Beranda blog Halaman 126

Mamuju Jadi yang Pertama di Sulbar, Sutinah Luncurkan Sistem Pantau Keuangan Daerah Secara Real Time

0

Redaksi.co MAMUJU : Pemerintah Kabupaten Mamuju kembali mencatatkan langkah maju dalam tata kelola pemerintahan. Kabupaten Mamuju resmi menjadi daerah pertama di Provinsi Sulawesi Barat yang mengimplementasikan Sistem Informasi Ekonomi dan Keuangan Daerah (SIEKD), sebuah platform digital yang memungkinkan pemantauan kondisi ekonomi dan keuangan daerah secara real time.

Penerapan sistem tersebut mengemuka dalam audiensi antara Bupati Mamuju, Dr.Hj. Sutinah Suhardi dengan Kepala Kantor Wilayah Dirjen Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Barat, Syakran Rudy, di Ruang Kerja Bupati Mamuju, Senin (15/6/2026).

SIEKD merupakan dashboard digital yang mengintegrasikan berbagai informasi strategis terkait kondisi ekonomi dan fiskal daerah. Melalui sistem ini, pemerintah dapat memantau realisasi APBD, perkembangan fiskal, indikator ekonomi daerah, hingga berbagai data pendukung lainnya dalam satu platform yang mudah diakses dan diperbarui setiap saat.

Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, menyambut baik hadirnya sistem tersebut. Menurutnya, keberadaan dashboard digital ini menjadi instrumen penting untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Kita tidak ingin menjadi daerah yang anggarannya hanya mengendap di rekening tanpa dimanfaatkan secara optimal. Melalui dashboard ini, kita dapat memantau secara langsung realisasi dan penyerapan anggaran seluruh perangkat daerah secara real time,” tegas Sutinah.

Ia menjelaskan, selama ini laporan realisasi keuangan masih diterima secara berkala melalui mekanisme manual. Dengan hadirnya sistem digital tersebut, posisi keuangan daerah dapat dipantau kapan saja sehingga memudahkan evaluasi terhadap kinerja setiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurut Sutinah, salah satu persoalan yang kerap terjadi adalah rendahnya penyerapan anggaran pada awal hingga pertengahan tahun, yang kemudian berujung pada percepatan pelaksanaan kegiatan menjelang akhir tahun anggaran.

“Sering kali realisasi tidak berjalan sesuai target per triwulan. Akibatnya, di penghujung tahun perangkat daerah berlomba-lomba menyelesaikan kegiatan agar penyerapan anggaran mencapai target. Sistem ini akan membantu meningkatkan kedisiplinan dalam membelanjakan anggaran sesuai rencana kas yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Mamuju menilai SIEKD akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data. Dengan informasi yang tersaji secara cepat dan akurat, pemerintah daerah dapat mengambil keputusan yang lebih tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Sulawesi Barat, Syakran Rudy, mengatakan penyerahan sistem tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendorong tata kelola keuangan yang semakin modern.

Menurutnya, di tengah dinamika ekonomi dan fiskal yang semakin kompleks, kualitas kebijakan sangat ditentukan oleh kualitas data yang dimiliki pemerintah.

Melalui Sistem Informasi Ekonomi dan Keuangan Daerah, Pemerintah Kabupaten Mamuju dapat memperoleh informasi yang lebih komprehensif, cepat, dan akurat. Dengan demikian, setiap kebijakan yang diambil akan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” kata Syakran.

Implementasi SIEKD sekaligus menandai komitmen berkelanjutan Kanwil DJPb Sulawesi Barat dalam memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas fiskal, memperkuat kualitas pengelolaan keuangan daerah, serta melahirkan kebijakan pembangunan yang lebih adaptif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Dengan menjadi kabupaten pertama di Sulawesi Barat yang mengadopsi sistem ini, Mamuju kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun pemerintahan yang modern, transparan, dan berbasis data untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat. (ZUL)

Anggota Polsek Kiarapedes Pantau dan Cek Hama Jagung Hibrida Milik Warga

0

𝙳𝚎𝚝𝚎𝚔𝚜𝚒 𝙳𝚒𝚗𝚒 𝙷𝚊𝚖𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝙴𝚟𝚊𝚕𝚞𝚊𝚜𝚒 𝙿𝚎𝚖𝚞𝚙𝚞𝚔𝚊𝚗, 𝙰𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙺𝚒𝚊𝚛𝚊𝚙𝚎𝚍𝚎𝚜 𝙿𝚊𝚗𝚝𝚊𝚞 𝙹𝚊𝚐𝚞𝚗𝚐 𝙷𝚒𝚋𝚛𝚒𝚍𝚊 𝙼𝚒𝚕𝚒𝚔 𝚆𝚊𝚛𝚐𝚊

