Beranda blog Halaman 133

Kodam XII/Tpr Amankan 21,4 Kg Sabu Skla Besar dan Serahkan WNA Malaysia ke BNNP Kalbar

0

 

Pontianak– Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si, diwakili Danrem 121/Abw, Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., menyerahkan 21.4 Kilogram Narkotika jenis sabu dan satu orang terduga pelaku warga Malaysia ke Kepala BNN Provinsi Kalimantan Barat, Brigjen Pol. Totok Lisdiarto, S.I.K., S.H., M.H. Penyerahan berlangsung di Mapomdam XII/Tpr, pada Kamis (11/6/2026).

Narkotika golongan I seberat 21,4 kilogram tersebut merupakan hasil penggagalan penyelundupan oleh Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad saat melaksanakan ambush di jalur tidak resmi (jalur tikus) sektor kanan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Sanggau, Kalimantan Barat, pada Rabu (10/6/2026) malam.

Dalam patroli senyap tersebut, personel Pos Kotis Gabma Entikong yang dipimpin Pasiops Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad, Kapten Arh Rino Pambudi, S.Tr.(Han)., berhasil mengamankan seorang warga negara asing (WNA) asal Johor, Malaysia, berinisial MO (66). Pelaku kedapatan membawa 20 paket narkotika yang dikemas rapi dalam bungkus Teh China berwarna hijau demi mengelabui petugas.

Dalam sambutannya, Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi menyampaikan bahwa tersangka beserta seluruh barang bukti diserahkan sepenuhnya kepada BNNP Kalbar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Atas keberhasilan ini, Bapak Pangdam XII/Tpr menyampaikan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para prajurit dan seluruh instansi terkait yang bertugas di lapangan. Beliau juga menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata kedekatan TNI dan warga perbatasan dalam menjalin komunikasi sosial, sehingga sinergi informasi dapat terwujud dengan sangat baik,” ujar Danrem 121/Abw menutup rilisnya.

Langkah tegas ini menjadi bukti nyata bahwa penjagaan di lini batas negara, khususnya di wilayah Kalimantan Barat, terus diperketat demi membentengi bangsa dari ancaman bahaya Narkoba. (Pendam XII/Tpr)

Aksi PMII Guncang Kantor Bupati Mamuju, Demo Sampah Berujung Bentrok Dengan Aparat

0

Redaksi.co MAMUJU : Aksi unjuk rasa yang digelar kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju di depan Kantor Bupati Mamuju, Kamis, berlangsung panas dan berakhir ricuh. Demonstrasi yang menyoroti buruknya penanganan sampah di Kabupaten Mamuju itu berubah menjadi bentrokan antara massa aksi dengan aparat kepolisian serta personel Satpol PP yang berjaga di lokasi.

Ratusan mahasiswa turun ke jalan membawa tuntutan agar Pemerintah Kabupaten Mamuju segera mengambil langkah nyata dan terukur dalam mengatasi persoalan sampah yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Mereka menilai sistem pengangkutan dan pengelolaan sampah yang ada saat ini tidak berjalan efektif sehingga memicu penumpukan sampah di berbagai titik.

Dalam orasinya, massa mendesak Bupati Mamuju dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk tidak lagi sekadar memberikan janji, melainkan menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat yang setiap hari menghadapi persoalan sampah.

Situasi mulai memanas ketika massa aksi berupaya mendekati area kantor bupati untuk menyampaikan tuntutan secara langsung kepada pemerintah daerah. Aparat keamanan yang berjaga berusaha menghalau pergerakan massa guna menjaga ketertiban di kawasan kantor pemerintahan.

Ketegangan memuncak saat terjadi aksi saling dorong antara demonstran dan petugas. Bentrokan pun tak terhindarkan. Sejumlah mahasiswa dan aparat terlihat terlibat tarik-menarik di tengah suasana yang semakin memanas.

Menurut keterangan massa aksi, insiden tersebut dipicu ketika aparat kepolisian berusaha memadamkan api dari ban bekas yang dibakar peserta demonstrasi sebagai simbol protes terhadap lambannya penanganan sampah di daerah tersebut.

Meski sempat berlangsung tegang, aksi akhirnya berlanjut melalui proses audiensi. Dalam pertemuan tersebut, Asisten II Pemerintah Kabupaten Mamuju bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan yang diberi kewenangan menemui massa aksi menyampaikan komitmen untuk meneruskan tuntutan mahasiswa kepada Bupati Mamuju.

Pemerintah daerah juga disebut akan memfasilitasi pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang mempertemukan PMII dengan Bupati Mamuju guna membahas secara khusus persoalan penanganan sampah di daerah itu.

