Beranda blog Halaman 154

Bupati dan DPRD Muba Sepakati Perda Perubahan Pajak dan Retribusi Daerah

0

 

Redaksi.co Sekayu, Muba — Pemkab Musi Banyuasin bersama DPRD Kabupaten Muba resmi menyepakati Peraturan Daerah (Perda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan keputusan bersama antara Bupati Muba dan DPRD Kabupaten Muba dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan III Rapat ke-10 yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba, Selasa (2/6/2026). Turut hadir, Wakil Bupati Abdur Rohman Husen, Asisten 1 Setda Muba Ardiansyah, para anggota DPRD, para Kepala OPD.

Rapat paripurna tersebut mengagendakan penyampaian hasil pembahasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang perubahan pajak dan retribusi daerah, dilanjutkan dengan pengambilan keputusan bersama serta penyampaian pendapat akhir Bupati Muba.

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat regulasi daerah di sektor pajak dan retribusi, sekaligus sebagai upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Muba H M Toha Tohet SH menyampaikan bahwa perubahan Perda tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti Surat Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Nomor 900.1.13.1/2437/Keuda tanggal 7 Mei 2026 tentang penyampaian hasil evaluasi Peraturan Daerah Kabupaten Muba Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Selain itu, perubahan regulasi juga dimaksudkan untuk menyesuaikan materi muatan perda dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong peningkatan PAD guna mendukung pembiayaan pembangunan daerah.

“Alhamdulillah, sebelumnya kita telah mendengarkan bersama laporan Bapemperda DPRD Kabupaten Muba terkait hasil pembahasan Raperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah,” ujar Bupati.

Bupati Toha juga menegaskan bahwa perubahan Perda ini merupakan bentuk penyesuaian terhadap dinamika regulasi nasional sekaligus kebutuhan daerah dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan adaptif.

“Kesepakatan ini merupakan bentuk sinergi dan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menghadirkan regulasi yang berpihak pada kepentingan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tegasnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Muba, khususnya Bapemperda, yang telah memberikan perhatian, masukan, saran, serta melakukan pembahasan secara intensif hingga Raperda tersebut dapat disetujui bersama menjadi Peraturan Daerah.

“Pemkab Muba menyampaikan pendapat akhir dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Semoga kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Muba senantiasa terjalin demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Muba,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Muba melalui Wakil Ketua DPRD H Ahmadi SE menilai perubahan regulasi tersebut penting untuk memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan pemungutan pajak dan retribusi daerah, sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan daerah di Kabupaten Muba.

“Semoga dengan disetujui dan ditetapkannya peraturan daerah ini akan memberikan manfaat yang besar bagi pembangunan, peningkatan pelayanan, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Muba, sehingga mampu mewujudkan Muba Maju Lebih Cepat,” ujar Ahmadi.

Dengan disepakatinya Perda ini, lanjutnya “Pemkab Muba diharapkan mampu meningkatkan kemandirian fiskal daerah serta memperkuat pembiayaan pembangunan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Muba,”tandasnya.

(Alam/Tim)

Pastikan Makanan Aman dan Sehat, Sidokkes Polres Purwakarta Gelar Uji Food Safety

0

 

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 ( ℝ𝔼𝔻𝔸𝕂𝕊𝕀.ℂ𝕆 ) – 𝚂𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚔𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚔𝚘𝚗𝚜𝚞𝚖𝚜𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚊𝚖𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝, 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚐𝚒𝚣𝚒, 𝚂𝚒𝚍𝚘𝚔𝚔𝚎𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚂𝚒𝚙𝚛𝚘𝚙𝚊𝚖 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚃𝚒𝚖 𝚂𝚊𝚝𝚞𝚊𝚗 𝙿𝚎𝚕𝚊𝚢𝚊𝚗𝚊𝚗 𝙿𝚎𝚖𝚎𝚗𝚞𝚑𝚊𝚗 𝙶𝚒𝚣𝚒 (𝚂𝙿𝙿𝙶) 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙵𝚘𝚘𝚍 𝚂𝚊𝚏𝚎𝚝𝚢 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙼𝚎𝚝𝚘𝚍𝚎 𝙾𝚛𝚐𝚊𝚗𝚘𝚕𝚎𝚙𝚝𝚒𝚔 𝚍𝚒 𝚂𝙿𝙿𝙶 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙲𝚒𝚠𝚊𝚛𝚎𝚗𝚐, 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚂𝚎𝚕𝚊𝚜𝚊 (2/6/2026).

