Beranda blog Halaman 198

Eksepsi kompetensi disidangkan Fakta kunci belum tarungkap: ada apa dengan sidang waris putra budiman

0

Redaksi.co||Surabaya – Sidang sengketa ahli waris Putra Budiman memasuki babak krusial dengan agenda pembuktian atas eksepsi kompetensi absolut yang diajukan para tergugat dan Turut Tergugat IV di Pengadilan Agama Surabaya. Tahap ini menjadi gerbang penentu: apakah perkara akan tetap diperiksa di pengadilan agama atau bergeser ke Pengadilan Negeri.

Majelis hakim sebelumnya telah memerintahkan para pihak untuk membuktikan dalil masing-masing sebelum masuk ke pokok perkara.(9/5/2026)

Artinya, setiap argumen tentang kewenangan harus diuji dengan bukti yang nyata—bukan sekadar klaim di atas kertas.

Namun dinamika persidangan memunculkan sorotan keras.

Ketidakhadiran pihak tergugat yang disebut sebagai Ninik kembali menjadi perhatian di tahap sepenting ini.

Dalam pembuktian kompetensi absolut, kehadiran para pihak seharusnya menjadi kunci untuk menguji langsung dalil yang diajukan.

Di sisi lain, dokumen penting berupa surat keterangan ahli waris yang diterbitkan oleh notaris tetap menjadi titik krusial yang belum sepenuhnya terbuka.

Hingga kini, notaris sebagai pihak yang menerbitkan dokumen tersebut belum dihadirkan untuk menjelaskan dasar hukum serta proses penerbitannya di hadapan majelis hakim.

Kondisi ini memicu tekanan yang semakin kuat terhadap jalannya persidangan:
Apakah pembuktian atas eksepsi benar-benar dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya formalitas?

Mengapa pihak-pihak kunci belum dihadirkan untuk diuji keterangannya secara langsung?

Apakah keabsahan dokumen telah benar-benar diperiksa secara terbuka di ruang sidang?

Apakah majelis hakim akan mengambil keputusan berdasarkan fakta yang teruji, bukan sekadar argumentasi?

Dalam sengketa waris, penentuan kompetensi absolut bukan sekadar langkah administratif.

Ia menentukan jalur hukum, ruang pembuktian, hingga arah akhir perkara.

Kini perhatian publik tertuju pada langkah majelis hakim di Pengadilan Agama Surabaya.

Keputusan atas eksepsi ini akan menjadi titik balik: apakah perkara akan masuk ke pembuktian substansi yang terbuka, atau justru terus dibayangi pertanyaan tentang kelengkapan dan ketegasan proses yang dijalankan.(red)

Fajar Baru di Tengah Badai Global: Mengawal Indonesia Menuju Pemimpin Tatanan Dunia

0
Oleh : Aam Abdul Salam, Sekjen PPJNA 98, Dewan Pembina Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih, Sekjen Komite Nasional Kedaulatan Energi, Presidium MD KAHMI Sukabumi, Mantan Ketua Dewan Tani Indonesia (DTI) Jawa Barat

REDAKSI.CO || Dunia hari ini sedang berdiri di tepi jurang yang amat curam. Ketegangan antara blok Amerika Serikat-Israel melawan poros Iran bukan sekadar riak politik biasa, melainkan dentum keras yang menandai runtuhnya tatanan lama. Di balik desing peluru dan diplomasi meja makan, ada pergeseran energi besar yang sedang terjadi dalam siklus alam semesta.

Secara spiritual dan historis, dunia kerap mengalami pergolakan hebat setiap 25 tahun sebagai bagian dari proses “pembersihan” tatanan. Ini bukan sekadar kebetulan geopolitik, melainkan momentum alam semesta untuk menyeimbangkan kembali ketimpangan.

Dominasi kekuatan tunggal mulai luruh, digantikan oleh kesadaran kolektif tentang kedaulatan dan keadilan. Dalam perspektif spiritual, badai global ini adalah “kontraksi” sebelum lahirnya era baru yang lebih manusiawi.

Secara ekonomi, ketergantungan dunia pada energi dan pangan menjadikan Indonesia sebagai pusat gravitasi baru. Konflik global di Timur Tengah memaksa dunia mencari jangkar keamanan baru. Di sinilah posisi strategis Indonesia bermain. Kita bukan lagi penonton di pinggir lapangan.

Dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah—dari nikel hingga energi hijau—Indonesia memegang kartu as dalam negosiasi global. Kekuatan ekonomi ini adalah fondasi politik untuk berdiri sama tinggi dengan negara-negara adidaya.

Di saat budaya Barat mulai kelelahan dengan narasi konflik, Indonesia menawarkan alternatif budaya “Jalan Tengah”. Nilai-nilai Pancasila yang mengedepankan musyawarah dan gotong royong menjadi oase di tengah gersangnya empati dunia. Menjadi negara adidaya tidak harus menjadi penindas; Indonesia berpeluang menjadi adidaya moral yang memimpin dengan teladan, bukan dengan ancaman militer.

Amanah Konstitusi dan Diplomasi Prabowo

Visi Presiden Prabowo Subianto dalam menghadapi turbulensi global ini sejalan dengan mandat suci UUD 1945: ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Langkah-langkah strategis yang diambil—mulai dari penguatan pertahanan hingga diplomasi ekonomi yang berwibawa—menunjukkan bahwa Indonesia siap mengambil tongkat estafet kepemimpinan global.

Namun, perjuangan ini bukanlah milik pemerintah semata. Kekuatan sejati seorang pemimpin terletak pada denyut nadi rakyatnya. Upaya besar Presiden Prabowo di panggung internasional membutuhkan “bahan bakar” berupa doa yang tulus dan dukungan yang solid dari seluruh elemen bangsa.

Momentum 25 tahunan ini adalah pintu gerbang. Jika kita bersatu, Indonesia tidak hanya akan lolos dari krisis, tetapi akan bangkit menjadi mercusuar yang memandu dunia keluar dari kegelapan perang.

Saatnya Indonesia memimpin, saatnya perdamaian dunia diwujudkan dari tanah Nusantara. ***

Editor : M.Nabil

LORONG VETERAN KELURAHAN BONGGOEYA KECAMATAN WUA WUA DI LANDA BANJIR

0

Kendari, 10 Mei 2026 – Wilayah Lorong Veteran dan Jalan Laode Hadi, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua Wua, dilanda banjir yang cukup parah setelah diguyur hujan deras selama sehari semalam tanpa henti. Curah hujan yang tinggi menyebabkan aliran air tidak dapat tertampung saluran, sehingga meluap dan merendam pemukiman warga hingga ke jalan utama.

Warga setempat mengungkapkan, kejadian banjir kali ini jauh lebih parah dibandingkan peristiwa serupa yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Ketinggian air naik dengan cepat dan mencapai titik yang lebih tinggi dari biasanya, membuat sejumlah rumah dan halaman warga tergenang cukup lama. Banyak warga terpaksa memindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi demi menghindari kerusakan.

 Menanggapi hal tersebut, Kepala RT11/RW02 setempat, Laode Hasilu, yang telah turun langsung memantau lokasi, menyampaikan langkah penanganan yang akan dilakukan oleh pemerintah lingkungan. Ia menegaskan, prioritas utama saat ini adalah pembangunan dan peninggian tanggul penahan air guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Prioritas utama kami adalah membangun dan meninggikan tanggul yang ada, akan kami tambah ketinggiannya sekitar 1 meter. Langkah ini kami anggap paling mendesak agar ke depannya, saat hujan turun deras, air tidak lagi mudah meluap masuk ke pemukiman warga,” ujar Laode Hasilu.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti besaran kerugian materiil yang dialami warga akibat banjir tersebut. Pihak berwenang masih melakukan pendataan kerusakan rumah maupun aset warga, serta terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lokasi. Warga pun diimbau untuk tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungan agar saluran air tetap lancar.

“Hajatan Setan” Tebar Teror Perdana Lewat Teaser Mencekam, Siap Guncang Bioskop Asia Tenggara

0

Jakarta, Redaksi.Co- 8 Mei 2026 ,Industri film horor Indonesia kembali bersiap menyambut teror baru lewat film Hajatan Setan. Film produksi MBK Productions bersama Drias Film Production ini resmi merilis teaser trailer perdana berdurasi 70 detik yang mulai diputar sebagai tayangan pembuka film The Bell:

Panggilan untuk Mati, yang telah tayang di bioskop sejak 7 Mei 2026.
Disutradarai secara kolaboratif oleh Eko Kristanto dan Drias, Hajatan Setan menghadirkan nuansa horor atmosferik yang perlahan membangun rasa takut lewat tradisi mistik khas masyarakat pedesaan.