Koordinator Lapangan Aksi PMII Cabang Mamuju, M. Defry S, menegaskan bahwa pihaknya berharap komitmen tersebut tidak berhenti pada janji semata.

Kami berharap ini bukan hanya janji. Penanganan sampah di Kabupaten Mamuju saat ini sangat tidak efektif. Armada pengangkutan sampah yang terbatas menyebabkan penumpukan di berbagai wilayah dan pelayanan pengangkutan belum maksimal di 11 kecamatan,” tegasnya.

PMII menilai persoalan sampah telah menjadi masalah serius yang membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah daerah. Mereka memastikan akan terus mengawal komitmen yang telah disampaikan dalam audiensi hingga menghasilkan langkah nyata bagi masyarakat.

Aksi yang berakhir ricuh tersebut menjadi peringatan keras bagi Pemerintah Kabupaten Mamuju bahwa persoalan sampah kini bukan lagi sekadar isu kebersihan, melainkan telah berkembang menjadi tuntutan publik yang mendesak untuk segera diselesaikan. (ZUL)

Personel Polres Pulau Morotai Raih Medali Emas Porprov V Maluku Utara 2026  

0

REDAKSI.CO – Sebuah prestasi membanggakan kembali diraih oleh personel Kepolisian Resor Pulau Morotai. Bripda Diki Candra Dalawir, salah seorang anggota Polres Pulau Morotai, berhasil menyabet Medali Emas (Juara I) dalam cabang olahraga Wushu Sanda Kelas 60 Kg Putra Senior pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Maluku Utara ke-V Tahun 2026 yang berlangsung di Kabupaten Halmahera Utara, Rabu (10/6) kemarin.

Dalam pertandingan final, Bripda Diki tampil maksimal dan keluar sebagai juara pertama. Adapun juara kedua diraih oleh kontingen Kabupaten Halmahera Utara, sementara juara ketiga bersama diraih oleh kontingen Kota Ternate dan Kabupaten Kepulauan Sula.

Prestasi yang diukir Bripda Diki tidak diraih secara instan, melainkan merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, dan dedikasi tinggi melalui latihan yang konsisten. Sebelum bertanding di cabang Wushu Sanda, ia terlebih dahulu mengikuti Kejuaraan Daerah (Kejurda) Muaythai Tahun 2025 di Kota Ternate dan berhasil meraih Juara III sekaligus membawa pulang medali perunggu.

Berkat pengalaman tersebut, potensi Bripda Diki kemudian dilirik oleh pelatih Wushu Morotai, Wahda Usman, untuk mengikuti pembinaan dan latihan intensif dalam rangka persiapan menghadapi PORPROV Maluku Utara Tahun 2026. Dengan penuh semangat dan komitmen tinggi, Bripda Diki menjalani latihan di sela-sela waktu senggang maupun setelah melaksanakan tugas piket. Bahkan, ia rela menempuh perjalanan dari Wayabula menuju Daruba demi mengikuti program latihan secara maksimal.

Dalam keterangannya, Bripda Diki Candra Dalawir menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolres Pulau Morotai atas dukungan serta kesempatan yang diberikan sehingga dirinya dapat tampil maksimal dan berhasil meraih medali emas.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres Pulau Morotai yang telah memberikan kesempatan dan dukungan penuh kepada saya untuk mengikuti latihan dan bertanding, sehingga saya bisa memberikan hasil terbaik bagi Morotai dan institusi Polri,” ujar Bripda Diki.

Sementara itu, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Pulau Morotai, Ipda Muh. Yusuf Kasim, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa prestasi yang diraih Bripda Diki merupakan kebanggaan besar bagi keluarga besar Polres Pulau Morotai dan diharapkan dapat menjadi motivasi positif bagi seluruh personel lainnya.

“Keberhasilan anggota kami dalam meraih medali emas pada ajang PORPROV Maluku Utara Tahun 2026 ini sangat membanggakan. Kami berharap hal ini dapat memotivasi seluruh anggota Polres Pulau Morotai untuk terus mengembangkan potensi serta mengukir prestasi positif, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional,” jelas Kasi Humas.

Di tempat terpisah, Kapolres Pulau Morotai, AKBP drh. Dedi Wijayanto, memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas capaian yang diraih oleh Bripda Diki Candra Dalawir. Kapolres berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polres Pulau Morotai agar terus berprestasi, baik di bidang olahraga, seni, maupun kemampuan lainnya yang membawa nama baik institusi dan daerah.

