Beranda blog Halaman 264

Langit Jakarta Berpijar di Penghujung Lebaran:Dufan Tutup Liburan dengan Ledakan Energi,Cahaya Spektakuler

0

Jakarta, Redaksi.Co — Penutupan libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di kawasan Dunia Fantasi Ancol, Minggu (29/3/2026), menjelma menjadi peristiwa hiburan yang bukan sekadar meriah, tetapi juga sarat emosi dan euforia massal.

Sejak matahari mulai tenggelam, arus pengunjung tak henti mengalir memasuki kawasan taman rekreasi terbesar di ibu kota ini, Ribuan orang dari berbagai penjuru Jabodetabek berkumpul, membentuk lautan manusia yang siap merayakan detik-detik terakhir libur Lebaran dengan penuh suka cita.

Pusat perhatian malam itu tertuju pada wahana ikonik Turangga Rangga yang disulap menjadi panggung hiburan raksasa,
Dentuman musik elektronik dari penampilan DJ membakar atmosfer, menciptakan gelombang energi yang menjalar ke seluruh penjuru area, Pengunjung larut dalam irama, menari tanpa sekat, menyatu dalam semangat kebersamaan,
Ketika malam mencapai puncaknya, langit Jakarta mendadak berubah menjadi panggung visual yang memukau.

Pesta kembang api diluncurkan secara spektakuler dari area Turangga Rangga, memecah gelap dengan kilatan warna-warni yang menari di udara, Setiap ledakan cahaya disambut sorak sorai ribuan penonton, menghadirkan momen magis yang seolah menghentikan waktu.

Manajemen Taman Impian Jaya Ancol menyatakan bahwa perhelatan ini dirancang sebagai penutup yang berkesan, menghadirkan perpaduan hiburan modern dan pengalaman emosional bagi para pengunjung,
“Ini bukan hanya tentang hiburan, tetapi tentang menciptakan kenangan yang akan dibawa pulang oleh setiap pengunjung,” ungkap salah satu perwakilan manajemen.

Di tengah kemeriahan, aspek keamanan dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama,Petugas disiagakan di berbagai titik untuk memastikan acara berjalan tertib dan kondusif hingga akhir.

Diperkirakan, jumlah pengunjung yang memadati kawasan Dufan pada malam penutupan mencapai 35.000 hingga 40.000 orang,Angka tersebut menegaskan posisi Ancol sebagai magnet utama wisata Lebaran di Jakarta.

Saat pesta usai dan cahaya terakhir kembang api memudar di langit, tersisa gema tepuk tangan dan wajah-wajah penuh kepuasan.

Malam itu bukan sekadar penutup liburan—melainkan perayaan tentang kebersamaan, kegembiraan, dan kenangan yang akan terus hidup dalam ingatan.

Willem Frans Ansanay Hadiri Halal BI Halal Kornas Presidium Pemuda Timur

0

Willem Frans Ansanay Hadiri Halal BI Halal Kornas Presidium Pemuda Timur

Jakarta – Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Willem Frans Ansanay, menegaskan pentingnya peran generasi muda Indonesia Timur dalam mendorong perubahan serta memperkuat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan yang masih dihadapi saat ini. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Halal BI Halal bersama yang digelar oleh komunitas pemuda Indonesia Timur di Jakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Willem Frans Ansanay menyampaikan bahwa kawasan Indonesia Timur memiliki kekayaan sumber daya alam dan budaya yang sangat besar. Namun demikian, tantangan dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) masih menjadi pekerjaan rumah bersama yang perlu mendapat perhatian serius.

“Indonesia Timur ini kekayaannya luar biasa besar. Tetapi kita juga harus jujur bahwa tantangan kita masih pada kualitas sumber daya manusia. Meski begitu, kita patut bersyukur karena sudah ada putra-putri terbaik dari Indonesia Timur yang mampu menembus jabatan strategis di tingkat nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa capaian tersebut harus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kapasitas diri serta berani mengambil peran lebih besar dalam pembangunan bangsa.

