Beranda blog Halaman 270

Suasana Lebaran,Kota Meulaboh Tetap Bersih, DLH Aceh Barat Berhasil Kelola Lonjakan Sampah

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Meulaboh Ibukota Kabupaten Aceh Barat,terpantau tetap bersih dan asri selama masa libur Idul Fitri 1447 H.

Hingga Selasa (24/3/2026) atau H-4 Lebaran tidak terlihat adanya tumpukan sampah yang terbengkalai di titik-titik keramaian maupun jalan protokol, meskipun aktivitas konsumsi masyarakat meningkat signifikan selama libur panjang hari Raya Idul Fitri

​Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Barat, Kurdi, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan antisipasi matang jauh-jauh hari untuk menghadapi lonjakan volume sampah yang biasanya terjadi pada momen hari raya.

​Kurdi menjelaskan bahwa kebersihan kota yang terjaga ini merupakan hasil dari dedikasi “Pasukan Oranye” yang tetap bekerja dengan sistem sif (piket) meski di tengah suasana lebaran.

​”Kami tidak meliburkan layanan kebersihan secara total selama libur lebaran, ada jadwal piket khusus bagi petugas kebersihan dan sopir truk sampah,” ujar Kurdi, Selasa 24/3-2026

“Fokus kami adalah memastikan titik-titik vital seperti area pemukiman penduduk, pusat perbelanjaan, dan taman kota tetap nyaman bagi warga yang bersilaturahmi,” kata Kurdi

​Berdasarkan data dari DLH Aceh Barat, terjadi peningkatan volume sampah selama perayaan hari raya Idul Fitri, ada sekitar 15-20% bila dibandingkan hari biasa.

Kata Kurdi, pihaknya menerapkan beberapa langkah strategis dengan menerjunkan truk sampah untuk melakukan penyisiran baik pagi, sore hingga malam hari di sepanjang jalan utama dan kawasan padat penduduk,” tambahnya

​Selain menyiagakan armada sampah, pihaknya juga menyediakan kanal koordinasi bagi perangkat Gampong (Keuchik) untuk melaporkan jika terdapat titik penumpukan sampah liar,” terangnya

​Selain kerja keras petugas, Kurdi juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga Meulaboh yang semakin sadar akan kebersihan lingkungan.

Menurutnya,​ kesadaran masyarakat adalah kunci utama. Kami melihat warga mulai disiplin membuang sampah dalam kemasan plastik yang terikat rapi di tempat yang telah disediakan, sehingga memudahkan petugas kami saat proses pengangkutan,” ujar Kurdi

​Pantauan di lokasi dibeberapa titik strategis dalam kawasan kota, kondisi lingkungan tetap terjaga. Sisa-sisa kemasan makanan dari pengunjung wisata langsung tertangani oleh petugas yang bersiaga agar tidak terjadi penumpukan sampah

​Dengan kondisi kota Meulaboh yang bersih ini, diharapkan suasana lebaran di Bumi Teuku Umar menjadi lebih khidmat dan berkesan bagi para pemudik yang datang dari luar daerah ****

Pemkab Bogor Bersama Warga Rayakan Idulfitri di Pakansari

0

​Bogor, Redaksi.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama warga salat idulfitri 1447 hijriah dan merayakan lebaran bersama di Stadion Pakansari, Cibinong. Kegiatan ini diprakarsai oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, untuk menghadirkan suasana kebersamaan bersama warga yang tidak mudik.

Sabtu, (21/3/2026)

​Bupati Rudy menyatakan bahwa momentum idulfitri tahun ini dimanfaatkan sebagai ruang berbagi kebahagiaan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Momentum idulfitri ini ingin kami jadikan sebagai ajang kebersamaan. Kami mengajak warga agar bisa merasakan kebahagiaan di hari kemenangan bersama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat, ujarnya.