“Saya sangat mengapresiasi prestasi yang diraih Bripda Diki Candra Dalawir. Semoga keberhasilan ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh personel Polres Pulau Morotai untuk terus berkarya dan mengukir prestasi gemilang di berbagai bidang,” ujar Kapolres.

Dengan torehan prestasi ini, Polres Pulau Morotai kembali membuktikan bahwa anggota Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga mampu menjadi teladan melalui prestasi dan dedikasi positif demi mengharumkan nama institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

TAMBANG BANCAR TERUS JADI PERDEBATAN, NAMA SANTOSO DAN SISKA KEMBALI DISEBUT: SAMPAI KAPAN PUBLIK MENUNGGU

0

TUBAN – Polemik aktivitas tambang pasir silika di wilayah Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, kembali mengemuka.

Nama Santoso dan Siska kembali disebut dalam berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat, sementara kepastian mengenai status aktivitas yang menjadi sorotan tersebut masih terus ditunggu publik.

Berbulan-bulan isu ini bergulir, namun pertanyaan mendasar yang muncul di tengah masyarakat belum juga mendapatkan jawaban yang dianggap memadai.

Publik mempertanyakan sejauh mana hasil pengawasan, verifikasi lapangan, maupun pemeriksaan administrasi yang telah dilakukan oleh instansi berwenang terhadap aktivitas yang menjadi perhatian tersebut.
Sorotan masyarakat kini tidak hanya tertuju pada aktivitas tambang yang dipersoalkan.

Perhatian publik juga mengarah pada transparansi proses pengawasan dan keterbukaan informasi yang seharusnya menjadi bagian dari akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya alam.


Semakin lama polemik ini berlangsung tanpa kejelasan yang dapat diverifikasi, semakin besar pula pertanyaan yang muncul.

Apakah seluruh dokumen yang berkaitan dengan aktivitas tersebut telah diperiksa secara menyeluruh?

Apakah hasil pemeriksaan lapangan telah menghasilkan kesimpulan yang jelas?

Dan jika proses pengawasan telah dilakukan, mengapa publik masih menunggu informasi yang lebih terbuka mengenai hasilnya?

Dalam konteks hukum, apabila ditemukan kegiatan pertambangan tanpa izin, maka ketentuannya diatur dalam Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Mineral dan Batubara.

Apabila ditemukan dampak terhadap lingkungan hidup, maka ketentuan Pasal 98, Pasal 99, dan Pasal 109 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dapat menjadi dasar penegakan hukum sesuai hasil penyelidikan dan pembuktian.

Jika terdapat persoalan terkait penggunaan maupun distribusi BBM yang tidak sesuai ketentuan, maka dapat berkaitan dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, apabila unsur-unsur pelanggarannya terbukti melalui proses hukum yang berlaku.

Di sisi lain, hak masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan penanganan persoalan yang menyangkut kepentingan publik dijamin dalam Pasal 7 dan Pasal 11 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Bahkan Pasal 52 UU KIP mengatur konsekuensi hukum bagi pihak yang dengan sengaja tidak memberikan informasi publik yang wajib tersedia sesuai ketentuan perundang-undangan.

Kini masyarakat menunggu kepastian yang selama ini menjadi tanda tanya.

Jika aktivitas yang menjadi sorotan telah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, maka publik berhak mengetahui dasar dan hasil pemeriksaannya.

Sebaliknya, apabila masih terdapat persoalan yang memerlukan pendalaman, masyarakat juga berhak mengetahui sejauh mana proses tersebut berjalan.

Karena dalam isu yang menyangkut sumber daya alam dan kepentingan masyarakat luas, yang dibutuhkan bukan sekadar perdebatan yang terus berulang.

Yang ditunggu publik adalah keterbukaan, hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan, serta kepastian hukum yang mampu menjawab berbagai pertanyaan yang selama ini terus bergema di ruang publik.

Polsek Jatiluhur Tempuh Jalan Damai Selesaikan Perkelahian Anak yang Viral

0

 

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 ( ℝ𝔼𝔻𝔸𝕂𝕊𝕀.ℂ𝕆 ) – 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚐𝚎𝚛𝚊𝚔 𝚌𝚎𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚍𝚊𝚔𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚒 𝚒𝚗𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚟𝚒𝚛𝚊𝚕 𝚍𝚒 𝚖𝚎𝚍𝚒𝚊 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝 𝚙𝚎𝚛𝚔𝚎𝚕𝚊𝚑𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚞𝚊 𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚍𝚒 𝙺𝚊𝚖𝚙𝚞𝚗𝚐 𝙲𝚒𝚓𝚊𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝, 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝙲𝚒𝚜𝚊𝚕𝚊𝚍𝚊, 𝙺𝚎𝚌𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛, 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊. 

𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚘𝚋𝚕𝚎𝚖 𝚜𝚘𝚕𝚟𝚒𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚞𝚜𝚢𝚊𝚠𝚊𝚛𝚊𝚑 𝚔𝚎𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊𝚊𝚗, 𝚙𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚙𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚜𝚊𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝 𝚔𝚎 𝚙𝚛𝚘𝚜𝚎𝚜 𝚑𝚞𝚔𝚞𝚖.

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚎𝚜𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝙼𝚊𝚙𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚁𝚊𝚋𝚞 (10/6/2026) 𝚜𝚎𝚔𝚒𝚝𝚊𝚛 𝚙𝚞𝚔𝚞𝚕 19.00 𝚆𝙸𝙱 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚍𝚞𝚊 𝚋𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚙𝚒𝚑𝚊𝚔, 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑 𝚍𝚎𝚜𝚊, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚓𝚊𝚓𝚊𝚛𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚙𝚘𝚕𝚒𝚜𝚒𝚊𝚗.

𝙱𝚎𝚛𝚍𝚊𝚜𝚊𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚔𝚕𝚊𝚛𝚒𝚏𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒, 𝚙𝚎𝚛𝚒𝚜𝚝𝚒𝚠𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚜𝚎𝚋𝚎𝚗𝚊𝚛𝚗𝚢𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝙼𝚊𝚛𝚎𝚝 2026 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚋𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚞𝚊 𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚋𝚎𝚛𝚞𝚜𝚒𝚊 11 𝚝𝚊𝚑𝚞𝚗, 𝚢𝚊𝚔𝚗𝚒 𝙰𝚝𝚊𝚕𝚊𝚑 𝙳𝚒𝚛𝚐𝚊 𝚂𝚊𝚙𝚞𝚝𝚛𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚁𝚎𝚣𝚔𝚒 𝙰𝚍𝚑𝚒𝚝𝚒𝚊.

𝔹𝔸ℂ𝔸 𝕁𝕌𝔾𝔸 : Polres Purwakarta Dukung Penataan KJA untuk Kelestarian Waduk Jatiluhur

𝙿𝚎𝚛𝚜𝚎𝚕𝚒𝚜𝚒𝚑𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚜𝚊𝚊𝚝 𝚒𝚝𝚞 𝚋𝚎𝚛𝚞𝚓𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚛𝚔𝚎𝚕𝚊𝚑𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝 𝚍𝚒𝚛𝚎𝚔𝚊𝚖 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚜𝚎𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚛𝚎𝚖𝚊𝚓𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚞𝚜𝚒𝚊 15 𝚝𝚊𝚑𝚞𝚗. 𝚃𝚒𝚐𝚊 𝚑𝚊𝚛𝚒 𝚜𝚎𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚔𝚎𝚓𝚊𝚍𝚒𝚊𝚗, 𝚔𝚎𝚍𝚞𝚊 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚞𝚜𝚢𝚊𝚠𝚊𝚛𝚊𝚑 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚙𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚎𝚜𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚔𝚎𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊𝚊𝚗 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚕𝚒𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚊𝚏𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚗𝚝𝚞𝚝 𝚙𝚒𝚑𝚊𝚔 𝚖𝚊𝚗𝚊 𝚙𝚞𝚗.

𝙽𝚊𝚖𝚞𝚗, 𝚛𝚎𝚔𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚒𝚜𝚝𝚒𝚠𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚕𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚎𝚍𝚊𝚛 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚟𝚒𝚛𝚊𝚕 𝚍𝚒 𝚖𝚎𝚍𝚒𝚊 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚙𝚊𝚍𝚊 𝙹𝚞𝚗𝚒 2026 𝚜𝚎𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚖𝚋𝚞𝚕𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚊𝚙𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

𝙼𝚎𝚗𝚒𝚗𝚍𝚊𝚔𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚒 𝚑𝚊𝚕 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝, 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛 𝚜𝚎𝚐𝚎𝚛𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚞𝚗𝚍𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚕𝚞𝚛𝚞𝚑 𝚙𝚒𝚑𝚊𝚔 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝 𝚐𝚞𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚕𝚊𝚛𝚒𝚏𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚊𝚝 𝚜𝚞𝚛𝚊𝚝 𝚙𝚎𝚛𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚎𝚕𝚎𝚜𝚊𝚒 𝚜𝚎𝚓𝚊𝚔 𝚝𝚒𝚐𝚊 𝚋𝚞𝚕𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚕𝚞.

