Jumat, Maret 27, 2026
Beranda blog Halaman 277

Mantap,Rapi Nagan Raya Kini Miliki Mobil Operasional Dan Sekretariat

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Organisasi relawan komunikasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 01.13 Nagan Raya kini memiliki kantor/sekretariat sebagai pusat administrasi dan kendali operasi serta sebuah mobil untuk operasional Satgaskom.

Peresmian kantor dan penyerahan mobil operasional berlangsung pada pembukaan Raker RAPI Wilayah Nagan Raya di Sekretariat RAPI Naga Raya, Desa Keude Linteung, Kecamatan Seunagan Timur. Selasa, 3/6/2025 seperti di lansir dari Portalnusa.

Raker RAPI Wilayah Nagan Raya dibuka oleh Ketua DPRK Nagan Raya, Mohd. Rizki Ramadhan yang dirangkai dengan peresmian sekretariat dan penyerahan mobil operasional.

Ketua RAPI Nagan Raya, Agus Salim Rz, S.Sos/JZ01AGE melaporkan, RAPI Nagan Raya kini telah memiliki sekretariat berupa toko yang dipinjampakaikan oleh Zedi Trisma Mulia, anggota RAPI dengan callsign JZ01BXN.

Zedi adalah tokoh masyarakat Nagan Raya yang juga Keuchik Cot Manyang, Kecamatan Seunagan Timur yang sekaligus sebagai Ketua Panitia Raker RAPI Wilayah Nagan Raya.

“Beliau mempersilakan RAPI untuk memanfaatkan toko miliknya untuk kepentingan organisasi RAPI,” ujar Agus.

Mobil operasional

Selain mendapat fasilitas kantor, RAPI Nagan Raya juga menerima pinjam pakai satu unit mobil untuk operasional Satgaskom dari anggota DPRK Nagan Raya, Saiful Thaib yang akrab disapa Pon PMTOH.

“Bang Pon PMTOH juga anggota RAPI dengan callsign JZ01CPM,” ujar Agus Salim.

“Alhamdulillah, kolaborasi yang kita bangun dengan berbagai pihak termasuk dengan pimpinan dan anggota DPRK Nagan Raya telah membuahkan hasil berupa fasilitas untuk kepentingan organisasi RAPI dan kemudahan bagi kami untuk melaksanakan tugas sosial dan kemanusiaan,” lanjut Agus.

Apresiasi untuk RAPI

Ketua DPRK Nagan Raya, Mohd. Rizki Ramadhan mengapresiasi kontribusi relawan RAPI yang aktif dalam menyebarkan berbagai informasi sosial kemasyarakatan dan menjadi yang terdepan dalam kondisi darurat bencana.

Rizki menyebutkan, DPRK Nagan Raya siap menjalin komunikasi yang lebih erat untuk mendukung peran organisasi RAPI di tengah-tengah masyarakat Nagan Raya, baik dalam kondisi normal maupun darurat bencana.

Sementara itu Ketua RAPI Nagan Raya, Agus Salim/JZ01AGE menyatakan sangat terhormat atas dukungan yang diberikan oleh Ketua dan anggota DPRK Nagan Raya sehingga peran RAPI sebagai organisasi sosial kemasyarakatan bisa lebih optimal.

“Kami juga merasa sangat terhormat atas kesediaan Ketua DPRK Nagan Raya membuka Raker RAPI Nagan Raya sehingga semakin memotivasi kami dalam melaksanakan kerja-kerja sosial dan kemanusiaan,” kata Agus.

Nila Kasman SH KadisKominfotik Nagan Raya, mengapresiasi berbagai kegiatan yang dilakukan relawan RAPI Nagan Raya selama ini.

Ketua Panitia Pelaksana, Zedi Trisma Mulia/JZ01BXN melaporkan, Raker RAPI Wilayah Nagan Raya Tahun 2025 dirangkai dengan peusijeuk (tepung tawar) sekretariat oleh Tgk. Syarwanidi, S.Ag dan penyerahan satu unit mobil dari Pin PMTOH untuk operasional Satgaskom.

