Jumat, April 10, 2026
Beranda blog Halaman 210

Pangdam XVIII/Kasuari Tinjau Pos Tahota, Disambut Danrem 182/JO

0

BINTUNI,Redaksi.co-Komandan Korem (Danrem) 182/JO Kolonel Inf Iwan Budiana, S.E., M.M., M.Han., selaku Komandan Pelaksana Operasi (Dankolakops) Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Papua Barat Yonif 410/Alugoro, menyambut kedatangan Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Cristian Kurnianto Tehuteru, selaku Pangkoops Satgas beserta rombongan di Kabupaten Manokwari Selatan, Rabu (24/09/2025).

Dalam rombongan Pangdam turut hadir Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Dian Hardiana, Ketua Persit KCK PD XVIII/Kasuari Ny. Mevi Christian K. Tehuteru, Asrendam XVIII/Kasuari Kolonel Inf Hasan Abdullah, M.Si (Han), M.P.M., Asops Kasdam XVIII/Kasuari Kolonel Inf Sigit Hengki Purwanto, S.Sos., M.Pol., Aslog Kodam XVIII/Kasuari Kolonel Czi Chotman Jumei Arisandy, Kajasdam XVIII/Kasuari Kolonel Inf Toni Sri Hartanto, serta Kasmin Pangdam XVIII/Kasuari Mayor Ctp Sudaryanto.

Penyambutan juga dihadiri oleh Dandim 1808/Manokwari Selatan Letkol Inf Irwansyah, S.Sos., M.Si., Dansatgas Yonif 410/Alugoro Letkol Inf Sudarmanto, S.IP., M.IB., Wadansatgas Kapten Inf Eko Benha, Pasi Log Kodim 1808/Mansel Lettu Inf M. Taufik, Pasi Ter Kodim 1808/Mansel Lettu Cke Nuryanto, Danramil 1808-03/Momiwaren Lettu Inf Sanoi, Danramil 1808-04/Tahota Lettu Inf Hendro, serta personel Pos Kout Tahota Satgas Yonif 410/Alugoro.

Kunjungan Pangdam XVIII/Kasuari beserta rombongan ini dilakukan dalam rangka transit di Gunung Botak dan peninjauan ke Pos Kout Tahota Satgas Kewilayahan Yonif 410/Alugoro. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan untuk melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Teluk Bintuni.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Kabupaten Manokwari Selatan terpantau aman, tertib, dan kondusif.

YHTF Gelar Diskusi Cerdas Hukum, Dorong Kesadaran Sosial Masyarakat Fakfak

0

FAKFAK.Redaksi.co-Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap persoalan hukum dan sosial, Yayasan Henggi Totora Fakfak (YHTF) menggelar kegiatan sosialisasi dan diskusi cerdas hukum di Hotel HI Fakfak, Rabu (24/9/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, baik dari kalangan pemuda, tokoh masyarakat, maupun perwakilan dari kampung dan kota di Kabupaten Fakfak.

Pembina YHT Paskalina Hombore dalam arahannya di Terima media ini menyampaikan harapan besar terhadap peran yayasan sebagai jembatan informasi dan edukasi bagi masyarakat.

“Kami berharap Yayasan Henggi Totora dapat menjadi inspirasi dan fasilitator dalam menyampaikan informasi serta edukasi positif, khususnya yang berkaitan dengan persoalan hukum dan sosial di Kabupaten Fakfak,” ujar Paskalina.

Ia juga menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam menyerap ilmu yang disampaikan selama kegiatan berlangsung, agar pengetahuan tersebut dapat diteruskan ke masyarakat luas.

“Kami ingin agar setelah mengikuti kegiatan ini, peserta dapat membagikan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat, baik di kampung maupun di kota,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kesadaran hukum masyarakat serta mendorong partisipasi aktif dalam menciptakan lingkungan yang adil dan berkeadilan sosial di Fakfak.

Trailer dan Poster Resmi Film Tumbal Darah Resmi Dirilis : TEROR DIMULAI!