Kehadirannya dalam acara tersebut, lanjutnya, bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral kepada generasi muda Indonesia Timur yang dinilai memiliki semangat kuat untuk berkembang dan berkontribusi bagi negeri.

“Saya melihat generasi muda Indonesia Timur hari ini punya keinginan besar untuk membangun dirinya, mengimprovisasi kemampuan, dan berani menyuarakan kondisi yang ada, termasuk persoalan kemiskinan dan ketidakadilan. Ini adalah modal penting untuk menjadi pemimpin bangsa ke depan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya forum-forum kebersamaan seperti buka puasa, halal bihalal, maupun diskusi sebagai ruang strategis untuk memperkuat solidaritas sekaligus menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa Indonesia Timur memiliki potensi besar yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Lebih lanjut, Willem Frans Ansanay mengingatkan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau memiliki tingkat keberagaman yang sangat tinggi, baik dari sisi suku, budaya, maupun agama. Namun, menurutnya, keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia.

“Kita patut bangga menjadi bangsa Indonesia. Para pendiri bangsa telah meletakkan dasar Pancasila yang mampu mempersatukan kita. Di banyak negara lain, meskipun hanya terdiri dari satu atau dua etnis, konflik tetap terjadi. Kita justru bisa bersatu dalam keberagaman,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti pentingnya menjaga keberadaan serta peran putra-putri Indonesia Timur yang telah berhasil menduduki posisi strategis di pemerintahan. Ia mengingatkan agar perbedaan pandangan politik tidak dijadikan alasan untuk mendiskreditkan kelompok tertentu.

“Jangan sampai karena perbedaan pandangan politik, kita justru saling menyingkirkan atau meragukan kemampuan anak-anak bangsa dari Indonesia Timur. Narasi penolakan atau diskriminasi seperti itu tidak boleh terjadi karena bisa merusak persatuan nasional,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa situasi bangsa saat ini memerlukan kewaspadaan bersama. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan tetap menjaga persatuan serta memberikan dukungan konstruktif terhadap jalannya pemerintahan demi menjaga stabilitas dan mendorong kemajuan Indonesia.
Lebih lanjut Willem Frans Ansanay Juga Mendukung Putra Adat Indonesia Timur menjadi Kapolri

Willem Frans Ansanay, mengapresiasi inisiatif komunitas pemuda Indonesia Timur yang dinilai mampu menjadi wadah positif dalam membangun kapasitas generasi muda sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah dan nasional.

“Kegiatan seperti ini harus terus didorong. Generasi muda Indonesia Timur harus memiliki ruangij untuk tumbuh, bersatu, jdan berkontribusi, tidak hanya untuk daerahnya, tetapi juga untuk Indonesia secara keseluruhan,” jelasnnya.

Pada kesempatan tersebut, Willem Frans Ansanay juga menyampaikan dukungan kuat terhadap Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, yang disebutnya sebagai salah satu figur putra terbaik bangsa yang berasal dari Indonesia Timur.

“Saya sangat mendukung putra adat Indonesia Timur, Bapak Kapolri Listyo Sigit Prabowo, yang telah menunjukkan kepemimpinan nasional yang kuat dan mampu menjaga stabilitas serta keamanan negara. Ini menjadi bukti bahwa anak-anak Indonesia Timur mampu berkiprah di level tertinggi,” jelasnya.

“Langit Jakarta Menyala! 45 Ribu Warga Saksikan Simfoni Cahaya Lebaran di Pantai Lagoon Ancol”

0

Jakarta, Redaksi.Co — Malam Idul Fitri di pesisir utara ibu kota menjelma menjadi perayaan penuh magis. Langit di kawasan Pantai Lagoon Ancol berubah menjadi panggung raksasa yang memukau, saat pertunjukan kembang api spektakuler (Fireworks Show) menghiasi malam, Senin (23/3/2026) pukul 20.30 WIB.
Ribuan pasang mata terpaku ke atas, menyaksikan dentuman demi dentuman cahaya yang memecah gelapnya malam, Kilauan warna-warni yang memancar dari langit berpadu harmonis dengan gemuruh ombak dan sorak sorai pengunjung, menciptakan atmosfer yang begitu hidup dan emosional,Momen ini menjadikan Lebaran tahun ini terasa lebih istimewa—penuh kehangatan dan kenangan tak terlupakan.

