UKM lokal.

Pantauan awak media di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang luar biasa. Ratusan anak-anak dari berbagai sekolah dan komunitas memenuhi area kegiatan sejak pagi hari. Para orang tua yang turut mendampingi pun tampak antusias menyaksikan kreativitas dan bakat anak-anak mereka ditampilkan dalam suasana penuh keceriaan.

Presiden FOMPRO, Lery H.P., S.Kom, menyampaikan harapannya agar kegiatan seperti ini bisa terus dilanjutkan dan dikembangkan di masa mendatang. “Kami ingin FJF menjadi ruang kreativitas yang terus hidup, dan sebagai bukti kami peduli pendidikan, sehingga bisa memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak-anak di Jember,” ujarnya.

Respon positif juga datang dari perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Bu Tutik, yang turut hadir dalam acara. Dalam keterangannya, ia mengapresiasi inisiatif FOMPRO dan berharap kegiatan seperti ini bisa menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi terhadap dunia pendidikan dan kreativitas anak.

Dengan dukungan para tokoh publik dan berbagai elemen masyarakat, FOMPRO Jember Fest 2025 menunjukkan komitmennya untuk menjadi ruang kolaboratif, edukatif, dan menyenangkan bagi generasi muda. Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga wadah pengembangan potensi anak sejak dini (sofyan)

Ada Oknum/Pihak Yang Mengaku Pengurus IWO, Ketua Umum IWO,Dwi Christianto “Mereka Ilegal “

0

Aceh Barat Redaksi.co
Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) melalui Ketua Umum Dwi Christianto, S.H., M.Si. bersama Sekretaris Jenderal Telly Nathalia menyatakan sikap tegas terhadap oknum orang yang mengaku sebagai ketua umum IWO dan setiap pihak yang mengaku sebagai pengurus IWO yang dilakukan dengan cara-cara ilegal.

PP IWO menilai tindakan mereka di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, sama sekali tidak mempunyai dasar kewenangan dan legitimasi yang sah, atau dengan kata lain bersifat ilegal dan bertentangan dengan hukum.

Mereka mengaku sebagai wartawan media online dan bagian dari IWO, namun dalam beraksi dan berkegiatan sejatinya bukan bagian dan sesuai dengan aturan organisasi IWO.

IWO sebagai sebuah organisasi profesi, memiliki legalitas hukum atas nama Perkumpulan Wartawan Online di Ditjen AHU, Kementerian Hukum, serta telah diterbitkan sertifikat merek atas nama nama Ikatan Wartawan Online yang menetapkan logo yang telah digunakan oleh organisasi selama kurang lebih 13 tahun sejak pendirian organisasi oleh Ditjen KI pada April 2025, memperkuat legalitas organisasi di bawah Ketua Umum Dwi Christianto.

Sejauh ini, PP IWO mencatat terdapat tindakan oknum orang yang mengaku sebagai ketua umum, maupun pihak yang mengaku pengurus di sejumlah wilayah dan daerah, sebagai berikut:
1. Seorang oknum mengaku sebagai ketua umum IWO, dengan membuat pernyataan dan pemberitaan yang kerap mengkritik satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
2. Pihak yang mengaku sebagai Pengurus Wilayah (PW) di Sumatera Utara, padahal IWO belum membentuk kembali kepengurusan di provinsi tersebut.
3. Pihak yang mengaku sebagai Pengurus Wilayah (PW) di Sulawesi Selatan, padahal IWO belum membentuk kembali kepengurusan di provinsi tersebut.
4. Pihak yang mengaku sebagai Pengurus Wilayah (PW) di Lampung, meski IWO telah memiliki kepengurusan di provinsi tersebut yang diketuai Edi Arsadad.
5. Pihak yang mengaku sebagai Pengurus Daerah (PD) di Kota Batam, padahal IWO telah memiliki kepengurusan di kota tersebut yang diketuai Roni Romahorbo.