𝙿𝚄𝚁𝚆𝙰𝙺𝙰𝚁𝚃𝙰 ( ℝ𝔼𝔻𝔸𝕂𝕊𝕀.ℂ𝕆 ) – 𝚄𝚙𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚓𝚊𝚛𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚊𝚗𝚝𝚊𝚞𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚝𝚘𝚛 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚒 𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑 𝚙𝚎𝚍𝚎𝚜𝚊𝚊𝚗. 𝚂𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝𝚊 𝙿𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙺𝚒𝚊𝚛𝚊𝚙𝚎𝚍𝚎𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚎𝚌𝚎𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚑𝚒𝚋𝚛𝚒𝚍𝚊 𝚍𝚒 𝙺𝚊𝚖𝚙𝚞𝚗𝚐 𝙲𝚒𝚕𝚘𝚓𝚒, 𝙳𝚎𝚜𝚊 𝙺𝚒𝚊𝚛𝚊𝚙𝚎𝚍𝚎𝚜, 𝙺𝚎𝚌𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙺𝚒𝚊𝚛𝚊𝚙𝚎𝚍𝚎𝚜, 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝚂𝚊𝚋𝚝𝚞 (13/6/2026).

𝙺𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚜𝚊𝚗𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚘𝚕𝚎𝚑 𝙱𝚛𝚒𝚙𝚔𝚊 𝚁𝚒𝚣𝚔𝚒 𝙽𝚞𝚐𝚛𝚊𝚑𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚎𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚙𝚎𝚝𝚊𝚗𝚒 𝚓𝚊𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚝𝚎𝚖𝚙𝚊𝚝, 𝙱𝚊𝚙𝚊𝚔 𝙴𝚙𝚞𝚕, 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚝𝚊𝚗𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚙𝚎𝚛𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚎𝚛𝚊𝚑.

𝙳𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚒𝚝𝚞, 𝙱𝚛𝚒𝚙𝚔𝚊 𝚁𝚒𝚣𝚔𝚒 𝙽𝚞𝚐𝚛𝚊𝚑𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚊𝚗𝚝𝚊𝚞𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚒𝚜𝚒 𝚝𝚊𝚗𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚑𝚒𝚋𝚛𝚒𝚍𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚍𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚞𝚔𝚒 𝚖𝚊𝚜𝚊 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚞𝚖𝚋𝚞𝚑𝚊𝚗. 𝙿𝚎𝚗𝚐𝚎𝚌𝚎𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚝𝚊𝚑𝚞𝚒 𝚙𝚎𝚛𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚗𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚎𝚝𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚍𝚒𝚗𝚒 𝚔𝚎𝚖𝚞𝚗𝚐𝚔𝚒𝚗𝚊𝚗 𝚊𝚍𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚎𝚛𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚖𝚊 𝚖𝚊𝚞𝚙𝚞𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚊𝚔𝚒𝚝 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚙𝚘𝚝𝚎𝚗𝚜𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚖𝚋𝚊𝚝 𝚙𝚛𝚘𝚍𝚞𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚙𝚊𝚗𝚎𝚗.

𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗝𝗨𝗚𝗔 : Bhabinkamtibmas Polsek Bungursari Pantau Panen Jagung Hibrida di Cikopo Demi Target Produksi

𝚂𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚒𝚝𝚞, 𝚙𝚎𝚝𝚞𝚐𝚊𝚜 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚍𝚒𝚜𝚔𝚞𝚜𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚝𝚊𝚗𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚗𝚊𝚒 𝚙𝚘𝚕𝚊 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚠𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚗𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚎𝚏𝚎𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚙𝚎𝚖𝚞𝚙𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚕𝚊𝚑 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗.

𝙴𝚟𝚊𝚕𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝 𝚙𝚎𝚗𝚝𝚒𝚗𝚐 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎𝚋𝚞𝚝𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚗𝚞𝚝𝚛𝚒𝚜𝚒 𝚝𝚊𝚗𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚙𝚎𝚗𝚞𝚑𝚒 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚘𝚙𝚝𝚒𝚖𝚊𝚕 𝚜𝚎𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚞𝚖𝚋𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚖𝚊𝚔𝚜𝚒𝚖𝚊𝚕 𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚖𝚊𝚜𝚊 𝚙𝚊𝚗𝚎𝚗.

𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚍𝚒𝚊𝚕𝚘𝚐 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚊𝚗𝚐𝚜𝚞𝚗𝚐 𝚍𝚒 𝚕𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚒𝚊𝚗, 𝚋𝚎𝚛𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚒𝚗𝚏𝚘𝚛𝚖𝚊𝚜𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚔𝚊𝚒𝚝 𝚔𝚘𝚗𝚍𝚒𝚜𝚒 𝚝𝚊𝚗𝚊𝚖𝚊𝚗, 𝚝𝚊𝚗𝚝𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚋𝚞𝚍𝚒𝚍𝚊𝚢𝚊, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑-𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚙𝚎𝚛𝚊𝚠𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚙𝚊𝚝 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚋𝚊𝚑𝚊𝚗 𝚎𝚟𝚊𝚕𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚐𝚞𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚊𝚜𝚒𝚕 𝚙𝚛𝚘𝚍𝚞𝚔𝚜𝚒 𝚓𝚊𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚑𝚒𝚋𝚛𝚒𝚍𝚊 𝚍𝚒 𝚠𝚒𝚕𝚊𝚢𝚊𝚑 𝙺𝚎𝚌𝚊𝚖𝚊𝚝𝚊𝚗 𝙺𝚒𝚊𝚛𝚊𝚙𝚎𝚍𝚎𝚜.

𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊, 𝙰𝙺𝙱𝙿 𝙸 𝙳𝚎𝚠𝚊 𝙿𝚞𝚝𝚞 𝙶𝚎𝚍𝚎 𝙰𝚗𝚘𝚖 𝙳𝚊𝚗𝚞𝚓𝚊𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝙺𝚊𝚙𝚘𝚕𝚜𝚎𝚔 𝙺𝚒𝚊𝚛𝚊𝚙𝚎𝚍𝚎𝚜, 𝙸𝙿𝙳𝙰 𝙽𝚘𝚙𝚒𝚊𝚗 𝙵𝚒𝚛𝚖𝚊𝚗𝚜𝚢𝚊𝚑, 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚝𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕𝚗𝚢𝚊 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚐𝚒𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚔𝚘𝚖𝚒𝚝𝚖𝚎𝚗 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚜𝚠𝚊𝚜𝚎𝚖𝚋𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚌𝚊𝚗𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚝𝚊𝚑.

  • “𝙰𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝𝚊 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚛𝚞𝚝𝚒𝚗 𝚖𝚎𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚊𝚗𝚝𝚊𝚞𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙 𝚙𝚎𝚛𝚔𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚗𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚓𝚊𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚑𝚒𝚋𝚛𝚒𝚍𝚊 𝚖𝚒𝚕𝚒𝚔 𝚠𝚊𝚛𝚐𝚊. 𝚂𝚎𝚕𝚊𝚒𝚗 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚖𝚎𝚖𝚊𝚜𝚝𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚞𝚖𝚋𝚞𝚑𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚗𝚊𝚖𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚛𝚓𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚒𝚔, 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚒𝚗𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚝𝚞𝚓𝚞𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚘𝚝𝚒𝚟𝚊𝚜𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚝𝚊𝚗𝚒 𝚊𝚐𝚊𝚛 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚖𝚋𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚔𝚝𝚘𝚛 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚒𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚋𝚊𝚐𝚊𝚒 𝚜𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚜𝚊𝚝𝚞 𝚙𝚎𝚗𝚘𝚙𝚊𝚗𝚐 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗,” 𝚞𝚓𝚊𝚛𝚗𝚢𝚊.

𝚂𝚎𝚖𝚎𝚗𝚝𝚊𝚛𝚊 𝚒𝚝𝚞, 𝙺𝚊𝚜𝚒 𝙷𝚞𝚖𝚊𝚜 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚎𝚜 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒, 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚖𝚙𝚊𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚊𝚑𝚠𝚊 𝚔𝚎𝚝𝚎𝚛𝚕𝚒𝚋𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚜𝚘𝚗𝚎𝚕 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚔𝚎𝚐𝚒𝚊𝚝𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚒𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚛𝚞𝚙𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚎𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚜𝚒𝚗𝚎𝚛𝚐𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚙𝚛𝚘𝚐𝚛𝚊𝚖 𝚜𝚝𝚛𝚊𝚝𝚎𝚐𝚒𝚜 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕.