Teaser tersebut langsung mencuri perhatian lewat penampilan intens Ari Irham dalam adegan kesurupan yang brutal dan penuh tekanan emosional. Tubuhnya bergerak di luar kendali dengan ekspresi menyeramkan, hingga wajahnya berubah pucat putih pekat dalam ritual penuh misteri yang melibatkan sosok gaib.

Itu salah satu adegan yang cukup nguras energi, karena harus banyak eksplor gerak tubuh yang tidak wajar. Tapi justru seru juga, karena bisa benar-benar lepas dan nyobain hal baru di set,” ungkap Ari Irham mengenai pengalaman syutingnya.

Sementara itu, sutradara Drias menjelaskan bahwa film ini tidak hanya mengandalkan jumpscare semata, melainkan membangun teror dari situasi yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Kami ingin penonton merasakan dulu atmosfernya. Ada sesuatu yang tidak beres, tapi belum sepenuhnya terlihat penyebabnya. Teror dalam film ini tidak hanya datang tiba-tiba, tapi dibangun dari hal-hal yang terasa dekat di kehidupan masyarakat sehari-hari,” ujar Drias.

Film ini diproduseri oleh Rendy Gunawan, Bambang Drias, dan Lia Nurdiyani, serta menghadirkan Budi Yulianto sebagai Produser Eksekutif. Deretan pemain yang memperkuat film ini juga menjadi daya tarik tersendiri, mulai dari Luna Maya, Gisellma Firmansyah, Alika Jantinia, Karina Suwandi, Indra Birowo, Asri Welas, Tanta Ginting, hingga Masayu Anastasia.

Tak hanya menargetkan penonton Indonesia, Hajatan Setan juga dipastikan akan tayang serentak di sejumlah negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, Laos, Kamboja, dan Myanmar.

“Kami melihat potensi cerita ini untuk diterima secara regional, karena berangkat dari akar tradisi yang juga punya kedekatan dengan budaya di kawasan Asia Tenggara,” kata Budi Yulianto. Menariknya lagi, film ini akan hadir menggunakan teknologi Dolby Atmos yang menjanjikan pengalaman audio lebih imersif.

Efek suara detail hingga kejutan supranatural dirancang untuk membawa penonton masuk langsung ke dalam atmosfer mencekam yang dibangun sepanjang cerita.

Dengan kombinasi unsur tradisi, relasi sosial, dan horor supranatural, Hajatan Setan diyakini menjadi salah satu film horor Indonesia yang paling dinantikan tahun ini.

Hajatan Setan dijadwalkan tayang di bioskop pada tahun 2026.

Bersiaplah, karena tidak semua perayaan berakhir dengan kebahagiaan.

Pemdes Kauman Salurkan BLT DD Triwulan 1 Tahun 2026

0

Redaksi.co Ngawi Pemerintah Desa Kauman Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi Melaksanakan pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa/BLT DD kepada 5 KPM pada hari Kamis pukul 09.00 Tanggal 07-05-2026 Triwulan pertama di gedung Serbaguna Kecamatan Sine yang dilaksanakan bersamaan dengan desa desa yang lain se Kecamatan Sine.Dengan pengawasan dari Forkopicam Sine,Polsek,Koramil, Pendamping lokal desa dan Perangkat Desa yang bertugas.

Kepala Desa Kauman, Sugeng Ahmadi menjelaskan bahwa pembagian BLT DD ini berbeda dengan tahun sebelumnya,untuk Desa Kauman ada 5 KPM BLT DD dikarenakan perubahan anggaran dana desa tahun 2026 ini sangat menurun drastis sehingga juga berpengaruh pengurangan untuk Keluarga Penerima Manfaat/KPM BLT DD yang harus diseleksi dari pemerintah desa yang harus betul betul layak mendapatkannya.”ungkap Kades