0

Redaksi.co, Jakarta | Pintu neraka resmi dibuka lebar saat MAGMA Entertainment bersama Wahana Kreator dan Sinemaku Pictures secara resmi meluncurkan trailer dan poster film Tumbal Darah dalam sebuah press conference penuh atmosfer mencekam di XXI Epicentrum, Jakarta, Rabu (24/9).

Disutradarai oleh sineas kawakan Charles Gozali, Tumbal Darah menjanjikan pengalaman sinematik horor aksi yang intens, penuh teror, dan berlapis drama emosional yang mengguncang. Film ini dijadwalkan menghantui layar lebar di seluruh bioskop Indonesia mulai 23 Oktober 2025.

Sebelum menyapa penonton umum, Tumbal Darah telah lebih dulu membuat bulu kuduk berdiri di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2024. Tayang perdana dengan status full house, film ini menuai pujian karena atmosfernya yang menghimpit dan visual yang tidak memberi ruang bernapas.

“Tumbal Darah adalah neraka personal,” ujar Charles Gozali dalam konferensi pers. “Ini bukan sekadar horor dengan aksi brutal, tapi juga kisah tentang pengorbanan, cinta, dan batas-batas ekstrem yang bisa dilewati manusia untuk bertahan hidup.”

Trailer berdurasi dua menit yang ditayangkan untuk pertama kalinya hari ini berhasil menyihir ruangan. Dibalut musik dan sound design yang menghantui, cuplikan tersebut memperlihatkan perjalanan Jefri (diperankan Marthino Lio), seorang penagih utang yang rela melakukan apa saja demi menyelamatkan istrinya, Ella (Sallum Ratu Ke).

Namun alih-alih menemukan keselamatan, Jefri justru terseret ke dalam rumah bersalin angker tempat yang lebih layak disebut tempat penyembelihan. Tangis bayi di sana tergantikan oleh jeritan maut, dan darah menjadi satu-satunya mata uang yang berlaku.

Visual poster resmi turut diperkenalkan dan langsung memantik diskusi. Gambar tersebut menampilkan Ella yang sedang ditarik oleh tangan-tangan iblis dari balik pintu, sementara Jefri hanya mampu menatap dalam kepanikan dan keputusasaan. Momen tersebut bukan hanya menjanjikan kengerian visual, tapi juga konflik emosional yang mendalam.

“Ini Bukan Sekadar Akting”. Marthino Lio, yang dikenal lewat peran-peran dramatisnya, menyebut pengalaman syuting Tumbal Darah sebagai salah satu yang paling menantang dalam kariernya.

“Saya harus benar-benar tenggelam dalam mimpi buruk seorang suami yang kehilangan pegangan. Charles bukan sutradara yang membiarkan aktornya bermain aman,” ungkapnya.

Sementara itu, Sallum Ratu Ke, yang berperan sebagai Ella, mengaku proyek ini menjadi titik balik kariernya. “Ella bukan sekadar korban. Dia simbol dari cinta, rasa bersalah, dan kekuatan batin yang diuji di titik paling gelap. Film ini adalah pengalaman yang luar biasa—dan melelahkan secara emosional.”

Film ini juga diperkuat oleh jajaran pemain berbakat lainnya seperti Donny Alamsyah, Agla Artalidia, dan Epy Kusnandar. Kombinasi kekuatan akting, arahan visual intens, serta naskah yang matang diyakini akan menghadirkan film horor aksi yang berbeda dari kebanyakan judul sejenis.

Dengan atmosfer yang telah dibangun sejak press conference hari in lampu redup, suara tangis bayi samar di background, hingga properti orisinil dari set film yang ditampilkan langsung di lokasi Tumbal Darah siap mengukir teror di hati penonton Indonesia.

SD Inpres 4 Bomberay Terima Kunjungan Monitoring ANBK.

0

Fakfak.Redaksi.Co-Pelaksanaan ANBK di SD Inpres 4 Bomberay mendapat kunjungan langsung dari Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak, pada 23/9/2025.

