Beranda blog Halaman 180

Topeng Demokrasi Mamasa Robek, BPK Kuliti Dugaan Korupsi Anggaran Pilkada Rp1,2 Miliar

0

Redaksi.co MAMASA : Masker demokrasi di Kabupaten Mamasa koyak dalam sekejap. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sukses menguliti borok pengelolaan dana Pilkada Serentak 2024 pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamasa. Tak main-main, aroma busuk penyimpangan anggaran ini ditaksir mencapai angka fantastis: Rp1,2 miliar!

Dugaan bancakan uang rakyat ini tertuang secara vulgar dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Nomor: 16/T/LHP/DJPKN VI.MAM/PPN.03/11/2025. Isinya mengerikan: mulai dari manipulasi tanda tangan, proyek yang diduga fiktif, hingga modus kwitansi hotel “bodong” alias palsu.

Berikut adalah rincian “dosa-dosa” anggaran yang berhasil dibongkar BPK:

1. Anggaran ATK Rp376 Juta: Dana Cair, Fisik Gaib!

Modus klasik namun berani mati terjadi pada pos belanja bahan Alat Tulis Kantor (ATK) dan penggandaan laporan pertanggungjawaban (LPJ) senilai Rp376,6 juta.

Fakta Mengejutkan: Seluruh Sekretaris PPK di Kabupaten Mamasa bernyanyi dan mengaku tidak pernah menerima uang sepeser pun yang dicairkan atas nama mereka.

Lebih parah lagi, BPK menemukan tidak ada nota pembelian, tidak ada bukti fisik dokumen yang digandakan, dan tanda tangan penerima diduga kuat dipalsukan demi menguras DIPA.

2. Simulasi Sirekap: Makan Minumnya Fiktif?

Aplikasi Sirekap yang seolah canggih ternyata menyisakan cerita lapar yang dimanipulasi. BPK mengendus anggaran makan minum simulasi Sirekap sebesar Rp196,8 juta raib tanpa pertanggungjawaban yang sah. Sejumlah PPK kembali mengaku gigit jari dan tidak pernah melihat dana tersebut.

3. Skandal Kwitansi Hotel Palsu & ‘Perjalanan Dinas Hantu’

Aroma manipulasi paling menyengat ada di sektor perjalanan dinas yang menembus angka Rp180,8 juta. BPK menemukan bahwa aparatur di sana diduga hobi “tidur di atas kertas“.

Kwitansi Bodong: Rp86,9 juta anggaran hotel dinyatakan tidak valid. Pihak hotel menegaskan tidak pernah menerbitkan kwitansi tersebut, dan nama-nama pegawai KPU tidak pernah terdaftar sebagai tamu. Kwitansi itu sengaja dibuat palsu hanya demi memuluskan pencairan uang negara!

Aparatur “Gaib“: Ditemukan kelebihan bayar, perjalanan tumpang tindih, bahkan ada pegawai yang namanya dicatut dalam Surat Tugas mengaku bingung karena tidak pernah bepergian dan tidak tahu-menahu soal tugas tersebut.

4. EO Debat Publik Di-Full Bayar, Kerjaan Nol!

Ini yang paling seksi sekaligus memuakkan. Paket jasa Event Organizer (EO) untuk debat publik senilai Rp32,4 juta tetap dibayar lunas 100%. Padahal, BPK menemukan volume pekerjaan tidak pernah terealisasi dan tidak ada bukti pelaksanaan sama sekali. Singkatnya: Kerja tidak ada, duit tetap cair!

5. Pajak Ditilep, Pengadaan Senilai Rp706 Juta Amburadul

Bukan cuma memanipulasi kegiatan, hak negara pun diduga ikut “dimakan“. BPK menemukan uang pajak sebesar Rp52,1 juta (PPh 21, 22, 23, dan PPh Final) sudah dipotong dari anggaran, namun tidak pernah disetorkan ke kas negara.

Selain itu, ada 12 paket pengadaan barang dan jasa senilai Rp706,5 juta yang berjalan “liar” tanpa Kerangka Acuan Kerja (KAK) dan spesifikasi teknis yang jelas, seolah sengaja dikondisikan melabrak aturan penunjukan penyedia.