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚖𝚞𝚕𝚊𝚒 𝚜𝚎𝚓𝚊𝚔 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 07.00 𝚆𝙸𝙱 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚞𝚓𝚞𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚍𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚋𝚞𝚜𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚖𝚎𝚗𝚞𝚑𝚒 𝚜𝚝𝚊𝚗𝚍𝚊𝚛 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚢𝚊𝚔 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚍𝚒𝚔𝚘𝚗𝚜𝚞𝚖𝚜𝚒.

𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗝𝗨𝗚𝗔 : Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kapolres Purwakarta Imbau Masyarakat Jaga Nilai Falsafah Hidup

𝙿𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝚂𝚒𝚍𝚘𝚔𝚔𝚎𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝚂𝚒𝚙𝚛𝚘𝚙𝚊𝚖 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚃𝚒𝚖 𝚂𝙿𝙿𝙶 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚖𝚎𝚝𝚘𝚍𝚎 𝚘𝚛𝚐𝚊𝚗𝚘𝚕𝚎𝚙𝚝𝚒𝚔, 𝚢𝚊𝚒𝚝𝚞 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚞𝚓𝚒𝚊𝚗 𝚔𝚞𝚊𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚍𝚊𝚜𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚌𝚊 𝚒𝚗𝚍𝚎𝚛𝚊 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚕𝚊𝚒 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚐𝚊𝚛𝚊𝚗, 𝚊𝚛𝚘𝚖𝚊, 𝚛𝚊𝚜𝚊, 𝚠𝚊𝚛𝚗𝚊, 𝚝𝚎𝚔𝚜𝚝𝚞𝚛, 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚖𝚙𝚒𝚕𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗.

𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚙𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊, 𝚙𝚎𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚎𝚌𝚎𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚖𝚞𝚕𝚊𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚔𝚞𝚊𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚋𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚔𝚞, 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚘𝚕𝚊𝚑𝚊𝚗, 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚎𝚖𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚜𝚞𝚊𝚒 𝚜𝚝𝚊𝚗𝚍𝚊𝚛 𝚘𝚙𝚎𝚛𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚍𝚞𝚛 (𝚂𝙾𝙿).

𝚂𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚔𝚞 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚐𝚞𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚒𝚑 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚒𝚜𝚒 𝚜𝚎𝚐𝚊𝚛, 𝚙𝚎𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊 𝚔𝚞𝚊𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚕𝚊𝚖𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚞𝚋𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚛𝚊𝚜𝚊, 𝚋𝚊𝚞, 𝚠𝚊𝚛𝚗𝚊, 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚝𝚎𝚔𝚜𝚝𝚞𝚛 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚛𝚞𝚑𝚒 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚜𝚞𝚖𝚜𝚒.

𝙰𝚍𝚊𝚙𝚞𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚞 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚙𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚗𝚊𝚜𝚒 𝚗𝚘𝚛𝚒, 𝚊𝚢𝚊𝚖 𝚢𝚊𝚔𝚒𝚗𝚒𝚔𝚞, 𝚝𝚎𝚖𝚙𝚎 𝚔𝚎𝚌𝚊𝚙, 𝚝𝚞𝚖𝚒𝚜 𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚘𝚕 𝚍𝚊𝚗 𝚠𝚘𝚛𝚝𝚎𝚕, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚋𝚞𝚊𝚑 𝚓𝚎𝚛𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚙𝚎𝚕𝚎𝚗𝚐𝚔𝚊𝚙 𝚔𝚎𝚋𝚞𝚝𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚟𝚒𝚝𝚊𝚖𝚒𝚗.