Lebih lanjut, ​pelaksanaan salat Id tahun ini dipusatkan di Stadion Pakansari. Pemkab Bogor juga menggelar open house dengan konsep sederhana. ​Seluruh jajaran Forkopimda akan hadir dan membaur langsung dengan masyarakat. ​Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor menyiapkan layanan angkutan di beberapa titik menuju Stadion Pakansari guna memudahkan akses masyarakat.

​Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara masyarakat dengan pimpinan daerah, mulai dari bupati hingga unsur Forkopimda. Kami ingin hadir di tengah masyarakat, menyapa langsung, dan merayakan lebaran bersama dalam suasana yang hangat dan penuh kebersamaan, pungkasnya.

(Okta)

Pererat Ukhuwah di Bulan Syawal, Pemkab Fakfak Gelar Halal Bihalal.

0

Fakfak, Redaksi.co – Pemerintah Kabupaten Fakfak menggelar kegiatan Halal Bihalal dalam suasana bulan Syawal yang penuh berkah. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat nilai persatuan lintas suku, agama, dan golongan di Kabupaten Fakfak.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Fakfak Samaun Dahlan, S.Sos., M.AP., Wakil Bupati Fakfak Drs. Donatus Nimbitkendik, M.T., unsur Forkopimda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Fakfak. Selain itu, turut hadir tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan masyarakat umum yang bersama-sama merayakan kebersamaan dalam nuansa kekeluargaan.

Dalam sambutannya, Bupati Fakfak Samaun Dahlan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Halal Bihalal sebagai sarana saling memaafkan serta memperbaiki hubungan sosial.

“Melalui Halal Bihalal ini, mari kita saling memaafkan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Ini adalah tradisi bangsa yang perlu terus dilestarikan karena mengandung nilai-nilai positif,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa Halal Bihalal tidak sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya membangun komunikasi yang harmonis antar sesama. Menurutnya, silaturahmi menjadi kunci dalam menciptakan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

Ia menambahkan, kolaborasi yang baik akan mendorong terwujudnya masyarakat Fakfak yang sejahtera, mandiri, produktif, serta memiliki nilai religius yang kuat.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Fakfak juga mengakui bahwa dalam proses pembangunan masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan. Oleh karena itu, dukungan semua pihak sangat dibutuhkan, termasuk peran investor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“APBD Fakfak masih terbatas, sehingga kehadiran investor sangat penting untuk membantu pembangunan. Pemerintah bersama masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para investor,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara bijak dan berpihak pada kepentingan masyarakat, guna mewujudkan kesejahteraan yang berkelanjutan.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membuka lembaran baru dengan semangat kebersamaan serta terus menjaga persatuan demi kemajuan Kabupaten Fakfak ke depan.

PEMERINTAH KABUPATEN KONAWE SELATAN TERAPKAN WFH-WFO LAYANAN KESEHATAN DAN KEAMANAN TETAP SIAGA 100%

0

KONAWE SELATAN, 10 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) telah resmi mengeluarkan kebijakan penyesuaian sistem kerja bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Non-ASN. Kebijakan ini diterapkan menjelang momen libur nasional Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Konawe Selatan Nomor: 800.1.10/2368 yang secara resmi ditandatangani oleh Bupati Irham Kalenggo pada hari ini.

“Kebijakan penyesuaian sistem kerja WFH-WFO ini diambil guna menjaga produktivitas kerja sekaligus memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama masa libur panjang,” jelas pihak terkait.

  • Meskipun ada penyesuaian sistem kerja, pihak pemerintah Kabupaten Konawe Selatan menjamin bahwa layanan kesehatan dan keamanan akan tetap beroperasi dengan siaga penuh 100% untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode tersebut.