Tuntutan BPK: Kembalikan Uang Rakyat!

Atas temuan yang memalukan ini, BPK mengeluarkan rekomendasi keras. KPU Mamasa dipaksa untuk segera mengembalikan uang sebesar Rp219.642.050 langsung ke kas negara. Anggaran tersebut mencakup pengembalian dana EO debat fiktif, honorarium Pokja ilegal, kelebihan bayar panitia, hingga biaya “perjalanan dinas hantu” yang berhasil diendus auditor.

Publik kini menunggu, apakah skandal anggaran Pilkada Mamasa ini hanya akan berakhir di meja pengembalian kerugian, ataukah aparat penegak hukum (Kejaksaan/Kepolisian) akan segera turun tangan menyeret para aktor intelektual di balik “pesta pora” anggaran ini ke balik jeruji besi? (ZUL)

Aroma Korupsi di KPU Mamasa Menguat, BPK Temukan Dugaan Belanja Fiktif dan Dokumen Palsu

0

Redaksi.co MAMASA : Aroma dugaan skandal anggaran Pilkada 2024 di KPU Kabupaten Mamasa makin menyengat. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) membongkar sederet temuan mengejutkan yang diduga mengarah pada praktik belanja fiktif, manipulasi dokumen pertanggungjawaban, hingga penggunaan uang negara tanpa dasar yang sah. Nilai temuan itu ditaksir menembus lebih dari Rp1,2 miliar.

Temuan tersebut tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Nomor: 16/T/LHP/DJPKN-VI.MAM/PPN.03/11/2025 tertanggal 13 November 2025 terkait Pemeriksaan Kepatuhan atas Pengelolaan Belanja Pilkada Serentak 2024 pada KPU Kabupaten Mamasa.

Aktivis Jaringan Online (JOL) Mamasa, Rahmatullahteng, menyebut temuan BPK itu bukan sekadar kesalahan administrasi biasa, melainkan alarm keras dugaan korupsi anggaran Pilkada.

Ini sangat serius. Dugaan belanja fiktif, dokumen tidak valid, hingga anggaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan nilainya fantastis. Kejati Sulbar, Inspektorat dan KPU RI wajib segera turun tangan,” tegas Rahmatullahteng kepada media, Rabu, 20 Mei 2026.

Salah satu temuan paling mencolok ialah pertanggungjawaban perjalanan dinas bermasalah senilai Rp180,8 juta. Dari jumlah itu, sebesar Rp86,9 juta diduga menggunakan bukti penginapan palsu.

BPK mengungkap sejumlah kwitansi hotel yang dipakai dalam laporan pertanggungjawaban ternyata tidak pernah diterbitkan pihak penginapan. Bahkan, nama pegawai yang dicantumkan dalam dokumen disebut tidak pernah tercatat sebagai tamu hotel pada tanggal dimaksud.

Lebih mengejutkan lagi, beberapa pelaksana perjalanan dinas mengaku dokumen hotel tersebut hanya dipakai sebagai pelengkap administrasi dan bukan berasal dari hotel resmi.

Tak berhenti di situ, BPK juga menemukan kelebihan pembayaran uang harian, biaya hotel, dan ongkos taksi perjalanan dinas sebesar Rp23,9 juta. Ada pula pembayaran perjalanan dinas tumpang tindih Rp2,1 juta hingga pembayaran perjalanan dinas tidak sah sebesar Rp20 juta.

Dalam hasil konfirmasi BPK, pegawai yang namanya tercantum dalam surat tugas justru mengaku tidak pernah menjalankan perjalanan dinas tersebut dan bahkan tidak mengetahui adanya surat tugas atas nama mereka. BPK juga menemukan dugaan perbedaan tanda tangan pada dokumen pembayaran.

Skandal dugaan anggaran bermasalah itu juga menyeret belanja alat tulis kantor (ATK) dan penggandaan laporan pertanggungjawaban PPK dan PPS senilai Rp376,6 juta yang dinyatakan tidak sah.