  • “𝙼𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞𝚒 𝚙𝚎𝚗𝚍𝚊𝚖𝚙𝚒𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚖𝚊𝚗𝚝𝚊𝚞𝚊𝚗 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚕𝚊𝚔𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚔𝚎𝚕𝚊𝚗𝚓𝚞𝚝𝚊𝚗, 𝙿𝚘𝚕𝚛𝚒 𝚋𝚎𝚛𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙 𝚙𝚛𝚘𝚍𝚞𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚙𝚎𝚛𝚝𝚊𝚗𝚒𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚜𝚢𝚊𝚛𝚊𝚔𝚊𝚝 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚔𝚊𝚝. 𝙺𝚎𝚑𝚊𝚍𝚒𝚛𝚊𝚗 𝚊𝚗𝚐𝚐𝚘𝚝𝚊 𝚍𝚒 𝚝𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑 𝚙𝚊𝚛𝚊 𝚙𝚎𝚝𝚊𝚗𝚒 𝚓𝚞𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚠𝚞𝚓𝚞𝚍 𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚗𝚢𝚊𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚕𝚊𝚖 𝚖𝚎𝚗𝚓𝚊𝚐𝚊 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚠𝚞𝚓𝚞𝚍𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚠𝚊𝚜𝚎𝚖𝚋𝚊𝚍𝚊 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕,” 𝚞𝚗𝚐𝚔𝚊𝚙 𝙸𝙿𝚃𝚄 𝚃𝚒𝚗𝚒 𝚈𝚞𝚝𝚒𝚗𝚒.

𝙳𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚊𝚍𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚙𝚎𝚗𝚐𝚎𝚌𝚎𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚊𝚑𝚊𝚗, 𝚍𝚎𝚝𝚎𝚔𝚜𝚒 𝚍𝚒𝚗𝚒 𝚑𝚊𝚖𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚙𝚎𝚗𝚢𝚊𝚔𝚒𝚝, 𝚜𝚎𝚛𝚝𝚊 𝚎𝚟𝚊𝚕𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚎𝚏𝚎𝚔𝚝𝚒𝚟𝚒𝚝𝚊𝚜 𝚙𝚎𝚖𝚞𝚙𝚞𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚜𝚎𝚋𝚞𝚝, 𝚍𝚒𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙𝚔𝚊𝚗 𝚝𝚊𝚛𝚐𝚎𝚝 𝚙𝚛𝚘𝚍𝚞𝚔𝚜𝚒 𝚓𝚊𝚐𝚞𝚗𝚐 𝚑𝚒𝚋𝚛𝚒𝚍𝚊 𝚍𝚒 𝙺𝚊𝚋𝚞𝚙𝚊𝚝𝚎𝚗 𝙿𝚞𝚛𝚠𝚊𝚔𝚊𝚛𝚝𝚊 𝚍𝚊𝚙𝚊𝚝 𝚝𝚎𝚛𝚌𝚊𝚙𝚊𝚒 𝚜𝚎𝚑𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚗𝚏𝚊𝚊𝚝 𝚎𝚔𝚘𝚗𝚘𝚖𝚒 𝚋𝚊𝚐𝚒 𝚙𝚎𝚝𝚊𝚗𝚒 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚕𝚒𝚐𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐 𝚔𝚎𝚝𝚊𝚑𝚊𝚗𝚊𝚗 𝚙𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚗𝚊𝚜𝚒𝚘𝚗𝚊𝚕. (*/𝚂𝙺)

𝗦𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿 : 𝕊𝕚𝕙𝕦𝕞𝕒𝕤 ℙ𝕠𝕝𝕣𝕖𝕤 ℙ𝕦𝕣𝕨𝕒𝕜𝕒𝕣𝕥𝕒

15 Juni 2026: SPPG Tinambung 3 Layani 2.398 Penerima Manfaat MBG

0

Polewali Mandar, 15 Juni 2026 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh SPPG Polewali Mandar Tinambung 3 di bawah naungan Yayasan Haji Masdar Pasmar kembali berjalan lancar pada Senin (15/6/2026). Kegiatan yang dipusatkan dari lokasi operasional di Jalan Samping Pasar Talolo, Kelurahan Tinambung, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat ini berhasil menjangkau 2.398 penerima manfaat yang terdiri dari peserta didik serta kelompok rentan 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita).

Dipimpin oleh Kepala SPPG Muhammad Khaddafi, dengan dukungan Ahli Gizi Muthahharah Sabar, S.Gz dan Ahli Akuntan Irmayanita, S.Ak., kegiatan distribusi makanan bergizi dilakukan secara terorganisir kepada 2.064 siswa yang tersebar di 23 satuan pendidikan, mulai dari tingkat PAUD, TK, RA, SD, MI, hingga MTs dan MA di wilayah Kecamatan Tinambung dan sekitarnya.

Selain melayani peserta didik, program MBG juga menjangkau kelompok penerima manfaat 3B yang tersebar pada delapan kelompok layanan. Tercatat sebanyak 42 ibu hamil, 79 ibu menyusui, dan 213 balita menerima paket makanan bergizi, sehingga total penerima manfaat kelompok 3B mencapai 334 orang.