Berdasarkan data panitia, lebih dari 45.000 pengunjung memadati kawasan sejak sore hari hingga puncak acara berlangsung, Lonjakan signifikan ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di ruang terbuka.

Sejak matahari terbenam, area pantai telah dipenuhi wisatawan dari berbagai penjuru, Mereka datang membawa tikar, bekal makanan, hingga kamera untuk mengabadikan setiap detik keindahan.

Tak sedikit pula yang rela datang lebih awal demi mendapatkan posisi terbaik menghadap laut,
Tepat pukul 20.30 WIB, pertunjukan dimulai, Langit yang semula gelap seketika disulap menjadi kanvas raksasa penuh warna.

Aneka pola kembang api—mulai dari bentuk bunga yang mekar, spiral yang berputar, hingga efek “hujan cahaya”—ditampilkan tanpa jeda selama kurang lebih 10 menit. Setiap ledakan cahaya menghadirkan decak kagum dari para penonton.

Sifa, salah satu pengunjung asal Bekasi, mengaku terpesona dengan pertunjukan tersebut. “Ini pertama kalinya saya lihat fireworks semegah ini di Ancol saat Lebaran. Anak-anak sampai teriak kegirangan, benar-benar pengalaman luar biasa,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Ardi (28), yang datang bersama rekan-rekannya. “Bukan hanya kembang apinya, tapi suasananya—ramai, hangat, penuh kebersamaan. Ini Lebaran yang berbeda dan sangat berkesan,” ujarnya.

Untuk memastikan kelancaran acara, pihak pengelola telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, mulai dari pengamanan terpadu, rekayasa lalu lintas, hingga penambahan fasilitas umum, Petugas disiagakan di berbagai titik guna menjaga kenyamanan dan keselamatan seluruh pengunjung.

Fireworks Show ini menjadi salah satu rangkaian utama perayaan Lebaran di Ancol tahun ini,Lebih dari sekadar hiburan, pertunjukan ini menjadi simbol kebahagiaan dan kemenangan setelah menjalani bulan suci Ramadan.

Malam itu, di bawah langit Jakarta yang berkilau, bukan hanya cahaya kembang api yang bersinar,
Lebih dari itu, kebersamaan, harapan, dan semangat baru turut menyala di hati setiap insan yang hadir, Sebuah perayaan yang bukan hanya terlihat indah—tetapi juga terasa mendalam.

“Langit Jakarta Menyala! 45 Ribu Warga Saksikan Simfoni Cahaya Lebaran di Pantai Lagoon Ancol”

0

Jakarta, Redaksi.Co — Malam Idul Fitri di pesisir utara ibu kota menjelma menjadi perayaan penuh magis. Langit di kawasan Pantai Lagoon Ancol berubah menjadi panggung raksasa yang memukau, saat pertunjukan kembang api spektakuler (Fireworks Show) menghiasi malam, Senin (23/3/2026) pukul 20.30 WIB.
Ribuan pasang mata terpaku ke atas, menyaksikan dentuman demi dentuman cahaya yang memecah gelapnya malam, Kilauan warna-warni yang memancar dari langit berpadu harmonis dengan gemuruh ombak dan sorak sorai pengunjung, menciptakan atmosfer yang begitu hidup dan emosional,Momen ini menjadikan Lebaran tahun ini terasa lebih istimewa—penuh kehangatan dan kenangan tak terlupakan.

Berdasarkan data panitia, lebih dari 45.000 pengunjung memadati kawasan sejak sore hari hingga puncak acara berlangsung, Lonjakan signifikan ini mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di ruang terbuka.