Hadir pada kegiatan tersebut Camat Seunagan Timur, Baihaqi Husen, S.Ag., MH; Kapolsek Seunagan Timur, Ipda Mursal, S.IP. S.Sos; KUA Seunagan Timur Jasman, S.Hi; Keuchik Keude Linteung, Zainal Abidin; Ketua DP2OW RAPI Nagan Raya, Adri/JZ 01NUJ dan puluhan anggota RAPI Nagan Raya ****

Pj Kades Kencong Gelar Musrenbangdes, Tegaskan Komitmen untuk Pembangunan Partisipatif

0

Jember, redaksi.co – Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Kencong, Faisol, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) bersama anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di balai desa Kencong, Selasa (3/6). Kegiatan ini digelar sebagai upaya menjaring aspirasi warga serta menyusun program prioritas pembangunan desa untuk tahun anggaran 2025.

Dalam forum yang berlangsung terbuka dan partisipatif tersebut, berbagai usulan dari masyarakat mencuat. Di antaranya adalah perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan layanan kesehatan, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta pemberdayaan pemuda dan perempuan.

Faisol menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan. “Kami ingin memastikan bahwa setiap usulan masyarakat dapat diakomodir secara adil dan transparan sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan,” ujarnya dalam sambutan pembuka.

Anggota BPD Kencong pun menyambut positif pelaksanaan musrenbang ini. Mereka berharap hasil dari musyawarah tersebut benar-benar menjadi acuan dalam menyusun kebijakan dan kegiatan pembangunan desa yang berorientasi pada kebutuhan nyata warga.

Musrenbangdes ini juga turut dihadiri oleh perwakilan RT/RW, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari dinas terkait di tingkat kecamatan, menambah kekuatan kolaboratif dalam menyusun rencana pembangunan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan (Sofyan)

Aktivis Daud: “H.K.L. Winengan Bukan Pejabat Biasa, Beliau Pemimpin Lapangan yang Tulus”

0

Aktivis Daud: “H.K.L. Winengan Bukan Pejabat Biasa, Beliau Pemimpin Lapangan yang Tulus”

Lombok Barat – Redaksi.co

Kiprah Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat, H.K.L. Winengan, kembali mendapat sorotan positif dari kalangan aktivis. Kali ini datang dari salah satu aktivis muda yang cukup vokal di Lombok Barat, Daud, yang menyebut bahwa sosok H.K.L. Winengan adalah contoh pemimpin yang tidak terjebak pada formalitas jabatan, melainkan benar-benar hadir di tengah masyarakat.

> “Pak Haji Winengan bukan tipe pejabat yang hanya duduk manis di belakang meja. Beliau pemimpin lapangan yang hadir langsung, merasakan denyut nadi masyarakat. Itu yang membuat beliau berbeda,” tegas Daud kepada Redaksi.co, usai mengikuti diskusi kepemudaan pekan ini.

 

Sebagai aktivis yang kerap menyuarakan kritik dan aspirasi masyarakat, Daud mengaku dirinya tak segan memberi apresiasi kepada pejabat yang dinilainya memiliki integritas dan kepedulian tinggi, salah satunya H.K.L. Winengan. Menurutnya, kepala dinas sosial itu merupakan figur langka di tengah birokrasi saat ini.

> “Kami para aktivis menghormati pejabat yang mau terbuka, mau dikritik, dan tidak alergi dengan suara rakyat. Pak Winengan itu salah satu dari sedikit yang punya sikap seperti itu. Beliau sangat komunikatif, dan tidak jarang melibatkan langsung tokoh pemuda dan masyarakat dalam pengambilan keputusan sosial,” lanjut Daud.

 

Sosok H.K.L. Winengan, atau yang akrab disapa Kakanda Kiay, dikenal luas karena kepeduliannya terhadap rakyat kecil, terutama dalam isu-isu sosial dan kemanusiaan. Di berbagai kesempatan, ia tampak hadir langsung di lapangan—menyalurkan bantuan, menengahi konflik sosial, dan memberikan solusi dengan pendekatan yang santun dan efektif.

> “Berbuat untuk masyarakat tidak mesti berada di posisi yang enak dan nyaman. Justru ketika kita mendapat amanah, saat itulah tanggung jawab untuk melayani harus dijalankan sepenuh hati,” ujar H.K.L. Winengan dalam sebuah wawancara singkat saat meninjau distribusi bantuan sosial di wilayah Lombok Barat.