Pada pelaksanaan kali ini, para penerima manfaat memperoleh menu bergizi yang terdiri atas nasi putih, ayam crispy dengan sambal, tumis tahu buncis, sayur sup, serta pisang mas. Menu tersebut disusun untuk memenuhi kebutuhan gizi harian dengan memperhatikan keseimbangan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral.

Program MBG di SPPG Tinambung 3 menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung tumbuh kembang anak usia sekolah serta kelompok rentan. Kehadiran program ini diharapkan mampu membantu menciptakan generasi yang lebih sehat, aktif, dan produktif di Kabupaten Polewali Mandar.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar berkat kerja sama tim SPPG, pihak sekolah, kader pendamping, serta dukungan masyarakat setempat.

15 Juni 2026, SPPG Budong-Budong Barakkang Layani 1.693 Penerima Manfaat MBG

0

 

Mamuju Tengah — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Budong-Budong Barakkang di bawah naungan Yayasan Cahaya Mamuju Tengah kembali melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 15 Juni 2026 pukul 07.00 WITA. Kegiatan yang berlangsung di Desa Barakkang, Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah ini berjalan tertib dan lancar dengan menjangkau 1.693 penerima manfaat.

Pelaksanaan program dipimpin oleh Kepala SPPG Wis Eko Prayogi, didampingi Ahli Gizi Hariati dan Ahli Akuntan Dewi Susanti, serta didukung oleh 47 karyawan yang bertugas memastikan proses produksi hingga distribusi makanan berjalan sesuai standar.

Sebanyak 983 siswa dari berbagai satuan pendidikan menerima manfaat program ini, mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, MI, MTs hingga MA. Selain itu, program juga menjangkau 109 guru yang berada di lingkungan sekolah penerima manfaat.

Tidak hanya menyasar sektor pendidikan, SPPG Budong-Budong Barakkang juga melayani 601 penerima manfaat kelompok 3B, yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di Desa Salogatta, Desa Tinali, dan Desa Barakkang. Kehadiran program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan dan generasi usia sekolah.

Pada pelaksanaan kali ini, penerima manfaat mendapatkan menu bergizi berupa nasi putih, ayam kecap, tumis kangkung dan jagung, tahu crispy, serta buah semangka. Menu tersebut disusun untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang guna mendukung kesehatan, pertumbuhan, dan aktivitas sehari-hari para penerima manfaat.

Melalui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang berkelanjutan, SPPG Budong-Budong Barakkang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang baik. Seluruh rangkaian kegiatan pada hari itu berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat maupun pihak sekolah.

SPPG Binuang Rea Konsisten Hadirkan Makan Bergizi Gratis bagi Anak Sekolah di Polewali Mandar

0

 

Polewali Mandar, 15 Juni 2026 – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Binuang Rea bersama Yayasan Samuderah Syam Indonesia kembali melaksanakan program Pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi peserta didik di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Senin (15/6/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WITA tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi anak sekolah guna mendukung kesehatan, pertumbuhan, dan konsentrasi belajar.

Program yang dipimpin oleh Kepala SPPG Binuang Rea, M. Masdi, ini dilaksanakan dari dapur pelayanan yang berlokasi di Jalan Trans Sulawesi, Poros Polewali–Pinrang, Desa Rea, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar. Sebanyak 40 karyawan terlibat dalam proses persiapan, pengolahan, hingga pendistribusian makanan kepada para penerima manfaat.

Sebanyak 16 satuan pendidikan menjadi sasaran program MBG kali ini, mulai dari tingkat PAUD, RA, SD, MI, MTs hingga MA. Sekolah penerima manfaat antara lain RA Ma’arif NU Bajoe, RA Ma’arif NU Pulau Salamaq, Ar-Rachmah Binuang II, sejumlah PAUD dan KB di Kecamatan Binuang, hingga SDN 030 Binuang, SDN 049 Rea Timur, MI DDI Pulo Salamaq, serta beberapa madrasah tingkat menengah di wilayah tersebut.

Dalam pelaksanaannya, SPPG Binuang Rea menyalurkan total 1.481 porsi makanan bergizi, yang terdiri atas 864 peserta didik, 161 guru dan staf, serta 432 penerima manfaat lainnya (B3). Seluruh menu disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan gizi seimbang untuk mendukung aktivitas belajar dan kesehatan penerima manfaat.

Adapun menu yang disajikan meliputi nasi putih, telur ceplok, tempe goreng marinasi, tumis jagung dan labu, serta buah pisang yang dilengkapi susu UHT. Kombinasi menu tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan energi, protein, vitamin, dan mineral bagi anak-anak selama menjalani kegiatan belajar di sekolah.