Pada pembagian BLT DD ini masing-masing KPM menerima RP200.000,-tiap bulannya yaitu mulai bulan Januari, Februari,Maret dan diberikan di tahap satu ini/Triwulan pertama,mereka merima setiap KPM RP 600.000,-.Kalau tahun kemarin setiap KPM masih merima uang BLT DD RP300.000 per KPM setiap bulannya.Dikarenakan pengurangan anggaran Dana Desa dari Pemerintah Pusat maka kami membagi anggaran dengan kegiatan yang lain sesuai anggaran yang ada agar semua prioritas dana desa bisa tersalurkan.”lanjutnya

Semoga bisa meringankan beban ekonomi bagi penerima BLT dan bisa menggunakan uang tersebut untuk kepentingan ekonomi, kesehatan atau pendidikan anak yang masih sekolah.Semoga kami bisa menjalankan kegiatan kegiatan yang lainnya dengan lancar.”tutupnya (Agus Supriyoko)

Sinergi dan Pengabdian: Djihan Hardjanto Resmi Pimpin IOF Purworejo Periode 2025-2029

0

PURWOREJO | 𝙍𝙚𝙙𝙖𝙠𝙨𝙞.𝙘𝙤 – Tonggak kepemimpinan baru Indonesia Off-Road Federation (IOF) Pengcab Purworejo resmi dimulai. Pelantikan dan pengukuhan pengurus masa bakti 2025-2029 ini digelar dengan khidmat di kawasan wisata Bukit Besek, Desa Kalipancer, Kecamatan Bener, pada Sabtu (9/5/2026).

​Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh jajaran IOF Pengda Jawa Tengah. Berikut adalah susunan pengurus inti IOF Purworejo periode 2025-2029:

  • Pelindung: Bupati Purworejo, Kapolres Purworejo, Dandim 0708/Purworejo, dan Hardjanto (Ki Lurah Off-road).
  • Dewan Penasehat: Muh Mustofa, Normansyah Alami, dan Triyanto.
  • Ketua: Djihan Hutama Hardjanto.
  • Sekretaris: Teguh Saryono (Wakil: Ajeng Laras Wulandari).
  • Bendahara: Kusno.

​Dalam sambutan perdananya, Djihan Hutama Hardjanto menekankan bahwa IOF di bawah kepemimpinannya akan mengedepankan nilai kebersamaan dan kontribusi sosial. Sebagai ketua Pengcab termuda di Jawa Tengah, ia memohon dukungan penuh dari seluruh anggota yang kini berjumlah lebih dari 1.000 orang.

​”IOF bukan sekadar hobi memacu kendaraan 4×4 atau 2×1, tetapi tentang bagaimana kita bisa bermanfaat bagi masyarakat melalui bakti sosial yang rutin dilakukan,” ujar Djihan.

​Ketua IOF Pengda Jawa Tengah, Rommel Yachya, mengapresiasi semangat pengurus baru. Ia menegaskan kembali tagline IOF saat ini: “Off-road bukan sekadar hobi, tetapi sarana untuk mengabdi.”

​𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙅𝙐𝙂𝘼: Bupati Purworejo Dorong Perempuan Berperan Aktif Jaga Demokrasi dan Kerukunan Masyarakat

Rommel memaparkan peran strategis IOF dalam bidang kemanusiaan, termasuk kolaborasi rutin dengan Basarnas dan BPBD. Bukti nyata pengabdian ini terlihat pada pengiriman relawan dalam skala besar saat bencana di Tapanuli dan Aceh akhir tahun lalu, di mana anggota IOF masih aktif membantu pembangunan hunian sementara hingga saat ini.

​Dewan Pengawas IOF Pusat, Hardjanto (Ki Lurah Off-road), berpesan agar IOF Purworejo terus bersinergi dengan instansi pemerintah, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan penyediaan air bersih. Ia menekankan slogan:

“Sek penting tandang, ora perlu kondang” (Yang penting bekerja/bertindak, tidak perlu cari ketenaran).

​Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinporapar Purworejo, Bangun Erlangga Ibrahim, yang hadir mewakili Bupati Yuli Hastuti, 𝙎.𝙃., menyampaikan harapan besar agar IOF terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempererat kepedulian sosial dan mempromosikan potensi pariwisata daerah. (𝙒𝙖𝙝𝙞𝙙)

Jum’at Bersih, SMPN 1 Grogol Libatkan Seluruh Warga Sekolah

0

REDAKSI.CO, KEDIRI – SMPN 1 Grogol menggelar kegiatan Jumat Bersih pada Jumat (8/5/2026) dengan melibatkan seluruh warga sekolah. Kegiatan kerja bakti tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program Gerakan Kediri Berbudaya Asri menuju Kabupaten Kediri yang bersih, hijau, sehat, dan berbudaya.