 

Ungkapan “sukses di darat, laut, dan udara” kerap disematkan kepadanya oleh warga, sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen dan mobilitas beliau dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat—tanpa sekat, tanpa birokrasi berbelit.

Daud berharap agar ke depan akan lahir lebih banyak pemimpin dengan semangat dan ketulusan seperti yang dimiliki H.K.L. Winengan. Sebab menurutnya, daerah akan lebih cepat maju jika dijalankan oleh mereka yang bersedia mendengar dan merasakan langsung kebutuhan rakyat.

> “Lombok Barat beruntung punya figur seperti beliau. Semoga energi kebaikan ini bisa terus menular ke pejabat lainnya. Kita butuh pemimpin yang hadir, bukan hanya memimpin dari balik meja,” pungkas Daud.

 

Sukses selalu untuk Kakanda H.K.L. Winengan—pemimpin yang tidak hanya bekerja dari kantor, tetapi dari hati yang peduli pada rakyat.

Redaksi.Co

Read :  HS2025 Abach Uhele

Bersama Cegah Karhutla, Polres Aceh Barat Ajak Warga Tidak Bakar Lahan

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K. mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Hal ini disampaikan sebagai bentuk pencegahan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berpotensi merusak lingkungan dan mengganggu keselamatan publik. Senin 02/05/2025

Imbauan ini disampaikan melalui kampanye publik dan edukasi masyarakat, salah satunya melalui media visual dan sosialisasi langsung kepada warga.

“Pembakaran hutan dan lahan bukan hanya merusak lingkungan, tapi juga melanggar hukum dan bisa dipidana berat,” tegas AKBP Yhogi dalam keterangannya.

Kapolres menjelaskan bahwa tindakan pembakaran hutan dan lahan diatur dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Pelaku pembakaran, baik disengaja maupun karena kelalaian, bisa dikenakan sanksi pidana berat.

Sesuai Pasal 78 ayat (3), barang siapa dengan sengaja membakar hutan dapat dikenakan pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda hingga Rp5 miliar.

Sementara itu, pelaku yang melakukan pembakaran karena kelalaian dapat dijerat Pasal 78 ayat (4) dengan pidana penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga Rp1,5 miliar.

Kapolres Aceh Barat juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan dan lingkungan demi masa depan yang lebih baik.

“Lebih baik mencegah daripada menyesal. Mari kita jaga hutan, cegah Karhutla sejak dini. Jangan membuka lahan dengan cara membakar,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar melaporkan jika melihat aktivitas pembakaran hutan atau lahan secara ilegal melalui layanan darurat Polri 110 atau langsung ke kantor polisi terdekat.

Dengan peran aktif masyarakat, Polres Aceh Barat optimistis upaya pencegahan Karhutla dapat berjalan maksimal dan lingkungan tetap terjaga ****

TNI AL Evakuasi Mayat Seorang Pemancing Tenggelam Di Perairan Tanjung Sengkuang

0

 

Redaksi.co –
TNI Angkatan Laut temukan mayat seorang warga yang sebelumnya telah dilaporkan hilang pada minggu siang (1/6/2025) saat memancing di perairan Tanjung Sengkuang.

Penemuan mayat yang merupakan warga tanjung sengkuang tersebut ditemukan oleh TNI Angkatan Laut pada senin (2/6/2025) saat melalukan pencarian menggunakan Kapal Patroli Patkamla Setumu dari Satrol Lantamal IV Batam.

Perwira Staf Operasi (Pasops) Satrol Lantamal IV, Mayor Laut (P) Ahmad Sofyan menyebutkan kejadian tersebut terjadi saat tiga orang bersaudara sedang memancing di kawasan batu Mata Kucing, yang dikenal sebagai salah satu spot memancing di daerah tersebut”.

“Pagi ini Patkamla Setumu Satrol Lantamal IV yang melanjutkan pencarian dan akhirnya pada pukul 07.15 wib berhasil menemukan Jenazah Sugeng Riyadi terapung di pantai depan Mako Lantamal IV, selanjutnya Jenazah di evakuasi ke dermaga Lantamal IV jenazah diserahkan kepada Pihak keluarga”. Ucapnya.

