Beranda blog Halaman 265

Jerigen Berkuasa! Dugaan Praktik Ilegal di SPBU Mala’bo Memanas, LSM : Polres Mamasa Diduga Lakukan Pembiaran

0

Redaksi.co MAMASA : Distribusi BBM bersubsidi makin tercoreng. SPBU 76.913.02 Mala’bo di Kecamatan Tandukalua, Kabupaten Mamasa, disorot setelah muncul dugaan kuat praktik pengisian BBM menggunakan jerigen dalam skala besar. Pemandangan di lokasi disebut mencolok, deretan mobil membawa puluhan jerigen mengular panjang, seolah praktik tersebut menjadi aktivitas “normal” yang dibiarkan berlangsung tanpa hambatan.

BBM subsidi jenis Solar dan Pertalite yang seharusnya dinikmati masyarakat luas dilaporkan cepat habis. Dugaan mengarah pada penyedotan oleh oknum tertentu, sehingga warga kecil kembali menjadi korban. Mereka terpaksa membeli BBM dari pengecer dengan harga jauh di atas ketentuan pemerintah. Situasi ini memicu kemarahan publik dan menimbulkan pertanyaan besar soal pengawasan.

Anggota LSM KPK RI, Anser, mengecam keras dugaan tersebut. Ia menilai pembiaran pengisian jerigen dalam jumlah besar merupakan bentuk kegagalan pengawasan yang merugikan rakyat. Menurutnya, praktik ini tidak mungkin berlangsung lama tanpa adanya kelonggaran dari pihak terkait.

Sorotan tajam juga diarahkan kepada Polres Mamasa. Anser menduga ada pembiaran terhadap praktik yang berlangsung, bahkan menyinggung kemungkinan “main mata” antara pihak SPBU dan aparat. Dugaan ini semakin menguat karena aktivitas pengisian jerigen disebut masih terus terjadi hingga saat ini.

“Ini sangat memprihatinkan. BBM subsidi yang seharusnya untuk masyarakat justru habis karena diduga disalahgunakan. Rakyat dipaksa membeli dengan harga mahal di luar SPBU,” tegas Anser.

Ia mendesak langkah tegas dari Polda Sulawesi Barat dan Mabes Polri untuk segera turun tangan. Selain itu, pengawasan ketat juga diminta dari BPH Migas agar dugaan praktik ilegal tersebut diusut hingga tuntas.

Jika tidak segera ditindak, praktik ini dikhawatirkan terus menggerogoti jatah subsidi negara, sementara masyarakat kecil harus menanggung dampaknya. Tekanan publik kini semakin kuat, aparat diminta bergerak, bukan sekadar menonton. (ZUL)

Terbongkar! Dugaan “Sekolah Siluman” di Mamasa, Simson : Ada Dugaan Pembiaran dari Dinas

0

Redaksi.co MAMASA : Dugaan praktik “sekolah siluman” di Sulawesi Barat makin mencuat dan memicu keprihatinan serius. Ketua LSM KPK RI Sulbar, Simson, membongkar indikasi kuat adanya sekolah yang diduga setiap tahun menyedot dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) hingga ratusan juta rupiah, meski aktivitas belajar disebut nyaris tidak berjalan.

Fakta mengejutkan diungkapkan Asti Irnawati, siswi kelas III SMKS Kifrah Bangsa. Ia menggambarkan kondisi belajar yang jauh dari kata layak.

Kadang cuma satu siswa yang datang saat jam belajar,” ungkapnya.

Asti mengaku terkejut ketika mengetahui data resmi mencatat jumlah siswa mencapai 60 orang. Kondisi ini berbanding terbalik dengan kenyataan di lapangan. SDS Nusa Bangsa bahkan disebut hanya memiliki tiga siswa aktif. Sementara SMPS Ilmiah Bangsa nyaris tak terdengar aktivitas pendidikannya, memunculkan dugaan bahwa proses belajar mengajar hanya berlangsung di atas kertas.