Dalam kegiatan itu, para siswa bersama guru dan tenaga kependidikan membersihkan berbagai area sekolah, mulai dari halaman, taman, saluran air hingga mengumpulkan sampah di lingkungan sekitar sekolah. Suasana gotong royong tampak terlihat selama kegiatan berlangsung.

Kepala sekolah SMPN 1 Grogol, Setyo Wibowo, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Bersih bukan sekadar rutinitas menjaga kebersihan sekolah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter siswa agar peduli terhadap lingkungan sejak dini.

Menurutnya, budaya hidup bersih harus dimulai dari lingkungan terdekat, yakni sekolah, kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah maupun masyarakat.

“Kami ingin menanamkan kepada seluruh siswa bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan kerja bakti seperti ini, siswa belajar tentang disiplin, gotong royong, kepedulian sosial, dan rasa memiliki terhadap lingkungan sekolah,” ujarnya.

Ia menambahkan, program Jumat Bersih sejalan dengan semangat Gerakan Kediri Berbudaya Asri yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Kediri. Sekolah, menurutnya, memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, hijau, sehat, dan nyaman.

“Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat menjadi kebiasaan positif yang terus dibawa oleh para siswa di mana pun mereka berada. Jika kesadaran menjaga lingkungan tumbuh sejak usia sekolah, maka ke depan akan tercipta generasi yang lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” tambahnya.

Selain menjaga kebersihan lingkungan sekolah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antar siswa, guru, dan seluruh warga sekolah. Dengan semangat gotong royong, lingkungan sekolah menjadi lebih nyaman dan kondusif untuk kegiatan belajar mengajar.

“Dimulai dari sekolah, kami ingin memberikan kontribusi nyata untuk mewujudkan Kabupaten Kediri yang lebih asri, sehat, dan berbudaya,” demikian pungkasnya ( Nuraeni )

*Brimob Metro Jaya Amankan 7 Motor Diduga untuk Balap Liar di Jakarta Timur*

0

Jakarta, Redaksi.Co— Patroli gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan tujuh sepeda motor yang diduga hendak digunakan untuk aksi balap liar di wilayah Jakarta Timur, Sabtu (9/5/2026) dini hari.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan, pengamanan kendaraan tersebut dilakukan saat personel melaksanakan patroli rutin untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas pada jam-jam rawan.

“Patroli ini kami lakukan untuk mencegah gangguan kamtibmas, termasuk aksi balap liar yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujar Kombes Henik.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Laut Samudra. Saat melintas di lokasi, petugas mendapati sekelompok pemuda tengah berkonvoi menggunakan sepeda motor. Setelah dilakukan pemeriksaan, beberapa kendaraan diketahui menggunakan knalpot tidak standar dan sebagian lainnya tanpa pelat nomor kendaraan.

Sebanyak tujuh sepeda motor kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi aksi balap liar maupun gangguan ketertiban umum di wilayah tersebut.

Kombes Henik menjelaskan, aksi balap liar tidak hanya mengganggu kenyamanan masyarakat, tetapi juga berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas dan memicu gesekan antarkelompok pemuda.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar ikut mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui layanan 110,” katanya.

Jangan Biarkan Putra Daerah Jadi Penonton di Tanah Sendiri: FPPM Mamasa Soroti Seleksi Manajer KDMP

0

Redaksi.co MAMASA : FPPM Kabupaten Mamasa melontarkan kritik keras terhadap proses seleksi manajer Koperasi Merah Putih di Kabupaten Mamasa. Ketua Umum FPPM, Ahyar, menilai seleksi tersebut tidak boleh menjadi ruang yang mengabaikan putra daerah yang memiliki kapasitas dan kemampuan.

Menurut Ahyar, jika sumber daya manusia lokal terus tersingkir dari posisi strategis di daerah sendiri, maka yang patut dipertanyakan bukan hanya mekanisme seleksi, tetapi juga arah keberpihakan pembangunan di Kabupaten Mamasa.

Kalau di Kabupaten Mamasa putra daerah yang mampu tidak diberi ruang, sementara posisi strategis justru lebih mudah diisi orang luar, lalu sebenarnya siapa yang sedang diutamakan di tanah ini?” tegas Ahyar.