Korban bernama Sugeng Riyadi (27), bersama dua kakaknya, Waluyo (43) dan Ferris (38), berangkat memancing sekitar pukul 10.00 WIB Pada Minggu Siang (1/6) dengan berjalan kaki menuju lokasi di tengah laut saat air surut.

Sekitar pukul 12.00 WIB, air laut mulai pasang dan ketiganya terjebak. Mereka pun memutuskan untuk berenang kembali ke darat. Ferris berhasil menyeberang dan segera mencari bantuan warga. Sementara Waluyo dan Sugeng memilih kembali ke batu Mata Kucing karena merasa tidak sanggup melawan arus.

Namun, Sugeng Riyadi nekat berenang lagi meski sempat dicegah oleh Waluyo. Sekitar pukul 13.00 WIB, saat jarak ke daratan tinggal kurang dari 10 meter, korban diduga kehabisan tenaga dan tenggelam.

Pihak TNI AL mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di laut, agar senantiasa memperhatikan kondisi cuaca dan pasang surut air laut guna menghindari hal-hal yang membahayakan jiwa. (Dispenlatamal IV)

HALILUL RAHMAN, PETANI ANGGUR DUSUN PESENG YANG TERLUPAKAN PEMDES TAMAN AYU KEC.GERUNG KAB.LOBAR

0

HALILUL RAHMAN, PETANI ANGGUR DUSUN PESENG YANG TERLUPAKAN PEMDES TAMAN AYU KEC.GERUNG KAB.LOBMBOK BARAT

Lombok Barat – Redaksi.co
Di tengah geliat pertanian lokal yang mulai berkembang, muncul sosok inspiratif dari Dusun Peseng, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Ia adalah Halilul Rahman, warga yang kesehariannya menggeluti dunia budidaya anggur impor dan fokus melakukan kawin silang antar varietas untuk menciptakan bibit unggul.

Wartawan Redaksi.co berkesempatan mewawancarai Halilul Rahman di depan halaman rumahnya yang juga menjadi lokasi kebun kecil tempat ia merawat puluhan tanaman anggur dari berbagai jenis. Dengan penuh semangat, ia menjelaskan bagaimana proses kawin silang dilakukan secara manual dan teliti demi menghasilkan varietas yang lebih tahan terhadap cuaca tropis dan memiliki rasa buah yang lebih manis.

> “Awalnya saya hanya coba-coba, tapi setelah melihat hasilnya, saya mulai serius. Sekarang banyak yang datang dari luar daerah untuk beli bibit atau sekadar belajar,” ujar Halilul, Minggu (2/6).

 

Berbagai jenis anggur impor seperti Jupiter, Ninel, Transfiguration, hingga Akademik telah ia koleksi dan kembangkan. Meski berawal dari hobi, kini aktivitas ini mulai menunjukkan potensi ekonomi yang menjanjikan. Sayangnya, hingga saat ini belum ada perhatian atau dukungan dari Pemerintah Desa Taman Ayu.

> “Pemdes seperti tidak mau tahu. Padahal ini termasuk UMKM. Seharusnya ada dukungan, minimal tempat atau lahan yang bisa dimanfaatkan bersama. Setahu saya, aset tanah milik Pemkab Lombok Barat banyak di desa ini,” ucapnya lirih.

 

Minimnya perhatian dari pemerintah desa menjadi catatan penting. Padahal dengan semangat inovasi seperti yang ditunjukkan Halilul, potensi ekonomi lokal bisa tumbuh dan membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Terlebih lagi, kegiatan ini sejalan dengan program pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang sering digaungkan oleh pemerintah daerah.

Pengembangan budidaya anggur bisa menjadi ikon baru pertanian desa jika dikelola dan didukung secara serius. Sosok seperti Halilul Rahman layak mendapat perhatian lebih, baik dari Pemdes Taman Ayu maupun dari dinas terkait di tingkat kabupaten.

Dengan visi dan ketekunan, Halilul telah membuktikan bahwa dusun kecil pun bisa melahirkan inovasi besar — asalkan ada kemauan dan keberpihakan dari pemangku kebijakan.