Sejak matahari terbenam, area pantai telah dipenuhi wisatawan dari berbagai penjuru, Mereka datang membawa tikar, bekal makanan, hingga kamera untuk mengabadikan setiap detik keindahan.

Tak sedikit pula yang rela datang lebih awal demi mendapatkan posisi terbaik menghadap laut,
Tepat pukul 20.30 WIB, pertunjukan dimulai, Langit yang semula gelap seketika disulap menjadi kanvas raksasa penuh warna.

Aneka pola kembang api—mulai dari bentuk bunga yang mekar, spiral yang berputar, hingga efek “hujan cahaya”—ditampilkan tanpa jeda selama kurang lebih 20 menit. Setiap ledakan cahaya menghadirkan decak kagum dari para penonton.

Sifa, salah satu pengunjung asal Bekasi, mengaku terpesona dengan pertunjukan tersebut. “Ini pertama kalinya saya lihat fireworks semegah ini di Ancol saat Lebaran. Anak-anak sampai teriak kegirangan, benar-benar pengalaman luar biasa,” ungkapnya.

Hal serupa disampaikan Ardi (28), yang datang bersama rekan-rekannya. “Bukan hanya kembang apinya, tapi suasananya—ramai, hangat, penuh kebersamaan. Ini Lebaran yang berbeda dan sangat berkesan,” ujarnya.

Untuk memastikan kelancaran acara, pihak pengelola telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, mulai dari pengamanan terpadu, rekayasa lalu lintas, hingga penambahan fasilitas umum, Petugas disiagakan di berbagai titik guna menjaga kenyamanan dan keselamatan seluruh pengunjung.

Fireworks Show ini menjadi salah satu rangkaian utama perayaan Lebaran di Ancol tahun ini,Lebih dari sekadar hiburan, pertunjukan ini menjadi simbol kebahagiaan dan kemenangan setelah menjalani bulan suci Ramadan.

Malam itu, di bawah langit Jakarta yang berkilau, bukan hanya cahaya kembang api yang bersinar,
Lebih dari itu, kebersamaan, harapan, dan semangat baru turut menyala di hati setiap insan yang hadir, Sebuah perayaan yang bukan hanya terlihat indah—tetapi juga terasa mendalam.

Rp20 Miliar Dipertanyakan, PMII Mamasa Desak Kejati Sulbar: Usut Dugaan Proyek Makan Minum dan Sanitasi

0

Redaksi.co MAMASA : Gelombang tekanan publik menguat di Kabupaten Mamasa. PMII Mamasa melontarkan desakan keras kepada Kejati Sulbar untuk segera turun tangan memeriksa dugaan penyalahgunaan anggaran fantastis Rp20 miliar tahun 2025. Anggaran tersebut dialokasikan untuk program makan minum dan sanitasi, namun realisasi di lapangan justru dipersoalkan karena disebut tidak sesuai rencana bahkan diduga tidak tuntas pengerjaannya.

Dana besar itu digelontorkan oleh Pemkab Mamasa melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Namun alih-alih menjadi solusi krisis akses air bersih, proyek tersebut kini memicu tanda tanya besar. PMII Mamasa menilai besarnya nilai anggaran membuka potensi manipulasi hingga dugaan korupsi yang harus segera diusut secara serius.

Anggaran sebesar itu seharusnya memberikan dampak nyata. Kami khawatir ada oknum yang memanfaatkan program ini untuk kepentingan pribadi. Kami menuntut pertanggungjawaban yang jelas agar masyarakat tidak dirugikan,” tegas Yasir, pengurus cabang PMII Mamasa.

PMII Mamasa memperingatkan bahwa pembiaran terhadap persoalan ini berpotensi melahirkan praktik penyalahgunaan anggaran yang lebih luas. Mereka menegaskan siap turun langsung ke lapangan, mengumpulkan data, dan mengawal kasus hingga tuntas.

Tak hanya menyuarakan desakan, PMII Mamasa juga menyiapkan langkah hukum dengan melaporkan dugaan tersebut ke Kejati Sulbar. Ultimatum bahkan disebut telah disampaikan sebelumnya, menandakan tekanan mahasiswa bukan sekadar retorika, tetapi gerakan serius mendorong transparansi penggunaan anggaran publik.