𝙼𝚞𝚜𝚢𝚊𝚠𝚊𝚛𝚊𝚑 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚙𝚒𝚖𝚙𝚒𝚗 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛, 𝙺𝚘𝚖𝚙𝚘𝚕 𝙰. 𝙰𝚋𝚍𝚞𝚕 𝙺𝚘𝚍𝚒𝚛, 𝚂.𝙰𝚐., 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚒 𝙺𝚎𝚙𝚊𝚕𝚊 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝙲𝚒𝚜𝚊𝚕𝚊𝚍𝚊 𝚄𝚗𝚊𝚗𝚐, 𝚂𝚎𝚔𝚛𝚎𝚝𝚊𝚛𝚒𝚜 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝙲𝚒𝚜𝚊𝚕𝚊𝚍𝚊 𝚈𝚞𝚍𝚊 𝙰𝚗𝚍𝚒𝚔𝚊, 𝚔𝚎𝚍𝚞𝚊 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚞𝚊 𝚊𝚗𝚊𝚔 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚕𝚒𝚋𝚊𝚝, 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊, 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜, 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚎𝚜𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚎𝚔𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚛𝚎𝚜𝚝𝚘𝚛𝚊𝚝𝚒𝚟𝚎 𝚓𝚞𝚜𝚝𝚒𝚌𝚎 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚘𝚋𝚕𝚎𝚖 𝚜𝚘𝚕𝚟𝚒𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚝𝚞 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚔𝚎𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚞𝚜𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

“𝚂𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚙𝚎𝚛𝚖𝚊𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚍𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚑𝚊𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚒𝚜𝚒𝚔𝚊𝚙𝚒 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚋𝚒𝚓𝚊𝚔 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚛𝚘𝚙𝚘𝚛𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕. 𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚊𝚜𝚞𝚜 𝚒𝚗𝚒, 𝚔𝚎𝚍𝚞𝚊 𝚔𝚎𝚕𝚞𝚊𝚛𝚐𝚊 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚎𝚜𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚖𝚞𝚜𝚢𝚊𝚠𝚊𝚛𝚊𝚑 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚊𝚕𝚒𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚊𝚏𝚔𝚊𝚗. 𝙺𝚊𝚖𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚖𝚋𝚊𝚞 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚖𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚝𝚎𝚛𝚙𝚊𝚗𝚌𝚒𝚗𝚐 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚒𝚗𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚎𝚍𝚊𝚛 𝚍𝚒 𝚖𝚎𝚍𝚒𝚊 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚝𝚊𝚑𝚞𝚒 𝚏𝚊𝚔𝚝𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚋𝚎𝚗𝚊𝚛𝚗𝚢𝚊,” 𝚞𝚓𝚊𝚛 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒.

𝙸𝚊 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚒𝚗𝚐𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑 𝚋𝚒𝚓𝚊𝚔 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚍𝚒𝚊 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚎𝚋𝚊𝚛𝚕𝚞𝚊𝚜𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚝𝚎𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚖𝚋𝚞𝚕𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑𝚙𝚊𝚑𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚊𝚝𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚔𝚎𝚛𝚎𝚜𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝.

“𝙺𝚊𝚖𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚓𝚊𝚔 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚍𝚎𝚙𝚊𝚗𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚋𝚊𝚢𝚞𝚗 𝚊𝚝𝚊𝚞 𝚔𝚕𝚊𝚛𝚒𝚏𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚜𝚎𝚋𝚎𝚕𝚞𝚖 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚊𝚐𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒. 𝙱𝚒𝚓𝚊𝚔 𝚋𝚎𝚛𝚖𝚎𝚍𝚒𝚊 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚞𝚙𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚊𝚖𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚝𝚒𝚋𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊,” 𝚝𝚊𝚖𝚋𝚊𝚑𝚗𝚢𝚊.

𝙳𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚊𝚍𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚔𝚕𝚊𝚛𝚒𝚏𝚒𝚔𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚊𝚗 𝚜𝚞𝚛𝚊𝚝 𝚙𝚎𝚛𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝, 𝚜𝚒𝚝𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚍𝚒 𝚕𝚒𝚗𝚐𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝙲𝚒𝚜𝚊𝚕𝚊𝚍𝚊 𝚝𝚎𝚝𝚊𝚙 𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚞𝚜𝚒𝚏. 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙹𝚊𝚝𝚒𝚕𝚞𝚑𝚞𝚛 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙 𝚙𝚎𝚛𝚒𝚜𝚝𝚒𝚠𝚊 𝚒𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚙𝚎𝚖𝚋𝚎𝚕𝚊𝚓𝚊𝚛𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚎𝚕𝚎𝚜𝚊𝚒𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚍𝚒𝚊𝚕𝚘𝚐, 𝚖𝚞𝚜𝚢𝚊𝚠𝚊𝚛𝚊𝚑, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚊𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚍𝚒𝚊 𝚜𝚘𝚜𝚒𝚊𝚕 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚐𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚓𝚊𝚠𝚊𝚋. (*/𝚂𝙺)

𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

Bupati Mamuju Sambut Kepulangan Jemaah Haji 1447 H: “Jadilah Influencer Kebaikan bagi Masyarakat”

0

Redaksi.co MAMUJU : Suasana haru, syukur, dan kebahagiaan menyelimuti acara Penerimaan Jemaah Haji Kabupaten Mamuju Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di rumah adat Mamuju, Rabu (10/6). Ratusan keluarga dan masyarakat menyambut hangat kepulangan para tamu Allah yang telah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, SH., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan selamat. Ia mengaku suasana malam penerimaan jemaah haji kali ini terasa berbeda karena dipenuhi aura spiritual dan kebahagiaan yang mendalam.

Beberapa minggu lalu kami melepas Bapak dan Ibu sekalian dengan doa dan harapan terbaik. Hari ini, Alhamdulillah, Allah SWT mempertemukan kita kembali dalam keadaan sehat wal afiat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Mamuju dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat datang kembali di kampung halaman tercinta,” ujar Sutinah.

Menurutnya, ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik atau pemenuhan rukun Islam kelima, melainkan perjalanan spiritual yang mampu mengubah cara pandang dan kualitas kehidupan seseorang.

Para jemaah, lanjutnya, telah melewati berbagai momen sakral mulai dari wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah dan Mina, hingga melaksanakan tawaf di Masjidil Haram. Pengalaman tersebut menjadi proses penyucian diri yang menyatukan seluruh umat Islam tanpa memandang status sosial maupun jabatan.

Di hadapan Allah SWT tidak ada perbedaan. Tidak ada jabatan, tidak ada sekat. Semua sama sebagai hamba-Nya. Saya melihat wajah-wajah yang kembali dari Tanah Suci memancarkan ketenangan. Inilah glow up yang sesungguhnya, yaitu glow up iman dan spiritual,” katanya disambut tepuk tangan hadirin.

Namun demikian, Bupati menegaskan bahwa tantangan sebenarnya justru dimulai setelah para jemaah kembali ke tengah masyarakat. Gelar haji dan hajjah yang kini melekat bukan sekadar simbol atau kebanggaan sosial, melainkan amanah yang harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

“Masyarakat Mamuju membutuhkan keteladanan. Saya berharap para haji dan hajjah menjadi influencer kebaikan di lingkungan masing-masing, menjadi penyejuk dalam keluarga, penggerak salat berjamaah di masjid, serta pribadi yang lebih peduli, sabar, dan gemar bersedekah,” tegasnya.

Ia juga berharap pengalaman spiritual selama di Tanah Suci dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga kerukunan antarwarga, serta mendorong terciptanya kehidupan sosial yang harmonis di Kabupaten Mamuju.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan dan pelayanan ibadah haji, mulai dari panitia pelaksana, tim medis, Kementerian Agama Kabupaten Mamuju, Kanwil Kementerian Haji, hingga Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Mamuju.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras siang dan malam untuk memastikan pelayanan terbaik bagi jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan. Semoga seluruh pengabdian tersebut bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” ucapnya.

Acara penerimaan jemaah haji ditutup dengan doa bersama agar seluruh rangkaian ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT serta menjadikan seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah.

Kepulangan para tamu Allah ini tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi keluarga yang telah lama menanti, tetapi juga diharapkan membawa semangat baru dalam membangun kehidupan masyarakat Mamuju yang religius, harmonis, dan penuh kepedulian sosial. (ZUL)

Ketua (BEM), Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Kendari, Menyoroti Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM)

0

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) Akmal Rijanu menyoroti kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Non subsidi sampai pada 16.250 per liter, yang pada seblumnya 12.300 per liter. Menurut dia, hal ini terjadi tidak terpisah dari Faktor Ekonomi Global.

PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan atau menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax series pada Rabu (10/6/2026) dini hari. Kebijakan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor utama, salah satunya tren kenaikan harga minyak mentah dunia. Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) turut menjadi penentu. Mengingat sebagian besar kebutuhan minyak mentah dan produk BBM jadi di Indonesia masih diperoleh melalui impor menggunakan dolar AS, pelemahan rupiah otomatis membengkakkan biaya pengadaan dalam negeri.