𝗦𝗜𝗠𝗜𝗟𝗟𝗔𝗥 𝗣𝗢𝗦𝗧 : Pastikan Higienis dan Aman, Sidokkes dan Sipropam Polres Purwakarta Periksa Makanan MBG

𝙳𝚊𝚛𝚒 𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚞 𝚍𝚒𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚒𝚜𝚒 𝚋𝚊𝚒𝚔, 𝚊𝚖𝚊𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚢𝚊𝚔 𝚔𝚘𝚗𝚜𝚞𝚖𝚜𝚒. 𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚙𝚛𝚎𝚟𝚎𝚗𝚝𝚒𝚏 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚎𝚐𝚊𝚑 𝚛𝚒𝚜𝚒𝚔𝚘 𝚐𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗, 𝚔𝚑𝚞𝚜𝚞𝚜𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚙𝚎𝚗𝚌𝚎𝚛𝚗𝚊𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚖𝚙𝚎𝚛𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚊𝚜𝚞𝚙𝚊𝚗 𝚐𝚒𝚣𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚒𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚍𝚊 𝙹𝚊𝚋𝚊𝚛 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊, 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜, 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚖𝚒𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

“𝙿𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚛𝚞𝚝𝚒𝚗 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚜𝚊𝚓𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚎𝚗𝚞𝚑𝚒 𝚜𝚝𝚊𝚗𝚍𝚊𝚛 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚐𝚒𝚣𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚊𝚒𝚔. 𝙸𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚓𝚊𝚠𝚊𝚋 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚎𝚍𝚞𝚕𝚒𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒.

𝙸𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚎𝚕𝚊𝚜𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚖𝚎𝚝𝚘𝚍𝚎 𝚘𝚛𝚐𝚊𝚗𝚘𝚕𝚎𝚙𝚝𝚒𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚝𝚞 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚜𝚎𝚍𝚎𝚛𝚑𝚊𝚗𝚊 𝚗𝚊𝚖𝚞𝚗 𝚎𝚏𝚎𝚔𝚝𝚒𝚏 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚎𝚝𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚔𝚞𝚊𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚎𝚕𝚞𝚖 𝚍𝚒𝚍𝚒𝚜𝚝𝚛𝚒𝚋𝚞𝚜𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝.

  • “𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚔𝚜𝚊𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒, 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚒𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚝𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚑𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚗𝚢𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚗, 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝, 𝚊𝚖𝚊𝚗, 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚐𝚒𝚣𝚒. 𝙺𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚏𝚊𝚔𝚝𝚘𝚛 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚘𝚍𝚞𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝,” 𝚝𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑𝚗𝚢𝚊.

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙵𝚘𝚘𝚍 𝚂𝚊𝚏𝚎𝚝𝚢 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚊𝚕𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚛𝚊𝚗𝚊 𝚎𝚍𝚞𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚞𝚊𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚋𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗, 𝚔𝚎𝚋𝚎𝚛𝚜𝚒𝚑𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚘𝚕𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚛𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚜𝚝𝚊𝚗𝚍𝚊𝚛 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚐𝚞𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚌𝚎𝚐𝚊𝚑 𝚛𝚒𝚜𝚒𝚔𝚘 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚊𝚔𝚒𝚝 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚊𝚜𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗.

“𝙳𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚊𝚠𝚊𝚜𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚎𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚊𝚗, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙 𝚔𝚞𝚊𝚕𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚖𝚊𝚔𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚜𝚊𝚕𝚞𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚜𝚎𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝 𝚘𝚙𝚝𝚒𝚖𝚊𝚕 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚔𝚎𝚜𝚎𝚑𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚗𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚋𝚞𝚝𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚐𝚒𝚣𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝,” 𝚙𝚞𝚗𝚐𝚔𝚊𝚜 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊. (*/𝚂𝙺)

𝚂𝚞𝚖𝚋𝚎𝚛 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Perkuat Sinergi Pengamanan Perbatasan, Pangdam XII/Tpr Terima Audiensi Kakanwil Ditjen Imigrasi Kalbar

0

 

Kubu Raya – Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., menerima kunjungan audiensi dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat, Wahyu Hidayat. Pertemuan silaturahmi ini berlangsung dengan hangat di Lobby Kehormatan Makodam XII/Tpr, Jalan Arteri Alianyang, Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Selasa (2/6/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan sinergi dan koordinasi antar instansi, khususnya dalam menjaga keamanan, pengawasan orang asing, serta penegakan hukum di wilayah perbatasan darat Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menyambut baik kedatangan Kakanwil Ditjen Imigrasi Kalbar beserta jajaran. Pangdam menegaskan bahwa Kodam XII/Tpr berkomitmen penuh untuk mendukung tugas-tugas keimigrasian, terutama melalui Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) yang berada di garda terdepan.