Redaksi.Co

Read : HS2025 Abach Uhel

*Polda Malut : Rekrutmen Polri Gratis, Jangan Percaya Calo dan Laporkan Jika Ada Pungli*

0

REDAKSI.CO MALUT –  Dalam upaya mencegah praktik tidak sehat seperti adanya calo atau perantara yang menjanjikan kelulusan, Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengingatkan masyarakat untuk tidak tergiur janji-janji palsu yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.

Kabidhumas menegaskan, bahwa pendaftaran menjadi anggota Polri Gratis. Ia mengimbau para calon peserta dan orang tua untuk tidak mempercayai calo yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.

“Jangan percaya calo, Semua tahapan seleksi dilakukan secara adil dan transparan melalui jalur resmi,” tegasnya.

Kabid juga meminta tidak ada lagi masyarakat yang berpandangan kalau menjadi anggota Polri itu harus bayar supaya bisa lulus. “Setiap proses penerimaan calon anggota polisi mengusung prinsip transparansi, jujur, akuntabel dan humanis”.

Bagi para peserta calon siswa/taruna yang mengalami masalah selama seleksi, seperti dugaan pemungutan biaya atau ketidakadilan, diminta untuk segera melaporkan pengaduan.

“Sekali lagi kami ucapkan selamat berjuang dan kerahkan seluruh kemampuan serta bakat yang dimiliki masing-masing agar membuahkan hasil yang memuaskan, jangan terpengaruh dengan oknum-oknum yang menjanjikan bisa meluluskan untuk jadi anggota Polri, karena mereka hanya memanfaatkan situasi dengan mencari keuntungan bagi diri sendiri. Percayalah dengan kemampuan diri anda sendiri, jika anda berkompeten tentunya akan tiba di hasil akhir yang memuaskan,” pungkas Kabid.

Bagi calon siswa/taruna yang menemui masalah selama seleksi seperti dugaan pungutan liar (pungli) atau ketidakadilan disarankan segera melaporkannya melalui Hotline pengaduan masalah penerimaan di nomor 0822-9913-7482.

Polda Malut berkomitmen untuk menjaga proses rekrutmen ini sebagai kesempatan bagi semua warga negara yang memenuhi syarat.

HAERUNNISA: KETUA DPD II KNPI LOMBOK BARAT DUKUNG ASPIRASI KRITIS PEMUDA DAN SERUKAN DIALOG TERBUKA

0

HAERUNNISA: KETUA DPD II KNPI LOMBOK BARAT DUKUNG ASPIRASI KRITIS PEMUDA DAN SERUKAN DIALOG TERBUKA

Lombok Barat – Ketua DPD II KNPI Lombok Barat, Haerunnisa, menyatakan dukungannya terhadap aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat. Ia menilai aksi tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian masyarakat, khususnya pemuda, terhadap jalannya pembangunan di daerah.

Ini bukan sekadar aksi unjuk rasa. Ini adalah ekspresi semangat kritis yang menandakan bahwa masyarakat kita, terutama kalangan muda, masih peduli dan aktif mengawal kebijakan publik,” ujar Haerunnisa kepada Redaksi.co, Senin (2/6/2025).

Haerunnisa menekankan bahwa isu-isu yang diangkat, seperti ketimpangan pembangunan, ketidakadilan dalam distribusi kebijakan, dan potensi ketidaksesuaian antara janji politik dan realisasi di lapangan, merupakan hal-hal penting yang layak mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Sebagai organisasi kepemudaan, KNPI Lombok Barat mendukung setiap bentuk penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai, santun, dan bertujuan untuk kebaikan bersama. “Kami berdiri bersama masyarakat yang menyuarakan harapan dan perubahan dengan cara-cara yang bermartabat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Haerunnisa mendorong Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk membuka ruang dialog yang jujur, transparan, dan inklusif dengan berbagai elemen masyarakat.

“Kritik harus dijawab dengan kerja nyata, bukan dengan defensif. Pemerintah harus hadir sebagai mitra dalam mencari solusi, bukan sebagai tembok penghalang,” tegasnya.