Proses distribusi makanan berlangsung tertib dan lancar mulai pukul 07.30 hingga 12.00 WITA. Tim SPPG memastikan seluruh makanan sampai kepada penerima manfaat dalam kondisi baik, higienis, dan sesuai standar keamanan pangan yang telah ditetapkan.

Melalui program Makan Bergizi Gratis, SPPG Binuang Rea bersama Yayasan Samuderah Syam Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Program ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Pelepasannya Kelas VI SDN Kiyangkongrejo: Melangkah Menuju Masa Depan

0

 

PURWOREJO | REDAKSI.CO – Mengusung tema “Lanjutkan Langkah Menggenggam Masa Depan, Menjadi Generasi Terbaik Bagi Negeri”, SDN Kiyangkongrejo sukses menggelar acara pelepasan siswa-siswi kelas VI Tahun Pelajaran 2025/2026. Acara yang berlangsung penuh haru ini diselenggarakan di aula sekolah. Senin 15 Juni 2026

​Acara ini dihadiri oleh Kepala SDN Kiyangkongrejo, Evi Yuniastuti, S.Pd., M.Pd.; Ketua Komite Sekolah, Gatot Suloso, S.Pd.; Kepala Desa (Lurah) Kiyangkongrejo, Ahmad Asngudi; Dewan Guru Kelas VI; Ketua Paguyuban Wali Murid, Wahid Yanto; perwakilan Guru TK Mahkota; ustadz dan ustadzah; serta seluruh wali murid dari kelas 1 hingga kelas 6.

​𝗕𝗔𝗖𝗔 𝗝𝗨𝗚𝗔 : Matangkan Pengukuhan Daring, Hima Pusaka UT Dorong Keaktifan Pengurus

Rangkaian acara diawali dengan penampilan hadroh, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan Mars Purworejo.

​Dalam sambutannya, Kepala SDN Kiyangkongrejo, Evi Yuniastuti, menyampaikan pesan mendalam kepada para lulusan.

“Anak-anakku yang kami banggakan, enam tahun kita lalui bersama penuh canda, tawa, dan pembelajaran. Hari ini kalian berdiri di gerbang masa depan. Ibu berpesan tiga hal: Pertama, teruslah belajar di mana pun kalian berada karena ilmu adalah kunci menggenggam cita-cita. Kedua, jaga akhlak dan sopan santun kepada orang tua, guru, dan sesama. Ketiga, jadilah anak yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.

​Suasana haru semakin terasa saat kelompok paduan suara kelas VI menyanyikan lagu Hymne Guru dan Terima Kasihku. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Komite, Gatot Suloso, yang diiringi oleh penampilan Tari Fajar Pancasila oleh ananda Izza, Feby, dan Aqilah.

​Kepala Desa Kiyangkongrejo, Ahmad Asngudi, dalam sambutannya turut menyampaikan rasa bangga. “Kami berterima kasih kepada SDN Kiyangkongrejo yang telah mencetak generasi berilmu dan berkarakter. Untuk para lulusan, Desa Kiyangkongrejo menunggu karya dan pengabdian kalian kelak. Teruslah menuntut ilmu, raih prestasi setinggi-tingginya, dan jangan lupakan asal-usul kalian,” tuturnya. Sambutan tersebut disusul dengan penampilan berbakat Tari Tumandang Gawe dan Tari Suka Pari Suka.

​Puncak emosional acara terjadi saat prosesi sungkeman siswa-siswi kepada orang tua mereka, yang mengundang isak tangis haru di seluruh ruangan. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan prosesi wisuda purna berupa penyerahan medali dan rapor, serta pemberian penghargaan bagi siswa berperingkat kelas dan TKA terbaik oleh Ketua Komite, Kepala Sekolah, Lurah, dan Ibu Sri Rahayu.

​Acara juga diisi dengan ucapan terima kasih dari Ketua Paguyuban Wali Murid, Wahid Yanto, sebelum akhirnya ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kiai Badrun Hasan. Dalam doanya, beliau memohon agar kelulusan ini membawa berkah, kemudahan dalam menuntut ilmu, serta menjadikan para siswa anak yang saleh dan salehah yang berbakti kepada orang tua, nusa, dan bangsa.

​Di akhir acara, Kepala SDN Kiyangkongrejo mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Komite, Lurah, Ketua Paguyuban, Guru TK Mahkota, Ustadz/Ustadzah, Kiai Badrun Hasan, wali murid, serta seluruh panitia atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa demi kelancaran acara ini.