PMII Mamasa memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga terang-benderang. Mereka menuntut agar anggaran Rp20 miliar benar-benar dipertanggungjawabkan dan kembali pada tujuan utamanya: menyediakan layanan air minum dan sanitasi yang layak bagi masyarakat Mamasa. (ZUL)

Umat Katolik Fakfak Rayakan Minggu Palma, Awali Pekan Suci dengan Khidmat.

0

Fakfak, Redaksi.co — Umat Katolik di seluruh dunia merayakan Hari Minggu Palma pada Minggu, 29 Maret 2026, sebagai penanda dimulainya Pekan Suci, rangkaian perayaan iman menuju Hari Raya Paskah.

Perayaan ini mengenangkan peristiwa masuknya Yesus Kristus ke Kota Yerusalem yang disambut meriah oleh umat dengan daun palma dan sorak pujian.

Di Paroki Santo Yosep Fakfak, perayaan berlangsung khidmat sejak pagi hari. Misa yang dipimpin Pastor Alex Ferbianus dimulai pukul 08.00 WIT, diawali dengan pemberkatan daun palma di taman doa yang terletak di belakang gereja, kemudian dilanjutkan dengan perarakan umat menuju ke dalam gereja.

Dalam khotbahnya, Pastor Alex mengajak umat untuk tidak hanya memaknai Minggu Palma sebagai perayaan sukacita, tetapi juga sebagai pintu masuk untuk merenungkan perjalanan penderitaan Yesus menuju wafat di kayu salib.

“Hari ini kita mengenangkan bagaimana Tuhan Yesus memasuki Kota Yerusalem dan disambut sebagai Raja. Namun, sambutan itu tidak berlangsung lama. Ia kemudian mengalami penolakan, penderitaan, bahkan wafat di kayu salib,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa Minggu Palma bukan sekadar simbol kemenangan, tetapi juga momentum refleksi atas dinamika sikap manusia yang dapat berubah dari memuji menjadi menolak.

“Betapa menyakitkan ketika seseorang yang sebelumnya diterima dengan baik, kemudian ditolak, bahkan oleh orang-orang terdekatnya. Itulah yang dialami Tuhan Yesus,” lanjutnya.

Meski cuaca sempat mendung, umat tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian ibadah. Perarakan daun palma berlangsung tertib dan penuh penghayatan, mencerminkan semangat umat Yerusalem yang dahulu menyambut Yesus dengan sukacita.

Perayaan Minggu Palma di Fakfak juga mencerminkan kehidupan iman umat Katolik di Papua Barat yang tetap menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan kekhidmatan. Tradisi membawa daun palma atau janur menjadi simbol kemenangan sekaligus kerendahan hati, meneladani Yesus yang datang dalam kesederhanaan.

Secara liturgis, Minggu Palma juga diwarnai dengan pembacaan kisah sengsara Tuhan, yang mengantar umat memasuki peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah keselamatan, mulai dari pengkhianatan Yudas, Perjamuan Malam Terakhir, doa di Taman Getsemani, hingga wafat Yesus di salib.

Pastor Alex pun mengingatkan bahwa penderitaan bukanlah akhir dari segalanya.

“Kita tidak berhenti pada sengsara. Kita menuju Paskah, menuju kebangkitan. Di situlah harapan kita sebagai umat beriman,” tegasnya.

Minggu Palma menjadi momentum refleksi bagi umat untuk memperdalam iman sekaligus mempersiapkan diri menyambut Tri Hari Suci, yakni Kamis Putih, Jumat Agung, dan Vigili Paskah.

Dengan dimulainya Pekan Suci, Gereja kembali mengingatkan bahwa jalan keselamatan tidak terlepas dari salib, namun selalu bermuara pada kemenangan kehidupan dalam kebangkitan Kristus.