“Kenaikan BBM Non subsidi sekarang ini sebenarnya merupakan sebuah teguran bagi pejabat pemerintah. Hal ini merupakan dorongan kuat agar pemerintah dapat mencari sebuah solusi yang komprehensif guna mencapai Good Governance yang pada hakikatnya memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.” ujar Akmal Rijanu

Kenaikan BBM Non subsidi menjadi perbincangan seluruh masyarakat Indonesia pekan ini, dan tentunya kenaikan ini BBM Non subsidi tak terpisah dari konsep Ekonomi, bahwa Dalam hukum ekonomi, kenaikan biaya produksi dan bahan baku di tingkat global secara otomatis akan mendorong penyesuaian harga jual di tingkat konsumen. (10/6/2026)

Akmal menambahkan, fluktuasi harga ini memang tidak terlepas dari polemik skala internasional. Namun, dampak riilnya tetap dirasakan langsung di daerah.

“Tidak menutup fakta bahwa semua ini terjadi bukan merupakan faktor dalam negeri saja, namun hal ini dipengaruhi oleh polemik yang terjadi pada skala internasional. Saya berpendapat bahwa harga BBM Non subsidi naik 31,78% ini merupakan cekikan bagi masyarakat, terkhusus skala menengah. Sehingga, inilah yang menjadi momentum untuk melihat seberapa jeli pemerintah daerah maupun nasional dalam mencari solusi yang terbaik untuk masyarakat yang merupakan amanat UUD 1945, terkhusus nya pasal 33 ayat (3).” Kunci Akmal Rijanu.

Ketua (BEM) Fakultas Hukum UM Kendari Akmal Rijanu Menyoroti Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM)

0

REDAKSI.co Sulawesi Tenggara Kota Kendari, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) Akmal Rijanu menyoroti kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) Non subsidi sampai pada 16.250 per liter, yang pada seblumnya 12.300 per liter. Menurut dia, hal ini terjadi tidak terpisah dari Faktor Ekonomi Global.

PT Pertamina (Persero) resmi menyesuaikan atau menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax series pada Rabu (10/6/2026) dini hari. Kebijakan ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor utama, salah satunya tren kenaikan harga minyak mentah dunia. Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) turut menjadi penentu. Mengingat sebagian besar kebutuhan minyak mentah dan produk BBM jadi di Indonesia masih diperoleh melalui impor menggunakan dolar AS, pelemahan rupiah otomatis membengkakkan biaya pengadaan dalam negeri.

“Kenaikan BBM Non subsidi sekarang ini sebenarnya merupakan sebuah teguran bagi pejabat pemerintah. Hal ini merupakan dorongan kuat agar pemerintah dapat mencari sebuah solusi yang komprehensif guna mencapai Good Governance yang pada hakikatnya memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.” ujar Akmal Rijanu

Kenaikan BBM Non subsidi menjadi perbincangan seluruh masyarakat Indonesia pekan ini, dan tentunya kenaikan ini BBM Non subsidi tak terpisah dari konsep Ekonomi, bahwa Dalam hukum ekonomi, kenaikan biaya produksi dan bahan baku di tingkat global secara otomatis akan mendorong penyesuaian harga jual di tingkat konsumen. (10/6/2026)

Akmal menambahkan, fluktuasi harga ini memang tidak terlepas dari polemik skala internasional. Namun, dampak riilnya tetap dirasakan langsung di daerah.

“Tidak menutup fakta bahwa semua ini terjadi bukan merupakan faktor dalam negeri saja, namun hal ini dipengaruhi oleh polemik yang terjadi pada skala internasional. Saya berpendapat bahwa harga BBM Non subsidi naik 31,78% ini merupakan cekikan bagi masyarakat, terkhusus skala menengah. Sehingga, inilah yang menjadi momentum untuk melihat seberapa jeli pemerintah daerah maupun nasional dalam mencari solusi yang terbaik untuk masyarakat yang merupakan amanat UUD 1945, terkhusus nya pasal 33 ayat (3).” Kunci Akmal Rijanu

SPPG Topoyo Salurkan Makan Bergizi untuk 2.014 Penerima Manfaat, Dukung Pemenuhan Gizi Anak kl

0

 

Mamuju Tengah – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Topoyo di bawah naungan Yayasan Bakti Anak Nusantara kembali melaksanakan kegiatan Pemberian Makan Bergizi (MBG) kepada ribuan penerima manfaat di Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WITA tersebut berlangsung dari dapur layanan SPPG yang berlokasi di Desa Topoyo. Program ini dipimpin oleh Kepala SPPG, Feri Fadli, dengan dukungan Staf Ahli Gizi Silvia Khafifah dan Staf Ahli Akuntan Arfiah, serta melibatkan sebanyak 48 tenaga kerja.

