Jumat, April 10, 2026
Beranda blog Halaman 218

Deklarasi Pemuda Asia-Afrika Tegaskan Komitmen pada Keamanan Digital dan HAM

0

Redaksi.co, Jakarta | Di tengah meningkatnya tantangan di dunia digital, para pemuda dari tujuh negara di Asia dan Afrika resmi mengadopsi Asia-Africa Youth Declaration on Digital Safety and Human Rights dalam kegiatan “Asia-Africa Youth Cross-Country Learning Exchange on Digital Safety and Human Rights” yang digelar di Oria Hotel, Jakarta (16/9). Selama 10 hari, para delegasi dari Indonesia, Irak, Kenya, Nigeria, Filipina, Burundi, dan Republik Demokratik Kongo berkumpul untuk memperkuat kapasitas serta solidaritas lintas negara dalam memerangi polarisasi digital, radikalisasi, dan pelanggaran hak asasi manusia. Program ini merupakan bagian dari inisiatif global JISRA (Joint Initiative for Strategic Religious Action) yang didukung Mensen met een Missie dari Belanda.

Deklarasi tersebut lahir dari keprihatinan mendalam atas berbagai tantangan digital yang semakin kompleks. Para peserta menyoroti meningkatnya kekerasan berbasis gender di ruang daring, eksploitasi oleh kelompok ekstremis melalui media sosial dan teknologi AI, serta lemahnya perlindungan terhadap organisasi yang memperjuangkan kebebasan beragama dan hak asasi manusia. Selain itu, ketimpangan akses digital dan minimnya regulasi etis menjadi sorotan penting yang diidentifikasi sebagai akar dari konflik identitas dan disinformasi yang meluas. Dalam dokumen deklarasi, para pemuda menegaskan bahwa tantangan-tantangan ini saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan dari ketidakadilan sosial yang lebih luas.

Sebagai respons strategis, deklarasi ini mengajukan lima rekomendasi utama: penguatan kapasitas digital pemuda, penegakan prinsip hukum internasional, kolaborasi multipihak, kampanye kesadaran publik, serta dialog dengan perusahaan teknologi untuk moderasi konten yang lebih bertanggung jawab. Para pemimpin muda menyerukan pentingnya prinsip inklusi sosial, kesetaraan gender, dan perlindungan kelompok rentan dalam setiap kebijakan dan tindakan yang berkaitan dengan ruang digital. Mereka juga mendorong pelibatan aktif negara, CSO, sektor swasta, dan media dalam menciptakan ekosistem digital yang damai dan adil.

Deklarasi ini menjadi seruan aksi global yang mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan ruang digital yang aman bagi generasi muda. Di sesi penutupan, para peserta menegaskan komitmen mereka untuk menjadikan dokumen ini sebagai cetak biru aksi nyata, bukan sekadar simbol seremonial.

“Ini bukan akhir dari gerakan kami, Harapannya, platform kolaboratif lintas negara akan terus tumbuh, membawa semangat perdamaian, keamanan digital, dan keadilan sosial ke masa depan yang lebih inklusif,” ujar Farhana Wahab Tekoken dari Filipina.

Deklarasi Pemuda Asia-Afrika Tegaskan Komitmen pada Keamanan Digital dan HAM

0

Redaksi.co, Jakarta | Di tengah meningkatnya tantangan di dunia digital, para pemuda dari tujuh negara di Asia dan Afrika resmi mengadopsi Asia-Africa Youth Declaration on Digital Safety and Human Rights dalam kegiatan “Asia-Africa Youth Cross-Country Learning Exchange on Digital Safety and Human Rights” yang digelar di Oria Hotel, Jakarta (17/9). Selama 10 hari, para delegasi dari Indonesia, Irak, Kenya, Nigeria, Filipina, Burundi, dan Republik Demokratik Kongo berkumpul untuk memperkuat kapasitas serta solidaritas lintas negara dalam memerangi polarisasi digital, radikalisasi, dan pelanggaran hak asasi manusia. Program ini merupakan bagian dari inisiatif global JISRA (Joint Initiative for Strategic Religious Action) yang didukung Mensen met een Missie dari Belanda.