Bupati Tulungagung Menyampaikan  LKPJ 2025, Propemperda 2026 dan Halalbihalal bersama jajarannya

0

TULUNGAGUNG REDAKSI CO– Bupati Tulungagung, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati TA 2025 dan pengumuman Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2026, ,yang dilanjutkàn halal bihalal bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), di rapat paripurna, Jumat (27/3/2026)

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Marsono,di ruang sidang utama Graha Wicaksana ini dihadiri oleh pimpinan dan anggota, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan tamu undangan lain.

Dalam agenda pertama, DPRD secara resmi mengumumkan Propemperda 2026 sebagai bagian dari perencanaan pembentukan peraturan daerah yang terarah, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Program ini diharapkan mampu menjadi landasan hukum dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Tulungagung.

Pimpinan DPRD Tulungagung, Marsono, menegaskan pengumuman LKPJ merupakan bagian penting dari mekanisme evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah. Melalui proses ini, DPRD akan menelaah secara mendalam isi laporan tersebut sebelum memberikan rekomendasi strategis sebagai bahan perbaikan dan penyempurnaan kebijakan ke depan.

“Kita akan melakukan evaluasi menyeluruh, dari hasil pembahasan LKPJ ini menjadi dasar bagi DPRD, hasil pembahasan akan dituangkan dalam rekomendasi yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah,” tegasnya

Selanjutnya, Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo (GSW) menyampaikan LKPJ tahun anggaran 2025 yang berisi laporan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun terakhir. Dalam penyampaiannya, Bupati memaparkan capaian program pembangunan, realisasi anggaran, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan pemerintahan. LKPJ ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi DPRD dalam memberikan rekomendasi untuk perbaikan kinerja pemerintah daerah ke depan.

Masih ditempat yang sama GSW menyampaikan apresiasi kepada DPRD serta seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan dalam pelaksanaan pembangunan sepanjang tahun 2025. Ia menegaskan bahwa capaian yang diraih tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi berbagai pihak.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pembangunan berkelanjutan, serta menghadirkan program-program kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, acara dilanjutkan dengan halal bihalal untuk mempererat tali silaturahmi antar pimpinan daerah, anggota DPRD, dan seluruh jajaran pemerintahan.
Pewarta Joko miswanto kabiro tulungagung

IKA HIPERMAJU Digagas Jadi Rumah Besar Perantau Mamuju, Perkuat Solidaritas dan Kontribusi untuk Daerah

0

Redaksi.co MAMUJU : Gagasan pembentukan Ikatan Alumni Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Mamuju (IKA HIPERMAJU) mengemuka sebagai langkah strategis untuk menghimpun kekuatan intelektual dan solidaritas para perantau asal Mamuju. Inisiatif ini dinilai bukan sekadar membangun wadah alumni, tetapi menghadirkan “rumah besar” yang mampu mengikat identitas, gagasan, dan pengabdian bagi pembangunan daerah.

Muhammad Yusuf, S.H., M.H., alumni Hipermaju, menegaskan bahwa Mamuju bukan hanya wilayah administratif, melainkan ruang hidup dan ruang ingatan bagi masyarakatnya. Dalam filosofi Mandar, tanah Manakarra dipandang sebagai “Angngatan Simemangang”, tempat nilai diwariskan dan identitas dijaga lintas generasi.

Meski realitas perantauan membuat anak-anak Mamuju tersebar di berbagai kota besar, ikatan batin tetap terjaga. Nama Mamuju terus hidup di kalangan mahasiswa, profesional, hingga birokrat yang berkiprah di tingkat nasional maupun global. Dari kesadaran itulah muncul kebutuhan untuk melembagakan ikatan tersebut melalui pembentukan IKA HIPERMAJU.

Dalam konsep yang digagas, IKA HIPERMAJU dirancang berdiri di atas tiga pilar utama. Pertama, sebagai simpul solidaritas yang menjadi ruang berbagi peluang, solusi, dan dukungan bagi alumni. Program seperti Dana Abadi Pembolongang disebut sebagai simbol gotong royong modern berbasis kearifan lokal.