Selamat jalan generasi terbaik SDN Kiyangkongrejo TP 2025/2026!

​Reporter: Wahid Yanto

 

Bupati Aceh Barat, Tarmizi .SP.MM Lepas 211 Petugas Sensus Ekonomi Kabupaten Aceh Barat Tahun 2026

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM memimpin apel pelepasan petugas sensus ekonomi Kabupaten Aceh Barat tahun 2026 di halaman kantor bupati setempat pada Senin, 15/6/2026

Tarmizi mengatakan, total ada sebanyak 211 orang petugas sensus ekonomi yang dilepas dalam apel siaga pagi ini. Dia berpesan kepada jajaran Pemkab Aceh Barat agar membantu proses pengumpulan data yang dilakukan oleh petugas sensus agar data yang dihasilkan betul – betul valid.

“Kami juga berpesan kepada seluruh petugas karena pada saat ini pak Presiden itu sangat mengandalkan BPS terkait dengan data ekonomi, kebijakan lahir dari data jadi jangan sampai data salah,” kata Tarmizi.

Jika data yang dihasilkan salah kata Tarmizi, maka berpotensi melahirkan kebijakan yang salah juga, dan yang akan dirugikan adalah masyarakat. Dia meminta kepada seluruh petugas agar betul – betul menjaga integritas dan bekerja profesional.

“Dan saya juga mengimbau kepada seluruh responden di lapangan untuk menyampaikan data dengan sangat jujur, jangan berikan data yang tidak benar dan dipastikan data itu dijaga kerahasiaannya,” katanya.

Tarmizi juga berharap agar seluruh pelaku usaha baik itu pedagang pasar, pemilik usaha perikanan, pertanian non tanaman pangan hingga pelaku ekonomi digital agar dapat berpartisipasi aktif dan menerima petugas sensus pada saat proses pendataan.

“Selamat bertugas kepada seluruh petugas sensus ekonomi tahun 2026, ingatlah bahwa tugas ini adalah amanah besar demi kemajuan daerah kita. Laksanakan dengan penuh tanggung jawab, jaga kesehatan, kekompakan dan keselamatan selama bertugas di lapangan,” ujar Tarmizi ****

Pemkab Aceh Barat Terima Sertifikat Tanah dari Yayasan Pendidikan T.Umar, Bupati Imbau Warga Tak Garap Lahan

0

Aceh Barat.Redaksi.co
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menerima sertifikat tanah dari Yayasan Pendidikan Teuku Umar Johan Pahlawan di ruang kerja bupati pada Senin,15/6/2026

Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP,MM mengatakan, dokumen atau sertifikat kepemilikan lahan yang diserahkan oleh Yayasan Teuku Umar Johan Pahlawan tersebut lokasinya berada di Desa Alue Peunyareng.

“Jadi luasnya dulu semuanya sekitar 94 hektar, 50 hektar diberikan kepada Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Tengku Dirundeng Meulaboh, 14 hektar diberikan kepada Akademi Komunitas Negeri (AKN) Aceh Barat dan sisanya 35 hektar diserahkan kepada Pemkab Aceh Barat,” kata Tarmizi.

Dikatakan Tarmizi, dokumen sertifikat tanah yayasan tersebut sebelumnya disimpan dan saat ini diserahkan secara resmi kepada Pemkab Aceh Barat, kedepan pemerintah akan membenahi struktur kepengurusan yayasan tersebut.

“Tanah itu akan kami diskusikan, apakah hibah ke Pemda atau bagaimana. Karena rencananya di tanah itu mau dibangun sekolah integrasi, jika nanti program pak Presiden itu mengharuskan masing – masing kabupaten memiliki satu sekolah integrasi seperti sekolah rakyat,” katanya.

Tarmizi mengimbau kepada masyarakat, agar tidak menggarap tanah milik Pemkab khususnya dari wilayah Alpen ke Ujong Tanoh Darat (UTD) seperti kasus yang dialami oleh STAIN selama ini ****

Mamuju Canangkan Sensus Ekonomi 2026 dan Program Desa CANTIK, Perkuat Pembangunan Berbasis Data

0

Redaksi.co MAMUJU : Pemerintah Kabupaten Mamuju resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan Program Desa CANTIK (Desa Cinta Statistik) sebagai langkah strategis memperkuat pembangunan berbasis data. Kegiatan yang berlangsung di Aula Lantai III Kantor Bupati Mamuju, Senin (15/6/2026), menjadi momentum penting untuk mendorong perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan instrumen vital dalam memetakan kondisi riil perekonomian daerah. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan, mulai dari perencanaan program, penganggaran, hingga evaluasi dan pengendalian pembangunan ekonomi.