Simson menyebut dugaan praktik tersebut bukan hal baru. Ia mengungkap laporan jumlah siswa antara 60 hingga 100 orang diduga terus dikirim ke dinas pendidikan setiap tahun. Indikasi permainan ini bahkan disebut telah berlangsung sejak 2005.

“Kalau ini benar sudah berjalan sejak 2005, artinya uang negara digerogoti secara sistematis selama bertahun-tahun. Ini kejahatan serius, bukan kasus kecil. Aparat penegak hukum harus turun tangan sekarang juga, audit total tanpa kompromi!” tegasnya.

Ia juga menyoroti sikap pihak dinas, mulai dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa hingga Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat, yang diduga melakukan pembiaran. Simson bahkan mencurigai adanya kerja sama antara pihak sekolah dengan oknum di dinas terkait sehingga praktik tersebut bisa terus berlangsung.

Menurutnya, aparat penegak hukum harus segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh. Tiga sekolah yang disebut, yakni SDS Nusa Bangsa, SMPS Ilmiah Bangsa, dan SMKS Kifrah Bangsa, diketahui beroperasi dalam satu lokasi di Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa.

Ketiganya diduga hanya menjadi “kedok administratif” untuk menyerap dana BOS tanpa proses pendidikan yang layak. Jika dugaan ini terbukti, maka kasus tersebut bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan skandal besar yang mencoreng dunia pendidikan dan berpotensi merugikan negara selama bertahun-tahun. (ZUL)

Wakapolda PMJ Minta Personel Layani Warga Secara Humanis di Pasar Murah Monas

0

Jakarta,Redaksi.Co- Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono meminta seluruh personel yang bertugas dalam pengamanan Pasar Murah di Silang Monas, Jakarta Pusat, mengedepankan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Personel diminta tegas, tetapi tidak arogan saat menjalankan tugas di lapangan.

Hal itu disampaikan Brigjen Pol Dekananto saat memimpin apel kesiapan pengamanan di Lapangan Ikada Monas, Sabtu (28/3/2026). Kegiatan pasar murah tersebut rencananya dihadiri Presiden Republik Indonesia dan diperkirakan menyedot kehadiran masyarakat dalam jumlah besar.

ia menegaskan gelar pasukan bukan sekadar formalitas, melainkan pengecekan akhir kesiapan personel, kekuatan, serta sarana dan prasarana pendukung pengamanan. Karena itu, ia meminta seluruh penanggung jawab sektor dan perwira pengendali benar-benar memahami ploting, pola bertindak, dan tanggung jawab masing-masing.

“Pengamanan ini harus dijalankan dengan serius sesuai rencana yang sudah disusun. Pahami titik ploting, cara bertindak, dan tanggung jawab masing-masing. Layani masyarakat dengan baik, tegas tapi tetap humanis, dan jangan sampai menimbulkan kesan arogan,” ujarnya.

Ia mengatakan jumlah kupon yang disebarkan kepada penerima manfaat mencapai 100 ribu. Karena itu, polisi mengantisipasi kemungkinan banyaknya warga yang datang ke kawasan Monas meski tidak memegang kupon ataupun gelang masuk.

Personel yang berjaga di pintu masuk diminta melakukan pemeriksaan secara selektif. Hanya warga yang memiliki tiket dan gelang yang diperbolehkan masuk ke area kegiatan, kecuali panitia.

Selain pengaturan akses masuk, Dekananto juga mengingatkan seluruh personel untuk mewaspadai potensi gangguan kamtibmas, termasuk copet, jambret, dan curanmor. Ia meminta Satgas Gakkum dari unsur Reskrim bekerja maksimal agar masyarakat yang datang tidak menjadi korban kejahatan.