Kedatangan Plt Kepala Dinas tersebut di sambut langsung oleh Panitia ANBK, Latifa Rumanama.S.Pd (Penanggung Jawab) Edy Witoko. S.Pd (Proktor), dan Alinde Suanti Notedo.S.Pd (Teknisi) serta dewan guru di kantor SD Inpres 4 Bomberay.

Monitoring ini bertujuan untuk memastikan pelaksanaan ANBK berjalan sesuai prosedur dan standar yang berlaku.

Usai melakukan obrolan ringan di kantor dan mengecek langsung kelengkapan administrasi ANBK. Plt Kepala Dinas kemudian meninjau langsung kondisi ruang ujian, kesiapan jaringan, serta berdialog dengan pihak panitia dan peserta didik.

Dalam kunjungannya ia menyampaikan apresiasi kepada pihak SD Inpres 4 Bomberay atas persiapan yang matang dan pelaksanaan yang tertib.

“Saya melihat pelaksanaan ANBK di SD Inpres 4 Bomberay berjalan lancar, semua perangkat siap, pengawas ruang sesuai aturan, dan peserta tampak tenang, mengerjakan soal, semoga hasilnya maksimal dan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pendidikan”.(Ujarnya).

Sementara itu, Sebagai Proktor SD Inpres 4 Bomberay Edy Witoko.S.Pd dalam wawancara dengan Plt Kepala Dinas menjelaskan bahwa persiapan teknis telah dilakukan jauh hari agar pelaksanaan berjalan maksimal.

“Kami memastikan perangkat komputer, server dan jaringan internet dalam kondisi prima. Selain itu, kami menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi kendala teknis. Alhamdulillah, sampai sesi ini pelaksanaan berjalan lancar”.

Kepala Sekolah SD Inpres 4 Bomberay Latifa Rumanama.S.Pd menyampaikan Terima kasih atas kehadiran dan dukungan dari Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Fakfak.

“Kehadiran Plt Kepala Dinas memberi semangat bagi kami untuk menjaga kualitas pelaksanaan ANBK. Kami berharap asesmen ini berjalan lancar hingga selesai dan memberikan hasil terbaik. (tuturnya).

Monitoring ini menjadi bentuk pembinaan agar pelaksanaan ANBK tidak hanya lancar secara teknis, tetapi juga menjunjung tinggi integritas dan kejujuran.

 

Anggota DPRK Aceh Barat Ahmad Yani, Aceh Barat Jadi Lumbung Produksi,Bukan Lumbung Pembangunan

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Ahmad Yani, S.A.B, menegaskan bahwa daerahnya selama ini hanya dijadikan sebagai “lumbung produksi” sumber daya alam, namun belum memperoleh manfaat pembangunan yang sepadan.

Ini disampaikan Ahmad Yani dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah pemangku kepentingan terkait aktivitas pertambangan PT.Megalanic Garuda Kencana (MGK) dan PT.Putra Putri Aceh (PPA), Rabu 24/9/2025

“Kami daerah penghasil emas, batubara, dan potensi alam lainnya.
Tetapi kerusakan lingkungan jauh lebih besar dibandingkan dengan apa yang kami terima. Dana bagi hasil tidak seimbang, CSR seadanya, tenaga kerja juga biasa-biasa saja,” tegas Ahmad Yani di hadapan perwakilan instansi provinsi.

Menurut Yani, tuntutan masyarakat Woyla bukan lagi sebatas soal Corporate Social Responsibility (CSR) atau penyerapan tenaga kerja, melainkan agar aliran Krueng Woyla dikembalikan seperti semula.

Jika hal itu tidak segera ditindaklanjuti, ia khawatir potensi konflik sosial bisa terjadi.

“Hari ini warga masih menyampaikan aspirasi dengan cara akademis. Tapi kalau nanti sudah bersikap primitif, bisa ada korban. Ini harus kita cegah bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ahmad Yani juga mempertanyakan status Krueng Woyla, apakah termasuk kawasan strategis nasional.