“Kerja sama yang solid antara TNI dan Imigrasi sangat penting dalam meminimalisir potensi pelanggaran hukum di wilayah perbatasan, seperti perlintasan orang secara ilegal maupun penyelundupan. Kita harus terus bertukar informasi dan berkolaborasi di lapangan,” ujar Pangdam.

Sementara itu, Kakanwil Ditjen Imigrasi Kalbar, Wahyu Hidayat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas sambutan hangat dari Pangdam XII/Tpr. Ia berharap melalui audiensi ini, hubungan kerja sama yang telah terjalin baik selama ini dapat semakin ditingkatkan melalui program-program strategis bersama.

“Kami menyadari bahwa pengawasan di sepanjang garis perbatasan Kalbar yang sangat luas tidak dapat dilakukan sendiri oleh Imigrasi. Dukungan dari Kodam XII/Tpr sangat kami butuhkan, khususnya dalam penguatan pengawasan di pos-pos lintas batas maupun jalur-jalur tidak resmi (jalur tikus),” ungkap Wahyu Hidayat. (Pendam XII/Tpr)

Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 05/Pemangkat Panen Jagung Bersama Forkopimcam

0

 

– Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, anggota Babinsa Koramil 05/Pemangkat Kodim 1208/Sambas bersama Forkopimcam melaksanakan kegiatan panen jagung perdana di wilayah Desa Sepadu, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, Selasa (2/6/2026).

  • Kegiatan panen jagung tersebut dilaksanakan bersama unsur Forkopimcam, perangkat desa serta kelompok tani sebagai bentuk sinergitas TNI bersama pemerintah daerah dalam mendukung sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sertu Heri Rismanto Babinsa Koramil 05/Pemangkat mengatakan bahwa keterlibatan TNI khususnya Babinsa di tengah masyarakat merupakan wujud dukungan terhadap para petani agar terus semangat dalam mengelola lahan pertanian guna menjaga ketersediaan pangan di wilayah.

“Melalui kegiatan panen bersama ini diharapkan dapat memberikan motivasi kepada petani untuk terus meningkatkan hasil produksi pertanian, khususnya jagung yang menjadi salah satu komoditas unggulan masyarakat,” ujarnya.

Selain membantu saat panen, Babinsa juga aktif melakukan pendampingan kepada petani mulai dari pengolahan lahan, penanaman hingga masa panen sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap ketahanan pangan nasional.

Camat Semparuk Ibuk Devi Kamalasari S. H mengapresiasi peran aktif Babinsa yang selama ini selalu hadir mendampingi masyarakat, khususnya para petani, sehingga tercipta hubungan yang harmonis serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dengan adanya kegiatan panen jagung bersama tersebut, diharapkan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Pemangkat dapat terus terjaga serta mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Semparuk.

IPMA Pasangkayu Ultimatum Tambang Galian C: Perbaiki Kerusakan Lingkungan atau Ditutup Paksa

0

Redaksi.co PASANGKAYU : Ikatan Pelajar Mahasiswa Pasangkayu (IPMA) melayangkan peringatan keras terhadap seluruh pelaku usaha tambang Galian C yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pasangkayu. IPMA menilai, aktivitas pengerukan material bumi di daerah tersebut sarat pelanggaran lingkungan dan mengabaikan keselamatan warga sekitar.

Sekretaris IPMA Pasangkayu, Munawir, menegaskan bahwa seluruh pemilik usaha Galian C memiliki kewajiban mutlak untuk memelihara kelestarian alam serta menjamin kesehatan dan kesejahteraan masyarakat lingkar tambang. Namun, fakta di lapangan justru menunjukkan kondisi yang bertolak belakang.

“Praktik di lapangan kuat diduga memperlihatkan kelalaian massal dari pihak perusahaan. Mereka mengeruk keuntungan besar, tetapi meninggalkan kehancuran lingkungan bagi masyarakat,” ujar Munawir berang.