“Pastikan tidak ada penerima manfaat yang justru menjadi korban kejahatan saat kegiatan berlangsung. Kehadiran kita harus benar-benar memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Brigjen Pol Dekananto menambahkan masyarakat diperkirakan mulai berdatangan ke kawasan Monas sejak pukul 15.00 WIB. Seluruh personel diminta segera menempati titik pengamanan masing-masing setelah apel dan memastikan pelaksanaan pengamanan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga kegiatan selesai.

Perkuat Sinergi, Ketua PW.IWO Aceh Sambangi Kantor PD.IWO Aceh Barat

0

Aceh Barat.Redaksi.Co
Ketua Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Aceh, Chairan Manggeng, melakukan kunjungan silaturahmi langsung ke kantor Pengurus Daerah (PD) IWO Aceh Barat yang berlokasi di Gampong Suak Ribe, Kecamatan Johan Pahlawan, Sabtu 28/3/2026

Kedatangan orang nomor satu di IWO Aceh ini disambut hangat oleh Ketua PD IWO Aceh Barat, Syamsul Rizal, beserta seluruh jajaran pengurus dan anggota. Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali persaudaraan antar sesama jurnalis online di wilayah Bumi Teuku Umar.

Tidak sekadar berkunjung, Chairan Manggeng juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan penguatan kapasitas bagi para jurnalis. Ia membagikan ilmu dan pengalamannya seputar dunia jurnalistik kepada rekan-rekan PD IWO Aceh Barat.

“Silaturahmi adalah kunci kekompakan. Namun, peningkatan kapasitas diri melalui pemahaman jurnalistik yang benar adalah kewajiban bagi setiap anggota IWO agar terus profesional dalam menyajikan informasi,” ujar Chairan di sela-sela diskusi.

Ketua PD IWO Aceh Barat, Syamsul Rizal, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kunjungan langsung dari jajaran PW Aceh. Menurutnya, kehadiran Chairan Manggeng memberikan motivasi tambahan bagi seluruh rekan-rekan di daerah.

“Alhamdulillah, silaturahmi hari ini berjalan lancar. Kami sangat mengapresiasi kesediaan Ketua PW yang jauh-jauh hadir untuk berbagi ilmu dengan kami di sini. Semua rekan-rekan PD IWO Aceh Barat hadir dan sangat antusias mengikuti sesi diskusi tadi,” pungkas Syamsul.

Pertemuan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi santai mengenai perkembangan media siber di Aceh ****

RUPS Bank Papua 2025, Bupati Fakfak Tekankan Peningkatan Kredit Produktif dan Dukungan UMKM.

0

Jayapura, Redaksi.co – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 PT Bank Pembangunan Daerah Papua sebagai perwakilan Pemerintah Kabupaten Fakfak dalam kapasitasnya sebagai pemegang saham.

Kehadiran Bupati Fakfak dalam forum tersebut menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penguatan peran Bank Papua sebagai lembaga keuangan daerah yang strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi di Tanah Papua.

RUPS yang berlangsung di Jayapura pada Jumat (27/3/2026) itu turut dihadiri para gubernur, bupati, dan wali kota se-Tanah Papua, jajaran manajemen Bank Papua, serta pihak regulator.

Dalam kesempatan tersebut, Samaun Dahlan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Papua, khususnya dalam memperkuat sektor ekonomi produktif.

“Peran pemerintah daerah sangat penting dalam memperkuat Bank Papua sebagai mitra strategis, terutama dalam mendorong investasi dan pengembangan UMKM,” ujarnya.

Ia juga menyoroti perlunya peningkatan porsi kredit produktif serta perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha lokal. Menurutnya, optimalisasi pengelolaan keuangan daerah melalui Bank Papua menjadi langkah penting dalam memperkuat struktur permodalan dan menjaga likuiditas bank.

RUPS ini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja serta merumuskan arah kebijakan ke depan. Sejumlah agenda utama yang dibahas meliputi pengesahan laporan keuangan, pembagian dividen, hingga penetapan rencana bisnis dan strategi pengembangan perusahaan.