Sikap PP IWO

Atas adanya tindakan yang mengatasnamakan IWO dari oknum orang dan/atau pihak tertentu yang dilakukan secara ilegal, Ketua Umum IWO Dwi Christianto meminta oknum dan/atau semua pihak tersebut untuk tidak mengaku-aku sebagai bagian dari organisasi profesi wartawan media online ini.

“Kami menuntut seorang oknum atau pihak tersebut agar tidak lagi mengaku sebagai bagian dari IWO, karena mereka bukan bagian organisasi kami. Mereka juga tidak terdaftar pada kepengurusan tingkat mana pun di IWO,” ungkap Ketua Umum IWO Dwi Christianto melalui keterangan pers tertulis di Jakarta, Sabtu, 24 Mei 2025.

Menurut Dwi tindakan seorang oknum dan/atau para pihak tersebut merusak nama baik dan marwah IWO dan dapat mengakibatkan kerugian semua pihak, karena pernyataan dan tindakan mereka berpotensi pada pelanggaran hukum. Sehingga dengan tetap menjunjung rasa hormat dan menjaga semua kondusif, maka PP IWO menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Hingga saat ini, secara tegas kami nyatakan organisai IWO tetap utuh dan solid.
2. Hak Merek nama: ‘Ikatan Wartawan Online’ (IWO) beserta logo, telah resmi didaftarkan Perkumpulan Wartawan Online oleh Dwi Christianto sebagai ketua umum dan terdaftar oleh kementerian hukum, c.q. Ditjen Kekayaan Intelektual dan tercatat dalam Pangkalan Data Kekayaan Intelektual di lama: https://pdki-indonesia.dgip.go.id/, pada tanggal 30 Maret 2025.
3. Bahwa kepengurusan organisasi PP IWO tetap melekat secara sah, sesuai dengan hukum yang berlaku. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang tertera pada Adminstrasi Hukum Umum dari Kementerian Hukum, dengan nomor AHU-0001476.AH.01.08.TAHUN 2023 Tentang Persetujuan Perubahan Perkumpulan Wartawan Online, tertanggal 24 Oktober 2023.
4. Bahwa ada beberapa pihak atau oknum yang mengaku, menyatakan dan/atau mengatasnamakan sebagai ketua/pengurus IWO, yang notabene adalah pihak luar — sama sekali bukan bagian dari pengurus dan/atau jajaran kami.
5. Kami anggap pernyataan dan tindakan mereka sebagai ilegal atau tidak sah, karena sebagai berikut:
a. Dasar pembentukan dan perolehan mandat jabatan dan kewenangan adalah ilegal dan sama sekali tidak memiliki landasan hukum. Karena tidak melalui prosedur dan mekanisme yang ada dalam anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) dan peraturan organusasi (PO) IWO.
b. Bahwa pihak luar tersebut, bahkan bukan merupakan perangkat atau bagian dari pengurus organisasi kami.
c. Mereka semata-mata pihak luar yang mengganggu dan mendompleng organisasi kami, atau dengan kata lain bersifat wadah organisasi liar.
6. Yang terjadi saat ini adalah ada segelintir orang (oknum) atau pihak yang tanpa dasar dan kewenanganya melakukan kegiatan-kegiatan ilegal dan melawan hukum dan bahkan tanpa persetujuan dan sepengetahuan kami. Mereka telah menciptakan isu dan menyebarkan informasi secara terus-menerus, melakukan tindakan bersifat agitasi di luar organisasi IWO.

“Atas fakta tersebut dengan ini kami bersikap tegas, sebagai klarifikasi resmi yang kami tujukan kepada seluruh jajaran instansi, kementerian, pemerintahan baik tingkat pusat atau daerah, serta pihak-pihak lain atau swasta yang bersifat non pemerintahan,” tegas Dwi Christianto.