Deklarasi tersebut lahir dari keprihatinan mendalam atas berbagai tantangan digital yang semakin kompleks. Para peserta menyoroti meningkatnya kekerasan berbasis gender di ruang daring, eksploitasi oleh kelompok ekstremis melalui media sosial dan teknologi AI, serta lemahnya perlindungan terhadap organisasi yang memperjuangkan kebebasan beragama dan hak asasi manusia. Selain itu, ketimpangan akses digital dan minimnya regulasi etis menjadi sorotan penting yang diidentifikasi sebagai akar dari konflik identitas dan disinformasi yang meluas. Dalam dokumen deklarasi, para pemuda menegaskan bahwa tantangan-tantangan ini saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan dari ketidakadilan sosial yang lebih luas.

Sebagai respons strategis, deklarasi ini mengajukan lima rekomendasi utama: penguatan kapasitas digital pemuda, penegakan prinsip hukum internasional, kolaborasi multipihak, kampanye kesadaran publik, serta dialog dengan perusahaan teknologi untuk moderasi konten yang lebih bertanggung jawab. Para pemimpin muda menyerukan pentingnya prinsip inklusi sosial, kesetaraan gender, dan perlindungan kelompok rentan dalam setiap kebijakan dan tindakan yang berkaitan dengan ruang digital. Mereka juga mendorong pelibatan aktif negara, CSO, sektor swasta, dan media dalam menciptakan ekosistem digital yang damai dan adil.

Deklarasi ini menjadi seruan aksi global yang mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan ruang digital yang aman bagi generasi muda. Di sesi penutupan, para peserta menegaskan komitmen mereka untuk menjadikan dokumen ini sebagai cetak biru aksi nyata, bukan sekadar simbol seremonial.

“Ini bukan akhir dari gerakan kami, Harapannya, platform kolaboratif lintas negara akan terus tumbuh, membawa semangat perdamaian, keamanan digital, dan keadilan sosial ke masa depan yang lebih inklusif,” ujar Farhana Tekopen Wahab dari Filipina.

Kodim 0708 Purworejo Gelar Karya Bakti Bersihkan Aliran Sungai Lereng dari Enceng Gondok

0

PURWOREJO || Redaksi.co — Kodim 0708 Purworejo menyelenggarakan kegiatan bakti teritorial prima berupa karya bakti pembersihan aliran sungai lereng yang dipenuhi tanaman enceng gondok di Desa Trimulyo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Selasa (16/9/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0708 Purworejo, Letkol Inf Imam Purwoko, S.E., M.H.I., dan diikuti oleh sekitar 200 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, Pemerintah Kecamatan, serta warga masyarakat setempat.

 BACAJUGA:
PAC PP SU II Palembang Silaturahmi Dengan Danramil 418-03/Plaju Kapten Inf Indra Sakti Ritonga

Dandim Letkol Inf Imam Purwoko menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke-80 dan Kodam IV Diponegoro ke-75 Tahun 2025. Selain itu, tanaman enceng gondok yang tumbuh di aliran sungai lereng berpotensi menghambat aliran air sehingga dapat menyebabkan banjir saat musim penghujan.

“Dengan adanya Enceng Gondok yang tumbuh di sungai lereng ini, selain berpotensi menyebabkan banjir, juga menghambat para petani dalam memulai masa tanam sehingga tidak bisa bersamaan dengan daerah lain,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dandim berharap karya bakti bersama para stakeholder terkait ini dapat memberikan dampak positif dan menjadi bukti nyata bahwa TNI hadir membantu masyarakat serta mengatasi berbagai kesulitan rakyat.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap dapat memberikan solusi bagi para petani dan warga sekitar yang terdampak oleh aliran sungai lereng yang dipenuhi tanaman Enceng Gondok,” imbuhnya.

Sementara itu, Sudarso, salah seorang warga Desa Trimulyo, mengucapkan terima kasih kepada TNI dan semua pihak yang terlibat. Ia berharap karya bakti ini dapat memberikan dampak positif, sehingga seluruh rumput dan Enceng Gondok dapat dibersihkan dan aliran sungai kembali lancar.

“Dengan begitu, warga tidak akan lagi merasakan dampak banjir, dan masa tanam bagi para petani dapat berjalan tepat waktu dengan hasil yang maksimal,” ujarnya mengakhiri berita ini. (WS) 

Sumber:Humas Kodim Purworejo

Bunda PAUD Aceh Barat Kukuhkan Pokja Bunda PAUD Dan Bunda PAUD Kecamatan Se Kabupaten Aceh Barat

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bunda PAUD Kabupaten Aceh Barat Ny Afrinda Novalia mengukuhkan Pokja Bunda PAUD dan Bunda PAUD Kecamatan se Kabupaten Aceh Barat di Aula Bappeda setempat pada Selasa 16/9/2025

Selain mengukuhkan Pokja dan Bunda PAUD Kecamatan, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pembinaan Kepala TK Negeri dalam mendukung program prioritas nasional wajib belajar 1 tahun pendidikan sekolah.