Sebab, aktivitas penambangan tanpa rekomendasi teknis (rekomtek) dinilai berpotensi menimbulkan kerusakan serius terhadap ekosistem sungai yang menjadi sumber kehidupan sekitar 40 ribu rumah tangga di wilayah Woyla hingga Arongan.

“Kami tidak anti investasi, tapi jangan sampai merusak lingkungan.

Jika menambang di darat mungkin masyarakat tidak menolak, tetapi pengerukan di aliran sungai jelas membahayakan,” tambahnya.

Ia menegaskan, DPRK Aceh Barat akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat dan meminta instansi terkait di tingkat provinsi maupun pusat agar segera mengambil langkah tegas ****

Pemkab Aceh Barat Melalui Disdukcapil Gelar Focus Group Discussion(FGD)Di Kawasan Cafe Batu Puteh

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menggelar Focus Group Discussion (FGD) penyusunan rancangan awal Peraturan Bupati Aceh Barat tentang penduduk Non Permanen, Rabu 24/09/2025.

Kegiatan yang di gelar di salah satu Cafe di kawasan Batu Putih ini bertujuan untuk merumuskan regulasi yang lebih komprehensif terkait penataan penduduk non permanen di wilayah Kabupaten Aceh Barat.

FGD ini dilaksanakan mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 74 Tahun 2022 tentang Pendaftaran Penduduk Non Permanen, yang menjadi pedoman nasional bagi pemerintah daerah dalam mengatur tata kelola data dan pelayanan penduduk non permanen.

Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Aceh Barat, Evi Darni, S. Kep, MKM dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan penduduk non permanen, seperti pekerja sementara, pelajar, maupun masyarakat pendatang, perlu didata secara tepat untuk menjaga ketertiban administrasi kependudukan serta mendukung pembangunan berbasis data.

“Dengan adanya Peraturan Bupati ini, kita berharap pendataan penduduk non permanen di Aceh Barat lebih tertib, akurat, dan selaras dengan kebijakan nasional, sehingga pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal,” ujarnya.
FGD ini juga dihadiri oleh perwakilan OPD terkait, camat, perangkat gampong, akademisi, perwakilan perusahaan bidang pertambangan serta unsur masyarakat.

Peserta memberikan masukan terhadap substansi draft Peraturan Bupati, termasuk mekanisme pendaftaran, pelaporan, pembinaan, hingga sanksi administratif sesuai ketentuan Permendagri No 74 Tahun 2022

Ia berharap setelah FGD ini, draft Peraturan Bupati dapat segera difinalisasi dan ditetapkan, sehingga menjadi dasar hukum yang jelas dalam penataan penduduk non permanen di Aceh Barat ,Tutupnya****

*Kapolda Malut Ikuti Vicon Antisipasi Kerawanan Hari Tani 2025*

0

REDAKSI.CO– Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si. mengikuti rapat koordinasi secara virtual terkait antisipasi kerawanan dalam peringatan Hari Tani Nasional 2025 serta analisis dan evaluasi (Anev) perkembangan situasi kamtibmas terkini, Selasa (23/9/2025).

Kegiatan yang dipimpin Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., ini turut dihadiri Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum., serta pejabat utama Polda Maluku Utara.

Dalam arahannya, Wakapolri menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi aksi unjuk rasa. Menurut dia, momentum Hari Tani rawan dimanfaatkan pihak tertentu untuk meningkatkan eskalasi gangguan kamtibmas.

“Perlu ada sosialisasi maksimal kepada massa aksi agar tidak terjadi penumpukan, baik di Jakarta maupun di daerah lain. Semua langkah harus dilakukan secara persuasif,” ujar Dedi.

Ia juga menegaskan sejumlah langkah teknis, mulai dari percepatan pelatihan intelijen dengan durasi satu minggu hingga satu bulan, hingga kewajiban evaluasi atas pelaksanaan tugas di lapangan.

Selain itu, Wakapolri mengingatkan personel pengamanan aksi agar tidak membawa senjata api. “Senjata api hanya digunakan untuk kepentingan penjagaan markas komando,” kata Dedi menutup arahannya.