Mengenai Ikatan Wartawan Online (IWO), Dwi Christianto menjelaskan setiap pihak dapat mengunjungi website resmi IWO: https://iwopusat.or.id/ dan dapat menghubungi kontak hotline admin, di nomor: 08119911920.

Jajaran Pengurus Pusat IWO sekaligus menghimbau dan meminta setiap pihak agar tidak terpengaruh atau pun ikut serta mendukung atau berkontribusi terhadap segala bentuk kegiatan ilegal dari oknum orang dan pihak yang mengaku dan/atau mengatasnamakan IWO.

“Dengan ini, kami meminta kepada seluruh pihak, untuk ikut berperan aktif mencegah, sekaligus memberikan perlindungan hukum dan ikut menjaga keutuhan serta ketertiban organisasi IWO sebagai bagian dari wadah profesi, yang juga merupakan aset bangsa,” jelas Dwi ****

Kecamatan Pante Ceureumen Berkomitmen Tinggi Dalam Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai program strategis nasional. Hanya dalam tiga hari pasca pelaksanaan sosialisasi pada Selasa, 19 Mei 2025, seluruh gampong di kecamatan tersebut berhasil menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) sebagai tahap awal pendirian koperasi.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Aula Kantor Camat Pante Ceureumen itu dihadiri oleh unsur Muspika, para keuchik, pendamping desa, dan perwakilan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Aceh Barat. Dalam acara tersebut, para peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat yang dikelola secara mandiri dan berkelanjutan.

Camat Pante Ceureumen, Zulkanaini, S.Pd, tidak menunggu lama. Usai sosialisasi, ia langsung membentuk tim percepatan pembentukan koperasi yang terdiri dari staf kecamatan, pendamping desa, dan unsur terkait lainnya. Tim ini terlebih dahulu mendapatkan bimbingan teknis dan arahan langsung dari Kepala Dinas Perindagkop UKM Aceh Barat serta Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) mengenai teknis pelaksanaan Musdessus dan pembentukan koperasi.

“Langkah cepat ini kami ambil agar tidak ada jeda antara sosialisasi dan pelaksanaan di lapangan. Semua gampong bisa segera bergerak dengan pemahaman yang sama,” ujar camat Zulkanaini.

Dengan koordinasi yang solid, pelaksanaan Musdessus berlangsung maraton. Hari pertama berhasil digelar di 8 gampong, hari kedua di 10 gampong, dan ditutup dengan 7 gampong pada hari ketiga, termasuk Gampong Sikundo sebagai lokasi terakhir .

Total 25 gampong di Kecamatan Pante Ceureumen telah menyelesaikan Musdessus dalam waktu singkat. Ini menjadi pencapaian penting yang menunjukkan sinergi antara aparatur kecamatan, pemerintah gampong, dan masyarakat.

Kepala Dinas Perindagkop UKM Aceh Barat menyampaikan apresiasinya atas langkah cepat dan efisien tersebut. Ia menyebut Kecamatan Pante Ceureumen sebagai contoh nyata dalam menerjemahkan kebijakan pusat menjadi aksi nyata di tingkat desa.

Program Koperasi Merah Putih sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa melalui koperasi berbasis masyarakat yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan. Setelah Musdessus rampung, proses selanjutnya akan difokuskan pada pembentukan badan hukum koperasi, penyusunan AD/ART, serta pelatihan pengurus koperasi agar mampu menjalankan koperasi secara profesional.

Camat Zulkanaini menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses ini hingga koperasi benar-benar aktif dan memberikan dampak nyata.

“Kami ingin koperasi ini menjadi alat pemberdayaan ekonomi yang hidup, bukan sekadar simbol kelembagaan,” tegasnya.