Ny Afrinda dalam sambutannya mengatakan bahwa, pendidikan anak usia dini merupakan pondasi emas dalam menciptakan generasi penerus bangsa, 1000 hari pertama kehidupan adalah masa yang sangat menentukan tumbuh kembangnya anak baik dari sisi fisik, kecerdasan dan karakter.

“Pada masa keemasan ini lah kita bisa membentuk watak anak, perilaku dan skil mereka. Oleh karena itu PAUD bukan hanya sekedar pendidikan tetapi juga sebuah investasi terhadap bangsa di masa depan,” katanya.

Ny Afrinda mengatakan, peran Bunda PAUD sangat penting bagi anak, mereka hadir sebagai sosok penggerak sekaligus motivator pendorong seluruh elemen masyarakat untuk peduli terhadap anak.

“Maka dari itu keberadaan Pokja Bunda PAUD Aceh Barat menjadi sangat penting untuk membantu pelaksanaan serta evaluasi berbagai program yang diinisiasi oleh Bunda PAUD Kabupaten. Pengukuhan ini bukan hanya simbolis saja namun kita harus mengaplikasikan program kita secara baik dan terstruktur,” kata Ny Afrinda.

Semua anak – anak di Indonesia khususnya di Aceh Barat kata Ny Afrinda berhak untuk mendapatkan pendidikan yang layak seperti daerah lainnya tanpa adanya perbedaan dari segi apapun.

“Saya berpesan kepada seluruh Bunda PAUD agar dapat menjalankan peran ini dengan dedikasi, keikhlasan dan rasa cinta kepada anak – anak kita, mari kita bersama – sama memperkuat komitmen dalam meningkatkan mutu layanan PAUD, menumbuhkan sinergi antar keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat,” ujar Ny Afrinda ****

PMI Jember Siap Harumkan Nama Daerah di JUMBARA X dengan 34 Kontingen Terbaik

0

JEMBER, redaksi.co – Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember, Zainollah, S.Pd., secara resmi melepas 34 kontingen yang akan mengikuti Jumpa Bakti Gembira (JUMBARA) Palang Merah Remaja (PMR) X Tingkat Provinsi Jawa Timur. Acara pelepasan berlangsung di markas PMI Jember pada Selasa pagi, 16 September 2025. Dengan disaksikan pengurus PMI, fasilitator juga para wali PMR.

Dalam sambutannya, Zainollah, S.Pd., memberikan semangat dan motivasi kepada para peserta. Ia berpesan agar kontingen Jember dapat menunjukkan performa terbaiknya dan menjunjung tinggi sportivitas. “Jadikan JUMBARA ini sebagai ajang untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman, dan menjalin persahabatan dengan kontingen dari daerah lain. Tunjukkan bahwa PMI Jember memiliki semangat dan dedikasi tinggi,” ujarnya.

Kontingen Jember terdiri dari anggota PMR tingkat Mula, Madya, dan Wira yang telah melewati seleksi ketat. Mereka akan berkompetisi dengan 1444 anggota PMR dari 38 kontingen kabupaten dan kota se Jawa Timur dalam berbagai kegiatan, mulai dari ajang kepalangmerahan, bakti sosial, hingga pertukaran budaya. JUMBARA X Tingkat Provinsi Jawa Timur sendiri akan diselenggarakan di Lapangan Semen Indonesia Gresik, 16-21 September 2025.

Zainollah juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama kegiatan berlangsung. Ia berharap seluruh peserta dapat kembali ke Jember dengan selamat dan membawa hasil yang membanggakan. “Kami di Jember akan selalu mendoakan yang terbaik untuk kalian. Semoga kalian pulang membawa pengalaman dan prestasi yang luar biasa,” tutupnya.

Pelepasan kontingen ini juga dihadiri oleh pengurus PMI Jember, pembina PMR, dan orang tua peserta. Suasana haru dan penuh semangat menyelimuti acara pelepasan, menandai dimulainya perjuangan kontingen PMI Jember di kancah provinsi.