Fakta paling menghebohkan muncul ketika seluruh sekretaris PPK di Kabupaten Mamasa disebut mengaku tidak pernah menerima dana yang dicairkan atas nama mereka. BPK turut menemukan dugaan tanda tangan yang tidak sesuai serta absennya nota pembelian dalam dokumen pertanggungjawaban.

Tak kalah mencurigakan, BPK juga mengungkap belanja makan minum kegiatan simulasi aplikasi Sirekap senilai Rp196,8 juta yang dinilai tidak sah. Dana itu diduga dipakai untuk pengeluaran lain di luar DIPA dan tidak dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan.

Kalau sekretaris PPK mengaku tidak pernah menerima uang, lalu siapa yang menikmati ratusan juta rupiah itu? Ini wajib dibongkar terang-benderang,” kecam Rahmatullahteng.

Selain itu, BPK menemukan pembayaran honorarium Pokja sebesar Rp44,2 juta yang tidak memenuhi ketentuan, pekerjaan jasa lainnya Rp32,4 juta yang tidak dilaksanakan namun tetap dibayarkan, hingga 12 paket pengadaan bermasalah senilai Rp706,5 juta.

BPK juga menyoroti lemahnya pengawasan internal KPU Mamasa, mulai dari penyusunan RAB tanpa reviu memadai, penganggaran tanpa data valid, hingga pelaksanaan pengadaan yang dinilai tidak sesuai ketentuan.

Rahmatullahteng menegaskan, jika seluruh item temuan dijumlahkan, nilainya diperkirakan mencapai sekitar Rp1,2 miliar.

Ini bukan lagi soal administrasi biasa. Dugaan penggunaan dokumen tidak valid dan pengeluaran negara yang tak bisa dipertanggungjawabkan sudah sangat terang. Aparat penegak hukum tidak boleh tutup mata,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Mamasa, Sumarlin, membenarkan adanya temuan BPK tersebut. Ia menyebut pihaknya sedang melakukan tindak lanjut pengembalian anggaran berdasarkan rekomendasi internal KPU RI.

“Terkait hasil temuan BPK ini, atas rekomendasi internal KPU RI ke Inspektorat KPU RI untuk ditindaklanjuti. Tinggal kurang lebih Rp700 juta yang sementara kami proses pengembaliannya,” ujar Sumarlin melalui sambungan telepon, Rabu, 20 Mei 2026.

Menurutnya, sebelum LHP diterbitkan BPK RI, KPU Mamasa telah lebih dulu melakukan pengembalian sebagian anggaran yang menjadi temuan.

Dari Rp1 miliar lebih, KPU Mamasa sudah proaktif melakukan pengembalian sehingga tersisa sekitar Rp700 juta,” katanya.

Sumarlin menegaskan proses pengembalian masih terus berjalan dan menyebut temuan tersebut sebagai temuan administrasi yang sedang ditindaklanjuti.

Namun derasnya sorotan publik kini membuat kasus dugaan skandal anggaran Pilkada Mamasa semakin sulit dibendung. Desakan agar aparat penegak hukum turun mengusut aliran dana dan pihak yang bertanggung jawab pun terus menguat. (ZUL)

Kelompok aktivis mahasiswa waspadai potensi penyusupan kelompok anarko di Hari Kebangkitan Nasional

0

 

Jakarta – 20 Mei 2026 – Kelompok aktivis mahasiswa serukan perdamaian dan waspada terhadap potensi penyusupan kelompok anarko pada Peringatan Hari Kebangkitan Nasional
Dalam momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional, sejumlah aktivis mahasiswa dan elemen kepemudaan diantaranya RRK mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga suasana damai, tertib, dan kondusif dalam setiap kegiatan penyampaian aspirasi maupun aksi refleksi kebangsaan.

Peringatan ini dinilai sebagai momentum penting untuk memperkuat persatuan nasional serta menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Oleh karena itu, seluruh peserta aksi maupun masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh tindakan-tindakan yang mengarah pada kekerasan, vandalisme, maupun provokasi yang dapat mencederai tujuan penyampaian aspirasi.

Dalam pernyataannya, perwakilan aktivis Sdr. Gus juga mengingatkan adanya potensi keterlibatan kelompok tidak bertanggung jawab, termasuk oknum yang membawa paham anarko, yang kerap memanfaatkan momentum aksi publik untuk menciptakan kericuhan dan konflik dengan aparat maupun masyarakat.