Kedua, sebagai pusat produksi gagasan. Dengan melibatkan Dewan Pakar lintas profesi, organisasi ini diharapkan menjadi think tank daerah yang mampu memberikan masukan strategis bagi pembangunan Mamuju, Mamuju Tengah, Pasangkayu, hingga Provinsi Sulawesi Barat.

Ketiga, sebagai jembatan kaderisasi. IKA HIPERMAJU diharapkan tetap terhubung dengan mahasiswa dan pemuda perantauan melalui program mentorship, pendampingan karier, serta fasilitasi akses pendidikan untuk menjaga estafet kepemimpinan.

Selain memperkuat peran internal, IKA HIPERMAJU juga dirancang sebagai mitra strategis pemerintah daerah tanpa kehilangan independensinya. Kemitraan dengan pemerintah kabupaten dan provinsi akan dibangun secara setara, profesional, serta bebas dari kepentingan politik praktis.
Sikap independen ini dinilai penting agar organisasi dapat memberikan rekomendasi kebijakan secara objektif sekaligus mengawal pembangunan secara partisipatif tanpa kehilangan legitimasi moral.

Struktur organisasi yang dirancang mencakup Musyawarah Besar, Dewan Pembina, Dewan Pakar, hingga pengurus pusat dan wilayah. Namun, lebih dari sekadar struktur, sejumlah program konkret telah disiapkan, seperti digitalisasi jaringan alumni, platform kolaborasi bisnis, beasiswa gotong royong, hingga gerakan “pulang kampung intelektual” untuk mendorong kontribusi nyata para perantau.

Pembentukan IKA HIPERMAJU pada akhirnya dipandang sebagai upaya meneguhkan kembali identitas bersama masyarakat Mamuju. Nilai keterbukaan, kebersamaan, dan saling menopang diharapkan menjadi roh organisasi dalam menggerakkan solidaritas dan pengabdian.

Sejauh apa pun merantau, kita tidak pernah benar-benar pergi. Kita hanya mengumpulkan bekal untuk pulang membangun kembali tanah kelahiran,” demikian semangat yang mengiringi gagasan tersebut, dengan harapan terwujudnya Mamuju yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. (ZUL)

PELANTIKAN AKBAR PENGURUS HIMPUNAN MUDA INDONESIA (HIPMI) PT KAMPUS SE-SULAWESI TENGGARA

0
PELANTIKAN AKBAR PENGURUS HIPMI PT KAMPUS SULAWESI TENGGARA.

 

REDAKSI.CO,PELANTIKAN AKBAR PENGURUS HIMPUNAN MUDA INDONESIA (HIPMI) PT KAMPUS SE-SULAWESI TENGGARA: Penguatan Mahasiswa Dalam Mencetak Pengusaha Muda Yang Unggul, Kreatif, Inovatif, dan Berdaya Saing.

PELANTIKAN AKBAR PENGURUS HIPMI PT KAMPUS SULAWESI TENGGARA.

KENDARI – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) wilayah Sulawesi Tenggara resmi melantik pengurus baru dari berbagai universitas yang di hadiri dari 4 Kampus Se-Sulawesi tenggara :

• (UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KENDARI) di ketuai secara resmi oleh (RIOWAHYUSAPUTRA).
• (UNIVERSITAS HALU OLEO) di ketuai secara resmi oleh (FAUZAN PURNAMA).
• (UNIVERSITAS MANDALA WALUYA) di ketuai secara resmi oleh (NAHDATUL FIKRIA).
• (UNIVERSITAS SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI 66) di ketuai resmi oleh (LAODE  BADDARUDIN).