Dengan langkah cepat dan koordinasi yang kuat, Kecamatan Pante Ceureumen kini menjadi pelopor dalam implementasi program Koperasi Merah Putih di Kabupaten Aceh Barat ****

Perdana,Desa Pasi Pinang Bentuk Koperasi Merah Putih di Kecamatan Meureubo

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Selang Satu hari setelah dilaksanakan sosialisasi percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih ditingkat Kecamatan Meureubo. Pemerintahan Desa Pasi Pinang melakukan langkah cepat dengan melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) Pembentukan Koperasi Merah Putih. Dalam musyawarah desa khusus yang dihadiri Keuchik, Tuha Peut, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, pendamping desa, dan unsur masyarakat setempat berlangsung di Kantor Keuchik setempat pada Sabtu 24/5-2025 dilansir dari Metrozone

Agenda utama musyawarah adalah memilih kepengurusan Koperasi Merah Putih secara demokrasi dengan mengusung lima calon pengurus dari unsur masyarakat

Kegiatan pembentukan koperasi desa merah putih di Desa Pasi Pinang di hadiri langsung oleh Kadis Perindagkop Khairuzzadi, Camat Meureubo Maimun,S.STP dan unsur Muspika Kecamatan setempat dan undangan terkait

Dalam Musyawarah Desa Khusus tersebut disepakati tentang kelembagaan koperasi sebagai koperasi bentukan baru dengan nama Koperasi Desa Merah Putih Pasi Pinang, untuk susunan kepengurusan dan pengawas juga menjadi kesepakatan di forum ini, dan dipastikan tidak ada yang memiliki hubungan keluarga sedarah. Sedangkan untuk jenis usaha yang akan dilaksanakan nantinya akan disepakati lagi dalam musyawarah lanjutan dengan seluruh anggota koperasi,” tandas Keuchik

Dalam Musdes tersebut, juga disepakati tentang hak dan kewajiban anggota sesuai ketentuan koperasi yaitu simpanan pokok dan wajib, dan simpanan sukarela

Keuchik Pasi Pinang Abdul Salam.D dalam arahannya mengatakan pentingnya keberadaan koperasi sebagai wadah ekonomi kerakyatan. Koperasi merupakan wadah penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan diharapkan dengan koperasi desa merah putih ini bisa berjalan secara transparan dan profesional sesuai aturan koperasi dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya

Dengan telah terbentuk dan terpilihnya pengurus koperasi Merah Putih ini untuk menyusun anggaran dasar dan rumah dan juga diharapkan untuk segera secepatnya pengurusan badan hukum seperti notaris dan AHU untuk legalitas, karena pada tanggal 27 Mei 2025 koperasi merah putih akan diluncurkan untuk tingkat Kabupaten Aceh Barat,” ujar Abdul Salam

Sementara itu, Kadis Perindagkop Aceh Barat Khairuzzadi yang hadir pada acara pembentukan Koperasi Merah Putih di Desa Pinang menyampaikan apresiasinya atas percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

Ia menyebutkan bahwa dengan telah terbentuk nya koperasi Desa Merah Putih di Desa Pasi Pinang Kecamatan Meureubo sebagai bentuk keseriusan pemerintah desa dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakatnya, apalagi desa Pasi Pinang banyak potensi yang harus dikelola melalui kehadiran koperasi merah putih ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat

Khairuzzadi berharap setelah pelaksanaan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus), pemerintah desa segera mengadili menfasilitasi pelaksanaan rapat pendirian, yang membahas hal-hal teknis administrasi yang harus dilengkapi untuk pengajuan notaris, dengan menghadirkan OPD teknis yang menangani koperasi,” tutupnya

Sementara itu, Camat Meureubo Maimun, S.STP juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah desa Pasi Pinang, karena satu hari pasca sosialisasi ditingkat kecamatan, hari ini langsung dilakukan musyawarah desa khusus pembentukan Koperasi Merah Putih dengan memilih kepengurusan Koperasi secara demokrasi, dan alhamdulilah Musdesus di Desa Pasi Pinang berjalan demokrasi bersama Aparatur desa dan masyarakat,” ucapnya