Dari sisi kinerja, Bank Papua menunjukkan tren yang positif. Tingkat kesehatan bank berada pada kategori sehat (peringkat 2), dengan opini keuangan Wajar Tanpa Modifikasian serta pertumbuhan laba yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

Selain itu, Bank Papua juga memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di wilayah Tanah Papua.

Ke depan, Bupati Fakfak berharap Bank Papua dapat semakin memperkuat perannya dalam mendukung sektor riil, terutama UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Ia juga mendorong peningkatan profesionalisme, penerapan tata kelola perusahaan yang baik, serta percepatan transformasi digital.

Dengan dukungan seluruh pemegang saham, termasuk Pemerintah Kabupaten Fakfak, Bank Papua diharapkan terus berkembang sebagai bank daerah yang sehat, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi di Tanah Papua.

Masuk Pool B, Persifa Fakfak Siap Bersaing di Liga 4 Regional Papua Barat.

0

Manokwari, Redaksi.co – Di sela-sela pelaksanaan Match Coordination Meeting (MCM) Liga 4 Regional Papua Barat musim 2025/2026 yang digelar di Stadion Sanggeng, Jumat (27/3/2026) pukul 19.00 WIT, Juru Bicara Persifa Fakfak, Semuel Lesnussa, menyampaikan kesiapan penuh timnya jelang kompetisi.

Kegiatan MCM tersebut diikuti oleh sembilan klub peserta dan menjadi tahapan final yang membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan liga. Mulai dari verifikasi administrasi pemain dan official melalui aplikasi SIAP PSSI, regulasi pertandingan, proses drawing (pengundian grup), hingga launching jersey home dan away, termasuk jersey official serta rompi pemain cadangan.

“Pada hari ini telah dilaksanakan MCM sebagai tahapan final meeting terkait seluruh kesiapan kompetisi, baik administrasi, regulasi maupun teknis pertandingan,” ujar Semuel.

Ia juga menjelaskan bahwa jadwal kick off Liga 4 yang semula direncanakan pada 28 Maret 2026 resmi mengalami perubahan menjadi 31 Maret 2026.

Dari sisi administrasi, Persifa Fakfak dipastikan telah memenuhi seluruh persyaratan. Sebanyak 32 orang yang terdiri dari pemain dan official telah dinyatakan approved dalam sistem SIAP PSSI serta telah mencetak kartu identitas resmi.

“Artinya seluruh pemain dan official Persifa Fakfak sudah sah dan siap mengikuti Liga 4 Regional Papua Barat,” tegasnya.

Hasil drawing menempatkan Persifa Fakfak di Pool B dengan nomor undian B4, bersama tiga klub lainnya yakni Putra Telbin FC, Kasuari FC, dan Kamasan FC. Sementara itu, Pool A diisi oleh lima klub yaitu Persipegaf FC, Kejaksaan FC, Kaimana FC, Ransiki FC, dan Persitelbin FC.

Pada laga fase grup, Persifa Fakfak dijadwalkan akan menghadapi Putra Telbin FC pada pertandingan kedua Pool B yang akan digelar Rabu, 1 April 2026 pukul 15.14 WIT di Stadion Sanggeng.

Menghadapi laga tersebut, Semuel memastikan kondisi tim dalam keadaan siap tempur.

“Untuk kesiapan pemain, kami Persifa Fakfak sudah siap 100 persen untuk menghadapi pertandingan melawan Putra Telbin FC,” pungkasnya.

Otoweri Dukung Survei Laut, Tegaskan Pentingnya Kolaborasi dengan Masyarakat Pesisir

0

FAKFAK, Redaksi.co – Pemerintah Kampung Otoweri bersama masyarakat adat menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan survei laut yang berlangsung pada Jumat (27/3/2025) di Distrik Tomage, Kabupaten Fakfak.