Ia menilai fenomena tersebut semakin memperjelas kenyataan pahit bahwa anak daerah perlahan diposisikan hanya sebagai penonton di tanah kelahirannya sendiri, termasuk dalam sektor ekonomi yang seharusnya menjadi ruang pengabdian dan tanggung jawab masyarakat lokal.

Bagi FPPM, jabatan manajer koperasi bukan sekadar posisi administratif biasa. Posisi itu dinilai memiliki peran penting dalam menentukan arah ekonomi masyarakat, sehingga proses seleksinya harus menjunjung keadilan serta memberikan ruang yang layak bagi SDM lokal yang kompeten.

Kalau putra daerah di Kabupaten Mamasa terus ditempatkan sebagai pelengkap, maka wajar jika kepercayaan masyarakat ikut terkikis,” ujar Ahyar lagi.

FPPM Kabupaten Mamasa menegaskan akan terus mengawal jalannya proses seleksi agar tetap berjalan secara transparan, adil, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat lokal.

“Yang tidak boleh lagi terjadi di Kabupaten Mamasa adalah anak daerah diperlakukan sebagai tamu di rumahnya sendiri,” tutup Ahyar. (ZUL)

User Experience Jadi Sorotan Utama dalam Inovasi Travoy ala Jasa Marga

0

Redaksi.co, Jakarta | Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menegaskan pentingnya pengembangan pengalaman pengguna atau user experience (UX) dalam aplikasi pelayanan publik, khususnya aplikasi Travoy milik Jasa Marga. Hal itu disampaikannya usai pengumuman WOWCASE Competition di Grand Atrium Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (9/5).

Menurut Rivan, kualitas UX menjadi faktor penting agar aplikasi dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Ia menyebut kompetisi tersebut menjadi sarana untuk menguji sekaligus mendapatkan masukan langsung dari pengguna muda terhadap pengembangan aplikasi Travoy.

“Ketika UX-nya bagus, maka yang paling baik adalah ketika user-nya diuji dan juga menguji. Jadi menguji ketahuannya, literasinya, kemudian juga menguji aplikasinya,” kata Rivan.

Ia menjelaskan, kompetisi itu diikuti hampir 800 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia yang merupakan champion di wilayah masing-masing. Dari proses seleksi tersebut, terpilih 15 besar hingga tiga pemenang utama.

Rivan menilai antusiasme peserta menjadi sinyal positif bagi pengembangan aplikasi pelayanan publik yang harus terus adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Setiap aplikasi yang dikembangkan, apalagi untuk pelayanan publik, selalu dinamis dan harus agile atau adaptif dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rivan mengatakan inovasi dan masukan dari peserta menjadi referensi penting bagi Jasa Marga dalam mengembangkan Travoy sebagai platform informasi jalan tol di Indonesia.

Ia berharap kompetisi serupa dapat terus digelar setiap tahun untuk memperkuat keterlibatan masyarakat terhadap aplikasi tersebut. Saat ini, kata dia, sekitar 3,5 juta kendaraan melintas di jalan tol setiap hari dan diharapkan seluruh pengguna dapat memanfaatkan Travoy secara optimal.

“Kami harapkan masyarakat, pengguna, maupun pelanggan jalan tol memiliki engagement yang kuat dan merasa bahwa Travoy adalah bagian dari informasi jalan tol bahkan seluruh jalan di Indonesia,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Rivan juga menyoroti tim juara pertama yang dinilai memiliki konsep paling lengkap karena mampu menyusun strategi secara menyeluruh atau end-to-end.

“Yang juara satu ini lengkap. End to end prosesnya mereka tampilkan dan itu menjadi pembeda yang menjadikan mereka pemenang,” katanya.

Ia menambahkan, kombinasi latar belakang anggota tim dari bidang akuntansi dan teknik membuat gagasan yang dihasilkan menjadi lebih solid dan inovatif.

Rivan berharap generasi muda terus diberi ruang untuk berpikir bebas dan berinovasi menyambut visi Indonesia Emas.

“Kebebasan berpikir kita biarkan, kebebasan berinovasi kita biarkan. Tetapi mereka juga harus mengerti proses, ekspektasi, dan mengemas inovasi dengan sangat baik,” tuturnya.