Camat Meureubo tersebut juga berharap kepada desa-desa lainnya agar segera melaksanakan Musdesus percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih, karena sesuai target pemerintah daerah tiga hari setelah dilakukan sosialisasi untuk segera melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) pembentukan koperasi Merah Putih,” tutupnya ****

Bunga Desaku di Tanggul, Wujud Cinta Alam dan Budaya Lokal

0

Jember, redaksi.co – Kegiatan “Bunga Desaku” yang merupakan singkatan dari Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan berlangsung meriah di Kecamatan Tanggul selama dua hari hingga Sabtu (24/5/2025). Program ini menjadi momentum mendekatkan pemerintah kepada masyarakat secara langsung.

Bupati Jember, Muhammad Fawaid, hadir bersama Sekretaris Daerah, para asisten, kepala OPD, dan Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita Sari, dalam rangkaian kegiatan yang padat namun penuh makna.

Menanam Harapan di Kebun Zeelandia

Pagi hari dimulai dengan kegiatan penanaman pohon di area PTPN Kebun Zeelandia. “Ini merupakan langkah pasti dalam menjaga ekosistem. Menanam pohon artinya menanam masa depan,” ungkap Bupati Fawait. Aksi ini menjadi simbol komitmen terhadap lingkungan sekaligus memperindah alam sekitar.

Motivasi Langsung di Tengah Kelas

Bergeser ke SDN 1 Kramat Sukoharjo, Bupati dan rombongan ikut senam pagi bersama siswa dan guru. Tak berhenti di lapangan, Bupati menyapa para siswa di dalam kelas, menyampaikan motivasi yang membangkitkan semangat belajar.

“Saya anak desa yang bisa menjadi bupati. Kalian juga bisa jadi apapun: TNI, dokter, guru, bahkan presiden, asal mau belajar dan bersungguh-sungguh,” ucapnya penuh semangat. Sorak sorai siswa menyambut kata-kata yang penuh inspirasi tersebut.

Ngopi Bareng di Rengganis

Kunjungan dilanjutkan ke Pemandian Rengganis yang hari itu menjadi lokasi pelatihan pengolahan kopi. Di sana, Bupati bersama Ketua TP PKK mencicipi kopi racikan barista muda Jember. “Kopi Jember punya potensi luar biasa. Lewat pelatihan ini, kita ciptakan barista unggulan yang bisa bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Apresiasi untuk Para Guru

Di ujung agenda, Bupati menyambangi SMPN 2 Tanggul untuk menyerahkan SK Kenaikan Gaji Berkala bagi guru PPPK angkatan 2022. Ia mengapresiasi perjuangan para guru yang menjadi ujung tombak peningkatan kualitas pendidikan. “Semoga ini menjadi penyemangat bagi para guru untuk terus berkarya dan mencetak generasi unggul Jember,” tutupnya.

Program “Bunga Desaku” di Tanggul bukan hanya tentang pelayanan, tapi juga tentang menyemai harapan, memupuk semangat, dan merangkul potensi lokal. Jember terus bergerak, dari desa untuk Indonesia(*).

Pernikahan Dua Pulau: M. Rizki Perdana dari Lombok Resmi Persunting Krisma dari Yogyakarta

0

Pernikahan Dua Pulau: M. Rizki Perdana dari Lombok Resmi Persunting Krisma dari Yogyakarta

Lombok Barat – redaksi.co
Nuansa kebersamaan lintas budaya mewarnai pernikahan antara dua insan berbeda pulau, M. Rizki Perdana, S.Com asal Lombok, dan Krisma, S.Pd.I asal Yogyakarta. Setelah sebelumnya prosesi akad nikah dan resepsi pertama digelar secara khidmat di kampung halaman mempelai wanita di Yogyakarta, hari ini Sabtu (24/5), resepsi kedua dilangsungkan di kediaman mempelai pria di Dusun Terong Tawah, Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat.