“Mari kita juga waspada terhadap keterlibatan anarko yang selama ini turut serta dalam aksi-aksi dengan mahasiswa, buruh maupun elemen masyarakat lainnya, agar kita tidak terprovokasi dan melakukan aksi anarkis yang dapat merugikan kita semua” ujar Sdr. Gus kepada wartawan tanggal 20 Mei 2026.

Aktivis juga mendorong seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan koordinasi selama kegiatan berlangsung, termasuk menjaga komunikasi yang baik antara peserta aksi, aparat keamanan, dan penyelenggara kegiatan agar situasi tetap aman dan terkendali.

“Kami mengajak seluruh mahasiswa dan masyarakat agar tetap fokus menyampaikan aspirasi secara damai dan bermartabat. Jangan memberi ruang bagi pihak-pihak yang ingin menunggangi gerakan rakyat dengan tindakan provokatif, perusakan fasilitas umum, ataupun kekerasan,” tutupnya.

Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Kasrem 182/JO: Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

0

Fakfak, Redaksi.co — Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 yang jatuh pada 20 Mei 2026, Korem 182/Jazira Onim (JO) menggelar upacara di Lapangan Upacara Makorem 182/JO, Distrik Fakfak Barat, Kabupaten Fakfak, Rabu (20/5/2026).

Upacara tersebut berlangsung khidmat dan diikuti prajurit TNI serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Korem 182/JO, Kodim 1803/Fakfak, Denbekang Fakfak, dan Subdenpom Fakfak.

Dalam kesempatan itu, Kepala Staf Korem (Kasrem) 182/JO Letkol Inf Eko Handono membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Dalam amanat tersebut ditegaskan pentingnya menjaga “tunas bangsa” sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian bangsa dan memperkuat kedaulatan negara.

Kasrem menyampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum untuk mengenang lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908, yang menjadi tonggak awal tumbuhnya kesadaran nasional menuju kemerdekaan Indonesia.
“Lebih dari seabad lalu, lahir Boedi Oetomo yang menumbuhkan bibit cita-cita kemerdekaan Indonesia. Semangat itulah yang hingga kini terus menjadi simbol kebangkitan nasional,” ujar Kasrem saat membacakan amanat Menkomdigi.

Dalam amanat tersebut juga dijelaskan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto, visi kemandirian bangsa diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

Salah satu program yang disoroti yakni Program Makan Bergizi Gratis yang kini dijalankan secara masif di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia sebagai langkah membangun fondasi fisik generasi masa depan.

Selain itu, pemerintah juga terus memperluas akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, termasuk peningkatan kualitas tenaga pendidik dan penyediaan beasiswa guna mengurangi ketimpangan sumber daya manusia.

Di sektor kesehatan, pemerintah menghadirkan program Cek Kesehatan Gratis secara luas agar seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang adil dan merata.
“Pemerintah saat ini sedang membangun kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan sebagai satu ekosistem kesejahteraan yang utuh,” lanjut amanat tersebut.

Tak hanya itu, upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat juga diperkuat melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat desa.

Melalui koperasi tersebut, masyarakat desa diharapkan lebih mudah memperoleh akses terhadap pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, sembako, obat-obatan terjangkau, hingga berbagai layanan ekonomi dasar lainnya sehingga desa dapat tumbuh lebih mandiri dan tidak bergantung pada pihak luar.

Menutup kegiatan upacara, Kasrem 182/JO memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh prajurit dan ASN agar terus menjaga dedikasi, disiplin, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Pergub JKA di Cabut,DPW Solidarity Squad Aceh: Bukti Mualem Peduli Rakyat

0

Aceh Barat.Redaksi.ci
Ketua DPW Solidarity Squad Aceh, T Rival Amiruddin, mengapresiasi langkah Gubernur Aceh yang mencabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

Menurut Rival, keputusan tersebut menjadi bukti bahwa Mualem merupakan pemimpin yang dekat dengan rakyat dan mendengar aspirasi masyarakat.