Dampak buruk aktivitas tambang ini paling nyata dirasakan oleh warga Desa Bambakoro. Menurut laporan yang diterima IPMA, masyarakat kini harus berhadapan dengan polusi debu yang mengancam kesehatan pernapasan serta akses jalan yang rusak parah dan bergelombang akibat mobilitas kendaraan berat perusahaan.

Kondisi ini memicu kecurigaan besar bahwa dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) serta Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL) milik perusahaan hanya formalitas belaka.

Kami patut mencurigai bahwa pedoman Amdal atau UKL-UPL itu hanya dijadikan pajangan di atas kertas, sama sekali tidak diterapkan dalam aktivitas operasional mereka,” cetus Munawir.

Gerah dengan sikap apatis korporasi dan lambannya respons birokrasi, IPMA Pasangkayu menyatakan siap mengambil langkah radikal. Jika pihak perusahaan tidak segera membenahi prosedur kerjanya, mahasiswa bersama masyarakat mengancam akan turun ke jalan dan menghentikan paksa seluruh aktivitas tambang.

Kami tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas. Jika perusahaan terus lalai dan terbukti menabrak prosedur yang berlaku, kami yang akan turun langsung menutup paksa perusahaan tersebut, bahkan sebelum pemerintah bertindak!” pungkas Munawir dengan nada mengancam. (ZUL)

*KOMPOLNAS RESMI LUNCURKAN KOMPOLNAS AWARDS 2026, APRESIASI KINERJA TERBAIK SATKER POLRI*

0

Jakarta, Redaksi.Co – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) resmi memulai rangkaian pelaksanaan Kompolnas Awards 2026 melalui kegiatan sosialisasi yang digelar di Kantor Kompolnas, Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2026). Program penghargaan tahunan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada satuan kerja Polri yang menunjukkan kinerja terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sekretaris Kompolnas, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Arief Wicaksono Sudiutomo, menjelaskan bahwa Kompolnas Awards 2026 merupakan penyelenggaraan yang kelima sejak pertama kali digelar. Ia menyebut kegiatan ini dilaksanakan bersama jajaran Polri mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda, Polres hingga Polsek di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Komisioner Kompolnas sekaligus Ketua Pelaksna Kompolnas Awards 2026, Irjen Pol. (Purn.) Ida Oetari Poernamasasi, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah penyempurnaan dalam mekanisme penilaian tahun ini. Kategori peserta dibedakan lebih rinci, baik di tingkat Mabes Polri, Polda, Polres maupun Polsek, guna menghasilkan penilaian yang lebih objektif dan proporsional.

Menurut Ida, Kompolnas Awards bertujuan memberikan penghargaan kepada satuan kerja Polri yang memiliki kinerja terbaik sekaligus menjadi motivasi bagi satuan kerja lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kompolnas Awards ini merupakan apresiasi atau penghargaan dari Kompolnas kepada satker Mabes Polri yang sudah berkinerja terbaik. Harapannya dapat memotivasi satker lainnya melalui penerapan best practice sehingga seluruh jajaran Polri dapat terus meningkatkan kinerjanya,” ujar Ida.

Ia menjelaskan, salah satu aspek utama yang menjadi ciri khas penilaian Kompolnas Awards adalah respons satuan kerja terhadap pengaduan masyarakat (dumas) yang diterima Kompolnas, termasuk kecepatan dan kualitas tindak lanjut yang diberikan.

Selain menilai aspek kinerja organisasi, Kompolnas juga akan melakukan proses visitasi lapangan terhadap para nominasi terbaik untuk memastikan kesesuaian data kuantitatif dengan kondisi nyata di lapangan. Penilaian tersebut mengacu pada lima indikator utama atau “5P”, yakni Prosperity, Planet, People, Partnership, dan Peace.

“Kami ingin memastikan bahwa data yang kami nilai pada tahap awal benar-benar tercermin dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Karena itu, tim juri akan melakukan visitasi langsung kepada para nominasi terbaik,” jelasnya.

Tim juri Kompolnas Awards 2026 terdiri dari unsur Kompolnas, Mabes Polri, akademisi, tokoh masyarakat, dan media. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan mampu menghadirkan proses penilaian yang independen, objektif, dan komprehensif.