Acara resepsi berlangsung meriah namun tetap sarat makna. Lantunan musik khadroh turut mengiringi jalannya acara sekaligus menghibur para tamu undangan yang hadir dari berbagai daerah. Perpaduan adat Sasak Lombok dan budaya Jawa Tengah tampak harmonis dalam setiap rangkaian acara, mencerminkan persatuan dalam keberagaman.

Dalam kesempatan tersebut, orang tua mempelai pria, H. Muhtasar dan Hj. Masmuah, menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir, khususnya kepada Almukarram TGH. Makhfuz Aminullah yang berkenan memimpin doa bagi kedua mempelai.

Semoga putra dan menantu kami menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah. Dan jika ada kekurangan dalam penyambutan dari awal hingga akhir acara, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ucap H. Muhtasar.

Hal senada juga disampaikan oleh orang tua mempelai wanita yang turut hadir dan menyampaikan harapan agar pernikahan ini menjadi awal yang baik bagi kehidupan rumah tangga putra-putri mereka.

Pernikahan ini menjadi simbol bersatunya dua budaya besar di Indonesia, sekaligus mempererat jalinan kekeluargaan antara dua suku yang berbeda. Kebersamaan yang terjalin diharapkan menjadi contoh harmoni dan toleransi dalam bingkai kebhinekaan Indonesia.

READ : HS2025 ABACH UHEL
SUMBER REDAKSI.CO

Sore: Istri dari Masa Depan” Siap Tayang Juli 2025

0

redaksi.co, Jakarta – Setelah delapan tahun sejak kemunculan web series SORE yang diproduksi oleh Inhype Pictures bersama Tropicana Slim pada 2017 lalu, kisah romantis penuh misteri ini akhirnya diangkat ke layar lebar dengan judul Sore: Istri dari Masa Depan. Film ini akan disutradarai kembali oleh Yandy Laurens, sosok yang juga berperan besar dalam penciptaan serial originalnya.

Film yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai Kamis, 10 Juli 2025 ini akan menampilkan pasangan utama Dion Wiyoko dan Sheila Dara Aisha. Sheila Dara mengambil alih peran Sore, karakter yang sebelumnya diperankan oleh Tika Bravani di versi web series.

Mengangkat genre drama romantis dengan sentuhan fiksi ilmiah, film ini mengisahkan Jonathan (Dion Wiyoko), seorang fotografer muda yang kehidupannya berubah drastis setelah kedatangan seorang wanita misterius bernama Sore (Sheila Dara). Yang mengejutkan, Sore mengaku sebagai istri Jonathan—namun dari masa depan.

Sore hadir dengan satu tujuan: menyelamatkan hidup Jonathan dari ancaman takdir kelam yang menantinya. Ia berusaha mengubah kebiasaan buruk Jonathan dan mengungkap sejumlah rahasia besar yang selama ini tersembunyi, termasuk fakta mengejutkan tentang kapan Jonathan akan meninggal dunia.

Tak hanya menawarkan kisah yang emosional dan penuh kejutan, film ini juga menjanjikan visual memukau berkat lokasi pengambilan gambar yang tersebar di tiga negara: Indonesia, Finlandia, dan Kroasia. Panorama alam dari ketiga negara tersebut diyakini akan menambah kekuatan visual dan atmosfer cerita dalam film ini.

Dengan kombinasi cerita menyentuh, unsur time-travel yang unik, serta akting dari jajaran pemain berbakat, Sore: Istri dari Masa Depan diprediksi akan menjadi salah satu film yang paling dinantikan di pertengahan tahun 2025.

*Kapolda Malut Tinjau Kesiapan Fasilitas Mako Polda di Sofifi*

0

REDAKSI.CO – Kapoldan Maluku Utara, Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si., melakukan peninjauan langsung ke Mako Polda di Sofifi pada Jumat, (23/5/2025).

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda didampingi Wakapolda Malut, Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum., serta sejumlah pejabat utama Polda Maluku Utara.