“Tentunya kami mengapresiasi langkah cepat Mualem dalam mencabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang JKA. Ini menunjukkan beliau peduli terhadap kebutuhan masyarakat Aceh,” kata T Rival Amiruddin dalam keterangannya, Selasa 19/5/2026

Ia menilai keputusan itu juga sejalan dengan semangat sila ke-5 Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menurutnya, kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat merupakan bentuk nyata hadirnya pemerintah di tengah rakyat.

“Langkah ini sesuai dengan sila ke-5, karena rakyat harus mendapatkan keadilan dan akses pelayanan kesehatan yang layak. Mualem sudah mengambil langkah yang tepat,” ujar rival.

T Rival juga berharap ke depan pemerintah Aceh terus menghadirkan kebijakan yang mengutamakan kepentingan masyarakat luas, khususnya dalam sektor pelayanan kesehatan.

“Solidarity Squad Aceh siap mendukung program-program pemerintah yang benar-benar berpihak kepada rakyat,” tutup ketua DPW Solidarity Squad Aceh ****

Pemerintah Desa Sumberejo Salurkan Bantuan Pangan Nasional Kepada 385 KPM

0

Redaksi.co  Ngawi Pemerintah Desa Sumberejo Selasa 19-05-2026 melaksanakan penyaluran Bantuan Pangan Nasional yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Desa Sumberejo Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi Jawa Timur.

 

Kepala Desa Sumberejo, Dwi Minarto menjelaskan bahwa Program Bantuan Pangan ini merupakan sinergi Badan Pangan Nasional,Perum Bulok dan Kementerian Sosial.Bantuan Pangan ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat, meringankan beban kebutuhan pokok serta mengendalikan harga pangan nasional.”terang Kades

 

“Penyaluran Bantuan Pangan ini dilaksanakan di Gedung Serbaguna Desa Sumberejo pada hari Selasa tanggal 19-05-2026 dan Keluarga Penerima Manfaat(KPM) yang mendapatkan nya yang sudah diverifikasi oleh Pemerintah Desa Sumberejo dikarenakan harus tepat sasaran dan tidak mendapatkan bantuan yang lainnya agar adil dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial di lingkungan masyarakat.Untuk Desa Sumberejo tercatat ada 385 KPM yang terverifikasi mendapatkan Bantuan Pangan ini dan setiap KPM mendapatkan 20kg beras dan 4 liter minyak goreng.”lanjutnya

 

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat atas Bantuan Pangan ini yang sangat membantu masyarakat yang kurang mampu apalagi dalam keadaan ekonomi yang sulit seperti ini,setidaknya dapat membantu kebutuhan pokok nya.semoga bermanfaat bagi KPM yang menerima dan membawa berkah bagi keluarga nya,Amin”tutupnya

 

Penyaluran Bantuan Pangan itu dengan berjalan dengan lancar dengan protokol standar di gedung terbuka dengan pengawasan dari Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Sumberejo beserta Kepala Desa,perangkat Desa beserta jajarannya dan pendamping lokal desa.Para KPM sangat antusias dengan mengantri sesuai dengan nomor pengambilan nya mereka sangat senang mendapat kan Bantuan Pangan tersebut. (Agus Supriyoko)

Happy Asmara dan Pikachu Kolaborasi di MV “Kopi Dangdut ver. Goyang HEPIKA”

0

Redaksi.co, Jakarta | Kolaborasi antara penyanyi dangdut Happy Asmara dan karakter ikonik Pokémon, Pikachu, resmi dirilis melalui video musik “Kopi Dangdut ver. Goyang HEPIKA” pada Selasa (19/5/2026). Lagu tersebut menjadi kolaborasi perdana antara Pokémon dan musik dangdut yang dikenal sebagai salah satu genre paling populer di Indonesia.

Video musik itu tayang melalui kanal YouTube resmi Happy Asmara dan lagunya juga tersedia di berbagai platform streaming musik. Lagu “Kopi Dangdut” karya Fahmi Shahab diaransemen ulang oleh Tyo Adrian dengan sentuhan modern tanpa meninggalkan nuansa klasiknya.