Kompolnas juga membuka ruang partisipasi publik dengan mengajak masyarakat, akademisi, media, dan berbagai elemen lainnya untuk memberikan masukan terkait satuan kerja Polri yang dinilai memiliki pelayanan terbaik.

“Kami menghimbau masyarakat untuk berkontribusi memberikan masukan mengenai polda, polres, maupun polsek yang dinilai telah memberikan pelayanan terbaik. Ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong Polri semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Ida.

Pelaksanaan Kompolnas Awards 2026 dimulai pada Juni 2026 dan direncanakan mencapai puncaknya melalui malam penganugerahan pada 3 September 2026.

Bupati Tarmizi Resmikan Sejumlah Fasilitas Pelayanan Kesehatan Baru di RSU Cut Nyak Dien Meulaboh

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil, SH meresmikan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Selasa,2/6/2026

Peresmian yang berlangsung di halaman RSUD Cut Nyak Dhien tersebut meliputi penggunaan gedung baru dan Kamar Rawat Inap Standar (KRIS), penambahan alat Hemodialisa (HD), alat bantu CT Scan dan Mammography, mesin generator oksigen sentral, serta launching pemberlakuan jam besuk bagi pasien.

Bupati Tarmizi mengatakan bahwa salah satu tantangan terbesar yang dihadapi sektor kesehatan saat ini adalah keterbatasan ruang rawat inap. Tingginya jumlah pasien yang berobat ke RSUD Cut Nyak Dhien tidak hanya berasal dari Aceh Barat, tetapi juga dari Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Jaya.

“Kekurangan kamar rawat inap menjadi tantangan yang harus segera kita jawab. Karena itu, hari ini kita meresmikan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas layanan kepada masyarakat,” ujar Tarmizi.

Ia menjelaskan, penambahan ruang dan tempat tidur pasien juga berdampak positif terhadap kebutuhan tenaga kesehatan. Dengan bertambahnya fasilitas pelayanan, sejumlah tenaga PPPK yang sebelumnya direncanakan untuk diberhentikan kini tetap dapat dipertahankan untuk mendukung operasional rumah sakit.

Selain itu, RSUD Cut Nyak Dhien kini memiliki fasilitas toilet berstandar modern yang dirancang menyerupai fasilitas di bandara internasional, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi pasien dan keluarga yang berkunjung.

Kemajuan lainnya adalah kemampuan rumah sakit memproduksi gas medis secara mandiri melalui generator oksigen sentral. Dengan sistem ini, distribusi oksigen tidak lagi menggunakan tabung yang harus didorong ke setiap ruangan, melainkan langsung disalurkan melalui jaringan pipa ke ruang perawatan pasien.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menjelaskan pentingnya penerapan jam besuk bagi keluarga pasien. Menurutnya, pembatasan jam kunjungan bukan untuk membatasi silaturahmi, melainkan demi mendukung proses pemulihan pasien.

“Pasien membutuhkan waktu istirahat yang cukup. Karena itu kami berharap masyarakat dapat memahami kebijakan jam besuk ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” katanya.

Disisi lain, Tarmizi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Barat saat ini memfokuskan pembangunan pada dua sektor dasar, yaitu pendidikan dan kesehatan. Di bidang pendidikan, pemerintah terus berupaya meningkatkan kapasitas guru agar mampu menghasilkan generasi yang lebih berkualitas dan memiliki daya saing global, termasuk penguasaan bahasa asing seperti Bahasa Jepang.

Sementara di sektor kesehatan, ia menyoroti meningkatnya jumlah pasien yang datang berobat akibat pola konsumsi masyarakat yang kurang sehat. Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi gula, tepung, santan, minyak goreng, serta penyedap makanan menjadi salah satu faktor meningkatnya berbagai penyakit tidak menular.

Kondisi tersebut, lanjutnya, diperparah oleh masih banyaknya masyarakat yang melakukan pengobatan sendiri tanpa konsultasi atau resep dokter.

“Karena itu saya mengajak masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan di puskesmas terdekat. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” tegasnya.

Bupati Tarmizi juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik seperti berolahraga, bersepeda, dan mengikuti kegiatan Car Free Day yang rutin digelar pemerintah daerah.