Untuk periode bakti 2026-2027 dalam acara “Pelantikan Akbar Pengurus HIPMI PT Kampus & Sharing Session” yang digelar dengan penuh semangat. Acara ini menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat peran mahasiswa sebagai calon pengusaha muda yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

Acara yang berlangsung di [Gedung Aula Universitas Muhammadiyah Kendari] ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari perwakilan PEMERINTAH DAERAH, BAKARDO HIPMI PT SULTRA, KETUA UMUM BPD HIPMI PT SULTRA, hingga MAHASISWA dan PENGUSAHA MUDA Se-Sulawesi Tenggara. Suasana terasa sangat antusias dan penuh harapan, seiring dengan komitmen baru yang dibangun untuk memajukan dunia kewirausahaan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, RAHMAT HIDAYAT Selaku KETUA PANITIA atau Pimpinan Acara menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar serah terima jabatan, melainkan awal dari perjalanan baru untuk mewujudkan visi “Penguatan Mahasiswa Menjadi Pengusaha Muda yang Unggul, Kreatif, Inovatif, dan Berdaya Saing”. Hal ini sejalan dengan misi HIPMI yang selalu mendorong lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang mampu berkontribusi nyata bagi perekonomian daerah maupun nasional.

Sesi sharing session yang digelar setelah prosesi pelantikan juga menjadi daya tarik tersendiri. Para narasumber yang merupakan pengusaha sukses dan praktisi bisnis berbagi pengalaman, wawasan, serta strategi dalam membangun bisnis di tengah tantangan zaman. Diskusi yang berlangsung interaktif ini memberikan inspirasi dan motivasi bagi para pengurus baru dan seluruh peserta untuk tidak takut bermimpi dan berani berinovasi.

Dengan dilantiknya pengurus baru, diharapkan HIPMI PT Kampus Se-Sulawesi Tenggara dapat semakin aktif melakukan berbagai program kerja yang bermanfaat, seperti pelatihan kewirausahaan, pendampingan bisnis, hingga menjembatani kerjasama antara mahasiswa dengan dunia industri. Semangat kebersamaan dan kolaborasi menjadi kunci utama untuk mencapai tujuan bersama: menciptakan ekosistem bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Pelantikan akbar ini ditutup dengan harapan agar seluruh pengurus dapat bekerja dengan penuh dedikasi, integritas, dan semangat kebersamaan, membawa HIPMI PT Kampus Sulawesi Tenggara menuju prestasi yang lebih gemilang di masa depan.

[ERIK SANJAYA], Pelapor

Gotong Royong Pembersihan Lokasi Pembangunan Jembatan Gantung Garuda

0

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙾𝚁𝙴𝙹𝙾 || 𝚁𝚎𝚍𝚊𝚔𝚜𝚒.𝚌𝚘 — Dalam rangka mendukung pembangunan infrastruktur desa, anggota Koramil 14/Purwodadi Kodim 0708/Purworejo bersama masyarakat Desa Sidoharjo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan titik sasaran pembangunan Jembatan Gantung Garuda, pada Sabtu (28/3).

Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam persiapan pembangunan jembatan yang direncanakan akan dimulai dengan ground breaking pada Selasa, 31 Maret 2026 mendatang. Anggota TNI bersama warga tampak antusias dan bekerja sama membersihkan area yang akan dijadikan lokasi pembangunan, mulai dari pembersihan semak belukar hingga perataan titik akses menuju lokasi jembatan.

 

Gotong royong ini mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Selain mempercepat proses persiapan, kegiatan ini juga mempererat hubungan kebersamaan serta menumbuhkan semangat kepedulian terhadap lingkungan dan kemajuan wilayah.

𝙱𝙰𝙲𝙰 𝙹𝚄𝙶𝙰: Danrem 072/Pamungkas Resmikan Kompi Produksi Kodim 0708/Purworejo, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan, dengan terbangunnya Jembatan Gantung Garuda nantinya, akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam meningkatkan perekonomian warga, memperlancar akses pendidikan, serta mempermudah pelayanan kesehatan.

Keberadaan jembatan ini nantinya akan menjadi salah satu faktor pendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Sidoharjo dan sekitarnya. (*/𝚆𝚂)

𝙿𝚞𝚋𝚕𝚒𝚜𝚑𝚎𝚛: 𝚆𝚊𝚑𝚒𝚍𝚞𝚗