Kepala Kampung Otoweri, Daing Kutanggas, menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh perwakilan CRP tersebut berjalan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Menurutnya, sosialisasi yang dilakukan sebelumnya telah memberikan pemahaman yang cukup kepada warga terkait tujuan dan manfaat survei laut.

“Secara prinsip, masyarakat mendukung kegiatan ini karena sudah melalui proses sosialisasi yang baik,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Namun demikian, Daing mengungkapkan adanya aspirasi dari masyarakat pesisir yang mendiami wilayah Bomberai hingga Wamosan Tana Rata. Warga menyampaikan harapan agar perhatian terhadap masyarakat adat di kawasan tersebut dapat ditingkatkan, khususnya oleh pihak terkait, termasuk Raja Arguni.

Sebagai bentuk penegasan, masyarakat Kampung Otoweri meminta agar setiap rencana kegiatan maupun aktivitas perusahaan ke depan dapat dilakukan dengan koordinasi yang intensif bersama masyarakat adat, terutama yang berada di sepanjang wilayah pesisir.

Ia menekankan bahwa keterlibatan masyarakat lokal menjadi hal penting guna menjaga keharmonisan serta mencegah potensi konflik, terutama bagi masyarakat nelayan yang bergantung pada sumber daya laut untuk kehidupan sehari-hari.

“Semua aktivitas di wilayah pesisir, mulai dari Bomberai hingga Tomage Wamosan Tana Rata, harus melibatkan masyarakat agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tegasnya.

Pemerintah kampung bersama masyarakat berharap ke depan seluruh pihak dapat membangun komunikasi yang lebih terbuka, transparan, dan partisipatif dalam setiap program yang berkaitan dengan wilayah pesisir, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara adil oleh masyarakat setempat.

Nama Ali Baham Temongmere Mencuat di RUPS Bank Papua, Diusulkan Masuk Komisaris.

0

Jayapura,Redaksi.co – PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 di Aula Lukman II, Lantai 9 Kantor Gubernur Papua, Jalan Soasiu Dok II, Jayapura, Jumat (27/3/2026).

RUPS yang dihadiri para gubernur, bupati, dan wali kota se-Tanah Papua selaku pemegang saham ini menjadi forum strategis dalam mengevaluasi kinerja sekaligus menetapkan arah kebijakan Bank Papua ke depan.

Dalam pembukaan RUPS, ditegaskan bahwa forum ini tidak sekadar agenda rutin tahunan, tetapi momentum penting untuk menentukan arah masa depan Bank Papua sebagai pilar ekonomi daerah di Tanah Papua.

Sejumlah agenda utama dibahas dalam RUPS, antara lain pengesahan laporan keuangan, penetapan penggunaan laba dan dividen, serta penyusunan rencana bisnis dan strategi pengembangan perusahaan.

Selain itu, RUPS juga menyoroti penguatan struktur manajemen, baik pada jajaran direksi maupun dewan komisaris, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja dan tata kelola perusahaan.

Salah satu poin yang mencuat dalam forum tersebut adalah usulan pengangkatan Ali Baham Temongmere sebagai Komisaris Non Independen Bank Papua.

Pengangkatan tersebut merupakan bagian dari agenda RUPS Luar Biasa (RUPS LB) yang juga membahas pemberhentian dengan hormat sejumlah komisaris sebelumnya serta pengisian jabatan yang masih lowong. Proses ini dilakukan sesuai ketentuan, termasuk melalui Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (PKK) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam RUPS, kinerja Bank Papua menunjukkan tren positif. Tingkat kesehatan bank berada pada kategori sehat (peringkat 2), dengan opini keuangan Wajar Tanpa Modifikasian serta pertumbuhan laba yang konsisten dalam lima tahun terakhir.

Selain itu, Bank Papua juga terus meningkatkan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di seluruh wilayah Tanah Papua.