Tarmizi berharap RSUD Cut Nyak Dhien terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan tata kelola yang sehat dan profesional.
“Rumah sakit harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan dikelola secara baik, termasuk menjaga agar tidak terbebani oleh hutang yang dapat mengganggu pelayanan kesehatan,” pungkasnya.****

Bupati Resmikan Sejumlah Fasilitas Pelayanan Kesehatan Baru di RSU Cut Nyak Dien Meulaboh

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, MM bersama Wakil Bupati Said Fadheil, SH meresmikan sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Selasa, 2/6/2026

Peresmian yang berlangsung di halaman RSUD Cut Nyak Dhien tersebut meliputi penggunaan gedung baru dan Kamar Rawat Inap Standar (KRIS), penambahan alat Hemodialisa (HD), alat bantu CT Scan dan Mammography, mesin generator oksigen sentral, serta launching pemberlakuan jam besuk bagi pasien.

Bupati Tarmizi mengatakan bahwa salah satu tantangan terbesar yang dihadapi sektor kesehatan saat ini adalah keterbatasan ruang rawat inap. Tingginya jumlah pasien yang berobat ke RSUD Cut Nyak Dhien tidak hanya berasal dari Aceh Barat, tetapi juga dari Kabupaten Nagan Raya dan Aceh Jaya.

“Kekurangan kamar rawat inap menjadi tantangan yang harus segera kita jawab. Karena itu, hari ini kita meresmikan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas layanan kepada masyarakat,” ujar Tarmizi.

Ia menjelaskan, penambahan ruang dan tempat tidur pasien juga berdampak positif terhadap kebutuhan tenaga kesehatan. Dengan bertambahnya fasilitas pelayanan, sejumlah tenaga PPPK yang sebelumnya direncanakan untuk diberhentikan kini tetap dapat dipertahankan untuk mendukung operasional rumah sakit.

Selain itu, RSUD Cut Nyak Dhien kini memiliki fasilitas toilet berstandar modern yang dirancang menyerupai fasilitas di bandara internasional, sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi pasien dan keluarga yang berkunjung.

Kemajuan lainnya adalah kemampuan rumah sakit memproduksi gas medis secara mandiri melalui generator oksigen sentral. Dengan sistem ini, distribusi oksigen tidak lagi menggunakan tabung yang harus didorong ke setiap ruangan, melainkan langsung disalurkan melalui jaringan pipa ke ruang perawatan pasien.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menjelaskan pentingnya penerapan jam besuk bagi keluarga pasien. Menurutnya, pembatasan jam kunjungan bukan untuk membatasi silaturahmi, melainkan demi mendukung proses pemulihan pasien

“Pasien membutuhkan waktu istirahat yang cukup. Karena itu kami berharap masyarakat dapat memahami kebijakan jam besuk ini sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” katanya.

Disisi lain, Tarmizi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Barat saat ini memfokuskan pembangunan pada dua sektor dasar, yaitu pendidikan dan kesehatan. Di bidang pendidikan, pemerintah terus berupaya meningkatkan kapasitas guru agar mampu menghasilkan generasi yang lebih berkualitas dan memiliki daya saing global, termasuk penguasaan bahasa asing seperti Bahasa Jepang.

Sementara di sektor kesehatan, ia menyoroti meningkatnya jumlah pasien yang datang berobat akibat pola konsumsi masyarakat yang kurang sehat. Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi gula, tepung, santan, minyak goreng, serta penyedap makanan menjadi salah satu faktor meningkatnya berbagai penyakit tidak menular.

Kondisi tersebut, lanjutnya, diperparah oleh masih banyaknya masyarakat yang melakukan pengobatan sendiri tanpa konsultasi atau resep dokter.

“Karena itu saya mengajak masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan di puskesmas terdekat. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” tegasnya.

Bupati Tarmizi juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik seperti berolahraga, bersepeda, dan mengikuti kegiatan Car Free Day yang rutin digelar pemerintah daerah.