Corporate Officer Susumu Fukunaga mengatakan pemilihan dangdut dilakukan karena genre tersebut dianggap dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

“Dari rencana awal kami memang ingin berkolaborasi dengan dangdut yang merupakan soul music Indonesia. Sebagai perwakilan dangdut, Happy Asmara adalah artis besar,” ujar Susumu Fukunaga dalam wawancara.

Menurutnya, lagu “Kopi Dangdut” dipilih karena dikenal luas, termasuk di Jepang dengan judul “Kopi Rumba”. Ia menilai lagu tersebut memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat Indonesia.

“Untuk anime juga identik dengan perjalanan yang seru. Dangdut punya nuansa yang cocok karena saat didengar suasananya jadi menyenangkan,” katanya.

Dalam video musik tersebut, Pokémon digambarkan hadir di tengah aktivitas sehari-hari masyarakat Indonesia, mulai dari nongkrong hingga berbincang santai. Konsep itu dipilih untuk memperlihatkan bahwa Pokémon dapat terasa dekat dengan kehidupan masyarakat.

Susumu mengungkapkan proses penggarapan kolaborasi tersebut memakan waktu sekitar enam bulan. Tantangan terbesar yang dihadapi tim produksi adalah menyesuaikan karakter Pikachu dengan keseharian masyarakat Indonesia.

“Tujuan terbesar kami adalah menampilkan image bahwa Pikachu dan Pokémon merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Sementara itu, Happy Asmara mengaku kolaborasi tersebut menjadi pengalaman istimewa baginya. Ia menyebut versi terbaru “Kopi Dangdut” menghadirkan perpaduan nostalgia dan nuansa modern yang dapat dinikmati lintas generasi.

“Saya berharap lagu ini dapat membawa kebahagiaan bagi semua orang yang menonton dan mendengarkannya,” kata Happy Asmara.

Kolaborasi ini juga memperkenalkan gerakan “Goyang HEPIKA”, yang diambil dari gabungan kata “Happy” dan “Pika”. Tutorial tarian tersebut rencananya akan dibagikan melalui media sosial dengan tagar #HEPIKA.

Perkuat Standar Pengamanan Tahanan, Dit Tahti Polda Jabar Supervisi Fungsi Tahti di Polres Purwakarta

0

 

PURWAKARTA ( ℝ𝕖𝕕𝕒𝕜𝕤𝕚.𝕔𝕠 ) – Upaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas pengelolaan ruang tahanan terus dilakukan jajaran kepolisian. Salah satunya melalui kegiatan Supervisi Fungsi Tahti Polda Jabar Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di Polres Purwakarta pada Selasa, 19 Mei 2026.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Dir Tahti Polda Jabar Widodo didampingi personel Dit Tahti Polda Jabar, yakni Briptu Lukman Hakim dan Bripda Aditya Akbar Maulana.

Supervisi diikuti oleh Kasat Tahti Polres Purwakarta Suparman bersama jajaran Sat Tahti, Kapolsek jajaran, serta Kasium Polsek jajaran Polres Purwakarta.

𝘽𝘼𝘾𝘼 𝙅𝙐𝙂𝘼 : Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polsek Pasawahan Polres Purwakarta Gencarkan Patroli Hewan Kurban

Dalam kegiatan tersebut, tim supervisi memberikan arahan terkait pentingnya pengawasan ruang tahanan secara maksimal sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan.

Personel diminta rutin melaksanakan razia benda terlarang di ruang tahanan, melakukan pemeriksaan terhadap badan dan barang bawaan pembesuk, hingga memastikan kondisi tahanan dan ruang tahanan tetap terpantau secara berkala.

Selain sebagai bentuk pengawasan internal, kegiatan supervisi juga menjadi sarana evaluasi agar pelaksanaan tugas anggota tetap berjalan sesuai standar operasional prosedur serta mengedepankan prinsip keamanan dan kemanusiaan.

Tim supervisi turut menekankan pentingnya pelibatan Polwan atau ASN wanita dalam pemeriksaan terhadap pembesuk perempuan guna menjaga profesionalisme dan kenyamanan pelayanan.