Fokus peninjauan mencakup kondisi lingkungan markas, fasilitas perkantoran, rumah dinas personel, serta infrastruktur lainnya yang mendukung kinerja kepolisian.

“Fasilitas perkantoran harus disiapkan secara maksimal dan dilengkapi sesuai standar. Kelayakan fasilitas sangat menentukan efektivitas kerja anggota,” ujar Kapolda dalam kunjungannya.

Ia menekankan bahwa kebersihan, kerapian, dan kualitas fasilitas bukan hanya soal penampilan, tetapi berkaitan erat dengan upaya membangun profesionalisme dan integritas.

“Fasilitas yang bersih dan memadai akan sangat berpengaruh terhadap semangat kerja personel serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Kapolda berharap hasil tinjauan ini dapat mendorong percepatan penyediaan dan perbaikan sarana yang dibutuhkan. Dengan demikian, personel yang akan bertugas di Sofifi dapat bekerja lebih nyaman dan profesional.

Selain itu, ia mengimbau seluruh jajaran agar memiliki kepedulian tinggi dalam merawat dan menjaga fasilitas yang ada, sebagai bagian dari tanggung jawab kolektif dalam mendukung tugas-tugas kepolisian ke depan.

Viral Video Truk ODOL Masuk PT Imassco, Mengalami Kemacetan di Jalan Provinsi Desa Kasiyan – Puger

0

JEMBER, redaksi.co – Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan kemacetan parah yang terjadi di Jalan Provinsi Desa Kasiyan, Kecamatan Puger, Jember. Kemacetan ini dipicu oleh truk Over Dimension Over Load (ODOL) yang tersangkut, memblokir arus lalu lintas, dan menyebabkan antrian panjang kendaraan (23/05/2025).

Menurut Faruq, pengendara terpaksa menunggu berjam-jam untuk melanjutkan perjalanan mereka, sementara insiden ini semakin memperlihatkan masalah mendalam terkait pengawasan kendaraan yang melebihi kapasitas, Truk ODOL yang terjebak memperburuk kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengendara,”ujarnya.

Faruq juga berharap kepada pemerintah segera menegakkan aturan yang lebih tegas terkait batas muatan dan dimensi kendaraan. Ia juga meminta peningkatan pengawasan di jalur-jalur rawan truk ODOL. agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Jangan hanya menunggu kemacetan berikutnya untuk memberi perhatian,”ucapnya.

Melalui sambungan whatsapp telepon humas PT Imassco Ribut Budiono, menjelaskan, “iya mas tadi memang macet, tapi cuma sebentar dan itu dikarenakan genangan air hujan,”singkatnya (sofyan)

Komunitas dan Seniman Palembang Bersatu di Ajang Bulan Menggambar Nasional

0

Redaksi.co | Palembang, – Dalam rangka memperingati Bulan Menggambar Nasional tahun 2025, Dewan Kesenian Palembang menggelar pameran lukisan, workshop, drawing, grafis, lomba menggambar dan mewarnai dengan tema Palembang #banjirgaris bertempat di Gedung Kesenian Palembang berlangung dari 21-25 Mei 2025. Jum’at (23/05/25).

Hadir dalam Pembukaan Pameran tersebut Walikota Palembang diwakili Staff Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Sosial, dan Kemasyarakatan Kota Palembang M. Sadruddin Hadjar, Ketua Dewan Kesenian Palembang Muhammad Nasir, Ketua Pelaksana Rudi Maryanto dan tamu undangan lainnya.

Walikota Palembang yang di Wakili Staff Ahli Walikota Bidang Pemerintahan, Sosial, dan Kemasyarakatan Kota Palembang M. Sadruddin Hadjar mengatakan, Pemerintah Kota Palembang sangat menyambut baik kegiatan sore hari ini bulan menggambar.