“Pada JUMBARA X Tahun ini kami mengusung tema kebersihan  dan kesehatan lingkungan yaitu produksi Eco Enzyme, daur ulang kreatif dan budidaya maggot. Ini adalah sebagian inovasi yang akan kami tampilkan di JUMBARA X PMI Provinsi Jawa Timur di Bumi Perkemahan Semen Gresik 16-21 September 2025,” ujarnya.

Dia menjelaska ajang JUMBAR X untuk meningkatkan kapasitas relawan, khususnya di level PMR. “Ajang ini bukan sekadar pertemuan, tapi juga pengembangan kapasitas dan semangat kebersamaan relawan se-Jawa Timur,” ujar Zainollah.

Reporter: Uswa

SALBIAH MENUNGGU BANTUAN: LANSIA DUSUN GEREBEGAN TINGGAL DI RUMAH HAMPIR ROBOH

0

SALBIAH MENUNGGU BANTUAN: LANSIA DUSUN GEREBEGAN TINGGAL DI RUMAH HAMPIR ROBOH

Dusun Gerebegan, LembarRedaksi.Co Hidup di rumah dengan kondisi memprihatinkan, seorang lansia bernama Salbiah (63), warga Dusun Gerebegan, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, hanya bisa berharap ada perhatian dari pemerintah maupun lembaga sosial.

Rumah yang ditinggalinya saat ini nyaris roboh. Dinding tanah yang retak-retak, atap genteng yang bocor dan nyaris ambruk, serta tiang penyangga bambu yang sudah rapuh membuat tempat tinggal itu sangat berbahaya dihuni. Namun, karena keterbatasan ekonomi, Ibu Salbiah tidak punya pilihan lain selain bertahan di rumah tersebut.

Kepala Dusun Gerebegan, Ahmad Sayadi, menjelaskan bahwa pada tahun 2024 lalu pihaknya sudah mengusulkan sebanyak 10 nama warga ke Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Lombok Barat untuk mendapatkan program rumah tidak layak huni (RTLH). Dari jumlah tersebut, baru satu unit yang terealisasi. Sementara sembilan unit lainnya, termasuk rumah milik Ibu Salbiah, belum juga terealisasi hingga hari ini.

Kalau soal RTLH, waktu itu kami tidak pakai proposal, hanya mengusulkan nama-nama warga. Total ada 10 orang yang kami ajukan pada tahun 2024 lalu, tapi yang terealisasi baru satu unit. Padahal kondisi rumah warga, terutama rumah Ibu Salbiah, sudah sangat tidak layak untuk ditempati,” jelas Ahmad Sayadi.

Selain soal perumahan, Ahmad Sayadi juga menyoroti kerusakan jalan akses menuju RT 7 Menturi dan RT 8 Bunut Nengkang. Jalan sepanjang 2.700 meter tersebut kondisinya rusak parah dan sangat curam, padahal jalur ini merupakan penghubung langsung dengan Desa Skotim di Bunbeleng.

Kalau akses jalan dibiarkan rusak, masyarakat semakin kesulitan. Jalan ini panjangnya 2,7 kilometer, curam, dan kondisinya parah sekali. Kami minta Dinas PU Lombok Barat jangan tutup mata, segera perhatikan karena ini jalur vital yang menghubungkan ke desa lain,” tegasnya.

Masyarakat berharap Pemerintah Daerah Lombok Barat melalui Dinas Perkim segera merealisasikan usulan RTLH yang masih tersisa, termasuk rumah Ibu Salbiah. Selain itu, Dinas PU juga diharapkan segera memperbaiki akses jalan yang rusak, agar warga bisa lebih mudah beraktivitas dan tidak semakin terisolasi.

Kisah Ibu Salbiah menjadi potret nyata masih banyaknya warga miskin di pelosok pedesaan yang belum tersentuh program pembangunan, baik dari segi perumahan maupun infrastruktur.

Sumber: Media Nasional Investigasi – Redaksi.co

Read: Abach Uhel

Disdukcapil Jember Hadirkan “Jempol Disko” di Sekolah, Ratusan Siswa Rekam KTP-el

0

JEMBER, redaksi.co – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jember terus mendekatkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) kepada generasi muda. Melalui program inovatif “Jempol Disko” (Jemput Bola Dukcapil Goes to School), Disdukcapil menggandeng dua sekolah sekaligus, yakni SMA Negeri 5 dan SMK Negeri 4 Jember, Senin (15/9/2025).