Dalam forum tersebut, para pemegang saham juga menekankan pentingnya penguatan permodalan, peningkatan kredit produktif khususnya bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta percepatan transformasi digital layanan perbankan.

RUPS ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi antar pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi dalam mendukung Bank Papua sebagai lembaga keuangan daerah yang sehat, profesional, dan berdaya saing.

Dengan berbagai agenda strategis yang dibahas, RUPS Bank Papua diharapkan mampu menghasilkan keputusan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi pijakan kuat dalam mendorong Bank Papua menjadi “regional champion” di kawasan timur Indonesia.

Gerak Cepat Polisi Tangkap Pelaku Kekerasan Kurir Perempuan, Ketua MUI Mamuju Tengah Beri Apresiasi Tinggi

0

Redaksi.co MATENG : Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Mamuju Tengah, Muhammad Anwar Hasan, memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Mamuju Tengah Hengky Kristanto Abadi beserta jajaran atas keberhasilan mengungkap dan menangkap pelaku kekerasan terhadap seorang kurir perempuan di wilayah Mamuju Tengah.

Ia menilai tindakan aparat kepolisian yang bergerak cepat menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat. Menurutnya, respons cepat tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menegakkan hukum secara tegas dan berkeadilan.

Muhammad Anwar Hasan menegaskan bahwa perbuatan pelaku merupakan tindakan keji yang tidak manusiawi dan harus dikecam keras, apalagi terjadi di bulan suci Ramadhan yang seharusnya menjadi momentum meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan kemanusiaan.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Polres Mamuju Tengah. Ini menunjukkan keseriusan aparat dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus menghadirkan rasa keadilan,” ujarnya.

Selain itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif, khususnya selama Ramadhan. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci penting dalam mencegah terjadinya tindak kriminal.

Sementara itu, Kapolres Mamuju Tengah melalui jajarannya menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus bekerja secara profesional dan tegas dalam menindak setiap bentuk kejahatan yang meresahkan. Komitmen tersebut ditegaskan sebagai upaya memberikan efek jera kepada pelaku sekaligus menjadi peringatan bagi siapa pun agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.

Pengungkapan kasus ini diharapkan tidak hanya menghadirkan rasa aman bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat pesan bahwa setiap tindakan yang mencederai nilai kemanusiaan akan ditindak tegas, terlebih di momentum bulan suci Ramadhan. (ZUL)

Tambang Martabe Hidup Lagi! Operasi Kembali Berjalan Usai Izin Dikembalikan

0

TAPANULI SELATAN – Kegiatan operasional di Tambang Emas Martabe akhirnya kembali berjalan normal setelah sempat terhenti akibat persoalan perizinan. Pengembalian izin tersebut menjadi angin segar bagi industri pertambangan sekaligus masyarakat di sekitar wilayah tambang.

Tambang yang dikelola oleh PT Agincourt Resources ini sebelumnya menghentikan sementara aktivitasnya sebagai bagian dari proses evaluasi dan penyesuaian administratif. Setelah seluruh persyaratan dipenuhi, izin operasional resmi dikembalikan sehingga produksi emas dan perak dapat dilanjutkan.

Pihak perusahaan menyampaikan bahwa operasional tambang kini telah berjalan secara bertahap dengan tetap mengedepankan standar keselamatan kerja serta kepatuhan terhadap regulasi pemerintah. Selain itu, perusahaan juga menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan di sekitar area tambang.

Kembalinya aktivitas di tambang ini disambut positif oleh masyarakat, khususnya di wilayah Tapanuli Selatan. Pasalnya, keberadaan tambang selama ini menjadi salah satu penggerak utama roda ekonomi daerah, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

Dengan kembali beroperasinya Tambang Martabe, diharapkan kontribusi terhadap pendapatan daerah dan nasional dapat meningkat, sekaligus memperkuat sektor pertambangan sebagai salah satu penopang ekonomi Indonesia.