Kapolres Purwakarta I Dewa Putu Gede Anom Danujaya melalui Kasi Humas, IPTU Tini Yutini mengatakan bahwa kegiatan supervisi tersebut merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepolisian, khususnya dalam pengelolaan tahanan.

  • “Supervisi ini menjadi bentuk penguatan pengawasan internal agar seluruh personel memahami dan melaksanakan tugas sesuai prosedur. Pengamanan ruang tahanan tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga menyangkut pelayanan yang humanis dan penghormatan terhadap hak-hak tahanan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Tini.

Ia menambahkan, pengawasan yang baik terhadap ruang tahanan sangat penting untuk mencegah masuknya barang-barang berbahaya maupun potensi gangguan keamanan lainnya.

“Melalui kegiatan ini, masyarakat juga diharapkan memahami bahwa pengelolaan ruang tahanan dilakukan secara ketat dan profesional. Semua prosedur pemeriksaan terhadap pembesuk maupun barang bawaan dilakukan demi menjaga keamanan bersama serta mencegah hal-hal yang dapat mengganggu situasi kamtibmas,” tambahnya. (*/𝚂𝙺)

𝙎𝙪𝙢𝙗𝙚𝙧: 𝕊𝕚 ℍ𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Buka Rakor Bersama KPK, Wagub Aceh: Korupsi Musuh Bersama

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Ruang Rapat Inspektorat Aceh, Selasa, 19/5/2026

Dalam forum itu, Fadhlullah menegaskan korupsi masih menjadi tantangan serius dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Rakor tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Aceh, para bupati dan wali kota se-Aceh, serta sejumlah Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Dalam sambutannya, Fadhlullah mengatakan upaya pemberantasan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan regulasi maupun sistem pengawasan. Menurutnya, dibutuhkan integritas dan komitmen moral seluruh elemen pemerintahan agar tata kelola pemerintahan berjalan transparan dan akuntabel.

“Upaya pencegahan korupsi harus menjadi gerakan bersama yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan harus berjalan seiring dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik,” kata Fadhlullah.

Ia juga menyoroti program Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) yang dijalankan KPK sebagai instrumen penting dalam memperkuat pencegahan korupsi di daerah.

Menurutnya, program tersebut mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan secara lebih terukur dan sistematis sehingga potensi praktik korupsi dapat diminimalkan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan dan diskusi terkait penguatan pencegahan korupsi di daerah. Sesi itu dipimpin langsung Kepala Satuan Tugas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah I KPK, Harun Hidayat.

Melalui rakor ini, Pemerintah Aceh dan KPK diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di seluruh wilayah Aceh ****

*Ditpolairud Polda Metro Jaya Tebar 300 Ribu Benih Udang Windu di Muaragembong Bekasi*

0

Jakarta, Redaksi.Co – Direktorat Polairud Polda Metro Jaya menebar 300 ribu ekor benih udang windu di kawasan tambak Blok 2, Kampung Bagedor, Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, Selasa (19/5/2026).Penebaran benih udang windu ini menjadi bagian dari penguatan lahan ketahanan pangan sekaligus mendukung ekosistem rantai pasok bahan baku SPPG Polda Metro Jaya.

Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Pol Mustofa memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia turut didampingi tokoh masyarakat setempat, Haji Zaini Sidi.

Kombes Mustofa bersama Haji Zaini Sidi turun langsung ke area tambak untuk menebar benih udang windu. Kegiatan ini menjadi langkah konkret pemanfaatan potensi pesisir agar lebih produktif dan bernilai bagi masyarakat.

Kombes Mustofa mengatakan, wilayah pesisir memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan. Menurutnya, tambak masyarakat dapat menjadi ruang produktif apabila dikelola secara berkelanjutan.

“Kami ingin potensi pesisir ini terus dikembangkan. Penebaran benih udang windu ini bukan hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga diharapkan dapat memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Kombes Mustofa menyebut, program ini juga menjadi bentuk kehadiran Polri dalam mendukung agenda pemerintah di bidang ketahanan pangan, khususnya melalui sektor perikanan dan budidaya tambak.

“Harapannya, benih yang ditebar hari ini dapat tumbuh optimal, menghasilkan panen yang baik, dan menjadi bagian dari rantai pasok pangan yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.