Gelar Sosialisasi dan Diskusi Cerdas Hukum. Anggota DPRK : Sebuah Langkah Yang Harus Diapresiasi.

0

Fakfak.Redaksi.Co – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Fakfak Usman Rengen.S.Sos memberikan apresiasi terhadap terlaksananya Sosialisasi dan Diskusi yang dilaksanakan oleh Yayasan Henggi Totora Kabupaten Fakfak.

Kegiatan yang bertajuk Masyarakat Cerdas Hukum ini dilaksanakan di Hotel HI dan dihadiri oleh perwakilan Kesra, DPRK, Dewan Adat Mbahammatta, Ibu Ibu PKK,GOW, Bapak ibu perwakilan Pemerintahan Kampung, serta para undangan lainnya.

Kegiatan yang dilaksanakan adalah bentuk dukungan terhadap pemerintah daerah dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya penguasaan terhadap hukum.

Dalam kesempatan tersebut, Usman Rengen.S.Sos menyampaikan Terima kasih kepada Yayasan Henggi Totora yang telah melaksanakan kegiatan ini. Ia pun menekankan ini adalah tanggung jawab semua stakehorlder dalam meringankan beban pemerintah daerah Kabupaten Fakfak.

“Sudah barang tentu kegiatan yang dilaksanakan oleh Yayasan Henggi Totora hari ini selaku anggota DPRK Fakfak merasa bahwa ini adalah sebuah langkah maju yang harus diberikan apresiasi.

Kegiatan Ini juga adalah bentuk tanggung jawab moril dari semua stakehorlder dalam rangka memberikan edukasi kepada semua masyarakat terutama bagi mereka yang belum sadar akan pentingnya ilmu hukum.

Kita harus akui bahwa terlalu banyak persoalan yang harus ditanggani oleh pemerintah, sehingga sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah kita harus melakukan kegiatan kegiatan yang dapat mendukung pemerintahan yang sedang berjalan”. (tutupnya).

 

 

 

 

Pemilik Rumah Dan Keuchik Suak Ribe Klarifikasi Berita Penyerangan Terhadap Lansia; Berita Hoaks

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Heri Saputra, pemilik rumah yang menjadi lokasi keributan di Gampong Suak Ribe, Kecamatan Johan pahlawan Kabupaten Aceh Barat, akhirnya angkat bicara mengenai pemberitaan yang menyebut adanya pengeroyokan terhadap seorang lansia, Rosna (65), dan anaknya, Irwandi (49), yang diduga dilakukan oleh oknum polisi dan anggota LSM.

Dalam keterangan pers kepada media, Heri menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar alias hoaks .Rabu 24/9/2025

“Saya sebagai pemilik rumah dan berada langsung di lokasi kejadian.
Petugas Polisi yang hadir saat itu hanya untuk menjaga keamanan, bukan melakukan pemukulan. Justru mereka melerai agar situasi tidak semakin memanas,” jelas Heri.

Heri mengungkapkan, keributan terjadi pada 29 Agustus 2025 sekitar pukul 13.00 WIB, saat ia bersama enam hingga tujuh rekannya mendatangi rumah yang telah sah menjadi miliknya.

Rumah tersebut dimenangkan melalui proses lelang sejak 2019 dan telah dieksekusi oleh pengadilan pada 27 Agustus 2025.

Menurut Heri, adu fisik memang sempat terjadi, namun itu terjadi karena pihak yang masih menempati rumah lebih dulu melakukan penyerangan.

“Pihak ibu yang menuding kami justru memukul terlebih dahulu.

Saya membalas untuk membela diri. Tidak ada keterlibatan polisi atau LSM dalam pemukulan,” tegasnya.

Menurut Heri,akar permasalahan murni persoalan sengketa rumah.

Sertifikat rumah tersebut sudah beralih nama kepadanya sejak 2020, tetapi pihak yang kalah dalam proses hukum disebut masih belum menerima putusan eksekusi.

“Kalau rumah itu benar-benar sudah lunas, tentu tidak akan dieksekusi. Bank dan pengadilan tidak mungkin gegabah,” tambah Heri.