Ratusan siswa antusias mengikuti layanan perekaman KTP-el, khususnya mereka yang sudah berusia 17 tahun. Kepala Disdukcapil Jember, Bambang Saputro, mengatakan program ini dirancang agar para pelajar tidak terlambat memiliki identitas kependudukan resmi.

“Kami berharap dengan adanya program Jempol Disko ini, siswa yang sudah memenuhi syarat bisa segera melakukan perekaman KTP-el. Selain itu, mereka juga memahami pentingnya KTP-el untuk berbagai kebutuhan administrasi lain,” jelas Bambang saat meninjau kegiatan di SMKN 4 Jember.

Apresiasi juga datang dari pihak sekolah. Kepala SMAN 5 Jember, Muhammad Luthfi Helmi, menilai program ini tepat sasaran.

“Sudah seharusnya setiap warga negara memiliki identitas yang sah. Alhamdulillah, Disdukcapil hadir dengan program yang sesuai kebutuhan siswa kami,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala SMKN 4 Jember, Suyadi, yang berharap program ini terus berlanjut.

“Kegiatan seperti ini harus berkelanjutan. Begitu anak-anak menginjak 17 tahun, bisa langsung punya KTP-el, tanpa perlu menunggu lama,” katanya.

Tingginya minat siswa membuat Disdukcapil menambah armada layanan keliling Monalisa (Mobil Inovasi Layanan Adminduk di Sekolah dan Desa) saat perekaman di SMKN 4 Jember.

Pada akhir kegiatan, tercatat total 140 siswa dari dua sekolah berhasil melakukan perekaman KTP-el.

Reporter: Sofyan

PAC PP SU II Palembang Silaturahmi Dengan Danramil 418-03/Plaju Kapten Inf Indra Sakti Ritonga

0

Redaksi.co | Palembang – Danramil 418-03/Plaju Kapten Inf Indra Sakti Ritonga menerima kunjungan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Seberang Ulu Dua (SU II) Kota Palembang dalam rangka silaturahmi/audiensi. Senin (15/09/25).

Dalam kesempatan ini, adapun tujuan PAC Pemuda Pancasila bertujuan untuk menjalin silaturahmi serta meningkatkan sinergitas ormas dengan TNI dalam menjaga dan memelihara bersama sama keutuhan NKRI.

Menurut Danramil 418-03/Plaju Kapten Inf Indra Sakti Ritonga mengatakan ia sangat mengapresiasi dan bangga atas kehadiran anggota Ormas Pemuda Pancasila khususnya PAC Pemuda Pancasila SU II Palembang di Koramil 418-03/Plaju, yang selama ini ormas PP dipandang sudah baik bekerjasama dengan TNI, Polri dan Pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas di lingkungan masyarakat dan Khusus nya wilayah Kecamatan SU II Palembang.

“Diharapkan kedepan Organisasi Pemuda Pancasila semakin eksis sebagai Garda terdepan untuk menjaga dan mempertahankan Pancasila serta keutuhan NKRI yang kita cintai bersama,” jelasnya.

Dan terakhir, Kapten Inf Indra bepesan kepada Pemuda Pancasila Seberang Ulu Dua Palembang jaga kekompakan yang selama ini sudah terjalin,”tutupnya.

Sementara itu, Susanto, SE Ketua PAC Pemuda Pancasila SU II Palembang mengucapkan terima kasih kepada Danramil yang telah menerima Silaturahmi / audiensi kami dalam hal ini Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila SU II Palembang.

Dan,”kami siap, bersedia kapanpun dan dimana pun bersinergitas dengan TNI, Polri dan Pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas di lingkungan masyarakat dan Khususnya wilayah Kecamatan SU II Palembang,”turutnya.

“Selain itu juga kami menyerahkan SK (Surat Keputusan) Pimpinan Ranting Pemuda Pancasila Se-Kecamatan SU 2 (7 Kelurahan) yang beberapa bulan yang lalu di SK kan, dan kami juga menngucapkan terima kasih atas pesan Danramil 418-03/Plaju, kami siap menjaga kekompakan tersebut,”pungkasnya.

Audiensi / Silaturahmi tersebut turut di hadiri oleh Danramil 418-03/Plaju Kapten Inf Indra Sakti Rotonga, Ketua PAC Pemuda Pancasila SU II Palembang Susanto, SE. Ketua Pimpinan Ranting PP Tangga Takat Indra, Ketua Pimpinan Ranting PP 16 Ulu Juweni,Ketua Pimpinan Ranting PP Sentosa Desi Natalia, Ketua Pimpinan Ranting PP 11 Ulu Romi beserta Pengurus PAC Pemuda Pancasila Seberang Ulu Dua Palembang.