Polisi Gencarkan Patroli Obat Terlarang di Tanah Abang, Perlunya kolaborasi masyarakat – polri

0

Jakarta Pusat,Redaksi.Co- Polres Metro Jakarta Pusat melalui Sat Res Narkoba bersama jajaran Polsek Metro Tanah Abang menggelar patroli dan penindakan terhadap peredaran obat-obatan terlarang di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 23.37 WIB di kawasan Jalan KS Tubun, Jati Bunder, Jembatan Tinggi, Tanah Abang.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Reynold E.P. Hutagalung mengatakan patroli ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan kepolisian dalam menekan peredaran obat-obatan ilegal di wilayah hukumnya.

“Patroli dan penindakan ini rutin kami lakukan sebagai upaya pencegahan serta penegakan hukum terhadap peredaran obat-obatan terlarang,” kata Reynold dalam keterangannya, Selasa (24/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan dari Sat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat dan Unit Narkoba serta Reskrim Polsek Metro Tanah Abang diterjunkan untuk menyisir sejumlah titik rawan.

Kasat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu S. Kuncoro menambahkan, patroli dilakukan secara mobile dan menyasar lokasi yang dinilai rawan peredaran obat-obatan terlarang.

“Patroli kami lakukan secara intensif dan menyasar titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi peredaran obat ilegal. Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap orang yang dicurigai,” ujarnya.

Namun, dari hasil patroli yang dilakukan, petugas belum menemukan adanya aktivitas peredaran obat-obatan terlarang.

“Untuk hasil kegiatan kali ini masih nihil, baik barang bukti maupun tersangka,” lanjutnya.

Meski demikian, polisi memastikan kegiatan serupa akan terus ditingkatkan guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Kapolres menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam membantu kepolisian mengawasi lingkungan dari potensi peredaran obat-obatan ilegal.

“Perlu adanya kolaborasi antara masyarakat dan kepolisian agar peredaran obat-obatan terlarang bisa dicegah sejak dini,” tutupnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Pendidikan Dijadikan Ladang Uang, Skandal Sekolah Fiktif Menggema di Mamasa

0

Redaksi.co MAMASA : Dunia pendidikan di Sulawesi Barat diguncang skandal yang memalukan sekaligus mengerikan. Ketua LSM KPK RI Sulbar, Simson, membongkar dugaan praktik busuk “sekolah siluman” yang diduga setiap tahun menyedot dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) hingga ratusan juta rupiah, tanpa aktivitas belajar yang nyata.

Fakta di lapangan begitu kontras dan mencolok. Sebuah sekolah yang secara administratif tercatat “hidup” dengan puluhan hingga ratusan siswa, ternyata hanya diisi segelintir murid. Bahkan lebih parah, dari enam siswa yang terdaftar secara nyata, hanya satu yang kerap hadir mengikuti pelajaran. Sisanya? Nyaris tak terlihat.

Namun di atas kertas, cerita berubah drastis. Dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik), jumlah siswa dilaporkan membengkak tidak masuk akal, diduga demi membuka keran pencairan dana negara.

Asti Irnawati, siswi kelas III SMKS Kifrah Bangsa, membenarkan kondisi memilukan tersebut.

“Kadang cuma satu siswa yang datang saat jam belajar,” ungkapnya.

Ia bahkan mengaku terkejut ketika mengetahui data resmi menyebut jumlah siswa mencapai 60 orang. Fakta lain tak kalah mencengangkan, SDS Nusa Bangsa disebut hanya memiliki tiga siswa aktif, sementara kondisi SMPS Ilmiah Bangsa nyaris tak diketahui karena minimnya aktivitas belajar.

Simson tak menahan amarahnya. “Ini bukan sekadar pelanggaran. Ini permainan kotor! Data di atas kertas dibuat gemuk, tapi ruang kelas kosong. Ini dugaan kuat manipulasi untuk mengeruk dana negara,” tegasnya keras.

Skandal ini semakin panas setelah terungkap bahwa tiga sekolah SDS Nusa Bangsa, SMPS Ilmiah Bangsa, dan SMKS Kifrah Bangsa beroperasi dalam satu lokasi di Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa. Ketiganya diduga hanya menjadi “kedok administratif” tanpa proses pendidikan yang layak.