Sementara itu, Basriadi, Keuchik Gampong Suak Ribe, yang juga berada di lokasi saat kejadian, turut membantah pemberitaan adanya pengeroyokan oleh aparat maupun LSM.

“Saya hadir di sana dan melihat langsung. Tidak ada polisi atau LSM yang memukul. Mereka justru menjaga agar situasi tidak semakin ricuh. Terkait Berita yang menyebut adanya pengeroyokan itu tidak benar,” kata Basriadi.

Baik Heri maupun Keuchik Gampong menegaskan bahwa isu pengeroyokan oleh oknum aparat maupun LSM tidak dapat dipertanggungjawabkan akan kebenarannya. Mereka berharap klarifikasi ini bisa meluruskan opini publik dan menghentikan penyebaran berita bohong yang dapat merusak nama baik banyak pihak.****

BAZNAS NTB BONGKAR RUMAH INAK SINAH UNTUK PROGRAM MAHYANI DI DESA TAMAN AYU

0

BAZNAS NTB BONGKAR RUMAH INAK SINAH UNTUK PROGRAM MAHYANI DI DESA TAMAN AYU

Lombok Barat, Redaksi.co – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat kurang mampu melalui program pembangunan rumah layak huni (MAHYANI).

Pada Rabu (24/9/2025), BAZNAS NTB di bawah kepemimpinan Dr. Lalu M. Iqbal Murad melakukan pembongkaran rumah milik warga Dusun Peseng, Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung atas nama Inak Sinah.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Desa Taman Ayu Mahsin, TPKAD Desa Taman Ayu L. Istiaman, Kepala Dusun Peseng, Penghulu Desa Taman Ayu, serta masyarakat setempat yang bergotong royong mendukung jalannya program. Suasana penuh kekeluargaan terlihat saat warga bersama-sama menyaksikan proses awal dari pembangunan rumah layak huni tersebut.

Program MAHYANI ini merupakan wujud nyata kepedulian BAZNAS NTB untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui hunian yang lebih layak, sehat, dan aman. Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu M. Iqbal Murad, menegaskan bahwa BAZNAS hadir bukan hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga berupaya menghadirkan solusi nyata bagi kehidupan masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS NTB juga memberikan 10 paket bingkisan sembako kepada warga sekitar yang bertetangga dengan rumah Inak Sinah. Hal ini sebagai bentuk kepedulian tambahan agar manfaat kehadiran BAZNAS benar-benar dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Di sela-sela kegiatan pembongkaran rumah Inak Sinah, Ketua BAZNAS NTB, Dr. Lalu M. Iqbal Murad, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Muzakki yang telah menitipkan zakatnya melalui BAZNAS NTB. “Kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzakki. Berkat zakat dan infak yang dititipkan, kami dapat menyalurkan bantuan seperti yang diterima Inak Sinah hari ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, panjang umur, serta memudahkan rezeki para muzakki,” ujarnya.

Sementara itu, Inak Sinah tak mampu menutupi rasa haru dan bahagianya. Ia menuturkan bahwa sudah lama mendambakan rumah layak huni. “Alhamdulillah, berkat bantuan BAZNAS NTB rumah saya bisa dibangun. Terima kasih juga kepada wartawan Redaksi.co, H. Suhaili, yang pertama kali datang mengunjungi saya, hingga akhirnya bantuan ini bisa terwujud. Semoga Dr. Lalu M. Iqbal Murad selaku Ketua BAZNAS NTB dan wartawan Redaksi.co selalu diberi kesehatan jasmani dan rohani, panjang umur, serta dimurahkan rezekinya oleh Allah SWT,” ungkapnya penuh syukur.

Masyarakat Dusun Peseng menyambut gembira sekaligus memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS NTB. Mereka berharap program seperti ini terus berlanjut, sehingga semakin banyak warga yang mendapatkan hunian layak sekaligus perhatian sosial dari lembaga zakat ini.

Sumber: Media Nasional Investigasi – Redaksi.co
Read: Abach Uhel