Tarmizi berharap RSUD Cut Nyak Dhien terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan tata kelola yang sehat dan profesional.
“Rumah sakit harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan dikelola secara baik, termasuk menjaga agar tidak terbebani oleh hutang yang dapat mengganggu pelayanan kesehatan,” pungkasnya****

Kades Perampuan Bantah Isu Sweeping, Minta Warga Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi

0

Kades Perampuan Bantah Isu Sweeping, Minta Warga Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi

Lombok Barat, Redaksi.co – Kepala Desa Perampuan, H. Zubaidi, S.Ag., M.Pd.I., memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi di sejumlah grup WhatsApp, Facebook, dan media sosial lainnya mengenai dugaan sweeping warga hingga penebasan secara membabi buta yang disebut terjadi di wilayah Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.

Menurut H. Zubaidi, informasi yang beredar tersebut perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan keresahan di tengah masyarakat. Ia meminta warga untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum adanya hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian.

Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Mari kita menunggu hasil penyelidikan dan keterangan resmi dari aparat penegak hukum,” ujar H. Zubaidi.

Ia menjelaskan bahwa pria berinisial U yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut diketahui merupakan warga Dusun Yamarai, Desa Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.

Menurutnya, sejumlah informasi yang beredar di media sosial terkait adanya sweeping warga maupun penebasan secara membabi buta perlu disikapi secara bijak dan tidak dijadikan dasar untuk membentuk opini sebelum fakta-fakta hukum terungkap secara utuh.

Kami menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Biarkan aparat bekerja secara profesional untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi,” katanya.

Pemerintah Desa Perampuan, lanjut H. Zubaidi, mendukung penuh proses penyelidikan yang sedang dilakukan aparat kepolisian dan berharap seluruh pihak dapat menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya karena dapat memicu kesalahpahaman serta memperkeruh suasana di tengah masyarakat.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang, menjaga persatuan, dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Jangan sampai muncul informasi yang justru memperkeruh keadaan sebelum ada hasil penyelidikan resmi,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. Masyarakat diminta menunggu hasil penyelidikan resmi guna memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Reporter: Abach Uhel
Redaksi.co

*Respons Cepat Polda Metro Jaya saat Kebakaran Pasar Jiung, Warga Dievakuasi dan Dibantu Selamatkan Barang*

0

Jakarta , Redaksi.Co- Polda Metro Jaya mengerahkan personel dari Polres Metro Jakarta Pusat, Direktorat Samapta, dan Satbrimob untuk membantu proses penanganan kebakaran yang terjadi di kawasan Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan personel kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran yang terjadi pada Senin (1/6/2026) malam.

“Begitu menerima informasi adanya kebakaran di Pasar Jiung Kemayoran, personel dari Polres Metro Jakarta Pusat, Direktorat Samapta, dan Satbrimob Polda Metro Jaya langsung menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman, pengamanan area, serta evakuasi warga,” kata Kombes Budi dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung mengatakan personel Polres Metro Jakarta Pusat juga turut membantu proses evakuasi warga terdampak kebakaran. Anggota di lapangan membantu warga, termasuk kelompok rentan, untuk keluar dari area berbahaya serta membantu memindahkan barang-barang berharga milik warga ke lokasi yang lebih aman guna mencegah kerusakan maupun kehilangan selama proses pemadaman berlangsung.

“Anggota juga membantu memastikan jalur evakuasi tetap steril serta mengantisipasi masyarakat yang tidak berkepentingan masuk ke area kebakaran demi keselamatan bersama,” ujar Kombes Reynold.

Di sisi lain, Ditsamapta Polda Metro Jaya dan personel Satbrimob Polda Metro Jaya turut membantu petugas pemadam kebakaran dalam penanganan di lokasi sekaligus membantu proses evakuasi warga terdampak.

Sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api yang melanda kawasan Pasar Jiung. Petugas gabungan terus bekerja melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik.

Menurut Kombes Budi, kehadiran personel kepolisian di lokasi merupakan bentuk respons cepat Polri dalam membantu masyarakat yang menghadapi situasi darurat.

“Kami akan terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam penanganan bencana maupun keadaan darurat lainnya. Sinergi seluruh pihak di lapangan sangat penting agar penanganan dapat berjalan cepat dan efektif,” tuturnya.

Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah potensi kebakaran. Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi layanan darurat Call Center 110 yang siaga selama 24 jam.