Lebih mengejutkan lagi, praktik ini diduga bukan hal baru. Simson menyebut, laporan jumlah siswa antara 60 hingga 100 orang terus dikirim ke dinas pendidikan setiap tahun, dan indikasi permainan ini disebut telah berlangsung sejak 2005.

“Kalau ini benar sudah berjalan sejak 2005, artinya uang negara digerogoti secara sistematis selama bertahun-tahun. Ini kejahatan serius, bukan kasus kecil. Aparat penegak hukum harus turun tangan sekarang juga, audit total tanpa kompromi!” tegasnya.

Desakan pun menguat agar sekolah-sekolah tersebut segera ditutup jika terbukti hanya menjadi alat penyedot anggaran.

Kasus ini kini menjadi bom waktu yang mengancam kredibilitas sistem pendidikan daerah. Jika terbukti benar, ini bukan hanya soal pelanggaran administratif, melainkan skandal besar yang berpotensi menyeret banyak pihak dalam praktik korupsi terstruktur di sektor pendidikan. (ZUL)

Wisata Rasa Sultan, Harga Merakyat: Papuma, Watu Ulo Cuma Rp12.500

0

Jember, redaksi.co – Kawasan wisata Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo kini semakin ramah di kantong wisatawan. Melalui kebijakan tiket terintegrasi, pengunjung cukup membayar Rp12.500 untuk menikmati dua destinasi ikonik sekaligus. Tarif ini dinilai sangat terjangkau, terutama di tengah meningkatnya minat masyarakat untuk berwisata selama libur Lebaran.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, menyebut kebijakan ini menjadi salah satu faktor utama meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan secara signifikan.

“Dengan harga yang sangat ekonomis, pengunjung bisa menikmati dua destinasi unggulan sekaligus. Ini tentu menjadi daya tarik tersendiri,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Berdasarkan data dashboard kunjungan, tren wisatawan terus mengalami lonjakan sejak awal masa libur. Pada 21 Maret tercatat 1.079 pengunjung hingga sore hari. Angka tersebut melonjak menjadi 3.742 pada 22 Maret, dan kembali meningkat tajam hingga lebih dari 6.121 wisatawan pada 23 Maret.

Tak hanya tiket masuk yang terjangkau, pengelola juga memastikan kenyamanan pengunjung melalui penataan sektor kuliner. Sistem harga kini dibuat transparan, sehingga wisatawan tidak perlu khawatir terhadap tarif yang tidak wajar. Beragam pilihan paket makan pun disediakan, mulai Rp40.000 per orang hingga Rp180.000 untuk empat orang, hasil kolaborasi dengan UMKM setempat.

Selain itu, antusiasme wisatawan diprediksi akan terus berlanjut hingga akhir pekan, terlebih dengan adanya agenda budaya Festival Pegon pada 28 Maret mendatang yang akan menghadirkan arak-arakan dan pertunjukan seni dari masyarakat sekitar.

Di akhir keterangannya, Bobby mengimbau agar seluruh pengunjung tetap mengutamakan keselamatan serta mematuhi arahan petugas di lapangan demi kenyamanan bersama.

Dengan tiket murah, fasilitas yang semakin tertata, serta dukungan kegiatan budaya, kawasan Papuma dan Watu Ulo kian mengukuhkan diri sebagai destinasi wisata favorit yang lengkap, menarik, dan terjangkau bagi semua kalangan (Sofyan).

*Jaga Kesiapan Personel, Dokkes Polres Metro Jakarta Utara Laksanakan Pelayanan dan Pengecekan Kesehatan*

0

Jakarta Utara,Redaksi.Co – Dalam rangka mendukung kesiapan personel yang terlibat dalam Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Jaya 2026, Dokkes Polres Metro Jakarta Utara melaksanakan pelayanan kesehatan, pengecekan kondisi fisik, serta pemberian vitamin kepada anggota yang bertugas, Senin (23/3/2026) pukul 13.00 WIB hingga selesai, di Posyan Ancol dan Pospam Tanah Merdeka.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pelayanan internal kepolisian guna memastikan seluruh personel pengamanan tetap dalam kondisi sehat, prima, dan siap menjalankan tugas di lapangan, khususnya pada titik-titik pelayanan dan pengamanan masyarakat selama masa libur Lebaran 2026.

Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Pol. dr. Martinus Ginting mengatakan, “Pelayanan kesehatan ini merupakan bagian dari dukungan Dokkes Polri terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026. Kami ingin memastikan setiap personel yang bertugas di pos pelayanan maupun pos pengamanan berada dalam kondisi sehat dan siap menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat secara optimal.”

Dalam pelaksanaannya, tim Dokkes Polres Metro Jakarta Utara melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung serta pemberian vitamin kepada personel di Posyan Ancol dan Pospam Tanah Merdeka sebagai upaya menjaga daya tahan tubuh dan kesiapsiagaan anggota selama menjalankan tugas pengamanan dan pelayanan masyarakat.

Kabid Dokkes juga menegaskan, “Polri tidak hanya berfokus pada pengamanan masyarakat, tetapi juga terus memperhatikan kesehatan seluruh anggota yang bertugas di lapangan. Dengan kondisi personel yang sehat, maka pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan lebih maksimal, humanis, dan profesional sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat.”

*DIRLANTAS PMJ PLN JAGA TERANGNYA IDULFITRI: MASYARAKAT NYAMAN BERSILATURAHMI TANPA KENDALA LISTRIK*

0

JAKARTA , Redaksi.Co– Kelancaran perayaan Idulfitri 1447 H di wilayah hukum Polda Metro Jaya tidak hanya diukur dari arus lalu lintas yang terkendali, tetapi juga dari kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas ibadah dan silaturahmi. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, selaku KaOpsda Ketupat Jaya 2026, memberikan apresiasi tinggi kepada PLN UID Jakarta Raya yang berhasil menjaga keandalan pasokan listrik bagi seluruh lapisan masyarakat selama masa libur lebaran.

Pasokan listrik yang stabil diakui menjadi faktor kunci yang menghadirkan suasana hangat di setiap sudut Jakarta dan sekitarnya. Sejak malam takbiran hingga H+2 Lebaran, masyarakat dapat menikmati momen berkumpul bersama keluarga, melaksanakan salat Id di berbagai masjid, hingga berwisata di dalam kota dengan aman dan nyaman tanpa adanya hambatan teknis terkait kelistrikan.

Dirlantas Polda Metro Jaya menekankan bahwa kehadiran listrik yang andal dari PLN sangat dirasakan manfaatnya oleh warga, baik mereka yang tetap tinggal di Jakarta maupun yang sedang dalam perjalanan mudik. Kesiapsiagaan 2.148 personel PLN yang tersebar di berbagai titik vital memastikan bahwa setiap momen kebahagiaan masyarakat di rumah-rumah ibadah dan pusat keramaian dapat berlangsung dengan khusyuk dan ceria.

“Kami mengapresiasi kesiapan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan dan Idulfitri. Dukungan listrik yang stabil sangat membantu kelancaran pengamanan, khususnya di titik-titik keramaian dan jalur mudik,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya selaku KaOpsda Ketupat Jaya 2026, Selasa (24/3).

Apresiasi ini didasari pada fakta di lapangan di mana masyarakat pengguna kendaraan listrik pun mendapatkan kemudahan luar biasa. Dengan tersedianya 673 unit SPKLU di wilayah Jabodetabek, warga yang sedang dalam perjalanan mudik maupun balik merasa tenang karena infrastruktur pendukung kelistrikan tersedia secara masif dan berfungsi optimal, sejalan dengan semangat pelayanan prima Operasi Ketupat Jaya 2026.