Kapolres Aceh Barat Jadi Inspektur Upacara Di SMA Wira Bangsa,Tekankan Hindari Kenakalan Remaja

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., bertindak sebagai inspektur upacara pada kegiatan Goes to School yang berlangsung di SMA 4 Wira Bangsa Meulaboh, Senin, 15/9/2025

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB ini merupakan bagian dari program rutin setiap hari Senin, di mana jajaran Polres Aceh Barat hadir langsung di sekolah-sekolah untuk memberikan pembinaan kepada pelajar.

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri Kepala SMA 4 Wira Bangsa An Sumardi, S.Pd., M.Pd., para wakil kepala sekolah, dewan guru, serta seluruh siswa-siswi.

Rangkaian acara dimulai dari penghormatan kepada inspektur upacara, pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya, pembacaan Pancasila, UUD 1945, dan doa bersama.

Dalam amanatnya, Kapolres menekankan pentingnya disiplin, kesadaran hukum, dan ketertiban berlalu lintas bagi pelajar.

Ia juga mengingatkan generasi muda agar menjauhi perilaku menyimpang yang dapat merugikan masa depan.

“Belakangan ini kita sering mendengar kasus narkoba, kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa, hingga pergaulan bebas yang meresahkan.

Oleh karena itu saya berpesan kepada seluruh siswa untuk menjadi pelajar yang berprestasi, bijak menggunakan media sosial, tidak ikut-ikutan demonstrasi, serta menjauhi narkoba, rokok, miras, dan balap liar,” tegas Kapolres.

Selain itu, ia mengingatkan para pelajar untuk tidak terlibat tawuran maupun bullying. “Hormati guru, orang tua, dan teman. Tumbuhkan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari karena itu modal utama membentuk karakter yang baik,” tambahnya.

Kapolres menegaskan, program Goes to School akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan, tidak hanya di sekolah sekitar Kota Meulaboh, tetapi juga di seluruh kecamatan di Kabupaten Aceh Barat.

Tujuannya ialah memberikan edukasi hukum sejak dini, menanamkan disiplin, serta menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif.

Upacara yang berakhir pukul 08.40 WIB tersebut berjalan aman dan tertib.

Kehadiran Kapolres di tengah pelajar disambut antusias, diharapkan mampu memotivasi siswa-siswi untuk semakin giat belajar dan menjaga perilaku agar terhindar dari kenakalan remaja ****

Wakili Bupati Aceh Barat, Wakil Bupati Said Fadheil Pimpin Upacara Hardikda Ke 66 Tahun 2025

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat yang diwakili Wakil Bupati, Said Fadheil SH memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) ke 66 tahun 2025 di halaman kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat pada Senin 15/9/2025.

Said Fadheil dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat berkomitmen untuk tetap terus mendukung dunia pendidikan.

“Aceh Barat saat ini sedang menghadapi tantangan serius di bidang pendidikan, data terbaru per Agustus 2025 menunjukkan bahwa sekitar 1.106 anak di Aceh Barat tidak melanjutkan pendidikan formal atau putus sekolah,” kata Said.

Kondisi tersebut kata Said sangat memprihatinkan, ditambah lagi saat ini di Kabupaten Aceh Barat masih terdapat sekitar 10 sekolah negeri yang aktif namun tidak memiliki siswa sama sekali.

“Selain itu kita juga menghadapi masalah pemerataan guru, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, pembentukan karakter siswa, kurangnya kepedulian lingkungan dan bahkan ada sebagian orang tua yang kurang peduli terhadap pendidikan anak – anaknya,” katanya.

Semua permasalahan tersebut kata Said, merupakan pekerjaan rumah bersama yang hanya dapat diselesaikan melalui kolaborasi dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

“Pemkab Aceh Barat menempatkan pendidikan sebagai salah satu program prioritas dalam visi dan misi pembangunan daerah. Mari kita jadikan momentum peringatan Hardikda ini sebagai titik balik untuk memperkuat tekad dan komitmen kita bersama dalam membangun pendidikan di Aceh Barat,” ujar Said.

Dengan kerja sama, ketulusan dan niat yang suci kata Said maka insyaallah akan mampu mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia dan siap menghadapi tantangan zaman. Semoga allah meridoi setiap langkah dan memberikan keberkahan bagi duni pendidikan di Aceh Barat, tutupnya ****