Dalam pelaksanaan kali ini, SPPG Topoyo menyalurkan makanan bergizi kepada 2.014 penerima manfaat, yang terdiri dari peserta didik di berbagai jenjang pendidikan serta kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebanyak 427 orang.

Adapun sekolah dan lembaga pendidikan yang menerima layanan antara lain SD Inpres Tapalina, TK Kartini, PAUD Holistik Tapalina, SMP Negeri 2 Topoyo, SD Inpres Tangkau, TK Pelita Ibu Tangkau, SMP Al-Ma’arif, SD Inpres Tabolang, KB Kuncup Harapan, SDN 1 Topoyo, SMP Negeri 4 Topoyo, SMK Negeri 1 Topoyo, TK Dharma Pratiwi, KB Mekar Sari, RA Babussalam, KB Teratai Mekar, serta TK Nurul Amanah.

Untuk memastikan kebutuhan gizi penerima manfaat terpenuhi, menu yang disajikan terdiri atas nasi putih, telur ceplok bumbu woku, tahu marinasi, sup bening wortel, buncis dan jagung, serta buah pisang. Menu tersebut disusun dengan memperhatikan keseimbangan gizi yang dibutuhkan oleh anak-anak sekolah maupun kelompok sasaran lainnya.

Program MBG yang dijalankan SPPG Topoyo merupakan bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus mendorong terciptanya sumber daya manusia yang sehat, kuat, dan produktif di masa depan.

Selama kegiatan berlangsung, proses pendistribusian makanan berjalan dengan lancar, tertib, dan aman. Seluruh penerima manfaat mendapatkan layanan sesuai dengan jumlah yang telah ditetapkan, dengan pengawasan dari tim SPPG guna menjaga kualitas dan keamanan pangan yang disalurkan.

Program ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan anak-anak di Kabupaten Mamuju Tengah.

HUT ke-1 Berita Harian 86.com, LSM Maung dan Advokat Yansen Dorong Media Tetap Profesional dan Independen

0

LSM Maung DPC Kota Tangerang dan Advokat Yansen, SH Ucapkan Selamat HUT ke-1 Berita Harian 86.com

 

Tangerang, 10 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Berita Harian 86.com, ucapan selamat dan apresiasi datang dari berbagai elemen masyarakat.

 

Salah satunya dari LSM Maung DPC Kota Tangerang bersama Advokat Yansen, SH, yang menilai kehadiran Berita Harian 86.com telah memberikan kontribusi positif dalam menyajikan informasi yang cepat, akurat, dan berimbang kepada masyarakat.

 

Ketua LSM Maung DPC Kota Tangerang, M. Soleh, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas perjalanan Berita Harian 86.com yang kini memasuki usia satu tahun.

 

Menurutnya, media memiliki peran penting sebagai jembatan informasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

 

“Atas nama keluarga besar LSM Maung DPC Kota Tangerang, saya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun kepada Berita Harian 86.com. Semoga semakin maju, profesional, independen, dan terus menjadi media yang dipercaya masyarakat. Kehadiran media yang kritis dan berimbang sangat dibutuhkan untuk mendukung pembangunan serta menyuarakan aspirasi rakyat,” ujar M. Soleh.

 

Ia juga berharap Berita Harian 86.com terus menjaga integritas jurnalistik dan konsisten menyajikan pemberitaan yang edukatif serta bermanfaat bagi masyarakat luas.

 

Sementara itu, Advokat Yansen, SH turut menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaik bagi perkembangan Berita Harian 86.com di masa mendatang.

 

“Saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada Berita Harian 86.com. Semoga semakin sukses, semakin dicintai pembaca, dan tetap berpegang teguh pada kode etik jurnalistik dalam setiap pemberitaannya. Media memiliki peran strategis dalam menciptakan transparansi, membangun kesadaran hukum, serta mengawal demokrasi yang sehat,” ungkap Yansen, SH.

 

Menurutnya, sinergi antara media, masyarakat, dan para penegak hukum menjadi faktor penting dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat yang lebih baik, transparan, dan berkeadilan.

 

Perayaan HUT ke-1 Berita Harian 86.com ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pemberitaan serta memperkuat komitmen dalam menyajikan informasi yang terpercaya.

 

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat dan kalangan advokat, menjadi motivasi bagi Berita Harian 86.com untuk terus berkembang dan memberikan karya terbaik bagi masyarakat Indonesia.

 

Selamat Hari Ulang Tahun ke-1 Berita Harian 86.com.

 

Terus Berkarya, Menebar Informasi, Menjunjung Integritas, dan Menjadi Inspirasi bagi Negeri.

 

(Red)