“Kegiatan ini diikuti dari anak-anak sampai dewasa. Jadi mereka bisa mengeksplor keinginan, keterampilan mereka dalam hal menggambar. Selain itu, bisa dilihat di pameran ini hasil-hasil dari menggambar dari tingkat anak-anak, SMA dan orang tua, dan hasilnya semuanya bagus-bagus,” ujarnya.

Lebih lanjut Sadruddin mengatakan, dalam mendukung kesenian di Palembang, Pemkot Palembang menyiapkan gedung khusus untuk Dewan Kesenian Palembang.

“Gedung ini itu salah satu support dari pemerintah kota Palembang. Jadi kalau ada kegiatan, kalau ada pameran bisa dipakai yang berhubungan dengan seni dan budaya,” katanya.

“Harapan kami Dewan Kesenian Palembang ini bisa berkembang lebih pesat lagi. Kemudian lebih banyak peminat yang datang melihat karya seni dan budaya dari rekan pekerja seni di kota Palembang,” jelasnya.

Kegiatan ini sambung Sadruddin, akan dilaksanakan setiap tahun.

“Ini sudah memasuki tahun keempat. Kita berharap kegiatan seperti ini akan terus berlanjut di tahun yang akan datang,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Rudi Maryanto menambahkan, kegiatan ini digelar dalam rangka perayaan Bulan Menggambar Nasional.”Sebelumnya kita pernah mengadakan, dan ini sudah tahun ke-4,” ucapnya.

Lebih lanjut Rudi menuturkan, perayaan tahun ini pihaknya melibatkan lintas profesi, lintas komunitas.

“Jadi yang ikut di sini tidak hanya para pelukis yang profesional. Tapi juga teman-teman dari komunitas yang baru belajar melukis. Kemudian dari anak-anak, dari usia pensiunan untuk mengisi ruang kekosongan. Sehingga mereka melukis dan di situ juga kita tanamkan bahwa melukis ini bagian dari terapi kalau untuk para pensiunan,” paparnya.

Selain itu, sambung Rudi, kegiatan seperti ini untuk anak-anak muda itu menjadi nilai positif, daripada dia tawuran atau aksi vandalisme.

“Jadi di Bulan Menggambar Nasional ini merupakan wadah dari hal-hal yang positif terutama di bidang menggambar. Jadi kita berpesan ke anak-anak muda ke komunitas daripada mencoret jalanan lebih baik mencoret di buku gambar dan kita panjang di bulan menggambar nasional,” katanya.

“Disini kita bersatu bersama memadukan rasa saling bertukar informasi. Sehingga menjaring juga persaudaraan dari satu komunitas ke komunitas yang lain. Sehingga tidak menimbulkan dampak yang seperti sekarang ini ada tawuran dan sebagainya. Apa yang harus diperebutkan. Jadi efeknya banyak sekali dari lintas komunitas dan lintas profesi ini,” bebernya.

Untuk pameran lukisan ini ,lanjut Rudi, ada sekitar 100 lukisan yang kita pamerkan dari 45 pelukis dari berbagai macam komunitas.

“Untuk lukisan ini banyak kategori dari bentuk realistik, naturalistik, figuratif. Kemudian ada yang abstrak, abstrak, jadi ada banyak sekali. Jadi ada beberapa tokoh ada beberapa masyarakat, beberapa seniman yang membuat drawing untuk dipublikasikan di Bulan Menggambar ini,” tuturnya.

Ketika ditanya awak media terkait antusias masyarakat, Rudi mengungkapkan, Antusias masyarakat di Palembang ini cukup antusias. Bahkan ada komunitas arsitektur merespon dunia menggambar ini, karena tidak mengenal status dan golongan akhirnya membentuk kelompok baru yang disebut yuk menggambar bareng. Sehingga mereka itu suka.

“Jadi sangat memungkinkan sekali bermunculan para perupa yang baru, karena kegemaran melukis yang baru. Jadi masyarakat sangat antusias di kota Palembang,” tandasnya. (*)