DPD II KNPI Lombok Barat, lanjut Haerunnisa, tetap mendukung langkah dan kebijakan pemerintah daerah selama kebijakan tersebut berpihak pada rakyat dan membawa manfaat bagi kemajuan bersama.

Perbedaan pendapat adalah hal wajar dalam demokrasi. Yang terpenting, semuanya bermuara pada komitmen bersama untuk mewujudkan keadilan sosial dan pembangunan yang merata,” pungkasnya.

Read : HS2025 Abach Uhel
Sumber : Redaksi.Co

Kepala Bappeda Di Tunjuk Bupati Tarmizi Sebagai Plt Sekretaris Daerah Aceh Barat

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP.MM menunjuk dua pejabat baru untuk mengisi posisi strategis dalam roda pemerintahan Kabupaten Aceh Barat. Penyerahan surat penunjukan tersebut dilakukan usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di lobi Kantor Bupati, Senin pagi 2/6/2025

Dalam keputusan tersebut, Wistha Nowar yang menjabat sebagai Kepala Bappeda, ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat,

Penunjukan ini dilakukan karena Sekda Marhaban sudah memasuki purna tugas. Sementara itu, posisi Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) dipercayakan kepada Nyak Na, SE, M.Ec.Dev, Asisten Administrasi Umum.

Bupati Tarmizi menyampaikan bahwa penunjukan ini diharapkan dapat memperkuat struktur pemerintahan dan memperlancar jalannya administrasi di lingkungan Pemkab Aceh Barat.

“Peran Sekda sangat vital, karena seluruh proses administrasi pemerintahan berada di bawah kepemimpinannya, termasuk pengelolaan ASN. Kami harap Plt Sekda dapat menjalankan tugas dengan tanggung jawab penuh,” ujar Tarmizi.

Terkait dengan pengelolaan keuangan daerah, Bupati juga menegaskan pentingnya integritas dan kepatuhan terhadap regulasi dalam setiap proses keuangan pemerintah.

“Kami percaya Pak Nyak Na mampu mengelola keuangan daerah sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan cermat,” tambahnya.

Bupati dan wakil Bupati mengucapkan selamat bertugas kepada kedua pejabat tersebut dan berharap mereka bekerja dengan semangat dan penuh dedikasi untuk kemajuan Aceh Barat ****

Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadhiel Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di halaman Kantor Bupati Aceh Barat, Senin 2/6/2025

Upacara ini di hadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara, pelajar, serta ormas dan OKP

Dalam amanatnya yang mewakili Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., Wakil Bupati menyampaikan amanat tentang pentingnya meneguhkan kembali semangat Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi pemersatu bangsa.

“Pancasila bukan hanya dokumen sejarah, tapi jiwa bangsa dan pedoman hidup kita bersama. Ia adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia,” tegas Said Fadheil

Ia mengingatkan bahwa dalam keberagaman suku, agama, ras, dan bahasa yang dimiliki oleh lebih dari 270 juta rakyat Indonesia, Pancasila hadir sebagai kekuatan yang menyatukan, bukan memecah belah.

Said Fadheil juga menekankan peran strategis Pancasila dalam mendukung agenda besar Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045, terutama melalui Asta Cita – delapan agenda prioritas pembangunan nasional. Salah satu poin penting adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.

“Pancasila harus kita tanamkan dalam semua lini kehidupan – dari dunia pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi seluruh elemen bangsa,” ujarnya.

Said Fadheil turut mengapresiasi peran Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang terus berupaya menghidupkan nilai-nilai Pancasila melalui pelatihan, pendidikan, dan kolaborasi lintas sektor di berbagai lapisan masyarakat.

Pada kesempatan itu, ia mengajak seluruh masyarakat Aceh Barat untuk tidak hanya menghafal Pancasila, tetapi menjadikannya panduan dalam kehidupan sehari-hari, guna membangun bangsa yang tidak hanya maju secara teknologi, namun juga unggul dalam moral dan kebijaksanaan.

“Peringatan ini adalah momentum introspeksi. Masa depan Indonesia ada di tangan kita semua. Mari jadikan Pancasila sebagai jiwa dari setiap denyut nadi pembangunan bangsa,” pungkasnya ****