Lebih lanjut, Dirlantas melihat bahwa komitmen PLN dalam menyiagakan peralatan pendukung seperti genset dan UPS di 519 masjid serta lokasi strategis lainnya telah memberikan rasa tenang bagi publik. Tidak adanya kendala kelistrikan yang berarti selama masa libur panjang ini membuktikan bahwa koordinasi antarinstansi pelayan publik berjalan sangat harmonis demi kepentingan masyarakat luas.

Sinergi antara pengamanan wilayah oleh jajaran Polda Metro Jaya dan jaminan ketersediaan energi dari PLN telah menghadirkan Lebaran yang terang dan hangat di Ibu Kota. Dengan sistem kelistrikan yang tangguh, diharapkan masyarakat dapat terus menikmati sisa masa libur lebaran dengan penuh kebahagiaan sebelum kembali memulai rutinitas pekerjaan.

GMNI Fakfak Soroti Kedaulatan Pangan dan Dampak Geopolitik terhadap Tanah Papua di HUT ke-72.

0

Fakfak, Redaksi.co – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia pada Senin (23/03/2026) dimanfaatkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI Fakfak untuk menyuarakan sikap kritis terhadap tantangan kedaulatan pangan nasional di tengah dinamika geopolitik global, serta potensi dampaknya terhadap wilayah Tanah Papua.

Ketua GMNI Fakfak, Cristina Elisabeth Wouw, menegaskan bahwa situasi global saat ini tidak bisa dipisahkan dari kondisi pangan di daerah, termasuk di Papua. Ia menyoroti eskalasi konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang berpotensi mengganggu stabilitas energi dan rantai pasok global.

Menurutnya, potensi terganggunya jalur strategis seperti Selat Hormuz dapat memicu kenaikan harga minyak dunia. Dampak lanjutan dari kondisi ini adalah meningkatnya biaya transportasi dan distribusi bahan pokok, yang akan terasa lebih berat di wilayah timur Indonesia, termasuk Tanah Papua, yang selama ini masih sangat bergantung pada distribusi logistik dari luar daerah.

“Papua memiliki tantangan geografis tersendiri. Ketika biaya distribusi naik akibat gejolak global, maka harga pangan di Papua akan jauh lebih terdampak dibandingkan daerah lain di Indonesia,” ujar Cristina.

Ia menambahkan bahwa persoalan kedaulatan pangan tidak hanya soal produksi nasional, tetapi juga menyangkut keadilan distribusi dan akses pangan di daerah-daerah terpencil.

Sementara itu, Sekretaris GMNI Fakfak, Evenus Monce Iba, menekankan bahwa kondisi ini harus menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah timur Indonesia.

Menurutnya, Tanah Papua memiliki potensi besar dalam pengembangan pangan lokal, namun belum dikelola secara optimal. Ia mendorong adanya kebijakan yang lebih berpihak pada penguatan produksi pangan berbasis lokal di Papua guna mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar.

“Kita harus mulai membangun kemandirian pangan di Papua. Jangan sampai masyarakat terus bergantung pada distribusi dari luar yang sangat rentan terhadap gangguan, baik karena faktor geografis maupun geopolitik,” tegas Evenus.

Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur pertanian, akses pupuk, serta pendampingan teknologi bagi petani lokal agar mampu meningkatkan produktivitas.

Dalam momentum HUT ke-72 ini, GMNI Fakfak menyerukan agar pemerintah tidak hanya fokus pada skala nasional, tetapi juga memberikan perhatian khusus pada daerah-daerah seperti Papua yang memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap krisis pangan.

“Persatuan bangsa harus tetap dijaga, tetapi keadilan pembangunan juga harus diwujudkan. Tanpa itu, kedaulatan pangan hanya akan menjadi wacana tanpa realisasi nyata di daerah,” tutupnya.

Peringatan HUT GMNI ke-72 ini pun menjadi refleksi penting bahwa kedaulatan pangan tidak hanya menyangkut ketersediaan, tetapi juga akses yang adil bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk di Tanah Papua.