Sensus Ekonomi akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai struktur ekonomi daerah, karakteristik pelaku usaha, termasuk perkembangan ekonomi digital dan berbagai isu lingkungan yang berkembang saat ini,” ujar Sutinah dalam sambutannya.

Menurutnya, hasil sensus juga akan menjadi tolok ukur untuk mengetahui daya saing usaha lokal sekaligus kontribusi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terhadap perekonomian daerah. Saat ini, berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Mamuju, terdapat 5.339 UMKM yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat.

Sutinah menekankan bahwa kehadiran data yang akurat menjadi kunci dalam menghadirkan kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kita ingin seluruh kebijakan yang lahir berbasis data. Dengan data yang valid, intervensi anggaran maupun program pembinaan ekonomi akan lebih efektif, terukur, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan dilakukan oleh Badan Pusat Statistik dengan melibatkan sekitar 250 petugas lapangan yang akan melakukan pendataan selama kurang lebih dua setengah bulan di seluruh wilayah Kabupaten Mamuju.

Untuk menjamin keamanan dan kepercayaan masyarakat, setiap petugas sensus akan dilengkapi atribut resmi berupa rompi dan kartu identitas yang dapat diverifikasi melalui barcode. Bupati Mamuju pun mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan menerima petugas secara terbuka dan memberikan informasi yang benar.

BPS adalah lembaga yang independen dan terpercaya. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan jawaban yang jujur dan akurat demi kepentingan pembangunan daerah kita bersama,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Mamuju bersama BPS juga mencanangkan Program Desa CANTIK (Desa Cinta Statistik) di tiga desa percontohan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pemerintah desa dalam mengelola, memanfaatkan, dan menyajikan data sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan di tingkat desa.

Pemkab Mamuju menargetkan perluasan program tersebut pada tahun mendatang dengan menambah jumlah desa peserta menjadi lima hingga sepuluh desa melalui kolaborasi pendanaan antara pemerintah desa dan BPS.

Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dan Program Desa CANTIK ini turut dihadiri Wakil Bupati Mamuju Yuki Permana, unsur Forkopimda, Kepala BPS Provinsi Sulawesi Barat Suri Handayani, Kepala BPS Kabupaten Mamuju Sundari Budiani, para kepala perangkat daerah, Plt Camat Kalukku Hj. Rahmawaty, serta para kepala desa dari Beru-Beru, Kabuloang, dan Belang-Belang.

Dengan pencanangan ini, Mamuju menunjukkan komitmennya untuk memperkuat tata kelola pembangunan berbasis data, sekaligus memastikan setiap kebijakan ekonomi yang diambil mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat hingga ke tingkat desa. (ZUL)

SPPG Pasangkayu Sarjo Sarude Layani 1.417 Penerima Manfaat, Dukung Sukses Program Makan Bergizi Gratis

0

 

 

Pasangkayu, 15 Juni 2026 — Komitmen menghadirkan pemenuhan gizi yang merata bagi masyarakat terus ditunjukkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasangkayu Sarjo Sarude melalui pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berlokasi di Jalan Poros Palu–Mamuju, Desa Sarude, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, SPPG ini secara rutin menyalurkan makanan bergizi kepada para penerima manfaat di wilayah layanannya.

Di bawah kepemimpinan Kepala SPPG Hasriadi, SPPG Pasangkayu Sarjo Sarude saat ini melayani sebanyak 1.417 penerima manfaat yang terdiri atas siswa dan siswi sekolah, guru, tenaga kependidikan (tendik), serta kelompok 3B. Pelayanan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya bagi generasi muda.

Setiap hari, tim SPPG bersama para relawan menyiapkan dan mendistribusikan menu makanan yang telah disusun sesuai standar gizi yang ditetapkan. Proses penyajian dilakukan dengan memperhatikan aspek kebersihan, keamanan pangan, serta kualitas bahan makanan agar manfaat yang diterima dapat optimal.

Program MBG yang dijalankan SPPG Pasangkayu Sarjo Sarude juga mendapat dukungan dari Yayasan Mira Nasir Mubarak sebagai mitra penyelenggara. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan program berjalan lancar dan tepat sasaran.

Kehadiran program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi harian para penerima manfaat, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan konsentrasi belajar peserta didik, mendukung kesehatan tenaga pendidik, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih produktif.

Dengan semangat pelayanan dan pengabdian, SPPG Pasangkayu Sarjo Sarude terus berupaya memberikan kontribusi nyata dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu langkah strategis menuju generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.